• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Penerapan Algoritma Minimax Dengan Algoritma Alpha-Beta Pruning Pada Permainan Othello

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perbandingan Penerapan Algoritma Minimax Dengan Algoritma Alpha-Beta Pruning Pada Permainan Othello"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2 Ilustrasi Algoritma Alpha-Beta Pruning  (Prabawa, 2009)
Gambar 4 Activity Diagram Aplikasi
Gambar 6 Flowchart Algoritma Alpha-Beta Pruning  
Gambar 7 Tampilan Start Game
+5

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang diperoleh dari aplikasi yang dibangun adalah bahwa implementasi algoritma Minimax pada permainan congklak dapat menghasilkan langkah terbaik.. Permainan congklak

Algoritma Negamax Alpha Beta Pruning menelusuri pohon permainan Othello dengan menggunakan langkah lawan sebagai root node kemudian membangun anak-anak node dengan

Dari pengujian terhadap algoritma Minimax yang telah dilakukan oleh penulis pada aplikasi permainan catur sederhana, maka didapatkan hasil yang telah dirangkum

menggunakan algoritma minimax berbasis sistem operasi android, untuk mengetahui kemampuan algoritma minimax dalam mengambil keputusan untuk memenangkan sebuah

Pada penelitian sebelumnya telah dibandingkan MTD(f) dan algoritma Alpha Beta Pruning pada (AI) untuk permainan Fanorona yang dilakukan oleh Veronica Lestari

Tetapi, jika algoritma Minimax digunakan pada permainan dengan jumlah kemungkinan penyelesaian yang besar seperti pada permainan catur, algoritma Minimax ini

Pada penelitian sebelumnya telah dibandingkan MTD(f) dan algoritma Alpha Beta Pruning pada (AI) untuk permainan Fanorona yang dilakukan oleh Veronica Lestari

Hasil akurasi penentuan langkah pada permainan checker dengan optimasi algoritma minimax ini dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti kedalaman node yang diperiksa, posisi koin pada papan