PENGARUH CAR, LDR, DAN BANK SIZE TERHADAP NPL PADA LEMBAGA PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Teks penuh
Dokumen terkait
Non Performing Loan (NPL) untuk menunjukkan kemampuan bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan bank, sehingga apabila semakin tinggi rasio ini maka
NPL menunjukkan rasio pinjaman yang bermasalah terhadap total pinjamannya atau dengan kata dengan kata lain rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan bank
Semakin banyak kredit bermasalah maka kesempatan bank untuk menghasilkan profit semakit sedikit, sehingga NPL yang tinggi pada perbankan akan menyebabkan investor
Bank Pembangunan Daerah (BPD) Se-Indonesia Periode 2011 – 2015” memberikan kesimpulan dari hasil analisis regresi linear berganda yaitu CAR memberi pengaruh signifikan
Kualitas asset yang diukur dengan NPL bernilai negatif karena dengan NPL yang tinggi menandakan bahwa jumlah kredit bermasalah pada bank besar sehingga risiko
Semakin tinggi CAR suatu bank maka semakin tinggi kemampuan bank tersebut meminimalisir risiko keuangan yang dihadapi dalam pembiayaan dan dengan demikian jika perusahaan
Peningkatan LDR akan mempengaruhi ROA dengan CAR sebagai variabel intervening, pada kondisi LDR meningkat mempengaruhi CAR karena pertumbuhan penyaluran dana atau kredit lebih
Kredit bermasalah yang tinggi dapat menimbulkan keengganan bank untuk menyalurkan kredit karena harus membentuk cadangan penghapusan yang besar, sehingga mengurangi