• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGEMBANGKAN STRATEGI DAN PROGRAM HARGA BY : DIANA MA RIFAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MENGEMBANGKAN STRATEGI DAN PROGRAM HARGA BY : DIANA MA RIFAH"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

MENGEMBANGKAN

STRATEGI DAN PROGRAM

HARGA

(2)

MEMAHAMI PENETAPAN HARGA

 Secara tradisional harga diperlakukan sebagai penentu utama

pembelian.

 Meskipun faktor nonharga mulai turut berperan dlm keputusan

pembelian, tapi harga tetap merupakan unsur terpenting dlm

menentukan pangsa pasar & profitabilitas.

 Harga bukan hanya berupa angka-angka pada label harga yang

melekat pada sebuah produk, harga memiliki banyak bentuk seperti

sewa, biaya, bunga, tarif, ongkos, biaya penyimpanan, gaji semuanya

merupakan harga yang harus dibayarkan konsumen untuk

(3)

PSIKOLOGI KONSUMEN & PENETAPAN

HARGA

Hal yang harus dipahami tentang bagaimana konsumen memiliki persepsi terhadap harga sebuah produk :

1. Harga Referensi :

• Konsumen memproses informasi harga, menginterpretasi harga dari segi

pengetahuan mereka berdasarkan pengalaman membeli sebelumnya, komunikasi formal, komunikasi informal, & sumber online.

 Keputusan pembelian didasarkan pada bagaimana konsumen memahami harga & apa yang mereka anggap harga aktual sekarang:

(4)

PSIKOLOGI KONSUMEN & PENETAPAN

HARGA

2. Asumsi Harga-Kualitas

Banyak konsumen menggunakan harga sebagai indikator kualitas. Penetapan harga pencitraan sangat efektif untuk produk sensitif ego (parfum, pakaian, kendaraan) 3. Akhiran Harga

Banyak penjual yakin harga harus berakhir dengan angka ganjil (Rp.299

dianggap berada pada kisaran Rp.200 bukan Rp.300). Angka ganjil diakhiran (misal 9) juga dapat mengkomunikasikan pemberitahuan diskon atau tawaran.

(5)

KESIMPULAN MUTU – HARGA…

Konsumen menggunakan harga sbg indikator mutu, memunculkan strategi :

 Strategi diagonal (strategi harga tinggi, strategi nilai sedang, strategi hemat), maksudnya adalah produk bermutu tinggi dengan harga tinggi, produk bermutu rata-rata dengan harga rata-rata, dan produk bermutu rendah dengan harga

rendah.

 Strategi menyerang posisi diagonal (Strategi nilai tinggi, strategi nilai super, strategi nilai baik), dimana produk memiliki mutu sama tinggi, dengan

menawarkan penghematan yang lebih besar.

 Strategi pemosisian (strategi harga terlalu tinggi, strategi merampas, strategi hemat keliru), dimana perusahaan menetapkan harga yang terlalu tinggi dibandingkan dengan mutunya.

(6)

FAKTOR-FAKTOR YG PERLU

DIPERTIMBANGKAN DALAM KEBIJAKAN

PENETAPAN HARGA PRODUK

1.

Memilih tujuan penetapan harga

2.

Menentukan permintaan

3.

Memperkirakan biaya

4.

Menganalisa biaya, harga, dan tawaran pesaing

5.

Memilih metode penetapan harga

(7)

1. MEMILIH TUJUAN PENETAPAN HARGA

Perusahaan memutuskan dmn akan memposisikan tawaran pasarnya, yaitu :

 Kelangsungan hidup : apabila tjd kelebihan kapasitas, persaingan yang sengit, atau keinginan konsumen yang berubah-ubah. Sejauh perush dpt menutup biaya

variabel & sebagian biaya tetap maka perush dpt bertahan.

 Memaksimalkan laba sekarang : perush memperkirakan permintaan dan biaya yang terkait dengan harga alternatif dan memilih harga yang menghasilkan laba sekarang, arus kas, atau tingkat pengembalian investasi yang maksimum. Pd

(8)

LANJUTAN…

 Menguasai pangsa pasar maksimum : perush yakin dg volume penjualan yg tinggi akan menghasilkan biaya perunit yg lbh rendah & laba jangka panjang yg lbh tinggi. Strategi dg market penetration pricing (harga terendah).

 Menguasai pasar scr maksimum, penetapan harga utk menguasai pasar (market

skimming pricing) : pd awalnya harga tinggi kemudian perlahan diturunkan.

Kepemimpinan mutu produk, membuat mutu tinggi dan menetapkan harga lebih tinggi daripada produk pesaingnya.

(9)

2. MENENTUKAN PERMINTAAN

 Kepekaan harga, faktor penyebab kecilnya kepekaan harga :

 Produk tersebut unik

 Pembeli kurang sadar akan produk pengganti

 Pembeli tdk dpt dg mudah membandingkan mutu produk pengganti  Pengeluaran tsbt hanya sebagian kecil dari pendptn total pembeli

 Pengeluaran tsbt dianggap kecil jika dibandingkn dg biaya total produk akhirnya  Sebagian biaya tsbt ditanggung pihak lain

 Produk tsbt digunakn bersama aset yg telah dibeli sebelumnya  Produk dianggap memiliki gengsi, mutu, eksklusivitas yg tinggi  Pembeli tdk dpt menyimpan produk tsbt.

 Memperkirakan kurva permintaan, melalui analisis statistikal, eksperimen harga, survei

(10)

PERMINTAAN INELASTIS & ELASTIS :

Apabila permintaan hampir tdk berubah dg perubahan kecil pd harga.

Permintaan berubah lumayan bsr dg perubahan harga.

INELASTIS

ELASTIS

Harga

Jumlah diminta per periode 10 15 100 105 15 10 100 150

(11)

3. MEMPERKIRAKAN BIAYA

 JENIS BIAYA & TINGKAT PRODUKSI

 Biaya tetap (FC = Fixed Cost/ overhead), biaya-biaya yang tidak akan berbeda karena pengaruh produksi atau penjualan.

 Biaya variabel (VC = Variable Cost), biaya yang langsung berubah karena pengaruh tingkat produksi).

 Biaya total (TC = Total Cost), biaya yang terdiri atas jumlah biaya tetap dan biaya variabel untuk setiap tingkat produksi tertentu.

 Biaya rata-rata (AC = Average Cost), biaya per unit pada tingkat produksi tersebut; biaya ini sama dg biaya total dibagi produksi.

 PRODUKSI YG TERAKUMULASI, penurunan biaya rata-rata karena terakumulasi

pengalaman produksinya disbt kurva pengalaman/ belajar). Tetapi penetapan harga ini beresiko memberi citra murahan kepada produk & dpt pula menyebabkan perush hrs byk membangun pabrik baru utk memenuhi permintaan pd saat pesaing mulai berinovasi dg teknologi yg berbiaya rendah .

(12)

 AKUNTING BIAYA BERDASARKN AKTIVITAS, perush berusaha menyesuaikn tawaran & persyaratan dg berbagai pembeli yg berbeda. Akuntansi biaya berbasis kegiatan

mengidentifikasikn biaya-biaya yg sesungguhnya terkait dg layanan masing-masing pelanggan

 PENETAPAN BIAYA SASARAN, membentuk fungsi-fungsi yang diinginkan produk baru, baik dari kegiatan riset, mengurangi marjin laba dengan mempelajari masing-masing unsur biaya; perancangan, rekayasa, produksi, penjualan.

10 8 6 100.000 200.000 400.000 B A TI Harga sekarang Kurva pengalaman PRODUKSI TERAKUMULASI HARGA PER UNIT

(13)

4. MENGANALISIS BIAYA, HARGA, DAN

TAWARAN PESAING

• Perusahaan harus mempertimbangkan harga pesaing terdekat. Jika

penawaran perusahaan mengandung fitur-fitur yang tidak

ditawarkan pesaing, perusahaan harus mengevaluasi nilai mereka

bagi pelanggan dan menambahkan nilai itu ke harga pesaing.

• Jika pesaing menawarkan fitur yang tidak dimiliki oleh perusahaan,

perusahaan harus mengurangkan nilai mereka dari harga

(14)

MEMILIH METODE PENETAPAN HARGA :

• Penetapan harga mark up (mark-up pricing)

• Penetapan harga sasaran pengembalian (target return pricing)

• Penetapan harga persepsi nilai (perceived value pricing)

• Penetapan harga nilai (value pricing)

• Penetapan harga umum (going rate pricing)

• Penetapan harga tipe lelang (auction type pricing)

• Penetapan harga kelompok

(15)

LANJUTAN…

• MARK-UP PRICING

• Dengan menambahkan markup standar pada biaya

produk tersebut

• Biaya unit = biaya variabel + biaya tetap

• Harga mark up =

Unit penjualan

Biaya unit

(16)

• TARGET RETURN PRICING (Penetapan Harga Tingkat

Pengembalian Sasaran)

 perusahaan tersebut dapat menentukan harga yang akan menghasilkan tingkat pengembalian investasi (ROI) yang dibidiknya.

• Harga pengembalian sasaran =

• Titik impas akan diperoleh manakala pendapatan total dan biaya total

saling memotong, yaitu:

• Volume titik impas =

pendapatan yg diinginkan

x

modal investasi

Penjualan unit

Biaya unit

+

Biaya tetap

(harga – biaya variabel)

(BEP)

(17)

LANJUTAN…

 PERCEIVED VALUE (Penetapan Harga Nilai Anggapan)

 Perusahaan menyerahkan nilai yg dijanjikn melalui pernyataan nilai mreka & pelanggan mempersepsikn nilai tsbt. Dpt pula dilakukn melalui bauran pemasaran. Persepsi nilai terdiri : gambaran pembeli ttg kinerja produk kelancaran saluran, mutu jaminan,

dukungan pelanggan, dan ciri-ciri yang lebih lunak seperti reputasi pemasok,

keterpercayaan, dan harga diri). Kunci penetapan harga ini adalah dengan memberikan nilai yang lebih besar daripada pesaing dan menunjukkannya kepada calon pembeli.

TR

Laba sasaran TC

FC BEP

Volume penjualan dlm unit Harga

(18)

 VALUE PRICING (Penetapan Harga Nilai)

 Penetapan harga nilai, dimana perusahaan tersebut memikat hati

pelanggan yang loyal dengan menetapkan harga yang lumayan rendah

untuk tawaran yang bermutu tinggi. Jenis ini meliputi; penetapan harga

murah setiap hari (tidak ada promosi dan penjualan khusus), dan

penetapan harga tinggi-rendah (pengecer mengenakan harga yang lebih

tinggi setiap hari tetapi kemudian sering melancarkan promosi dengan

menurunkan harga untuk sementara).

 GOING RATE PRICING (Penetapan Harga Going Rate)

 dimana perusahaan mendasarkan harganya terutama pada harga

pesaing. Apabila sulit diukur perusahaan merasa bahwa harga umum

merupakan jalan keluar yang baik.

(19)

 AUCTION TYPE PRICING (Penetapan Harga Jenis Lelang)

 dimaksudkan untuk membuang persediaan yang berlebihan/ barang

bekas. Terdapat tiga jenis tipe tipe :

▪ Tipe lelang Inggris

▪ Tipe lelang Belanda

▪ Tipe lelang tertutup

 PENETAPAN HARGA KELOMPOK / PERUSAHAAN

 memudahkan metode yang dapat digunakan konsumen dan pembeli bisnis untuk berpatungan membeli dengan harga yang lebih rendah. Kekurangannya bahwa pembeli tidak akan bersedia menunggu hingga pesanan volume tersbut dilaksanakan.

(20)

6. MEMILIH HARGA AKHIR

FAKTOR-FAKTOR LAIN YG PERLU DIPERTIMBANGKAN :

• Penetapan harga berbagi laba & resiko

• Pengaruh unsur bauran pemasaran lain (Misal iklan)

• Kebijakan penetapan harga perusahaan (Misal denda untuk

penarikan deposito yang belum jatuh tempo)

• Dampak harga terhadap pihak lain (Misal dampak terhadap

distributor, agen, tenaga penjualan)

(21)

STRATEGI MENYESUAIKAN HARGA…

1. Penetapan Harga Geografis (tunai, imbal dagang, dan barter).

 Perush menetapkan harga produknya untuk pelanggan yang berbeda di lokasi dan negara yang berbeda.

 Imbal dagang terdiri atas bbrp bentuk :  Barter

 Kesepakatan kompensasi (sebagian tunai, sebagian barang)

 Persetujuan beli kembali (pembayaran menggunakan produk yg diproduksi dg peralatan yang dipasok)

 Imbal beli (pembayaran penuh scr tunai, digunakan utk membelanjakan kembali)

2.Diskon & Potongan Harga

 Perusahaan melakukan hal ini untuk mendapatkan pembayaran yang lebih cepat, pembelian dalam jumlah besar, dan pembelian di luar musim.

(22)

LANJUTAN…

3. Penetapan Harga Promosi

• Biasanya perush menggunakan metode penetapan ini utk merangsang pembelian awal. Adapun teknik yg dpt dipake :

• Penetapan harga pemimpin-rugi • Penetapan harga peristiwa khusus • Rabat tunai

• Pembiayaan bunga rendah

• Masa pembayaran yg lebih lama • Garansi & kontrak perbaikan

(23)

LANJUTAN…

4. Penetapan Harga Diskriminatif

 Deskriminasi harga terjadi apabila suatu perusahaan menjual produk atau jasa dengan dua harga atau lebih yang tidak mencerminkan perbedaan biaya secara proporsioanal.  Macamnya :

(1)

. Penjual mengenakan harga terpisah untuk masing-masing pelanggan

bergantung pada intensitas permintaannya.

(2)

. Penjual mengenakan harga yang lebih murah kepada pembeli yang

membeli dalam jumlah yang besar.

(3).

Penjual mengenakan harga berbeda pada kelompok pembeli yang

berbeda, cth : penetapan harga; segmen-pelanggan, bentuk-produk,

citra, saluran, lokasi, waktu.

(24)

LANJUTAN…

• Syarat agar penetapan harga ini berhasil :

• pasar harus dapat disegmentasikan,

• anggota-anggota segmen dengan harga lebih rendah harus tidak

dapat menjual kembali produk,

• pesaing tidak dapat menjual dengan harga yang lebih tinggi,

• biaya untuk membagi segmen dan menertibkan pasar tidak boleh

melebihi pendapatan tambahan,

• tidak boleh menimbulkan kemarahan dan niat buruk pelanggan,

• tidak boleh melanggar hukum.

(25)

MENANGGAPI PERUBAHAN HARGA PESAING

Pesaing sudah menurunkan harga ? Harga tsbt menyebabkn kerugian besar bagi

penjualan kita?

Di bwh 2 % selipkn kupon diskon

bbrp rupiah utk pembelian berikutnya Apakah mrpkn penurunan harga utk slamanya? Pertahankn harga skrg tapi tetap amati harga pesaing Berapa banyak harga diturunkan ? Diatas 4 % Turunkn harga hingga menyamai harga pesaing Sebesar 2 – 4 % Turunkn harga sebsr setengah harga pesaing tsbt Tidak Tidak Ya Ya Ya

Referensi

Dokumen terkait

Siti juga memaparkan tantangan terbesar yang dihadapi perempuan adalah legitimasi teologis terhadap kondisi yang dirasakan tidak adil, sehingga tindakan perempuan

Berdasarkan 30 (tiga Puluh) putusan-putusan pengadilan negeri kisaran yang diteliti, mengenai penjatuhan sanksi pidana yang diberikan hakim terhadap anak pelaku kejahatan,

Kirsten Erath menemukan dalam penelitiannya beberapa cara yang dapat digunakan guru untuk memunculkan partisipasi epistemik siswa dan mendukungnya yaitu misalnya

Pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, yang begitu besar sekali untuk selamanya, meruntuhkan hambatan bagi kita untuk dapat berhubungan langsung dengan Allah Bapa di

HR3 Jumlah waktu pelatihan bagi karyawan dalam hal mengenai kebijakan dan serta prosedur terkait dengan aspek HAM yang relevan dengan kegiatan organisasi, termasuk persentase

Didalam suatu kontak yang digunakan dalam pelaksanaan proyek konstruksi tidak jarang ditemukan adanya perubahan-perubahan didalam kontrak. Perubahan tersebut dapat

Karena dari hasil keempat formulir RVS dan laporan perencaan struktur keempat gedung tersebut sesuai, maka prosedur RVS bisa diterapkan untuk menilai kerentanan

Pada beberapa kasus yang terjadi pada pengujian beban geser sambungan las menerima pembebanan tarik maupun geser atau biasa disebut juga dengan Beban Tarik-Geser