401
Jurnal Masyarakat Negeri Rokania p-ISSN 2721-7221
Vol. 1 Nomor 1, April 2020 e-ISSN
Hal : 23 - 28
PELATIHAN BAHASA INGGRIS MELALUI LAGU ANAK-ANAK PADA SISWA PAUD RAUDHATUL HASANAH UJUNG BATU KABUPATEN ROKAN HULU RIAU
Asih Ria Ningsih1, Rita Arianti 2
1,2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Rokania oleh
email: [email protected], [email protected]
Abstract: This article describes the advantages and the examples of song to support English language learning process. Children have unique characteristics that could be employed for the supporting fac-tors. One of strategy that teacher should be used to take the students’ attention is song. The use of chil-dren’s songs for learning English showed that songs can increase the enthusiasm of children to learn English because learning is fun and does not feel stiff while steps are taken to create learning English is an effective English teachers should consider some aspects, types of songs, number of students, the type of learning activities with the song, and the character of the students.
Keywords: English Language, Song, Pre-School
Abstrak: Artikel ini menjelaskan kelebihan dan contoh lagu untuk mendukung proses pembelajaran bahasa Inggris. Anak-anak memiliki karakteristik unik yang dapat digunakan untuk faktor pendukung. Salah satu strategi yang harus digunakan guru untuk mengambil perhatian siswa adalah lagu. Penggunaan lagu anak-anak untuk belajar bahasa Inggris menunjukkan bahwa lagu-lagu dapat meningkatkan antusiasme anak-anak untuk belajar bahasa Inggris karena belajar itu menyenangkan dan tidak terasa kaku ketika langkah-langkah yang diambil untuk membuat belajar bahasa Inggris adalah guru bahasa Inggris yang efektif harus mempertimbangkan beberapa aspek, jenis lagu, jumlah siswa, jenis kegiatan belajar dengan lagu, dan karakter siswa.
Kata kunci: Bahaha Inggris, Lagu, PAUD
A.! Pendahuluan
Pada era globalisasi seperti sekarang ini, selain memahami teknologi, kita juga di-tuntut untuk memiliki keterampilan lain yang mendukung. Salah satunya adalah keterampi-lan berkomunikasi aktif dengan bahasa Inggris. Seperti yang kita ketahui bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan sebagai alat komunikasi antar negara. Bahasa inggris bukanlah sesuatu yang baru lagi di lingkungan kita. Semakin berkembang Negara ini semakin kuatlah pemakaian bahasa inggris digunakan dalam
keseharian. Begitu pentingnya peranan bahasa Inggris dalam dunia Internasional maka Baha-sa Inggris dimasukkan dalam Baha-salah Baha-satu mata pelajaran yang diajarkan di setiap lembaga-lembaga pendidikan formal maupun informal mulai dari tingkat PAUD sampai perguruan tinggi di Indonesia.
Mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak berbeda dengan mengajarkan Ba-hasa ini kepada remaja atau orang dewasa. Anak-anak memiliki keunikan dan karakteris-tik tesendiri yang sedikit banyak mempengaruhi suasana pembelajaran di da-lam kelas dan pemilihan strategi pembelajaran
24 oleh guru. Diantara strategi mengajar bahasa
Inggris untuk anak-anak yang bisa dilakukan para guru adalah mengunakan lagu. Lagu merupkan sumber bahasa yang otentik. Ham-pir tak ada batas waktu dalam menggunakan media lagu untuk mengajar bahasa Inggris, maksudnya para siswa bisa menggunakan la-gu sebagai input bahasa sesuka hati mereka, kapan pun mereka mau, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Mereka bisa menyen-andungkan lagu ini di mana saja, dan kapan saja mereka menghendakinya. Secara alamiah mereka bersentuhan secara cepat dengan ba-hasa Inggris dan menikmati proses ini.
Anak usia dini memperoleh kemam-puan bahasa dengan sangat cepat dan hampir tanpa adanya usaha yang keras dalam kurun waktu selama tiga atau empat tahun pertama (Gleason, 1988). Menurut Bjorklund (2005) perkembangan kemampuan berbahasa berkai-tan dengan perkembangan bicara, semakin mampu orang berbicara semakin kaya mampuan berbahasanya, semakin kaya ke-mampuan berbahasa membuat anak semakin percaya diri untuk berbicara. Pada masa pra-sekolah kemampuan bahasa berkembang pe-sat, seiring dengan kebutuhan untuk bersosial-isasi dan rasa ingin tahu anak. Bahkan mereka juga lebih mudah untuk belajar bahasa selain bahasa ibu, dibandingkan dengan orang de-wasa. Dengan demikian mengajarkan bahasa Inggris sebagai bahasa asing lebih tepat bila dilakukan sedini mungkin. Periode kritis/sensitif
untuk belajar bahasa adalah pada anak usia dini, dimana fleksibilitas otak masih sangat baik. Perkembangan kemampuan berbahasa akan mendasari kemampuan membaca, se-makin kaya penguasaan kosakata yang dimil-iki maka semakin mudah anak memahami tulisan, dan pada akhirnya semakin lancar kemampuan anak membaca (Amitya:2012).
Mengingat bahasa Inggris merupakan bahasa asing di Indonesia, tentunya proses pembelajarannya memerlukan strategi dan pendekatan yang tepat dan efektif. Keberhasi-lan pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kemampuan
seorang guru dalam menyajikan proses kegiatan belajar mengajar yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Guru harus bisa menciptakan suasana belajar dari yang biasa atau keadaan kelas yang biasa saja menjadi suatu pengalaman penemuan yang luar biasa. Untuk membangun suasana yang bagus seorang guru harus bisa membangun suasana kelas yang hidup dan relaks sehingga siswa bisa menerima materi dengan baik.
Diantara strategi mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak yang bisa dilakukan oleh para guru adalah menggunakan lagu. La-gu merupakan sumber bahasa yang otentik. Hal ini didukung oleh pendapat para ahli ba-hasa dan pengalaman para guru baba-hasa Inggris seperti yang dinyatakan oleh Ab-dulrahman Al-Faridi bahwa lagu-lagu berba-hasa Inggris dapat membantu para guru untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan (Alfaridi, 2006). Lagu digunakan sebagai teknik/media dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Hal ini dikare-nakan hamper tidak ada batas waktu dalam menggunakan media lagu untuk mengajar ba-hasa Inggris, maksudnya para siswa bisa menggunakan lagu sebagai input bahasa sesuka hati mereka, kapan pun mereka mau, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Mereka bisa menyanyikan lagu tersebut di-mana saja, dan kapan saja mereka kehendaki. Mengingat Bahasa Inggris merupakan bahasa asing di Indonesia maka proses pem-belajarannya harus dilakukan secara bertahap. Pemilihan materi yang sesuai dengan usia anak dan situasi belajar yang menyenangkan haruslah menjadi perhatian utama dalam ber-hasilnya suatu proses pembelajaran. Oleh ka-rena itu tulisan ini akan memaparkan tentang pentingnya pendidikan bagi anak usia dini, media lagu dalam pembelajaran bahasa Inggris, Mengajarkan bahasa Inggris dengan lagu dan contoh lagu anak-anak serta kelebi-han dan kelemakelebi-han pembelajaran bahasa inggris melalui lagu, dan pelaksanaanya da-lam kelastarget luaran. Adapun rumusan masa-lah dari pembahasan ini adamasa-lah sebagai beri-kut Apa Pentingnya lagu anak-anak dalam
25 pembelajaran bahasa inggris dan bagaimana
pelaksaanaan pembelajaran bahasa inggris melalui lagu untuk anak usia dini? yaitu Tujuan dari pengabdian pada masyarakat da-lam bentuk pelatihan bahasa inggris melalui lagu anak-anak siswa PAUD Raudhatul Ha-sanah kabupaten rokan Hulau Riau antara lain mendesekripsikan pentingnya tema lagu da-lam pembelajaran bahasa inggris serta mendeskripsikan Pelaksaanaan pembelajaran bahasa inggris melalui lagu untuk anak usia dini.
B. Metode Penelitian
Kegiatan pengabdian dilaksanakan da-lam beberapa tahap persiapan ( penetapan daerah dan calon peserta ). Dan tahap pem-belajaran ( Pelatihan ). Kegiatan pada tahap persiapan dilaksnakan di bulan juli 2017 dan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat akan dilaksanakan pada bulan Agustus, dan September dan Oktober tahun 2017. Perlu diketahui bahwa tidak semua lagu berbahasa Inggris bisa kita jadikan sumber belajar. Lagu yang musiknya terlalu dominan misalnya, atau lagu yang terlalu banyak mengandung bahasa metafora, bahasa slank, kurang baik dipergunakan untuk anak-anak.
Dalam mengajarkan lagu berbahasa Inggris seharusnya memilih lagu yang seder-hana dan sesuai dengan kebutuhan belajar (kurikulum, misalnya). Selain itu juga harus diperhatikan dalam memilih lagu seharusnya liriknya bisa terdengar jelas, juga pelafalan (pronunciation) yang benar. Karena siswa akan menggunakan lagu sebagai modelnya maka mereka harus menemukan model yang terbaik. Jika guru yang akan menyanyikannya maka harus dipastikan pula bahwa guru terse-but akan memberi model yang baik bagi siswanya.
Hasil akhir yang akan dicapai dalam kegiatan ini, baik secara kuantitatif maupun kualitatif adalah :
a.! Bagi Siswa dan siswi pembelajaran bahasa Inggris dengan lagu sebagai
media belajarnya dapat memotivasi anak untuk lebih senang mempelajari bahasa Inggris. Dengan lagu, anak menjadi senang dan lebih mudah da-lam memahami materi ajar yang disampaikan. Kemampuan guru dalam memilih lagu dan menciptakan gerakan yang sesuai dengan usia perkembangan anak akan berdampak pula terhadap berhasilnya proses pem-belajaran bahasa Inggris pada anak usia dini. Melalui lagu dan kegiatan pembelajaran yang bervariasi, pen-didik dapat menumbuhkan minat anak untuk lebih senang dan giat belajar, bahkan dapat memudahkan anak da-lam memahami materi ajar yang disampaikan. Anak dibuat senang, tid-ak bosan, dan tertarik dalam mengi-kuti proses pembelajaran
b.! Bagi para guru guru-guru PAUD ha-rus memiliki wawasan tentang cara mengelola siswa juga tentang bahasa Inggris, tentang cara pengajaran baha-sa juga pembelajaran bahabaha-sa
c.! Bagi sekolah Hasil
penelitian/pengabdian kepada masyar-takat ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan inovasi pembelaja-ran guna mengoptimalkan ketercapaian tujuan dalam proses pembelajaran.
d.! Bagi peneliti Bertambahnya wawasan dan pengetahuan mengenai penelitian tindakan kelas agar kelak dapat beker-ja secara profesional.
PEMBAHASAN
A.! Proses Pelatihan terhadap murid Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada murid-murid di sekolah PAUD Raudhatul Hasanah Ujung Batu. Un-tuk mendapatkan atensi anak sebelum memu-lai pembelajaran, anak diajak untuk dapat duduk baik dengan hati yang senang (tidak dalam keadaan terpaksa). Hal ini dilakukan
26 dengan mengajak anak menyanyikan lagu
dengan nyaman. Kemudian memulai dengan belajar menghafal huruf abjad atau alfabet dengan lagu A,B,C,D dan seterusnya. Nyany-ian (lagu) ini dapat dinyanyikan dengan posisi anak duduk membentuk lingkaran di lantai, dan bernyanyi dengan menunjukkan huruf-huruf alfabet. Guru sebagai model haruslah dapat menghidupkan suasana kelas agar anak merasa nyaman dengan lagu yang dinyanyi-kan bersama. Melalui nyanyian ini anak di-harapkan dapat memahami dan mulai menghafal huruf-huruf alfabet.
Sebagai pengantar pembelajaran suatu materi ajar, guru dapat menggunakan nyany-ian sebagai apersepsinya. Contoh: Ketika mengajar dengan tema wajahku, guru dapat mengajak anak menyanyi antara lain: lagu “My Face” ,“My Eyes, my ears, my nose, my mouth, 2x”
Demikian juga ketika mengajarkan tema-tema ajar lainnya, seperti tema mengenal buah-buahan dapat juga menggunakan lagu misal-nya:
“water melon”,
“Water melon-water melon” “Papaya-papaya…”
“Banana-banana…. “pinaple-pinaple…”
Ketika anak menyanyikan lagu terse-but,guru dapat sambil menunjukan kartu atau gambar yang dimaksud. Sehingga diharapkan anak dapat memahami bentuk atau gambar buah-buahan secara visal dan melafalkan bunyinyadengan baik dan benar.Dapat juga langsung melibatkan anak-anak dengan me-megang gambar buah masing-masing dan menunjuk buah yang dimaksud secara ber-gantian. Contoh lain dapat dicari dari berbagai sumber yang sudah ada, atau juga diciptakan oleh pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Lagu Pada Anak Usia Dini guru sendiri dengan mempertimbangkan kesesuaian antara situasi dan kondisi serta materi yang akan disampaikan.
Masih banyak nyanyian (lagu) anak-anak yang dapat dinyanyikan untuk apersepsi ini. Hal penting yang perlu diperhatikan
ada-lah, nyanyian yang dipilih haruslah sesuai dengan materi ajar yang akan disampaikan dan tingkat perkembangan kejiwaan anak. Nyanyian sebagai materi ajar, di dalam pem-belajarannya tidak hanya dinyanyikan tetapi juga dibaca dan dipahami oleh anak. Kare-nanya materi nyanyian harus disesuaikan dengan usia anak, agar menyanyi menjadi sesuatu kegiatan yang menyenangkan bukan menjadikan beban. Dengan proses kegiatan belajar mengajar yang menarik dan variatif, tentunya dapat memotivasi anak untuk se-makin senang dan menyukai pembelajaran Bahasa Inggris.
Keberhasilan proses pembelajaran Ba-hasa Inggris pada anak usia dini tentunya di-pengaruhi oleh banyak faktor, antara lain: (1) Guru yang berkualitas, guru yang dapat menghidupkan proses kegiatan belajar mengajar. (2) Sumber dan fasilitas pembelaja-ran yang memadai dan memenuhi syarat. (3) Kurikulum yang baik, sederhana, dan menarik (atraktif). Orang tua dan guru harus saling membantu dalam mengenalan bahasa pada anak, demi tercapainya hal tersebut cara guru yang dapat dilakukan antara lain: 1) mem-berikan kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan perasaannya dalam berko-munikasi dengan lingkungannya, 2) Membuat alat peraga yang dapat membantu anak dalam memahami pelajaran, 3) Memberikan bimb-ingan kepada anak, 4) Mengenalkan cara mengatakan huruf-huruf alfabeth kepada anak, 5) Mengulang sesering mungkin pelaja-ran yang telah diajarkan agar anak mudah mengingatnya. Berikut adalah contoh lagu yang bisa digunakan di dalam kelas bahasa Inggris adalah:
1.! Judul lagu : “ If you’re happy and you know it
Lirik :
If you’re happy and you know it Clap your hands ……
If you’re happy and you know it Clap your hands ……
If you’re happy and you know it
27
If you’re happy and you know it Clap your hands. Clap clap
If you’re happy and you know it
Stomp your feet (stomp stomp) If you’re happy
and you know it
Stomp your feet (stomp stomp) If you’re happy
and you know it
Then your face will surely show it If you’re happy
and you know it
Stomp your feet (stomp stomp) If you’re happy
and you know it,
Shout “Hurray!” (hoo-ray!) If you’re happy
and you know it,
Shout “Hurray!” (hoo-ray!) If you’re happy
and you know it,
Then your face will surely show it, If you’re happy
and you know it,
Shout “Hurray!” (hoo-ray!) If you’re happy
and you know it, do
All three (clap-clap, stomp-stomp, hoo-ray!)
If you’re happy and you know it, do All three (clap-clap, stomp-stomp, hoo-ray!)
If you’re happy and you know it, Then your face will surely show it If you’re happy and do
All three. (clap-clap, stomp-stomp, hoo-ray!)
Pada lagu tersebut tujuannya : Gerakan fisik, menyalurkan energi siswa yang berlebih, melatih ingatan, koordinasi dan kon-sentrasi, mengembangkan kosakata, tata ba-hasa, menghadirkan suasana riang.
2. Judul lagu : “ Hokey Pokey” Liriknya :
You put your right foot in You put your right foot out You put your right foot in And you shake it all about You do the hockey pockey And you turn yourself around
That’s what it’s all about
Tujuan : Gerakan fisik, menyalurkan en-ergi siswa yang berlebih, melatih ingatan, koordinasi dan konsentrasi, mengembangkan kosakata, tata bahasa, dan menghadirkan sua-sana riang, mempelajari anggota tubuh. B.! Hasil Kegiatan
Dari hasil kegiatan yang digambarkan da-lam pelatihan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dapat merangsang kreativitas anak-anak teritama di sekolah PAUD Raudhatul Hasanah Ujung Batu. Mereka dapat belajar bahasa inggris melalui lagu yang di suguh-kandalam bahasa inggris,sehingga mereka juga belajar bagaimana cara mengucapkan kata-kata bahasa inggris dengan baik dan benar. Selain itu anak-anak dapat menambah kosa kata yang awalnya tidak tau menjadi ta-hu,kemudian mereka tidak mengalami ke-bosanan dalam belajar karena guru-guru juga menggunakan media dalam pembelajaran yai-tu music dan gambar.
C.!Dokumentasi
Berikut dokumentasi acara kegiatan pelatihan pengabdian di PAUD Raudathul Ha-sanah Ujungbatu.
Gambar 1. Perkenalan diri dan penyampaian ten-tang materi.
28 Gambar 2. Proses kegiatan mempraktekkan lagu
Berbahasa Inggris.
Gambar 3.Penyerahan danPenandatangananan su-rat kerja sama dengan Kepala Sekolah PAUD Raudhatul Hasanah Ujungbatu.
SIMPULAN
Hal-hal yang dapat disimpulkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bahwa melalui lagu berbahasa inggris dapat meningkatkan skill bagi murid-murid di sekolah PAUD Raudhatul Hasanah Ujung Batu. Dengan memberikan pelatihan seperti ini juga dapat mem-berikanwawasan kepada murid sekaligus guru-guru di sekolah tersebut untuk dapat lebih kreatif lagi dalm mencari metode terbaru agar anak-anak tidak bosan dalam menerima pelajaran.
DAFTAR PUSTAKA
Amy Kadarharutami, M. Psi. Sukses Mengasuh Anak Usia 3-6 Tahun. 2011.
Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Ke-memterian Pendidikan dan Kebudayaan.
Brewster, J., Ellis, G., Girard, D. 2002. The Primary English Teachr’s Guide. England:
Penguin English.
Brown, D. 2000. Teching by Princi-ples. Cameron, L. 2001. Teaching Lan-guages to
Young Lerner. Cambridge: CUP. II Ellis, R. 1994. Second Language Acquisi-tion. Oxford: OUP
http://www.eslgames.com/edutainment/son gs.htmhttp://alfiyanamablogasli.blo gspot.co.id/2017/08/macam-macam-lagu-paudratk.html