John Bogle - Don't look for the needle in the haystack. Just buy the haystack!

Teks penuh

(1)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini

John Bogle

-

Don't look for the needle in the haystack. Just buy the haystack!

Macro Wrap

BI Kembali Bantu Pemerintah Beli SBN di 2022

Pemerintah bersama dengan BI berencana akan melanjutkan program burden sharing untuk pembiayaan utang di tahun depan. Rencananya, BI bakal membeli SBN sebesar Rp 224 triliun di 2022. Angka tersebut lebih tinggi 4% dari burden sharing atas APBN 2021 yang hanya mencapai Rp 215 triliun. Keterlibatan otoritas moneter dalam rangka mitigasi dampak pandemi itu penting sekali.

Salah satu poin penting dari keterlibatan itu adalah CoF pemerintah yang lebih mencerminkan situasi pandemi. (Kontan.co.id)

Realisasi Anggaran PEN per 20 Agustus Capai Rp 326,16 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, realisasi anggaran program PEN sudah mencapai Rp 326,16 triliun atau 43,8% dari pagu Rp 744,77 triliun, per 20 Agustus 2021. Realisasi tersebut beberapa komposisinya mengalami perubahan terutama karena adanya varian Delta Covid-19. . Untuk program prioritas sudah terealisasi Rp 50,25 triliun atau 42,6% dari pagu Rp 117,94 triliun dengan manfaat berupa padat karya K/L bagi 928.200 tenaga kerja, pariwisata untuk KSPN, ekowisata dan pelatihan SDM serta ketahanan pangan seperti program food estate dan irigasi. (Kontan.co.id)

Konsumsi Semen Melambat Saat PPKM Juli 2021

Realisasi Konsumsi BBM Bersubsidi Melemah di Tengah Pandemi

Technical View & Key Calls

IHSG : Support: 6040-6070 Resistance: 6110 / 6180 / 6250-6300 ITMG

Buy, Entry Level: 15875; Target: 16500-16600 / 17300-17500; Stoploss:

15400.

PWON

Speculative Buy, Entry Level: 432-438; Target: 460-470 / 495-500;

Stoploss : 424 Market Wrap

DJIA (+0.61%), S&P500 (+0.85%), Stoxx600 (+0.66%), DAX (+0.28%) Indeks saham AS di tutup menguat pada Senin (23/8), sentimen akan persetujuan penuh vaksin covid yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech mendorong pergerakan pasar. Kasus varian Delta naik pada beberapa bagian Amerika Serikat yang memiliki level vaksinasi rendah belakangan ini. Kenaikan dollar minggu lalu membuat investor-investor melihat bahwa kebijakan moneter pelonggoran akan mulai berakhir. Namun, pandangan mulai berubah setelah Dallas Fed President Kaplan mengatakan bahwa kebijakan mungkin akan diper- timbangkan kembali setalah virus mengganggu ekonomi. Para investor menjadi kurang yakin bahwa timeline mengenai kebijakan akan diumumkan di Jackson Hole Symposium. Harga minyak kembali naik mendorong saham-saham energi.

Pada akhir perdagangan Senin, IHSG ditutup menguat 1.31% pada level 6,109.8.

Penutupan perdagangan kemarin diikuti aksi jual bersih investor asing sebesar Rp 1.0 Miliar. Secara sektoral pergerakan IHSG kemarin didorong oleh sektor Technology (+3.06%) dan Energy (+2.66%). Adapun saham-saham big cap yang menjadi penopang indeks yaitu EMTK (+8.37%), TECH (+20.00%), dan SMGR (+1.87%). Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat pada level Rp 14,413 / USD.

JCI Statistic

Daily Foreign Net Flow (IDR Bn)

JCI Performance Source: Bloomberg, HP

Source: Bloomberg, HP Economic Indicators

GDP Growth 2Q21 YoY (%) 7.07 GDP Nominal 2Q21 (IDR Tn) 4,175.8 CPI Jul. 2021 YoY (%) 1.5 Trade Bal. Jul 2021 (USD Bn) 2.6 BI 7-day RR Rate Jul. (%) 3.5 M2 Jun. 2021 (IDR Tn) 7,119.6 Third Party Fund Jun. YoY (%) 11.7 Banking Loan Jun. YoY (%) 0.4 Reserves Jul (USD Bn) 137.3

-800 -600 -400 -200 0 200 400 600 800 1000

21-Jul 23-Jul 27-Jul 29-Jul 2-Aug 4-Aug 6-Aug 10-Aug 13-Aug 18-Aug 20-Aug

02 46 810 1214 1618 2022 2426 2830 3234 3638

3000 3500 4000 4500 5000 5500 6000 6500 7000

Jun-18 Oct-18 Feb-19 Jun-19 Oct-19 Feb-20 Jun-20 Oct-20 Feb-21 Jun-21

Volume, IDRbn (RHS) JCI Index

Last Spot 6,109.83

1D change (%) 1.31 1M change (%) 0.13 1Y change (%) 15.78

52W High 6,504.99

52W Low 4,754.80

Volume (bn) 19.27

Value (bn) 11,352.06

PER (TTM) 19.05

PBV (TTM) 1.96

ROE (TTM) 12.65

GIDN10YR Index 6.36

Industry and Sector

Stock News

BRIS (+2.33%) Targetkan Fee Based Income Rp 532 Miliar

WSKT (+6.16) Maksimalkan Dana PMN Rp7,9 Triliun

BHIT (+3.16%) Perpanjang Lagi Masa Buy Back Saham

TPIA (-1.39%) Akan Rights Issue Dengan Tarrget Dana Rp 15,49 Triliun

(2)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini Comparative Table

Stock Key Calls — PWON

Overview

Average Up PWON ketika akhirnya mampu lalui ketiga Moving Average atau ke atas 440, dengan Target terdekat

di sekitar area previous Highs 460-470. Target dari Paral- lel Channel downtrend yang telah dipatahkan berada di

495-500.

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 432-438; Target: 460- 470 / 495-500; Stoploss : 424

Stock Key Calls — LQ45

Overview

Meski pekan lalu sempat melemah dan menguji Dy- namic Support di seputaran 851-844, namun akhirnya

LQ45 berhasil menguat dan ditutup di atas Neckline Triple Bottom biru @ 860. Tugas LQ45 hari ini adalah

mampu ditutup di atas previous High 872, dan ter- bentang jalan ke utara menuju Target pattern 900, hingga akhirnya kembali meraih level 919 (High price

3Jun).

Rekomendasi:

Buy, Support: 860 / 851-844; Resistance : 872 / 900 / 919

Technical View & Key Calls Stock Key Calls — ITMG

Overview

Buy ITMG di Support lower channel ketika Uptrend jk.pendek tengah berjalan. Resistance terdekat pastinya

adalah titik kumpul MA10 & 20 di sekitar 16500-16600;

sebelum kembali mencoba menghampiri level previous High di range 17300-17500.

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 15875; Target: 16500-16600 / 17300-17500; Stoploss: 15400.

Source: Bloomberg, HP

Indices Last Price 1D% 1M% 3M% Commodities Last Price 1D% 1M% 3M%

Dow Jones 35335.71 0.61% 0.78% 3.30% Bloomberg Commodity 93.14 2.17% -2.67% 2.47%

S&P 500 4479.53 0.85% 1.54% 7.79% Nymex Oil 65.64 0.00% -8.92% -0.62%

DAX 15852.79 0.28% 1.17% 2.69% Brent Crude 68.75 5.48% -7.22% 3.48%

Nikkei 225 27494.24 1.78% -0.20% -3.07% CPO Rotterdam

Kospi 3090.21 0.97% -5.05% -1.72% CPO Malaysia 4552.00 0.84% 0.22% 3.67%

Hang Seng 25109.59 1.05% -8.10% -11.62% Soybean CBT 1,294.00 0.02% -7.64% -15.22%

Straits Times 3087.56 -0.49% -2.20% -1.15% Rubber Tocom 206.00 0.78% -1.01% -21.19%

Shanghai 3477.13 1.45% -2.06% -0.58% Nickel Spot 18,898.00 2.27% -2.45% 12.78%

S&P/ASX 200 7489.93 0.39% 1.29% 6.30% Nickel Inventory 197298.00 -0.41% -10.09% -21.17%

IHSG 6109.83 1.31% 0.13% 6.01% Tin Spot 32,575.00 0.09% -8.14% 0.80%

LQ-45 863.83 1.03% 2.14% 0.61% Tin Inventory 1670.00 -2.62% -28.94% 35.22%

EIDO 21.20 1.48% 4.90% 0.95% Newcastle Coal 162.25 1.56% 10.56% 50.37%

Vix Index 17.15 -7.60% -0.29% -14.89% Gold 1805.74 0.02% 0.20% -4.00%

Currency Last Price 1D% 1M% 3M% Bond Yield Last Price 1D% 1M% 3M%

USD-IDR 14413.00 0.28% 0.56% -0.40% US 10 Year 1.25 -0.26% -1.93% -22.81%

EUR-USD 1.17 0.00% -0.50% -3.86% ID 10 Year 6.36 -0.02% 0.86% -1.49%

USD-JPY 109.67 0.03% 0.66% -0.84% ID 30 Year 6.88 0.00% -0.33% -0.13%

(3)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini Industry and Sector

Konsumsi Semen Melambat Saat PPKM Juli 2021

Konsumsi semen nasional per Juli 2021 melambat signifikan. PPKM dinilai menjadi penyebab utamanya. Asosiasi Semen Indonesia mencatat konsumsi semen per Juli 2021 hanya naik 3,01 persen secara tahunan menjadi 5,46 juta ton. Angka tersebut turun 1,62 persen jika dibandingkan dengan realisasi Juni 2021 sebanyak 5,55 juta ton. Widodo menilai realisasi konsumsi semen nasional per Juli 2021 masih jauh dari kondisi pra-pandemi. Berdasarkan data ASI, konsumsi semen per Juli 2019 mencapai 6,3 juta ton. Widodo meramalkan perlambatan konsumsi semen nasional tersebut akan terus berlanjut pada Agustus 2021. Pasalnya, ujar Widodo, PPKM masih berlangsung. (Bisnis.com)

Realisasi Konsumsi BBM Bersubsidi Melemah di Tengah Pandemi

BPH Migas mencatat penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi untuk jenis solar, minyak tanah, dan premium tahun ini masih rendah di tengah kondisi pandemi Covid-19. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat dengan Komisi VII DPR realisasi penyaluran jenis bahan bakar bakar minyak tertentu solar per Juli 2021 baru tersalurkan 8,55 juta KL. Sementara itu, realisasi penyaluran JBT minyak tanah baru mencapai 0,28 juta KL. Realisasi penyaluran terendah tercatat pada jenis BBM khusus penugasan atau premium yang hanya mencapai 2,71 juta KL. (Bisnis.com)

BRIS (+2.33%) Targetkan Fee Based Income Rp 532 Miliar

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencatat pertumbuhan transaksi mobile banking (BSI Mobile) sampai dengan Juli 2021 sebesar 46,4 juta transaksi atau naik 97,4% secara tahunan (YoY). Peningkatan transaksi BSI Mobile ini didorong oleh hadirnya kebiasaan baru masyarakat Indonesia saat pandemi dan aktivitas transaksi keuangan nasabah dalam berbelanja di e-commerce. Sampai akhir tahun 2021, BSI menargetkan 3 juta pengguna baru BSI Mobile dan juga target fee based sebe- sar Rp532 miliar dari transaksi e-channel. Jumlah Pengguna BSI Mobile sampai 17 Agustus 2021 sebanyak lebih dari 2,7 juta user atau meningkat 79,4% sejak awal 2021 secara YoY dengan pertumbuhan user aktif mencapai lebih dari 1,1 juta nasa- bah atau meningkat sebanyak 92,5% secara YoY. Berdasarkan data posisi Juli 2021, transaksi mobile banking merupakan kontributor fee-based income terbesar. Secara performance fee based mobile banking terjadi peningkatan sebanyak Rp12,9 miliar atau naik 71,85% sejak awal 2021 secara YoY. Peningkatan tersebut juga didorong oleh tingginya aktifitas transaksi pembayaran belanja yang dilakukan nasabah BSI di e-commerce. (Emitennews.com)

WSKT (+6.16) Maksimalkan Dana PMN Rp7,9 Triliun

PT Waskita Karya (WSKT) bakal mendapat suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) sejumlah Rp7,9 triliun. Dana tersebut akan dimaksimalkan untuk menuntaskan pengerjaan tujuh ruas tol. Enem tol berada di Pulau Jawa, dan sisanya di Pulau Sumatera. Penyelesaian tujuh ruas tol itu, akan meningkatkan arus pergerakan barang dan manusia. Dengan begitu, bakal berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah. Tujuh ruas tol akan memakai PMN di antaranya Tol Bekasi-Cawang- Kampung Melayu (Becakayu), Tol Cimanggis-Cibitung, Tol Ciawi-Sukabumi, Tol Pejagan-Pemalang, Tol Pasuruan- Probolinggo, Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar, dan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung. Penuntasan tol itu, akan mening- katkan konektivitas dari kawasan produksi ke kawasan distribusi, memudahkan akses ke daerah pariwisata, dan membuka akses ke kawasan ekonomi baru. (emitennews.com)

BHIT (+3.16%) Perpanjang Lagi Masa Buy Back Saham

Perusahaan Investasi dalam lingkungan MNC Group, PT MNC Investama Tbk (BHIT) menyampaikan rencana perpanjangan aksi buyback saham saham perseroan di pasar modal hingga tiga bulan kedepan. Dalam keterangan tertulis yang ditanda- tangani oleh Darma Putra selaku Direktur Utama BHIT, Jumat (20/8/2021) perseroan akan memperpanjang masa buyback hingga November 2021, perpanjangan itu disebabkan masih terdapatnya sisa saham dari jumlah maksimal saham yang dii- jinkan untuk di beli kembali oleh perseroan. Sebagai tambahan informasi, sebelumnya BHIT telah telah menyiapkan dana sekitar Rp675 miliar untuk melancarkan aksi korporasinya di pasar modal. (emitennews.com)

TPIA (-1.39%) Akan Rights Issue Dengan Tarrget Dana Rp 15,49 Triliun

Pencarian dana di pasar modal terus berlanjut. Paling baru, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan menggelar pena- waran umum terbatas III dalam rangka penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atawa rights issue. Chandra Asri akan menawarkan 3,79 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 200 per saham. Setiap pemegang 47 saham lama TPIA pada recording date 1 September 2021 berhak atas 10 HMETD. Satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 4.082 per saham. Berdasarkan prospektus yang diterbitkan Senin (23/8), TPIA akan meraup dana Rp 15,49 triliun dari perhelatan rights issue ini. (Kontan.co.id)

Stocks News

(4)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini Economic Calendar

Date Country Event

Survey Actual Prior Revised

08/23/2021 08/30 SA Mining Production YoY Jun 0.211 -- 0.219 --

08/24/2021 01:00 JN Supermarket Sales YoY Jul -- -- 0.017 --

08/24/2021 02:00 GE GDP SA QoQ 2Q F 0.015 -- 0.015 --

08/24/2021 02:00 GE GDP NSA YoY 2Q F 0.096 -- 0.096 --

08/24/2021 02:00 GE GDP WDA YoY 2Q F 0.092 -- 0.092 --

08/24/2021 02:00 GE Private Consumption QoQ 2Q 0.04 -- -0.054 --

08/24/2021 02:00 GE Government Spending QoQ 2Q 0.009 -- 0.002 --

08/24/2021 02:00 GE Capital Investment QoQ 2Q 0.014 -- 0.003 --

08/24/2021 03:00 SA Leading Indicator Jun -- -- 128.8 --

08/24/2021 05:30 SA South Africa Unemployment 2Q -- -- 0.326 --

08/24/2021 07:00 MX Bi-Weekly CPI 15-Aug 0.0005 -- 0.0024 --

08/24/2021 07:00 MX Bi-Weekly Core CPI 15-Aug 0.002 -- 0.0013 --

08/24/2021 07:00 MX Bi-Weekly CPI YoY 15-Aug 0.0566 -- 0.0586 --

08/24/2021 10:00 MX International Reserves Weekly 20-Aug -- -- $193214m --

08/24/2021 10:00 US Richmond Fed Manufact. Index Aug 24 -- 27 --

08/24/2021 10:00 US New Home Sales Jul 697k -- 676k --

08/24/2021 10:00 US New Home Sales MoM Jul 0.031 -- -0.066 --

08/24/2021 15:00 AR Shop Center Sales YoY Jun -- -- 4.213 --

Oil Price Bloomberg Commodity Index

Daily Sector Performance IDR Currency

Source: Bloomberg, HP Source: Bloomberg, HP

Source: Bloomberg, HP Source: Bloomberg, HP

50 60 70 80 90 100

Jun-19 Dec-19 Jun-20 Dec-20 Jun-21

Charts

Corporate Action

Code Type OS:NS Rp Cum Ex Record Pay Trade

ASDM Dividend 95 23-Aug-21 24-Aug-21 25-Aug-21 14-Sep-21

CAMP Dividend 7 23-Aug-21 24-Aug-21 25-Aug-21 15-Sep-21

EKAD Dividend 45 23-Aug-21 24-Aug-21 25-Aug-21 15-Sep-21

DNAR Right Issue 4:13 22-Oct-21 24-Oct-21 26-Oct-21 02-Nov-21

88 91 94 97 100 103 106

12000 13000 14000 15000 16000 17000

Jun-18 Dec-18 Jun-19 Dec-19 Jun-20 Dec-20 Jun-21 IDR Currency USD Index (RHS)

10 20 30 40 50 60 70 80 90

Jun-18 Dec-18 Jun-19 Dec-19 Jun-20 Dec-20 Jun-21 NYMEX Oil Brent Oil

0% 2% 4%

Consumer Cyclicals Infrastructures Energy Basic Materials Financials Consumer Non-Cyclicals Prop & Real Estate Industrials Technology Transportation & Logistic Healthcare

(5)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini

DISCLAIMER: Laporan ini diterbitkan oleh PT Henan Putihrai Sekuritas, anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporan ini dan akses el- ektronik apa pun di dalamnya dibatasi dan dimaksudkan hanya untuk klien, entitas terkait, dan digunakan oleh penerima yang dialamatkan oleh PT Henan Putihrai Sekuritas.

Laporan ini dapat berisi informasi rahasia dan/atau hak khusus secara hukum. Laporan ini tidak direproduksi, disalin, atau disediakan untuk pihak lain. Dalam keadaan apa pun laporan ini tidak dianggap sebagai penawaran penjualan atau permintaan pembelian efek. Setiap rekomendasi di laporan ini mungkin tidak tepat untuk semua investor. Dalam mempertim- bangkan setiap jenis investasi, Anda harus membuat penilaian mandiri dan mencari nasihat keuangan dan hukum yang profesional. Meskipun informasi dalam dokumen ini diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya, keakuratan dan kelengkapannya tidak dapat dijamin. PT He- nan Putihrai Sekuritas secara khusus menyangkal semua kewajiban atas kerugian langsung atau tidak langsung, konsekuensi atas hilangnya keuntungan yang ditimbulkan oleh Anda atau pihak ketiga, yang mungkin timbul dari ketergantungan pada laporan ini atau atas faktor keandalan, akurasi, kelengkapan atau ketepatan waktu.

Jika Anda bukan penerima yang dituju atau telah menerima informasi ini secara tidak senga- ja, harap segera memberitahukan kepada kami. Jika Anda bukan penerima yang dituju, se- tiap penggunaan, ketergantungan pada, referensi, pengungkapan, perubahan atau penyali- nan dan/atau distribusi informasi yang terkandung untuk tujuan apa pun sangat dilarang dan mungkin melanggar hukum. PT Henan Putihrai Sekuritas tidak akan bertanggung jawab atas setiap kehilangan dan/atau kerusakan yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh laporan ini atau lampirannya, atau untuk pengiriman informasi secara tepat dan lengkap, atau untuk setiap keterlambatan dalam penerimaannya. Seluruh hak cipta dimiliki oleh PT Henan Putihrai Sekuritas. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi nomor (+62 21) 520 6464.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :