PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN
OTOT PERUT PADA IBU
POST SECTIO CAESARIA
SKRIPSI
DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN SYARAT
MEMPEROLEH GELAR SARJANA SAINS TERAPAN FISIOTERAPI
Disusun Oleh :
MUTIARA KHAERUN NISA
J110100034
PROGRAM STUDI DIPLOMA IV FISIOTERAPI
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
ii
PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT PADA IBU POST SECTIO CAESARIA
Skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan dalam ujian skripsi
Program Studi Diploma IV Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Diajukan Oleh :
Nama : Mutiara Khaerun Nisa
NIM : J110100034
Telah disetujui oleh :
Pembimbing I Pembimbing II
iii
PENGESAHAN SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT POST SECTIO CAESARIA
Disusun oleh :
Mutiara Khaerun Nisa J110100034
Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji
Pada tanggal : 05 Agustus 2014
Dan dinyatakan telah memenuhi syarat
1. Wahyuni., SST.FT., M.Fis ( )
2. Isnaini Herawati., S.Fis., M.Sc ( )
3. Agus Widodo., S.Fis., M.Fis ( )
Surakarta, 05 Agustus 2014
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Dekan
iv disetujui bagi mahasiswa atas nama: Mutiara Khaerun Nisa, NIM: J110100034 dengan judul skripsi “PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT POST SECTIO CAESARIA”.
Nama Penguji Tanggal
Persetujuan
Tanda Tangan
1. Wahyuni., SSt.FT., M.Kes.
2. Isnaini Herawati., S.Fis., M.Sc
3. Agus Widodo., S.Fis., M.Fis
Demikian persetujuan ini di buat. Semoga dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb Disetujui
Koordinator Skripsi
v
DEKLARASI
Saya menyatakan bahwa skripsi ini dengan judul “Pengaruh Pemberian Senam Nifas Terhadap Kekuatan Otot Perut pada Ibu Post Sectio Caesaria” adalah hasil dari pekerjaan saya sendiri dan sepanjang pengetahuan saya tidak berisi materi yang dipublikasikan orang lain atau telah dipergunakan dan diterima sebagai persyaratan penyelesaian studi pada Universitas lain, kecuali pada bagian
tertentu yang telah dinyatakan dalam teks.
Apabila skripsi ini merupakan jiplakan dari orang lain maka saya siap menerima sanksi akademik maupun hukum.
Surakarta, Agustus 2014
vi
MOTTO
Sebab sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(Q.S. Al-Insyirah: 5)
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalatmu sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
(Q.S. Al-Baqarah: 153)
Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya.
(Evelyn Underhill)
Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu.
(Marcus Aurelius)
Apapun rintangan dan halangannya jangan takut, hadapi dan jalani karena itu semua akan terlewati.
vii
PERSEMBAHAN
Dengan mengucap Puji Syukur Alhamdulillah kupersembahakan
karya sederhana ini untuk:
Keluarga besar yang ku persembahkan untuk Bapak, Ibu, dan
adek ku tersayang Rizal, terima kasih untuk bantuan doa dan
motivasinya untuk menyelesaikan setiap langkah keberhasilan
dari karyaku ini.
Sahabat-sahabatku Danar, Mirna, Ika, Galih, Uun, Firma, dan
Anis terima kasih untuk masukan dan nasihat kalian yang selalu
menjadi penyemangatku.
Semua teman-temanku yang sudah menemani selama proses
penelitian ini, terima kasih untuk bantuan kalian semua.
Teman – teman DIV Fisioterapi Universitas Muhammadiyah
Surakarta angkatan 2010.
Semua pihak yang sudah banyak memberikan bantuan dalam
viii
RINGKASAN
(Mutiara Khaerun Nisa, 2014, 56 halaman)
Kehamilan ialah periode dimana seorang wanita menyimpan embrio atau fetus di dalam tubuhnya, yang terjadi selama 40 minggu. Istilah medis untuk wanita hamil ialah gravid, dan manusia didalam rahimnya disebut embrio pada minggu- minggu awal dan
selanjutnya disebut janin hingga kelahiran (Jahja, 2011). Setelah mengandung selama ± 40 minggu, seorang wanita hamil akan bersiap untuk tahap selanjutnya yaitu tahap persalinan.
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan placenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri) yang ditandai dengan perubahan serviks secara progresif (Ari dan Esti, 2010).
Persalinan normal adalah persalinan yang terjadi pada kehamilan aterm (bukan prematur atau postmatur), mempunyai omset yang spontan (tidak di induksi), selesai setelah 4 jam dan sebelum 24 jam sejak saat awitannya (bukan partus presipitatus atau partus lama), mempunyai janin (tunggal) dengan persentasi verteks (puncak kepala ) dan oksiput pada bagian anterior pelvis, terlaksana tanpa bantuan artifisial (seperti forseps), tidak mencakup komplikasi (seperti perdarahan hebat), mencakup kelahiran plasenta yang normal (Forrer, 2001).
Persalinan sectio caesaria adalah suatu tindakan untuk melahirkan bayi dengan membuka dinding rahim melalui sayatan pada dinding perut (Dewi,2008). Adapun indikasi dilakukan section caesaria yaitu 1) faktor janin seperti bayi terlalu besar, kelainan letak bayi yaitu sungsang dan letak lintang, janin abnormal misalnya kelainan
genetik, dan hydrocephalus,faktor placenta seperti placenta previa, placenta accere dan vasa previa dan kelainan tali pusat. 2)faktor ibu seperti usia diatas 35 tahun untuk
melahirkan pertama kalinya, tulang panggul, adanya ambatan jalan lahir, kelainan kontraksi rahim, ketuban pecah dini, dan rasa takut untuk kesakitan.
ix
Salah satu upaya untuk mengembalikan kekuatan otot perut dan keadaan normal dengan melakukan olah raga. Olahraga setelah melahirkan bias mempercepat proses pemulihan , membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kekuatan otot perut, Olahraga yang tepat setelah persalinan adalah dengan melakukan senam nifas.
Senam nifas adalah latihan gerak yang dilakukan secepat mungkin setelah melahirkan, supaya otot-otot yang mengalami peregangan selama kehamilan dan persalinan dapat kembali pada kondisi normal seperti semula, dimana fungsinya untuk mengembalikan kondisi kesehatan, untuk mempercepat penyembuhan, mencegah timbulnya komplikasi, memulihkan dan memperbaiki regangan pada otot-otot setelah kehamilan, terutama pada otot-otot bagian punggung, dasar panggul dan perut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam nifas terhadap kekuatan otot perut post sectio caesaria sebelum dan sesudah diberikan senam nifas.
Jenis penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pre test dan post test yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding, dengan mengukur kekuatan otot perut setelah sectio caesaria sebelum diberikan senam nifas dan mengukur kekuatan otot perut setelah
diberikan senam nifas selama 4 hari dengan besar sample 10 responden.untuk mengukur kekuatan otot perut menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan Wilcoxon untuk uji pengaruh.
Hasil penelitian pengaruh pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut post section caesaria di dapat hasil yang signifikan, hasil uji pengaruh dengan wilcoxon didapat diperoleh nilai p=0,003 dengan p<0,05 maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut pada ibu yang melahirkan secara sectio caesaria.
x
ABSTRAK
PROGRAM STUDI DIPLOMA IV FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
SKRIPSI, 05 AGUSTUS 2014
MUTIARA KHAERUN NISA/ J110100034
“PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT PADA IBU POST SECTIO CAESARIA”
5 Bab, 56 Halaman, 8 Tabel, 3 Gambar, 8 Lampiran
(dibimbing oleh : Wahyuni, SSt.FT., M.Kes dan Dwi Kurniawati, SSt.FT)
Latar Belakang : Selama kehamilan dan persalinan ibu banyak mengalami perubahan fisik seperti dinding perut kendor, longgarnya liang senggama, dan otot dasar panggul.. Salah satu upaya untuk mengembalikan kekuatan otot dan keadaan normal dengan melakukan senam nifas.Tujuan penelitian: untuk mengetahui kekuatan otot perut post sectio caesaria sebelum dilakukan senam nifas dan mengetahui kekuatan otot perut post sectio caesaria setelah di berikan senam nifas
Tujuan : untuk mengetahui kekuatan otot perut post sectio caesaria sebelum dilakukan senam nifas dan mengetahui kekuatan otot perut post sectio caesaria setelah di berikan senam nifas.
Metode Penelitian : jenis penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan one group test dan post test yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. dengan mengukur kekuatan otot perut setelah sectio caesaria sebelum diberikan senam nifas dan mengukur kekuatan otot perut setelah diberikan senam nifas selama 4 hari dengan besar sample 10 responden. Untuk mengukur kekuatan otot perut menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan Wilcoxon untuk uji pengaruh.
Hasil Penelitian : pengaruh pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut post section caesaria di dapat hasil yang signifikan, hasil uji pengaruh dengan wilcoxon didapat diperoleh nilai p=0,003 dengan p<0,05 maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut pada ibu yang melahirkan secara sectio caesaria.
Kesimpulan : ada pengaruh yang signifikan pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut pada ibu post sectio caesaria.
xi
ABSTRACT
DIPLOMA IV PROGRAM STUDI OF PHYSIOTHERAPY HEALTH SCIENCE OF FACULTY MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SURAKARTA
MINI THESIS, 05 AUGUST 2014
MUTIARA KHAERUN NISA / J110100034
EFFECT OF STRENGTH GYMNASTICS POST PARTUM ABDOMINAL MUSCLE POST SECTIO CAESARIA
5 Chapter, 56 pages, 8 tables, 3 pictures, 8 appendixs
(Consultans: Wahyuni, SSt.FT., Kes and Dwi Kurniawati, SSt.FT)
Background:During pregnancy and childbirth, many mothers experience physical changes such as abdominal wall saggy, lax hole intercourse, and pelvic floor muscles. One of the efforts to restore muscle strength and normal state by doing gymnastics childbirth. Objective: to determine the strength of the abdominal muscles post exercise sectioCaesaria prior to parturition and post abdominal muscle strength knowing sectio given Caesaria after childbirth gymnastics.
Purpose:to determine the strength of the abdominal muscles post exercise sectioCaesaria prior to parturition and post abdominal muscle strength knowing sectio given Caesaria after childbirth gymnastics
Methods:This study types using Quasi Experimentation with the design of one group test and post –test isconducted experiment sona single group without acomparison group. by measuring the strength of the abdominal muscles after exercise given sectio Caesaria before parturition and measure the strength of the abdominal muscles after child birth exercises given for 4 days with alarge sample of 10 respondents. Tomeasure the strength ofthe abdominal muscles using the Manual Muscle Testing (MMT). Data analysis in this study used the Wilcoxon test for the effect.
Results: The effect of exercise on abdominal muscle strength post partum post Caesaria section can resultin significant, Wilcoxon test results obtained with the effect obtained with avalue of p=0.003p<0.05, it can be concluded that there isa significant effecton the provision of post-partum exercise muscle strength stomachin women whogive birth sectio Caesaria.
Conclusion:no significant effecton the provision of post-partum exercise abdominal muscle strength sectio post Caesaria.
xii
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji syukur bagi Allah SWT yang selalu dipanjatkan atas segala nikmat, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Pengaruh Pemberian Senam Nifas Terhadap Kekuatan Otot Perut Post Sectio Caesaria”.
Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains Terapan Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penulis menyadari bahwa selesainya penyusunan skripsi ini tidak lepas dari dukungan, bimbingan, dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan terimakasih kepada yang terhormat:
1. Bapak Prof. Dr. Bambang Setiaji, SE.,MM.,Msc., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta.
2. Bapak Dr. Suwadji M.Kes., selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
3. Ibu Isnaini Herawati, M.Sc, selaku Kepala Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sekaligus penguji yang telah memberikan masukan untuk kesempurnaan skripsi.
4. Ibu Wahyuni SSt.FT., M.Kes., selaku pembimbing I yang banyak memberikan bimbingan, motivasi, nasihat, dan arahan-arahan hingga skripsi
ini terselesaikan.
5. Ibu Dwi Kurniawati SSt.FT., selaku pembimbing II yang telah banyak
xiii
6. Bapak/ Ibu dosen Fisioterapi DIV Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah berkenan memberikan ilmunya kepada penulis.
7. Bapak, Ibu dan Adik ku tersayang dan kamu terimakasih atas doa dan kasih sayang yang tulus yang selalu menyertai langkah ku.
8. Teman-teman seperjuangan angkatan 2010 program studi DIV Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, terimakasih atas supportnya selama ini.
9. Semua pihak yang telah banyak menyumbangkan pikiran dan tenaganya
dalam penyusunan skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua. Amin
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Surakarta, Agustus 2014
xiv
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
HALAMAN PERSETUJUAN ... ii
HALAMAN PENGESAHAN ... iii
HALAMA PENETAPAN PENGUJI ... iv
HALAMAN DEKLARASI ... v
HALAMAN MOTO ... vi
HALAMAN PERSEMBAHAN ... vii
HALAMAN RINGKASAN ... viii
ABSTRAK ... x
KATA PENGANTAR ... xii
DAFTAR ISI ... xiv
DAFTAR TABEL ... xviii
DAFTAR GAMBAR ... xix
DAFTAR LAMPIRAN ... xx
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 4
C. Tujuan Penelitian ... 4
xv
BAB II LANDASAN TEORI
A. Kerangka teori ... 6
1. Kehamilan ... 6
a. Kehamilan ... 6
b. Perubahan system muskuloskeletal ... 6
2. Persalinan ... 6
g. Perubahan fisiologis masa nifas ... 14
xvi
f. Metode senam nifas... 24
g. Senam nifas terhadap kekuatan otot perut ... 24
B. Kerangka berpikir... 26
C. Kerangka konsep ... 27
D. Hipotesa... 27
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis penelitian ... 28
B. Waktu dan tempat penelitian ... 28
C. Populasi dan Sampel ... 29
D. Instrument Penelitian ... 30
E. Definisi Konseptual ... 30
F. Definisi Operational ... 31
G. Jalannya Penelitian ... 33
H. Teknik Analisa Data ... 33
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 34
1. Karakteristik Responden ... 34
2. Analisa Univariat ... 37
3. Analisa Bivariat ... 40
B. Pembahasan Penelitian ... 43
xvii
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan ... 55
B. Saran ... 55
DAFTAR PUSTAKA
xviii
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Umur ... 34
Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Alasan Sectio Caesaria ... 35
Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Konsumsi Obat Pengurang Nyeri ... 36
Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Model Sayatan ... 37
Tabel 4.5 Tingkat Nyeri pada Ibu Yang Melahirkan Secara Sectio Caesaria di RS Dr. Moewardi Surakarta ... 38
Tabel 4.6 Kekuatan Otot Perut Pada Ibu Yang Melahirkan Secara Sectio Caesaria Di RS Dr. Moewardi Surakarta ... 39
Tabel 4.7 Pengaruh Senam Nifas Terhadap Tingkat Nyeri Pada Ibu Yang Melahirkan Secara Sectio Caesaria di RS Dr. Moewardi Surakarta ... 41
xix
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 perut dari depan ... 21
Gambar 2.2 kerangka Pikir ... 26