• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT PADA IBU POST SECTIO CAESARIA Pengaruh Pemberian Senam Nifas Terhadap Kekuatan Otot Perut Pada Ibu Post Sectio Caesaria.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT PADA IBU POST SECTIO CAESARIA Pengaruh Pemberian Senam Nifas Terhadap Kekuatan Otot Perut Pada Ibu Post Sectio Caesaria."

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN

OTOT PERUT PADA IBU

POST SECTIO CAESARIA

SKRIPSI

DIAJUKAN UNTUK MEMENUHI SEBAGIAN SYARAT

MEMPEROLEH GELAR SARJANA SAINS TERAPAN FISIOTERAPI

Disusun Oleh :

MUTIARA KHAERUN NISA

J110100034

PROGRAM STUDI DIPLOMA IV FISIOTERAPI

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

(2)

ii

PERSETUJUAN UJIAN SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT PADA IBU POST SECTIO CAESARIA

Skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan dalam ujian skripsi

Program Studi Diploma IV Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Diajukan Oleh :

Nama : Mutiara Khaerun Nisa

NIM : J110100034

Telah disetujui oleh :

Pembimbing I Pembimbing II

(3)

iii

PENGESAHAN SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT POST SECTIO CAESARIA

Disusun oleh :

Mutiara Khaerun Nisa J110100034

Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji

Pada tanggal : 05 Agustus 2014

Dan dinyatakan telah memenuhi syarat

1. Wahyuni., SST.FT., M.Fis ( )

2. Isnaini Herawati., S.Fis., M.Sc ( )

3. Agus Widodo., S.Fis., M.Fis ( )

Surakarta, 05 Agustus 2014

Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Dekan

(4)

iv disetujui bagi mahasiswa atas nama: Mutiara Khaerun Nisa, NIM: J110100034 dengan judul skripsi “PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT POST SECTIO CAESARIA”.

Nama Penguji Tanggal

Persetujuan

Tanda Tangan

1. Wahyuni., SSt.FT., M.Kes.

2. Isnaini Herawati., S.Fis., M.Sc

3. Agus Widodo., S.Fis., M.Fis

Demikian persetujuan ini di buat. Semoga dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb Disetujui

Koordinator Skripsi

(5)

v

DEKLARASI

Saya menyatakan bahwa skripsi ini dengan judul “Pengaruh Pemberian Senam Nifas Terhadap Kekuatan Otot Perut pada Ibu Post Sectio Caesaria adalah hasil dari pekerjaan saya sendiri dan sepanjang pengetahuan saya tidak berisi materi yang dipublikasikan orang lain atau telah dipergunakan dan diterima sebagai persyaratan penyelesaian studi pada Universitas lain, kecuali pada bagian

tertentu yang telah dinyatakan dalam teks.

Apabila skripsi ini merupakan jiplakan dari orang lain maka saya siap menerima sanksi akademik maupun hukum.

Surakarta, Agustus 2014

(6)

vi

MOTTO

 Sebab sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

(Q.S. Al-Insyirah: 5)

 Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalatmu sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

(Q.S. Al-Baqarah: 153)

 Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali tampak mustahil kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya.

(Evelyn Underhill)

 Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu.

(Marcus Aurelius)

 Apapun rintangan dan halangannya jangan takut, hadapi dan jalani karena itu semua akan terlewati.

(7)

vii

PERSEMBAHAN

Dengan mengucap Puji Syukur Alhamdulillah kupersembahakan

karya sederhana ini untuk:

 Keluarga besar yang ku persembahkan untuk Bapak, Ibu, dan

adek ku tersayang Rizal, terima kasih untuk bantuan doa dan

motivasinya untuk menyelesaikan setiap langkah keberhasilan

dari karyaku ini.

 Sahabat-sahabatku Danar, Mirna, Ika, Galih, Uun, Firma, dan

Anis terima kasih untuk masukan dan nasihat kalian yang selalu

menjadi penyemangatku.

 Semua teman-temanku yang sudah menemani selama proses

penelitian ini, terima kasih untuk bantuan kalian semua.

 Teman – teman DIV Fisioterapi Universitas Muhammadiyah

Surakarta angkatan 2010.

 Semua pihak yang sudah banyak memberikan bantuan dalam

(8)

viii

RINGKASAN

(Mutiara Khaerun Nisa, 2014, 56 halaman)

Kehamilan ialah periode dimana seorang wanita menyimpan embrio atau fetus di dalam tubuhnya, yang terjadi selama 40 minggu. Istilah medis untuk wanita hamil ialah gravid, dan manusia didalam rahimnya disebut embrio pada minggu- minggu awal dan

selanjutnya disebut janin hingga kelahiran (Jahja, 2011). Setelah mengandung selama ± 40 minggu, seorang wanita hamil akan bersiap untuk tahap selanjutnya yaitu tahap persalinan.

Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan placenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir atau jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri) yang ditandai dengan perubahan serviks secara progresif (Ari dan Esti, 2010).

Persalinan normal adalah persalinan yang terjadi pada kehamilan aterm (bukan prematur atau postmatur), mempunyai omset yang spontan (tidak di induksi), selesai setelah 4 jam dan sebelum 24 jam sejak saat awitannya (bukan partus presipitatus atau partus lama), mempunyai janin (tunggal) dengan persentasi verteks (puncak kepala ) dan oksiput pada bagian anterior pelvis, terlaksana tanpa bantuan artifisial (seperti forseps), tidak mencakup komplikasi (seperti perdarahan hebat), mencakup kelahiran plasenta yang normal (Forrer, 2001).

Persalinan sectio caesaria adalah suatu tindakan untuk melahirkan bayi dengan membuka dinding rahim melalui sayatan pada dinding perut (Dewi,2008). Adapun indikasi dilakukan section caesaria yaitu 1) faktor janin seperti bayi terlalu besar, kelainan letak bayi yaitu sungsang dan letak lintang, janin abnormal misalnya kelainan

genetik, dan hydrocephalus,faktor placenta seperti placenta previa, placenta accere dan vasa previa dan kelainan tali pusat. 2)faktor ibu seperti usia diatas 35 tahun untuk

melahirkan pertama kalinya, tulang panggul, adanya ambatan jalan lahir, kelainan kontraksi rahim, ketuban pecah dini, dan rasa takut untuk kesakitan.

(9)

ix

Salah satu upaya untuk mengembalikan kekuatan otot perut dan keadaan normal dengan melakukan olah raga. Olahraga setelah melahirkan bias mempercepat proses pemulihan , membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kekuatan otot perut, Olahraga yang tepat setelah persalinan adalah dengan melakukan senam nifas.

Senam nifas adalah latihan gerak yang dilakukan secepat mungkin setelah melahirkan, supaya otot-otot yang mengalami peregangan selama kehamilan dan persalinan dapat kembali pada kondisi normal seperti semula, dimana fungsinya untuk mengembalikan kondisi kesehatan, untuk mempercepat penyembuhan, mencegah timbulnya komplikasi, memulihkan dan memperbaiki regangan pada otot-otot setelah kehamilan, terutama pada otot-otot bagian punggung, dasar panggul dan perut.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam nifas terhadap kekuatan otot perut post sectio caesaria sebelum dan sesudah diberikan senam nifas.

Jenis penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pre test dan post test yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding, dengan mengukur kekuatan otot perut setelah sectio caesaria sebelum diberikan senam nifas dan mengukur kekuatan otot perut setelah

diberikan senam nifas selama 4 hari dengan besar sample 10 responden.untuk mengukur kekuatan otot perut menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan Wilcoxon untuk uji pengaruh.

Hasil penelitian pengaruh pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut post section caesaria di dapat hasil yang signifikan, hasil uji pengaruh dengan wilcoxon didapat diperoleh nilai p=0,003 dengan p<0,05 maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut pada ibu yang melahirkan secara sectio caesaria.

(10)

x

ABSTRAK

PROGRAM STUDI DIPLOMA IV FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

SKRIPSI, 05 AGUSTUS 2014

MUTIARA KHAERUN NISA/ J110100034

“PENGARUH PEMBERIAN SENAM NIFAS TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT PADA IBU POST SECTIO CAESARIA

5 Bab, 56 Halaman, 8 Tabel, 3 Gambar, 8 Lampiran

(dibimbing oleh : Wahyuni, SSt.FT., M.Kes dan Dwi Kurniawati, SSt.FT)

Latar Belakang : Selama kehamilan dan persalinan ibu banyak mengalami perubahan fisik seperti dinding perut kendor, longgarnya liang senggama, dan otot dasar panggul.. Salah satu upaya untuk mengembalikan kekuatan otot dan keadaan normal dengan melakukan senam nifas.Tujuan penelitian: untuk mengetahui kekuatan otot perut post sectio caesaria sebelum dilakukan senam nifas dan mengetahui kekuatan otot perut post sectio caesaria setelah di berikan senam nifas

Tujuan : untuk mengetahui kekuatan otot perut post sectio caesaria sebelum dilakukan senam nifas dan mengetahui kekuatan otot perut post sectio caesaria setelah di berikan senam nifas.

Metode Penelitian : jenis penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan one group test dan post test yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. dengan mengukur kekuatan otot perut setelah sectio caesaria sebelum diberikan senam nifas dan mengukur kekuatan otot perut setelah diberikan senam nifas selama 4 hari dengan besar sample 10 responden. Untuk mengukur kekuatan otot perut menggunakan Manual Muscle Testing (MMT). Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan Wilcoxon untuk uji pengaruh.

Hasil Penelitian : pengaruh pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut post section caesaria di dapat hasil yang signifikan, hasil uji pengaruh dengan wilcoxon didapat diperoleh nilai p=0,003 dengan p<0,05 maka dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut pada ibu yang melahirkan secara sectio caesaria.

Kesimpulan : ada pengaruh yang signifikan pemberian senam nifas terhadap kekuatan otot perut pada ibu post sectio caesaria.

(11)

xi

ABSTRACT

DIPLOMA IV PROGRAM STUDI OF PHYSIOTHERAPY HEALTH SCIENCE OF FACULTY MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF SURAKARTA

MINI THESIS, 05 AUGUST 2014

MUTIARA KHAERUN NISA / J110100034

EFFECT OF STRENGTH GYMNASTICS POST PARTUM ABDOMINAL MUSCLE POST SECTIO CAESARIA

5 Chapter, 56 pages, 8 tables, 3 pictures, 8 appendixs

(Consultans: Wahyuni, SSt.FT., Kes and Dwi Kurniawati, SSt.FT)

Background:During pregnancy and childbirth, many mothers experience physical changes such as abdominal wall saggy, lax hole intercourse, and pelvic floor muscles. One of the efforts to restore muscle strength and normal state by doing gymnastics childbirth. Objective: to determine the strength of the abdominal muscles post exercise sectioCaesaria prior to parturition and post abdominal muscle strength knowing sectio given Caesaria after childbirth gymnastics.

Purpose:to determine the strength of the abdominal muscles post exercise sectioCaesaria prior to parturition and post abdominal muscle strength knowing sectio given Caesaria after childbirth gymnastics

Methods:This study types using Quasi Experimentation with the design of one group test and post –test isconducted experiment sona single group without acomparison group. by measuring the strength of the abdominal muscles after exercise given sectio Caesaria before parturition and measure the strength of the abdominal muscles after child birth exercises given for 4 days with alarge sample of 10 respondents. Tomeasure the strength ofthe abdominal muscles using the Manual Muscle Testing (MMT). Data analysis in this study used the Wilcoxon test for the effect.

Results: The effect of exercise on abdominal muscle strength post partum post Caesaria section can resultin significant, Wilcoxon test results obtained with the effect obtained with avalue of p=0.003p<0.05, it can be concluded that there isa significant effecton the provision of post-partum exercise muscle strength stomachin women whogive birth sectio Caesaria.

Conclusion:no significant effecton the provision of post-partum exercise abdominal muscle strength sectio post Caesaria.

(12)

xii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji syukur bagi Allah SWT yang selalu dipanjatkan atas segala nikmat, taufik, dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Pengaruh Pemberian Senam Nifas Terhadap Kekuatan Otot Perut Post Sectio Caesaria.

Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains Terapan Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penulis menyadari bahwa selesainya penyusunan skripsi ini tidak lepas dari dukungan, bimbingan, dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu dengan segala kerendahan hati, penulis mengucapkan terimakasih kepada yang terhormat:

1. Bapak Prof. Dr. Bambang Setiaji, SE.,MM.,Msc., selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta.

2. Bapak Dr. Suwadji M.Kes., selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

3. Ibu Isnaini Herawati, M.Sc, selaku Kepala Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sekaligus penguji yang telah memberikan masukan untuk kesempurnaan skripsi.

4. Ibu Wahyuni SSt.FT., M.Kes., selaku pembimbing I yang banyak memberikan bimbingan, motivasi, nasihat, dan arahan-arahan hingga skripsi

ini terselesaikan.

5. Ibu Dwi Kurniawati SSt.FT., selaku pembimbing II yang telah banyak

(13)

xiii

6. Bapak/ Ibu dosen Fisioterapi DIV Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah berkenan memberikan ilmunya kepada penulis.

7. Bapak, Ibu dan Adik ku tersayang dan kamu terimakasih atas doa dan kasih sayang yang tulus yang selalu menyertai langkah ku.

8. Teman-teman seperjuangan angkatan 2010 program studi DIV Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, terimakasih atas supportnya selama ini.

9. Semua pihak yang telah banyak menyumbangkan pikiran dan tenaganya

dalam penyusunan skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi kita semua. Amin

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Surakarta, Agustus 2014

(14)

xiv

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

HALAMA PENETAPAN PENGUJI ... iv

HALAMAN DEKLARASI ... v

HALAMAN MOTO ... vi

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vii

HALAMAN RINGKASAN ... viii

ABSTRAK ... x

KATA PENGANTAR ... xii

DAFTAR ISI ... xiv

DAFTAR TABEL ... xviii

DAFTAR GAMBAR ... xix

DAFTAR LAMPIRAN ... xx

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 4

C. Tujuan Penelitian ... 4

(15)

xv

BAB II LANDASAN TEORI

A. Kerangka teori ... 6

1. Kehamilan ... 6

a. Kehamilan ... 6

b. Perubahan system muskuloskeletal ... 6

2. Persalinan ... 6

g. Perubahan fisiologis masa nifas ... 14

(16)

xvi

f. Metode senam nifas... 24

g. Senam nifas terhadap kekuatan otot perut ... 24

B. Kerangka berpikir... 26

C. Kerangka konsep ... 27

D. Hipotesa... 27

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis penelitian ... 28

B. Waktu dan tempat penelitian ... 28

C. Populasi dan Sampel ... 29

D. Instrument Penelitian ... 30

E. Definisi Konseptual ... 30

F. Definisi Operational ... 31

G. Jalannya Penelitian ... 33

H. Teknik Analisa Data ... 33

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 34

1. Karakteristik Responden ... 34

2. Analisa Univariat ... 37

3. Analisa Bivariat ... 40

B. Pembahasan Penelitian ... 43

(17)

xvii

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan ... 55

B. Saran ... 55

DAFTAR PUSTAKA

(18)

xviii

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Umur ... 34

Tabel 4.2 Distribusi Frekuensi Alasan Sectio Caesaria ... 35

Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Konsumsi Obat Pengurang Nyeri ... 36

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Model Sayatan ... 37

Tabel 4.5 Tingkat Nyeri pada Ibu Yang Melahirkan Secara Sectio Caesaria di RS Dr. Moewardi Surakarta ... 38

Tabel 4.6 Kekuatan Otot Perut Pada Ibu Yang Melahirkan Secara Sectio Caesaria Di RS Dr. Moewardi Surakarta ... 39

Tabel 4.7 Pengaruh Senam Nifas Terhadap Tingkat Nyeri Pada Ibu Yang Melahirkan Secara Sectio Caesaria di RS Dr. Moewardi Surakarta ... 41

(19)

xix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 perut dari depan ... 21

Gambar 2.2 kerangka Pikir ... 26

Referensi

Dokumen terkait

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen jenis two-group pre-post test design yaitu kelompok kontrol dan intervensi untuk

Gambar 4.5 Diagram Analisa Single-Case Research dengan AB Design otot oblique externus pada orang kedua .... Gambar 4.6 Diagram Analisa Single-Case Research dengan AB Design

Senam nifas merupakan suatu latihan yang dapat dilakukan 24 jam setelah melahirkan dengan gerakan yang telah disesuaikan dengan kondisi ibu-ibu setelah melahirkan yang bertujuan

Jenis penelitian yang dilakukan adalah Quasi eksperimen dengan desain pre-test dan post-test rancangan ini dipilih agar dapat melihat efektifitas latihan pasca stroke terhadap

Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan pre- test post-test with control group yang bertujuan membandingkan pengaruh penyuluhan

Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian quasi-experimental dengan rancangan pre test-post test one group only design yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen jenis two-group pre- post test design yaitu kelompok kontrol dan intervensi untuk

2-tailed Kelompok Intervensi Lavender Pre Test 4,75 0,000 Post Test 1,00 Sumber : data primer, 2022 Berdasarkan tabel, hasil Uji Wilcoxon pada kelompok intervensi pemberian