• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, M. D., Nur, H., & Anggraeni, A. (2017). Karakteristik Non Karkas Kelinci Yang Diberi Pakan Tambahan Tepung Daun Sirsak Dan Zeolit. Jurnal Pertanian, 8(1), 51- 57.

Arung, E. T., Kusuma, I. W., Purwatiningsih, S., Roh, S. S., Yang, C. H., Jeon, S., ... &

Kondo, R. (2009). Antioxidant activity and cytotoxicity of the traditional Indonesian medicine Tahongai (Kleinhovia hospita L.) extract. Journal of acupuncture and meridian studies, 2(4), 306-308.

Arung, E. T., Kusuma, I. W., Kim, Y. U., Shimizu, K., & Kondo, R. (2012). Antioxidative compounds from leaves of Tahongai (Klienhovia hospita). Journal of wood science, 58(1), 77-80.

Bariroh, T., & Siska, S. (2021). The Effect of Chilli Extract on Gastroprotective Function in Male. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 8(1), 1-7.

Barus, N. S. B., Sony, S., Salman, S., Mahmudi, M., & Sunartaty, R. (2018). Uji Toksisitas Subakut Ekstrak Daun Tembakau (Nicotiana Tabacum L.) Yang Difermentasi Terhadap Gambaran Histologi Organ Vital Mencit (Mus Musculus). Jurnal Stikna, 2(2).

Budiarti, M., & Jokopriyambodo, W. (2020). Potensi Ekstrak Daun Paliasa (Kleinhovia hospita) Sebagai Anti Plasmodium falciparum. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 31(2), 85-96.

Clara, T. G., & Alfarabi, M. (2019). Toksisitas Ekstrak Daun dan Kulit Batang Tahongai (Kleinhovia hospita L.) Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).

Chalik, R. (2016). Anatomi fisiologi manusia. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. (2020). Farmakope Indonesia edisi VI. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

De Petris, G., Gatius Caldero, S., Chen, L., Xiao, S. Y., Dhungel, B. M., Wendel Spizcka, A. J., & Lam-Himlin, D. (2014). Histopathological changes in the gastrointestinal tract due to medications: an update for the surgical pathologist (part II of II). International journal of surgical pathology, 22(3), 202-211.

Gan, L. S., Ren, G., Mo, J. X., Zhang, X. Y., Yao, W., & Zhou, C. X. (2009). Cycloartane triterpenoids from Kleinhovia hospita. Journal of natural products, 72(6), 1102- 1105.

Gosal, R. A. (2017). Pengaruh Ekstrak Etanol Buah Pinang Yaki (Areca vestiaria) Terhadap Gambaran Makroskopis Organ Lambung pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Rattus novergicus L.). Pharmacon, 6(3).

Hasanuddin, S., & Andini, C. (2017). Uji Aktivitas Antiradikal Bebas Ekstrak Daun Paliasa (Kleinhovia hospital Linn.). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 3(02), 119-126.

(2)

Daun Paliasa

Serbuk Simplisia Daun Paliasa

Ekstrak Cair Daun Paliasa

Ekstrak Kental Daun Paliasa LAMPIRAN

Lampiran 1. Skema Kerja Penelitian

Lampiran 1.1 Skema Kerja Ekstraksi Daun Paliasa

- Disortasi basah dan dipotong kecil-kecil - Dikeringkan

menggunakan oven simplisia suhu 50˚C selama 2 hari

-

Diserbukkan

- Dimaserasi

menggunakan pelarut etanol 70%

- Didiamkan selama 2-3 hari

- Disaring dengan bantuan alat vakum

- Ekstrak diuapkan menggunakan rotary evaporator

- Ekstrak cair dibebas

pelarutkan

(3)

Lampiran 1.2 Skema Kerja Perlakuan Hewan Coba

Tikus putih jantan 20 ekor (150-200 g)

Kelompok 1 (Na-CMC)

Kelompok 2 (1250 mg/kgBB)

Kelompok 3 (2500 mg/kgBB)

Kelompok 4 (5000 mg/kgBB)

Hari ke-14 dibedah dan diambil organ Lambung

Pemeriksaaan Histologi Organ Lambung

Pengamatan Histologi Organ Lambung

Analisis Data

Pembahasan

Kesimpulan

(4)

Fiksasi Spesimen

Pemotongan awal spesimen

Processing dan Embedding

Pemotongan kedua spesimen

Proses pewarnaan

Lampiran 1.3 Pembuatan Preparat Histopatologi Lambung Tikus

Spesimen difiksasi dalam larutan BNF 10% (volume minimal 10 kali volume sampel)

Spesimen dipotong dengan ketebalan 0,5-1 cm

- Dimasukkan spesimen hasil pemotongan ke embedding cassette

- Diproses selama 20 jam pada tissue processor - Dipindahkan ke embedding

center lalu diblok dengan parafin

- Blok dipotong

menggunakan mikrotom dengan ketebalan 3-4 µm - Direntangkan di permukaan

gelatin pada floating bath suhu 40˚C

- Diambil hasil pemotongan

menggunakan object glass

dan ditempatkan di atas

pelat pemanas

(5)

Preparat Histopatologi

- Pewarnaan dilakukan dengan pewarna Mayer’s Haematoxtlin

- Diteteskan 1-2 tetes xylen,

ditutup menggunakan deck

glass

Referensi

Dokumen terkait

Ekstrak daun benalu kopi dibuat dalam konsentrasi 20; 40; 60; 80; 100 mg/ml, untuk diuji daya toksisitas dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) menggunakan larva

Perbandingan Toksisitas Ekstrak Teripang Holothuria atra Segar Dan Fermentasi Dengan Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) (Bambang Yulianto dan

Ekstrak daun benalu kopi dibuat dalam konsentrasi 20; 40; 60; 80; 100 mg/ml, untuk diuji daya toksisitas dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) menggunakan larva

Uji toksisitas dilakukan untuk mengetahui aktivitas yang terdapat pada ekstrak akar KB (Coptosapelta tomentosa) dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality

Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Daun Rumput Knop (Hyptis capitata Jacq.) dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).. Acute Toxicity of Knop Weed Leaves Ethanolic Extract

Identifikasi Fitokimia, Uji Aktivitas Antioksidan dengan Metode 1.1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH), dan Toksisitas dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa tingkat toksisitas dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) pada ekstrak Gastropoda jenis

43 penelitian uji toksisitas akut dengan menggunakan metode BSLT Brine Shrimp Lethality Test Brine Shirmp Lethality Test BSLT merupakan uji pendahuluan yang mengarah pada uji aktivitas