Informasi Dokumen
- Penulis:
- Muhamad Irwan
- Pengajar:
- Drs. BRM. Bambang Irawan, M.Si
- Sekolah: Universitas Sebelas Maret
- Mata Pelajaran: D-3 Bisnis Internasional
- Topik: Proses Sales Contract Pada CV. Andin Furniture Sukoharjo
- Tipe: tugas akhir
- Tahun: 2005
- Kota: Surakarta
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang masalah yang menjadi dasar penelitian mengenai proses sales contract pada CV. Andin Furniture. Ekspor sebagai pilar utama perekonomian nasional memiliki peran strategis dalam perdagangan internasional. Proses sales contract menjadi tahap awal yang penting karena mencakup kesepakatan antara eksportir dan importir. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses sales contract yang dilakukan oleh CV. Andin Furniture serta hambatan yang dihadapi dalam pembuatan sales contract.
1.1. Latar Belakang Masalah
Latar belakang menjelaskan pentingnya kegiatan ekspor dalam perekonomian dan bagaimana proses sales contract menjadi kunci dalam transaksi internasional. Penelitian ini berfokus pada CV. Andin Furniture yang dianggap telah berhasil dalam proses sales contract, dengan penjualan ekspor yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman yang baik mengenai proses ini dapat membantu perusahaan dalam mencapai kesuksesan di pasar global.
1.2. Perumusan Masalah
Perumusan masalah mencakup tiga pertanyaan utama: bagaimana proses sales contract yang dilakukan oleh CV. Andin Furniture, hambatan yang dihadapi dalam pembuatan sales contract, dan cara mengatasi hambatan tersebut. Pertanyaan ini menjadi fokus utama dalam penelitian ini untuk menggali lebih dalam mengenai praktik sales contract di perusahaan.
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis proses sales contract yang dilakukan oleh CV. Andin Furniture, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta mencari solusi untuk mengatasi hambatan tersebut. Dengan tujuan ini, diharapkan penelitian dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas proses sales contract.
1.4. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini tidak hanya untuk penulis dalam memahami aplikasi teori yang didapat selama kuliah, tetapi juga bagi perusahaan untuk meningkatkan kegiatan ekspor. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi berharga bagi pembaca mengenai proses sales contract dalam konteks perdagangan internasional.
1.5. Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, studi kepustakaan, dan observasi. Penelitian ini dilakukan di CV. Andin Furniture dengan fokus pada proses sales contract dan hambatan yang dihadapi. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai praktik sales contract di perusahaan.
II. LANDASAN TEORI
Bagian ini membahas teori-teori yang mendasari penelitian mengenai proses sales contract. Teori-teori ini mencakup pengertian ekspor, perjanjian, syarat-syarat perjanjian, serta pengertian dan tahapan sales contract. Pemahaman terhadap teori-teori ini sangat penting untuk menganalisis praktik yang dilakukan oleh CV. Andin Furniture.
2.1. Pengertian Ekspor dan Syaratnya
Ekspor didefinisikan sebagai kegiatan perdagangan yang melibatkan pengeluaran barang dari dalam negeri ke luar negeri. Syarat-syarat ekspor mencakup kepemilikan izin usaha dan memenuhi ketentuan yang berlaku. Pemahaman yang baik mengenai syarat-syarat ini penting bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan ekspor secara legal dan efisien.
2.2. Pengertian Perjanjian
Perjanjian adalah kesepakatan antara dua pihak yang mengikatkan diri untuk memenuhi kewajiban tertentu. Dalam konteks sales contract, perjanjian ini harus memenuhi syarat sah agar dapat diterima secara hukum. Pemahaman mengenai perjanjian membantu perusahaan dalam menyusun kontrak yang valid dan menghindari sengketa di kemudian hari.
2.3. Syarat Perjanjian dan Hapusnya Perjanjian
Syarat sahnya suatu perjanjian meliputi kesepakatan, kecakapan, objek yang jelas, dan sebab yang halal. Hapusnya perjanjian dapat terjadi melalui beberapa cara, seperti pembayaran, pembatalan, atau berakhirnya waktu. Mengetahui syarat-syarat ini penting untuk memastikan bahwa perjanjian yang dibuat tidak dapat dibatalkan secara sepihak.
2.4. Pengertian Sales Contract
Sales contract adalah perjanjian antara eksportir dan importir yang mencakup spesifikasi barang, syarat penyerahan, dan harga. Memahami komponen-komponen dalam sales contract akan membantu perusahaan dalam menyusun kontrak yang lengkap dan menghindari kesalahpahaman dengan pihak importir.
2.5. Tahap-Tahap Pokok Sales Contract
Tahap-tahap dalam sales contract meliputi promosi, inquiry, offersheet, ordersheet, sales contract, dan sales confirmation. Setiap tahap memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda, dan pemahaman yang baik mengenai setiap tahap akan membantu perusahaan dalam mengelola proses sales contract dengan lebih efektif.
III. DISKRIPSI OBYEK PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Bagian ini memberikan gambaran mengenai CV. Andin Furniture sebagai objek penelitian, termasuk sejarah berdirinya perusahaan, tujuan, lokasi, struktur organisasi, dan proses produksi. Selain itu, bagian ini juga membahas proses sales contract yang dilakukan oleh perusahaan.
3.1. Deskripsi Obyek Penelitian
CV. Andin Furniture didirikan dengan visi untuk memproduksi mebel berkualitas untuk pasar ekspor. Seiring dengan perkembangan, perusahaan telah berhasil menembus pasar internasional dan membangun reputasi yang baik. Deskripsi ini memberikan konteks yang jelas mengenai latar belakang dan tujuan perusahaan dalam melakukan ekspor.
3.2. Proses Sales Contract
Proses sales contract di CV. Andin Furniture meliputi beberapa tahap, mulai dari promosi hingga sales confirmation. Setiap tahap dilakukan dengan cermat untuk memastikan kesepakatan yang saling menguntungkan antara eksportir dan importir. Analisis terhadap proses ini menunjukkan betapa pentingnya komunikasi yang baik dan pemahaman yang mendalam mengenai kebutuhan pasar.
3.3. Hambatan dalam Pembuatan Sales Contract
Hambatan yang dihadapi oleh CV. Andin Furniture dalam pembuatan sales contract seringkali berkaitan dengan penentuan harga dan kesepakatan syarat pembayaran. Identifikasi hambatan ini penting untuk mencari solusi yang tepat agar proses sales contract dapat berjalan lebih lancar.
3.4. Cara Mengatasi Hambatan Pembuatan Sales Contract
Perusahaan mengatasi hambatan dalam pembuatan sales contract dengan strategi pengalihan biaya dan penegasan syarat pembayaran yang jelas. Pendekatan ini membantu menciptakan kesepakatan yang saling menguntungkan dan meminimalkan risiko konflik di kemudian hari.
IV. KESIMPULAN DAN SARAN
Bagian ini menyajikan kesimpulan dari penelitian mengenai proses sales contract di CV. Andin Furniture dan memberikan saran untuk perbaikan di masa mendatang. Kesimpulan menekankan pentingnya proses sales contract yang sistematis dan terstruktur.
4.1. Kesimpulan
Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa CV. Andin Furniture telah melaksanakan proses sales contract sesuai prosedur yang berlaku. Meskipun ada hambatan, perusahaan mampu mengatasi dengan baik dan tetap menjaga hubungan baik dengan importir.
4.2. Saran
Saran yang diberikan adalah untuk meningkatkan sistem pembayaran menggunakan L/C dan melakukan evaluasi terhadap strategi pengalihan biaya. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan dalam perdagangan internasional dan mengurangi risiko yang mungkin timbul.
Referensi Dokumen
- Kontrak Dagang Ekspor ( Amir, M.S )
- Teknik dan Strategi Bisnis Ekspor di Indonesia ( Bery, Punan Ignatius )
- Transaksi Ekspor-Impor ( Hutabarat, Roselyne )
- Metodelogi Penelitian Kualitatif ( Moleong, Lexy J )
- Pedoman Penulisan Tugas Akhir dan Magang Kerja ( Murti, Hari dan Agung, Setyo Wahyu )