• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENUNJUK UKURAN DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU1.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KATA PENUNJUK UKURAN DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU1."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENUNJUK UKURAN

DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU1 Oleh

Dra. Leni Syafyahya, Aslinda, Azye Murni

No. Kontrak : 089/J.16/PL/DIPA/IV/2005.

ABSTRAK

Setiap kelompok masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, mempunyai cara tersendiri dalam menentukan ukuran atau jumlah suatu benda. Demikian pula halnya dengan masyarakat di Minangkabau, mereka mempunyai cara yang unik dan menarik dalam menentukan ukuran suatu benda.Dalam tulisan ini, dideskripsikan dan dianalisis kata penunjuk ukuran dalam masyarakat Minangkabau. Dalam pendeskripsian dan penganalisisan itu, dijelaskan kata penunjuk ukuran dan klasifikasinya, variasi penggunaan, serta hubungan pemilihan penggunaan kata tersebut dengan konsep budaya Minangkabau “Alam Takambang Jadi Guru”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dibagi atas tiga tahap yaitu,(1), tahap penyediaan data, (2) tahap analisis data, dan (3) tahap analisis data. Pada tahap penyediaan data digunakan metode simak dan metode cakap dengan teknik catat dan teknik sadap. Data didapatkan dari sumber tertulis dan lisan yakni kaba dan tuturan masyarakat Minangkabau. Dalam penganalisisan data, digunakan metode padan referensial dan metode agih. Dalam penyajian hasil analisis, digunakan metode formal dan informal.Berdasarkan hasil analisis, kata penunjuk ukuran dalam masyarakat Minangkabau dapat diklasifikasi atas empat bagian, yaitu kata penunjuk ukuran untuk ukuran panjang, ukuran takaran, ukuran berat, dan ukuran untuk mata uang. Di samping itu, penggunaan kata penunjuk ukuran sangat dipengaruhi oleh faktor situasional yaitu tempat penggunaan kata penunjuk ukuran itu. Karena dipengaruhi oleh tempat penggunaannya, hal itu mengakibatkan kata penunjuk ukuran yang sama kadangkala memiliki makna yang berbeda di daerah lain. Dengan demikian, terjadi variasi makna dalam kata penunjuk ukuran tersebut. Konsep penggunaan kata penunjuk ukuran ini juga berkaitan dengan konsep budaya Minangkabau yaitu “Alam Takambang jadi Guru”.

Kata Kunci: Kata, Penunjuk Ukuran, Minangkabau

Referensi

Dokumen terkait

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan kata para siswa dalam karangan, apakah mereka menggunakan diksi atau pemilihan kata bahasa yang

Hal ini berarti bahwa 14,1% variasi variabel audit delay dapat dijelaskan oleh variabel total aset, leverage , opini audit, dan ukuran KAP, sedangkan sisanya

Apakah penggunaan tempe koro benguk ( Mucuna pruriens ) dan tempe koro pedang ( Canavalia ensiformis ) dengan perlakuan variasi pengecilan ukuran (pengirisan dan

Hasil dari penelitian didapatkan bahwa variasi laju alir, jumlah lubang pada nozzle, dan ukuran isian tidak mempengaruhi distribusi ukuran tetes.. Untuk kolom

penggunaan kata berimbuhan dalam laporan praktik kerja industri, dari 764 penggunaan kata bersimulfiks, penggunaan yang tepat ditemukan sebanyak 736 kata atau sebesar 25,10%,

Dari tabel 4 di atas dapat dijelaskan bahwa kemampuan variabel hubungan politik, ukuran KAP, audit tenure , leverage , kerugian perusahaan, serta kas dan setara kas

Namun setakat ini, penggunaan yang paling banyak adalah kata 之 sebagai partikel yang maknanya sama dengan partikel struktural 的 ; pronomina penunjuk (demonstrativa) yang

Dalam skripsi ini, penulis akan membatasi pada analisis kesalahan responden dalam membedakan penggunaan kata tunjuk ko ( こ), so (そ), a (あ) jenis bunmyakushiji, dan