Analisis Pengaruh Ion Cd(II) Pada Penentuan Ion Fe(II) Dengan Pengompleks 1,10-Fenantrolin Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis
Teks penuh
Dokumen terkait
Nilai konstanta kesetimbangan tersebut menunjukkan bahwa nilai konstanta kesetimbangan Mn(II)- Fenantrolin dan As(III)-Fenantrolin lebih besar dari nilai konstanta
Dalam penelitian ini dilakukan penentuan gangguan ion Mg(II) dalam analisa besi dengan pereduksi natrium tiosulfat dan pengompleks o- fenantrolin pada pH 4,5 menggunakan
Penentuan panjang gelombang maksimum dari kompleks Fe(II)-fenantrolin merupakan pengukuran awal yang dilakukan dalam penelitian ini, Panjang gelombang maksimum
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa analisa besi dengan pengompleks o- fenantrolin dan pereduksi natrium tiosulfat pada kondisi pH 4,5
Data mengenai penentuan panjang gelombang maksimum (λ), absorbansi (A) kalibrasi dan absorbansi (A) dari penambahan ion Al 3+ dari senyawa kompleks
Kurva absorbansi kompleks Fe(III)-fenantrolin pada panjang gelombang 300-450 nm dengan interval 5 nm Pada Gambar 1 dapat dilihat bahwa absorbansi maksimal berada pada
Sebeluln dilakukan analisis zirkonium dalam paduan U-Zr terlebih dahulu paduan tersebut dilarutkan menggunakan asam florida 1M dan asam nitrat 1M Dari hasil percobaan diperoleh
Dari hasil percobaan menggunakan metoda spektrofotometer UV-Vis dapat disimpulkan bahwa, pengompleks arsenazo III dapat digunakan untuk penentuan zirkonium pada