Janganlah engkau mengatakan “Wahai fulan, mohonkan ampunan dari Allah untukku!”, selama mana engkau tidak melakukan dosa dan kesalahan pada hak si fulan tadi, kerana tiada hubungannya sama sekali bagi si fulan buat meminta maaf dan
ampunan, selagi engkau tidak berbuat salah dan dosa pada haknya..
:ﺔﻛﺭﺎﺸﻤﻟﺍ ﺱﺎﺒﺘﻗﺍ 175662 ﻦﻣ :ﻉﻮﺿﻮﻤﻟﺍ Janganlah engkau mengatakan “Wahai fulan, mohonkan ampunan dari Allah untukku!”, selama mana
engkau tidak melakukan dosa dan kesalahan pada hak si fulan..
ﻲﻧﺎﻤﻴﻟﺍ ﺪﻤﺤﻣ ﺮﺻﺎﻧ ﻡﺎﻣﻹﺍ Al-Imam Naser Mohammed Al-Yamani ـﻫ 1431 - 10 - 28 ـﻣ 2010 - 10 - 07 ًﺀﺎﺴﻣ 09:59 ـــــــــــــــــــ
ﺎﻣ !ﷲﺍ ﻲﻟ ﺮﻔﻐﺘﺳﺍ ﻥﻼﻓ ﺎﻳ ﻞﻘﺗ ﻼﻓ ﺍﺫﺈﻓ ،ﻪّﻘﺣ ﻲﻓ ًﺎﻤﺛﺇ ﺖﺒﻜﺗﺭﺍ ﻦﻜﺗ ﻢﻟ ﻼﻓ ًﺎﻤﺛﺇ ﻪّﻘﺣ ﻲﻓ ﺖﺒﻜﺗﺭﺍ ﻦﻜﺗ ﻢﻟ ..ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍﻭ ﻮﻔﻌﻟﺍ ﺐﻠﻄﺑ ﻪﻟ ﺔﻗﻼﻋ Janganlah engkau mengatakan “Wahai fulan, mohonkan ampunan dari Allah untukku!”, selama mana engkau tidak melakukan
dosa dan kesalahan pada hak si fulan tadi, kerana tiada hubungannya sama sekali bagi si fulan buat meminta maaf dan ampunan, selagi engkau tidak berbuat salah dan dosa pada haknya.. ﺓﻼﺼﻟﺍﻭ ،ﻢﻴﺣﺮﻟﺍ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﷲﺍ ﻢﺴﺑ
ﻦﻴﻠﺳﺮُﻤﻟﺍﻭ ﺀﺎﻴﺒﻧﻷﺍ ﻢﺗﺎﺧ ﻰﻠﻋ ﻡﻼﺴﻟﺍﻭ ﻦﻴﻌﺑﺎﺘﻟﺍﻭ ﻦﻳﺮﻫﺎﻄﻟﺍ ﻦﻴﺒﻴﻄﻟﺍ ﻪﻟﺁﻭ ..ﻦﻳﺪﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﻰﻟﺇ ّﻖﺤﻠﻟ Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani, sholawat dan salam ke atas Penutup Para Nabi dan Rasul, ke atas keluarganya yang bersih (dengan bertaubat) dan
suci (dari syirik), serta ke atas para pengikut kebenaran hinggalah Hari Pengadilan.. ﻰﻠﻋ ﺎﻨﻌﻠّﻃﺍ ﺪﻗ ،ﺭﺎﺼﻧﻷﺍ ﻲﻧﺍﻮﺧﺇ ﺐﻠﻃ ﻝﻮﺣ ﻢﻜﻨﻴﺑ ﺎﻤﻴﻓ ﻢﻛﺭﺍﻮﺣ ﺐﻠﻄﻳﻭ ﺮﻔﻐﻴﻟ ﺪﺒﻌﻟﺍ ﻦﻣ ﺭﺎﻔﻐﺘﺳﻻﺍ ﻚﻟﺫ ﺎﻤﻧﺇﻭ ،ّﺏﺮﻟﺍ ﻦﻣ ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍ ﻪﻴﺧﻷ ﺪﺒﻌﻟﺍ ّﻖﺣ ﻲﻓ ُﺪﺒﻌﻟﺍ ﻢﺛﺄﻳ ْﻥﺃ ﺔﻟﺎﺣ ﻲﻓ َﺪﺒﻌﻟﺍ ﻪﻴﺧﺃ ﻰﻟﺇ ُﺪﺒﻌﻟﺍ ﻲﺗﺄﻳ ﻢﺛ ﻦﻣﻭ
ﻪﻧﻮﻜﻟ ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍﻭ ﻮﻔﻌﻟﺍ ﻪﻨﻣ ﺐﻠﻄﻴﻟ ﻦﻋ ﺪﺒﻌﻟﺍ ﻝﺯﺎﻨﺘﻳ ﻢﺛ ،ﻪّﻘﺣ ﻲﻓ ﻢﺛﺁ ،ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍ ﺎﻤﻬﺑﺭ ﻦﻣ ﻪﻟ ﺐﻠﻄﻳﻭ ﻪّﻘﺣ ﺪﻗ ﻲﻧﺇ ﻢﻬﻠﻟﺍ" :ﺪﺒﻌﻟﺍ ﻝﻮﻘﻳ ﻢﺛ ﻦﻣﻭ ﺖﻧﺃﻭ ﻢﻳﺮﻜﻟﺍ ﻚﻬﺟﻮﻟ ﻲﺧﺃ ﻦﻋ ﺕﻮﻔﻋ ﻪﻠﻌﻓ ﺎﻣ ﻪﻟ ﺮﻔﻏﺎﻓ ﻙﺪﺒﻋ ﻦﻣ ﻡﺮﻛﺃ ﺮﻔﻐﻳ ﻢﺛ ، "ﻦﻴﻤﺣﺍﺮﻟﺍ ﻢﺣﺭﺃ ﺖﻧﺃﻭ ﻲﺑ :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﻮﻘﻟ ًﺎﻘﻳﺪﺼﺗ ،ﻪﻟ ﷲﺍ ﱠﻥِﺈَﻓ ﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺗَﻭ ﺍﻮُﺤَﻔْﺼَﺗَﻭ ﺍﻮُﻔْﻌَﺗ ْﻥِﺇَﻭ} ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {ٌﻢﻴِﺣَﺭ ٌﺭﻮُﻔَﻏ َﻪﱠﻠﻟﺍ .[14:ﻦﺑﺎﻐﺘﻟﺍ]
Saudara-saudaraku para anshar, sesungguhnya kami telah membaca perbualan di antara kalian seputar memohon istighfar -minta untuk memohonkan ampunan-dari seorang hamba Allah supaya diampuni, dengan meminta saudaranya memohonkan ampunan
untuknya dari Tuhan. Sesungguhnya demikian ini hanyalah pada situasi bilamana seorang hamba Allah telah berbuat salah dan berdosa pada hak hamba Allah yang lain, lalu hamba Allah (yang bersalah) tadi datang pada saudaranya untuk
memohon maaf dan ampun darinya kerana dia telah berdosa pada hak orang itu, kemudian memintanya agar melepaskan haknya dan memohon dari Tuhannya agar mengampuninya, dan setelah itu hamba Allah saudaranya itu berdoa:
“Ya Allah, sesungguhnya aku telah memaafkan saudaraku semata-mata -mengharap keredhaan Mu Yang Maha Mulia, sedang Engkau-lah Yang Paling Mulia dari hamba-Mu ini, maka ampunilah dia dan segala yang telah dia perbuat terhadapku
kerana Engkau-lah Yang Paling Pengasih dari sekalian yang mengasihi”, baru kemudian Allah mengampuni saudaranya, benarlah firman Allah Ta'ala: dan kalau kamu memaafkan dan tidak marahkan (mereka)
serta mengampunkan kesalahan mereka (maka Allah akan berbuat demikian kepada kamu), kerana sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (14) Maha Benar Allah [At-Taghobun]
ًﺎﻤﺛﺇ ﺍﻮﺒﻜﺗﺭﺍ ﺫﺇ ﻒﺳﻮﻳ ﺩﻻﻭﺃ ﻞﺜﻤﻛ ﻰﻠﻋ ﻢﻬّﻨﻣﺃ ﻱﺬﻟﺍ ﻢﻬﻴﺑﺃ ّﻖﺣ ﻲﻓ ﻯًﺫﺃﻭ ﻲﻓ ﻪﺑ ﺍﻮﻘﻟﺃ ﻢﺛ ﻦﻣﻭ ،ﻒﺳﻮﻳ ﻢﻬﻴﺧﺃ ﻯًﺫﺃ ﻢﻫﺎﺑﺃ ﺍﻭﺫﺁﻭ ﱢﺐﺠﻟﺍ ﺐﻫﺎﻴﻏ ّﻖﺤﻟﺍ ﺺﺤﺼﺣ ﻥﺃ ﺪﻌﺑﻭ ،ًﺎﻤﻴﻈﻋ ﺎَﻧﺎَﺑَﺃ ﺎَﻳ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ} ﻢﺛ ﻦﻣﻭ ﻢﻬﺒﻧﺬﺑ ﺍﻭّﺮﻗﺃﻭ َﻦﻴِﺌِﻃﺎَﺧ ﺎﱠﻨُﻛ ﺎﱠﻧِﺇ ﺎَﻨَﺑﻮُﻧُﺫ ﺎَﻨَﻟ ْﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍ ﻲِّﺑَﺭ ْﻢُﻜَﻟ ُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳَﺃ َﻑْﻮَﺳ َﻝﺎَﻗ ﴾٩٧﴿ ﻕﺪﺻ {﴾٩٨﴿ ُﻢﻴِﺣﱠﺮﻟﺍ ُﺭﻮُﻔَﻐْﻟﺍ َﻮُﻫ ُﻪﱠﻧِﺇ .[ﻒﺳﻮﻳ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ Misalnya seperti
saudara-saudara Yusuf AS, ketika mereka melakukan dosa pada hak ayah mereka dan menyakiti Yusuf, padahal ayah mereka telah mempercayakan Yusuf kepada mereka, lantas mereka membuang Yusuf ke dalam sumur dan mereka telah menyakiti
ayah mereka sehingga dia menanggung kesedihan yang mendalam. Setelah jelas peristiwa sebenarnya yang telah berlaku dan mereka juga telah mengakui dosa mereka, lantaran itu Mereka berkata: "Wahai ayah kami! Mintalah
ampun bagi kami akan dosa-dosa kami; sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah".(97) Nabi Yaakub berkata: "Aku akan meminta ampun bagi kamu dari Tuhanku; sesungguhnya Dia lah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani". (98)
Maha Benar Allah [Yusuf] ﺎﻣ ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﻥﺃ ﻥﻭﺪﻳﺮﻳ ﺎﻤﻧﺇﻭ ﻪّﻘﺣ ﻲﻓ ﺍﻮﺒﻜﺗﺭﺍ ﻢﻬﻧﻮﻜﻟ ﻪﺑ ﻩﻮﻠﻌﻓ ﻦﻣ ﻩﺎﻨﻴﻋ ﺖﱠﻀﻴﺑﺍ ﻰﺘﺣ ًﺎﻤﻴﻈﻋ ًﺎﻤﺛﺇ ﺎَﻧﺎَﺑَﺃ ﺎَﻳ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ} :ﺍﻮﻟﺎﻗ ﻚﻟﺬﻟﻭ ،ﻥﺰُﺤﻟﺍ َﻦﻴِﺌِﻃﺎَﺧ ﺎﱠﻨُﻛ ﺎﱠﻧِﺇ ﺎَﻨَﺑﻮُﻧُﺫ ﺎَﻨَﻟ ْﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍ ﻲِّﺑَﺭ ْﻢُﻜَﻟ ُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳَﺃ َﻑْﻮَﺳ َﻝﺎَﻗ ﴾٩٧﴿ ﻕﺪﺻ {﴾٩٨﴿ ُﻢﻴِﺣﱠﺮﻟﺍ ُﺭﻮُﻔَﻐْﻟﺍ َﻮُﻫ ُﻪﱠﻧِﺇ .[ﻒﺳﻮﻳ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ
Sesungguhnya mereka hanya menginginkan agar ayah mereka memohonkan ampunan untuk mereka atas perbuatan mereka terhadap ayah mereka, kerana mereka telah berbuat dosa besar pada hak ayah mereka, sampaikan keduamata
ayah mereka menjadi putih kerana kesedihan, sebab itu mereka berkata: Mereka berkata: "Wahai ayah kami! Mintalah ampun bagi kami akan dosa-dosa kami; sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah".(97) Nabi
Yaakub berkata: "Aku akan meminta ampun bagi kamu dari Tuhanku; sesungguhnya Dia lah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani". (98) Maha Benar Allah [Yusuf] ﻒﺳﻮﻳ ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﺭﺎﻔﻐﺘﺳﺍ ﻚﻟﺬﻛﻭ
،ﻪﻴﺧﺃ ﱢﻖﺣﻭ ﻪّﻘﺣ ﻲﻓ ﺍﻮِﻤﺛﺃ ﺫﺇ ﻪﺗﻮﺧﻹ ﺎﱠﻣ ﻢُﺘْﻤِﻠَﻋ ْﻞَﻫ َﻝﺎَﻗ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ْﻢُﺘﻧَﺃ ْﺫِﺇ ِﻪﻴِﺧَﺃَﻭ َﻒُﺳﻮُﻴِﺑ ﻢُﺘْﻠَﻌَﻓ َﺖﻧَﻷَ َﻚﱠﻧِﺇَﺃ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ ﴾٨٩﴿ َﻥﻮُﻠِﻫﺎَﺟ ﻲِﺧَﺃ ﺍَﺬٰـَﻫَﻭ ُﻒُﺳﻮُﻳ ﺎَﻧَﺃ َﻝﺎَﻗ ُﻒُﺳﻮُﻳ ِﻖﱠﺘَﻳ ﻦَﻣ ُﻪﱠﻧِﺇ ﺎَﻨْﻴَﻠَﻋ ُﻪـﱠﻠﻟﺍ ﱠﻦَﻣ ْﺪَﻗ َﺮْﺟَﺃ ُﻊﻴِﻀُﻳ ﻻَ َﻪـﱠﻠﻟﺍ ﱠﻥِﺈَﻓ ْﺮِﺒْﺼَﻳَﻭ ْﺪَﻘَﻟ ِﻪـﱠﻠﻟﺎَﺗ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ ﴾٩٠﴿ َﻦﻴِﻨِﺴْﺤُﻤْﻟﺍ َﻦﻴِﺌِﻃﺎَﺨَﻟ ﺎﱠﻨُﻛ ﻥِﺇَﻭ ﺎَﻨْﻴَﻠَﻋ ُﻪـﱠﻠﻟﺍ َﻙَﺮَﺛﺁ َﻡْﻮَﻴْﻟﺍ ُﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ َﺐﻳِﺮْﺜَﺗ ﻻَ َﻝﺎَﻗ ﴾٩١﴿ َﻦﻴِﻤِﺣﺍﱠﺮﻟﺍ ُﻢَﺣْﺭَﺃ َﻮُﻫَﻭ ْﻢُﻜَﻟ ُﻪـﱠﻠﻟﺍ ُﺮِﻔْﻐَﻳ .[ﻒﺳﻮﻳ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {﴾٩٢﴿
Demikian juga permohonan ampun oleh Rasulullah Yusuf -untuk saudara saudaranya, Allah Ta'ala berfirman: Yusuf berkata: "Apakah kalian mengetahui [kejelekan] apa yang telah kalian lakukan terhadap Yusuf dan saudaranya ketika
kalian tidak mengetahui [akibat] perbuatanmu itu?". (89) Mereka berkata:"Apakah engkau ini benar-benar Yusuf?" Yusuf menjawab: "Akulah Yusuf dan ini saudaraku. Sesungguhnya Allah telah melimpahkan karunia-Nya kepada kami". Sesungguhnya
barangsiapa yang bertakwa dan bersabar, maka sesungguhnya -Allah tidak menyia -nyiakan pahala orang orang yang berbuat baik".(90) Mereka berkata: "Demi Allah, sesungguhnya Allah telah melebihkanmu atas kami, dan sesungguhnya kami
adalah orang-orang yang bersalah [berdosa]". (91) Dia [Yusuf] berkata: "Pada hari ini tak ada cercaan -terhadap kalian, mudah mudahan Allah mengampuni kalian, dan Dia adalah Yang Paling Penyayang dari semua yang menyayangi."(92) Maha Benar Allah
[Yusuf] :ﻥﻮﻟﻮﻘﻳﻭ ﻲﺒﻨﻟﺍ ﻥﻭﺫؤﻳ ﻦﻳﺬﻟﺍ ﻚﻟﺬﻛﻭ ﻥﻮﻔﻠﺤﻳ ﻑﻮﺳ ﻢﻬﻧﺇ ﻰﻨﻌﻤﺑ ؛ٌﻧﺫُﺃ ﻮﻫ ﺔﻟﺎﺳﺮﻟﺍ ﻲﻓ ﻻﻭ ﻪﻴﻓ ﺍﻮﻟﺎﻗ ﺎﻣ ﻢﻬﻧﺃ ﻪﻟ ﻝﺎﻗﻭ ،ﻢﻬﻗﺪﺼﻴﻓ ًﺍﺮﻴﺧ ﻻﺇ ﺎﻬﺑ ﺀﺎﺟ ﻲﺘﻟﺍ َﻥﻭُﺫْؤُﻳ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ُﻢُﻬْﻨِﻣَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ٍﺮْﻴَﺧ ُﻥُﺫُﺃ ْﻞُﻗ ٌﻥُﺫُﺃ َﻮُﻫ َﻥﻮُﻟﻮُﻘَﻳَﻭ ﱠﻲِﺒﱠﻨﻟﺍ {َﻦﻴِﻨِﻣْؤُﻤْﻠِﻟ ُﻦِﻣْؤُﻳَﻭ ِﻪﱠﻠﻟﺎِﺑ ُﻦِﻣْؤُﻳ ْﻢُﻜَﻟ .[61:ﺔﺑﻮﺘﻟﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ
Begitu juga orang-orang yang menyakiti Nabi dan mereka mengatakan: Nabi percaya begitu sahaja semua yang didengarnya; bermakna mereka kelak akan bersumpah pada Nabi bahawa mereka tidak mengatakan mengenai Nabi dan tidak pula mengenai risalah yang
Nabi bawa kecuali kebaikan supaya Nabi percaya kepada mereka, Allah Ta'ala berfirman: -Di antara mereka [orang orang munafik] ada yang menyakiti Nabi dan mengatakan: "Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya". Katakanlah: "Ia mempercayai semua
yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah, -mempercayai orang orang mu’min Maha Benar Allah [At-Taubah] ﺎَﻣ ِﻪّﻠﻟﺎِﺑ َﻥﻮُﻔِﻠْﺤَﻳ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ْﺍﻭُﺮَﻔَﻛَﻭ ِﺮْﻔُﻜْﻟﺍ َﺔَﻤِﻠَﻛ ْﺍﻮُﻟﺎَﻗ ْﺪَﻘَﻟَﻭ ْﺍﻮُﻟﺎَﻗ ﺎَﻣَﻭ ْﺍﻮُﻟﺎَﻨَﻳ ْﻢَﻟ ﺎَﻤِﺑ ْﺍﻮﱡﻤَﻫَﻭ ْﻢِﻬِﻣَﻼْﺳِﺇ َﺪْﻌَﺑ ﻦِﻣ ُﻪُﻟﻮُﺳَﺭَﻭ ُﻪّﻠﻟﺍ ُﻢُﻫﺎَﻨْﻏَﺃ ْﻥَﺃ ﱠﻻِﺇ ْﺍﻮُﻤَﻘَﻧ
ﻥِﺇَﻭ ْﻢُﻬﱠﻟ ﺍًﺮْﻴَﺧ ُﻚَﻳ ْﺍﻮُﺑﻮُﺘَﻳ ﻥِﺈَﻓ ِﻪِﻠْﻀَﻓ ﻲِﻓ ﺎًﻤﻴِﻟَﺃ ﺎًﺑﺍَﺬَﻋ ُﻪّﻠﻟﺍ ُﻢُﻬْﺑﱢﺬَﻌُﻳ ﺍْﻮﱠﻟَﻮَﺘَﻳ ﻦِﻣ ِﺽْﺭَﻷﺍ ﻲِﻓ ْﻢُﻬَﻟ ﺎَﻣَﻭ ِﺓَﺮِﺧﻵﺍَﻭ ﺎَﻴْﻧﱡﺪﻟﺍ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {ٍﺮﻴِﺼَﻧ َﻻَﻭ ﱟﻲِﻟَﻭ ﻢﻬﻟ ﷲﺍ ﺮﻔﻐﻳ ﻦﻟﻭ ،[74:ﺔﺑﻮﺘﻟﺍ] ﷲﺍ ﻝﻮﺳﺭ ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﺘﺳﺍ ﻮﻟﻭ ﻰﺘﺣ ﻢﻟ ﺎﻣ -ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻟﺁﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ-ﻢﻬﺑﻮﻠﻗ ﺺﻟﺎﺧ ﻦﻣ ﷲﺍ ﺍﻭﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ،ًﺎﺑﺎﺘﻣ ﷲﺍ ﻰﻟﺇ ﺍﻮﺑﻮﺘﻴﻓ ْﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﺗ َﻻ ْﻭَﺃ ْﻢُﻬَﻟ ْﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ًﺓﱠﺮَﻣ َﻦﻴِﻌْﺒَﺳ ْﻢُﻬَﻟ ْﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﺗ ﻥِﺇ ْﻢُﻬَﻟ ْﻢُﻬﱠﻧَﺄِﺑ َﻚِﻟَﺫ ْﻢُﻬَﻟ ُﻪّﻠﻟﺍ َﺮِﻔْﻐَﻳ ﻦَﻠَﻓ
ﻱِﺪْﻬَﻳ َﻻ ُﻪّﻠﻟﺍَﻭ ِﻪِﻟﻮُﺳَﺭَﻭ ِﻪّﻠﻟﺎِﺑ ْﺍﻭُﺮَﻔَﻛ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {َﻦﻴِﻘِﺳﺎَﻔْﻟﺍ َﻡْﻮَﻘْﻟﺍ .[80:ﺔﺑﻮﺘﻟﺍ] Firman Allah Ta'ala: Mereka [orang-orang munafik itu] bersumpah dengan [nama] Allah, bahwa mereka tidak mengatakan [sesuatu yang menyakitimu]. Sesungguhnya mereka
telah mengucapkan perkataan kekafiran, dan telah menjadi kafir sesudah Islam, dan mengingini apa yang mereka tidak dapat mencapainya; dan mereka tidak mencela [Allah dan Rasul-Nya], kecuali karena Allah dan Rasul-Nya telah -melimpahkan karunia
Nya kepada mereka. Maka jika mereka bertaubat, itu adalah lebih baik bagi mereka, dan jika mereka berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih di dunia dan di akhirat; dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung dan tidak
[pula] penolong di muka bumi. (74) MahaBenar Allah [At-Taubah] Allah sama sekali tidak akan mengampuni mereka, meskipun sekiranya Rasulullah SAW memohonkan ampunan untuk mereka, selagimana mereka
sendiri tidak meminta ampunan Allah dari ketulusan hati mereka, dengan kembali bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benar taubat, firman Allah Ta'ala: (Orang-orang munafik itu) sama sahaja engkau meminta ampun untuk
mereka atau engkau tidak meminta ampun bagi mereka. Jika engkau (wahai Muhammad) meminta ampun bagi mereka tujuh puluh kali (sekalipun) maka Allah tidak sekali-kali mengampunkan mereka; yang demikian itu, kerana mereka telah
kufur kepada Allah dan RasulNya; dan Allah tidak akan memberi hidayat petunjuk kepada kaum yang fasik. (80) Maha Benar Allah [At-Taubah] ﻲﻓ ﺍﻮﻓﺮﺘﻗﺍ ﺎﻣ ﻰﻠﻋ ﺍﻮﻣﺪﻧ ﻮﻟ ﻢﻬﻨﻜﻟﻭ ﷲﺍ ﻥﻭﺫؤﻳ ﻢﻬﻧﻮﻜﻟ ﻪﻟﻮﺳﺭﻭ ﷲﺍ ّﻖﺣ ﻝﻮﺳﺭ ﺪﻤﺤﻣ ﻰﻟﺇ ﺍﻭءﺎﺟ ﻮﻠﻓ ؛ﻬﻟﻮﺳﺭﻭ
-ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻟﺁﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ- ﷲﺍ ﻥﺃ ﻪﻨﻣ ﺍﻮﺒﻠﻃﻭ ﻢﻬﺒﻧﺬﺑ ﺍﻮﻓﺮﺘﻋﺎﻓ ًﺎﻤﻠُﻇ ﻪﻴﻓ ﻩﻮﻟﺎﻗ ﺎﻣ ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﻝﻮﺳﺮﻟﺍ ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﺘﺴﻴﺴﻓ ،ًﺍﺭﻭﺯﻭ ﺎﻣ -ﻢﻠﺳﻭ ﻪﻟﺁﻭ ﻪﻴﻠﻋ ﷲﺍ ﻰﻠﺻ-:ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ،ﻯﺫﻷﺍ ﻦﻣ ﻪﺑ ﺍﻮﻠﻌﻓ َﻉﺎَﻄُﻴِﻟ ﻻﱠِﺇ ٍﻝﻮُﺳﱠﺭ ﻦِﻣ ﺎَﻨْﻠَﺳْﺭَﺃ ﺎَﻣَﻭ} ﺍﻮُﻤَﻠﱠﻇ ﺫِﺇ ْﻢُﻬﱠﻧَﺃ ْﻮَﻟَﻭ ۚ ِﻪـﱠﻠﻟﺍ ِﻥْﺫِﺈِﺑ َﻪـﱠﻠﻟﺍ ﺍﻭُﺮَﻔْﻐَﺘْﺳﺎَﻓ َﻙﻭُءﺎَﺟ ْﻢُﻬَﺴُﻔﻧَﺃ َﻪـﱠﻠﻟﺍ ﺍﻭُﺪَﺟَﻮَﻟ ُﻝﻮُﺳﱠﺮﻟﺍ ُﻢُﻬَﻟ َﺮَﻔْﻐَﺘْﺳﺍَﻭ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {﴾٦٤﴿ ﺎًﻤﻴِﺣﱠﺭ ﺎًﺑﺍﱠﻮَﺗ .[ﺀﺎﺴﻨﻟﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ
Akan tetapi mereka itu, jika mereka sungguh menyesali atas perlakuan mereka pada -hak Allah dan Rasul Nya, kerana mereka telah menyakiti Allah dan Rasul-Nya; maka sekiranya mereka datang kepada Muhammad Rasulullah
SAW dan mengakui dosa mereka lalu meminta Rasulullah agar memohon ampun untuk mereka dari apa-apa yang telah mereka katakan terhadap Rasulullah dengan aniaya lagi penuh kedustaan, tentu Rasul SAW akan memohonkan ampunan untuk mereka
atas perbuatan mereka menyakiti Rasul, Allah Ta'ala berfirman: Dan Kami tidak mengutus seseorang Rasul pun melainkan supaya dia ditaati dengan izin Allah dan kalaulah mereka ketika menganiaya diri mereka sendiri datang
kepadamu (wahai Muhammad) lalu mereka memohon ampun kepada Allah dan Rasulullah juga memohon ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani.(64) Maha Benar Allah [An-Nisa]
ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﺎﻤﻧﺇﻭ ﷲﺍ ﻥﻭﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﻞﺑ ﷲﺍ ﻝﺎﻗ ﻚﻟﺬﻟﻭ ،ﻪّﻘﺣ ﻲﻓ ﻝﻮﺳﺮﻟﺍ َﺮَﻔْﻐَﺘْﺳﺍَﻭ َﻪﱠﻠﻟﺍ ﺍﻭُﺮَﻔْﻐَﺘْﺳﺎَﻓ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ {ﺎًﻤﻴِﺣَﺭ ﺎًﺑﺍﱠﻮَﺗ َﻪﱠﻠﻟﺍ ﺍﻭُﺪَﺟَﻮَﻟ ُﻝﻮُﺳﱠﺮﻟﺍ ُﻢُﻬَﻟ ﻱﺃ ؛[64:ءﺎﺴﻨﻟﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ ﻪّﻘﺣ ﻲﻓ ﻝﻮﺳﺮﻟﺍ ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﺘﺳﺎﻓ ّﻖﺣ ﻲﻓ ﻢﺛﻹﺍ ﻑﺮﺘﻘُﻳ ﻦﻴﺣ ﻚﻟﺫﻭ ﷲﺍ ﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﻥﺃ ﻪﻨﻣ ﺐﻠﻄُﻴﻓ ﺪﺒﻌﻟﺍ ﻰﺘﺣ ﻚﻟﺫﻭ ﻪﺑ ﻩﻮﻠﻌﻓ ﺎﻤﻴﻓ ﻢﻬﻟ .ﻩﺪﺒﻋ ّﻖﺣ ﻲﻓ ﻢﺛﻹﺍ ﻢﻬﻟ ﷲﺍ ﺮﻔﻐﻳ
ْﻥِﺇَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﻮﻘﻟ ًﺎﻘﻳﺪﺼﺗ َﻪﱠﻠﻟﺍ ﱠﻥِﺈَﻓ ﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺗَﻭ ﺍﻮُﺤَﻔْﺼَﺗَﻭ ﺍﻮُﻔْﻌَﺗ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {ٌﻢﻴِﺣَﺭ ٌﺭﻮُﻔَﻏ .[14:ﻦﺑﺎﻐﺘﻟﺍ] Bahkan hendaklah mereka memohon ampun kepada Allah, hanya sahaja Rasulullah memohonkan ampunan bagi mereka pada hak Rasul, kerana itulah
Allah Ta'ala berfirman: lalu mereka memohon ampun kepada Allah dan Rasulullah juga memohon ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat, lagi Maha Mengasihani. -Maha Benar Allah [An Nisa]; yakni, Rasulullah memohon ampunan
untuk mereka pada haknya. Demikianlah tatkala dosa diperbuat pada hak seorang hamba Allah, maka darinya diminta agar dia memohon keampunan Allah untuk mereka pada kesalahan dosa yang mereka perbuat padanya,
demikian itu agar Allah mengampuni bagi mereka atas kesalahan -dosa pada hak hamba Nya. Benarlah firman Allah Ta'ala: dan jika kamu mema’afkan dan tidak memarahi serta mengampuni [mereka]
maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (14) Maha Benar Allah [At-Taghoobun] ﻱﺃ ﺪﺒﻌﻟﺍ ﻪﻴﺧﻷ ﻥﻮﻜﻳ ﻻ ﻦﻴﺣ ﺎﻣﺃﻭ ﻦﻣ ﺐﻠﻄﻳ ﺎﻣﺪﻨﻌﻓ ﻪﻓﺮﺘﻗﺍ ﺎﻤﺑ ﺔﻗﻼﻋ ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍ ﷲﺍ ﻦﻣ ﻪﻟ ﻝﺄﺴﻳ ﻥﺃ ﺪﺒﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻢﻛﺮﻣﺄﻳ ﻢﻠﻓ ،ﷲﺎﺑ ﻙﺍﺮﺷﺇ ﻚﻟﺬﻓ ًﺎﻄﻴﺳﻭ ﻢﻜﻨﻴﺑﻭ ﻪﻨﻴﺑ ﺍﻭﺬﺨﺘﺗ ﻥﺃ
ﻙﺍﺮﺷﻹﺍ ﺍﻭﺭﺬﺣﺎﻓ ،ﷲﺍ ﻲﻓ ﻲﺘﺒﺣﺃ ُﻢُﻜﱡﺑَﺭ َﻝﺎَﻗَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ،ﷲﺎﺑ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ﱠﻥِﺇ ْﻢُﻜَﻟ ْﺐِﺠَﺘْﺳَﺃ ﻲِﻧﻮُﻋْﺩﺍ َﻥﻮُﻠُﺧْﺪَﻴَﺳ ﻲِﺗَﺩﺎَﺒِﻋ ْﻦَﻋ َﻥﻭُﺮِﺒْﻜَﺘْﺴَﻳ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {َﻦﻳِﺮِﺧﺍَﺩ َﻢﱠﻨَﻬَﺟ ﺀﺎﻴﺒﻧﻷﺍ ﻞُﻘﻳ ﻢﻟﻭ ،[60:ﺮﻓﺎﻏ] ﻥﺃ ﻢﻬﻨﻣ ﺍﻮﺒﻠﻄﻳ ﻥﺃ ﻢﻬﻣﺍﻮﻗﻷ ِﻥَﺃَﻭ} :ﺍﻮﻟﺎﻗ ﻞﺑ ﻢﻬﻟ ﷲﺍ ﺍﻭﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﻢُﻜْﻌﱢﺘَﻤُﻳ ِﻪْﻴَﻟِﺇ ْﺍﻮُﺑﻮُﺗ ﱠﻢُﺛ ْﻢُﻜﱠﺑَﺭ ْﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍ ِﺕْؤُﻳَﻭ ﻰًّﻤَﺴﱡﻣ ٍﻞَﺟَﺃ ﻰَﻟِﺇ ًﺎﻨَﺴَﺣ ًﺎﻋﺎَﺘﱠﻣ ْﺍْﻮﱠﻟَﻮَﺗ ﻥِﺇَﻭ ُﻪَﻠْﻀَﻓ ٍﻞْﻀَﻓ ﻱِﺫ ﱠﻞُﻛ ٍﺮﻴِﺒَﻛ ٍﻡْﻮَﻳ َﺏﺍَﺬَﻋ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ ُﻑﺎَﺧَﺃ َﻲﱢﻧِﺈَﻓ
.[3:ﺩﻮﻫ] {(3) Adapun ketika tiada hubungan samasekali bagi saudaranya -seorang hamba Allah-dengan kesalahan yang diperbuatnya, lalu dia meminta dari hamba Allah itu agar memohonkan ampunan dari Allah untuknya,
maka yang demikian ini syirik -menyekutukan Allah-. Ini kerana Allah tidak memerintahkan kalian untuk menjadikan adanya perantara antara Dia dan kalian wahai kekasihku di jalan Allah, jadi berhati-hatilah kalian dari syirik kepada Allah,
firman Allah Ta'ala: Dan Tuhan kalian berfirman: Berdoalah kalian kepadaKu nescaya Aku perkenankan doa permohonan kalian. -Sesungguhnya orang orang yang sombong takbur daripada beribadat dan berdoa
kepadaKu, akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina. (60) Maha Benar Allah [Ghaafir] . Para Nabi juga tidak memerintahkan kepada kaum mereka untuk meminta kepada para Nabi agar memohonkan ampunan Allah bagi
mereka, bahkan para Nabi berkata: Dan hendaklah kalian meminta ampun kepada Tuhan kalian (dari perbuatan syirik), kemudian hendaklah kalian rujuk kembali taat kepadaNya; supaya Dia memberi kalian nikmat kesenangan hidup yang baik (di dunia) hingga ke
suatu masa yang tertentu, dan (di akhirat pula) Dia akan memberi kepada tiap-tiap seorang yang mempunyai kelebihan (dalam sebarang amal yang sholeh) akan pahala kelebihannya itu, dan jika kalian berpaling (membelakangkan tiga perkara itu), maka
sesungguhnya aku bimbang kalian akan beroleh azab hari kiamat -yang besar (huru haranya).(3) [Hud] ْﺍﻮُﺑﻮُﺗ ﱠﻢُﺛ ْﻢُﻜﱠﺑَﺭ ْﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍ ِﻡْﻮَﻗ ﺎَﻳَﻭ} ًﺍﺭﺍَﺭْﺪﱢﻣ ﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ ﺀﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ِﻞِﺳْﺮُﻳ ِﻪْﻴَﻟِﺇ ْﺍْﻮﱠﻟَﻮَﺘَﺗ َﻻَﻭ ْﻢُﻜِﺗﱠﻮُﻗ ﻰَﻟِﺇ ًﺓﱠﻮُﻗ ْﻢُﻛْﺩِﺰَﻳَﻭ .[52:ﺩﻮﻫ] {(52) َﻦﻴِﻣِﺮْﺠُﻣ
Wahai kaumku! Mintalah ampun kepada Tuhan kalian, kemudian kembalilah taat kepadaNya, supaya Dia menghantarkan kepada kalian hujan lebat serta menambahkan kalian kekuatan di samping kekuatan kalian yang sedia ada, dan
janganlah kalian membelakangkan seruanku dengan terus melakukan dosa! (52) [Hud] ِﻡْﻮَﻗ ﺎَﻳ َﻝﺎَﻗ ًﺎﺤِﻟﺎَﺻ ْﻢُﻫﺎَﺧَﺃ َﺩﻮُﻤَﺛ ﻰَﻟِﺇَﻭ} َﻮُﻫ ُﻩُﺮْﻴَﻏ ٍﻪـَﻟِﺇ ْﻦﱢﻣ ﻢُﻜَﻟ ﺎَﻣ َﻪّﻠﻟﺍ ْﺍﻭُﺪُﺒْﻋﺍ ﺎَﻬﻴِﻓ ْﻢُﻛَﺮَﻤْﻌَﺘْﺳﺍَﻭ ِﺽْﺭَﻷﺍ َﻦﱢﻣ ﻢُﻛَﺄَﺸﻧَﺃ ﻲﱢﺑَﺭ ﱠﻥِﺇ ِﻪْﻴَﻟِﺇ ْﺍﻮُﺑﻮُﺗ ﱠﻢُﺛ ُﻩﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺎَﻓ .[61:ﺩﻮﻫ] {(61) ٌﺐﻴِﺠﱡﻣ ٌﺐﻳِﺮَﻗ
Dan kepada kaum Thamud, Kami utuskan saudara mereka: Nabi Soleh. Dia berkata: Wahai kaumku! Sembahlah kalian akan Allah! Sebenarnya tiada Tuhan bagi kalian (yang berhak disembah) selain daripadaNya. Dialah yang menjadikan kalian
dari bahan-bahan bumi, serta menghendaki kalian memakmurkannya. Oleh itu mintalah ampun kepada Allah (dari perbuatan syirik), kemudian kembalilah kepadaNya dengan taat dan tauhid. Sesungguhnya Tuhanku sentiasa dekat, lagi
sentiasa memperkenankan permohonan hambaNya. (61) [Hud] ﱠﻥِﺇ ِﻪْﻴَﻟِﺇ ْﺍﻮُﺑﻮُﺗ ﱠﻢُﺛ ْﻢُﻜﱠﺑَﺭ ْﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍَﻭ} .[90:ﺩﻮﻫ] {(90) ٌﺩﻭُﺩَﻭ ٌﻢﻴِﺣَﺭ ﻲﱢﺑَﺭ Dan mintalah ampun kepada Tuhan kamu,
kemudian kembalilah taat kepadaNya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Mengasihani, lagi Maha Pengasih. (90) [Hud] َﻥﺎَﻛ ُﻪﱠﻧِﺇ ْﻢُﻜﱠﺑَﺭ ﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍ ُﺖْﻠُﻘَﻓ} .[10:ﺡﻮﻧ] {(10) ًﺍﺭﺎﱠﻔَﻏ maka aku katakan
kepada mereka: "Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, (10) [Nuh] ﱠﻲَﻟِﺇ ﻰَﺣﻮُﻳ ْﻢُﻜُﻠْﺜﱢﻣ ٌﺮَﺸَﺑ ﺎَﻧَﺃ ﺎَﻤﱠﻧِﺇ ْﻞُﻗ} ِﻪْﻴَﻟِﺇ ﺍﻮُﻤﻴِﻘَﺘْﺳﺎَﻓ ٌﺪِﺣﺍَﻭ ٌﻪَﻟِﺇ ْﻢُﻜُﻬَﻟِﺇ ﺎَﻤﱠﻧَﺃ {(6) َﻦﻴِﻛِﺮْﺸُﻤْﻠﱢﻟ ٌﻞْﻳَﻭَﻭ ُﻩﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍَﻭ
[6:ﺖﻠﺼﻓ] .ﻢـﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪــــﺻ Katakanlah (wahai Muhammad): Sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia seperti kalian; diwahyukan kepadaku bahawa Tuhan kalian hanyalah Tuhan Yang Esa; maka hendaklah
kalian tetap teguh di atas jalan yang betul lurus (yang membawa kepada mencapai keredhaanNya), serta pohonlah kepadaNya untuk mengampuni (dosa-dosa kalian yang telah lalu) dan (ingatlah), kecelakaan besar bagi orang-orang yang mempersekutukanNya
(dengan sesuatu yang lain), (6) [Fussilat] Maha Benar Allah َﺓﻼَﱠﺼﻟﺍ ﺍﻮُﻤﻴِﻗَﺃَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ًﺎﺿْﺮَﻗ َﻪﱠﻠﻟﺍ ﺍﻮُﺿِﺮْﻗَﺃَﻭ َﺓﺎَﻛﱠﺰﻟﺍ ﺍﻮُﺗﺁَﻭ ٍﺮْﻴَﺧ ْﻦﱢﻣ ﻢُﻜِﺴُﻔﻧَﻷِ ﺍﻮُﻣﱢﺪَﻘُﺗ ﺎَﻣَﻭ ًﺎﻨَﺴَﺣ ًﺍﺮْﺟَﺃ َﻢَﻈْﻋَﺃَﻭ ًﺍﺮْﻴَﺧ َﻮُﻫ ِﻪﱠﻠﻟﺍ َﺪﻨِﻋ ُﻩﻭُﺪِﺠَﺗ ٌﻢﻴِﺣﱠﺭ ٌﺭﻮُﻔَﻏ َﻪﱠﻠﻟﺍ ﱠﻥِﺇ َﻪﱠﻠﻟﺍ ﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍَﻭ .[ﻞﻣﺰﻤﻟﺍ] {(20)
َﻚﱢﺑَﺭ ِﺪْﻤَﺤِﺑ ْﺢﱢﺒَﺴَﻓ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ {(3) ًﺎﺑﺍﱠﻮَﺗ َﻥﺎَﻛ ُﻪﱠﻧِﺇ ُﻩْﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍَﻭ .[ﺮﺼﻨﻟﺍ] ُﻪﱠﻠﻟﺍ َﻥﺎَﻛ ﺎَﻣَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ {َﻥﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﻳ ْﻢُﻫَﻭ ْﻢُﻬَﺑﱢﺬَﻌُﻣ .[33:ﻝﺎﻔﻧﻷﺍ] .ﻢـﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪـــــﺻ Allah Ta'ala berfirman: dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman
kepada Allah dengan pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kalian perbuat untuk diri kalian, niscaya kalian memperoleh [balasan]nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah;
sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (20) [Al-Muzzammil] Firman Allah Ta'ala: maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima
taubat. (3) [An-Nasr] Firman Allah Ta'ala: -Dan Allah tidak sekali kali akan menyeksa mereka, sedang engkau (wahai Muhammad) ada di antara mereka dan Allah tidak akan menyeksa mereka sedang mereka
beristighfar (meminta ampun). (33) [Al-Anfaal] Maha Benar Allah ﺐﻫﺬﻳ ﻼﻓ ًﺎﻤﺛﺇ ﺪﺒﻌﻟﺍ ﻑﺮﺘﻗﺍ ﺍﺫﺈﻓ ﻝﺄﺴﻳ ﻥﺃ ﻪﻨﻣ ﺐﻠﻄﻴﻟ ﺪﻴﺒﻌﻟﺍ ﺪﺣﻷ ﻙﺮﺷ ﻚﻟﺬﻓ ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍ ﻪﺑﺭ ﻦﻣ ﻪﻟ ﻦﻣ ًﺓﺮﺷﺎﺒُﻣ ﻪﺑﺭ ﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﻞﺑ ؛ﻬﻠﻟﺎﺑ .ﻂﻴﺳﻭ ﺮﻴﻏ ْﺍﻮُﻠَﻌَﻓ ﺍَﺫِﺇ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ
ْﺍﻭُﺮَﻛَﺫ ْﻢُﻬَﺴُﻔْﻧَﺃ ْﺍﻮُﻤَﻠَﻇ ْﻭَﺃ ًﺔَﺸِﺣﺎَﻓ ُﺮِﻔْﻐَﻳ ﻦَﻣَﻭ ْﻢِﻬِﺑﻮُﻧُﺬِﻟ ْﺍﻭُﺮَﻔْﻐَﺘْﺳﺎَﻓ َﻪّﻠﻟﺍ ﺎَﻣ ﻰَﻠَﻋ ْﺍﻭﱡﺮِﺼُﻳ ْﻢَﻟَﻭ ُﻪّﻠﻟﺍ ﱠﻻِﺇ َﺏﻮُﻧﱡﺬﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {َﻥﻮُﻤَﻠْﻌَﻳ ْﻢُﻫَﻭ ْﺍﻮُﻠَﻌَﻓ .[135:ﻥﺍﺮﻤﻋ ﻝﺁ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ Maka tatkala seorang hamba melakukan dosa, janganlah dia pergi kepada seorang pun di kalangan hamba-hamba Allah seperti dirinya buat
meminta dari mereka supaya mereka memohonkan ampunan Tuhan untuknya kerana yang demikian ini adalah syirik kepada Allah; namun hendaklah dia langsung memohon ampunan dari Tuhannya tanpa ada perantara. Firman Allah Ta'ala:
Dan [juga] orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak
meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. (135) Maha Benar Allah [Aali 'Imran] ﻦﻴﻠﺳﺮُﻤﻟﺍﻭ ﺀﺎﻴﺒﻧﻷﺍ ﷲﺍ ﺚﻌﺘﺒﻳ ﻢﻟﻭ ﻥﺃ ﺱﺎﻨﻟﺍ ﺍﻭﺮﻣﺄﻴﻟ ﺮﻈﺘﻨﻤﻟﺍ ﻱﺪﻬﻤﻟﺍﻭ ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﻴﻟ ﻢﻬﺑﺭ ﻰﻟﺇ ﻢﻬﺑ ﺍﻮﻠﺳﻮﺘﻳ ﺎﱠﻤﻋ ﻰﻟﺎﻌﺗﻭ ﻪﻧﺎﺤﺒُﺳ ﻢﻬﺑﻮﻧﺫ
ﻢﻬﺑﺭ ﻰﻟﺇ ﺱﺎﻨﻟﺍ ﺍﻮﻋﺪﻴﻟ ﻞﺑ ؛ﻧﻮﻛﺮﺸﻳ ﺍﻮﺑﻮﺘﻳﻭ ًﺓﺮﺷﺎﺒُﻣ ﷲﺍ ﺍﻭﺮﻔﻐﺘﺴﻳ ﻥﺃ .ﻪﻟ ﻚﻳﺮﺷ ﻻ ﻩﺪﺣﻭ ﻪﻧﻭﺪﺒﻌﻴﻓ ﻪﻴﻟﺇ ﻦﻣ ّﻖﺤﻟﺍ ﺓﻮﻋﺩ ﻦﻋ ﻢﻫﺮﺜﻛﺃ ﺽﺮﻋﺄﻓ ﻢﻬﺑﺬﻌﻓ ﻢﻬﻴﻠﻋ ﺔﺠُﺤﻟﺍ ﺖﻤﻴﻗﺄﻓ ﻢﻬّﺑﺭ :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ،ًﺎﻤﻴﻈﻋ ًﺎﺑﺍﺬﻋ ﷲﺍ ِﻡْﻮَﻗ ْﻢُﻜِﻠْﺒَﻗ ﻦِﻣ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ُﺄَﺒَﻧ ْﻢُﻜِﺗْﺄَﻳ ْﻢَﻟَﺃ} ﻦِﻣ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍَﻭ ۛ َﺩﻮُﻤَﺛَﻭ ٍﺩﺎَﻋَﻭ ٍﺡﻮُﻧ ْﻢُﻬْﺗَءﺎَﺟ ُﻪـﱠﻠﻟﺍ ﻻﱠِﺇ ْﻢُﻬُﻤَﻠْﻌَﻳ ﻻَ ْﻢِﻫِﺪْﻌَﺑ ﻲِﻓ ْﻢُﻬَﻳِﺪْﻳَﺃ ﺍﻭﱡﺩَﺮَﻓ ِﺕﺎَﻨِّﻴَﺒْﻟﺎِﺑ ﻢُﻬُﻠُﺳُﺭ ﻢُﺘْﻠِﺳْﺭُﺃ ﺎَﻤِﺑ ﺎَﻧْﺮَﻔَﻛ ﺎﱠﻧِﺇ ﺍﻮُﻟﺎَﻗَﻭ ْﻢِﻬِﻫﺍَﻮْﻓَﺃ ِﻪْﻴَﻟِﺇ ﺎَﻨَﻧﻮُﻋْﺪَﺗ ﺎﱠﻤِّﻣ ٍّﻚَﺷ ﻲِﻔَﻟ ﺎﱠﻧِﺇَﻭ ِﻪِﺑ
ِﻪـﱠﻠﻟﺍ ﻲِﻓَﺃ ْﻢُﻬُﻠُﺳُﺭ ْﺖَﻟﺎَﻗ ﴾٩﴿ ٍﺐﻳِﺮُﻣ ِﺽْﺭَﻷْﺍَﻭ ِﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ِﺮِﻃﺎَﻓ ﱞﻚَﺷ ْﻢُﻜِﺑﻮُﻧُﺫ ﻦِّﻣ ﻢُﻜَﻟ َﺮِﻔْﻐَﻴِﻟ ْﻢُﻛﻮُﻋْﺪَﻳ ْﻥِﺇ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ ﻰًّﻤَﺴﱡﻣ ٍﻞَﺟَﺃ ٰﻰَﻟِﺇ ْﻢُﻛَﺮِّﺧَؤُﻳَﻭ ﻥَﺃ َﻥﻭُﺪﻳِﺮُﺗ ﺎَﻨُﻠْﺜِّﻣ ٌﺮَﺸَﺑ ﻻﱠِﺇ ْﻢُﺘﻧَﺃ ﺎَﻧﻮُﺗْﺄَﻓ ﺎَﻧُؤﺎَﺑﺁ ُﺪُﺒْﻌَﻳ َﻥﺎَﻛ ﺎﱠﻤَﻋ ﺎَﻧﻭﱡﺪُﺼَﺗ ْﻢُﻬَﻟ ْﺖَﻟﺎَﻗ ﴾١٠﴿ ٍﻦﻴِﺒﱡﻣ ٍﻥﺎَﻄْﻠُﺴِﺑ ْﻢُﻜُﻠْﺜِّﻣ ٌﺮَﺸَﺑ ﻻﱠِﺇ ُﻦْﺤﱠﻧ ﻥِﺇ ْﻢُﻬُﻠُﺳُﺭ ُﺀﺎَﺸَﻳ ﻦَﻣ ٰﻰَﻠَﻋ ﱡﻦُﻤَﻳ َﻪـﱠﻠﻟﺍ ﱠﻦِﻜٰـَﻟَﻭ ﻢُﻜَﻴِﺗْﺄﱠﻧ ﻥَﺃ ﺎَﻨَﻟ َﻥﺎَﻛ ﺎَﻣَﻭ ِﻩِﺩﺎَﺒِﻋ ْﻦِﻣ ِﻪـﱠﻠﻟﺍ ﻰَﻠَﻋَﻭ ِﻪـﱠﻠﻟﺍ ِﻥْﺫِﺈِﺑ ﻻﱠِﺇ ٍﻥﺎَﻄْﻠُﺴِﺑ ﻕﺪﺻ {﴾١١﴿ َﻥﻮُﻨِﻣْؤُﻤْﻟﺍ ِﻞﱠﻛَﻮَﺘَﻴْﻠَﻓ
.[ﻢﻴﻫﺍﺮﺑﺇ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ Allah tidak mengutus para Nabi, para Rasul dan Imam Mahdi untuk memerintah manusia supaya mereka bertawassul dengan para utusan itu kepada Tuhan agar Dia mengampuni bagi mereka akan dosa-dosa
mereka, Maha Suci Dia -lagi Maha Luhur dari apa apa yang mereka sekutukan, bahkan para utusan itu diperintahkan supaya menyeru manusia menuju Tuhan mereka dengan memohon ampunan Allah secara langsung, kembali bertaubat kepada-Nya dengan
-beribadat hanya kepada Nya Yang Maha Esa tiada sekutu bagi-Nya. Lalu kebanyakan manusia berpaling mengabaikan seruan kebenaran dari Tuhan mereka, sungguhpun telah aku tegakkan hujjah ke atas mereka, maka tentulah Allah
mengazab mereka dengan azab yang besar, Allah Ta'ala berfirman: (Mengapa kamu masih berdegil) bukankah telah datang kepada kamu khabar berita orang-orang yang terdahulu daripada kamu, iaitu kaum Nabi Nuh dan Aad juga -Thamud serta orang
orang yang kemudian daripada mereka? Tiada sesiapapun yang mengetahui bilangan mereka melainkan Allah. Mereka telah didatangi oleh rasul-rasul mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, lalu mereka meletakkan tangan mereka ke mulut mereka
sambil berkata: Sesungguhnya kami kufur ingkar akan apa yang (mengikut dakwaan kamu) kamu diutus membawanya dan sesungguhnya kami adalah dalam keadaan yang meragukan terhadap iman dan tauhid yang kamu ajak kami kepadanya. (9)
Rasul-rasul mereka bertanya: Patutkah berlakunya sebarang keraguan tentang wujudnya Allah, yang menciptakan langit dan bumi? Dia menyeru kamu beriman kerana hendak membersih dan melepaskan kamu dari dosa-dosa kamudan memberi tempoh kepada
kamu hingga ke suatu masa yang tertentu. Mereka menjawab: Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami. Kamu bertujuan hendak menyekat kami daripada menyembah apa yang telah disembah oleh datuk nenek kami. Oleh itu, bawalah kepada
kami satu bukti yang -jelas nyata. (10) Rasul rasul mereka berkata kepada mereka: Kami ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu juga, tetapi Allah melimpahkan kurniaNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya dan kami tiadalah berkuasa
membawa kepada kamu sebarang bukti (mukjizat) melainkan dengan izin Allah dan dengan yang demikian maka kepada Allah -jualah hendaknya orang orang yang beriman berserah diri. (11) Maha Benar Allah [Ibrahim]
ﻪﻧﺃ ﻩﺩﺎﺒﻌﻟ ﺍﻮﻟﻮﻘﻳ ﻥﺃ ﻪﻠﺳُﺭ ﷲﺍ ﺮﻣﺃﻭ ﻢﻬﺑﺭ ﺍﻮﻋﺩ ﺍﺫﺇ ﻢﻬﺗﻮﻋﺩ ﺐﻴﺠﻳ ﺐﻳﺮﻗ ،ٍﻙﺮﺷ ﺮﻴﻏ ﻦﻣ ﻦﻳﺪﻟﺍ ُﻪﻟ ﻦﻴﺼﻠﺨُﻣ ﻱِﺩﺎَﺒِﻋ َﻚَﻟَﺄَﺳ ﺍَﺫِﺇَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ِﻉﺍﱠﺪﻟﺍ َﺓَﻮْﻋَﺩ ُﺐﻴِﺟُﺃ ٌﺐﻳِﺮَﻗ ﻲﱢﻧِﺈَﻓ ﻲﱢﻨَﻋ ْﺍﻮُﻨِﻣْؤُﻴْﻟَﻭ ﻲِﻟ ْﺍﻮُﺒﻴِﺠَﺘْﺴَﻴْﻠَﻓ ِﻥﺎَﻋَﺩ ﺍَﺫِﺇ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {َﻥﻭُﺪُﺷْﺮَﻳ ْﻢُﻬﱠﻠَﻌَﻟ ﻲِﺑ .[186:ﺓﺮﻘﺒﻟﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ Allah telah memerintahkan para
Utusan-Nya untuk memberitakan kepada hamba-hamba-Nya bahawasanya Dia dekat, Dia memenuhi permintaan mereka apabila mereka berdoa dengan mengikhlaskan ibadah hanya untuk-Nya tanpa ada sebarang kesyirikan, firman Allah Ta'ala:
-Dan apabila hamba hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka [jawablah], bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi [segala
perintah] Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (186) Maha Benar Allah [Al-Baqarah] ،ﻲﺑﺮﻐﻤﻟﺍ ﺮﻜﺑ ﻮﺑﺃ ﷲﺍ ﻲﻓ ﻲﺒﻴﺒﺣ ﺎﻳﻭ ،ﻲﺒﻌﻜﻟﺍ ﺪﻤﺤﻣ ﻮﺑﺃ ﷲﺍ ﻲﻓ ﻲﺒﻴﺒﺣ ﺎﻳﻭ
ﻝﻮﻗ ﺍﻭﺮﻛﺬﺗ ًﺎﻌﻴﻤﺟ ﺭﺎﺼﻧﻷﺍ ﻲﺘﺒﺣﺃ ﺎﻳﻭ ﺍَﺬٰـَﻫ ﻲِﻓ ﺎَﻨْﻓﱠﺮَﺻ ْﺪَﻘَﻟَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ َﻥﺎَﻛَﻭ ٍﻞَﺜَﻣ ِّﻞُﻛ ﻦِﻣ ِﺱﺎﱠﻨﻠِﻟ ِﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ ﺎَﻣَﻭ ﴾٥٤﴿ ﻻًَﺪَﺟ ٍءْﻴَﺷ َﺮَﺜْﻛَﺃ ُﻥﺎَﺴﻧِﻹْﺍ ُﻢُﻫَءﺎَﺟ ْﺫِﺇ ﺍﻮُﻨِﻣْؤُﻳ ﻥَﺃ َﺱﺎﱠﻨﻟﺍ َﻊَﻨَﻣ ﻥَﺃ ﻻﱠِﺇ ْﻢُﻬﱠﺑَﺭ ﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﻳَﻭ ٰﻯَﺪُﻬْﻟﺍ ُﻢُﻬَﻴِﺗْﺄَﻳ ْﻭَﺃ َﻦﻴِﻟﱠﻭَﻷْﺍ ُﺔﱠﻨُﺳ ْﻢُﻬَﻴِﺗْﺄَﺗ .[ﻒﻬﻜﻟﺍ] {﴾٥٥﴿ ﻼًُﺒُﻗ ُﺏﺍَﺬَﻌْﻟﺍ Wahai kekasihku di -Jalan Allah Abu Bakar Al Maghribi, wahai
kekasihku di Jalan Allah -Abu Muhammad Al Kaabey, wahai kekasihku para Anshar semua, ingatlah kalian akan firman Allah Ta'ala: Dan sesungguhnya -Kami telah mengulang ulangi bagi manusia dalam Al Qur’an ini bermacam-macam
perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. (54) Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan memohon ampun kepada Tuhannya, kecuali [keinginan
menanti] datangnya hukum [Allah yang telah -berlaku pada] umat umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata. (55) Maha Benar Allah [Al-Kahfi] ﺎًﻋﱡﺮَﻀَﺗ ْﻢُﻜﱠﺑَﺭ ﺍﻮُﻋْﺩﺍ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ
﴾٥٥﴿ َﻦﻳِﺪَﺘْﻌُﻤْﻟﺍ ﱡﺐِﺤُﻳ ﻻَ ُﻪﱠﻧِﺇ ًﺔَﻴْﻔُﺧَﻭ ﺎَﻬِﺣﻼَْﺻِﺇ َﺪْﻌَﺑ ِﺽْﺭَﻷْﺍ ﻲِﻓ ﺍﻭُﺪِﺴْﻔُﺗ ﻻََﻭ ِﻪـﱠﻠﻟﺍ َﺖَﻤْﺣَﺭ ﱠﻥِﺇ ﺎًﻌَﻤَﻃَﻭ ﺎًﻓْﻮَﺧ ُﻩﻮُﻋْﺩﺍَﻭ {﴾٥٦﴿ َﻦﻴِﻨِﺴْﺤُﻤْﻟﺍ َﻦِّﻣ ٌﺐﻳِﺮَﻗ .[ﻑﺍﺮﻋﻷﺍ] Allah Ta'ala berfirman: Berdo’alah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah
-tidak menyukai orang orang yang melampaui batas. (55) Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah [Allah] memperbaikinya -dan berdo’alah kepada Nya dengan rasa takut [tidak akan diterima] dan harapan [akan dikabulkan].
Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (56) Maha Benar Allah [Al-A'raaf] ﻱِﺩﺎَﺒِﻋ َﻚَﻟَﺄَﺳ ﺍَﺫِﺇَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ِﻉﺍّﺪﻟﺍ َﺓَﻮْﻋَﺩ ُﺐﻴِﺟُﺃ ٌﺐﻳِﺮَﻗ ﻲّﻧﺈﻓ ﻲﱢﻨَﻋ [186:ﺓﺮﻘﺒﻟﺍ] {ِﻥﺎَﻋَﺩ ﺍَﺫِﺇ ْﻢُﻜِﺑ ُﺄَﺒْﻌَﻳ ﺎَﻣ ْﻞُﻗ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ
.[77:ﻥﺎﻗﺮﻔﻟﺍ] {ْﻢُﻛُؤﺎَﻋُﺩ َﻻْﻮَﻟ ﻲﱢﺑَﺭ ﻲِﻧﻮُﻋْﺩﺍ ُﻢُﻜﱡﺑَﺭ َﻝﺎَﻗَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ .[60:ﺮﻓﺎﻏ] {ْﻢُﻜَﻟ ْﺐِﺠَﺘْﺳَﺃ َﻪﱠﻠﻟﺍ ﺍﻮُﻋْﺩﺎَﻓ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ .[14:ﺮﻓﺎﻏ] {َﻦﻳّﺪﻟﺍ ُﻪَﻟ َﻦﻴِﺼِﻠْﺨُﻣ ُﻊﻴِﻤَﺴَﻟ ﻲﱢﺑَﺭ ﱠﻥِﺇ}}}}}} .[39:ﻢﻴﻫﺍﺮﺑﺇ]{{{{{{ءﺎﻋﱡﺪﻟﺍ Firman Allah Ta'ala: -Dan apabila hamba hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku,
maka [jawablah], bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku [Al-Baqarah: 186] Firman Allah Ta'ala: Katakanlah (wahai Muhammad kepada golongan yang ingkar):
Tuhanku tidak akan menghargai kamu kalau tidak adanya doa ibadat kamu kepadaNya [Al-Furqon:77] Firman Allah Ta'ala: Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu”
[Ghafir:60] Firman Allah Ta'ala: Oleh itu maka sembahlah kamu akan Allah dengan mengikhlaskan ibadat kepadaNya (dan menjauhi bawaan syirik) [Ghafir:14] {{{{Sesungguhnya
Tuhanku Maha Mendengar dan Memperkenan permohonan doa}}}}. [Ibrahim:39] ؛ﻬﻠﻟﺍ ﻲﻟ ﺮﻔﻐﺘﺳﺍ ﻥﻼﻓ ﺎﻳ :ﻞُﻘﺗ ﻼﻓ ،ﻪﻘﺣ ﻲﻓ ًﺎﻤﺛﺇ ﺖﺒﻜﺗﺭﺍ ﻦﻜﺗ ﻢﻟ ﺎﻣ ﻪّﻘﺣ ﻲﻓ ﺖﺒﻜﺗﺭﺍ ﺪﻗ ﻦﻜﺗ ﻢﻟ ﺍﺫﺈﻓ ﻮﻔﻌﻟﺍ ﺐﻠﻄﺑ ﻪﻟ ﺔﻗﻼﻋ ﻼﻓ ًﺎﻤﺛﺇ ﻪﻨﻣ ﻮﻔﻌﻟﺍ ﺐﻠﻃ ﺯﻮﺠﻳ ﻻﻭ ،ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍﻭ
:ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﻮﻘﻟ ًﺎﻘﻳﺪﺼﺗ .ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍﻭ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {ﺍًﺪَﺣَﺃ ِﻪﱠﻠﻟﺍ َﻊَﻣ ﺍﻮُﻋْﺪَﺗ ﻼََﻓ} .[18:ﻦﺠﻟﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ Oleh itu, janganlah engkau mengatakan: “Wahai fulan, mohonkan ampunan dari Allah untukku!”, selama mana engkau tidak melakukan dosa dan kesalahan pada hak si fulan tadi,
kerana tiada hubungannya sama sekali bagi si fulan buat meminta maaf dan ampunan, selagi engkau tidak berbuat salah dan dosa pada haknya, maka tidak boleh minta maaf dan ampun darinya. Benarlah firman Allah Ta'ala: maka janganlah kamu seru
dan sembah sesiapapun bersama-sama Allah. Maha Benar Allah [Al-Jinn] ﻦﻴﺼﻠﺨُﻣ ﻢﻬﺑﺭ ﻥﻮﻋﺪﻳ ﻦﻳﺬﻟﺍ ﻝﺎﻗﻭ ﻡﻮﻳ ﻢﻬﺑﺭ ﺏﺍﻮﺛ ﺍﻭﺪﺟﻭ ﻦﻴﺣ ﻦﻳﺪﻟﺍ ﻪﻟ ُﻞْﺒَﻗ ْﻦِﻣ ﺎﱠﻨُﻛ ﺎﱠﻧِﺇ} :ﺍﻮﻟﺎﻗﻭ ،ﻪﺋﺎﻘﻟ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {ُﻢﻴِﺣﱠﺮﻟﺍ ﱡﺮَﺒْﻟﺍ َﻮُﻫ ُﻪﱠﻧِﺇ ُﻩﻮُﻋْﺪَﻧ .[28:ﺭﻮﻄﻟﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ
Orang-orang yang menyeru Tuhan mereka dengan mengikhlaskan -ibadah mereka kepada Nya mengatakan ketika mereka telah mendapatkan balasan pahala dari Tuhan mereka pada hari pertemuan dengan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya kami
dahulu tetap menyembahNya (dan memohon pertolonganNya). Kerana sesungguhnya Dia lah sahaja yang sentiasa melimpahkan ihsanNya, lagi Yang Maha Mengasihani". (28) Maha Benar Allah [At-Thuur]
ﻢﺣﺭﺃ ﻮﻫ ﻱﺬﻟﺍ ْﻦَﻣ ،ﷲﺍ ﻲﻓ ﻲﺘﺒﺣﺃ ﺎﻳﻭ ﺐﺒﺳ ﺎﻣ ﻥﻮﻤﻠﻌﺗ ﻞﻬﻓ ؟ﷲﺍ ﻦﻣ ﻢﻜﺑ ﻡﺪﻋ ﻮﻫ ؟ﻦﻴﻨﻣؤﻤﻟﺍ ﻦﻣ ٍﺮﻴﺜﻛ ﻙﺍﺮﺷﺇ .ﺭﺎﻔﻐﺘﺳﻻﺍ ﺐﻠﻃ ﻲﻓ ﷲﺍ ﺕﺎﻳﺁ ﻢﻬﻓ ﺭﻮﺒﻗ ﻥﻭﺬﺨﺘﻳ ﻢﻬﻧﻭﺪﺠﺗ ﻚﻟﺬﻟﻭ ﻩﺩﺎﺒﻋ ﻦﻣ ﻦﻴﺤﻟﺎﺼﻟﺍﻭ ﻢﻬﺋﺎﻴﺒﻧﺃ ﻦﻴﺤﻟﺎﺼﻟﺍﻭ ﻢﻫءﺎﻴﺒﻧﺃ ﻥﻮﻋﺪﻴﻓ ًﺍﺪﺟﺎﺴﻣ ﷲﺍ ﺍﻮﻋﺪﻳ ﻥﺃ ﻢﻫﺭﻮﺒﻗ ﻲﻓ ﻢﻫﻭ ﷲﺎﺑ ﺍﻮﻛﺮﺷﺄﻓ !ﻢﻬﺑﻮﻧﺫ ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﻴﻟ ﻢﻬﻟ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ .ﻦﻴﻤﺣﺍﺮﻟﺍ ﻢﺣﺭﺃ ﻢﻬﺑﺭ
ﻦﻣ ﷲﺍ ﻞﺳﺭ ﺍﻮﻋﺪﻳ ﻥﺃ ﺔﻣﺎﻴﻘﻟﺍ ﻡﻮﻳ ﻞﻬﻓ ،ﻩﺩﺎﺒﻋ ﻦﻣ ﻦﻴﺤﻟﺎﺼﻟﺍﻭ ﻪﻧﻭﺩ ﻩءﺎﻴﺒﻧﺃ ﷲﺍ ﻢﻫﺍﺭﺃﻭ ؟ﻢﻬﻟ ﻥﻮﺒﻴﺠﺘﺴﻳ ﻦﻳﺬﻟﺍ ﻩﺩﺎﺒﻋ ﻦﻣ ﻦﻴﺤﻟﺎﺼﻟﺍﻭ ﻪﻠﺳُﺭﻭ ﷲﺍ ﺍﻮﻋﺪﻳ ﻥﺃ ﻢﻬﻴﻟﺇ ﻥﻮﻠﺳﻮﺘﻳ ﺍﻮﻧﺎﻛ ﻢﻫﺍﺭﺃ ﺍﺫﺇ ﻰﺘﺣ ﻢﻫﺎﻳﺎﻄﺧ ﻢﻬﻟ ﺮﻔﻐﻴﻟ :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ،ﻢﻫﻮﻓﺮﻋ ﻢﻫﺎﻳﺇ ﷲﺍ ْﻢُﻫَءﺎَﻛَﺮُﺷ ﺍﻮُﻛَﺮْﺷَﺃ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ﻯَﺃَﺭ ﺍَﺫِﺇَﻭ} ﺎَّﻨُﻛ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ ﺎَﻧُؤﺎَﻛَﺮُﺷ ِﺀﻻَُؤَﻫ ﺎَﻨَّﺑَﺭ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ َﻝْﻮَﻘْﻟﺍ ُﻢِﻬْﻴَﻟِﺇ ﺍْﻮَﻘْﻟَﺄَﻓ َﻚِﻧﻭُﺩ ْﻦِﻣ ﺍﻮُﻋْﺪَﻧ ِﻪَّﻠﻟﺍ ﻰَﻟِﺇ ﺍْﻮَﻘْﻟَﺃَﻭ (٨٦) َﻥﻮُﺑِﺫﺎَﻜَﻟ ْﻢُﻜَّﻧِﺇ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ ﺎَﻣ ْﻢُﻬْﻨَﻋ َّﻞَﺿَﻭ َﻢَﻠَّﺴﻟﺍ ٍﺬِﺌَﻣْﻮَﻳ
ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {(٨٧) َﻥﻭُﺮَﺘْﻔَﻳ .[87:ﻞﺤﻨﻟﺍ] Wahai kekasihku di Jalan Allah, siapakah yang lebih menyayangi kalian dari Allah? Adakah kalian mengetahui apa penyebab syirik bagi -kebanyakan dari orang orang beriman? Ia
adalah tiadanya -kefahaman akan ayat ayat Allah mengenai permintaan istighfar. Kerana itu kalian akan mendapati mereka menjadikan kuburan para Nabi mereka dan orang-orang sholeh dari hamba-hamba-Nya sebagai masjid-masjid,
di mana mereka menyeru para Nabi mereka dan orang-orang sholeh sedang mereka itu berada di kuburan mereka, agar para Nabi dan orang-orang sholeh itu memohon kepada Allah untuk mengampuni -bagi mereka atas dosa dosa mereka !
Mereka telah syirik kepada Allah, Tuhan mereka Yang Maha Mengasihani dari sekalian yang pengasih. Allah Ta'ala berfirman kepada mereka pada Hari Kiamat agar mereka menyeru para -Rasul Allah dan orang orang sholeh dari
kalangan hamba-hamba Allah selain-Nya, maka adakah para Rasul dan orang-orang sholeh itu akan membalas seruan mereka ? Allah akan memperlihatkan kepada mereka para Nabi dan -Rasul-Nya, dan orang
-orang sholeh dari hamba hamba-Nya yang mereka bertawassul kepadanya agar memohon kepada Allah supaya mengampuni bagi mereka akan kesalahan dan dosa mereka, sehinggalah tatkala Allah memperlihatkan kepada mereka para Utusan dan
hamba-hamba Allah yang sholeh itu, mereka mengenalnya, firman Allah Ta'ala: Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan -[Allah] melihat sekutu sekutu mereka, mereka berkata: "Ya Tuhan kami -mereka inilah sekutu sekutu kami yang dahulu
kami seru selain-Mu". Lalu sekutu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya kamu -benar-benar orang orang yang dusta". (86) Dan mereka menyatakan ketundukannya kepada Allah pada hari itu dan hilanglah dari mereka
apa yang selalu mereka ada-adakan. (87) Maha Benar Allah [An-Nahl] ِﻥﻭُﺩ ﻦِﻣ َﻥﻭُﺪُﺒْﻌَﻳَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ْﻢُﻬُﻌَﻔﻨَﻳ َﻻَﻭ ْﻢُﻫﱡﺮُﻀَﻳ َﻻ ﺎَﻣ ِﻪّﻠﻟﺍ ِﻪّﻠﻟﺍ َﺪﻨِﻋ ﺎَﻧُؤﺎَﻌَﻔُﺷ ﺀﻻُؤـَﻫ َﻥﻮُﻟﻮُﻘَﻳَﻭ ﻲِﻓ ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻻ ﺎَﻤِﺑ َﻪّﻠﻟﺍ َﻥﻮُﺌﱢﺒَﻨُﺗَﺃ ْﻞُﻗ ُﻪَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ ِﺽْﺭَﻷﺍ ﻲِﻓ َﻻَﻭ ِﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {َﻥﻮُﻛِﺮْﺸُﻳ ﺎﱠﻤَﻋ ﻰَﻟﺎَﻌَﺗَﻭ
.[18:ﺲﻧﻮﻳ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ Allah Ta'ala berfirman: Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak [pula] kemanfa’atan, dan mereka berkata:
"Mereka itu adalah pemberi syafa’at kepada kami di sisi Allah". Katakanlah: "Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik dilangit dan tidak [pula] di bumi?" Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka mempersekutukan [itu].
(18) Maha Benar Allah [Yunus] ْﻢُﻫُﺮُﺸْﺤَﻧ َﻡْﻮَﻳَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ﺍﻮُﻛَﺮْﺷَﺃ َﻦﻳِﺬﱠﻠِﻟ ُﻝﻮُﻘَﻧ ﱠﻢُﺛ ﺎًﻌﻴِﻤَﺟ ﺎَﻨْﻠﱠﻳَﺰَﻓ ْﻢُﻛُؤﺎَﻛَﺮُﺷَﻭ ْﻢُﺘﻧَﺃ ْﻢُﻜَﻧﺎَﻜَﻣ ﺎَﻧﺎﱠﻳِﺇ ْﻢُﺘﻨُﻛ ﺎﱠﻣ ﻢُﻫُؤﺎَﻛَﺮُﺷ َﻝﺎَﻗَﻭ ْﻢُﻬَﻨْﻴَﺑ ﺍًﺪﻴِﻬَﺷ ِﻪـﱠﻠﻟﺎِﺑ ٰﻰَﻔَﻜَﻓ ﴾٢٨﴿ َﻥﻭُﺪُﺒْﻌَﺗ ْﻢُﻜِﺗَﺩﺎَﺒِﻋ ْﻦَﻋ ﺎﱠﻨُﻛ ﻥِﺇ ْﻢُﻜَﻨْﻴَﺑَﻭ ﺎَﻨَﻨْﻴَﺑ ﱡﻞُﻛ ﻮُﻠْﺒَﺗ َﻚِﻟﺎَﻨُﻫ ﴾٢٩﴿ َﻦﻴِﻠِﻓﺎَﻐَﻟ
ِﻪـﱠﻠﻟﺍ ﻰَﻟِﺇ ﺍﻭﱡﺩُﺭَﻭ ْﺖَﻔَﻠْﺳَﺃ ﺎﱠﻣ ٍﺲْﻔَﻧ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ ﺎﱠﻣ ﻢُﻬْﻨَﻋ ﱠﻞَﺿَﻭ ّﻖﺤﻟﺍ ُﻢُﻫﻻَْﻮَﻣ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {﴾٣٠﴿ َﻥﻭُﺮَﺘْﻔَﻳ .[ﺲﻧﻮﻳ] Allah Ta'ala berfirman: Dan (ingatlah) masa Kami himpunkan mereka semua (pada hari kiamat), kemudian Kami -berfirman kepada orang orang musyrik:
Tunggulah di tempat kamu semua, kamu dan makhluk-makhluk yang kamu jadikan sekutu; sesudah itu kami putuskan perhubungan baik di antara mereka -dan berkatalah makhluk makhluk yang mereka sembah itu (sebagai berlepas diri): Bukanlah kami yang kamu puja
dan taat (sebenarnya kamu hanya memuja dan mentaati hawa nafsu kamu sendiri)! (28) (Allah mengetahui apa yang sebenarnya); oleh itu, cukuplah Allah sebagai saksi antara kami dengan kamu, bahawa sesungguhnya kami tidak menyedari pujaan atau
penyembahan kamu (kepada kami). (29) Pada masa itu tiap-tiap diri dapatlah mengetahui (dan merasai) akan apa yang telah dikerjakan dan mereka dikembalikan kepada Allah Tuhan mereka yang sebenar-benarnya (yang akan membalas dengan adilnya) dan
(dengan itu) hilang lenyaplah dari mereka -apa yang mereka ada adakan. (30) Maha Benar Allah [Yunus] ﺍﻭُﺩﺎَﻧ ُﻝﻮﻘَﻳ َﻡْﻮَﻳَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ْﻢﻠﻓ ْﻢُﻫْﻮَﻋَﺪَﻓ ْﻢُﺘْﻤَﻋَﺯ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ﻲِﺋﺎﻛَﺮُﺷ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {ْﻢُﻬَﻟ ﺍﻮُﺒﻴِﺠَﺘْﺴَﻳ .[52:ﻒﻬﻜﻟﺍ]
ﺍﻮُﻋْﺩﺍ َﻞﻴِﻗَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ﺍﻮُﺒﻴِﺠَﺘْﺴَﻳ ْﻢَﻠَﻓ ْﻢُﻫْﻮَﻋَﺪَﻓ ْﻢُﻛَءﺎَﻛَﺮُﺷ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ ْﻢُﻬﱠﻧَﺃ ْﻮَﻟ َﺏﺍَﺬَﻌْﻟﺍ ﺍُﻭَﺃَﺭَﻭ ْﻢُﻬَﻟ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {َﻥﻭُﺪَﺘْﻬَﻳ .[64:ﺺﺼﻘﻟﺍ] Firman Allah Ta'ala: Dan [ingatlah] akan hari [yang ketika itu] Dia berfirman: "Panggillah -olehmu sekalian sekutu sekutu-Ku yang kamu
katakan itu". Mereka lalu memanggilnya tetapi sekutu-sekutu itu tidak membalas seruan mereka Maha Benar Allah [Al-Kahfi: 52] Firman Allah Ta'ala: Dan dikatakan (kepada mereka): Panggillah makhluk-makhluk dan
benda-benda yang kamu jadikan sekutu Allah (untuk menolong kamu), lalu mereka memanggilnya, tetapi makhluk-makhluk dan benda-benda itu tidak menyahut panggilan mereka; dan mereka tetap melihat azab (dengan merasa sesal) serta bercita-cita
kalaulah mereka di dunia dahulu menurut petunjuk. (64) Maha Benar Allah [Al-Qosos] ﻦﻣ ﻢﻬﺋﺎﻋُﺩ ﻦﻣ ﻢﻫؤﺎﻛﺮُﺷ ﺃﱠﺮﺒﺗ ﻞﺑ ﻢُﻫُؤﺎَﻛَﺮُﺷ َﻝﺎَﻗَﻭ} :ﺍﻮﻟﺎﻗﻭ ،ﷲﺍ ﻥﻭﺩ ٰﻰَﻔَﻜَﻓ ﴾٢٨﴿ َﻥﻭُﺪُﺒْﻌَﺗ ﺎَﻧﺎﱠﻳِﺇ ْﻢُﺘﻨُﻛ ﺎﱠﻣ ﺎﱠﻨُﻛ ﻥِﺇ ْﻢُﻜَﻨْﻴَﺑَﻭ ﺎَﻨَﻨْﻴَﺑ ﺍًﺪﻴِﻬَﺷ ِﻪـﱠﻠﻟﺎِﺑ ﻕﺪﺻ {﴾٢٩﴿ َﻦﻴِﻠِﻓﺎَﻐَﻟ ْﻢُﻜِﺗَﺩﺎَﺒِﻋ ْﻦَﻋ
.[ﺲﻧﻮﻳ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ Bahkan sekutu-sekutu mereka berlepas diri dari permintaan mereka kepada selain Allah, mereka berkata: -Dan berkatalah makhluk makhluk yang mereka sembah itu (sebagai berlepas diri): Bukanlah kami yang kamu puja
dan taat (sebenarnya kamu hanya memuja dan mentaati hawa nafsu kamu sendiri)! (28) (Allah mengetahui apa yang sebenarnya); oleh itu, cukuplah Allah sebagai saksi antara kami dengan kamu, bahawa sesungguhnya kami tidak menyedari pujaan atau
penyembahan kamu (kepada kami). (29) Maha Benar Allah [Yunus] ﻮﻫ ﻚﻟﺬﻓ ﷲﺍ ﻲﻓ ﻲﺘﺒﺣﺃ ﷲﺍ ﺍﻮﻘﺗﺎﻓ :ﻢﻬﺑﺮﺑ ﻦﻴﻨﻣؤﻤﻟﺍ ﻙﺍﺮﺷﺇ ﺐﺒﺳ ﻪﻧﻭﺩ ﻦﻣ ﻩﺪﻴﺒﻋ ﻰﻟﺇ ﺀﺎﻋﺪﻟﺎﺑ ﻞﺳﻮﺘﻟﺍ ﷲﺍ ﻥﺎﺤﺒُﺳ ﺎﻳﻭ .ﷲﺍ ﻢﻬﻟ ﻥﻮﻋﺪﻴﻟ !ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ
Maka bertakwalah kalian kepada Allah wahai kekasihku di Jalan Allah, itulah penyebab kesyirikan orang-orang yang beriman kepada Tuhan mereka: Bertawassul dengan doa dan seruan kepada hamba-hamba Allah selain-Nya supaya memohon kepada Allah
untuk mereka. Aduhai Maha Suci Allah Yang Maha Agung, Ya Subhaanallaahil 'Adziim ! َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ َﻚِﺌَﻟﻭُﺃ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ َﺔَﻠﻴِﺳَﻮْﻟﺍ ُﻢِﻬﱢﺑَﺭ ﻰَﻟِﺇ َﻥﻮُﻐَﺘْﺒَﻳ َﻥﻮُﻋْﺪَﻳ َﻥﻮُﻓﺎَﺨَﻳَﻭ ُﻪَﺘَﻤْﺣَﺭ َﻥﻮُﺟْﺮَﻳَﻭ ُﺏَﺮْﻗَﺃ ْﻢُﻬﱡﻳَﺃ {ﺍًﺭﻭُﺬْﺤَﻣ َﻥﺎَﻛ َﻚﱢﺑَﺭ َﺏﺍَﺬَﻋ ﱠﻥِﺇ ُﻪَﺑﺍَﺬَﻋ
.[57:ﺀﺍﺮﺳﻹﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ Allah Ta'ala berfirman: Orang-orang yang -mereka seru itu, masing masing mencari Wasilah -jalan mendampingkan diri- kepada Tuhannya (dengan berbuat ibadat), siapa di antara mereka yang lebih dekat [kepada Allah] dan
-mengharapkan rahmat -Nya dan takut akan azab Nya ; sesungguhnya azab Tuhanmu itu, adalah (perkara yang semestinya) ditakuti. (57) Maha Benar Allah [Al-Israa] ﺎَﻨْﻠﱠﻀَﻓ ْﺪَﻘَﻟَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ
ﺎَﻨْﻴَﺗﺁَﻭ ٍﺾْﻌَﺑ ٰﻰَﻠَﻋ َﻦﻴِّﻴِﺒﱠﻨﻟﺍ َﺾْﻌَﺑ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ﺍﻮُﻋْﺩﺍ ِﻞُﻗ ﴾٥٥﴿ ﺍًﺭﻮُﺑَﺯ َﺩﻭُﻭﺍَﺩ َﻒْﺸَﻛ َﻥﻮُﻜِﻠْﻤَﻳ ﻼََﻓ ِﻪِﻧﻭُﺩ ﻦِّﻣ ﻢُﺘْﻤَﻋَﺯ ﴾٥٦﴿ ﻼًﻳِﻮْﺤَﺗ ﻻََﻭ ْﻢُﻜﻨَﻋ ِّﺮﱡﻀﻟﺍ ٰﻰَﻟِﺇ َﻥﻮُﻐَﺘْﺒَﻳ َﻥﻮُﻋْﺪَﻳ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ َﻚِﺌٰـَﻟﻭُﺃ َﻥﻮُﺟْﺮَﻳَﻭ ُﺏَﺮْﻗَﺃ ْﻢُﻬﱡﻳَﺃ َﺔَﻠﻴِﺳَﻮْﻟﺍ ُﻢِﻬِّﺑَﺭ َﺏﺍَﺬَﻋ ﱠﻥِﺇ ُﻪَﺑﺍَﺬَﻋ َﻥﻮُﻓﺎَﺨَﻳَﻭ ُﻪَﺘَﻤْﺣَﺭ ﻦِّﻣ ﻥِﺇَﻭ ﴾٥٧﴿ ﺍًﺭﻭُﺬْﺤَﻣ َﻥﺎَﻛ َﻚِّﺑَﺭ ِﻡْﻮَﻳ َﻞْﺒَﻗ ﺎَﻫﻮُﻜِﻠْﻬُﻣ ُﻦْﺤَﻧ ﻻﱠِﺇ ٍﺔَﻳْﺮَﻗ ﺍًﺪﻳِﺪَﺷ ﺎًﺑﺍَﺬَﻋ ﺎَﻫﻮُﺑِّﺬَﻌُﻣ ْﻭَﺃ ِﺔَﻣﺎَﻴِﻘْﻟﺍ ﺍًﺭﻮُﻄْﺴَﻣ ِﺏﺎَﺘِﻜْﻟﺍ ﻲِﻓ َﻚِﻟَٰﺫ َﻥﺎَﻛ .[ﺀﺍﺮﺳﻹﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {﴾٥٨﴿
Allah Ta'ala berfirman: Dan Tuhanmu (wahai Muhammad) lebih mengetahui akan sekalian makhluk yang ada di langit dan di bumi, dan sesungguhnya Kami telah melebihkan setengah Nabi-nabi atas setengahnya yang lain,
dan Kami telah memberikan Kitab Zabur kepada Nabi Daud. (55) Katakanlah (wahai Muhammad kepada kaum musyrik): Serukanlah orang-orang yang kamu dakwa (boleh memberi pertolongan) selain dari Allah, maka sudah tentu mereka tidak berkuasa
menghapuskan bahaya daripada kamu dan tidak dapat memindahkannya. (56) Orang-orang yang -mereka seru itu, masing masing mencari Wasilah -jalan mendampingkan diri- kepada Tuhannya (dengan berbuat ibadat), siapa di antara mereka yang lebih dekat [kepada Allah] dan
-mengharapkan rahmat -Nya dan takut akan azab Nya ; sesungguhnya azab Tuhanmu itu, adalah (perkara yang semestinya) ditakuti. (57) Tak ada suatu negeripun [yang durhaka penduduknya], melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat
atau Kami azab [penduduknya] dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab [Lauh Mahfuzh]. (58) Maha Benar Allah [Al-Israa] ﻲِﻓ ﺎَﻨْﻓﱠﺮَﺻ ْﺪَﻘَﻟَﻭ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﺎﻗﻭ ٍﻞَﺜَﻣ ِّﻞُﻛ ﻦِﻣ ِﺱﺎﱠﻨﻠِﻟ ِﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ ﺍَﺬٰـَﻫ
﴾٥٤﴿ ﻻًَﺪَﺟ ٍءْﻴَﺷ َﺮَﺜْﻛَﺃ ُﻥﺎَﺴﻧِﻹْﺍ َﻥﺎَﻛَﻭ ُﻢُﻫَءﺎَﺟ ْﺫِﺇ ﺍﻮُﻨِﻣْؤُﻳ ﻥَﺃ َﺱﺎﱠﻨﻟﺍ َﻊَﻨَﻣ ﺎَﻣَﻭ ﻥَﺃ ﻻﱠِﺇ ْﻢُﻬﱠﺑَﺭ ﺍﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﻳَﻭ ٰﻯَﺪُﻬْﻟﺍ ُﻢُﻬَﻴِﺗْﺄَﻳ ْﻭَﺃ َﻦﻴِﻟﱠﻭَﻷْﺍ ُﺔﱠﻨُﺳ ْﻢُﻬَﻴِﺗْﺄَﺗ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {﴾٥٥﴿ ﻼًُﺒُﻗ ُﺏﺍَﺬَﻌْﻟﺍ .[ﻒﻬﻜﻟﺍ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ Firman Allah Ta'ala: Dan sesungguhnya -Kami telah mengulang ulangi bagi manusia dalam Al Qur’an ini
bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. (54) Dan tidak ada sesuatupun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan memohon ampun kepada Tuhannya,
kecuali [keinginan menanti] datangnya hukum [Allah yang telah -berlaku pada] umat umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata. (55) Maha Benar Allah [Al-Kahfi]
،ﺭﺎﻴﺧﻷﺍ ﻦﻴﻘﺑﺎﺴﻟﺍ ﺭﺎﺼﻧﻷﺍ ﺮﺸﻌﻣ ﺎﻳﻭ ﻥﺃ ﻢﻛﺮﻣﺄﻳ ﻥﺃ ﺮﻈﺘﻨﻤﻟﺍ ﻱﺪﻬﻤﻠﻟ ﻥﺎﻛ ﺎﻣ ﷲﺍ ﺮﻔﻐﺘﺴﻴﻟ ﷲﺍ ﻥﻭﺩ ﻦﻣ ﻪﻧﻮﻋﺪﺗ ﻥﺃ ﻻﺇ ﷲﺎﺑ ﻙﺮﺷ ﻚﻟﺬﻓ ﻢﻜﻟ ﺮﻴﻏ ﻦﻣ ﻲﺴﻔﻧ ﺕﺍﺫ ﻦﻣ ﻢﻜﻟ ﺮﻔﻐﺘﺳﺍ ﻝﻮﻘﻟ ًﺎﻘﻳﺪﺼﺗ .ﻢﻜﻨﻣ ﺀﺎﻋﺪﻠﻟ ﺐﻠﻃ ُﻪﱠﻠﻟﺍ ﻻِﺇ َﻪَﻟِﺇ ﻻ ُﻪﱠﻧَﺃ ْﻢَﻠْﻋﺎَﻓ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ َﻦﻴِﻨِﻣْؤُﻤْﻠِﻟَﻭ َﻚِﺒْﻧَﺬِﻟ ْﺮِﻔْﻐَﺘْﺳﺍَﻭ ْﻢُﻜَﺒﱠﻠَﻘَﺘُﻣ ُﻢَﻠْﻌَﻳ ُﻪﱠﻠﻟﺍَﻭ ِﺕﺎَﻨِﻣْؤُﻤْﻟﺍَﻭ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {ﻢُﻛﺍَﻮْﺜَﻣَﻭ .[19:ﺪﻤﺤﻣ]
Wahai sekalian Anshar Pendahulu Yang Baik, -tiadalah layak bagi Al Mahdi Al-Muntazhar untuk memerintahkan kalian agar meminta kepada dirinya selain dari Allah, supaya dia memohon kepada Allah agar mengampuni kalian, kerana yang demikian adalah syirik
kepada Allah, kecuali jika Al-Mahdi memohon ampunan Allah untuk kalian dari dirinya sendiri, tanpa ada permintaan untuk mendoakan dari kalian. Benarlah firman Allah Ta'ala: Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada
Tuhan [Yang Hak] melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi [dosa] orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu. (19) Maha Benar Allah [Muhammad]
ﺔﻜﺋﻼﻣ ﺎﻳ :ﻝﻮﻘﻧ ﻥﺃ ﺢﺼﻳ ﻞﻬﻓ ﺮﻔﻐﻳ ﻥﺃ ﷲﺍ ﺍﻮﻋﺩﺍ ﻦﻴﺑﺮﻘُﻤﻟﺍ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﺍﺬﻫ ﺎﻨﻟ ﺯﻮﺠﻳ ﻪﻧﺈﻓ :ﻝﻮﻘﻧ ﻢﺛ ،ﺎﻨﻟ :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﻮﻘﻟ ًﺎﻘﻳﺪﺼﺗ .ﺀﺎﻋُﺪﻟﺍ ﻦِﻣ َﻥْﺮﱠﻄَﻔَﺘَﻳ ُﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ُﺩﺎَﻜَﺗ} ِﺪْﻤَﺤِﺑ َﻥﻮُﺤﱢﺒَﺴُﻳ ُﺔَﻜِﺋﻼَﻤْﻟﺍَﻭ ﱠﻦِﻬِﻗْﻮَﻓ ﻻَﺃ ِﺽْﺭَﻷﺍ ﻲِﻓ ﻦَﻤِﻟ َﻥﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﻳَﻭ ْﻢِﻬﱢﺑَﺭ {ُﻢﻴِﺣﱠﺮﻟﺍ ُﺭﻮُﻔَﻐْﻟﺍ َﻮُﻫ َﻪﱠﻠﻟﺍ ﱠﻥِﺇ .[5:ﻯﺭﻮﺸﻟﺍ]
Adakah benar sekiranya kita menyeru: Wahai Malaikat Ar-Rahman yang didekatkan, mohonlah kepada Allah agar mengampuni kami, lalu kita mengatakan: boleh bagi kita menyeru seperti ini, benarlah firman Allah Ta'ala: Hampir saja langit itu pecah dari sebelah
atasnya [karena kebesaran Tuhan]dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhannya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (5) Maha
Benar Allah [Asy-Syuura] َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ} :ﻰﻟﺎﻌﺗ ﷲﺍ ﻝﻮﻘﻟ ًﺎﻘﻳﺪﺼﺗﻭ َﻥﻮُﺤﱢﺒَﺴُﻳ ُﻪَﻟْﻮَﺣ ْﻦَﻣَﻭ َﺵْﺮَﻌْﻟﺍ َﻥﻮُﻠِﻤْﺤَﻳ َﻥﻭُﺮِﻔْﻐَﺘْﺴَﻳَﻭ ِﻪِﺑ َﻥﻮُﻨِﻣْؤُﻳَﻭ ْﻢِﻬﱢﺑَﺭ ِﺪْﻤَﺤِﺑ ٍءْﻴَﺷ ﱠﻞُﻛ َﺖْﻌِﺳَﻭ ﺎَﻨﱠﺑَﺭ ﺍﻮُﻨَﻣﺁ َﻦﻳِﺬﱠﻠِﻟ ﺍﻮُﻌَﺒﱠﺗﺍَﻭ ﺍﻮُﺑﺎَﺗ َﻦﻳِﺬﱠﻠِﻟ ْﺮِﻔْﻏﺎَﻓ ﺎًﻤْﻠِﻋَﻭ ًﺔَﻤْﺣَﺭ ﻕﺪﺻ {ِﻢﻴِﺤَﺠْﻟﺍ َﺏﺍَﺬَﻋ ْﻢِﻬِﻗَﻭ َﻚَﻠﻴِﺒَﺳ .[7:ﺮﻓﺎﻏ] ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺍ
Dan juga firman Allah -Ta'ala: [Malaikat malaikat] yang memikul ’Arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman [seraya mengucapkan]: "Ya
Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala, (7) Maha Benar Allah [Ghaafir]
ﻚﻟﺬﻓ ﺯﻮﺠﻳ ﻻ :ﺏﺍﻮﺠﻟﺍ ﻝﻮﻘﻧ ﻢﺛ ﻊﻤﺴﻳ ﻮﻟﻭ ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ ﷲﺎﺑ ﻙﺮﺷ ﺔﻜﺋﻼﻣ ﺎﻳ ﻝﻮﻘﻳ ًﺍﺪﺣﺃ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﺔﻜﺋﻼﻣ ﺍﻮﻋﺩ ﺎﻤﻟ ﺎﻨﻟ ﺮﻔﻐﻴﻟ ﷲﺍ ﺍﻮﻋﺩﺍ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﻙﺮﺷﺃ ﻦﻤﻟ ﺮﻔﻐﺘﺴﻧ ﻒﻴﻛ :ﺍﻮﻟﺎﻘﻟﻭ ﷲﺍ ،ًﺎﺌﻴﺷ ﷲﺍ ﻦﻣ ﻚﻨﻋ ﻲﻨﻐﻧ ﻦﻠﻓ ؟ﷲﺎﺑ ﻥﺃ ﻢﻬﻟ ﺯﻮﺠﻳ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ ﺔﻜﺋﻼﻣ ﻦﻜﻟﻭ ﻥﺃ ﻢﻬﺴﻔﻧﺃ ﺕﺍﺫ ﻦﻣ ﻢﻬﺑﺭ ﺍﻮﻋﺪﻳ ﺔﻜﺋﻼﻣ ﺅﺮﺠﻳ ﻢﻟ ﻞﺑ ؛ﻨﻴﻨﻣؤﻤﻠﻟ َﺮﻔﻐﻳ ﻻﺇ ﻥﺍﺮﻔﻐﻟﺍ ﷲﺍ ﺍﻮﻟﺄﺴﻳ ﻥﺃ ﻦﻤﺣﺮﻟﺍ
ﻥﻮﻛﺮﺸﻳ ﻻ ﻢﻬﺑﺭ ﻰﻟﺇ ﻥﻮﺒﻴﻨﻳ ﻦﻳﺬﻠﻟ ﺎَﻨﱠﺑَﺭ} :ﺍﻮﻟﺎﻗ ﻚﻟﺬﻟﻭ .ًﺎﺌﻴﺷ ﷲﺎﺑ ﺎًﻤْﻠِﻋَﻭ ًﺔَﻤْﺣَﺭ ٍءْﻴَﺷ ﱠﻞُﻛ َﺖْﻌِﺳَﻭ َﻚَﻠﻴِﺒَﺳ ﺍﻮُﻌَﺒﱠﺗﺍَﻭ ﺍﻮُﺑﺎَﺗ َﻦﻳِﺬﱠﻠِﻟ ْﺮِﻔْﻏﺎَﻓ ﷲﺍ ﻕﺪﺻ {ِﻢﻴِﺤَﺠْﻟﺍ َﺏﺍَﺬَﻋ ْﻢِﻬِﻗَﻭ .ﻢﻴﻈﻌﻟﺍ Lalu kami katakan jawabannya: Tidak boleh, kerana itu merupakan syirik kepada Allah Yang
Maha Agung. Seandainya para Malaikat Ar-Rahman mendengarkan seseorang menyeru -“Wahai Malaikat Ar Rahman, mohonlah kepada Allah supaya Dia mengampuni kami”, tentulah para malaikat itu tidak menyeru kepada Allah bahkan
mereka berkata: Bagaimana kami dapat memohonkan ampunan bagi orang yang menyekutukan Allah? Kami ini tidak akan dapat membantumu sedikitpun dari (azab) Allah, akan tetapi boleh -bagi para Malaikat Ar Rahman untuk berdoa kepada Tuhan mereka
dari diri mereka sendiri agar Allah mengampuni orang-orang yang beriman; bahkan para Malaikat Ar-Rahman tidak berani untuk meminta pengampunan dari Allah, kecuali bagi orang-orang yang kembali kepada Tuhan mereka dengan bertaubat kepada-Nya,
yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Kerana itu mereka (para malaikat) berkata: "Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau dan