• Tidak ada hasil yang ditemukan

menghitung kebutuhan panas di raw mill vertikal mill

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "menghitung kebutuhan panas di raw mill vertikal mill"

Copied!
62
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I. PENDAHULUAN

BAB I. PENDAHULUAN

1.1

1.1 SejaSejarah Berah Berdirirdirinya PTnya PT. Semen pa. Semen padangdang

Pada tahun 1906, ilmuwan Belanda bernama

Pada tahun 1906, ilmuwan Belanda bernama  Ir Ir. . Carl Carl Christoper Christoper LauLau dan dan Ir Ir..  Koninjber

 Koninjberg g  menmenemuemukan kan bebbebatuatuan an yanyang g diddiduga uga dapdapat at dijdijadiadikan kan bahbahan an bakbakuu  pembuatan

 pembuatan semen semen di di Bukit Bukit Ngalau Ngalau dan dan Bukit Bukit Karang Karang Putih Putih Indarung, Indarung, NagariNagari Lub

Lubuk uk KilKilangangan, Kta an, Kta PadPadangang, , PrPr!in!insi si "um"umateratera a BarBarat# at# KemKemudiudian, batuaan, batuann te

tersrsebebut ut diditeteliliti ti didi  Laboratorium  Laboratorium VVoor oor Material Material Landerzoek,Landerzoek, BelanBelanda# da# $asil$asil  penelitian menunjukkan bahwa batuan tersebut merupakan bahan baku pembuatan  penelitian menunjukkan bahwa batuan tersebut merupakan bahan baku pembuatan

semen, yaitu batu kapur %

semen, yaitu batu kapur %lime stonelime stone& dan batu silika %& dan batu silika % silica stone silica stone&#&#

Penelitian ini mengundang pihak swasta Belanda untuk menglah depsit Penelitian ini mengundang pihak swasta Belanda untuk menglah depsit  bahan

 bahan baku baku semen semen tersebut tersebut sehingga sehingga pada pada tanggal tanggal 1' 1' (aret (aret 1910 1910 merekamereka men

mendirdirikaikan n sebsebuah uah perperusausahaahaan n semsemen en dendengan gan namnamaa  NV NV. . Nederlands Nederlands indischeindische  portland

 portland cement cement maatschappij maatschappij (NV(NV.NICM!..NICM!. "e)ara resmi perusahaan ini mulai"e)ara resmi perusahaan ini mulai  berperasi pada tahun 191

 berperasi pada tahun 1911 dengan kapasitas prduksi **#900 1 dengan kapasitas prduksi **#900 tn per tahun#tn per tahun# +al

+alam am sejasejarahrahnya nya perperkemkembanbangan gan PP# # "em"emen en PadPadang ang telatelah h menmengalgalamiami  beberapa peride, yaitu

 beberapa peride, yaitu -1

1## PPeerriidde I e I %%aahhuun 1n 1991100..1199//**&& Pab

Pabrik rik berberdirdiri i padpada a tantanggaggal l 1' 1' (ar(aret et 1911910 0 dibdibawaawah h kekkekuasauasaan an BelBelandandaa de

dengngan namaan nama  NV NV. . Nederlands Nederlands indische indische portland portland cement cement maatschappij maatschappij (NV(NV..  NICM!,

 NICM!, berkedudukan di msterdam  berkedudukan di msterdam berdasarkan kte berdasarkan kte N# N# 2', tanggal 2', tanggal 1'1' (ar

(aret et 191910 10 yayang ng didibubuat at di di dedepapan n nntatariris s yayang ng bebernrnamamaa  "ohannes  "ohannes ieter ieter  #m

#mitith.h. ktkte e terstersebuebut t diudiumummumkan dalamkan dalam  $ij%oegsel  $ij%oegsel &&ot ot 'e 'e Ne Ne NederlandsNederlands #taat Courant 

#taat Courant  N# 90 tanggal 19 pril 1910# Prduksi pertama pada tahun N# 90 tanggal 19 pril 1910# Prduksi pertama pada tahun 19

19111 1 sebsebananyayak k 3636,2 ,2 ttn4n4hahariri# # PaPada da tahtahun un 19199 9 papabrbrik ik memen)n)apapai ai anangkgkaa  prduksi

 prduksi tertinggi tertinggi sebesar sebesar 130#000 130#000 tn4tahun tn4tahun dengan dengan menggunakan menggunakan empatempat  Kiln

 Kiln## *

*## PPeerriidde Ie II %I %aahhuun 1n 199//**..1199//22&&

Pada saat ini merupakan perang dunia II dimana 5epang menguasai Indnesia Pada saat ini merupakan perang dunia II dimana 5epang menguasai Indnesia da

dan n papabrbrik ik didiamambibil l alalih ih lleh eh mamananajemjemenen  sano  sano Cement.Cement. Karena kndiKarena kndisisi  perang ini banyak mesin.mesin yang rusak dan pr

 perang ini banyak mesin.mesin yang rusak dan prduksi kurang sekali#duksi kurang sekali# 

## PPereriidde e IIIII I %%aahhuun n 1199//22..1199//33&& Perid

Peride e ini merupakan perang kemerdekaaini merupakan perang kemerdekaan n I, pabrik diambil I, pabrik diambil kembakembali li lehleh  pemerintah Indnesia sendiri

 pemerintah Indnesia sendiri dan mengganti nama perusahaan dan mengganti nama perusahaan menjadi Kilangmenjadi Kilang

1 1

(2)
(3)

"em

"emen en IndIndaruarung# ng# $as$asil.hil.hasiasil l prprdukduksi si blbleh eh dikdikataatakan kan tidtidak ak ada ada karkarenaena  perbaikan serta penggantian mesin.mesin yang rusak akibat perang#

 perbaikan serta penggantian mesin.mesin yang rusak akibat perang# /

/## PPereriidde e I7 I7 %%aahhuun n 1199//33..119922''&&

Peride ini adalah pada saat gresi (iliter Belanda I tahun 19/3# Pabrik  Peride ini adalah pada saat gresi (iliter Belanda I tahun 19/3# Pabrik  diambil alih leh Belanda dan namanya diganti menjadi

diambil alih leh Belanda dan namanya diganti menjadi  NV NV. adang ortland . adang ortland  Cement Maatscai

Cement Maatscaijj jj (NV CM!(NV CM! dan mulai dan mulai berberprprdukduksi si padpada a tahtahun un 19/19/9#9# Prduksi tertinggi pada tahun 19'2 sebesar

Prduksi tertinggi pada tahun 19'2 sebesar 12/#000 tn4tahun12/#000 tn4tahun 2

2## PPeerriidde 7 e 7 %%aahhuun 1n 19922''..11996611&&

Berhubung dengan pengembalian Irian Barat ke I pada tanggal 2 5uli 192', Berhubung dengan pengembalian Irian Barat ke I pada tanggal 2 5uli 192', keluarlah keputusan presiden I N# 204192' yang menyatakan bahwa pabrik  keluarlah keputusan presiden I N# 204192' yang menyatakan bahwa pabrik  semen diambil alih leh pemerintahan Indnesia yang dikella leh Badan semen diambil alih leh pemerintahan Indnesia yang dikella leh Badan Penge

Pengella lla PerusaPerusahaan haan PerusaPerusahaan haan InduIndustri stri dan dan ambanambang g %BPP%BPPI& I& Pusat,Pusat,  prduksi tertinggi tahun 1929

 prduksi tertinggi tahun 1929 sebesar 1*0#31/ tn4tahunsebesar 1*0#31/ tn4tahun 6

6## PPereriidde e 77I I %%aahhuun n 11996611..119933**&& "et

"etelah elah tigtiga a tahtahun un dikdikelella la leleh h BadBadan an PenPengelgella la PerPerusausahaahaan n PerPerusausahaahaann Indu

Industri stri dan ambdan ambang ang %BPP%BPPI& I& Pusat, berdasarkaPusat, berdasarkan n PeratuPeraturan ran PemeriPemerintahntah %PP& N# 3

%PP& N# 3 mentamentapkan status "emen Padang dengan kpkan status "emen Padang dengan kta Ntaris 2 ta Ntaris 2 tanggtanggal /al /  juli

 juli 193*, 193*, seluruh seluruh saham saham dimiliki dimiliki leh leh pemerintah pemerintah I# I# Pada Pada tahun tahun 1931,1931, men)apai prduksi tertinggi sebesar

men)apai prduksi tertinggi sebesar 13*#031 tn4tahun#13*#031 tn4tahun# 3

3## PPereriidde e 77III I %%aahhuun n 119933**..11999922&& "et

"etelah elah resmresmi i berbernamnama a PP# # "em"emen en PadPadangang, , makmaka a penpengangangkagkatan tan dirdireksieksi di

ditetentntukukan an beberdrdasasarkarkan an 88P" P" sesesusuai ai dedengngan an susurat rat kekepupututusan san (en(enkekeuu  N#0/4(K4193*, yang

 N#0/4(K4193*, yang berlaku berlaku semenjak semenjak perusahaan perusahaan berstatus berstatus P P %Perser&#%Perser&# Pada tanggal 19 5uli 193 rehabilitasi pabrik diresmikan leh presiden $#(# Pada tanggal 19 5uli 193 rehabilitasi pabrik diresmikan leh presiden $#(# "

"ehehartart  dadan n kakapapasitsitas as prprddukuksi si nanaik ik memenjnjadadi i ****0#0#00000 0 ttn4n4tatahuhun n dadann melampaui target tahun 193 dengan prduksi */'#*3' tn4tahun# ehabilitasi melampaui target tahun 193 dengan prduksi */'#*3' tn4tahun# ehabilitasi kedua diresmikan leh

kedua diresmikan leh mentri perindustrian (h# mentri perindustrian (h# usu: dan prduksi semakinusu: dan prduksi semakin meningkat sejalan dengan peresmian selesainya rehabilitasi kedua, diresmikan meningkat sejalan dengan peresmian selesainya rehabilitasi kedua, diresmikan  pelaksanaan

 pelaksanaan Indarung Indarung II II dan dan dilanjutkan dilanjutkan dengan dengan pryek pryek Indarung Indarung III III dandan IIIB %sekarang menjadi Indarung III dan Indarung I7&, dimana Indarung III IIIB %sekarang menjadi Indarung III dan Indarung I7&, dimana Indarung III di

direresmsmikikan an papada da tatangnggagal l *9 *9 +e+esemsembeber r 1919'', , sedsedanangkgkan an InIndadarurung ng I7I7 dir

diresmesmikaikan n padpada a tantanggggal al * * 5ul5uli i 19'19'3 3 dendengan gan kapkapasitasitas as prprdukduksi si 600600#00#0000 tn4tahun#

tn4tahun# '

'## PPereriide de 77IIIII I %%ahahun un 19199292.s.sekekararanang&g&

* *

(4)

Be

Berdrdasaasarkrkan an susurat rat mementntereri i kekeuauangngan an I I NN#2#244*6*64m4mikikrrrrgaganinismesme 01641992 pemerintah melakukan knsulisasi atas tiga pabrik semen pada 01641992 pemerintah melakukan knsulisasi atas tiga pabrik semen pada tanggal 12 "eptember 1992, antara lain

tanggal 12 "eptember 1992, antara lain -a#

a# PP# "# "ememen en nnasasaa  b#

 b# PP# "emen Padang# "emen Padang )#

)# PP# # "e"ememen n ;r;resesik ik 

erealisasikan pada tanggal 12 "eptember 1992, sehingga P# "emen erealisasikan pada tanggal 12 "eptember 1992, sehingga P# "emen Padang berada dibawah P "emen ;resik bk %"emen

Padang berada dibawah P "emen ;resik bk %"emen ;resik ;rub&#;resik ;rub&# 9#

9# PerPerkemkembanbangan gan PabPabrik rik PP# "# "emeemen n PadPadangang 8n

8ntutuk k memeniningngkakatktkan an kakapapasisitatas s prprddukuksi, si, mamaka ka PP# # "e"ememen n PaPadadangng melakukan ptimalisasi Indarung I dan pembangunan pabrik baru Indarung melakukan ptimalisasi Indarung I dan pembangunan pabrik baru Indarung II, III, IIIB, III<, maka terhitung mulai tanggal 1 5uni 199/ kapasitas II, III, IIIB, III<, maka terhitung mulai tanggal 1 5uni 199/ kapasitas terp

terpasanasang g menmeningingkat kat menmenjadjadi i #*#*30#30#000 000 tn tn semsemen4en4tahtahun# un# KemKemudiudianan  penamaannya dirubah lagi

 penamaannya dirubah lagi

menjadi-

 Pabrik Indarung I tetap dinamakan Pabrik Indarung IPabrik Indarung I tetap dinamakan Pabrik Indarung I

 Pabrik Indarung II tetap dinamakan Pabrik Indarung IIPabrik Indarung II tetap dinamakan Pabrik Indarung II

 Pabrik Indarung III menjadi Pabrik Indarung IIIPabrik Indarung III menjadi Pabrik Indarung III

 Pabrik Indarung IIIB dan III< menjadi Pabrik Indarung I7Pabrik Indarung IIIB dan III< menjadi Pabrik Indarung I7

Pengembangan dan perluasan pabrik terus dilakukan, antara lain dengan Pengembangan dan perluasan pabrik terus dilakukan, antara lain dengan  pembangunan

 pembangunan pabrik pabrik baru baru Indarung Indarung 7 7 yang yang mulai mulai berprduksi berprduksi pada pada tahuntahun 199' dengan kapasitas *#00#000 tn semen4tahun# (aka dengan demikian 199' dengan kapasitas *#00#000 tn semen4tahun# (aka dengan demikian ka

kapapasitsitas as terterpapasasang ng prprddukuksi si semsemen en lleh eh PP# # "e"ememen n PaPadadang ng adadalaalahh 9#200#000 tn semen4tahun, dengan perin)ian sebagai

9#200#000 tn semen4tahun, dengan perin)ian sebagai

berikut-

 PPaabbrriik k IInnddaarruunng g II - - 00##00000 0 ttnn44ttaahhuunn

 PPababrriik k IInnddaarruunng g IIII - 6- 66600##00000 0 ttnn44ttaahhuunn

 PPababririk k InIndadarurunng g IIIIII - '1- '10#0#0000 00 ttnn4t4tahahuunn

 PPababririk Ik Inndadarurunng Ig I77 - 1- 1#'#'0000#0#0000 t0 tnn4t4tahahuunn

 Pabrik Pabrik Indarung Indarung 7 7 - - *#900#000 *#900#000 tn4tahuntn4tahun

 Pabrik Pabrik Indarung Indarung 7I 7I - - #000#000 #000#000 tn4tahuntn4tahun 

tal prduksital prduksi - 9#200#000 - 9#200#000 tn4tahuntn4tahun (u

(ulalai i tatahuhun n 191999 99 papabrbrik ik InIndadarurung ng I I titidadak k didippererasiasikakan n lalagi gi dedengnganan  pertimbangan

 pertimbangan emisi emisi debu debu dan dan e:isiensi e:isiensi peralatan, peralatan, maka maka kapasitas kapasitas terpasangterpasang menjadi 9#130#000 tn4tahun# Pabrik Indarung I adalah pabrik yang

menjadi 9#130#000 tn4tahun# Pabrik Indarung I adalah pabrik yang menggunakanmenggunakan sistem prses basah

sistem prses basah ()et*process()et*process&#&#

Pembangunan pabrik Indarung II dilaksanakan dalam bentuk kerjasama Pembangunan pabrik Indarung II dilaksanakan dalam bentuk kerjasama den

dengan gan =L# =L# "mi"midth dth dan dan <0# 4" <0# 4" +en+enmarmark# k# PabPabrik rik IndIndaruarung ng II II berberkapkapasitasitasas 600

600#00#000 0 tntn4ta4tahun hun ataatau u *00*000 0 tntn4ha4hari ri yanyang g berberpeperasi rasi sejasejak k tahtahun un 19'19'0 0 dandan melalu

(5)

meningkat menjadi 660#000 tn4tahun# Pabrik Indarung II memiliki satu kiln dengan /. stage suspension preheater dengan sistem prses kering %dr+*process&#

"elanjutnya dibangun pabrik Indarung III yang diran)ang dengan desain kembar dengan Indarung II yang berperasi sejak 5uli 19' yang mempunyai satu  buah kiln dengan /. suspension preheater  dan kapasitas *200 tn4hari atau

320#000 tn4tahun# +an melalui pryek ptimalisasi yang selesai pada tahun 199*, maka kapasitas prduksi meningkat menjadi '10#000 tn4tahun# Pabrik  Indarung III juga menggunakan prses kering %dr+*process&#

Pabrik Indarung I7 berasal dari pabrik Indarung IIIB dan Indarung III<, dimana pabrik Indarung IIIB mulai berperasi pada bulan >ktber 19'2, dengan sistem prses kering yang mempunyai kiln dengan /. stage suspension preheater   berkapasitas 000 tn4hari atau 900#000 tn4tahun#

Pabrik Indarung III< % precalsiner s+stem "L<& adalah pengembangan lanjutan dari pabrik Indarung IIIB sehingga kapasitasnya menjadi 6000 tn4hari atau 1#'00#000 tn4tahun yang selesai menjelang tahun 199#

Pabrik Indarung 7 adalah pabrik semen dengan sistem dan teknlgi yang terbaru, yaitu mempunyai sistem prses kering yang memiliki kiln dilengkapi dengan  suspension preheater   dan precalciner  %"L< dan IL<& dengan kapasitas 9600 tn4hari atau *#900#000 tn4tahun#

Pabrik Indarung 7I sama dengan pabrik Indarung 7 adalah pabrik semen dengan sistem dan teknlgi yang terbaru, yaitu mempunyai sistem prses kering yang memiliki kiln dilengkapi dengan  suspension preheater  dan  precalciner  %"L< dan IL<& dengan kapasitas yang lebih banyak lagi yaitu 10000

tn4hari atau #000#000 tn4tahun#

1.2 Bahan Baku Pembuaan Semen

Bahan baku untuk prses pembuatan semen pada P# "emen Padang diperleh dengan )ara penambangan sendiri seperti batu kapur, batu silika, dan tanah liat# 8ntuk pasir besi dan gypsum didatangkan dari <ila)ap dan hailand#

1.2.1 Penambangan Bau !apur

(6)

Penambangan batu kapur dilakukan di bukit Karang Putih dengan sistem tambang terbuka %uerr+& atau disebut juga dengan sistem berjenjang%benching   s+stem&# "istem penambangan ini melalui beberapa

tahap,yaitu-1# Pengupasan% stripping & yaitu membuang lapisan atas tanah dan  pephnan yang menutupi lapisan batu kapur dengan menggunakan

buldozer dan e-ca%ator.

*# Pengebran yaitu membuat lubang dengan br untuk tempat peledakan# Kedalaman pengebran ? 6.12 meter yang diarahkan pada lantai  jenjang#

# Peledakan% $lasting &, lubang yang telah dibr diisi bahan peledak  dengan )ara peledakan electrical detonation# "istem peledakan yang digunakan

yaitu-a# N=>%  monium Nitrat  /uel 0il (solar!! di)ampur dengan  perbandingan 9/-6# Pen)ampuran dengan alat homogenizer yang  berupa drum berputar dengan mtr penggerak# 5umlah N=> yang

digunakan biasanya *4 bagian#

 b#  'amotion( 'inamit monium 1elatin& digunakan untuk meledakan N=> yang dimasukan kedalam lubang dengan kedalaman *4 dari kedalaman lubang#

)#  'etonator  yang digunakan untuk menyulut dinamit yang ditan)apkan kedalam damotin yang dihubungkan dengan pusat  pengatur ledakan#

d# Crushing  yaitu penghan)uran batu kapur dari ukuran 1 m menjadi ukuran yang lebih ke)il dari 20 mm# "etelah itu dengan belt  con%e+or dibawa batu kapur ke storage pabrik#

1.2.2 Penambangan Bau Si"ika

Penambangan batu silika dilakukan di Bukit Ngalau# Penambangan silika tidak memerlukan peledakan karena batuan silika merupakan butiran yang saling lepas terikat satu sama lain# Penambangan silika dilakukan dengan pendrngan  batu silika dengan menggunakan buldozer  ke tepi tebing dan jatuh di tepi loading 

(7)

hopper. 2oller crusher yang digunakan ada dua tingkat# Batu silika direduksi ukurannya sampai lebih ke)il dari 00 mm pada roller rusher  tingkat I dan lebih ke)il dari 60 mm pada tingkat II# Batu silika ini kemudian ditransprtasikan ke intermediate silo di Batu ;adang untuk kemudian diangkut lagi ke pabrik#

1.# Pr$duk dan Pema%aran PT. Semen Padang 1.#.1 Pr$duk&pr$duk PT. Semen Padang

P# "emen Padang telah memprduksi jenis.jenis semen berbagai :ungsi# "emua jenis semen yang diprduksi telah memenuhi standar mutu seperti

-a# "tandar Industri Indnesia %"II&  b# British by "tandar %B"& 1*419'3

)# meri)an Petrleum Institute%PI& "pesi:iasin 10 

"ebagai pabrik tertua di Indnesia, P# "emen Padang telah memprduksi  berbagai jenis semen, yaitu

-1. Semen P$r"and

a. Semen P$r"and ipe I ' Ordinry Portland Cement  (

dipakai untuk keperluan knstruksi bangunan biasa yang tidak memerlukan persyaratan khusus, kadar kandungan sul:at pada tanah dan air sekitar 0.1 @#?"emen ini memiliki kadar <" yang

tinggi dan kadar < 10.12 @# +igunakan untuk pemakaian seperti

 bangunan pabrik, gedung bertingkat dan lain.lain# Pemakaian dan kmpsisi jenis semen tersebut diatur dalam "tandar - "( <. 120, B" 1*419'3 N># 12.*0/a 199/

b. Semen P$r"and Tipe II ' Moderate Heat Cement (

"emen Prtland ipe II % Moderate 3eat Cement & diapakai untuk  keperluan betn yang memerlukan ketahanan sul:at atau panas hidrasi sedang, mempunyai kandungan sul:at pada tanah dan air 0,1. 0,* @# 8ntuk semen ini memiliki kadar <" yang tinggi dan

disyaratkan kadar < lebih dari ' @# Biasanya semen ini digunakan

(8)

untuk bangunan pinggir laut %pelabuhan&, saluran irigasi, landasan  jembatan bangunan dibekas tanah rawa, betn untuk dam# Pemakaian dan kmpsisi jenis semen tersebut diatur dalam "tandar  "II# 00.'1, "( <.190, B" 1*419'3, "NI N># 12.*0/a 199/

). Semen P$r"and Tipe III

"emen Prtland ipe III %high 4arl+ #trength Cement & dipakai untuk knstruksi bangunan yang memerlukan kekuatan tekan tinggi  pada :ase permulaan setelah pengikatan terjadi# (engandung <"

lebih banayk dan mempunyai si:at )epat mengeras atau mempunyai kekuatan tinggi pada umur muda, semen jenis ini kadar <" dan <

tinggi, butirannya halus dan < dibatasi maksimum 2 @# +an

 biasanya digunakan untuk daerah yang bersuhu dingin, bangunan  bertingkat, bagunan dalam air yang tidak memerlukan ketahanan terhadap sul:at# Pemakaian dan kmpsisi jenis semen tersebut diatur dalam "tandar - "II# 00.'1, "( <.1'0, B" 1*419'3, "NI  N># 12.*0/a 199/

d. Semen P$r"and Tipe I*

"emen Prtland ipe I7 %lo) 3eat cement &# Penggunaannya memerlukan panas hidrasi rendah karena mengandung </= dan <*"

lebih banyak# "emen jenis ini pengerasan dan perkembangannya lambat# Kadar <" dibatasi maksimum 2 @ dan kadar <

maksimum 3 @# Biasanya digunakan untuk bangunan didaerah  panas, untuk pembuatan betn atau kntruksi bangunan berdimensi tebal, misalnya bendungan pndasi jembatan yang tebal atau landasan mesin.mesin yang berukuran tebal# Pemakaian dan kmpsisi jenis semen tersebut diatur dalam "tandar - "II# 00.'1, "( <120,B 1*419'3,"NI N># 12.*0/a 199/

e. Semen P$r"and Tipe * ' Sulfaate Resistance ement (

"emen Prtland ipe 7 %#ul5aate 2esistance cement   &adalah semen prtland tahan sul:at yang tinggi, artinya tahan terhadap larutan garam sul:at di dalam air# 8ntuk semen kadar < maksimun

(9)

gas atau uap kimia yang agresi:, untuk bangunan yang selalu  berhubungan dengan air panas yang mengandung garam.garam sul:at dalam knsentrasi tinggi# Pemakaian dan kmpsisi jenis semen tersebut diatur dalam "tandar - "II# 00.'1, "( <120,B 1*419'3,"NI N># 12.*0/a 199/

2. +i" ,e"" -emen '+,-(

>A< sering juga dinamakan dengan semen tipe kusus dan memenuhi standar PI.spe)# 10, "NI 12.0//.199*# +igunakan untuk  membuat lapisan sumur minyak yang dalam dan untuk menyumbat sumur setelah dibr# >A< terdiri beberapa kelas yaitu

-a# <lass  digunakan untuk kedalaman 1'0 m#

 b# <lass B digunakan untuk kedalaman 1'0 m, disamping itu memerlukan ketahanan terhadap sul:at tingkat menengah dan tinggi# )# <lass < digunakan untuk kedalaman 1'0 m, yang memerlukan

ketahanan awal yang tinggi dan ketahanan sul:at tingkat menengah dan tinggi#

d# <lass ; % 3ight b+ #ul5at 2esistance &, digunakan pada sumur.sumur  dengan kedalaman *//0 m# <lass ; ini disebut juga dengan basis >A< karena dengan menambah additi%e dapat digunakan untuk   berbagai kedalaman#

#. Super a%$nry -emen 'S-(

"emen ini digunakan untuk knstruksi ringan sedang,untuk   plasteran# pemasangan bata dan bahan bangunan# Prprsi yang ideal

untuk bahan bangunan dengan menggunakan semen tipe ini adalah 30 @ "(< dan 0 @ semen tipe dan memenuhi standar "NI 12.200.199#

/. P$r"and P$00$"an -emen 'PP-(

"emen ini digunakan se)ara luas seperti

-a# Knstruksi betn massa % bendungan, dam dan irigasi &

(10)

 b# Knstruksi betn yang memerlukan ketahanan terhadap serangan sul:at % bangunan tepi pantai, tanah rawa &#

)# Bangunan 4 instalasi yang memerlukan kekedapan yang tinggi#

1.#.2 Pema%aran PT Semen Padang

+aerah pemasaran dari P# "emen Padang meliputi seluruh wilayah Indnesia# pabila suplai dalam negri sudah men)ukupi maka kelebihannya akan diekspr# 8ntuk ekspr P# "emen Padang telah mensuplai ke negara Bangladesh, aiwan, (yanmar, 7ietnam, 5epang, hailand, $ngkng, Papua Nugini, Philipina dan lain.lain# Pendistribusiannya dilakukan dengan menggunakan angkutan laut dan angkutan darat#

1./ L$ka%i Peru%ahaan

P# "emen Padang terletak di Kelurahan Indarung, Ke)amatan Lubuk  Kilangan, Kta Padang, "umatera Barat, berjarak 12 km kearah timur pusat kta Padang, arah imur jalan raya Padang."lk# "e)ara gegra:is, lkasi pabrik   berada pada ketinggian  *00 m diatas permukaan laut#

1. anajemen Peru%ahaan

+alam mengella suatu perusahaan agar dapat berjalan dengan baik, maka diperlukan unsur manajerial yang terstruktur dan terprgram# Nantinya sistem manajemen inilah yang akan menjalankan perusahaan#

"istem manajemen ditentukan eleh pengambil keputusan atau pemimpin  perusahaan yang akhirnya akan melahirkan keputusan yang bijaksana bagi  jalannya perusahaan#

"e)ara garis besar :ungsi manajemen itu dapat dibagi menjadi -1#  lanning  %peren)anaan&

 lanning  merupakan :ungsi manajemen untuk melaksanakan tujuan dan  prgram perusahaan# "etiap kegiatan yang ter)apai atau dilaksanakan harus dibuat lebih dahulu leh perusahaan# Pada P "emen Padang peren)anaan dibuat leh pemimpin, sedangkan peren)anaan yang si:atnya ke)il dilaksanakan leh masing.masing unit#

(11)

"turktur rganisasi merupakan kelengkapan perusahaan dimana didalamnya tergambar tingkat, tanggung jawab, tugas dan wewenang yang jelas# >rganisasi merupakan gabungan dari beberapa rang yang terkrdinir untuk  men)apai tujuan pembagian tugas#

#  ctuating %pergerakan&

 ctuating   merupakan suatu usahaa pergerakan yang dipimpin leh serang  pemimpin perusahaan terhadap bawahannya, jadi yang menjadi :kusnya adalah manusia yang dikenal se)ara luas dengan hubungan silaturrahmi antar  manusia# +i P "emen Padang hal ini direalisasikan dengan baik melalui kperasi karyawan#, siraman rhani, dharma wanita, karyawan, dan lain.lain# /# Controlling %pengawasan&

Controlling  merupakan tindakan yang harus dilaksanakan leh serang  pemimpin perusahaan untuk menjaga agar tidak terjadi penyimpangan  penyelewenagan tugas dan wewenang dari yang telah ditentukan# Pengawas di

P "emen Padang dilakukan disemua unit perusahaan se)ara ketat#

1. Srukur +rgani%a%i Peru%ahaan

P "emen Padang merupakan salah satu perusahaan yang berada dibawah Badan 8saha (ilik Negara %B8(N& dalam bentuk perser dengan struktur  rganisasi berbentuk line dan sta: dilingkungan +irektrat 5endral Industri Kimia dasar +epartemen Perindustrian# Kekuasaan tertinggi terletak pada pemegang saham, dalam hal ini pemerintah melalui +ewan Kmisaris#

3ambar 1.1. "truktur >rganisasi P "emen Padang %"umber- "emen Padang, *013&

(12)

Perusahaan ini dipimpin leh +ewan +ireksi yang diangkat berdasarkan "K (enteri Perindustrian, sedangkan pejabat.pejabat dibawahnya diangkat  berdasarkan "urat Keputusan +ireksi diangkat sebagai +irektur 8tama yang

dibantu leh empat direktur lainnya, yaitu

-1. Direkur Pema%aran

+irektur pemasaran bertanggung jawab langsung kepada direktur utama dan akam membawahi beberapa unit kerja, yaitu

-a# +epartemen Peren)anaan dan Pengembangan Pemasaran

=ungsi dari +epartemen Peren)anaan dan Pengembangan Pemasaran adalah sebagai peren)ana untuk melakukan knsepsi harga, prmsi, dan  pendistribusian prduk, baik untuk pemasaran dalam negeri maupun luar 

negeri untuk men)iptakan pertukaran yang memuaskan tujuan.tujuan indi!idu dan rganisasi# +epartemen ini dibantu leh beberapa bir, diantaranya

-. Bir Peren)anaan Pemasaran

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh sta: peren)anaan  pemasaran

. Bir Prmsi dan Pelayanan Pelanggan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang Prmsi

 Bidang pelayanan pelanggan  b# +epartemen Penjualan

+epartemen penjualan mempunyai tanggung jawab dalam hal menjual  prduksinya dengan tujuan ptimasi keungan perusahaan dan kepuasan knsumen diseluruh wilayah penjualan dan wilayah penjualan pruduknya adalah untuk seluruh wilayah Indnesia# +alam menjalankan tugas. tugasnya departemen ini dibantu leh beberapa bir, diantaranya

-. Bir penjualan wilayah I

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang penjualan wilayah "umbar 

 Bidang penjualan wilayah iau daratan  Bidang penjualan wilayah 5ambi

 Bidang penjualan wilayah Bengkulu  Bidang penjualan wilayah Luar Negeri . Bir penjualan wilayah II

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang penjualan wilayah )eh

 Bidang penjualan wilayah "umut

(13)

 Bidang penjualan wilayah "umsel dan Babel  Bidang penjualan wilayah Lampung

. Bir penjualan wilayah III

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang penjualan wilayah +KI 5akarta

 Bidang penjualan wilayah 5abar   Bidang penjualan wilayah Banten  Bidang penjualan wilayah 5ateng )# +epartemen +istribusi dan ransprtasi

+epartemen ini bertanggung jawab terhadap pendistribusian prduk kepada knsumen melalui transprtasi darat dan laut baik dalam negeri maupun luar negeri# +epartemen ini dibantu leh beberapa bir, diantaranya

-. Bir pengantngan II

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pengantngan <iwan

 Bidang pengantngan )eh  Bidang pengantngan +umai . Bir +istribusi dan ransprtasi I

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang transprtasi dan pergudangan I

 Bidang transprtasi dan pergudangan II  Bidang transprtasi angkutan laut

. Bir +istribusi dan ransprtasi II

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang transprtasi dan pergudangan III

 Bidang transprtasi dan pergudangan I7 . Bir Pabrik Kantng

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang prduksi kantng

 Bidang peren)anaan prduksi dan C kantng

2. Direkur pr$duk%i

+irektur prduksi bertanggung jawab terhadap direktur utama dan membawahi beberapa departemen, diantaranya

-a# +epartemen ambangan

ugas utama dari departemen ini adalah untuk melakukan penambangan  bahan baku, seperti kapur %lime stone&, tanah liat %cla+&, dan batu silika % silica stone& untuk kebutuhan prduksi# +alam menjalankan tugasnya sehari.hari departemen ini dibantu leh tiga rang bir, yaitu

-. Bir Penambangan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang drilling, blasting  dan mining ser%ice

 Bidang loading  dan hauling   Bidang crushing  dan con%e+ing 

(14)

. Bir Pemeliharaan lat ambang

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pemeliharaan crusher  dan alat transprtasi I

 Bidang pemeliharaan crusher  dan alat transprtasi II  Bidang PLI alat tambang

. Bir Pemeliharaan lat Berat ambang

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pemeliharaan alat berat tambang

 Bidang bengkel tambang  Bidang PLI alat tambang

 Bidang PLI alat berat tambang

. Bir Peren)anaan, Pengembangan dan D!aluasi ambang

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh sta: peren)anaan,  pengembangan dan e!aluasi tambang

 b# +epartemen Prduksi II4III

+epartemen ini mempunyai tanggung jawab terhadap terlaksananya prses  prduksi dipabrik, jumlah prduksi dan kualiatas yang dihasilkan, serta  pen)apaian target prduksi yang telah ditetapkan# +alam tugasnya sehari.

hari departemen ini dibantu leh beberapa bir, yaitu -. Bir Prduksi II dan III

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang prduksi klinker II4III

 Bidang prduksi semen II4III . Bir Pemeliharaan (esin II dan III

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pemeliharaan mesin ra) mill  II4III

 Bidang pemeliharaan mesin kiln dan coal mill  II4III  Bidang pemeliharaan mesin cement mill  II4III

. Bir Pemeliharaan Listrik dan Instrumen II dan III

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang PLI ra) mill, kiln dan coal mill  II4III

 Bidang PLI cement mill  II4III . Bir Pengantngan I

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pengantngan Indarung

 Bidang pemeliharaan pengantngan Indarung  Bidang pengantngan eluk Bayur 

 Bidang pemeliharaan pengantngan eluk Bayur  )# +epartemen Prduksi I7

+epartemen ini dibantu leh beberapa bir, diantaranya -. Bir Prduksi I7

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang prduksi klinker I7

 Bidang prduksi semen I7 . Bir Pemeliharaan (esin I7

(15)

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pemeliharaan mesin ra) mill  I7

 Bidang pemeliharaan mesin kiln dan coal mill  I7  Bidang pemeliharaan mesin cement mill  I7

. Bir Pemeliharaan Listrik dan Instrumen I7

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang PLI ra) mill, kiln dan coal mill  I7

 Bidang PLI cement mill  I7 . Bir Labratrium Prses

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang peren)anaan dan pengendalian kualitas

 Bidang e!aluasi kualitas dan pemeliharaan alat labr   Bidang coal mi-ing  dan transprtasi

d# +epartemen Prduksi 7

+epartemen ini dibantu leh beberapa bir, diantaranya -. Bir Prduksi 7

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang prduksi klinker 7

 Bidang prduksi semen 7 . Bir Pemeliharaan (esin 7

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pemeliharaan mesin ra) mill  7

 Bidang pemeliharaan mesin kiln dan coal mill  7  Bidang pemeliharaan mesin cement mill  7

. Bir Pemeliharaan Listrik dan Instrumen 7

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang PLI ra) mill, kiln dan coal mill  I7

 Bidang PLI cement mill  I7 . Bir enaga

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pembangkit tenaga listrik 

 Bidang distribusi dan instalasi listrik dan penerangan e# +epartemen eknik Pabrik 

+epartemen ini dibantu leh beberapa bir, diantaranya -. Bir Peren)anaan dan Pengendalian Prduksi

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - "ta: e!aluasi peren)anaan dan pengendalian bahan, energi dan

 prses prduksi

 Bidang pengendalian dan pelapran prduksi

 Bidang pengellaan limbah dan pengendalian emisi . Bir D!aluasi dan Pengendalian Pemeliharaan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - "ta: e!aluasi dan pengendalian, pemeliharaan ( dan P(  "ta: e!aluasi dan pengendalian suku )adang dan )apeE  Bidang implementasi sistem pemeliharaan

 Bidang master data dan sistem in:rmasi pabrik 

(16)

. Bir Pelayanan Pabrik 

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pelayanan umum prduksi

 Bidang pelayanan mekanikal dan listrik

 Bidang pengendalian transprtasi dan alat berat pabrik 

#. Direkur Pene"iian4 Pengembangan 'Libang( dan +pera%i

+irektur ini bertangggung jawab langsung terhadap +irektur 8tama# +alam tugas menjalankan tugasnya, departemen ini dibantu leh dua rang kepala departemen, yaitu

-a# +epartemen Peren)anaan "trategis dan (anajemen Kinerja Perusahaan +epartemen ini dibantu leh beberapa bir, diantaranya

-. Bir Peren)anaan "trategis dan Pengendalian In!estasi

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh "ta: peren)anaan strategis dan pengendalian in!estasi#

. Bir nalisa dan Pengellaan Kinerja

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh "ta: analisa dan  pengellaan kinerja#

. Bir Pengembangan "istem (anajemen

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh "ta: pengembangan sistem manajemen#

. "ta: Pryek >ptimalisasi dan Pengembangan  b# +epartemen Litbang dan 5aminan Kualitas

+epertemen ini merupakan suatu unit yang meren)anakan, mengrdinasikan, dan menge!aluasi kegiatan.kegiatan dalam bidang  penelitian dan pengembangan# +epartemen ini juga bertanggung jawab terhadap kualitas prduk yang dihasilkan, mulai dari bahan baku sampai  pada prduk akhir# Beberapa bir dalam departemen ini adalah

-. Bir Pengembangan Prduk dan = 

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh "ta: pengembangan  prduk dan =#

. Bir 5aminan Kualitas dan Pelayanan eknis

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang kualitas bahan

 Bidang kualitas prduk 

 Bidang aplikasi semen dan betn  Bidang pelayanan teknis

. Bir In!asi dan P(

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh sta: in!asi dan P( . Bir KL$

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - "ta: kesehatan kerja

(17)

 Bidang lingkungan hidup

)# +epartemen an)ang Bangun dan ekayasa

+epertemen ini bertanggung jawab dalam pelayanan kebutuhan pelanggan  bidang keteknikan dan manajemen pryek# Beberapa bir dalam

departemen ini adalah -. Bir an)ang Bangun

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang administrasi dan dkumentasi teknik 

 "ta: ran)ang bangun . Bir Arkshp

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang peren)anaan dan pengendalian wrkshp

 Bidang :abrikasi

 Bidang C dan te)hni)al supprt  Bidang bengkel listrik dan instrumen  Bidang bengkel mesin

. Bir Knstruksi dan Pekerjaan 8mum

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pemeliharaan bangunan pabrik 

 Bidang pemeliharaan bangunan umum dan pekarangan  Bidang pengellaan perkantran dan tata ruang

 "ta: peren)anaan dan pengendalian knstruksi dan petugas umum  "ta: knstruksi

d# +epartemen Perbekalan

"e)ara umum, departemen ini bertanggung jawab terhadap ketersediaan  penerimaan, penyimpanan, pemeliharaan semua barang.barang dan jasa untuk kebutuhan pabrik# +engan kata lain, depertemen ini mempunyai tanggung jawab terhadap kebutuhan semua unit yang ada di P "emen Padang, ke)uali untuk kantr.kantr )abang yang ada di (edan, Batam, dan 5akarta# gar semua tanggung jawab yang diemban leh departemen  perbekalan dapat berjalan dengan lan)ar, maka ada beberapa bir yang akan

membantu# Bir.bir tersebut adalah -. Bir Pengadaan 5asa

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pengadaan jasa rutin

 Bidang pengadaan jasa nn rutin

 Bidang D(KL4D(K8

. Bir Pengadaan Barang

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang pengadaan spare part 

 Bidang pengendalian barang umum dan >P" . Bir Pengellaan Persediaan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang

(18)

 Bidang penerimaan suku )adang dan barang nn )urah  Bidang penerimaan barang )urah

 Bidang penyimpan dan pengeluaran suku )adang dan barang nn )urah

 Bidang penyimpan dan pengeluaran barang )urah . Bir Peren)anaan dan Pengendalian Perbekalan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh sta: peren)anaan dan  pengendalian perbekalan#

/. Direkur keuangan

+irektur keuangan akan bertanggung jawab lansung kepada direktur utama# +irektur keuangan ini membawahi beberapa departemen, diantaranya

-a# +epartemen Perbendaharaan

+epartemen ini terdiri leh beberapa bir yang akan membantu# Bir.bir tersebut adalah

-. Bidang administrasi perbendaharaan yang berda langsung dibawah departemen pembendaharaan#

. Bir Pengellaan Pendanaan dan Perpajakan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang kas 4 bank 

 Bidang pajak dan asuransi  Bidang pendanaan dan hutang . Bir Penagihan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang piutang dan pem:akturan

 Bidang penagihan piutang semen  Bidang penagihan piutang nn semen  b# +epartemen kuntansi dan Pengendalian Keuangan

+epartemen ini terdiri leh beberapa bir yang akan membantu# Bir.bir tersebut adalah

-. Bir kuntansi Keuangan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang akuntansi umum

 Bidang akuntansi hutang  Bidang akuntansi piutang

 Bidang akuntansi dan pengellaan asset . Bir kuntansi (anajemen

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang peren)anaan dan pengendalian anggaran

(19)

 Bidang pelapran kinerja

 Bidang akuntansi biaya dan persediaan  Bidang master data akuntansi

. Bir Pengembangan dan D!aluasi PLP

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh sta: pengembangan dan e!aluasi PLP

)# +epartemen "umber +aya (anusia %"+(&

+epartemen ini terdiri leh beberapa bir yang akan membantu# Bir.bir tersebut adalah

-. Bir Pembinaan Pendidikan dan Latihan

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang peren)anaan diklat

 Bidang penyelenggaraan diklat . Bir Persnalia

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh beberapa bidang - Bidang kepegawaian

 Bidang hubungan persnil dan kesejahteraan . Bir Peren)anaan dan Pengembangan "+(

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh sta: peren)anaan dan  pengembangan "+(#

d# +epartemen "istem In:rmasi

+epartemen ini terdiri leh beberapa bir yang akan membantu# Bir.bir tersebut adalah

-. "ta: pengellaan layanan sistem in:rmasi . Bir Pengembangan "istem In:rmasi

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh sta: pengembangan sistem in:rmasi#

. Bir Pengellaan "istem In:rmasi

+alam menjalankan tugas.tugasnya dibantu leh sta: pengellaan sistem in:rmasi#

BAB II. DES!5IPSI P5+SES

2.1 Bahan Baku

2.1.1 Spe%i6ika%i Bahan

a. Bau !apur ' Lime Stone(

=asa - padat

(20)

Aarna - putih kekuning.kuningan

 $ulk 'ensit+ - 13' g4l %kasar&, 12*9 g4l %halus& 8kuran (aterial - 60 mm

#ilica Modulus - ,*1

 lumina Modulus - 1,//  Lime #aturation /actor  - *39,

Kmpsisi kimia yang terkandung

didalamnya-<a> - 20,92@

"i>* - 2,'' @

l*> - 1,0' @

=e*> - 0,32 @

(g> - 0,3 @

b. Bau Si"ika ' Silica Stone(

=asa - padat

Aarna - )kelat kemerahan

 $ulk 'ensit+ - 1*10 g4l %kasar&, 1*16 g4l %halus& 8kuran (aterial - 60 mm

#ilica Modulus - ,6/

 lumina Modulus - *,03  Lime #aturation /actor  - 0,''

Kmpsisi kimia yang terkandung

didalamnya-<a> - 1,02@

"i>* - 6',36 @

l*> - 1*,32 @

=e*> - 6,12 @

(g> - 1,02 @

). Tanah Lia 'Clay(

=asa - padat

Aarna - )kelat

 $ulk 'ensit+ - 320 g4l

#ilica Modulus - 0,91

(21)

 Lime #aturation /actor  - 0,99'

Kmpsisi kimia yang terkandung

didalamnya-<a> - 0,6@

"i>* - 9,9 @

l*> - *,'6 @

=e*> - 10,'9 @

(g> - 0,*/ @

d. Pa%ir Be%i ' Iron Sand (

=asa - padat

Aarna - hitam

 $ulk 'ensit+ - 1632 g4l

Kmpsisi kimia yang terkandung

didalamnya-<a> - 2,6@ "i>* - *6,/' @ l*> - 9,93 @ =e*> - 29,39 @ (g> - *,32 @ e. Gypsum =asa - padat

Aarna - putih keabu.abuan

Kemurnian - minimal 91 @

8kuran - maksimal  in)

 $ulk 'ensit+ - 16'1,3 g4l %kasar&, 1/3 g4l %gembur& inggi diatas ayakan - (inimal *2 @

2.1.2 Si6a 6i%ika %emen a. Hidra%i %emen

hidrasi semen adalah reaksi yang terjadi antara senyawa semen dengan air# (enghasilkan senyawa hidrat# $idrasi semen terjadi apabila terjadi kntak antara mineral dalam semen dengan air# =aktr.:aktr yang mempengaruhi reaksi hidrasi tersebut adalah

(22)

1& 5umlah air yang ditambahkan *& emperatur 

& Kehalusan semen /& Bahan aditi: 

 =aktr.:aktr tersebut akan mengakibatkan terbentuknya pasta semen yang dalam jangka waktu tertentu akan mengalami pengerasan# 5ika  jumlah air yang ditambahkan terlalu banyak maka akan mengurangi kekerasan pasta semen karena saat air dalam pasta menguap maka akan terbentuk struktur betn yang berngga# 5ika air terlalu sedikit maka reaksi hidrasi tidak sempurna, sehingga betn yang dihasilkan juga kurang baik# 5ika temperatur terlalu besar akan menyebabkan kekuatan akhir semen menjadi rendah dan betn menjadi retak# 5ika tingkat kehalusan semen kurang maka reaksi hidrasi tidak berlangsung sempurna, akibatnya kekuatan betn juga kurang maksimal#

Penambahan bahan aditi: berhubungan dengan pengaturan waktu  pengerasan pasta semen# Biasanya diaplikasikan pada pemakaian semen  jenis >A<# Prses hidrasi adalah prses kristalisasi yang terbagi dalam

tiga tahap prses, yaitu

-1& "e)ara kimia, bahan.bahan dalam semen akan bereaksi dengan air  membentuk senyawa hidrat#

*& "e)ara :isika, senyawa hidrat yang terbentuk akan membentuk kristal karena larutannya sangat jenuh#

& "e)ara mekanis, kristal yang terbentuk akan saling mengikat se)ara khesi dan adhesi membentuk struktur yang kkh#

$idrasi pada temperatur tinggi akan menyebabkan kekuatan akhir  semen menjadi rendah dan betn menjadi retak# Berdasarkan hal ini, maka  bahan yang dipakai untuk pembuatan betn harus disimpan pada tempat dengan temperatur yang rendah agar penguapan air tidak terlalu  berlebihan#

b. Pana% hidra%i

Panas hidrasi merupakan panas yang dihasilkan leh reaksi hidrasi %reaksi eksterm& jika semen di)ampur dengan air# Besarnya panas hidrasi dipengaruhi leh

(23)

-1

1&& iippe se seemmenen *&

*& KKmpmpssisisi ki kimimiaia &

& KeKehahalulusasan sn sememenen /&

/& 5um5umlah lah air air yanyang dg ditaitambambahkahkann

eaksi hidrasi semen adalah sebagai berikut eaksi hidrasi semen adalah sebagai berikut -* %<a>#"i>

* %<a>#"i>**& F 6 $& F 6 $**> > <a>#*"i><a>#*"i>**#$#$**> F <a%>$&> F <a%>$&**

* %*<a>#"i>

* %*<a>#"i>**& F / $& F / $**> > <a>#*"i><a>#*"i>**#$#$**> F <a%>$&> F <a%>$&**

<a>#l

<a>#l**>> F 6 $ F 6 $**> > <a># l<a># l**>>#6$#6$**>>

<a># l

<a># l**>>#6$#6$**> F <a">> F <a">//#*$#*$**> > <a># <a># ll**>>#<a">#<a">//#'$#'$**>>

/<a># l

/<a># l**>>#=e#=e**>> F E$ F E$**> > <a># <a># ll**>>#$#$**> F =e> F =e**>>#$#$**>>

(ineral <

(ineral < memiliki panas hidrasi yang paling tinggi, lalu disusul memiliki panas hidrasi yang paling tinggi, lalu disusul

leh <

leh <"# 5ika "# 5ika semen berkeksemen berkekuatan awal tinggi dan uatan awal tinggi dan memilimemiliki ki panas hidrasipanas hidrasi

tinggi digunakan sebagai pembentuk betn, maka betn akan mengalami tinggi digunakan sebagai pembentuk betn, maka betn akan mengalami keretakan# $al ini disebabkan leh sulitnya melepaskan panas hidrasi yang keretakan# $al ini disebabkan leh sulitnya melepaskan panas hidrasi yang ti

timbmbul ul selselamama a prprsses es hihidrdrasi asi beberlarlangngsusungng, , papananas s inini i akakan an mememimi)u)u timbulnya

timbulnya thermal stressthermal stress atau tegangan yang timbul karena adanya panas atau tegangan yang timbul karena adanya panas ya

yang ng papada da akakhihirnrnya ya memeninimbmbululkakan n kkntntrakraksi# si# KKntntraraksksi i ininililah ah yayangng kemu

kemudian dian menymenyebabkebabkan an betn retak betn retak apabiapabila la prses pendingprses pendinginan inan betnbetn tersebut dilanjutkan#

tersebut dilanjutkan# ).

). Setting  Setting  dan dan hardening hardening  'pengikaan dan pengera%an( 'pengikaan dan pengera%an(

"etting %pengikatan& pada adnan semen dengan air adalah sebagai "etting %pengikatan& pada adnan semen dengan air adalah sebagai gejala terjadinya kekakuan semen yang biasanya dinyatakan dengan waktu gejala terjadinya kekakuan semen yang biasanya dinyatakan dengan waktu  pengikatan

 pengikatan %% setting  setting timetime& & yaiyaitu tu mulmulai ai terjterjadiadinya nya adadnan nan samsampai pai semsemenen mulai kaku# +ikenal ada dua ma)am

mulai kaku# +ikenal ada dua ma)am setting time setting time, yaitu -, yaitu -1&

1&  Initial  Initial setting timesetting time %waktu pengikatan awal& ialah waktu mulai adnan %waktu pengikatan awal& ialah waktu mulai adnan terjadi sampai mulai terjadi kekakuan tertentu dimana adnan sudah terjadi sampai mulai terjadi kekakuan tertentu dimana adnan sudah mulai tidak

mulai tidak )orkable)orkable## *&

*& /inal  /inal setting setting timetime %waktu pengikatan akhir& ialah waktu mulai adnan %waktu pengikatan akhir& ialah waktu mulai adnan terjadi sampai terjadi kekakuan penuh#

terjadi sampai terjadi kekakuan penuh#  3ardenin 3ardening g   %pengerasan& yaitu  %pengerasan& yaitu sem

semen en mulmulai ai menmengergeras as dan membedan memberikrikan an kekkekuatuatan# an# 5adi5adi  setting  setting  dandan hardening 

hardening  merupmerupakan suatu akan suatu rangkrangkaian prses sejak aian prses sejak terjaditerjadinya adnannya adnan semen sampai semen tersebut mengeras dan memberikan kekuatan# semen sampai semen tersebut mengeras dan memberikan kekuatan#

d

d.. !ekuaan !ekuaan ekan ekan ''compressity strengthcompressity strength((

** **

(24)

Kekuatan tekan adalah kemampuan material menahan suatu beban# Kekuatan tekan adalah kemampuan material menahan suatu beban# Kekuatan tekan %kg4m

Kekuatan tekan %kg4m**& ini sangat diperlukan untuk& ini sangat diperlukan untuk mi- designmi- design dari betn dari betn

untuk suatu knstruksi tertentu dan dinyatakan pada umur betn *' hari# untuk suatu knstruksi tertentu dan dinyatakan pada umur betn *' hari#

Kekuaatan semen yang diukur adakkah kekuatan tekan terhadap Kekuaatan semen yang diukur adakkah kekuatan tekan terhadap  pasta, mrtar

 pasta, mrtar dan betn# Pasta dan betn# Pasta adalah )ampuran aadalah )ampuran antara semen ntara semen dan air padadan air pada  perbandingan tertentu#

 perbandingan tertentu# (rtal adalah (rtal adalah )ampuran semen, )ampuran semen, air, dan pasir air, dan pasir padapada  perbandingan

 perbandingan tertentu# tertentu# "edangkan "edangkan betn betn adalah adalah )ampuran )ampuran antara antara semen,semen, air, pasir, dan agregat4 kerikil pada perbandingan tertentu, kadang.kadang air, pasir, dan agregat4 kerikil pada perbandingan tertentu, kadang.kadang dit

ditambambahah additi%eadditi%e# # BiasanBiasanya ya =akt=aktr.:akr.:aktr tr yang mempengaryang mempengaruhi uhi kekuatakekuatann tekan

tekan -1&

1& KuKualalititas as sesememenn *&

*& KuKualalititas sas selelain ain sesememen -n -.. KKuuaalliittaas s aaiir  r   .

. KKuuaalliittaas s aaggrreeggaatt .

. KKuuaalliittaass additi%eadditi%e .

. $$aall..hhaal l llaaiinnnnyyaa## e. Penyu%uan '

e. Penyu%uan 'shrinkageshrinkage(( Pen

Penyusyusutautan n yanyang g terterjadjadi i daldalam am pastpasta a semsemen en di di daldalam am )am)ampurpuran an betbetnn terbagi menjadi tiga ma)am

terbagi menjadi tiga ma)am -6

6!! 33++ddrraattiioon sn shhrriinnkkaaggee 7

7!! ''rr++iinng g sshhrriinnkkaaggee 8

8!! CCaarbrboonnaattiioon sn shhririnnkakaggee +ia

+iantantara ra ketketiga iga ma)ma)am am penpenyusyusutautan n iniini, , drydrying ing shrishrinkankage ge yanyangg  paling

 paling mempengaruhi mempengaruhi dalam dalam hal hal keretakan keretakan betn# betn# Penyusutan Penyusutan ini ini terjaditerjadi karena adanya penguapan air bebas dari pasta semen selama prses

karena adanya penguapan air bebas dari pasta semen selama prses setting  setting  dan

dan hardening hardening ##

=aktr.:aktr yang mempengaruhi penyusutan adalah =aktr.:aktr yang mempengaruhi penyusutan adalah -6!

6! Kmpsisi semenKmpsisi semen 7!

7! 5umlah5umlah mi-ing )ater mi-ing )ater  8!

8! Kadar <Kadar < yang tinggi atau semen terlalu halus yang tinggi atau semen terlalu halus

2.1.# Si6a !imia Semen 7 2.1.# Si6a !imia Semen 7

(25)

a. Hi"ang pijar '

a. Hi"ang pijar ' Lost On Ignition Lost On Ignition8L+I(8L+I( L>

L>I I adadalalah ah beberarat t yayang ng hihilalang ng %@%@& & dadari ri sasampmpel el papada da wawaktktuu dipijarkan pada suhu 300.900 < pada saat terjadi reaksi kalsinasi

dipijarkan pada suhu 300.900 < pada saat terjadi reaksi kalsinasi

@ L>I G @ L>I G 100100@@ ## ## ##  -total  total  berat  berat  hilang  hilang   +ang   +ang  berat  berat  $il

$ilang ang pijpijar ar padpada a semesemen n teruterutamtama a disdisebaebabkabkan n leleh h terjterjadiadinyanya  penguapan

 penguapan air air kristal kristal yang yang berasal berasal dari dari gypsum segypsum serta rta penguapan <>penguapan <> **  dari dari  peruaian

 peruaian <a<><a<> dan (g<dan (g<>># # PaPada da sesememen n yayang ng babaru ru didibubuatat, , ninilai lai L>L>II

 berkisar antara

 berkisar antara 0#2 @ . 0#' @, 0#2 @ . 0#' @, sesuai dengan jumlah air sesuai dengan jumlah air kristal yang terdapatkristal yang terdapat dalam gypsum#

dalam gypsum# b.

b. Insoluble resid Insoluble residueue

  (erupakan

  (erupakan  impurit+  impurit+  yang tetap tinggal setelah semen tersebut  yang tetap tinggal setelah semen tersebut dir

direakeaksiksikan an dendengan gan asam asam klklridrida a dan dan natnatriurium m karkarbnbnat# at# ImpImpuriurity ty iniini terutama berasal dari senyawa )lay dalam gypsum dan "i>

terutama berasal dari senyawa )lay dalam gypsum dan "i> ** yang tidak yang tidak  te

teririkakat t ddalalamam klinker klinker # # BiaBiasansanya ya senysenyawaawa.sen.senyawyawa a ini ini terterdapdapat at daldalamam  jumlah ke)il sehingga tidak mempengaruhi mutu semen#

 jumlah ke)il sehingga tidak mempengaruhi mutu semen# ). $du"u% %emen

). $du"u% %emen (erupakan

(erupakan bilangan bilangan yang yang menyatakan menyatakan perbandingan perbandingan kuantitas kuantitas daridari senyawa.senyawa <a>, "i>

senyawa.senyawa <a>, "i>** , =e, =e * * >>11, dan l, dan l ** >>11# (dulus.mdulus# (dulus.mdulus ini digunakan sebagai dasar

ini digunakan sebagai dasar untuk menghuntuk menghasilkan jenis asilkan jenis semen yang semen yang sesuaisesuai dengan standar prduk yang berlaku#

dengan standar prduk yang berlaku#

d. Si"ika m$du"u% 'SI( d. Si"ika m$du"u% 'SI(

"I( G "I( G   * *   * * * * 0 0  /e  /e 0 0  (l   (l  #i0 #i0    Nilai

 Nilai "I( "I( yang yang diinginkan diinginkan biasanya biasanya *,* *,* H H *,6# *,6# 5ika 5ika nilai nilai "I( "I( padapada semen tinggi %&, maka

semen tinggi %&, maka -1&

1&  2a)  2a) mi-mi-  sulit dibakar sehingga pembakaran memerlukan temperatur   sulit dibakar sehingga pembakaran memerlukan temperatur  tinggi

tinggi *&

*& Kuat Kuat tekan tekan semen semen tinggtinggii &

& (empe(emperlambrlambat pengat pengerasan erasan semensemen

*/ */

(26)

/&  Klinker mudah digiling karena si:at pengikatan menjadi lama, sehingga kekuatan awal semen berkurang#

e. A"umina m$du"u% 'AL(

L( G  *  * 0  /e 0  (l 

$arga L( berkisar antara 1,2 H *,2# 5ika L( tinggi maka akan menurunkan "I( sehingga akan menghasilkan semen dengan waktu  pengikatan yang )epat# Pengaruh ra) mi dengan L( rendah

- "emen yang dihasilkan tahan terhadap sul:at yang tinggi, kuat tekan awalnya rendah, panas hidrasi rendah# Karena prprsi <"

 berkurang, sehingga kuat tekan awalnya berkurang#

 (udah dibakar Karena kmpsisi </= bertambah, sehingga titik  leburnya berkurang#

6. 9ak$r penjenuhan kapur ' Lime Saturation actor 8 LS9(

L"= menunjukkan jumlah bagian <a> yang diperlukan untuk  mengikat satu bagian ksida.ksida lain# 5ika L"= besar maka akan menimbulkan terbentuknya <a> bebas di dalam klinker#

L"= G =e*> 0,62 F l*> 1,1' F "i>* *,'2 <a> 100 "yarat Bila (g> J * Bila L"= tinggi, maka

-1& 5umlah <a> dalam ra) mi- lebih besar dari pada <a> yang dibutuhkan untuk mengikat ksida.ksida lainnya#

*& <a> bebas makin tinggi

&  Klinker sukar dibakar sehingga akan meningkatkan kebutuhan panas dan temperatur gas keluar kiln

/& Ke)enderungan membentuk <" makin tinggi sehingga kuat tekan

awal dan panas hidrasi semen naik Karena <a> bebas yang besar  akan berkntribusi untuk mengambil panas pembakaran yang seharusnya digunakan untuk reaksi pembentukan klinker#

g. agne%ium $k%ida

"enyawa (g> dalam semen sebagian besar berasal dari batu kapur# pabila kadar (g> kurang dari * @ maka (g> akan berikatan

(27)

dengan senyawa klinker# Bila kadarnya lebih dari * @, maka akan terbentuk (g> bebas % periclase& yang akan berikatan dengan air  membentuk (g%>$&*# +engan terbentuknya (g%>$&* akan menimbulkan

keretakan pada betn, karena terbentuknya (g%>$&*yang berlebihan akan

menyebabkan kemampuan ekspansi betn bertambah, sehingga betn mudah retak#

h. -a+ beba% ' free lime(

/ree lime adalah batu kapur yang tidak ikut bereaksi selama prses  pembuatan klinker # "emen yang berkualitas baik memiliki kandungan <a>  bebas dibawah 1 @# 5ika kadar <a> bebas dalam klinker   terlalu banyak,

maka  klinker   akan mudah digiling, tetapi betn yang dihasilkan kurang kuat#

i. A"ka"i 'Na* + dan !  * +(

Kadar alkali yang sangat banyak akan menimbulkan keretakan pada  betn apabila digunakan agregat yang mengandung silika reakti: terhadap

alkali sehingga terjadi reaksi berikut

-Na * > F "i* > *Na"i>1 K * > F "i * > *K"i>1

Kadar Na* > dibatasi hingga 0,6 @# "emen dengan kandungan Na * > yang tinggi akan membutuhkan  g+psum  yang lebih banyak untuk reta# Karena Na*> yang besar akan menyebabkan pengembangan pada betn %alkali e-pansion&, sehingga diperlukan g+psum yang lebih banyak sebagai retarder #

 j. !$mp$%i%i %enya:a minera" klinker 

1& <" merupakan kmpnen yang berperan dalam pengerasan awal dan

mempunyai ke)epatan mengeras sangat tinggi sebelum *' hari# Kadar  <" sebaiknya 2* .6* @#

*& <*" ber:ungsi memberikan kekuatan pengerasan untuk waktu yang

lebih lama dari <"# "elain itu juga ber:ungsi sebagai pemberi

kekuatan akhir# <*" berperan dalam pengembangan kekuatan setelah

minggu pertama sesudah pen)ampuran melalui reaksi lambat yang  berlangsung beberapa minggu atau bulan#

(28)

& < ber:ungsi dalam pengerasan awal dan mempunyai ke)epatan

mengeras sangat tinggi# +alam semen yang tidak mengandung gypsum maka < akan bereaksi sangat )epat dengan air sambil

mengeluarkan panas yang besar# Kadar < sebaiknya 6 H ' @#

"emakin tinggi kadar < maka si:at plastisitasnya akan semakin

 baik#

/& </= mempunyai si:at hidrasi sangat lambat# Kandungan besi dalam

</= dibutuhkan sebagai  5u-ing agent  %at penurun titik lebur&

sehingga panas yang dibebaskan semakin sedikit# Bila </= tinggi

maka warna semen semakin gelap#

2.1./ !ua"ia% Semen

Kualitas semen meliputi :aktr.:aktr berikut -1# "i:at plastisitas semen

*# "i:at pengembangan serta panas hidrasi yang ditimbulkan akibat reaksi semen dengan air

# Aaktu pengikatan /# "i:at perekatan 2# Kekuatan tekan 6# Kekuatan tarik 

3# Kekuatan mmen lentur

=aktr.:aktr yang mempengaruhi kualitas semen

-1# Kmpsisi kimia dari kmpnen.kmpnen yang terdapat dalam semen# Kmpnen.kmpnen yang ada di dalam semen

-a# Klinker mineral yaitu <", <*", < dan </=#

 b# >ksida.ksida bebas - <a>, (g>, Na*>

)# "ul:at

d# Klrida %alkali klrida& e# =lurida

iap.tiap kmpnen ini memberi pengaruh tertentu terhadap mutu semen# *# Kehalusan dan keseragaman ukuran partikel

(29)

$mgenitas kmpsisi kimia maksudnya adalah senyawa hasil klinkerisasi ter)ampur sempurna, hmgenitas ukuran partikel maksudnya adalah ukuran partikel ter)ampur dengan baik#

2.2 Penyimpanan Bahan Baku

Bahan baku dari penambangan dibawa menuju pabrik menggunakan belt  con%e+or # Bahan baku lime stone disimpan sementara di storag e# Penyimpanan ini  ber:ungsi sebagai pengeringan meterial dengan mengntakkannya dengan udara terbuka# 8ntuk material yang kebutuhannya sedikit biasanya langsung dimasukkan ke hopper masing.masing# #torage  bahan lime stone  dilengkapi dengan peralatan mekanis yaitu  side reclaimer , yang ber:ungsi memindahkan meterial dari tumpukan ke belt con%e+or # Prinsip kerjanya adalah scrapper blade terpasang disepanjang  scrapper chain yang diputar leh dri%e  bergerak se)ara translasi sehingga menarik meterial sepanjang tumpukan# #crapper   tergantung  pada sebuah boom yang tingginya disesuaikan dengan tinggi tumpukan material#  $oom bergerak sepanjang sisi storage melalui tra%elling )heel #

Pengangkutan lime stone selanjutnya dilakukan dengan perlatan seperti bucket chain eE)a!atr dan belt con%e+or   menuju hopper , yaitu container   yang  ber:ungsi menyimpan meterial limestone dengan !lume tertentu#  3opper  ini merupakan penyimpanan material sementara sebelum diumpan keperalatan prses utama seperti ro) mill , cement mill , dan coal mill   atau alat transprt lainnya# "elain itu tempat menyimpan material yang relati: ke)il adalah bin#

2.# Pr$%e% Pembuaan Semen dengan Pr$%e% Ba%ah

Pada prses pembuatan semen dengan prses basah, bahan baku digiling dan di)ampur dalam keadaan basah# "ejak awal tahun *000 Pabrik "emen Basah Indarung I tidak diperasikan lagi#

2./ Pr$%e% Pembuaan Semen dengan Pr$%e% kering 2./.1 Ra! Mill 

 Lime stone dari tambang dibawa ke lime stone storage menggunakan belt  con%e+or  dan masuk ke lime stone storage  melalui chute yang diatur psisinya

(30)

dengan tujuan untuk pre hmgenisasi material# +engan menggunakan reclaimer , lime stone  pada  storage dimasukkan ke dalam belt con%e+or   untuk dibawa ke hoper lime stone# +ari hoper  Indarung lime stone yang akan masuk ke 2a) Mill ,  beratnya ditimbang dengan menggunakan dosimat 5eeder # Penggilingan bahan  baku dilakukan di ra) mill menggunakan tube mill dan %ertical mill # Prprsi  berat masing.masing bahan baku diset langsung dari <<# +ari dosimat 5eeder   bahan baku diumpankan ke ra) mill # "ebelumnya bahan baku dilewatkan ke

metal dete)tr untuk memisahkan lgam yang ada di bahan baku#

+idalam %ertical mill  bahan baku mengalami prses penggilingan dan  pengeringan# Penggilingan dilakukan diatas  grinding table dan roller mill  dengan tekanan hidrlik dan sebagai pengering digunakan gas panas dari gas buang yang keluar dari suspention preheater kiln#

(aterial yang telah digiling dan telah halus, karena hisapan dari mill :an akan terangkat dan masuk ke dalam classi5ier # +alam classi5ier   material yang halus dan yang kasar dipisahkan, yang kasar dikembalikan ke ra) mill  dan yang halus keluar dari classi5ier  bersama gas panas dan masuk kedalam sikln#

+i dalam sikln material yang halus dipisahkan dari gas panas# ;as panas dari sikln didinginkan dalam )ling twer, sedangkan debunya ditangkap dengan alat penangkap debu sebelum dibuang ke lingkungan# (aterial halus diangkut dengan air slide dan diteruskan dengan ele%ator  menuju <= silo#

8mpan kiln dengan kmpsisi kimia dan kehalusan yang seragam sangat diperlukan untuk memperleh kndisi perasi kiln yang baik dan mendapatkan kualitas semen yang ptimum berdasarkan bahan baku yang ada# 8ntuk itu dilakukan prses homogenisasi#

 3omogenisasi dilakukan dalam C/ silo dengan penarikan material se)ara  bergantian dari tujuh outlet  di dasar silo# Laju penarikan yang berbeda.beda dari tujuh outlet  dan karakteristik aliran dari ra) mi- se)ara e:ekti: meningkat karena  pembagian  silo menjadi tujuh sub  silo  dengan retention time ra) mi-  yang  berbeda# Perbedaan ini berarti bahwa lapisan material yang masuk ke  silo  pada waktu sebelumnya akan ter)ampur sewaktu material bergerak turun# +isamping tingkat hmgenisasi ra) mi- diatas aerasi yang kuat pada dasar  silo  akan mengakibatkan suatu pen)ampuran yang lebih e:ekti: pada bagian dasar silo.

(31)

"ebelum ra) mi-  diumpankan ke kiln, terlebih dahulu dilakukan analisa terhadap kmpsisi yang terkandung dalam ra) mi- yang sangat besar   pengaruhnya terhadap kualitas semen yang akan dihasilakn nantinya#

Pengendalian kualitas raw miE ini dilaksanakan pada labratrium pses P# "emen Padang#

1# Lime "aturatin =a)tr 

L"= % Lime #aturation /actor & adalah perbandingan jumlah <a> yang terdapat dalam raw miE dengan <a> yang diperlukan untuk bereaksi dengan ksida lain untuk pembentukan senyawa.senyawa mineral ptensial#

 *  * * 1,' 0,62 ' , * 100 0  /e 0  (l  #i0 Ca0  L#/     "tandar L"= G 9'.10* *# "ilika (dulus

"I( % #ilika Modulus & merupakan perbandingan antara ksida "i>*

dengan kadar ksida l*>dan ksida =e*>

 *  *0  /e 0  (l  #i0 #IM    "tandar "I( G *,* . *,6 # lumina (dulus

L( % lumina Modulus & merupakan perbandingan antara kadar  ksida l*>dengan ksida =e*>

 *  * 0  /e 0  (l   (LM  "tandar L( G 1,2 H *,2 0

(32)

3ambar 2.1 &ube Mill 

3ambar 2.2 Vertical Mill 

2./.2 "iln

Prses pembentukan klinker terjadi dalam rotar+ kiln yang berkapasitas 3'00 tph# 2a) mi-  dari C/ silo diumpankan ke kiln  melalui dua buah air  slide menuju  string    dan  string  B#  2a) mi- ini akan masuk ke masing.masing  suspention preheater  %"P& yang terdapat pada masing.masing rangkaian % string &# #uspention preheater ini terdiri dari susunan sikln# Bagian material yang masuk 

(33)

ke string   /0@, sedangkan 60@ masuk ke  string  B# Pada suspention preheater  ini terjadi pemanasan awal % preheating & yang bertujuan untuk menguapkan air dan dekmpsisi atau kalsinasi sebagian# Kalsinasi pada suspention preheater  terjadi di dalam kalsiner #  Kalsinasi terjadi di kalsiner  90@ dan tidak diharapkan untuk  terkalsinasi sampal 100@# Ini dilakukan dengan )ara pengendalian temperatur di kalsiner  hingga 9000<# Prses kalsinasi yang telah berlangsung di kalsiner  diteruskan ke kiln# Pada kiln terjadi kalsinasi lebih lanjut dengan bantuan gas  panas# adapun na yang terdapat pada sistem ini adalah

-1# na kalsinasi %Calcinating 9one&

Calcinating 9one merupakan daerah dalam kiln tempat terjadinya kalsinasi# Panjang daerah ini sekitar *',2 m# +aerah ini rentang suhunya antara 300 . 9000<#

eaksi yang terjadi adalah

-<a<> <a> F <>*

(g<> (g> F <>*

7. &ransition 9one

Pada daerah ini terjadi prses akhir kalsinasi# entang suhu antara 900 H  1*000<# Panjang daerah ini sekitar *1 m#

8. $urning 9one

Pada na ini terjadi prses sintering  %pemijaran& yang menghasilkan klinker  %<", <*", <, </=&# entang suhu pada na ini antara 1*00 H 1/20 0<#

+aerah ini merupakan daerah dengan suhu tertinggi dalam kiln, dilapisi leh coating   yang terbentuk leh adanya liuid phase akibat pelelehan sebagian < dan </= pada temperatur 100 0<# Coating  ini melapisi permukaan 5ire

bricks sehingga dapat meningkatkan ketahanan 5ire bricks# Panjang daerah ini sekitar 0,2 m# eaksi yang terjadi pada prses pemijaran

adalah-/<a> F l*> F =e*>   /<a>l*> =e*> %</=&

eaksi ini berlangsung hingga senyawa =e*> habis beraksi#

<a> F l*> <a>l*> =e*> %<&

eaksi ini berlangsung hingga senyawa l*> habis beraksi#

*<a> F "i>* *<a>"i>* %<*"&

<a> F *<a>"i>* <a>"i>* %<"&

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari penelitian adalah dapat diketahui bahwa kerusakan ruas jalan adalah dipicu oleh kelebihan beban kendaraan yang melintas pada ruas jalan dan intensitas volume

Formasi ini merupakan &amp;ormasi tertua berumur 3iosen #tas, terdiri dari stumpuk batuan yang berkisar dari la%a bantal dan breksi basal dengan sisipan

- Adanya perbedaan skor stres antara sebelum dan sesudah akupunktur, dan didapatkannya hubungan antara jumlah akupunktur dengan penurunan skor stres yakni semakin

Bedasarkan hasil wawancara dengan Guru Mata Pelajaran Matematika “S”peneliti memperoleh tanggapan sebagai berikut; “Hambatan yang terjadi adalah sosialisasi kurikulum

Sosialisasi dan pelatihan mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran dan penjualan dilakukan kepada pengerajin cangkang kerang di Sentra Ikan Bulak yang

Metode pendekatan yang dilakukan adalah metode pendekatan penelitian konseptual dan pendekatan Undang-Undang. Undang-Undang yang digunakan dalam penelitian ini adalah

Data penelitian tingkat pengetahuan anemia kelompok remaja putri pada saat post-test yang diberikan komik sebagai media pendidikan gizi mengalami peningkatan dari