• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Akhir Formula Gel

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Akhir Formula Gel"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

1 1

 TEKNOLOGI SEDIAAN SEMI SOLID DAN L

 TEKNOLOGI SEDIAAN SEMI SOLID DAN LIQUID

IQUID

FORMULASI GEL ANTISEPTIK

FORMULASI GEL ANTISEPTIK T

TANGAN (HANDSANITIZER)

ANGAN (HANDSANITIZER)

DARI AIR DAUN SIRIH (Piper betle l.)

DARI AIR DAUN SIRIH (Piper betle l.)

DOSEN PEMIMING ! FADLI" S. FARM" APT DOSEN PEMIMING ! FADLI" S. FARM" APT

NAMA KELOMPOK  NAMA KELOMPOK  : :

1

1.. NNUURRUUL L HHIIDDAA##AAHH ( ( 11$$%%&&''  )) 

.. PPAASSKKAALLIIS S TTOONN# # AA##LLOONN ( ( 11$$%%&&''$ $ )) 

.. RRAA**HHMMA A AARRIINNDDIITTHHA A PPUUTTRRII ( ( 11$$%%&&''+ + )) $

$.. RRAANNAAFFIIDDA A NNUUR R AARRDD## ( ( 11$$%%&&''' ' )) ,

,.. RREENNNNI I AANNGGGGRRAAIINNII ( ( 11$$%%&&%%& & )) +

+.. RREETTNNO O KKUURRNNIIAA--AATTII ( ( 11$$%%&&%%  )) 

.. RRIIA A DD--I I UUTTAAMMII ( ( 11$$%%&&%%$ $ )) '

'.. RRIIA A RREEDDA A //IITTAALLOO//AA ( ( 11$$%%&&%%+ + )) %

%.. TTAARRI I UUTTAAMMII ( ( 11$$%%1111$ $ )) 1

1&&.. UUPPIIK K RRAAHHMMII##AANNTTI I SSAARRII ( ( 11$$%%11& & ))

AKADEMI FARMASI #ARSI PONTIANAK  AKADEMI FARMASI #ARSI PONTIANAK 

 T

 TAHUN A0ARAHUN A0ARAN &1$&1AN &1$&1,, BAB I

BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

(2)

  1.1

1.1 DEFDEFINISINISII 2

2 Gel merupakan sistem semipadat terdiri dari suspensi yang dibuat dari partikel anorganik Gel merupakan sistem semipadat terdiri dari suspensi yang dibuat dari partikel anorganik  yang kecil atau molekul organik yang besar, terpenetrasi oleh suatu cairan. gel kadang – kadang yang kecil atau molekul organik yang besar, terpenetrasi oleh suatu cairan. gel kadang – kadang disebut jeli.

disebut jeli. (FI IV, hal 7)(FI IV, hal 7)

•• GeGel l adadalalah seah sedidiaaaan n bebermrmasasssa a lelemmbebek, bek, berurupa supa suspspenensi ysi yanang g didibubuat daat dari zari zararah h kekecicill senyawaan organik atau makromolekul senyawa organik, masing-masing terbungkus dan saling senyawaan organik atau makromolekul senyawa organik, masing-masing terbungkus dan saling terserap oleh cairan

terserap oleh cairan (Formularium Nasional, hal 315)(Formularium Nasional, hal 315)

1.2

1.2 TETEORORII

A. engolongan

A. engolongan (Disperse Sistem, Lachman, hal 49)(Disperse Sistem, Lachman, hal 49) !. "erdasarkan si#at #asa koloid :

!. "erdasarkan si#at #asa koloid :

•• GGeel l aannoorrggaanniikk, , ccoonnttooh h : : bbeennttoonniit t mmaaggmmaa •• GGeel l oorrggaanniikk, , ppemembebentntuuk k gegel l bbeerruuppa a ppololiimmeer r  $. "erdasarkan si#at pelarut :

$. "erdasarkan si#at pelarut : •• %%iiddrrooggeel l &&ppeellaarruut t aaiirr''

%idrogel pada umumnya terbentuk oleh molekul polimer hidro#ilik yang saling sambung %idrogel pada umumnya terbentuk oleh molekul polimer hidro#ilik yang saling sambung sil

silang ang melmelalui alui ikaikatan tan kimkimia ia ataatau u gaygaya a kohekohesi si sepseperterti i intinteraeraksi ksi ionionik, ik, ikaikatan tan hidhidrogrogen en ataatauu int

interaeraksi ksi hidhidro#ro#obiobik. k. %id%idrogrogel el memmempunypunyai ai biobiokomkompatpatibiibilitlitas as yanyang g titinggi nggi sebsebab ab hidhidrogrogelel mempunyai tegangan permukaan yang rendah dengan cairan biologi dan jaringan sehingga mempunyai tegangan permukaan yang rendah dengan cairan biologi dan jaringan sehingga me

memimininimamalklkan an kekekuakuatatan n adadsosorbrbsi si prprototeiein n dadan n adadhehesi si sesel( l( hihidrdrogeogel l memensnstitimumulalasi si sisi#a#att hid

hidrodrodinaminamik ik dardari i gel gel biobiologlogicaical, l, sel sel dan dan jarjaringingan an dengdengan an berberbagabagai i carcara( a( hidhidrogrogel el berbersi#si#atat lembut)lunak, elastis sehingga meminimalkan iritasi karena #riksi atau mekanik pada jaringan lembut)lunak, elastis sehingga meminimalkan iritasi karena #riksi atau mekanik pada jaringan sekitarnya. *ekurangan hidrogel yaitu memiliki kekuatan mekanik dan kekerasan yang rendah sekitarnya. *ekurangan hidrogel yaitu memiliki kekuatan mekanik dan kekerasan yang rendah setelah mengembang. +ontoh : bentonit magma, gelatin

setelah mengembang. +ontoh : bentonit magma, gelatin •• rrggaanonoggeel &l &ppeellaarruut bt bukukaan an aiirr))pepellaarrut ut ororggaanniik'k'

+ontoh : plastibase &suatu polietilen dengan " rendah yang terlarut dalam minyak mineral dan +ontoh : plastibase &suatu polietilen dengan " rendah yang terlarut dalam minyak mineral dan didinginkan secara shock cooled', dan

didinginkan secara shock cooled', dan dispersi logam stearat dalam minyak.dispersi logam stearat dalam minyak. •• eerrooggeell..

Gel yang telah padat dengan konsentrasi pelarut yang rendah diketahui sebagai /erogel. Gel yang telah padat dengan konsentrasi pelarut yang rendah diketahui sebagai /erogel. er

erogel ogel sersering ing dihdihasiasilkalkan n oleoleh h e0ae0aporporasi asi pelpelarutarut, , sehsehingingga ga sisisa sa – – sisisa sa kerkerangkangka a gel gel yangyang tertinggal. *ondisi ini dapat dikembalikan pada keadaan semula dengan penambahan agen yang tertinggal. *ondisi ini dapat dikembalikan pada keadaan semula dengan penambahan agen yang mengim

mengimbibisibibisi, , dan mengembangkan matrikdan mengembangkan matriks s gel. +ontoh gel. +ontoh : : gelatigelatin n kerinkering, g, tragaktragakan an ribbonribbons s dandan acacia tears, dan sellulosa kering dan polystyrene.

(3)

 

•• 11mmuullggeell 1m

1mululggeel l adadaallaah h ememuullssi i bbaaiik k ))2 2 mmaauuppuun n 22))  yyanang g didibbuuat at ggeel l dedennggaann mencampurkannya dengan gelling agent. *eunggulan emulgel memiliki kelebihan daya hantar  mencampurkannya dengan gelling agent. *eunggulan emulgel memiliki kelebihan daya hantar  obat yang baik seperti gel maupun emulsi &3he A4 jurnal, ptimization o# +hlorphenesin obat yang baik seperti gel maupun emulsi &3he A4 jurnal, ptimization o# +hlorphenesin 1mulgel 5orm

1mulgel 5ormulation, ulation, agdy 6. agdy 6. ohamed'ohamed'

7. "erdasarkan bentuk struktur gel: &8iktat *uliah' 7. "erdasarkan bentuk struktur gel: &8iktat *uliah'

•• *u*umpmpararan acan acakak: : ststruruktktur diur dibebentntuk oluk oleh geeh gellllining g agagenent t gogollonongagan n popolilimemer r ssininttetetiik k dadann deri0at selulosa. penambahan selanjutnya akan meningkatkan si#at 0iskoelastis dan ketegaran deri0at selulosa. penambahan selanjutnya akan meningkatkan si#at 0iskoelastis dan ketegaran masa gel.

masa gel.

•• %e%eliliksks: s: strtrukuktutur dr dibibententuk uk ololeh eh gegellllining ag agegent nt gogololongngan an gom gom /an/anththan an dan dan popolilisasakakariridada

•• "a"atatang &eng &egg bogg bo/'/':t:tererjajadi idi ikakatatan siln silanang antg antarara pola polimimer kaer katition deon dengngan poan polilimemer di0r di0alalenent.t. +ontoh: *alsium alginat

+ontoh: *alsium alginat

•• "a"angngununan an kakartrtu: u: teterbrbenentutuk dk darari pi parartitikekel al anonorgrgananik ik teterhrhididraratatasisi.. 9. "erdasarkan

9. "erdasarkan jenis #ase terdispersi &56 jenis #ase terdispersi &56 66, ansel':, ansel':

•• GeGel #al #ase tse tununggaggal, tl, tererdidiri dri darari mi makrakromomololekekul oul orgrgananik yik yang ang tetersrsebebar sar sererba sba samama daa dalalam sm suauatutu cairan sedemikian hingga tidak terlihat adanya ikatan antara molekul makro yang terdispersi dan cairan sedemikian hingga tidak terlihat adanya ikatan antara molekul makro yang terdispersi dan cairan. Gel #ase tunggal dapat dibuat dari makromolekul sintetik &misal karbomer' atau dari gom cairan. Gel #ase tunggal dapat dibuat dari makromolekul sintetik &misal karbomer' atau dari gom alam &misal tragakan'. olekul organik larut dalam #asa kontinu.

alam &misal tragakan'. olekul organik larut dalam #asa kontinu.

•• GeGel l ssisistetem m dudua a #a#assa, tea, terbrbenentutuk k jijika maka masa gesa gel l ttererdidiri dari dari jari jarriningagan n paparrtitikekel l kekecicil l yyanangg terpisah. 8alam sistem ini, jika ukuran partikel dari #ase terdispersi relati# besar, masa gel terpisah. 8alam sistem ini, jika ukuran partikel dari #ase terdispersi relati# besar, masa gel kad

kadang-ang-kadakadang ng dinydinyatakatakan an sebsebagaagai i magmagma. ma. arartiktikel el anoanorgrganik anik tidtidak ak larlarut, ut, hamhampir pir secsecaraara keseluruhan terdispersi pada #asa kontinu.

keseluruhan terdispersi pada #asa kontinu. ". *egunaan

". *egunaan (Lachman, D!sperse s!stem, hal 495 " 49)(Lachman, D!sperse s!stem, hal 495 " 49)

•• GeGel mel merurupapakakan sun suatatu siu siststem yem yanang dag dapapat dit diteteririma uma untntuk peuk pembmbereriaian orn oralal, da, dalalam bem bentntuk uk  sediaa

sediaan n yang tepat, atau yang tepat, atau sebagai kulit kapsul yang dibuat dari sebagai kulit kapsul yang dibuat dari gelatgelatin dan in dan untuk bentuk sediaanuntuk bentuk sediaan obat long – acting yang diinjeksikan secara intramuskular.

obat long – acting yang diinjeksikan secara intramuskular.

•• GeGel bl biaiasa sa didigungunakakan an untuntuk uk ororanang yg yang ang mememimililiki ki kukulilit bt bermerminyinyak ak &p&padada sa sediediaaaan tn topiopikalkal'' •• GeGellllining g agagenent t bibiasasa a didigugunanakakan n sesebabagagai i babahahan n pepengngiikakat t papada grda grananululasasi i tatablbletet, , babahahann  pelindung

 pelindung

koloid pada suspensi, bahan pengental pada sediaan cairan oral, dan basis suppositoria. koloid pada suspensi, bahan pengental pada sediaan cairan oral, dan basis suppositoria.

•• ;n;ntutuk kk kososmemetitik, k, gegel tl telelah ah didigungunakakan an dadalalam bm bererbabagai gai prproduoduk kk kososmemetitik, k, tetermrmasasuk uk papadada shampo, par#um, pasta gigi, dan kulit – dan sediaan perawatan rambut.

shampo, par#um, pasta gigi, dan kulit – dan sediaan perawatan rambut.

•• GGeel l ddaappaat t didigguunanakkan unan unttuuk k oobbaat t yyaang ng ddiibbeeririkkaan n sseeccaarra a ttooppiikakal l &&nnoon n ssttrreerriill' ' atataauu dimasukkan ke dala

(4)

$ $ 1.3

1.3 KeuntungKeuntungan dan Kekuraan dan Kekurangan Sediaangan Sediaan e!.n e!.

A.

A. *eu*euntuntungan ngan sedsediaaiaan gen gel :l :

•• ;nt;ntuk hidruk hidrogeogel : l : e#ee#ek pendik pendinginginan pada kulnan pada kulit saat digit saat digunaunakan( penkan( penampampilailan sedian sediaan yangan yang  jernih

 jernih dan dan elegan( elegan( pada pada pemakaian pemakaian di di kulit kulit setelah setelah kering kering meninggalkan meninggalkan #ilm #ilm tembustembus  pandang,

 pandang, elastis, elastis, daya daya lekat lekat tinggi tinggi yang yang tidak tidak menyumbat menyumbat pori pori sehingga sehingga pernapasan pernapasan poripori ti

tidadak k tetergrgananggggu( u( mumudadah h didicucuci ci dedengngan an aiair( r( pepelelepapasasan n obobatatnynya a babaikik( ( kekemmamampupuanan  penyebarannya pada kulit baik.

 penyebarannya pada kulit baik. ".

". *ek*ekuraurangan ngan sedsediaaiaan gn gel el ::

•• ;n;ntutuk k hihidrdrogogel el : : haharurus s memengnggugunanakakan n zazat t akaktiti# # yayang ng lalarurut t di di dadalalam m aiair r sesehihingnggaga diperlukan penggunaan peningkat kelarutan seperti sur#aktan agar gel tetap jernih pada diperlukan penggunaan peningkat kelarutan seperti sur#aktan agar gel tetap jernih pada  berbagai

 berbagai perubahan perubahan temperatur, temperatur, tetapi tetapi gel gel tersebut tersebut sangat sangat mudah mudah dicuci dicuci atau atau hilang hilang ketikaketika  berkeringat,

 berkeringat, kandungan kandungan sur#aktan sur#aktan yang yang tinggi tinggi dapat dapat menyebabkan menyebabkan iritasi iritasi dan dan harga harga lebihlebih mahal.

mahal.

•• eengnggugunanaan an ememololieien n gogololongngan an esesteter r haharurus s didimimininimamalklkan an atatau au didihihilalangngkakan n ununtutuk k  mencapai kej ernihan yang tinggi.

mencapai kej ernihan yang tinggi.

•• ;nt;ntuk hidruk hidroaloalkohokoholik : gel lik : gel dendengan kandgan kandungaungan n alkalkohol yanohol yang g tintinggi dapaggi dapat menyet menyebabkbabkanan  pedih

 pedih pada pada wajah wajah dan dan mata, mata, penampilan penampilan yang yang buruk buruk pada pada kulit kulit bila bila terkena terkena pemaparanpemaparan cahaya matahari, alkohol akan menguap dengan cepat dan meninggalkan #ilm yang berpori cahaya matahari, alkohol akan menguap dengan cepat dan meninggalkan #ilm yang berpori atau pecah-pecah sehingga tidak semua area tertutupi atau kontak dengan zat akti#.

atau pecah-pecah sehingga tidak semua area tertutupi atau kontak dengan zat akti#.

1."

1." Si#at $ KarakterSi#at $ Karakteri%tik e! &Diktat Ku!i%tik e! &Diktat Ku!ia'( &!a)'*aia'( &!a)'*an+ ",-  ",,(n+ ",-  ",,(

•• =at pem=at pembenbentuk gel yantuk gel yang ideal untg ideal untuk sediuk sediaan #araan #armasmasi dan kosmei dan kosmetik ialtik ialah inerah inert, aman dant, aman dan tidak bereaksi dengan komponen lain

tidak bereaksi dengan komponen lain

•• ememililihihan an babahahan n pempembenbentutuk k gegel l haharurus s dapdapat at memembmberierikakan n bebentntuk uk papadatdatan an yayang ng babaik ik  selama penyimpanan tapi dapat rusak segera ketika sediaan diberikan kekuatan atau daya selama penyimpanan tapi dapat rusak segera ketika sediaan diberikan kekuatan atau daya yang

yang disebadisebabkan oleh pengocobkan oleh pengocokan dalam botol, pemekan dalam botol, pemerasan tuberasan tube, atau selama penggu, atau selama penggunaannaan topikal.

topikal.

•• *arakt*arakteriseristik gel tik gel harus harus disesdisesuaikan duaikan dengan tengan tujuan peujuan penggunaan snggunaan sediaan yediaan yang dihaang diharapkan.rapkan. •• eenggnggunaunaan an bahbahan an pempembenbentutuk k gel yang gel yang konkonsesentntrarasisinynya a sasangngat at titingnggi gi atatau au " " bebesasar r  dapat menghasilkan gel yang sulit untuk dikeluarkan atau digunakan'.

dapat menghasilkan gel yang sulit untuk dikeluarkan atau digunakan'.

•• Gel dapaGel dapat terbent terbentuk melatuk melalui penului penurunrunan temperan temperatuatur, tapr, tapi i dapdapat juga pembeat juga pembentuntukan gelkan gel terjadi

terjadi satelah satelah pemanasan hipemanasan hingga sngga suhu tuhu tertentu. ertentu. +ontoh +ontoh polimer polimer seperti seperti +, +, %+ %+ dapatdapat terlarut hanya pada air yang dingin yang akan membentuk larutan yang kental dan pada terlarut hanya pada air yang dingin yang akan membentuk larutan yang kental dan pada  peningkatan suhu larutan tersebut akan membentuk gel.

(5)

, ,

•• 5e5enomnomena ena pempembebentntukaukan n gegel l atatau au pempemisisahaahan n #a#ase se yayang ng didisesebababkabkan n ololeh eh pepemamananasasann disebut thermogelation

disebut thermogelation

4i#at dan karakteristik gel adalah sebagai berikut &8isperse system': 4i#at dan karakteristik gel adalah sebagai berikut &8isperse system': !

!.. 44wweelllliinngg Gel dapat

Gel dapat mengembmengembang karena ang karena komponekomponen n pembenpembentuk gel tuk gel dapat mengabsordapat mengabsorbsi larutan sehinggabsi larutan sehingga terjadi pertambahan 0olume. elarut akan berpenetrasi diantara matriks gel dan terjadi interaksi terjadi pertambahan 0olume. elarut akan berpenetrasi diantara matriks gel dan terjadi interaksi antara pelarut dengan gel. engembangan gel kurang sempurna bila terjadi ikatan silang antar  antara pelarut dengan gel. engembangan gel kurang sempurna bila terjadi ikatan silang antar   polimer di dalam matriks gel yang dapat menyebabkan kelarutan komponen gel berkurang.

 polimer di dalam matriks gel yang dapat menyebabkan kelarutan komponen gel berkurang. $

$.. 44iinneerreessiiss..

4uatu proses yang terjadi akibat adanya kontraksi di dalam massa gel. +airan yang terjerat akan 4uatu proses yang terjadi akibat adanya kontraksi di dalam massa gel. +airan yang terjerat akan keluar dan berada di atas permukaan gel. ada waktu pembentukan gel terjadi tekananyang keluar dan berada di atas permukaan gel. ada waktu pembentukan gel terjadi tekananyang elastis, sehingga terbentuk massa gel yang tegar. ekanisme terjadinya kontraksi berhubungan elastis, sehingga terbentuk massa gel yang tegar. ekanisme terjadinya kontraksi berhubungan den

dengan gan #as#ase e relrelaksaksasi asi akiakibat bat adaadanya nya tektekanan anan elaelastistis s padpada a saasaat t terterbentbentuknyuknya a gelgel. . AdAdanyanyaa  perubahan

 perubahan pada pada ketegaran ketegaran gel gel akan akan mengakibatkan mengakibatkan jarak jarak antar antar matriks matriks berubah, berubah, sehinggasehingga mem

memungkungkinkinkan an caicairan ran berbergergerak ak menmenuju uju permpermukaaukaan. n. 4in4inereeresis sis dapdapat at terterjadi jadi pada pada hidhidrogrogelel maupun organogel.

maupun organogel. 7

7.. 11##eek k ssuuhhuu

1#ek suhu mempengaruhi struktur gel. Gel dapat terbentuk melalui penurunan temperatur tapi 1#ek suhu mempengaruhi struktur gel. Gel dapat terbentuk melalui penurunan temperatur tapi dapat juga pembentukan gel terjadi setelah pemanasan hingga suhu tertentu. olimer separti +, dapat juga pembentukan gel terjadi setelah pemanasan hingga suhu tertentu. olimer separti +, %+, terlarut hanya pada air yang dingin membentuk larutan yang kental. ada peningkatan %+, terlarut hanya pada air yang dingin membentuk larutan yang kental. ada peningkatan suhu larutan tersebut membentuk gel. 5enomena pembentukan gel atau pemisahan #ase yang suhu larutan tersebut membentuk gel. 5enomena pembentukan gel atau pemisahan #ase yang disebabkan oleh pemanasan disebut thermogelation.

disebabkan oleh pemanasan disebut thermogelation. 9

9.. 11##eek k eelleekkttrroolliitt..

*onsentrasi elektrolit yang sangat tinggi akan berpengaruh pada gel hidro#ilik dimana koloid *onsentrasi elektrolit yang sangat tinggi akan berpengaruh pada gel hidro#ilik dimana koloid digaramkan &melarut'. Gel yang tidak terlalu hidro#ilik dengan konsentrasi elektrolit kecil akan digaramkan &melarut'. Gel yang tidak terlalu hidro#ilik dengan konsentrasi elektrolit kecil akan meningkatkan rigiditas gel dan mengurangi waktu untuk menyusun diri sesudah pemberian meningkatkan rigiditas gel dan mengurangi waktu untuk menyusun diri sesudah pemberian tekanan geser. Gel >a-alginat akan segera mengeras dengan adanya sejumlah konsentrasi ion tekanan geser. Gel >a-alginat akan segera mengeras dengan adanya sejumlah konsentrasi ion kalsium yang disebabkan karena terjadinya pengendapan parsial dari alginat sebagai kalsium kalsium yang disebabkan karena terjadinya pengendapan parsial dari alginat sebagai kalsium alginat yang tidak larut.

alginat yang tidak larut. ?

?.. 11llaassttiissiittaas s ddaan n rriiggiiddiittaass

4i#at ini merupakan karakteristik dari gel gelatin agar dan nitroselulosa, selama trans#ormasi dari 4i#at ini merupakan karakteristik dari gel gelatin agar dan nitroselulosa, selama trans#ormasi dari  bentuk sol menjadi gel terjadi peningkatan elastisitas dengan peningkatan konsentrasi pembentuk   bentuk sol menjadi gel terjadi peningkatan elastisitas dengan peningkatan konsentrasi pembentuk 

gel

gel. . "en"entuk tuk strstruktuktur ur gel gel resresististen en terterhadahadap p perperubahubahan an ataatau u de#de#ormormasi asi dan dan memmempunypunyai ai alialiranran 0iskoelastik. 4truktur gel dapat bermacam-macam tergantung dari komponen

0iskoelastik. 4truktur gel dapat bermacam-macam tergantung dari komponen pembentuk gel.pembentuk gel. &Gel lebih kental daripada sol, karena gel tersusun oleh kerangka tiga dimensi gel yang memiliki &Gel lebih kental daripada sol, karena gel tersusun oleh kerangka tiga dimensi gel yang memiliki titik hubung yang banyak antar partikelnya, sedangkan sol memiliki titik hubung )ikatan yang titik hubung yang banyak antar partikelnya, sedangkan sol memiliki titik hubung )ikatan yang sedikit sehingga sol akan membentuk sistem yang

(6)

+ +

B

B.. CChheeoollooggii

Darutan pembentuk gel &gelling agent' dan dispersi padatan yang ter#lokulasi memberikan si#at Darutan pembentuk gel &gelling agent' dan dispersi padatan yang ter#lokulasi memberikan si#at aliran pseudoplastis yang khas, dan menunjukkan jalan aliran non – >ewton &menggunakan alat aliran pseudoplastis yang khas, dan menunjukkan jalan aliran non – >ewton &menggunakan alat  brook#ield' yang dikarakterisasi oleh penurunan 0iskositas dan peningkatan laju aliran.

 brook#ield' yang dikarakterisasi oleh penurunan 0iskositas dan peningkatan laju aliran.

F

F. K/*0/nen e!. K/*0/nen e! 1. e!!ing Agent%

1. e!!ing Agent% (#usta$a % D!sperse S!stem, &ol' I, pae 49(#usta$a % D!sperse S!stem, &ol' I, pae 4995*4)95*4) 3

3erermasmasuk uk daldalam am kelkelompompok ok ini ini adaladalah ah gum gum alaalam, m, turturunan unan selseluloulosa, sa, dan dan karkarbombomerer.. *e

*ebabanynyakaakan n dardari i sisiststem em tetersrsebebut ut berber#u#ungngsi si dadalalam m memedidia a airair, , seselalain in ititu u ada ada yayangng membentuk gel dalam cairan nonpolar. "eberapa partikel padat koloidal dapat berperilaku membentuk gel dalam cairan nonpolar. "eberapa partikel padat koloidal dapat berperilaku sebagai pembentuk gel karena terjadinya #lokulasi partikel.

sebagai pembentuk gel karena terjadinya #lokulasi partikel. +at

+atatatan: an: adada a pempemililihaihann  ellin  ellin aentaent  perhati perhatikan kan dengandengan  p+  p+ stailstailitaita dandan in$ompatiilitasn!a

in$ompatiilitasn!a "erikut ini adalah beberapa contoh gelling agent :"erikut ini adalah beberapa contoh gelling agent :

A. P/!i*er &ge! /rganik( A. P/!i*er &ge! /rganik(

a. u* a!a*

a. u* a!a* (natural gums)(natural gums)

;mumnya bersi#at anionik &bermuatan negati# dalam larutan atau dispersi dalam ;mumnya bersi#at anionik &bermuatan negati# dalam larutan atau dispersi dalam air', meskipun dalam jumlah kecil ada yang bermuatan netral, seperti guar gum. air', meskipun dalam jumlah kecil ada yang bermuatan netral, seperti guar gum. *arena komponen yang membangun struktur kimianya, maka natural gum mudah *arena komponen yang membangun struktur kimianya, maka natural gum mudah terurai secara mikrobiologi dan menunjang pertumbuhan mikroba. leh karena itu, terurai secara mikrobiologi dan menunjang pertumbuhan mikroba. leh karena itu, si

siststem em cacair ir yayang ng memengnganandudung ng gugum m haharurus s memengnganandudung ng pepengngawawet et dedengnganan konsentrasi yang cukup. engawet yang bersi#at kationik inkompatibel dengan konsentrasi yang cukup. engawet yang bersi#at kationik inkompatibel dengan gum yang bersi#at anionik sehingga penggunaannya harus dihindari.

gum yang bersi#at anionik sehingga penggunaannya harus dihindari. "eberapa contoh gum alam :

"eberapa contoh gum alam :

i. Natriu* a!ginat i. Natriu* a!ginat

•  >atrium alginat >atrium alginat1414 digunakan dalam sediaan semisolid.digunakan dalam sediaan semisolid. •

• 33eerrsesedidia a dadallam am bebebrbrapapa a grgradade e ssesesuauai i dedengngan an 0i0iskskososiittas as yyanangg

ter

terstastandandardirdisassasi i yang yang mermerupaupakan kan kelkelebiebihan han natnatririum um algalginainat t dibdibandiandingkngkanan dengan tragakan.

dengan tragakan.

• Ink/*Ink/*0ati5e0ati5e!! dengan deri0at akridin, kristal 0iolet, #enil merkuri asetatdengan deri0at akridin, kristal 0iolet, #enil merkuri asetat

dan nitrat, garam kalsium, logam berat

dan nitrat, garam kalsium, logam berat dan etanol dengan dan etanol dengan konsentkonsentrasi lebihrasi lebih dari ?E.

dari ?E.

• 

•   >atrium alginat pada >atrium alginat pada 0H "1+0H "1+ sedangkan pada p% !@ 0iskositas menurunsedangkan pada p% !@ 0iskositas menurun

(+-#. hal 543544) (+-#. hal 543544)

ii. Karagenan ii. Karagenan

• 5raksi kappa dan iota membentuk gel yang re0ersibel terhadap pengaruh5raksi kappa dan iota membentuk gel yang re0ersibel terhadap pengaruh

 panas.  panas.

(7)

 

merupakan gel yang terkuat dengan keberadaan ion *. Gel iota bersi#at merupakan gel yang terkuat dengan keberadaan ion *. Gel iota bersi#at elastis dan tetap j ernih dengan keberadaan ion *.

elastis dan tetap j ernih dengan keberadaan ion *. *onsentrasi karagenan yang digunakan

*onsentrasi karagenan yang digunakan+314.+314.

• Ink/*0ati5e!Ink/*0ati5e! dengan material kationik dengan material kationik 

(+-#. hal1*11*/) (+-#. hal1*11*/)

iii. Tragakan iii. Tragakan

• enurenurut >5, dide#iut >5, dide#inisiknisikan sebagai ekstrak gum an sebagai ekstrak gum kering darikering dari  0straalus 0straalus

 ummier

 ummier Dabillardie, atau Dabillardie, atau spesies Asia dari Astrspesies Asia dari Astragalus.agalus.

• 8igunakan sebanyak8igunakan sebanyak44 sebagai gelling agent.sebagai gelling agent. • 

•  3r3ragaagakan kan kurkurang ang begbegitu itu poppopuleuler r karkarena ena memmempunypunyai ai 0is0iskoskosititas as yanyangg

 ber0ariasi.

 ber0ariasi. iiskositas skositas akan akan menurun menurun dengan dengan cepat cepat di di luar luar rangerange 0H "+60H "+6

ren

rentan tan terterhadhadap ap degdegradradasi oleh asi oleh mikmikrobroba. a. 4el4elain itu ain itu pada p% pada p% F, F, dapdapatat menuru

menurunkan nkan e#ikae#ikasi si benzalkbenzalkonium onium kloriklorida, da, kloroklorobutanobutanol, l, metil paraben,metil paraben, #en

#enol, ol, dan dan #en#enil il mermerkurkuri i aseasetattat. . iiskoskositsitas as jugjuga a dapdapat at menmenuruurun n dengdenganan  penambahan alkali, atau >a+l

 penambahan alkali, atau >a+l (+-#. hal 55)(+-#. hal 55)

• 5ormula mengandung alkohol dan)atau 5ormula mengandung alkohol dan)atau gliserol dan)atau 0olatile oil untuk gliserol dan)atau 0olatile oil untuk 

mendispersikan gum dan mencegah pengentalan ketika penambahan air. mendispersikan gum dan mencegah pengentalan ketika penambahan air.

• *ompatibel dengan garam konsentrasi tinggi, suspending agen*ompatibel dengan garam konsentrasi tinggi, suspending agen t synthetict synthetic

&Acacia, ++, pati,sukrosa',

&Acacia, ++, pati,sukrosa', +-#. hal 55 +-#. hal 55

i7. Pektin i7. Pektin

olisakarida yang diekstrak dari kulit sebelah dalam buah citrus yang banyak  olisakarida yang diekstrak dari kulit sebelah dalam buah citrus yang banyak  digunaka

digunakan n dalam makanan. erupakadalam makanan. erupakan n gelligelling ng agent untuk produk yang agent untuk produk yang bersibersi#at#at asam dan digunakan bersama gliserol sebagai pendispersi dan humektan.

asam dan digunakan bersama gliserol sebagai pendispersi dan humektan.

• Gel yang dihasilkan harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat karena air Gel yang dihasilkan harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat karena air 

dapat menguap secara cepat sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya proses sineresis. dapat menguap secara cepat sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya proses sineresis.

• Gel terbentuk pada p% asam dalam larutan air yang mengandung kalsium danGel terbentuk pada p% asam dalam larutan air yang mengandung kalsium dan

kemungkinan zat lain yang be#ungsi menghidrasi gum. kemungkinan zat lain yang be#ungsi menghidrasi gum.

5. Deri7at %e!u!/%a 5. Deri7at %e!u!/%a

•4i#at #isik dari selulosa ditentukan oleh jenis dan gugus substitusi. %+ merupakan4i#at #isik dari selulosa ditentukan oleh jenis dan gugus substitusi. %+ merupakan

deri0at selulosa yang sering digunakan. deri0at selulosa yang sering digunakan.

• 8eri0at selulosa rentan terhadap degradasi enzimatik sehingga harus icegah adanya 8eri0at selulosa rentan terhadap degradasi enzimatik sehingga harus icegah adanya

kontak dengan

kontak dengan sumbesumber r selulselulosa. 4terilisosa. 4terilisasi sediaan asi sediaan atau penambahan atau penambahan pengawepengawett dapat mencegah penurunan 0iskositas yang diakibatkan oleh depolimerisasi oleh dapat mencegah penurunan 0iskositas yang diakibatkan oleh depolimerisasi oleh enzim yang dihasilkan dari mikroorganisme. isalnya : +, >a ++, %1+, %+. enzim yang dihasilkan dari mikroorganisme. isalnya : +, >a ++, %1+, %+.

•   4ering digunakan karena menghasilkan gel yang bersi#at netral, 0iskositas stabil,  4ering digunakan karena menghasilkan gel yang bersi#at netral, 0iskositas stabil,

resisten terhadap pertumbuhan mikroba, gel yang jernih, dan menghasilkan #ilm yang resisten terhadap pertumbuhan mikroba, gel yang jernih, dan menghasilkan #ilm yang kuat pada kulit ketika kering. isalnya

kuat pada kulit ketika kering. isalnya +, >a ++, %++, >a ++, %+

• 

•   898 Na 898 Na digunakan pada konsentrasi 7-B E.4ecara umum, ++ >a menunjukkandigunakan pada konsentrasi 7-B E.4ecara umum, ++ >a menunjukkan

0iskositas maksimum pada p% F-

(8)

' '

6nkompatibel dengan larutan asam, larutan garam, besi, dan beberapa metal lain &Al, 6nkompatibel dengan larutan asam, larutan garam, besi, dan beberapa metal lain &Al, merkuri, zinc'.

merkuri, zinc'. +-#.  +-#. hal99hal99

• 

•    HP8  HP8 stabil pada p% B-<, inkompatibel dengan deri0at #enol, seperti metil parabenstabil pada p% B-<, inkompatibel dengan deri0at #enol, seperti metil paraben

dan propil paraben, kehadiran polimer anionik akan meningkatkan 0iskositas %+. *ompatibel dan propil paraben, kehadiran polimer anionik akan meningkatkan 0iskositas %+. *ompatibel dengan garam inorganic.&

dengan garam inorganic.& +-#.  +-#. hal/91)hal/91)

• 

•    HE  HE88 memiliki p% stabilitas $-!$,6nkompatibel dengan zinc, inkompatibel parsialmemiliki p% stabilitas $-!$,6nkompatibel dengan zinc, inkompatibel parsial

dengan kasein, g

dengan kasein, gelatin, +,Aelatin, +,A, dan pati.&, dan pati.& +-#.  +-#. hal /25)hal /25)

• 

•   HP98 HP98 stabil pada p%7-!!, inkompatibel dengan stabil pada p%7-!!, inkompatibel dengan agen oksidator.&agen oksidator.& +-#.  +-#. /99)/99)

). P/!i*er %inteti% &Kar5/*er : kar5/0/!( ). P/!i*er %inteti% &Kar5/*er : kar5/0/!(

• *ar*arbombomer er mermerupakupakan an gelgellinling g ageagent nt yanyang g kuatkuat, , memmembentbentuk uk gel gel pada pada konkonsensentratrasisi

sekitar @,?E. 8alam media air, yang diperdagangkan dalam bentuk asam bebasnya, sekitar @,?E. 8alam media air, yang diperdagangkan dalam bentuk asam bebasnya, pertama-tama dibersihkan dulu, setelah udara yang terperangkap keluar semua, gel akan terbentuk dengan tama dibersihkan dulu, setelah udara yang terperangkap keluar semua, gel akan terbentuk dengan cara netralisasi dengan basa yang sesuai.

cara netralisasi dengan basa yang sesuai.

• 8alam sistem cair, basa anorganik seperti >a%, *%, dan >%9% sebaiknya8alam sistem cair, basa anorganik seperti >a%, *%, dan >%9% sebaiknya

ditambahkan. ditambahkan.

•  p%  p% harus harus dinetralkan dinetralkan karena karena karakter karakter gel gel yang yang dihasilkan dihasilkan dipengaruhi dipengaruhi oleh oleh prosesproses

netralisasi atau p% yang tinggi. netralisasi atau p% yang tinggi.

• iskositas dispersi karbomer dapat menurun dengan adanya ion-ion.iskositas dispersi karbomer dapat menurun dengan adanya ion-ion. • 

•  erupakan gelling agent yang kuat, maka hanya diperlukan dalam konsentrasi kecil,erupakan gelling agent yang kuat, maka hanya diperlukan dalam konsentrasi kecil,

 biasanya

 biasanya+2 4.+2 4.(+-#. hal 29)(+-#. hal 29)

• 

•  InkInk/*0/*0atiati5e!5e! dengan #enol, polimer kationik, asam kuat, elektrolit kuat. &dengan #enol, polimer kationik, asam kuat, elektrolit kuat. & +-#.  +-#. 

hal91) hal91)

B.

B. P/!iP/!ieti!eti!en en &ge&ge!!in!!ing /g /i!(i!(

8igunakan dalam gel hidro#obik likuid, akan dihasilkan gel yang lembut, mudah tersebar, 8igunakan dalam gel hidro#obik likuid, akan dihasilkan gel yang lembut, mudah tersebar, dan membentuk lapisan)

dan membentuk lapisan)#ilm yang #ilm yang tahan air tahan air pada permukaan kulit. ;ntuk membentuk gel,pada permukaan kulit. ;ntuk membentuk gel,  polimer

 polimer harus harus didispersikan didispersikan dalam dalam minyak minyak pada pada suhu suhu tinggi tinggi &di &di atas atas <@<@@@+' kemudian+' kemudian

la

langngsusung ng didididinginginknkan an dendengagan n cepcepat at ununtutuk k memengengendndapkapkan an krkrisistatal l yayang ng memerurupakpakanan  pembentukan matriks.

 pembentukan matriks.

8.

8. KK/!/!/i/id d 0a0adadat t teterdrdi%i%0e0er%r%ii

• ikrokikrokrisristaltalin in selseluloulosa sa dapadapat t berber#un#ungsi gsi sebsebagaagai i gelgellanlant t dengdengan an carcara a pempembentbentukanukan

 jaringan karena gaya tarik-menarik antar partikel seperti ikatan hidrogen.  jaringan karena gaya tarik-menarik antar partikel seperti ikatan hidrogen.

• *onsentrasi rendah dibutuhkan untuk cairan nonpolar. ;ntuk cairan polar diperlukan*onsentrasi rendah dibutuhkan untuk cairan nonpolar. ;ntuk cairan polar diperlukan

konsentrasi yang lebih besar untuk membentuk gel, karena adanya kompetisi dengan konsentrasi yang lebih besar untuk membentuk gel, karena adanya kompetisi dengan medium yang melemahkan interaksi antar partikel tersebut.

medium yang melemahkan interaksi antar partikel tersebut.

D

D.. SSuurr##aakkttaann

Gel yang jernih dapat dihasilkan oleh kombinasi antara minyak mineral, air, dan Gel yang jernih dapat dihasilkan oleh kombinasi antara minyak mineral, air, dan kon

konsensentratrasi si yang yang tintinggi ggi &$@&$@-9@-9@E' E' dardari i sursur#ak#aktan tan anianionionik. k. *om*ombinbinasi asi tertersebsebutut membentuk mikroemulsi. *arakteristik gel yang terbentuk dapat ber0ariasi dengan membentuk mikroemulsi. *arakteristik gel yang terbentuk dapat ber0ariasi dengan

(9)

% %

cara meng-adjust proporsi dan konsentrasi dari komposisinya. "entuk komersial cara meng-adjust proporsi dan konsentrasi dari komposisinya. "entuk komersial yang paling banyak untuk jenis gel ini adalah produk pembersih rambut.

yang paling banyak untuk jenis gel ini adalah produk pembersih rambut. 1.

1. e!!ant% !aine!!ant% !ain "anyak wa/ "anyak wa/ yang digunakan sebagai gellants untuk media yang digunakan sebagai gellants untuk media nonpolanonpolar r  seperti beeswa/, carnauba wa/, setil ester wa/.

seperti beeswa/, carnauba wa/, setil ester wa/.

F

F.. PP//!!ii77iinnii! ! aa!!kk//''//!!



A A didigugunanakan kan dadalalam m ememululsi si padpada a kokonsnsenentrtrasasi i @,@,? ? E. E. 6n6nkomkompatpatibibel el papadada konsentrasi tinggi dengan garam inorganik terutama sul#at dan #os#at &%1 hal konsentrasi tinggi dengan garam inorganik terutama sul#at dan #os#at &%1 hal 9!

9!-9-9$'. $'. ;nt;ntuk uk memmembuat gel buat gel yang yang dapdapat at menmengergering ing secsecara ara cepacepat. t. 5il5ilm m yanyangg terbentuk sangat kuat dan plastis sehingga memberikan kontak yang baik antara terbentuk sangat kuat dan plastis sehingga memberikan kontak yang baik antara obat dan kulit. 3ersedia dalam beberapa grade yang berbeda dalam 0iskositas dan obat dan kulit. 3ersedia dalam beberapa grade yang berbeda dalam 0iskositas dan angka penyabunan.

angka penyabunan.

.. 88!!aa;;% % &&ggee! ! aann//rrggaanniikk((

8iguna

8igunakan sebanyak F-$@E kan sebanyak F-$@E sebagasebagai i basisbasis. . empunyempunyai p% ai p%  sehingga tidak  sehingga tidak cocok cocok  digunakan pada kulit. iskositas dapat menurun dengan adanya basa. agnesium digunakan pada kulit. iskositas dapat menurun dengan adanya basa. agnesium ok

oksisida da seseriring ng diditatambmbahahkakan n untuntuk uk memeniningngkatkatkan kan 0i0iskskososititasas. . "e"entntononit it harharusus disterilkan terlebih dahulu untuk penggunaan pada luka terbuka. "entonit dapat disterilkan terlebih dahulu untuk penggunaan pada luka terbuka. "entonit dapat digunakan pada konsentrasi ?-$@E. +ontohnya : "entonit, 0eegum, laponite

digunakan pada konsentrasi ?-$@E. +ontohnya : "entonit, 0eegum, laponite  >ama

 >ama gelling gelling agentagent &sering digunakan' &sering digunakan'

*

*oonnsseennttrraassii ++aarra a ppeennggeemmbbaannggaann

%idroksi metil selulosa %idroksi metil selulosa &%+'

&%+'

!

!--77EE %%+ + ddiikkeemmbbaannggkkaann menggunakan air panas &B@-F@ menggunakan air panas &B@-F@oo+',+',

serbuk didispersikan secara merata serbuk didispersikan secara merata diatas air panas yang terdapat dalam diatas air panas yang terdapat dalam wadah, kemudian didiamkan selama wadah, kemudian didiamkan selama ssaattu u mmaallam am hihinngggga a tteerrbbaassaahihi sseemmppuurrnnaa. . %%+ + yyaanng g tteellaahh di

dikekemmbabangngkakan n didiadaduk uk hihingnggaga didapatkan basis gel yang homogen didapatkan basis gel yang homogen %

%++ 99--BBEE %%+ + ddiikkeemmbbaannggkkaan n mmeenngggguunnaakkaann ai

air r didingingin. n. seserbrbuk uk didididispsperersisikakann m

meerraatta a didiaattas as aaiir r didinnggiin n yyanangg te

terdrdapapat at dadalalam m wawadadah h kemkemudiudianan dibiarkan selama satu malam hingga dibiarkan selama satu malam hingga se

serbrbuk uk teterbarbasasahi hi sesempmpururna, na, %%++ ya

yang ng tetelalah h didikemkembabangngkan kan didiaduaduk k  hin

hingga gga diddidapatapatkan kan basbasis is gel gel yanyangg homogen

(10)

1& 1&

%

%11++ 44eerrbbuuk k %%11+ + ddiiddiissppeerrssiikkaan n ddeennggaann ce

cepapat t kekedadallam am aiair r yyanang g sesedadangng di

diadaduk uk dedengngan an cecepapat t papada da susuhuhu k

kaammaarr, , kkeettiikka a %%11+ + tteerrbbasasaahihi ssemempupurnrna, a, ttemempeperaratutur r llararututanan din

dinaikaikkan kan menmenjadjadi i B@-B@-F@F@oo+ + ununtutuk 

meningkatkan kecepatan dispersi. meningkatkan kecepatan dispersi. *

*aarrbboommeerr::3311A A &&!!::::!!'' @@,,??--$$EE 4eerrb4 buuk k kkaarrbboommeer r tteerrlleebbiih h ddaahhuulluu di

dididispsperersisikakan n kekedadalalam m aiair r yayangng ssededanang g didiadadukuk. . kukuatat, , hahattii-h-hatatii  jangan

 jangan sampai sampai terbentuk terbentuk gumpalangumpalan yan

yang g tidtidak ak terterdisdisperpersi, si, kemkemudiaudiann netralkan dengan penambahan basa netralkan dengan penambahan basa &bisa *%, >a%, 31A, bora/, >a &bisa *%, >a%, 31A, bora/, >a  bikarbonat'

 bikarbonat' +

++ + >>aa 77--BBEE 4eerrb4 buuk +k ++ >+ >a da diiddiissppeerrssiikkaann di

diatatas as aiair r dadalalam m momortrtar ar hihingnggaga terbasahi semua. aduk larutan ++ terbasahi semua. aduk larutan ++  >a

 >a yang yang telah telah terbasahi terbasahi hinggahingga terbentuk gel yang homogen

terbentuk gel yang homogen

2. Ba'an ta*5a'an 2. Ba'an ta*5a'an

a. Penga<et a. Penga<et

eskipun beberapa basis gel resisten terhadap serangan mikroba, tetapi semua gel eskipun beberapa basis gel resisten terhadap serangan mikroba, tetapi semua gel men

mengandgandung ung banybanyak ak air air sehsehingingga ga memmembutbutuhkauhkan n penpengawgawet et sebsebagaagai i antantimimikrikroba.oba. 8alam pemilihan pengawet harus memperhatikan inkompatibilitasnya dengan gelling 8alam pemilihan pengawet harus memperhatikan inkompatibilitasnya dengan gelling agent. "eberapa contoh pengawet yang biasa digunakan dengan gelling agent :

agent. "eberapa contoh pengawet yang biasa digunakan dengan gelling agent :

• 3ragakan : metil hidroksi benzoat @,$ E w)0 dgn propil hidroksi benzoat @,@? E3ragakan : metil hidroksi benzoat @,$ E w)0 dgn propil hidroksi benzoat @,@? E

w)0 w)0

•  >a  >a alginate alginate : : metil metil hidroksi hidroksi benzoat benzoat @,!- @,!- @,$ @,$ E E w)0, atau w)0, atau klorokresol klorokresol @,! @,! E E w)0w)0

atau asam benzoat @,$ E w)0 atau asam benzoat @,$ E w)0

• ektin : asam benzoat @,$ E w)0 atau metil hidroksi benzoat @,!$ E w)0 atauektin : asam benzoat @,$ E w)0 atau metil hidroksi benzoat @,!$ E w)0 atau

klorokresol @,!-@,$ E w)0 klorokresol @,!-@,$ E w)0

• 4tarch glyserin : metil hidroksi benzoat @,!-@,$ E w)0 atau asam benzoat @,$ E4tarch glyserin : metil hidroksi benzoat @,!-@,$ E w)0 atau asam benzoat @,$ E

w)0 w)0

• + : #enil merkuri nitrat @,@@! E w)0 atau benzalkonium klorida @,@$E w)0+ : #enil merkuri nitrat @,@@! E w)0 atau benzalkonium klorida @,@$E w)0 •

(11)

11 11

w)0 w)0

• oli0inil alkohol : klorheksidin asetat @,@$ E w)0oli0inil alkohol : klorheksidin asetat @,@$ E w)0

ada umumnya pengawet dibutuhkan oleh sediaan yang mengandung air. "iasanya ada umumnya pengawet dibutuhkan oleh sediaan yang mengandung air. "iasanya dig

digunkunkan an pelpelaruarut t air air yanyang g menmengandgandung ung metmetilpilparaaraben ben @,@F@,@F?E ?E dan dan propropilpilparparabenaben @,@$?E sebagai pengawet.

@,@$?E sebagai pengawet.  b.

 b. PePenana*5*5a'a'an an BaBa'a'an n 'i'igrgr/%/%k/k/0i0i%% "er"ertujtujuan uan untuntuk uk menmencegacegah h kehkehilailangan ngan airair.. +ontohnya gliserol, propilenglikol dan sorbitol dengan konsentrasi !@-$@ E

+ontohnya gliserol, propilenglikol dan sorbitol dengan konsentrasi !@-$@ E c.

c. 8'e8'e!ati!ating ng ageagentnt "ertujuan untuk mencegah basis dan zat yang sensiti0e terhadap"ertujuan untuk mencegah basis dan zat yang sensiti0e terhadap logam berat. +ontohnya 183A

logam berat. +ontohnya 183A

BAB II BAB II FOR9ULASI FOR9ULASI

(12)

1 1 2.1

2.1 FORFOR9UL9ULA U9U9A U9U9

C)

C) =at =at Akti# Akti#  "asis Gel "asis Gel =at 3ambahan =at 3ambahan

2.2

2.2 FORFOR9UL9ULASI ELASI EL

A

Aiir r 88aauun n 44iirriihh 99EE + +aarrbboommeerr @@,,??EE 3 311AA @@,,??EE G Glliisseerriinn !!??EE 

rrooppiilleen n GGlliikkooll ??EE  >atrium etabisul#it

 >atrium etabisul#it @,!E@,!E A

Aeetthhaannoolluumm !!$$EE 

ll. . ++uuccuummiis s mmeello o DD.. ss Auades

Auades ad ad ?@g?@g

2.3

2.3 PENPENI9BAI9BANANANN

• AAiir r 88aauun n 44iirriihh HH

4 4 100 100 X  X  50 50gg==22gg==22mlml • • ++aarrbboommeerr HH 0,5 0,5 100 100 x x5050gg==0,250,25gg Air

Air untuk untuk melarutkan melarutkan HH

1 1 2 2 x x5050gg==2525gg==2525mlml • • 3311AA HH 0,5 0,5 100 100 x x5050gg==0,250,25gg • • GGlliisseerriinn HH 15 15 100 100 x x5050gg==7,57,5gg •

• rrooppiilleen n GGlliikkooll HH

5 5 100

100 x x5050gg==2,52,5gg

•  >atrium etabisul#it >atrium etabisul#it HH

0,1 0,1 100

100 x x5050gg==0,010,01gg

• AAeetthhaannoolluumm HH

12 12 100

100 x x5050gg==66gg==66mlml

• ll. . ++uuccuummiis s mmeello o DD.. H H ss •

• AAuuaaddees s aad d ??@@gg H H ??@@mml l – – $$??mml l H H $$??mmll

H $?g – &@,$?g I @,$?g I F,?g I $,?g I @,@!g I Bg' H $?g – &@,$?g I @,$?g I F,?g I $,?g I @,@!g I Bg' H $?g – !B,?!g H $?g – !B,?!g H <,9 g H <,9 g

(13)

1 1 2."

2." PROSEDPROSEDUR UR KER=AKER=A

!.

!. 4i4iapapkakan an alalat t dadan n bahbahanan $.

$. AmbAmbil dil dan tian timbambang mang masinsing-mg-masiasing bahng bahanan 7.

7. *em*embanbangkan +arbgkan +arbomeomer r diddidalaalam m gelgelas beakeas beaker r dendengan air yang sudah dipergan air yang sudah diperhithitungkungkan,an, tutup dengan alumunium #oil diam selama

tutup dengan alumunium #oil diam selama ! hari.! hari. 9.

9. DarDarutkautkan n >at>atriurium metabim metabisulsul#it denga#it dengan n air secuair secukupnkupnya didalya didalam gelas beakeam gelas beaker r aduk adaduk ad larut, sisihkan

larut, sisihkan ?.

?. DarutkDarutkan propan propilen glilen glikol daikol dan glisn gliserin dierin didalam gdalam gelas beaelas beaker aduker aduk ad lark ad larutut B.

B. asasukkukkan caran carbombomer kedaer kedalam lulam lumpampang gerung gerus ad homogs ad homogenen F.

F. asukkasukkan laran larutan glutan gliseriiserin dan pn dan propilropilen glien glikol gekol gerus ad rus ad homogehomogenn <.

<. 3a3ambahkambahkan larn larutan nautan natrium trium metabimetabisul#sul#it gerit gerus ad us ad homogenhomogen .

. 3a3ambahkambahkan etann etanol sedol sedikit ikit demi sdemi sedikiedikit gerut gerus ad hs ad homogenomogen !@.

!@. 3a3ambahkambahkan 31A gerun 31A gerus ad homogens ad homogen !!.

!!. asukkasukkan air daun sirih geran air daun sirih gerus ad homogenus ad homogen !$.

!$. 3am3ambahkan air sedikit bahkan air sedikit demi sedikit demi sedikit gerus ad homogengerus ad homogen !7.

!7. 3e3eteskan ol. +ucumis melo. D teskan ol. +ucumis melo. D secukupnya gerus hingga homogensecukupnya gerus hingga homogen !9.

!9. asukkasukkan kedaan kedalam walam wadahdah !?.

!?. Dakukan e0alDakukan e0aluasi terhauasi terhadap sediaandap sediaan

2.

2. URAIAN SEDIAANURAIAN SEDIAAN

A.

A. =a=at At Aktktii# # 

8aun 4irih &iper betle D.' 8aun 4irih &iper betle D.'

"

".. ""aassiis Gs Gelel !

!.. ++aarrbboommeer r  emeri

emerianan : 4erb: 4erbuk, putuk, putih, sih, sedikit edikit berbau berbau khas, khas, asam, asam, higroshigroskopik kopik  *elar

*elarutanutan : Darut dala: Darut dalam air dan setelm air dan setelah netralah netralisasi lisasi larut dalarut dalam etanol ? E dan dalamam etanol ? E dan dalam gliserin.

gliserin.  p%

 p% : : 3ingkat 3ingkat 0iskositas 0iskositas yang yang lebih lebih tinggi tinggi pada pada p% p% B-!! B-!! dan dan 0iskositas 0iskositas akanakan menurun pada p% dibawah 7 atau diatas !$.

menurun pada p% dibawah 7 atau diatas !$. 4t

4tabiabililitatass : "aha: "ahan n yayang stang stabibil dan higrl dan higrososkokopipi, dapa, dapat dipat dipanasnaskakan n papada suhda suhu u !@!@ +44+ selama $ jam

selama $ jam

enyimpanan : 8isimpan dalam wadah kedap udara enyimpanan : 8isimpan dalam wadah kedap udara 5u

5ungsngsii : 4e: 4ebabagai gai sususpspenendiding ang agegent, nt, ememulgulgatator aor atatau agu agent ent gegelilingng..

*onsentrasi : @,?E - $E. ada pembuatan gel, konsentrasi carbomer yang cocok atau *onsentrasi : @,?E - $E. ada pembuatan gel, konsentrasi carbomer yang cocok atau yang biasa digunakan adalah @,?E

yang biasa digunakan adalah @,?E $

$.. 3311AA 4y

4ynononynyms: ms: 3131A( A( 33eealalanan( ( trtrieieththylylololamaminine( e( trtrihihydydroro/y/ytrtrieieththylylamaminine( e( trtrisis &hydro/yethyl' amine( trolaminum.

&hydro/yethyl' amine( trolaminum.

5ungsional *ategori : agen Alkalizing( zat

5ungsional *ategori : agen Alkalizing( zat pengemulsi.pengemulsi. Apl

Aplikaikasi di 5si di 5armarmasi 5asi 5ormormulaulasi atsi atau 3au 3ekeknolnologiogi :: 3r

3rietiethanohanolamlamine ine banybanyak ak digdigunaunakan kan daldalam am #or#ormulmulasi asi #ar#armasmasi i toptopikaikal,l, terutama dalam pembentukan emulsi. *etika dicampur dalam proporsi molar yang terutama dalam pembentukan emulsi. *etika dicampur dalam proporsi molar yang

(14)

1$ 1$

sam

sama a dengdengan an asam asam lemlemak, ak, sepseperterti i asaasam m stestearat arat ataatau u asaasam m oleaoleat, t, tritrietaetanolnolamiaminana memben

membentuk sabun anionik dengan tuk sabun anionik dengan p% sekitar <, p% sekitar <, yang dapat digunakan sebagai agenyang dapat digunakan sebagai agen  pengemulsi

 pengemulsi untuk untuk menghasilkan menghasilkan halus, halus, stabil stabil minyak minyak dalam dalam air air emulsi. emulsi. *onsentrasi*onsentrasi yang biasanya digunakan untuk emulsi#ikasi adalah 9E 0 ) 0 trietanolamina dan yang biasanya digunakan untuk emulsi#ikasi adalah 9E 0 ) 0 trietanolamina dan $-? kali dari asam lemak. 8alam kasus minyak mineral, $-?E 0 ) 0 trietanolamina akan ? kali dari asam lemak. 8alam kasus minyak mineral, ?E 0 ) 0 trietanolamina akan di

dibutbutuhuhkankan, , dedengngan an pepeniningngkatkatan an yayang ng sesesusuai ai dadalalam m jujumlmlah ah asasam am lelemamak k yayangng di

digungunakaakan. n. eersrsiaiapan pan yayang ng beberirisi si sasabubun n trtrieietatanonolalamimin n cecendndererunung g gegelalap p papadada  penyimpanan.

 penyimpanan. >amun, >amun, perubahan perubahan warna warna dapat dapat dikurangi dikurangi dengan dengan menghindarimenghindari  paparan cahaya dan kontak dengan logam dan

 paparan cahaya dan kontak dengan logam dan ion logam.ion logam. 3r

3riethaniethanolamiolamine ne juga juga digunadigunakan kan dalam pembentukan garam dalam pembentukan garam untuk solusiuntuk solusi in

injejeksksi i dan dan dadalalam m pepersrsiaiapapan n ananalalgesgesik ik totopipikakal. l. %al %al inini i jujuga ga didigungunakaakan n dadalalamm  persiapan

 persiapan tabir tabir surya. surya. 3riet3riethanolamine hanolamine digunakan digunakan sebagai sebagai perantara perantara dalamdalam  pembuatan

 pembuatan sur#aktan, sur#aktan, spesialisasi spesialisasi tekstil, tekstil, lilin, lilin, poles, poles, herbisida, herbisida, emulsi#ier emulsi#ier minyak minyak   bumi,

 bumi, barang barang toilet, toilet, aditi# aditi# semen, semen, dan dan minyak minyak pemotongan. pemotongan. 3riethanolamine 3riethanolamine jugajuga dikla

diklaim akan digunakaim akan digunakan untuk produksn untuk produksi pelumas unti pelumas untuk uk sarung tasarung tangan karet danngan karet dan indus

industri tekstil. ;mum tri tekstil. ;mum lainnylainnya a menggumenggunakan nakan daerah bu##erdaerah bu##er, , pelarpelarut, ut, dan dan plastplasticizeicizer r   polimer, dan sebagai humektan.

 polimer, dan sebagai humektan. em

emerierian an : c: cairairan an kentkental al berberwarwarna na kunikuning ng jerjernihnih, t, tidaidak bk berwerwarnarna pa pucatucat mem

memililikiki i babau amu amonionia a sesedidikikit. t. 6n6ni i adaadalalah h camcampupuraran n dardari i babasisis, s, teterurutatamama $

$,,$$@@,,$$@@@@-- nniittrriilloottrriieetthhaannooll, , mmeesskkiippuun n jjuugga a mmeennggaanndduunng g $$,,$$@ @--iimmiinnooddiieetthhaannool l &&ddiieettaannoollaammiinnaa' ' ddaan n jjuummllaah h yyaanng g lleebbiih h kkeecciil l ddaarri i $

$--aminoethanol &monoethanolamine'. aminoethanol &monoethanolamine'. 4

4ttaabbiilliittaas ds daan n eennyyiimmppaannaann ::

3riethanolamine dapat berubah menjadi cokelat pada paparan udara dan cahaya. 3riethanolamine dapat berubah menjadi cokelat pada paparan udara dan cahaya. <?E

<?E kelas trietanokelas trietanolamin cenderung strati#ilamin cenderung strati#ikasi bawah kasi bawah !?<+( homegeneity dapat!?<+( homegeneity dapat di

dikekembmbalalikikan an dedengngan an pepemamananasasan n dadan n pepencncamampupuraran n sesebebelulum m didigugunanakakan.n. 3riethanolamine harus disimpan dalam wadah kedap udara terlindung dari cahaya, di 3riethanolamine harus disimpan dalam wadah kedap udara terlindung dari cahaya, di tempat yang sejuk dan kering.

tempat yang sejuk dan kering. 6n

6nkokompmpatatibibililititasas :: 3r

3rietiethanohanolamlamine ine adaladalah ah amiamina na tertersiesier r yanyang g menmengangandung dung guggugus us hidhidrokroksi( si( iaia mam

mampu pu menmenjaljalani ani reareaksi ksi khas khas amiamina na tertersiesier r dan dan alkalkoholohol. . 3r3rietiethanhanolamolamine ine akanakan  bereaksi

 bereaksi dengan dengan asam asam mineral mineral membentuk membentuk garam garam kristal kristal dan dan ester. ester. 8engan 8engan asamasam lemak lebih tinggi, triethano garam bentuk lamine yang larut dalam air dan memiliki lemak lebih tinggi, triethano garam bentuk lamine yang larut dalam air dan memiliki kar

karakteakterisristik tik sabsabun. un. 3r3rietiethanhanolamolamine ine jugjuga a akaakan n berbereakeaksi si dengdengan an temtembaga baga untuntuk uk  membentuk garam kompleks. erubahan warna dan curah hujan dapat terjadi dengan membentuk garam kompleks. erubahan warna dan curah hujan dapat terjadi dengan ada

adanya nya gargaram am loglogam am berberat. at. 3r3rietiethanhanolamolamine ine dapdapat at berbereakseaksi i dendengan gan reareagengen sep

seperterti i klokloridrida a tiotionil nil untuntuk uk menmengganggantiktikan an gugugugus s hidhidrokroksi si dengdengan an halhalogenogen.. roduk reaksi ini sangat beracun, men

roduk reaksi ini sangat beracun, menyerupai mustard nitrogen lainnya.yerupai mustard nitrogen lainnya. *easaman ) alkali

*easaman ) alkalinitas : nitas : p% H !@,? p% H !@,? &@,! > solusi&@,! > solusi'' 3

3iittiik k ddiiddiihh : : 7777??<<JJ++ 3itik

3itik nyala nyala : : $@<<J+$@<<J+  

 eemmbbeekkuuaann : : $$!!..BB<<JJ+ + %%yyggrroossccooppiicciitty y 44aannggaat t hhiiggrroosskkooppiiss.. 3itik lebur konten: $@-$!<J+ oisture @,@E

(15)

1, 1,

 *

 *elelararututanan : 8a: 8ayya laa larrut put pelelararut put padada $@a $@<J<J+ A+ Asseteton ton tererllararut cut camampupur "er "enznzenenee ! di $9 +arbon tetrachloride terlarut campur

! di $9 +arbon tetrachloride terlarut campur 1til eter ! di B71til eter ! di B7 ethanol terlarut campur air terlarut campur 

ethanol terlarut campur air terlarut campur  3e

3egangan permukaan : 9<.gangan permukaan : 9<.m> ) m &9<.dynes ) cm' pada m> ) m &9<.dynes ) cm' pada $?<J+$?<J+ 

iiskskososititas as &d&dininamamisis'' : : ??@ @ mmas as &?&?@ @ cc' ' di di 7@7@<J<J++ +.

+. =a=at 3t 3aambmbahahanan !

!.. GGlliisseerriinn a.

a. 4inonim 4inonim : : gliserol, gliserol, glycerolin, glycerolin, propana propana !,$,7 !,$,7 trioltriol  b. Cumus olekul

 b. Cumus olekul : +7%<7: +7%<7 cc. . "" : : $$,,@@ d.

d. "o"obobot)t)ml ml : : !,!,$?$??-?-!,!,$B$B@ @ sesesusuai ai dedengngan an kakadadar r < < E E sasampmpai ai !@!@@E@E +7%<7

+7%<7 e. emerian e. emerian "entuk

"entuk : : +airan+airan 2a

2arna rna : Kernih: Kernih "au

"au : : 3idak 3idak berbauberbau Casa

Casa : : anis anis diikuti diikuti rasa rasa hangathangat #.

#. *elar*elarutan utan : dalam air, meth: dalam air, methanol, dan etaanol, dan etanol ?Edanol ?Edan propiln propilenglikenglikol, agak ol, agak  larut dalam ase

larut dalam aseton, ton, praktpraktis tidak larut dalais tidak larut dalam kloro#orm kloro#orm, benzen dan campuranm, benzen dan campuran minyak.

minyak. g. *onse

g. *onsentrasntrasii : %umec: %umectant L tant L 7@ E7@ E

: 4weetening agent in alcoholic eli/irs L$@E : 4weetening agent in alcoholic eli/irs L$@E

h. enggunaan : sebagai antimikroba preser0ati#, emolien, humektan, plasticizer  h. enggunaan : sebagai antimikroba preser0ati#, emolien, humektan, plasticizer  dalam pelapis #ilm

dalam pelapis #ilm tablet, sol0en dalam tablet, sol0en dalam #ormula parenteral,dan #ormula parenteral,dan pemanis.pemanis. i.

i. enyimenyimpanan panan : : glisgliserin erin bersbersi#at i#at higrohigroskopisskopis, , sehingsehingga ga di di simpsimpan an dalamdalam wadah kedap udara, jika di simpan dalam temperatur rendah gliserin mungkin wadah kedap udara, jika di simpan dalam temperatur rendah gliserin mungkin akan menjadi kristal. *ristalnya tidak akan melebur sampai temperatur diatas akan menjadi kristal. *ristalnya tidak akan melebur sampai temperatur diatas $@@+.

$@@+.

 j. 6nkompatibilitas

 j. 6nkompatibilitas : 8ap: 8apat meledak at meledak jika di jika di campur campur dengan dengan oksidasi yang oksidasi yang kuatkuat seperti potassium permanganat, potassium klorat.

seperti potassium permanganat, potassium klorat.

&5armakope 6ndonesia 1disi 6, %andbook o# harmaceutical 1/cipient 1disi B' &5armakope 6ndonesia 1disi 6, %andbook o# harmaceutical 1/cipient 1disi B'

$. ropilen Glikol $. ropilen Glikol

a.

a. emeriemerian an : : +aira+airan n kentalkental, , jernijernih, h, tidak tidak berwarberwarna, na, tidak tidak berbauberbau, , rasa rasa agak agak  manis, higroskopik 

manis, higroskopik   b. *elarutan

 b. *elarutan : : 8apat 8apat campur campur dengan dengan air, air, dengan dengan etanol&?E'etanol&?E', , dan dan dengandengan kloro#orm ,

kloro#orm , larut dalam B bagian eter, tidak dapat larut dalam B bagian eter, tidak dapat campur dengan eter minyak campur dengan eter minyak tanah ,tanah , dan dengan minyak lemak.

dan dengan minyak lemak. c.

c. 4t4tababililiittasas : r: ropopililen gen gllikikol sol sttababil pil padada sua suhu dhu diingngin din dan wan wadadah tah tererttututup bup baiaik.k. ada suhu tinggi dan tempat terbuka cenderung teroksidasi menjadi propionaldehid, ada suhu tinggi dan tempat terbuka cenderung teroksidasi menjadi propionaldehid, asam laktat, asam piru0at dan asam asetat. 4tabil d

asam laktat, asam piru0at dan asam asetat. 4tabil dengan etanol &?E', gliserin dan air engan etanol &?E', gliserin dan air  d. 6

d. 6nkompankompabilitbilitasas : 6: 6nkompabnkompabilitilitas das dengan engan potaspotassium sium permanpermanganateganate e.

(16)

1+ 1+

##. . **oonnsseennttrraassii : : 33ooppiiccaalls s ??E E - - <<@@EE g

g. . **hhaassiiaatt : : 44eebbaaggaai i hhuummeekkttaan n ddaan n ppeellaarruut t ppaadda a ggeell

7.

7. >a>atrtriuium m eetatabibisusul#l#itit a.

a. eemmereriaiann : %a: %ablblur aur attau sau sererbubuk( yk( yanang beg berrbebentntuk huk hababllur tur tiidadak bek berrwawarnrna, ya, yanangg  berbentuk serbuk berwarna putih atau kuning g

 berbentuk serbuk berwarna putih atau kuning gading( bau belerang( rasa asam danading( bau belerang( rasa asam dan asin

asin  b.

 b. *elarutan*elarutan : Darut dalam $ bagian air( sukar larut dalam etanol &?E@: Darut dalam $ bagian air( sukar larut dalam etanol &?E@ cc.. 33iittiik k lleebbuurr : : !!?? +00+

d.

d. enenyiyimpmpanananan : 8ite: 8itempmpat yanat yang sejug sejuk, dalk, dalam wadam wadah terah tertutututup rapap rapa, , dadan di n di arareaea  ber0entilasi baik, karena senyawa ini sensiti0e terhadap kelembapan

 ber0entilasi baik, karena senyawa ini sensiti0e terhadap kelembapan

ee.. **hahassiiaatt : : eemmaakakaiiaannnynya da daallaam pm peengngololaahhaan bn baahhaan pn paangngaan bn beerrttujujuuaan un unnttuk uk  mencegah proses pencoklatan pada buah sebelum diolah, menghilangkan bau dan mencegah proses pencoklatan pada buah sebelum diolah, menghilangkan bau dan rasa getir terutama pada ubi kayu serta untuk mempertahankan warna agar tetap rasa getir terutama pada ubi kayu serta untuk mempertahankan warna agar tetap menarik. ada penggunaan topical bisa digunakan sebagai pengawet antimikroba menarik. ada penggunaan topical bisa digunakan sebagai pengawet antimikroba atau antioksidan

atau antioksidan

##.. **oonnsseennttrraassii : : @@,,@@!!E E - - !!,,@@EE

9

9.. AAeetthhaanonolluumm

aa.. eemmeerriiaann : : ++aaiirraan n ttaak k bbeerrwwaarrnnaa, , jjeerrnniihh, , mmuuddaah h mmeenngguuaap p ddaan n mmuuddaahh  bergerak(

 bergerak( bau bau khas( khas( rasa rasa panas. panas. udah udah terbakar terbakar dengan dengan memberikan memberikan nyala nyala birubiru yang tidak berasap

yang tidak berasap  b.

 b. *elarutan*elarutan : 4angat : 4angat mudah larut mudah larut dalam air, dalam dalam air, dalam kloro#orm , dan dalam eter kloro#orm , dan dalam eter  

 c.

c. enenyiyimpmpanananan : : 8a8alalam m wawadah terdah tertutututup p rarapatpat, , teterlrlinindudung ng dardari i cacahayhaya( a( diditetempmpatat sejuk( jauh dari nyala api

sejuk( jauh dari nyala api d

d.. **oonnsseennttrraassii : : DDeebbiih dh daarri i !!@@EE ee.. 33iittiik k ddiiddiihh : : FF +88+

2.-

2.- E>E>AALUASILUASI

;ntuk mengetahui kestabilan sediaan pasta, perlu dilakukan beberapa pengujian, yakni: ;ntuk mengetahui kestabilan sediaan pasta, perlu dilakukan beberapa pengujian, yakni:

A.

A. OrOrgagan/n/!e!e0t0ti%i%

;ji

;ji orgaorganoleptnoleptik, ik, merupmerupakan akan pengujipengujian an sediaasediaan n dengan dengan menggumenggunakan nakan pancaipancaindra ndra untuk untuk  men

mendisdiskrikripsipsikan kan bentbentuk uk ataatau u konkonsissistentensi si &mi&misalsalnya nya padapadat, t, serserbuk, buk, kentkental, al, caicair', r', warwarnana &misalnya kuning, coklat' dan bau &misalnya aromatik, tidak

&misalnya kuning, coklat' dan bau &misalnya aromatik, tidak berbau'.berbau'.

8engan cara melihat warna sediaan, mencium bau dari sediaan, dan ambil sedikit sediaan 8engan cara melihat warna sediaan, mencium bau dari sediaan, dan ambil sedikit sediaan ole

oleskaskan n padpada a tantangan gan kemkemudiudian an ditditententukan ukan bagabagaimimana ana tektekstusturnyrnya. a. AlAlasaasan n dildilakukakukan an ujiuji organoleptis ini adalah untuk mengetahui karakteristik dari pasta yang telah dibuat apakah organoleptis ini adalah untuk mengetahui karakteristik dari pasta yang telah dibuat apakah memenuhi syarat atau tidak.

(17)

1 1 B.

B. U?U?i H/i H/*/*/gegeninitata%%

;ji homogenitas dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui merata atau tidaknya zat ;ji homogenitas dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui merata atau tidaknya zat akt

akti# i# daladalam m sedsediaaiaan n sehsehingingga ga akan akan menmenghaghasilsilkan kan e#ee#ek k yanyang g makmaksimsimal. al. +ar+ara a kerkerja ja ujiuji homogenitas :

homogenitas : a.

a. 4e4edidiaan paan pasasta dita diamambibil sedl sedikikitit  b.

 b. 8ioleskan pada kaca objek 8ioleskan pada kaca objek  c.

c. *a*aca obca objejek dik diararahahkan pkan padada caha cahayayaa d.

d. %om%omogeogenitnitas sas sediediaan aan paspasta ta di adi amatmatii

4emakin kecil ukuran partikel suatu zat dalam sediaan pasta maka semakin cepat bahan 4emakin kecil ukuran partikel suatu zat dalam sediaan pasta maka semakin cepat bahan ob

obat at mamasusuk k atatau au teterarabsbsororpspsi i ke ke daldalam am kulkulit it sesehihinggngga a dadapapat t memengnghahasisilklkan an e#e#ek ek yayangng diinginkan.

diinginkan. +.

+. U?i 0HU?i 0H

;ji p% dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui si#at dari sediaan pasta. 8engan cara $ ;ji p% dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui si#at dari sediaan pasta. 8engan cara $ cara :

cara : !.

!. 8en8engan kertagan kertas s lakmlakmus us ( mengol( mengoleskeskan sediaan sediaan an padpada a kerkertas lakmtas lakmus, kemuus, kemudiadian n dibidibiarkarkanan sampai terjadi

sampai terjadi perubahan warna perubahan warna pada kertas lpada kertas lakmus.akmus. $.

$. 8en8engan p% meter ( adalagan p% meter ( adalah sebuah alah sebuah alat elektt elektronironik yang digunk yang digunakan untakan untuk menguuk mengukur p%kur p% &kadar keasaman atau alkalinitas' ataupun basa dari suatu larutan &meskipun probe khusus &kadar keasaman atau alkalinitas' ataupun basa dari suatu larutan &meskipun probe khusus terkadang digunakan untuk mengukur p% zat semi padat'. % meter yang biasa terdiri dari terkadang digunakan untuk mengukur p% zat semi padat'. % meter yang biasa terdiri dari  pengukuran

 pengukuran probe probe p% p% &elektroda &elektroda gelas' gelas' yang yang terhubung terhubung ke ke pengukuran pengukuran pembacaan pembacaan yangyang men

mengukugukur r dan dan menmenampiampilkalkan n p% p% yanyang g terterukuukur. rinsr. rinsip ip kerkerja ja dardari i alaalat t ini ini yaiyaitu tu semsemakiakinn  banyak

 banyak elektron elektron pada pada sampel sampel maka maka akan akan semakin semakin bernilai bernilai asam asam begitu begitu pun pun sebaliknya,sebaliknya, karena batang pada p% meter berisi larutan elektrolit lemah. Alat ini ada yang digital dan karena batang pada p% meter berisi larutan elektrolit lemah. Alat ini ada yang digital dan  juga analog. p% meter banyak digunakan dalam analisis kimia kuantitati#.

 juga analog. p% meter banyak digunakan dalam analisis kimia kuantitati#.

D.

D. U?U?i Di Da;a;a Sa Se5e5arar

;ji

;ji daya daya sebsebar ar dildilakuakukan kan dengdengan an tujtujuan uan untuntuk uk menmengetgetahuahui i kemkemampuampuan an sebsebar ar paspastata terhadap kulit. ;ji ini dilakukan dengan cara :

terhadap kulit. ;ji ini dilakukan dengan cara : a.

a. 4ebanya4ebanyak M grk M gram sedam sediaan piaan pasta diasta diambilambil, dile, diletakkan takkan pada kapada kaca objek ca objek A.A.  b.

 b. *aca objek " diletakkan di atas sediaan pasta.*aca objek " diletakkan di atas sediaan pasta. c.

c. 8i8ibibiararkakan sn selelamama ! ma ! menienit.t. d.

d. 8i8iamameteter ser sebebar dar dihihititungung.. e.

e. "eb"eban dian diletletakkaakkan din diataatas kas kaca oca objebjek ".k ". #.

(18)

1' 1' BAB III BAB III HASIL

HASIL PENA9ATAPENA9ATANN

3.1 FOR9ULA DAN FUNSI 3.1 FOR9ULA DAN FUNSI

5

5oorrmmuullaa 55uunnggssii **oonnsseennttrraassii &Cange' &Cange' *onsentrasi yang *onsentrasi yang 8igunakan 8igunakan A

Aiir r 88aauun n ssiirriihh ==aat t AAkkttii## 99EE 99EE +

+aarrbboommeerr GGeelllliinng g aaggeenntt @@,,??E E - - $$EE @@,,??EE 3

311AA eenneettrraal l ++aarrbboommeerr @@,,??EE @@,,??EE G

Glliisseerriinn %%uummeekkttaann L L 77@@EE !!??EE 

rrooppiilleen n GGlliikkooll %%uummeekkttaan n N N eellaarruutt ??E E - - <<@@EE ??EE  >atrium

 >atrium etabisul#it etabisul#it

eennggaawweett @,,@@@!!E E - - !!,,@@EE @@,,!!EE A

Aeetthhaannoolluumm AAnnttiimmiikkrroobbaa O O !!@@EE !!$$EE l. +ucumis melo

l. +ucumis melo D.

D.

+

+oorrrriiggeennt t ddoorriiss PPss PPss A

Auuaaddeess eennggeenncceerr AAd d !!@@@@EE AAd d ??@@gg

3.1

3.1 DATDATA HASIL E>A HASIL E>AALUASILUASI

!.

!. ;j;ji i rrgaganonoleleptptisis C

Ceepplliikkaassii 22aarrnnaa ""aauu 33eekkssttuurr **eejjeerrnniihhaann !

!.. uuttiih h aaggaak  k   keruh keruh

eelloonn 44eemmi i 44oolliidd **uurraanng g KKeerrnniihh $

$.. uuttiihh ""eerrbbaauu 4eem4 mi i 44oolliidd KKeerrnniihh

$.

$. ;j;ji i %o%omomogegeninitatass C

Ceepplliikkaassii **eejjeerrnniihhaann G

Geell 33iiddaak k %%oommooggeenn 

(19)

1% 1% QQ 7 7.. ;;jji i %% C

Ceepplliikkaassii %% G

Geell FF 

eemmbbaannddiinngg BB

9.

9. ;j;ji i 8a8ayya sa sebebar ar  C

Ceepplliikkaassii ""eerraat t jjeenniiss **eemmaammppuuaan n ddaayya a sseebbaar  r   Gel Gel ! !@@gg BB,,$$$$ ccmm ? ?@@gg FF,,??@@ ccmm ! !@@@@gg ,,@@ ccmm embanding embanding ! !@@gg 99,,$$?? ccmm ? ?@@gg 99,,<<@@ ccmm ! !@@@@gg ??,,77@ @ ccmm

(20)

& &

?.

?. *e*emamampmpuauan rn rototekeksisi C

Ceepplliikkaassii iisskkoossiittaass G

Geell AAddaannyya a >>oodda a eerraahh 

eemmbbaannddiinngg AAddaannyya a >>oodda a eerraahh

B.

B. ;j;ji 8i 8ayaya *a *ereriningg C

Ceepplliikkaassii 22aakkttuu G

Geell 99? ? ddeettiik  k   

Referensi

Dokumen terkait

 Atas pembelian bahan-bahan untuk keperluan industri atau ekspor oleh badan usaha industri atau eksportir yang bergerak dalam sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, dan

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&amp;D) model prosedural, yakni model yang bersifat deskriptif, menunjukkan

Kemudian pihak yayasan yang melakukan proses pengadaan tersebut, (3) pembinaan dan pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan di Sekolah Dasar Harapan Nusantara

Fasilitas tersebut termasuk fasilitas pertunjukan (auditorium, amphiteater), fasilitas eksibisi, fasilitas komersial (Toko Alat musik, dsb.), Fasilitas clubhouse

Nadiah Amirah Binti Mohd Zahid * A534.. Nasyitah Diyanah Binti Karim **

Perubahan Kesembilan Atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 89/ KMK.04/ 2002 Tentang Tata Cara Pemberian Pembebasan Bea Masuk Dan Cukai Atas Impor Barang Untuk Keperluan

Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh wilayah di permukaan bumi dengan berbagai kenampakannya pada bidang datar yang diperkecil dengan menggunakan skala tertentu. Sketsa

The holder of the Customer Fund Account is fully responsible for any consequences arising from the management of the Customer Fund Account by Securities Company or Custodian Bank