• Tidak ada hasil yang ditemukan

DISERTASI WINDA WIDYANTY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DISERTASI WINDA WIDYANTY"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

i

STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA, BUDAYA KESELAMATAN KERJA, DAN PRODUKTIVITAS PEKERJA

SEBAGAI KEUNGGULAN BERSAING DALAM RANGKA PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN KONSTRUKSI

DI INDONESIA

DISERTASI

WINDA WIDYANTY 67116020011

PROGRAM STUDI DOKTOR MANAJEMEN UNIVERSITAS MERCU BUANA

JAKARTA

2020

(2)

ii

STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA, BUDAYA KESELAMATAN KERJA, DAN PRODUKTIVITAS PEKERJA

SEBAGAI KEUNGGULAN BERSAING DALAM RANGKA PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN KONSTRUKSI

DI INDONESIA

DISERTASI

Untuk Memenuhi Persyaratan Gelar Doktor Program Doktor Manajemen

WINDA WIDYANTY 67116020011

PROGRAM STUDI DOKTOR MANAJEMEN UNIVERSITAS MERCU BUANA

JAKARTA

2020

(3)

iii

PENGESAHAN DISERTASI

Judul : Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia, Budaya

Keselamatan Kerja, Dan Produktivitas Pekerja Sebagai Keunggulan Bersaing Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Perusahaan Konstruksi di Indonesia

Nama : Winda Widyanty

NIM : 67116020011

Program Studi : Doktor Manajemen

Mengesahkan Promotor

(Prof. Dr. Apollo Daito, M.Si. Ak.)

Ko-Promotor I Ko-Promotor II

(Dr. Setyo Riyanto, S.E., M.Si.) (Dr. Dewi Nusraningrum, S.Sos., M.Si.) Mengetahui

Direktur Pascasarjana Ketua Program Studi Doktor Manajemen

(Prof. Dr. Ing Mudrik Alaydrus) (Prof. Dr. Havidz Aima, M.S.)

(4)

iv

PERNYATAAN

Saya yang bertandatangan di bawah ini menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa semua pernyataan dalam Disertasi ini :

Judul : Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia, Budaya Keselamatan Kerja, Dan Produktivitas Pekerja Sebagai Keunggulan Bersaing Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Perusahaan Konstruksi di Indonesia

Nama : Winda Widyanty

N I M : 67116020011

Program Studi : Doktor Manajemen

Tanggal : 30 Desember 2020

Merupakan hasil studi pustaka, penelitian lapangan, dan karya saya sendiri dengan bimbingan Komisi Dosen Pembimbing Disertasi yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Program Studi Doktor Manajemen Universitas Mercu Buana.

Karya ilmiah ini belum pernah diajukan untuk memperoleh gelar Doktor (S3) pada program sejenis di perguruan tinggi lain. Semua informasi, data, dan hasil pengolahannya yang digunakan, telah dinyatakan secara jelas sumbernya dan dapat diperiksa kebenarannya.

Jakarta, 30 Desember 2020

Materai Rp 6.000,-

(Winda Widyanty)

(5)

PERNYATAAN SIMILARITY CHECK

Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan, bahwa karya ilmiah yang ditulis oleh

Nama : Winda Widyanty

NIM : 67116020011

Program Studi : Doktor Manajemen

dengan judul

“Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia, Budaya Keselamatan Kerja, Dan Produktivitas Pekerja Sebagai Keunggulan Bersaing Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Perusahaan Konstruksi di

Indonesia”

telah dilakukan pengecekan similarity dengan sistem Turnitin pada tanggal 17 Januari 2021 didapatkan nilai persentase sebesar 7%.

Jakarta, 17 Januari 2021 Administrator Turnitin

Arie Pangudi, A.Md

(6)

vi

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah Subhana Wa Ta’alla, karena atas berkat dan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan disertasi yang berjudul Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia, Budaya Keselamatan Kerja, Dan Produktivitas Pekerja Sebagai Keunggulan Bersaing Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Perusahaan Industri Konstruksi Di Indonesia dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Doktor pada program Pasca Sarjana Universitas Mercu Buana.

Disertasi ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para pengambil kebijakan dalam industri konstruksi dan pemangku kepentingan lain terutama yang berkaitan dengan budaya keselamatan kerja.

Penyusunan disertasi ini adalah berkat bimbingan dan bantuan, arahan, dan dorongan baik secara langsung maupun tidak langsung, moril maupun materil dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini, penulis menyampaikan ucapan terima kasih, rasa hormat, dan penghargaan yang sedalam-dalamnya kepada Prof. Dr.

Apollo Daito, M.Si. Ak., Dr. Setyo Riyanto, S.E., M.Si., dan Dr. Dewi Nusraningrum, S.Sos., M.Si. selaku dosen pembimbing yang selalu memberikan masukan, koreksi, dan motivasinya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan imbalan selaras dengan amal dan ilmu yang telah beliau berikan.

Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Prof. Dr. Ir. Ngadino Surip, M.S., selaku Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Havidz Aima, M.Si., selaku Kepala Program Studi Doktor Manajemen, Dr. Achmad Hidayat Sutawidjaya, M. Com., M.Phil., selaku Sekretaris Program Studi Doktor Manajemen serta kepada seluruh dosen program Doktor yang dengan tulus mencurahkan ilmunya kepada kami hingga selesainya penyusunan disertasi ini.

Ungkapan terima kasih tentunya juga penulis sampaikan kepada seluruh jajaran dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana dan teman satu angkatan Program Studi Doktor Manajemen yang setia menemani dan memberikan dukungan moril selama proses penyelesaian disertasi ini.

Kepada orang tua penulis, Bpk. H. Riza Pahlepi, Ibu Dedeh Latifah, kakak, Fitriawati, S.T., M.T., Sik Sumaedi, S.T., M.M., Muhammad Iqbal S.Sos., Adik Muhammad Ikhsan, S.T, suami dan anak-anak, terima kasih atas pengertian dan perhatian yang telah diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan disertasi ini.

Semoga kita semua senantiasa dalam bimbingan dan lindungan Allah SWT, amin.

Jakarta, Desember 2020 Winda Widyanty

(7)

vii

Veritas Probitas Iustitia

- Truth, Honesty, Justice -

Dipersembahkan kepada keluarga dan

Almamater Universitas Mercu Buana

(8)

viii

ABSTRAK

Nama : Winda Widyanty

Program Studi : Doktor Manajemen

Judul : Srategi Manajemen Sumber Daya Manusia, Budaya Keselamatan Kerja, dan Produktivitas Pekerja sebagai Keunggulan Bersaing Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Perusahaan Konstruksi di Indonesia.

Promotor : Prof. Dr. Apollo Daito, M.Si. Ak., : Dr. Setyo Riyanto, S.E., M.Si.,

: Dr. Dewi Nusraningrum, S.Sos., M.Si.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen sumber daya manusia yang diintegrasikan dengan budaya keselamatan kerja untuk meningkatkan produktivitas pekerja sebagai sumber daya saing yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan konstruksi di Indonesia. Sebanyak 174 manajer sumber daya manusia dari perusahaan kontruksi di Indonesia menjadi responden dalam penelitian ini yang dipilih dengan menggunakan metode convenience sampling. Hasil olah data menggunakan structural equation modeling dengan bantuan software LISREL menggunakan metode confirmatory factor analysis menunjukan bahwa lima dari sembilan hipotesis yang diajukan terbukti secara empiris yaitu (i) hubungan antara praktik manajemen sumber daya manusia dengan budaya keselamatan kerja, (ii) praktik manajemen sumber daya manusia dengan produktivitas pekerja, (iii) budaya keselamatan kerja dengan produktivitas pekerja, (iv) budaya keselamatan kerja dengan keunggulan bersaing, dan (v) keunggulan bersaing dengan kinerja perusahaan. Sedangkan empat hipotesis lainnya tidak terbukti secara empiris. Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa strategi manajemen sumber daya manusia yang diintegrasikan dengan budaya keselamatan kerja dapat menjadi sumber daya saing yang akan meningkatkan kinerja perusahaan konstruksi di Indonesia. Implikasi manajerial dari hasil temuan dalam penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan konstruksi di Indonesia menciptakan nilai yang memprioritaskan aspek keselamatan kerja, melakukan sosialisasi, internalisasi, dan enkulturisasi dari nilai keselamatan kerja, menerapkan safety leadership dan membuat top level safety policy statement sebagai prioritas, serta menerapkan manajemen terintegrasi untuk menciptakan operational excellent.

Kata kunci: strategi manajemen sumber daya manusia, budaya keselamatan kerja, produktivitas pekerja, keunggulan bersaing, kinerja perusahaan, perusahaan konstruksi.

(9)

ix

RINGKASAN

Proyek strategis nasional yang menjadi prioritas program pemerintah dengan pembangunan infrastruktur menjadikan sektor industri konstruksi memberikan kontribusi yang besar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia yaitu 10% dan menempatkan sektor ini sebagai sektor yang penting dalam perekonomian Indonesia serta turut menentukan daya saing Indonesia dibandingkan dengan negara lainnya terutama negara-negara ASEAN. World Economic Forum tahun 2019 mencatat posisi daya saing Indonesia berada di posisi 50 dengan score 64,6 dan berada di urutan kedua terbawah dari lima negara di ASEAN yaitu Singapore di posisi pertama dengan score 84,8, Malaysia dengan score 74,6, dan Thailand dengan score 68,1. Sedangkan posisi Filiphina berada di bawah Indonesia dengan score 61,19. Untuk dapat bersaing secara global, sektor konstruksi perlu melakukan upaya strategis yang sesuai dengan karakteristik perusahaan sebagai perusahaan dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya keselamatan kerja melalui praktik- praktik manajemen sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh praktik-praktik manajemen sumber daya manusia, budaya keselamatan kerja, dan produktivitas pekerja terhadap kinerja perusahaan sebagai sumber daya saing bagi perusahaan konstruksi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuanititatif dengan menggunakan metode analisis Structural Equation Modeling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 174 manajer sumber daya manusia perusahaan konstruksi yang berada di Indonesia. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan diantaranya: a) praktik-praktik manajemen sumber daya manusia berpengaruh pada budaya keselamatan kerja dengan T-value sebesar 9.46; b) praktik-praktik manajemen sumber daya manusia berpengaruh pada produktivitas pekerja dengan T- value sebesar 4.07; c) budaya keselamatan kerja berpengaruh pada produktivitas dengan T-value sebesar 3.42; d) budaya keselamatan kerja berpengaruh pada keunggulan bersaing dengan T-value sebesar 3.23; dan e) keunggulan bersaing berpengaruh pada kinerja perusahaan dengan T-value sebesar 4.88. Pengujian terhadap model telah fit dengan telah dipenuhinya semua ukuran goodness of fit model yang diindikasikan dengan nilai NNFI 0.95; CFI 0.97, dan IFI 0.97. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa strategi sumber daya manusia dapat diimplemetasikan dalam praktik-praktik manajemen sumber daya manusia dengan mengintegrasikan budaya keselamatan kerja dapat menjadi sumber daya saing bagi industri konstruksidi Indonesia. Dengan demikian, peningkatan daya saing Indonesia dapat dilakukan dengan penguatan budaya keselamatan kerja pada praktik-praktik manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini merupakan yang pertama mengkaji strategi manajemen sumber daya manusia dengan budaya keselamatan kerja dan menjadikannya sebagai sumber keunggulan bersaing bagi perusahaan konstruksi di Indonesia.

Kata kunci: Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia, Budaya keselamatan kerja, Keunggulan Bersaing, Kinerja Perusahaan, Industri Konstruksi.

(10)

x SUMMARY

The development of the construction industry sector is a priority national strategic project of the government program because it provides a large contribution to Indonesia's Gross Domestic Product (GDP) by 10%. This is also an important sector in the Indonesian economy and also determines Indonesia's competitiveness compared to other countries, especially ASEAN countries.

The World Economic Forum in 2019 recorded that Indonesia's competitiveness was in position 50 with a score of 64.6 and was in fourth place out of five countries in ASEAN, namely Singapore in first place with a score of 84.8, Malaysia with a score of 74.6, and Thailand with a score of 84.8. score 68.1. Meanwhile, the Philippines is below Indonesia with a score of 61.19. To be able to compete globally, the construction sector needs to make strategic efforts in accordance with company characteristics. As a company with a high risk of work accidents, it is necessary to integrate the values of work safety culture through human resource management practices to improve company performance.

The purpose of this study is to analyze the effect of human resource management practices, work safety culture, and worker productivity on company performance as a source of competitiveness for construction companies in Indonesia.

This study uses a quantitative descriptive method using the analysis method of Structural Equation Modeling. The sample used in this study were 174 human resource managers in construction companies in Indonesia. This study resulted in several findings including: a) human resource management practices affect work safety culture with a T-value of 9.46; b) human resource management practices affect worker productivity with a T-value of 4.07; c) work safety culture affects productivity with a T-value of 3.42; d) work safety culture has an effect on competitive advantage with a T-value of 3.23; and e) competitive advantage affects company performance with a T- value of 4.88. The test for the model is fit with all measures of goodness of fit of the model which are indicated by the NNFI value of 0.95; CFI 0.97, and IFI 0.97.

The findings of this study prove that human resource strategy can be implemented in human resource management practices by integrating work safety culture. Thus, increasing the competitiveness of the construction industry in Indonesia can be done by strengthening the work safety culture in human resource management practices. This research is the first to examine human resource management strategies with a work safety culture in Indonesia and make it a source of competitive advantage for construction companies.

Keywords: Human Resource Management Strategy, Work Safety Culture, Competitive Advantage, Company Performance, Construction Industry.

(11)

xi

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ... i

HALAMAN JUDUL ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

HALAMAN PERNYATAAN ... iv

PERNYATAAN SIMILARITY CHECK ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DEDIKASI ... vii

ABSTRAK ... viii

RINGKASAN ... ix

SUMMARY ... x

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR GRAFIK ... xvi

DAFTAR TABEL ... xvii

DAFTAR GAMBAR ... xix

DAFTAR LAMPIRAN ... xxi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 15

1.3 Rumusan Masalah ... 15

1.4 Tujuan Penelitian ... 16

1.5 Manfaat Penelitian ... 17

1.6 Batasan Masalah ... 18

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Industri ... 21

2.1.1. Industri Konstruksi di Indonesia ... 22

2.1.2. Konsep The Competitive Advantage of Nations ... 25

2.2 Keunggulan Bersaing Melalui Industri Konstruksi ... 27

2.2.1 Konsep Five Force of Framework ... 30

2.2.2 Konsep Resource-based View... 35

2.2.3 Konsep Dinamic Capabilities Framework ... 38

2.2.4 Konsep Knowledge-based View ... 40

2.2.5 Konsep Intellectual Capital ... 43

2.2.6 Konsep Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia ... 45

2.2.7 Peran Manajer Dalam Mengembangkan Sumber Daya Manusia Sebagai Sumber Keunggulan Bersaing ... 51

2.2.8 Model Integrasi Strategi dengan Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia ... 55

2.2.8.1 Sumber Daya Manusia Sebagai Sumber Nilai ... 58

(12)

xii

2.2.8.2 Sumber Daya Manusia Sebagai Sumber Daya yang Langka ... 60

2.2.8.3 Sumber Daya Manusia Sebagai Sumber Daya yang Tidak Mudah ditiru ... 62

2.2.8.4 Sumber Daya Manusia Sebagai Sumber Daya yang Tidak Mudah dicari Penggantinya ... 65

2.3 Faktor-faktor yang mempengaruhi keunggulan bersaing dalam industri konstruksi berdasarkan perspektif Resource-based View, Knowledge- based View dan Strategic Human Resource Management ... 66

2.3.1 Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia ... 66

2.3.1.1 Rekrutmen dan Seleksi ... 71

2.3.1.2 Pelatihan dan Pengembangan ... 73

2.3.1.3 Manajemen Kinerja... 76

2.3.1.4 Kompensasi ... 77

2.3.2 Budaya Keselamatan Kerja ... 79

2.3.2.1 Kebijakan Keselamatan Kerja ... 86

2.3.2.2 Kepemimpinan ... 87

2.3.2.3 Partisipasi Pekerja ... 89

2.3.3 Produktivitas Pekerja ... 90

2.4 Kinerja Perusahaan ... 99

2.4.1 Perspektif Keuangan ... 109

2.4.2 Perspektif Pelanggan ... 111

2.4.3 Perspektif Proses Bisnis Internal ... 112

2.4.4 Perspektif Pembelajaran dan Perkembangan ... 114

2.5 Penelitian Terdahulu ... 116

BAB III KERANGKA KONSEP 3.1 Model Konseptual ... 122

3.2 Hubungan Antar Variabel ... 124

3.2.1 Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Perusahaan ... 124

3.2.2 Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Budaya Keselamatan Kerja ... 125

3.2.3 Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Produktivitas Pekerja ... 127

3.2.4 Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja Terhadap Produktivitas Pekerja ... 130

3.2.5 Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja Terhadap Kinerja Perusahaan ... 130

3.2.6 Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja Terhadap Keunggulan Bersaing ... 132

3.2.7 Pengaruh Produktivitas Pekerja Terhadap Kinerja Perusahaan ... 133

3.2.8 Pengaruh Produktivitas Pekerja Terhadap Keunggulan Bersaing . 134 3.2.9 Pengaruh Kinerja Perusahaan Terhadap Keunggulan Bersaing .... 134

3.3 Hipotesis Penelitian ... 135

3.4 Kebaruan Penelitian ... 136

(13)

xiii BAB IV METODE PENELITIAN

4.1 Rancangan Penelitian ... 138

4.2 Operasionalisasi Variabel ... 139

4.3 Pengukuran Variabel ... 140

4.4 Populasi dan Sampel ... 145

4.5 Metode Pengumpulan Data ... 147

4.5.1 Instrumen ... 147

4.5.2 Studi Pendahuluan ... 151

4.5.2.1 Wording Test ... 152

4.5.2.2 Pilot Study ... 153

4.5.2.2.1 Profil Responden Pilot Study ... 154

4.5.2.2.2 Statistik Deskriptif Pilot Study ... 158

4.5.2.2.3 Validitas Instrumen Pilot Study ... 159

4.5.2.2.4 Reliabilitas Instrumen Pilot Study ... 160

4.5.3 Penyebaran Kuesioner ... 161

4.6 Metode Analisis Data ... 162

4.6.1 Statistik Deskriptif ... 163

4.6.2 Uji Validitas dan Reliabilitas ... 163

4.6.3 Model Pengukuran ... 164

4.6.4 Model Struktural ... 170

4.6.5 Pengaruh Langsung, Tidak Langsung, dan Total ... 172

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 5.1 Hasil ... 173

5.1.1 Validitas Instrumen ... 173

5.1.2 Hasil Uji Reliabilitas ... 173

5.1.3 Tingkat Respon ... 171

5.2 Profil Responden ... 176

5.3 Statistik Deskriptif ... 184

5.3.1 Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia ... 184

5.3.2 Budaya Keselamatan Kerja ... 184

5.3.3 Produktivitas Pekerja ... 192

5.3.4 Kinerja Perusahaan ... 194

5.3.5 Keunggulan Bersaing ... 197

5.4 Estimasi Model Pengukuran ... 198

5.4.1 Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia ... 199

5.4.2 Budaya Keselamatan Kerja ... 203

5.4.3 Produktivitas Pekerja ... 208

5.4.4 Keunggulan Bersaing ... 212

5.4.5 Kinerja Perusahaan ... 214

5.5 Analisa Model Struktural ... 217

5.5.1 Uji Kecocokan Model (Goodness of Fit) ... 219

5.5.2 Modifikasi Model ... 221

(14)

xiv

5.6 Perhitungan Koefisien Jalur untuk Pengaruh Total (TCE) dan Pengaruh

Tidak Langsung (ICE) ... 223

5.7 Pengujian Hipotesis ... 224

5.7.1 Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Perusahaan ... 226

5.7.2 Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Budaya Keselamatan Kerja ... 227

5.7.3 Pengaruh Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Produktivitas Pekerja ... 228

5.7.4 Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja Terhadap Produktivitas Pekerja ... 230

5.7.5 Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja Terhadap Kinerja Perusahaan ... 231

5.7.6 Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja Terhadap Keunggulan Bersaing ... 232

5.7.7 Pengaruh Produktivitas Pekerja Terhadap Kinerja Perusahaan ... 233

5.7.8 Pengaruh Produktivitas Pekerja Terhadap Keunggulan Bersaing . 234 5.7.9 Pengaruh Kinerja Perusahaan Terhadap Keunggulan Bersaing .... 234

5.7.10 Pengaruh Langsung, Tidak Langsung, dan Pengaruh Total ... 235

5.8 Analisis Korelasi Antar Dimensi ... 237

5.8.1 Analisis dimensi Budaya Keselamatan Kerja Kinerja Perusahaan 238 5.8.2 Analisis dimensi Produktifitas pekerja dengan Kinerja Perusahaan ... 239

5.8.3 Analisis dimensi Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia dengan Budaya Keselamatan Kerja ... 240

5.8.4 Analisis dimensi Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia dengan Produktifitas Pekerja ... 241

5.9 Pembahasan ... 243

5.9.1 Hubungan Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia dengan Budaya Keselamatan Kerja ... 245

5.9.2 Hubungan Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia dengan Produktivitas Pekerja ... 249

5.9.3 Hubungan Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia dengan Keunggulan Bersaing ... 252

5.9.4 Hubungan Budaya Keselamatan Kerja dengan Keunggulan Bersaing ... 254

5.9.5 Hubungan Budaya Keselamatan Kerja dengan Kinerja Perusahaan ... 257

5.9.6 Hubungan Produktivitas Pekerja dengan Keunggulan Bersaing ... 258

5.9.7 Hubungan Produktivitas Pekerja dengan Kinerja Perusahaan ... 259

5.9.8 Hubungan Keunggulan Bersaing dengan Kinerja Perusahaan ... 261

5.10 Implikasi Penelitian ... 264

5.10.1 Implikasi Teoritis ... 264

5.10.2 Implikasi Manajerial ... 267

(15)

xv BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan ... 274

6.2 Saran dan Rekomendasi ... 278

6.2.1 Saran Bagi Peniliti Selajutnya ... 279

6.2.2 Rekomendasi Bagi Perusahaan Konstruksi ... 279

6.3 Keterbatasan Penelitian ... 283

DAFTAR PUSTAKA ... 285

DAFTAR RIWAYAT HIDUP... 303

LAMPIRAN ... 304

(16)

xvi

DAFTAR GRAFIK

Grafik 1.1 Peringkat daya saing Indonesia dari lima Negara ASEAN 2010-2019 ... 2

Grafik 1.2 Peringkat daya saing Indonesia dari Lima Negara ASEAN 2019 ... 2

Grafik 1.3Perkembangan Infrastruktur Indonesia ... 3

Grafik 1.4 Perkembangan Infrastruktur Lima Negara ASEAN ... 5

Grafik 1.5 Kecelakaan Kerja Sektor Industri di Lima Negara ASEAN ... 5

Grafik 1.6 Jumlah Kasus Penyakit dan Kecelakaan Akibat Kerja ... 6

Grafik 1.7 Kontribusi Sektor Industri Terhadap PDB tahun 2018 ... 7

Grafik 1.8 Jumlah Pekerja Tetap Sektor Kostruksi ... 8

Grafik 1.9 Produktivitas pekerja Lima Negara ASEAN ... 9

Grafik 4.1 Profil Responden Berdasarkan Jumlah Pekerja Tetap ... 155

Grafik 4.2 Profil Responden Berdasarkan Lama Perusahaan Berdiri ... 155

Grafik 4.3 Profil Responden Berdasarkan Sifat Perusahaan, Jenis Perusahaan, dan Jenis Klien ... 156

Grafik 4.4 Profil Responden Berdasarkan Bisnis Inti Perusahaan dan Strategi Keunggulan Bersaing... 157

Grafik 4.5 Profil Responden Berdasarkan Proyek yang Paling Sering di Tangani ... 158

Grafik 4.6 Profil Responden Berdasarkan Lokasi Proyek Paling Banyak ... 158

Grafik 5.1 Profil Demografis Berdasarkan Jumlah Pekerja Tetap ... 176

Grafik 5.2 Profil Demografis Berdasarkan Lama Perusahaan Berdiri ... 177

Grafik 5.3 Profil Demografis Berdasarkan Sifat Perusahaan dan Jenis Perusahaan . 177 Grafik 5.4 Profil Demografis Berdasarkan Bisnis Inti Perusahaan, Strategi Keunggulan Bersaing, dan Jenis Klien ... 179

Grafik 5.5 Profil Demografis Berdasarkan Proyek yang Paling Sering di Tangani .. 182

Grafik 5.6 Profil Demografis Berdasarkan Lokasi Proyek Paling Banyak ... 183

Grafik 5.7 Profil Demografis Berdasarkan Lokasi Perusahaan ... 183

(17)

xvii

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Jumlah Kasus Penyakit dan Kecelakaan Akibat Kerja Tahun 2008-2018 .. 6

Tabel 2.1 Kualifikasi Usaha Jasa Pelaksanaan Konstruksi ... 24

Tabel 2.2 Pendekatan Keunggulan Bersaing ... 28

Tabel 2.3 Paradigma Keunggulan Bersaing ... 28

Tabel 2.4 Penelitian Terdahulu Terkait Keunggulan Bersaing ... 45

Tabel 2.5 Menu-menu Manajemen Sumber Daya Manusia ... 70

Tabel 2.6 Penelitian Terdahulu Terkait Keunggulan Bersaing ... 70

Tabel 2.7 Penelitian Terdahulu Terkait Budaya Keselamatan Kerja ... 85

Tabel 2.8 Penelitian Terdahulu Terkait Produktivitas Pekerja ... 99

Tabel 2.9 Pengukuran Kinerja Tradisional dan Modern ... 106

Tabel 2.10 Pengukuran Kinerja Tradisional dan Modern ... 109

Tabel 2.11 PenelitianTerdahulu yang Mendukung dan yang Bertentangan ... 118

Tabel 4.1 Operasionalisasi dan Pengukuran Variabel Penelitian ... 141

Tabel 4.2 Jumlah Responden Perusahaan Konstruksi di Indonesia ... 145

Tabel 4.3 Analisis Pengaruh Langsung (Direct Causal Effect), Pengaruh Tidak Langsung (Indirect Causal Effect) dan Pengaruh Total (Total Causal Effect) ... 172

Tabel 5.1 Tingkat Respon ... 174

Tabel 5.2 Tingkat Respon Studi Serupa Terdahulu ... 174

Tabel 5.3 Koefisien Indikator Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia ... 200

Tabel 5.4 Goodness of Fit Model Pengukuran Varibel Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia ... 202

Tabel 5.5 Koefisien Indikator Budaya Keselamatan Kerja ... 205

Tabel 5.6 Goodness of Fit Model Pengukuran Varibel Budaya Keselamatan Kerja ... 207

Tabel 5.7 Koefisien Indikator Produktivitas Pekerja ... 209

Tabel 5.8 Goodness of Fit Model Pengukuran Varibel Produktivitas Pekerja ... 211

Tabel 5.9 Koefisien Indikator Keunggulan Bersaing ... 212

Tabel 5.10 Goodness of Fit Model Pengukuran Varibel Keunggulan Bersaing ... 214

Tabel 5.11 Koefisien Indikator Kinerja Perusahaan ... 215

Tabel 5.12 Goodness of Fit Model Pengukuran Varibel Kinerja Perusahaan ... 217

Tabel 5.13 Goodness of Fit Full Model Struktural ... 220

Tabel 5.14 Goodness of Fit Full Model Struktural Modifikasi ... 221

Tabel 5.15 Pengaruh Langsung (DCE), Pengaruh Tidak Langsung (ICE), dan Pengaruh Total (TCE) Terhadap Keunggulan Bersaing... 223

Tabel 5.16 Pengaruh Langsung (DCE), Pengaruh Tidak Langsung (ICE), dan Pengaruh Total (TCE) Terhadap Kinerja Perusahaan ... 224

Tabel 5.17 Rangkuman Hsail Uji Hipotesis Penelitian ... 235

Tabel 5.18 Pengaruh Langsung ... 235

(18)

xviii

Tabel 5.19 Pengaruh Tidak Langsung ... 236

Tabel 5.20 Pengaruh Total ... 236

Tabel 5.21 Korelasi Dimensi Antar Variabel ... 237

Tabel 5.22 Interpretasi Tabel Korelasi Dimensi Antar Variabel ... 238

(19)

xix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Proyek dan Program Strategis Nasional ... 4

Gambar 1.2 Kerangka Pikir ... 20

Gambar 2.1 Determinan Keunggulan Bersaing Bangsa ... 26

Gambar 2.2 Kerangka Stucture-Conduct-Performance (SCP) ... 31

Gambar 2.3 Lima Kekuatan Kompetitif Industri ... 32

Gambar 2.4 Keterkaitan Sumberdaya Dengan Keunggulan Bersaing ... 37

Gambar 2.5 Skema Dynamic Capabilities, business models, and strategy ... 40

Gambar 2.6 Kerangka Aspirasi Sistem Manajemen Sumber Daya Strategis ... 48

Gambar 2.7 Integrasi Strategi Organisasi dengan Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia ... 56

Gambar 2.8 Model Proses Manajemen Strategis ... 68

Gambar 2.9 Efek Ekonomi Dari Aspek Keselamatan Kerja ... 83

Gambar 2.10 Sumber Daya Untuk Menciptakan Tenaga Kerja Unggul ... 92

Gambar 2.11 Koneksi Antara Keunggulan bersaing dan Isu Sosial ... 94

Gambar 2.12 Faktor-faktor yang Mendorong Kinerja ... 102

Gambar 2.13 Strategy Map keterkaitan antara intangible assets dan critical processes terhadap value proposition and customer dan financial outcomes... 108

Gambar 3.1 Model Konseptual ... 123

Gambar 3.2 Framework Penelitian ... 137

Gambar 4.1 Langkah Analisis SEM... 163

Gambar 4.2 Model Pengukuran Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Eksogenus ... 166

Gambar 4.3 Model Pengukuran Budaya Keselamatan Kerja 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Endogenus ... 167

Gambar 4.4 Model Pengukuran Produktivitas Pekerja 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Endogenus ... 168

Gambar 4.5 Model Pengukuran Kinerja Perusahaan 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Endogenus ... 169

Gambar 4.6 Model Pengukuran Kinerja Perusahaan 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Endogenus ... 169

Gambar 4.7 Model Struktural Variabel Laten... 171

Gambar 5.1 Koefisien Pengukuran Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Eksogenus ... 200

Gambar 5.2 Koefisien Pengukuran Budaya Keselamatan Kerja 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Endogenus ... 204

Gambar 5.3 Koefisien Pengukuran Produktivitas Pekerja 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Endogenus ... 209

(20)

xx

Gambar 5.4 Koefisien Pengukuran Keunggulan Bersaing Kerja 1st Order

Confirmatory Factor Analysis Laten Endogenus ... 212

Gambar 5.5 Koefisien Pengukuran Kinerja Preusahaan 2nd Order Confirmatory Factor Analysis Laten Endogenus ... 215

Gambar 5.6 Koefisien Jalur Model Struktural ... 218

Gambar 5.7 Koefisien Jalur Model Struktural Modifikasi... 221

Gambar 5.9 Koefisien Jalur Model Struktural (t-value) ... 226

Gambar 5.10 Model Keunggulan Bersaing Perusahaan Konstruksi Hasil Analisis SEM ... 259

(21)

xxi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Hal Uji Validitas dan Reliabilitas Studi Pendahuluan ... 304

Lampiran 3. Profil Responden Studi Pendahuluan ... 306

Lampiran 3. Rata-rata penilaian terhadap variabel penelitian ... 307

Lampiran 4. Hasil Uji Validitas Studi Utama ... 318

Lampiran 5. Hasil Uji Reliabilitas Studi Utama ... 310

Lampiran 6. Jumlah Responden Studi Utama ... 310

Lampiran 7. Operasionalisasi dan Pengukuran Variabel Penelitian ... 311

Lampiran 8. Statistik Deskriptif Budaya Keselamatan Kerja ... 313

Lampiran 9. Statistik Deskriptif Produktivitas Pekerja... 315

Lampiran 10. Statistik Deskriptif Kinerja Pekerja ... 316

Lampiran 11. Statistik Deskriptif Keunggulan Bersaing ... 317

Lampiran 12. Uji Validitas Model Pengukuran ... 317

Lampiran 13. Uji Realiabilitas Model Pengukuran... 319

Lampiran 14. Hasil Output Data Lisrel ... 321

Lampiran 15. Perhitungan Nilai CR dan VE ... 370

Lampiran 16. Pemberian Sanksi Pelanggaran ... 373

Lampiran 17. Top Level Safety Policy Statement ... 374

Lampiran 18. Perhitungan Total dan Pengaruh Tidak Langsung ... 375

Referensi

Dokumen terkait

Variabel tersebut dapat menggambarkan secara sistematik dan akurat mengenai bidang tertentu” (V. Sehingga jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian

Rincian tugas, fungsi, susunan organisasi, dan tata kerja satuan organisasi di lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemeriksa ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal Komisi

[r]

Laporan Hasil Survei Kepuasan Pelanggan Tahun 2020 22 Januari 2021 Yth.. Berdasarkan Satker Binaan Per lnspektorat , T i ngkat Kepuasan Satker terhadap pelayanan yang

Berdasarkan hal tersebut melalui konsep fashion retail store yang tidak hanya sekedar selling namun juga mampu memberikan “pengetahuan” di bidang fashion kepada konsumennya, toko

Kontrol fasa Thrystor ini memberikan range pengaturan tegangan yang lebih luas pada beban heater DTA dengan tahanan 50 ohm, dimana akan diuji pada pengaturan pada daya

Nama Anggota : Diisi nama anggota apabila anggota bukan berasal peserta didik atau guru (misalnya staf tata usaha, orang tua, atau komite). No Kontak : Nomor telepon anggota yang

Maka hasilnya Ho ditolak dan H1 diterima artinya ada perbedaan tingkat pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia sebelum dan sesudah diberikan Teknik Relaksasi