LampiranI : Keputusan Yayasan Al –Imana Padangsidimpuan Nomor : 2017
DAFTAR ISI
PEMBUKAAN ... 1
BAB I KETENTUANUMUM ... 2
Pasal 1 Pengertian ... 2
BABII MAKSUD DAN TUJUAN ... 5
Pasal 2 Maksud ... 5
Pasal3 Tujuan ... 5
BABIII IDENTITAS ... 5
Pasal4Pendiri dan Alamat Institusi ... 5
Pasal5Lambang/Logo ... 5
Pasal6Bendera ... 6
Pasal 7Busana Akademik ... 7
Pasal 8Mars Institusi ... 9
BAB IV VISI, MISI DAN TUJUAN ... 9
Pasal 9 Visi ... 9
Pasal 10 Misi ... 9
Pasal 11 Tujuan ... 10
BAB VTATAKELOLAPERGURUAN TINGGI ... 10
Pasal 12 Organisasi Institut ... 10
Pasal 13 Yayasan ... 11
Pasal 14Tugas Pokok dan Fungsi Yayasan ... 11
Pasal 15 Senat... 12
Pasal 16 Tugas Pokok dan Fungsi ... 13
Pasal 17 Pengambilan Keputusan Rapat Senat ... 14
Pasal 18 Rektor ... 14
Pasal 19 PersyaratanUmum Dan Persyaratan Khusus Pemilihan Dan Pengangkatan Rektor ... 15
Pasal 20Tugas Pokok dan Fungsi Rektor ... 15
Pasal21 Berakhirnya Jabatan Rektor ... 16
Pasal 22Wakil Rektor ... 17
Pasal 23 Tugas Pokok dan Fungsi Wakil Rektor I ... 17
Pasal 24 Tugas Pokok dan Fungsi Wakil Rektor II ... 18
Pasal 25 Tugas Pokok dan Fungsi Wakil Rektor III ... 19
Pasal 26 Badan Pengawas ... 19
Pasal 27 Keanggotaan Badan Pengawas ... 20
Pasal 28 Dewan Pertimbangan ... 20
Pasal 29 Keanggotaan Dewan Pertimbangan ... 21
Pasal 30 Fakultas ... 22
Pasal 31 Dekan ... 22
Pasal 32 Tugas dan wewenang Dekan ... 23
Pasal 33 Persyaratan Pemilihan dan Pengangkatan Dekan ... 25
Pasal 34 Perangkat Dekan ... 25
Pasal 35 Wakil Dekan ... 26
Pasal 36 Senat Fakultas ... 27
Pasal 37 Program Studi ... 29
Pasal 38 Unsur Program Studi ... 29
Pasal 39 Tupoksi Program Studi ... 30
Pasal 40 Laboratorium ... 31
Pasal 41 Kelompok Keahlian ... 32
Pasal 42Badan Penjaminan Mutu ( BPM ) ... 34
Pasal 43 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ( LPPM) 34 Pasal 44Fungsi LPPM ... 35
Pasal 45Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan ( BAAK) ... 36
Pasal 46Tugas Pokok dan Fungsi BAAK ... 36
Pasal 47Urusan BAAK ... 36
Pasal 48B iro Administrasi Umum dan Keuangan ( BAUK ) ... 37
Pasal 49Tugas Pokok dan Fungsi BAUK ... 37
Pasal 50 Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) Bahasa... 37
Pasal 51 Perpustakaan ... 38
Pasal 52Tugas Pokok Perpustakaan ... 38
Pasal 53Kelompok Pustakawan ... 39
Pasal 54 Pusat komunikasi ... 39
Pasal 55Tugas Pokok dan Fungsi Puskom... 39
Pasal 56 Unit Pelaksana Tehnis Lain ... 40
BAB VI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ... 40
Pasal 57Tridharma ... 40
Pasal 58Pendidikan ... 41
Pasal 59Proses Pembelajaran ... 41
Pasal 60Kurikulum ... 41
Pasal 61 Penilaian Hasil Belajar ... 42
Pasal 62Bahasa Pengantar ... 42
Pasal 63 Penelitian ... 42
Pasal 64 Pengamdian kepada Masyarakat ... 43
BAB VIIKEBEBASANAKADEMIK,KEBEBASANMIMBARAKADEMIKDANOTONOMI KEILMUAN ... 43
Pasal 65 Kebebasan Akademik dan Kebebasan Mimbar Akademik ... 43
Pasal 66Otonomi Keilmuan ... 44
BAB VIIIGELARDAN PENGHARGAAN... 44
Pasal 67 Gelar dan lulusan ... 45
BAB IX DOSEN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN ... 45
Pasal 68Dosen ... 45
Pasal 69Tenaga Kependidikan ... 45
BABX MAHASISWADANALUMNI ... 46
Pasal 70Mahasiswa ... 46
Pasal 71 HakdanKewajiban Mahasiswa ... 46
Pasal 72 organisasi Mahasiswa ... 46
Pasal 73Alumni ... 47
BAB XI KERJASAMA ... 47
Pasal74 Bentuk Kerjasama ... 47
Pasal 75 Pelaksanaan Kerjasama ... 48
BAB XII Sarana dan Prasarana ... 48
Pasal76 Sarana danPrasarana ... 48
Pasal77Pengelolaan Sarana dan Prasarana ... 48
BABXIIIKEUANGANDANKEKAYAAN ... 49
Pasal78 Pembiayaan ... 49
Pasal79 Rencana Anggran Belanja Institut ... 49
BABXIV SISTEMPENJAMINANMUTU INTERNAL ... 50
Pasal80 Penjaminan Mutu Internal ... 50
Pasal 81 Audit Mutu Internal ... 51
Pasal 82 Evaluasi Mutu Internal ... 51
Pasal 83 Pangkalan Data Perguruan Tinggi ... 51
Pasal 84 Akreditasi ... 52
BAB XVKETENTUANPERALIHAN ... 52
Pasal85 Hal yang belum diatur ... 52
BAB XVI KETENTUAN LAIN-LAIN ... 53
Pasal 86 Perubahan Statuta ... 53
BAB XVKETENTUANPENUTUP ... 53
Pasal 87 Berlakunya Statuta ... 53
PEMBUKAAN
Dengan mengharap Rahmat Allah SWT, diserta jiwa pengabdian kepada bangsa
dan negara,SesuaidenganamanatUndang-
undangDasarNegaraRepublikIndonesiaTahun 1945,setiapwarganegara berhakmendapatpendidikan.Tugas penyelenggaraanpendidikan tinggibukanlah tanggungjawab pemerintah semata, tetapijuga tanggungjawabseluruh masyarakat.Olehkarena ituYayasan Al Iman Padangsidimpuan ikutberperanserta mendirikandanmenyelenggarakan satuanpendidikan tinggiyang bernamaInstitut Pendidikan Tapanuli Selatan .
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan mempunyai visi, misi, tujuandalam mendirikan dan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara bertanggungjawab, mandiri, berintegritas tinggi serta memegang prinsip-prinsip Tatakelola YangBaikdenganmemperhatikanaspek pertumbuhan,keselarasan,pemerataan dan keterjangkauan, sehinggapada masyarakat luas bertumbuh rasa memilikiyangtinggiterhadapInstitusi Pendidikan Tapanuli Selatan.
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan dalam melaksanakan dan menjalankan operasionalnya perlu menetapkan dalam suatu aturan dan peraturan yang tertuang dalam Statuta. Adapun alasan laindibuat Statuta guna tertanam komitmen terhadap
pengembanganilmupengetahuandan mewujudkanbangsa
yangkuat,bersatu,berdaulat,bermartabat,adil, dan sejahtera. Statuta Institut Pendidikan Tapanuli Selatannsekaligusditetapkan sebagaipedomandasar penyelenggaraan Tridharma,baikdalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, maupun pengembangan program, serta sebagai acuan dalampengembangan peraturan umum,peraturan akademikdan proseduroperasionalyang berlaku diInstitut Pendidikan Tapanuli Selatan .
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1 Pengertian
Dalam statuta ini yang dimaksud dengan :
1. Menteri adalah menteri riset, teknologi dan pendidikan tinggi.
2. Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
3. Pendidikan Tinggi adalah pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi daripada pendidikan menengah pada jenis dan jenjang pendidikan sekolah.
4. Pendidikan akademik adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta keterampilan dalam bidang ilmu kependidikan.
5. Pendidikan profesional adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahlian tertentu.
6. Yayasan Al Iman Padangsidimpuan adalah yayasan berbadan hukum yang didirikan dengan tujuan sosial dalam bidang ilmu pengetahuan sebagai badan pengelolah dan penyelenggara Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
7. Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Tapanuli Selatan yang disingkat dengan IPTS merupakan perguruan tinggi swasta yang diselenggarakan oleh badan penyelenggara bernama Yayasan Al Iman Padangsidimpuan
8. Pengurus adalah pengelola yayasan yang bertugas mengawasi penyelenggaraan kegiatan dan meminta pertanggungjawaban dari organisasi yang berada di bawahnya.
9. Statuta adalah pedoman dasar penyelenggaraan kegiatan yang menjadi acuan untuk merencanakan, mengembangkan program, menyelenggarakan kegiatan fungsional sesuai dengan tujuan Institut , dan berisi dasar-dasar sebagai rujukan pengembangan peraturan umum, peraturan akademik, dan prosedur operasional yang berlaku di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
10. Pimpinan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan adalah Rektor yang merupakan pengambil keputusan tertinggi yang dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh para Wakil Rektor.
Pendidikan.
12. Badan Pengawas merupakan organ IPTS yang menjalankan fungsi pengawasan bidang non akademik untuk dan atas nama Rektor.
13. Dewan Pertimbangan merupakan organ IPTS yang menjalankan fungsi pemberian pertimbangan bidang non-akademik.
14. Gelar Akademik adalah gelar yang diberikan kepada lulusan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik.
15. Penjaminan Mutu dikti dan perguruan tinggi dilakukan Badan Penjamin Mutu (BPM).
16. Fakultas adalah himpunan sumber daya pendukung yang menyelenggarakan dan mengelola pendidikan, akademik dalam satu rumpun ilmu disiplin ilmu pengetahuan, teknologi,dan/ atau seni.
17. Pimpinan Fakultas adalah Dekan yang merupakan pengambil keputusan tertinggi pada fakultas .
18. Sekretaris Dekan adalah : alat kelengkapan Dekan dalam melaksanakan tugas- tugas dalam Fakultas bidang seketariatan ,administrasi dan akademik dari kemahasiswaan
19. Program studi adalah : kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pwndidikan akademik,vokasi dan atau peofesi
20. Kepala Badan dan Lembaga adalah pemimpin Badan dan Lembaga pada Institut.
21. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) adalah pemimpin unit pelaksana teknis penunjang akademik pada Institut.
22. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses dan penilaain yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) Tapanuli Selatan.
23. Civitas akademika adalah masyarakat akademik yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di lingkungan IPTS Tapanuli Selatan.
24. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang khusus diangkat dengan tugas utama melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi
25. Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan
diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan tinggi antara lain:
pustakawan, tenaga administrasi, laboran dan teknisi, serta pranata teknik informasi.
26. Tenaga Administrasi adalah unsur pelaksana administrasi dan ketatausahaan untuk kelancaran program akademik dan administrasi pada IPTS .
27. Teknisi/Laboran adalah tenaga kependidikan yang ditugaskan dan bertanggung jawab untuk melayani kegiatan di laboratorium.
28. Pegawai Yayasan adalah pegawai yang diangkat oleh yayasan dengan tugas utama melaksanakan program akademik dan administrasi pada IPTS yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, tenaga administrasi dan tenaga penunjang lainnya.
29. Mahasiswa adalah peserta didik yang ditetapkan terdaftar dan belajar di Institu Pendidikan Tapanuli Selatan.
30. Alumnus adalah seorang (atau lebih) yang sudah tamat pada suatu program pendidikan di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan .
31. Kebebasan Akademik adalah kebebasan yang dimiliki anggota sivitas akademika untuk secara bertanggung jawab dan mandiri melaksanakan kegiatan akademik yang terkait dengan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
32. Kebebasan Mimbar Akademik merupakan bagian dari kebebasan akademik yang memungkinkan dosen menyampaikan pikiran dan pendapat di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan , sesuai dengan norma dan kaidah keilmuan.
33. Otonomi Keilmuan merupakan kegiatan keilmuan yang berpedoman kepada norma dan kaidah keilmuan yang harus ditaati oleh para anggota sivitas akademika.
34. Tridharma Perguruan Tinggi adalah kegiatan utama Perguruan Tinggi yang terdiri dari Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
35. Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
36. Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan/atau pengujian suatu cabang ilmu pengetahuan dan teknologi.
37. Pengabdian kepada Masyarakat adalah kegiatan sivitas akademika yang
kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 2
Maksud
Statuta ini ditetapkan dengan maksud sebagai anggaran dasar dalam pelaksanaan thridharma
Pasal 3 Tujuan
Statuta ini ditetapkan dengan tujuan untuk dipergunakan sebagai rujukan dalam:
a. menyusun perencanaan, pengembangan program, dan penyelenggaraan kegiatan fungsional sesuai dengan tujuan IPTS;
b. menyusun peraturan pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penyel enggaraan pendidikan, dan ketetapan prosedur operasional yang berlaku di IPTS.
BAB III IDENTITAS
Pasal 4
Pendiri dan Alamat Institusi
(1) Institut Pendidikan Tapanuli Selatan didirikanolehYayasanAlIman Padangsidimpuan pada tanggal 1 Agustus 1981 berdasarkan Akte Notaris M.
Harahap No. 26 tanggal 27 Juli 1982.
(2) Perguruan Tinggi ini diberi nama: Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) Tapanuli Selatan bertempat di Jalan Sutan Muhammad Arif Kelurahan Batang Ayumi Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan Provinsi Sumatera Utara.
Pasal 5 Lambang/ Logo
Lambang/Logo
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan mempunyai sebuah lambang berbentuk perisai segi lima, di dalamnya terdapat bintang dalam jumlah 4 (empat) dan 5 (lima), 2 (dua) helaikuncup (daun muda) buku dan lilin yang menyala serta tulisan Institut Pendidikan
Tapanuli Selatan Yayasan Al Iman Padangsidimpuan dan warna hijau, yang mempunyai makna dan pengertian sendiri yakni :
Pasal 6 Bendera
(1) Institut Pendidikan Tapanuli Selatan mempunyai bendera sesuai dengan lambang di atas kain hijau tua berlambangkan sesuai dengan logo Institut Pendidikan Tapanuli Selatan dengan ukuran 1x1,5 m2 berisikan tulisan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Bentuk, isi, warna dan makna sama dengan lambang/logo Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Kedudukan Bendera Institut lebih tinggi dari Bendera Fakultas dalamupacara resmi akademik di LingkunganInstitut .
(2) Bendera sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut:
1. Perisai segi lima : Melambangkan Pancasila sebagai dasar negara.
2. Empat dan lima bintang
: Melambangkan tahun 45 sebagai tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
3. Dua helai kuncup (daun muda)
: Melambangkan generasi muda pria dan wanita yang harus mendapat pendidikan dan pengajaran untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
4. Buku dan lilin yang menyala
: Melambangkan semangat belajar yang tak kunjung berhenti
5. Tulisan Institut Pendidikan
Tapanuli Selatan Yayasan Al Iman Padangsidimpuan
: Menunjukkan identitas Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
6. Warna dasar putih
: Melambangkan keluhuran budi.
(3) Fakultas memiliki bendera berbentuk empat persegi panjang dengan perbandingan ukuran panjang berbanding lebar 3:2, dan warna dasar yang berbeda-beda serta di sebelah kiri atas terdapat lambang IPTS.
(4) Bendera sebagaimana dimaksud pada ayat (3) sebagai berikut : a. Untuk Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa (IPSB)
b. Untuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA)
Pasal 7
Busana Akademik
(1) Busana akademik mencakup busana jabatan pimpinan, busana guru besar dan anggota Senat Institut Pendidikan Tapanuli Selatan berbentuk jubah (toga), topi serta kelengkapan lainnya berwarna hitam.
Busana Senat Institusi
(2) Busana wisudawan terdiri dari toga dan jubah, topi berwarna hitam dan berkalung tali kuning dan hijau dengan medali kuning emas bergambar logo Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(3) Tata upacara akademik, tata busana akademik diatur dalam ketentuan tersendiriyang ditetapkandenganSuratKeputusanRektorataspertimbangan Senat Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
(4) Jaket almamater Institut Pendidikan Tapanuli Selatan berwarna dasar biru berlambang Institut Pendidikan Tapanuli Selatan di dada sebelah kiri.
Pasal 8 Mars Institusi
Mars Institut Pendidikan Tapanuli Selatan:
BAB IV
VISI, MISI DAN TUJUAN Pasal 9
V i s i
Menjadi institut yang unggul dan berkarakter dibidang pendidikan berskala nasional pada tahun 2028.
Pasal 10 M i s i
(1) Menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang professional;
(2) Mengembangkan penelitian yang bermutu dalam bidang pendidikan dan pengajaran;
(3) Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis pendidikan dan kearifan lokal;
(4) Meningkatkan kerjasama lokal, nasional dan internasional;
(5) Menyelenggarakan tata kelola institusi yang sehat.
(6) Menyelenggarakan proses pembelajaran berbasis IT.
Pasal 11 Tujuan
(1) Menghasilkan lulusan yang profesional dan berkarakter sesuai dengan kebutuhan stakeholder;
(2) Menghasilkan lulusan yang terampil dalam menggunakan teknologi, informasi dan komunikasi;
(3) Menghasilkan dan menyebarluaskan hasil penelitian untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan;
(4) Menghasilkan dan menyebarluaskan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan wawasan dan memperkaya kebudayaan nasional;
(5) Menghasilkan pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis kearifan lokal;
(6) Menghasilkan berbagai kesepakatan dan kegiatan kerjasama tingkat lokal, nasional,dan internasional;
(7) Mewujudkan tata kelola Institut Pendidikan Tapanuli Selatan sebagai organisasi yang sehat.
BAB V
TATA KELOLA PERGURUAN TINGGI Pasal 12
Organisasi Institut
Organisasi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan terdiri dari:
a. Yayasan.
b. Senat.
c. Rektor.
d. Badan Pengawas.
e. Dewan Pertimbangan
f. Pelaksana Akademik: Dekan,Ketua Program Studi
g. Pelaksana Teknis: Badan Penjaminan Mutu (BPM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Perpustakaan, Pusat Komputer dan Laboratorium serta UPT Bahasa.
h. Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK).
i. Bagian Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK).
j. Bagan organisasi dijelaskan dalam lampiran pada STATUTA ini (Terlampir).
Pasal 13 Yayasan
(1) Yayasan adalah Badan Penyelenggara Institut Pendidikan Tapanuli Selatan seperti dimaksud dalam pasal 13 bernama Yayasan AlIman Padangsidimpuan (2) Pengurus Yayasan Al Iman Padangsidimpuan terdiri dari: Ketua, Sekretaris dan
Bendahara.
(3) Anggota pengurus Yayasan Al Iman Padangsidimpuan tidak dibenarkan merangkap sebagai pimpinan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 14
Tugas Pokok dan Fungsi Yayasan
Untuk menyelenggarakan tugas pokok seperti tersebut pada pasal 14, Yayasan AlIman Padangsidimpuan mempunyai fungsi:
(1) Menetapkan kebijakan yayasan sebagai acuan bagi anggota organisasi.
(2) Menetapkan pendirian dan pengembangan program pendidikan setelah mendapat persetujuan Menteri/Dirjen Dikti.
(3) Memilih dan menetapkan Rektor, mengacu kepada usulan senat dan ketentuan lain yang berlaku.
(4) Menerima, mempertimbangkan, dan mensahkan usulan Rektor yang menyangkut perencanaan tahunan, anggaran, dosen, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana.
(5) Menetapkan struktur organisasi Institut Pendidikan Tapanuli Selatan dan staf atas usulan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan dengan memperhatikan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
(6) Menerima dan mensyahkan pertanggungjawaban Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(7) Menerima bantuan pihak luar.
(8) Menetapkan dan mengangkat dosen tetap, tenaga administrasi tetap serta tenaga-tenaga lain yang diperlukan atas usul Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(9) Menetapkan, melaksanakan dan mempertanggungjawabkan pengadaan prasarana kampus dengan memperhatikan usul/pendapat dari Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(10) Menetapkan pengaturan keuangan, gaji dosen tetap, tenaga administrasi serta tenaga-tenaga lain dengan memperhatikan usulan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 15 Senat
(1) Senat merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(2) Anggota Senat terdiri dariRektor, Wakil Rektor, Dekan, dan 1 (satu) orang perwakilan dosen minimal berpangkat Lektor.
(3) Ketua senat adalahRektorInstitut Pendidikan Tapanuli Selatandan didampingi oleh seorang sekretaris yang dipilih di antara anggota senat.
(4) Senat berfungsi sebagai wakil sivitas akademika dalam menetapkan norma dan etika, mengesahkan rencana akademik, mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaannya, serta memberikan pertimbangan kepada ketua dalam mencapai tujuan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(5) Anggota senat diangkat dan diberhentikan oleh ketua sebagai Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatansesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
(6) Masa jabatan anggota senat adalah selama 4 (empat) tahun.
(7) Dalam melaksanakan tugas-tugasnya senat dapat membentuk komisi-komisi yang beranggotakan anggota senat.
(8) Tata cara pengambilan keputusan dalam rapat senat diatur dalam peraturan senat.
Pasal 16
Tugas Pokok dan Fungsi Senat
Senat mempunyai tugas pokok:
(1) Melakukan amandemen dan pengesahan statuta.
(2) Memberikan pertimbangan dan saran atas Rencana Anggaran dan Belanja Institut Pendidikan Tapanuli Selatanyang diusulkan oleh pimpinan program studi kepada Ketua Senat Institut Pendidikan Tapanuli Selatanuntuk mendapatkan pertimbangan Yayasan AlIman Padangsidimpuan .
(3) Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan akademik.
(4) Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik, kecakapan dan kepribadian sivitas akademika berdasarkan peraturan yang berlaku.
(5) Merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan pada Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(6) Merumuskan dan menetapkan norma, etika dan tolak ukur penyelenggaraan pendidikan yang berlaku bagi sivitas akademika.
(7) Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan kode etik sivitas akademika.
(8) Melaksanakan pemilihan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(9) Mengusulkan minimal 2 (dua) orang calon Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatanyang memenuhi syarat untuk dipilih dan diangkat oleh yayasan menjadi Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(10) Syarat, tatacara dan prosedur pengusulan calon Raktor Institut Pendidikan Tapanuli Selatanseperti dimaksud pada ayat (9) di atas dibuat tersendiri.
(11) Menilai pertanggungjawaban dan pelaksanaan kebijakan akademik yang telah dijalankan oleh Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(12) Memberikan pertimbangan kepada dosen yang diusulkan untuk menjadi Wakil Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(13) Merumuskan pedoman dan mengatur tata cara pemberian sanksi kepada dosen tenaga kependidikan, administrasi dan mahasiswa terhadap pelanggaran atas
peraturan-peraturan yang berlaku dalam lingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(14) Memberikan pertimbangan kepada dosen yang diusulkan untuk menjadi guru besar. Mengukuhkan pemberian gelar doktor kehormatan dan guru besar bagi seseorang yang memenuhi persyaratan.
Pasal 17
Pengambilan Keputusan Rapat Senat
Forum dan cara pengambilan keputusan rapat senat adalah sebagai berikut :
(1) Setiap rapat adalah sah dan dapat mengambil keputusan yang mengikat apabila dihadiri oleh lebih dari ⅔ (dua per tiga) dari anggota yang hadir.
(2) Apabila quorum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak tercapai, maka rapat ditunda selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja sesudahnya.
(3) Apabila terjadi penundaan seperti dimaksud dalam ayat (2), maka rapat berikutnya diadakan secepatnya dengan pemberitahuan secara lisan sekurang- kurangnya 2×30 menit atau secara tertulis sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari sebelum rapat kedua dilaksanakan.
(4) Rapat senat kedua adalah sah dan dapat mengambil keputusan yang mengikat apabila dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per dua) anggota.
(5) Setiap keputusan rapat diambil (dengan) melalui musyawarah untuk mufakat.
(6) Apabila keputusan berdasarkan musyawarah tidak dapat dicapai, maka keputusan diambil melalui pemungutan suara, yaitu apabila suara setuju lebih dari ½ (satu per dua) anggota yang hadir.
(7) Apabila suara setuju dan tidak setuju sama banyaknya, maka keputusan ditolak dan diulang kembali.
Pasal 18 Rektor
(1) Rektor adalah pemimpin dan penanggung jawab utama Institut Pendidikan Tapanuli Selatanyang bertanggung jawab langsung kepada Yayasan Al Iman dan pemerintah melalui Kopertis Wilayah I Propinsi Sumatera utara.
(2) Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan diangkat dan diberhentikan oleh Yayasan Al Iman Padangsidimpuan serta dilaporkan kepada Kopertis Wilayah I.
(3) Pengangkatan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan dilakukan oleh Yayasan Al Iman Padangsidimpuan setelah menerima usulan dari Senat Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(4) Masa jabatanRektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatanadalah 4 (empat) tahundan dapat diangkatkembalidengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut.
(5) Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh tiga (3) Wakil Rektor.
Pasal 19
PersyaratanUmumdan Pers yaratan Khusus Pemilihan Dan Pengangkatan Rektor
(1) DosenTetap Yayasan;
(2) BerimandanbertakwakepadaTuhanYangMahaEsa;
(3) Sehatjasmanidanrohaniyangdibuktikandengansuratketerangandokter;
(4) Berusiapalingtinggi60tahun;
(5) Memilikipengalamanmanajerial;
(6) Berpendidikan paling rendahMagister (7) Menduduki jabatan fungsional Lektor
(8) Persyaratankhusussebagaimanadimaksud pasal 19,ditetapkan denganPeraturanRektorsesuaiketentuanperaturanperundang-undangan.
Pasal 20
Tugas Pokok dan Fungsi Rektor
Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan mempunyai tugas pokok dan tanggung jawab adalah :
(1) Mengkoordinasikan penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
(2) Membina dosen, tenaga kependidikandan mahasiswa dalam hubungannya dengan masyarakat dan lingkungan.
(3) Melakukan kerja sama dengan pihak lain untuk kepentingan dan kemajuan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(4) Rektor bertanggung jawab atas ketertiban dan keamanan di dalam kampus Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(5) Menunjuk dan memberhentikan panitia pelaksana kegiatan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(6) Menghadiri rapat yang diadakan di lingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(7) Berkewajiban menilai laporan semua bidang kegiatan di lingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(8) Sebagai anggota ex-officio yayasan, mengusulkan kepada pengurus tentang pengangkatan, kenaikan pangkat, mutasi, dan/atau pemberhentian staf personalia sesuai dengan prosedur yang berlaku, serta memberi laporan berkala tentang keadaan dan perkembangan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(9) Menyusun Rencana Strategis untuk jangka waktu 5 (lima) tahun.
(10) MenyusunProgramKerjadanAnggaranTahunanInstitutPendidikanTapanuli Selatan.
Pasal 21
Berakhirnya Jabatan Rektor
Jabatan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatanberakhir bila:
a. Habis masa jabatannya . b. Meninggal dunia.
c. Mengundurkan diri.
d. Menyalahi aturan pemerintah yang berlaku setelah pengangkatan Rektor.
e. Terbukti melakukan tindak pidana berdasarkan keputusan pengadilan yang diancam hukuman penjara.
f. Diberhentikan oleh Yayasan Al Iman karena melakukan pelanggaran etika dan/atau peraturan yayasan dan/atau Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 22
Wakil Rektor
(1) Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Rektor dibantu oleh 3 orang Wakil Rektor (WR) yang bertanggung jawab langsung kepada Rektor Intitut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(2) Wakil Rektor diangkat dan diberhentikan oleh Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan atas pertimbangan Senat.
(3) Masa jabatan Wakil Rektor adalah 4 (empat)tahun dan dapat diangkat kembali dengan catatan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut-turut.
(4) Wakil Rektor terdiri dari :
a. Wakil Rektor Bidang Akademik yang disebut WR I
b. Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Administrasi Umum yang disebut WR II c. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan yang disebut WR III
Pasal 23
Tugas Pokok dan Fungsi Wakil Rektor I
Tugas Pokok Wakil Rektor I:
(1) Membantu Rektor dalam memimpin pelaksanaan pendidikan,penelitiandan pengabdian kepada masyarakat.
(2) Membantu Rektor dalam pelaksanaan pembinaan Institut Pendidikan Tapanuli Selatanserta mengkoordinasikan kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pengembangan pendidikan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
(3) Bertanggung jawab atas penyelenggaraandan pengembangan kurikulum,penataran, seminar, diskusi dan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan ilmiah dengan lembaga pendidikan dan lembaga lainnya baik didalam lingkungan maupun diluar IPTS guna peningkatan mutu pendidikan, dosen dan tenaga kependidikan.
(4) Menghimpun semua bahan untuk perhitungan angka kredit dari semua unsur pimpinan dan dosen serta melaksanakan perhitungan dengan membentuk Tim Penilaian Angka Kredit (TPAK).
(5) Bertanggung jawab atas penerimaan mahasiswa baru, pelaksanaan perkuliahan dan ujian di lingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatanserta menetapkan syarat-syaratnya dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan unsur yang terkait.
(6) Mempersiapkan dan menyimpan dokumen mengenai pelaksanaan pendidikan seperti nilai hasil ujian, ijazah, transkrip dan lain-lain yang berhubungan dengannya.
(7) Mempersiapkan dan memimpin pelaksanaan upacara akademik seperti wisuda,diesnatalis, dan pengukuhan guru besar.
(8) Atas penunjukan oleh Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan apabila Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan berhalangan, Wakil Rektor I bertindak sebagai pejabat tertinggi di lingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 24
Tugas Pokok dan Fungsi Wakil Rektor II
Tugas pokok Wakil Rektor II:
(1) Membantu Rektor dalam melaksanakan pembinaan, pengelolaan perguruan tinggi dalam bidang keuangan dan administrasi umum.
(2) Memimpin, mengarahkan, mengkoordinasikan dan mengawasi kegiatandi lingkunganInstitut Pendidikan Tapanuli Selatanyangberkaitan dengan keuangan, kepegawaian, perlengkapan, kerumahtanggaan dan ketata usahaan.
(3) Menyimpan, mengarsipkan dan menjaga segala dokumen yang berkaitan dengan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, seperti surat keputusan, peraturan- peraturan, terutama sekali surat-surat yang berhubungan dengan Menteri, Ditjen Dikti dan Kopertis.
(4) Mempersiapkan brosur atau iklan, poster dan media lain dalam rangka promosi atau penyampaian informasi tentang Institut Pendidikan Tapanuli Selatankepada masyarakat terutama sekali dalam rangka penerimaan mahasiswa baru.
(5) Melaksanakan pengelolaan data administrasi umum dan keuangan Instiut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(6) Atas penunjukan oleh Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan apabila Rektor dan Wakil Rektor I Institut Pendidikan Tapanuli Selatan berhalangan, Wakil Rektor II bertindak sebagai pejabat tertinggi dilingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 25
Tugas Pokok dan Fungsi Wakil Rektor III
Tugas pokok Wakil Rektor III:
(1) Membantu Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan dalam pelaksanaan kegiatan di bidang pembinaan serta layanan kesejahteraan mahasiswa, alumni dan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa.
(2) Melakukan koordinasi dengan dosen dalam pelaksanaan pembinaan mahasiswa, melakukan orientasi serta melakukan kegiatan mahasiswa seperti dalam kegiatan seni budaya dan olah raga sebagai bagian dari pembinaan sivitas akademika sebagai bagian dari tugas pendidikan tinggi pada umumnya.
(3) Melaksanakan usaha kegiatan mahasiswa, memberikan bimbingan dan penyuluhan bagi mahasiswa.
(4) Mengadakan kerja sama dengan lembagapendidikantinggilainnyadibidang kemahasiswaan.
(5) Mengusahakan dan menciptakan iklim pendidikan yang baik dalam kampus dan membantu pelaksanaan program pembinaan, pemeliharaan persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
(6) Membina dan memelihara hubungan baik dengan ikatan alumni dan perguruan tinggi lain.
(7) Memimpin program bantuan penempatan para lulusan Institut Pendidikan Tapanuli Selatandalam bidang pekerjaan.
(8) Atas penunjukan oleh Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan apabila Rektor atau Wakil Rektor I ,atauWakil Rektor II berhalangan, Wakil Rektor III bertindak sebagai pejabat tertinggi dilingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 26 Badan Pengawas
(1) Badan Pengawas merupakan organ IPTS yang menjalankan fungsi pengawasan bidang non akademik untuk dan atas nama Rektor.
(2) Dalam menjalankan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1 ). Badan Pengawas mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut:
a. menetapkan kebijakan program pengawasan internal bidang non-akademik;
b. melakukan pengawasan internal terhadap pengelolaan pendidikan bidang non- akademik;
c. menyusun laporan hasil pengawasan internal ;
d. memberikan saran dan/atau pertimbangan mengenai perbaikan pengelolaan kegiatan non-akademik pada Rektor atas dasar hasil pengawasan internal; dan e. mengevaluasi kinerja tahunan unit kerja berkaitan dengan pelaksanaan program
kerja tahunan dan rencana kerja dan belanja, yang selanjutnya melaporkan hasilnya pada Rektor.
Pasal 27
Keanggotaan Badan Pengawas
(1) Keanggotaan Badan Pengawas terdiri atas:
a. 1 (satu) orang yang mempunyai keahlian di bidang akuntansi/keuangan;
b. 1 (satu) orang yang mempunyai keahlian di bidang manajemen sumber daya manusia;
c. 1 (satu) orang yang mempunyai keahlian di bidang manajemen aset;
d. 1 (satu) orang yang mempunyai keahlian di bidang hukum; dan e. 1 (satu) orang yang mempunyai keahlian di bidang ketatalaksanaan.
(2) Badan Pengawas terdiri atas:
a. Ketua merangkap anggota;
b.Sekretaris merangkap anggota; dan c. Anggota.
(3) Anggota Badan Pengawas dipilih dan ditetapkan oleh Rektor setelah mendapat pertimbangan dari Dewan Pertimbangan.
Pasal 28
Dewan Pertimbangan
(1) Dewan Pertimbangan merupakan organ IPTS yang menjalankan fungsi pemberian pertimbangan bidang non-akademik.
(2) Bidang non-akademik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) antara lain meliputi organisasi. sumber daya manusia, administrasi, keuangan, kerja sama, hubungan masyarakat, sarana dan prasarana serta perencanaan danpengembangan.
(3) Dalam menjalankan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), DewanPertimbangan mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut:
a. memberikan pertimbangan terhadap kebijakan Rektor di bidang non- akademik;
b. merumuskan saran/pendapat terhadap kebijakan Rektor di bidang non- akademik; dan
c. memberikan perti mbangan kepada Rektor dalam mengelola IPTS.
Pasal 29
Keanggotaan Dewan Pertimbangan
(1) Dewan Pertimbangan terdiri atas:
a. Ketua merangkap anggota;
b. Sekretaris merangkap anggota; dan c. Anggota.
(2) Keanggotaan Dewan Pertimbangan, terdiri atas:
a. Anggota biasa; dan b. Anggota kehormatan.
(3) Anggota biasa sebagaimana dimaksud pad a ayat (1) huruf a terdiri atas:
a. 1 (satu) orang dosen yang mewakili setiap Fakultas;
b. 1 (satu) orang yang mewakili tenaga kependidikan.
(4) Anggota kehormatan sebagai mana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas:
a. 1 (satu) orang wakil Pemerintah Kota Padangsidimpuan;
b. 1 (satu) orang mantan Rektor ; c. 1 (satu) orang wakil alumni;
d. 1 (satu) orang wakil lkatan Orang Tua Mahasiswa;
e. 1 (satu) orang tokoh masyarakat; dan f. 1 (satu) orang kepala sekolah.
(5) Persyaratan anggota biasa Dewan Pertimbangan sebagai berikut:
a. Dosen wakil Jurusan yang diusulkan oleh Ketua Jurusan dan tidak sedangmenjabat sebagai anggota Senat;
b. Wakil tenaga kependidikan yang diusulkan oleh Rektor; dan
c. memiliki kompetensi dalam bidang organisasi, sumber daya manusia,keuangan, kerja sama, hubungan masyarakat, atau sarana dan prasarana.
(6) Masa jabatan anggota Dewan Pertimbangan adalah 4 (empat) tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan.
(7) Ketentuan mengenai persyaratan anggota kehormatan dan tata cara pemilihananggota Dewan Pertimbangan diatur dengan Peraturan Dewan Pertimbangan.
Pasal 30 Fakultas
(1) Fakultasadalah satuanpelaksanaanakademik sekaligussatuankeilmuan serumpunyang merupakanperangkatRektordalampenyelenggaraanTridharma di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(2) Fakultas juga berfungsi sebagai satuan manajemen sumberdaya yang mengelola pendidikan serta melaksanakanpenelitiandanpengabdianmasyarakatpada bidangkeilmuanFakultas.
(3) Unsur pimpinan diFakultas Institut Pendidikan Tapanuli Selatan adalah Dekan.
yaitu Dekan, Pembantu Dekan I(Bidang Akademik), PembantuDekanII(BidangAdministrasiUmum),danPembantuDekanIII(BidangKem ahasiswaan).
(4) PengelolaanpendidikandiFakultasdilaksanakanoleh Program Studi.
Pasal 31 Dekan
Dekan memimpinfakultas danbertanggungjawabkepadaRektor.
(1) Dekan mempunyai tugas mengatur penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan melakukan pembinaan kepada mahasiswa, dosen, tenaga administrasi, serta menyusun perencanaan dan pengembangan fakultas.
denganmemperhatikanusulan jurusan/bagian/program studi dan laboratorium.
(3) RABFdiajukan kepadaRektor setelah mendapatkan pertimbangan senat fakultas.
(4) Dekan dalam menjalankan tugaspokok dantugas lain dibantu sekretaris fakultas.
(5) Sekretaris Fakultas Diangkat
RektorAtasUsulDekanSetelahMendapatPertimbangan Senat Fakultas.
(6) DekandanBagian Sekretaris Fakultas
diangkatdandiberhentikanolehRektorsetelahmendapat pertimbangan senat fakultas.
(7) Bilamanadekan berhalangan tidaktetap, Sekretaris Fakultas bertindak sebagaipejabat pelaksanahariandekan.
(8) Bilamanadekanberhalangantetap,Rektormengangkatseorangpejabatsementara dekan sampai dipilih dandiangkat seorang dekandefinitif.
(9) MasajabatanDekandanSeketaris Fakultas adalah4 (empat)tahun,setelah itudapat diusulkan dan diangkatkembalidenganketentuantidak lebih dari 2(dua)kalimasa jabatanyangsama berturut-turut.
Pasal 32
TugasdanWewenang Dekan
(1) Dekanmemilikitugasdanwewenang:
a. Menyampaikan usulan penetapan kelulusan pendidikan dan lulusan cumlaude, sesuairekomendasidari SidangAkademikpenetapan yudiciumkelulusanstudi;
b. Menyusundan/ataumenetapkanprogrampenyelenggaraanTridharmadiFakulta s merujukvisi, misi, nilaiinti, dantujuanInstitusi;
c. memimpin penerapan kebijakan, standar, dan norma akademik pada penyelenggaraanTridharma diFakultas;
d. membinapenegakankodeetikdosen,
kodeetiktenagakependidikan,dankodeetik Mahasiswa diFakultas;
e. menyusunrencana strategisFakultasuntukdiusulkan kepada Rektor;
f. mengusulkan penyusunan dan/atau perubahan rencana kerja manajerial dan anggaranFakultas,berdasarkan rencana strategisInstitut Pendidikan Tapanuli Selatan,untuk diusulkan kepada Rektor;
g. memimpin penyelenggaraan Tridharma sesuai dengan rencana strategis serta rencana kerjamanajerialdananggaran Fakultas;
h. mengusulkan penghargaan Institut dan gelar Doktor Kehormatan sesuai Statuta, PeraturanInstitut , dan ketentuanperundang-undangan;
i. memimpinpengelolaan kekayaanInstitut diFakultasdansecaraoptimal memanfaatkannya untuk kepentingan Fakultasdaninstitut;
j. membina dan mengembangkan, serta mengusulkan pengangkatan, pemindahan,pemberhentianpegawaidiFakultas;
k. membina danmengembangkanmahasiswa;
l. menyelenggarakan pembukuan dan pelaporan keuangan Fakultas secara transparandanakuntabelsesuaistandar akuntansiyangberlaku;
m. memimpin operasionalisasi sistem informasi manajemen yang handal yang mendukungpenyelenggaraanTridharma,kemahasiswaan,kealumnian,akuntan si dan keuangan, kepersonaliaan, serta sarana danprasarana diFakultas;
n. dapatbertindakkeluarkelembagaanInstitut untukdanatasnamaInstitut Pendidikan Tapanuli Selatan untuk hal-haltertentusesuai Statuta danPeraturan institut, dengan seijindanmelaporkannyakepada Rektor;
o. mengusulkan pengangkatan Jabatan Fungsional Akademik kepada Rektor berdasarkanpertimbanganSenatFakultas,untuk
diajukankepadaMenterimelalui KoordinatorPerguruan TinggiSwasta Wilayahsesuaidenganketentuan perundangan-undangan;
p. membina dan mengembangkan hubungan baik Fakultas dengan alumni,pemerintah,duniausaha,dunia industri,dan masyarakat sertamengembangkan jejaring nasional dan internasional, sesuai Statuta dan Peraturan institut, denganseijindanmelaporkannya kepada Rektor;
q. menyampaikan dan mempertanggungjawabkan laporan Fakultas kepada Rektor secara berkala.
(2) Dekan mengatur dan memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pelestarian rumpun keilmuan, serta membina dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
(3) Dekan menyelenggarakan kegiatan Tridharma besertaseluruh
kegiatanpenunjangnya untukmenjaminpeningkatanmutu akademikdiFakultassecara berkelanjutan.
(4) Dekanmelaksanakanprogram-programuntukmencapai
KontrakManajemenFakultas yangtelah ditetapkan bersama Rektor.
Pasal 33
PersyaratanPemilihandanPengangkatanDekan
(1) Dekanharusmemenuhipersyaratansebagaiberikut:
a. Dosen Tetap Yayasan
b. Pendidikan akademik minimal S2 dari perguruan tinggi dalam negeri terakreditasi atau perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian;
c. memilikijabatanfungsional akademikpalingrendah Lektor;
d. maksimal berusia 60 (enampuluh)tahunpada saatdilantikmenjadiDekan;
e. sehatjasmani dan rohani untuk menjalankan tugas sebagai Dekan menurut keterangandokter.
f. tidak dalamprosesperkarapidanayang diancam dengan hukuman 5(lima)tahun atau lebih;
g. tidak sedangmenjalanihukumandisiplin;
h. memilikiintegritasdiriyangbaik;
i. memiliki visi, wawasan, dan minat untuk mengembangkan Institut dan Fakultas;
j. memilikikompetensi manajerial danentrepreneurial;dan
k. memilikirekamjejak serta reputasiakademikdankepemimpinan yangbaik.
(2) PenetapanDekanTerpilih atas usulan Senat Fakultas merupakanhakprerogatif Rektordenganpersetujuan yayasan
Pasal 34 PerangkatDekan
(1) DalammemimpinpenyelenggaraanFakultassebagaimanaPasal31,Dekandibantuole h unsur-unsurorganisasiFakultasyangmerupakanperangkatDekansebagaiberikut:
a. Wakil Dekan b. Senat Fakultas;
c. Program Studi;
d. KelompokKeahlian;
e. Unit penjaminanmutudiFakultas;
k. laboratorium
l. pembina kemahasiswaanFakultas(himpunanmahasiswa, kelompokstudi);
m. pengelola kerjasama danhubunganalumniFakultas;
(2) Ketentuanmengenaijumlah,nomenklaturdanpersyaratanjabatan,sertarinciantugas danwewenang Wakil Dekan I.Wakil Dekan II,dan Wakil Dekan III besertaunsur- unsurorganisasiFakultaslainnyadiatur lebih lanjut dengan Surat Keputusan Rektor setelah mendapat pertimbangan dari Senat Institut.
Pasal35 Wakil Dekan Dekan (1) Wakil DekanI(BidangAkadmik)
PembantuDekanBidangAkademikmempunyaitugassebagaiberikut:
a. Merencanakan, melaksanakan, mengembangkan, dan melakukan evaluasi pendidikan, penelitian, dan pengabdiankepadamasyarakat;
b. MembinaDosendibidangakademik;
c. Menelaahpembukaanprogramstudibarudiberbagaistratapendidikan;
d. Melakukaninventarisasikegiatanpendidikan,penelitian,danpengabdiankepada masyarakat;
e. Melakukanpemantauandanevaluasiprosespembelajaransetiapsemester;
f. Melakukanpemantauandanevaluasisistempenerimaanmahasiswabaru;
g. Melakukanpengendalianstandarisasibakumutupendidikanakademikdanprofes i;
h. Menyelenggarakan pengelolaandatabidangadministrasiakademik;
i. MelakukankoordinasifungsionaldenganPembantuRektorBidangAkademik;
j. MenyusundanmenyampaikanLaporanTahunankepadaDekan.
(2) Wakil Dekan II (BidangAdministrasiUmum)
PembantuDekanBidangAdministrasiUmummempunyaitugassebagaiberikut:
a. MerencanakandanmengelolaanggaranpendapatandanbelanjaFakultas;
b. Melakukan pembinaan karier dan kesejahteraan Dosen, Tenaga Penunjang
c. Mengurusketatausahaan,kerumahtanggaan, ketertibandankeamananFakultas;
d. Menyelenggarakan hubunganmasyarakat;
e. Menyelenggarakan pengelolaandatabidangadministrasiumum;
f. Melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja Dosen, Tenaga Penunjang Akademik, dan TenagaAdministrasi;
g. Melakukan koordinasi penyusunan
DaftarUsulanKegiatan,DaftarIsianProyek,danDaftarIsianKegiatan setiapunitkerja;
h. MelakukankoordinasihasilLaporanKinerjaInstansiPemerintahdiFakultas;
i. MelakukankoordinasifungsionaldenganPembantuRektorBidangAdministrasiU mum;
j. MenyusundanmenyampaikanLaporanTahunankepadaDekan.
(3) Wakil DekanIII(BidangKemahasiswaan)
PembantuDekanBidangKemahasiswaanmempunyaitugassebagaiberikut:
a. Merencanakan,melaksanakan,mengembangkan,danmelakukanevaluasikegia tankemahasiswaan;
b. Melakukanpembinaankesejahteraanmahasiswa;
c. Melakukanusahapeningkatandanpengembanganminat,bakat,danpenalaranm ahasiswa;
d. MelakukankoordinasifungsionaldenganPembantuRektorBidangKemahasiswa an;
e. MenyusundanmenyampaikanLaporanTahunankepadaDekan.
Pasal 36 SenatFakultas
(1) Senat Fakultas adalah badan normatif di lingkungan Fakultas di Institusi Pendidikan Tapanuli selatan .
(2) Sebagai organ Dekan yang merupakan badan normatif dengan tugas pokok untuk membantu Dekan dalam menjalankan fungsi pelaksanaan norma dan kebijakan akademik Fakultasserta pengawasannya, tugas-tugas Senat Fakultasadalah sebagai berikut:
a. mengusulkan pengembangan keilmuan diFakultas,baik dalampenyelenggaraan pendidikan, penelitiandanpengabdianmasyarakat;
b. memberikanpertimbangan berkaitandengan
kurikulumyangakandiberlakukan;mengusulkan rumusan pengembangan kontribusi keilmuan Fakultas untuk Institusi , bangsa dan negara,
c. memberikanpertimbangankepadaDekanmengenaipenilaianprestasiakademik dan kecakapanserta kepribadianSivitasAkademika diFakultas;
d. memberikanrekomendasikepadaDekanberkenaankenaikanjabatanfungsional akademikdosen;
e. mengawasipelaksanaanpenegakankodeetikdannorma-normayangberlakubagi SivitasAkademika diFakultas;
f. memberikan rekomendasi usulan pemberian gelar Doktor Kehormatan yang memenuhipersyaratan melaluiDekan,sesuaikewenangan yang dimilikioleh institut.
g. secara proaktif berperan serta bersama dengan Institut menjaring dan memperhatikanpandanganmasyarakatakademikdanmasyarakatumumterhada p perkembangan FakultasdanInstitut ;
h. memberikanpertimbangankepadapimpinanFakultasataspelaksanaankebijakan mutu dantata kelola yangBaik (GUG);
i. memberikanpertimbanganmengenaievaluasikinerjaFakultasdanrekomendasi kebijakanpeningkatannya;
j. memberikan pertimbangan atashal-halyang terkaitdengan pengembangan kelembagaanFakultas, sepertipembentukan,perubahan maupunpenutupan programstudidanfakultas;
k. memberikan pertimbangan atas hasil evaluasi terhadap pelaksanaan dan pencapaianprogram-programFakultas;
l. menjaring aspirasi Sivitas Akademika berkenaan dengan calon-calon Dekan dan Bagian Administrasi Akademik Fakultas untukdiusulkan kepada Rektor m. menyampaikanlaporankegiatantahunan kepada DekandanSenatInstitusi (2) SenatFakultasdapatmembentukkomisi-komisiyangdipimpinolehKetuadanSekretaris
Komisiuntukmelaksanakantugas-tugassebagaimana Ayat 2 Senat
a. Ketua danSekretaris Senat Fakultas;
b. Ketua danSekretarisKomisi Senat Fakultas;
c. Dekansecaraex-officio menjabatsebagaiKetuaSenat;
d. Para anggota ex-officio, yaitu Bagian Administrasi fakultas , danKetua Program Studi;
e. Paraanggotaperwakilandosen Program Studi dariunsur-unsur ,KelompokKeahlian, minimal berpangkat akademik Lektor
(3) Sekretaris Senat FakultasdipilihmelaluiRapat Pleno Senat Fakultas.
(4) Masa tugaspara anggotaSenat Fakultasnonex-officioadalah 5 (lima)tahun.
Pasal 37 Program Studi
(1) Program Studi adalah kesatuankegiatanpendidikandanpembelajaranyangmemiliki kurikulum dan metodepembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik, pendidikanvokasi,dan/ataupendidikanprofesi padasuatujenjangpendidikandalam bidangkeilmuandiFakultas.
(2) ProgramStudiharusmemilikitujuandankekhasanpendidikanyangdiselenggarakan, yangwajibdisampaikan secarajelaskepada masyarakatluas, sekurang- kurangnyadalam bentukpernyataanmengenaiprofillulusan(Program EducationalObjectives)dan kompetensilulusan(Student LearningOutcomes).
(3) MutupenyelenggaraanProgramStudiwajibdijaga sekurang- kurangnyadapatmemenuhi
danditingkatkansecaraberkelanjutanagarmelampauikriteria minimalStandarNasional PendidikanTinggi.
(4) Penjaminan mutuprogramstudidilaksanakan dengan menerapkan Sistem Penjaminan MutuInternal(SPMI) dengan standartertentudan SistemPenjaminan MutuEksternal (SPME)melaluiakreditasinasional
Pasal 38
Unsur Program Studi
(1) Program studi terdiri dari :
a. Unsur pimpinan yaitu ketua dan sekretaris.
b. Unsur pelaksana adalah dosen.
(2) Ketua program studi bertanggung jawab kepada Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(3) Ketua program studi dan sekretaris program studi diangkat untuk masa jabatan 4 (empat) tahun dan sesudahnya dapat diangkat kembali.
(4) Ketua program studi dan sekretaris program studi diangkat dan diberhentikan oleh Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatansetelah mendapat pertimbangan senat.
(5) Dalam melaksanakan tugasnya, sekretaris program studi bertanggung jawab kepada ketuaprogram studi.
Pasal 39
Tugas Pokok Ketua Program Studi
Tugas pokok ketua program studi:
(1) Pengorganisasian sumber daya yangada meliputi:
a. Membuat rencana kerja tahunan.
b. Membuat rencana pengembangan dosen (studi lanjut, pelatihan/seminar, naik pangkat dan/atau menduduki jabatan fungsional) setelah
berkoordinasi dengan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan melalui dekan .
c. Membuat rencana pengembangan sarana dan prasarana prodi untuk kelancaran proses belajar mengajar.
d. Membuat rencana pengembangan keilmuan mahasiswa seperti mengikuti berbagai kompetisi, seminar, lokakarya serta menulis karya ilmiah setelah berkoordinasi dengan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan melalui Dekan .
e. Mengusulkan dan menetapkan dosen pembina mata kuliah sesuai dengankebutuhan prodi setelah berkoordinasi dengan Rektor.
f. Menyusun jadwal perkuliahan dan jadwal ujian akhir semester dan sesuai dengan format yang telah disepakati di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
g. Menandatangani Kartu Hasil Studi (KHS) setiap semester.
h. Menyusun dosen Penasehat Akademik (PA).
i. Mengumpulkan dan mengarsipkan Silabus, RPS dan bahan ajar dosen sesuai dengan format yang telah disepakati di Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
j. Melakukan validasi nilai mahasiswa yang akan melaksanakan praktek lapangan, ujian skripsi dan wisuda.
k. Menetapkan pembimbing, penguji skripsi dan jadwal seminar proposal serta ujian skripsi yang diketahui Dekan .
l. Memberikan informasi mahasiswa penerima beasiswa kepada Dekan m. Merencanakan dan melaksanakan kuliah umum setiap semesternya
setelah mendapat persetujuan dari Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan melalui Dekan
(2). Mengarahkan dan memberi motivasi dosen untuk melaksanakan tugas dengan baik serta melakukan pengembangan diri.
(3). Melaksanakan pengawasan terhadap Pelaksanaan perkuliahan dan kedisiplinan dosen sertamahasiswa.
(4). Dan tugas-tugas lainnya yang dibutuhkan oleh Institusi.
Pasal40 Labolatorium
(1) Laboratorium merupakan unsur penunjang dalam kegiatan akademik fakultasdalampengembanganilmudanteknologiserta pelaksanaa kegiatan praktikum mahasiswa.
(2) LaboratoriumdipimpinolehKepala laboratoriumyangbertanggungjawabkepada Dekan.
(3) Tugasseorangkepalalaboratoriummelakukanpengelolaanlaboratorium, koordinasidan mengembangkan laboratorium.
(4) Laboratorium beranggotakan kelompokdosen.
(5) KetualaboratoriumdiangkatdandiberhentikanolehRektoratasusuldekan setelah mendapat pertimbangansenat fakultas.
(6) Masajabatanketualaboratoriumadalah4 (empat)tahundansesudah itudapat diangkatkembali,denganketentuantidakmelebihi2(dua)masajabatanberturut-
turut.
(7) Institut dapat membentuk satuan pelaksana akademik yang berfungsi untuk membantu penyelenggaraan Program StudidiFakultasdenganlingkup khusus, yaitu:
a. untuk mengelola administrasi, penjaminan mutu, dan pengembangan kelembagaan pendidikanpascasarjana;
b. untuk mengelola perkuliahan tahun pertama, perkuliahan tingkat dasar, dan perkuliahanmatakuliah umum/Institut;
c. untukmengelola pendidikan jarak jauh.
(8) Ketentuan lanjut mengenai tatacarapembukaandan penutupan Program Studi diatur denganKeputusanRektortersendiri.
Pasal 41 Kelompok Keahlian
(1) Kelompok Keahlian merupakan kelompok fungsional dosen pada disiplin keilmuan dan keahliantertentu yangberada dalamunit keilmuanserumpun berbentukfakultas.
(2) Pelaksana fungsikeilmuandankeahlianadalah paradosenyangtergabungdidalam KelompokKeahlian sebagaiwadahpengembanganmasyarakatakademik danmenjadi sumberdayautama difakultas.
(3) FungsiKelompokKeahlianadalahmenjalankankegiatanpengembangankeilmuandan keahlian yangditekuninya melaluiTridharma beserta penunjangnya, yaitu dalambentuk:
a. Mendukungpelaksanaanpendidikanpada ProgramStudi, b. Merencanakandanmelaksanakan berbagaiProgramPenelitian,
c. Merencanakan dan melaksanakan berbagai kegiatan layanan publik dan pengabdian kepadamasyarakatsecara terprogram.
(4) Pembentukan, pengembangan dan penutupan Kelompok Keahlian didasarkan atas tuntutanperkembangan keilmuan,keahliandanperkembangan masyarakatserta pertimbanganpengorganisasian satuanakademik.
(5) Kriteria pembentukanKelompokKeahlianadalahsebagaiberikut:
a. Memilikiakarkeilmuanataulandasanbidangkeahlianyangmemilikiketerkaitan
ProgramStuditertentu.
b. Memiliki kontekstualitas dan prospek kontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat, budaya bangsa, danperkembangan bidangkeilmuan.
c. Mampu memberikan kontribusi kepada pemantapan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan.
d. Membentuk besaran kelompok yang layak kelola (manageable) dan mampu berkembangsejalandenganperkembangan keilmuandalamskala universal.
(6) Pada setiapKelompokKeahlianterdiridari:
a. Ketua KelompokKeahlian b. SekretarisKelompokKeahlian c. Anggota KelompokKeahlian
(7) Tatacara pembentukanKelompokKeahlianadalahsebagaiberikut:
a. Dekan melakukan pendataan dan pengelompokan kompetensi/bidang keahlian para dosentetapdiFakultasyangmenjadiinduk Program Studi.
b. Definisi bidang keahlian seorang dosen dapat didasarkan pada bidang pendidikannyaatau publikasi ilmiahyangditerbitkannya,ataubidangpenelitian yangditekuninya, atau mata kuliah yangdiajarkanolehnya.
c. Seorangdosenmenjadianggota hanya pada 1 (satu)KelompokKeahlian.
d. Jika seorang dosen mempunyai kompetensi/bidang keahlian yang bersesuaian dengan lebihdarisatuKelompok Keahlian, makadosen tersebut memilihKelompok Keahlian yangpalingsesuai.
e. JikaKelompokKeahliandisuatufakultasmemilikiketerkaitandenganKelompok Keahlianpadafakultaslain, makadilakukanrapatkonsultasiantar-Dekanuntuk menentukan perbedaan lingkup kajian, mengkajikemungkinan kolaborasikegiatan maupun sintesaantar-keilmuan.
f. JumlahanggotasuatuKelompokKeahlianyangdianggapidealadalah5 orang, atausedikitnyamencukupiuntuk mencapainisbahidealjumlahdosen terhadap jumlah mahasiswapada penyelenggaraansemuaProgramStudisatubidang keilmuan secara vertikal untuksemua jejang.
g. JikajumlahanggotasuatuKelompokKeahliankurangdari5orang,makaharus digabungkandenganKelompok Keahlianlain, sedemikianrupa sehingga minimal mencapaijumlah ideal pada huruf f.
h. PenggabunganmaupunpembagiansuatuKelompokKeahliandilakukan dengan memperhatikan kedekatan bidangkeahlianpara anggota KelompokKeahlian.
(8) EvaluasiKinerja KelompokKeahliandilakukanpada setiapakhirsemester.
(9) Pendirian, perubahan, dan pembubaran suatu Kelompok Keahlian ditetapkan melalui KeputusanRektor.
Pasal 42
Badan Penjamin Mutu (BPM)
(1) Badan Penjamin Mutu (BPM) adalah lembaga penjaminan mutu Institut Pendidikan Tapanuli Selatan yang bertugas memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan dalam mendukung program Institut Pendidikan Tapanuli Selatantentang penjaminan mutu akademik.
(2) Badan Penjamin Mutu (BPM) terdiri dari unsur pimpinan yaitu ketua dan sekretaris serta unsur pelaksana yaitu anggota .
(3) Kepala Badan Penjamin Mutu diangkat dan diberhentikan serta bertanggung jawab kepada Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut.
(4) Seketaris Badan Penjamin Mutu diangkat dan diberhentikan serta bertanggung jawab kepada Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatanmelalui Kepala BPM.
(5) Rincian tugas dan fungsi Badan Penjamin Mutu diatur dalam Surat Keputusan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 43
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)
(1) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) terdiri dari unsur pimpinan yaitu kepala dan sekretaris unsur pelaksana yaitu anggota.
(2) Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) diangkat dan diberhentikan serta bertanggung jawab kepada Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatanuntuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut.
(3) Seketaris Lembaga Penjamin Mutu diangkat dan diberhentikan serta bertanggung
(4) Sekretaris LPPM Diangkat untuk 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut atas usulan Kepala LPPM.
(5) Rincian tugas dan fungsi LPPM diatur dalam Surat Keputusan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 44 Fungsi LPPM
LP2M mempunyai fungsi mengkoordinir pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat meliputi :
a. Penelitian
a) Pelaksanaan penelitian ilmiah, teknologi dan kependidikan.
b) Pelaksanaan penelitian dalam bidang ilmu kependidikanuntuk menunjang pembangunan.
c) Pelaksanaan penelitian untuk kependidikan dan pembangunan institusi.
d) Pelaksanaan penelitian dalam bidang ilmu kependidikan serta penelitian untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional, wilayah/daerah, melalui kerjasama, baik di dalam maupun dengan luar negeri.
b. Pengabdian Kepada Masyarakat
a) Meningkatkan relevansi program Institut Pendidikan Tapanuli Selatansesuai dengan kebutuhan masyarakat.
b) Membantu masyarakat dalam melaksanakan pembangunan.
c) Mengkoordinir pelaksanaan pengembangan pola dan konsepsi pembangunan nasional, wilayah dan/atau daerah melalui kerjasama antar perguruan tinggi dan/atau badan lainnya baik di dalam maupun luar negeri.
Pasal45
Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK)
(1) Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) adalah unsur pembantu pimpinan di bidang administrasi akademik dan kemahasiswaan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor Institut Tapanuli Selatan.
(2) Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan dipimpin oleh seorang Kepala.
(3) Rincian tugas diatur didalam Senat keputusan Rektor.
Pasal46
Tugas Pokok dan Fungsi BAAK
(1) Tugas Pokok BAAK
BAAK mempunyai tugas pokok memberikan layanan administratif di bidang Akademik dan Kemahasiswaan di lingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(2) Rincian tugas diatur didalam Senat keputusan Rektor.
(3) Fungsi BAAK
BAAK mempunyai fungsi yaitu :
a) Melaksanakan administrasi pendidikan b) Melaksanakan administrasi kerja sama
c) Melaksanakan administrasi minat, penalaran dan informasi mahasiswa.
d) Melaksanakan administrasi kesejahteraan mahasiswa
Pasal 47 Urusan BAAK
Urusan BAAK terdiri dari:
a. Urusan kerjasama.
b. Urusan minat, penalaran dan informasi kemahasiswaan.
c. Urusan kesejahteraan mahasiswa.
Pasal 48
Biro Administrasi Umum dan Keuangan ( BAUK )
(1) BAUK adalah unsur pembantu pimpinan di bidang administrasi akademik dan kemahasiswaan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor Institut Tapanuli Selatan.
(2) BAUK dipimpin oleh seorang kepala.
Pasal 49
Tugas dan fungsi BAUK
(1) Tugas BAUK .
BAUK mempunyai tugas memberikan layanan administrasi umum dan keuangan dilingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(2) Fungsi BAUK
BAUK mempunyai fungsi yaitu
a) Melaksanakan urusan tata usaha dan rumah tangga.
b) Melaksanakan urusan hukum dan tatalaksana.
c) Melaksanakan urusan kepegawaian.
d) Melaksanakan urusan perlengkapan.
e) Melaksanakan urusan anggaran rutin dan pembangunan.
f) Melaksanakan urusan anggaran bantuan pemerintah.
g) Melaksanakan urusan kependidikan dan tatalaksana .
Pasal 50
Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) Bahasa
(1) UPT Bahasa merupakan lembaga pelayanan bahasa.
(2) UPT Bahasa bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan berbahasa bagi dosen, mahasiswa dan masyarakat luas dalam rangka pengembangan aktivitas akademik dan profesionalitas.
(3) UPT Bahasa dipimpin oleh seorang kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Tapanuli Selatan serta bertanggung jawab kepada Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(4) Kepala UPT Bahasa diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(5) Rincian tugas dan syarat menjadi Kepala UPT Bahasa diatur dalam Surat Keputusan Rektor .
Pasal 51 Perpustakaan
(1) Perpustakaan adalah tempat pelayanan informasi ilmu pengetahuan bagi sivitas akademika untuk mendukung kegiatan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(2) Perpustakaan berperan memberikan layanan bahan pustaka untuk keperluan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
(3) Perpustakaan terdiri atas: Kepala, Sekretariat, Kelompok Pustakawan.
(4) Perpustakaan dipimpin oleh seorang kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatanserta bertanggung jawab kepada Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
(5) Sekretariat Perpustakaan dipimpin oleh seorang sekretaris yang mempunyai tugas pokok membantu kepalaperpustakaan dalam melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga perpustakaan
(6) Sekretaris bertangung jawab kepada Kepala Perpustakaan dan secara administratif bertanggung jawab kepada Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan melalui Wakil Rektor II.
(7) Informasi yang disimpan di perpustakaan dapat berupa buku referensi dan bahan pustaka, jurnal ilmiah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tersimpan dalam bentuk hasil cetak, mikrofilm, maupun media elektronik.
(8) Kepala Perpustakaan diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku
(9) Rincian tugas dan syarat menjadi kepala perpustakaan diatur dalam Surat Keputusan Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 52
Tugas Pokok Perpustakaan
Untuk menyelenggarakan tugas pokok seperti tersebut pada pasal 44 ayat (2), perpustakaan mempunyai fungsi:
a) Menyediakan dan mengolah inventaris perpustakaan.
b) Memberikan layanan dan pendayagunaan pustaka.
d) Melakukan layanan referensi.
e) Melakukan tata usaha perpustakaan.
f) Membangun kerja sama dengan perpustakaan di lingkungan negeri maupun swasta.
Pasal 53
Kelompok Pustakawan
(1) Kelompok pustakawan terdiri atas sejumlah pustakawan dalam jabatan fungsional yang bertanggung jawab kepada Kepala Perpustakaan
(2) Jumlah pustakawan ditetapkan menurut kebutuhan.
Pasal 54
Pusat Komunikasi (Puskom)
(1) Pusat Komputer (Puskom) adalah unit pelaksana teknis di bidang pengolahan data yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Ketua dan pembinaannya dilakukan oleh Wakil ketua Idan BAAK.
(2) Pusat Komputer dipimpin oleh seorang kepala yang ditunjuk diantara tenaga akademik/tenaga teknis komputer di lingkungan Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Pasal 55
Tugas Pokok dan Fungsi Puskom
(1) Puskom mempunyai tugas pokok mengumpulkan, mengelolah, menyajikan dan menyimpan data dan informasi serta memberikan layanan untuk program-program pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
(2) Untuk menyelenggarakan tugas pokok sesuai ayat (1), Pusat Komputer mempunyai fungsi mengkoordinir:
a) Mengumpulkan dan mengolah data dan informasi.
b) Menyajikan dan menyimpan data dan informasi.
c) Melakukan urusan administrasi tata usaha dan rumah tangga Data dan Komputer.
Pasal 56
Unit Pelaksana Teknis Lain
(1) Institut Pendidikan Tapanuli Selatandapat mengadakan unit pelaksana teknis lainnya yaitu :
a. Hubungan Masyarakat( Humas ) b. Bimbingan Konseling
c. Unit Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran d. Unit PPL / KKL
e. Majelis Kode Etik
(2) Unit pelaksana teknis lainnya tersebut pada ayat (1) ditetapkan oleh Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan setelah mendapatkan persetujuan yayasan.
(3) Syarat menjabat , Tugas pokok dan fungsi dari ayat ( 1 ) ditentukan dengan Surat Keputusan Rektor .
BAB VI
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Pasal 57
Tridharma
(1)Penyelenggaraan tridharma meliputi:
a.pendidikan;
b.penelitian; dan
c.pengabdian kepada masyarakat
(2) Penyelengaraan keqiatan tridharma diselenggarakan secara proporsional, terpadu, terrnorutor, akuntabel, dan berkelanjutan.
(3) Keberlanjutanpenyelenggaraankegiatan tridharmadilaksanakanolehRektor, dengan pemberdayaan unit dan aset IPTS serta pemberdayaan potensi masyarakat
(4) Penyelenggaraan kegiatan tridharma berpedoman pada Rencana Strategis dan Rencana Kerja dan Anggaran.
Pasal 58 Pendidikan