• Tidak ada hasil yang ditemukan

-1- KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "-1- KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,"

Copied!
299
0
0

Teks penuh

(1)

jdih.kemdikbud.go.id SALINAN

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 92/O/2022 TENTANG

STANDAR KOMPETENSI JABATAN ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa untuk menyelenggarakan manajemen karier berbasis sistem merit dan meningkatkan profesionalitas serta untuk mengembangkan kompetensi dan kinerja dalam pelaksanaan tugas jabatan di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, perlu menetapkan standar kompetensi jabatan Administrator dan Pengawas;

b. bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi melalui surat Nomor B/384/M.SM.03.00/2021 tanggal 27 Desember 2021 telah menyetujui Standar Kompetensi Jabatan di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang Standar Kompetensi Jabatan Administrator dan Pengawas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi;

(2)

jdih.kemdikbud.go.id Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 63, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587);

sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 68 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6477);

3. Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2021 tentang Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 156);

4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1907);

5. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 28 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 963);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI TENTANG STANDAR KOMPETENSI JABATAN ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI.

(3)

jdih.kemdikbud.go.id KESATU : Menetapkan Standar Kompetensi Jabatan Administrator dan Pengawas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini.

KEDUA : Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 23 Februari 2022

MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

REPUBLIK INDONESIA,

TTD.

NADIEM ANWAR MAKARIM Salinan sesuai dengan aslinya.

Kepala Biro Hukum

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,

TTD.

Dian Wahyuni

NIP 196210221988032001

(4)

jdih.kemdikbud.go.id RISET, DAN TEKNOLOGI

NOMOR 92/O/2022 TENTANG

STANDAR KOMPETENSI JABATAN ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI

A. Daftar Jabatan Administrator dan Pengawas di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Nomor Kode

Jabatan Nama Jabatan

C.01 Sekretaris Lembaga Sensor Film

C.O2 Kepala Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan Kebudayaan

C.03 Kepala Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan

C.04 Kepala Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan

C.05 Kepala Balai Pengembangan Talenta Indonesia C.06 Kepala Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan

Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

C.07 Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan

C.08 Kepala Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat

C.09 Kepala Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi

C.10 Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya C.11 Kepala Balai Konservasi Borobudur

C.12 Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran C.13 Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya

C.14 Kepala Galeri Nasional Indonesia C.15 Kepala Museum Benteng Vredeburg C.16 Kepala Museum Kebangkitan Nasional

C.17 Kepala Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti

C.18 Kepala Balai Bahasa

(5)

jdih.kemdikbud.go.id Nomor Kode

Jabatan Nama Jabatan

C.19 Kepala Bagian Tata Usaha (Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa)

C.20 Kepala Bagian Tata Usaha (Sekretariat Inspektorat Jenderal, Pusat Data dan Teknologi Informasi, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai)

C.21 Kepala Bagian Pengolahan Laporan Pengawasan C.22 Kepala Bagian Umum

C.23 Kepala Bagian Tata Usaha (Pendidikan) C.24 Kepala Bagian Tata Usaha (Kebudayaan) D.01 Kepala Museum Basoeki Abdullah

D.02 Kepala Museum Sumpah Pemuda

D.03 Kepala Museum Perumusan Naskah Proklamasi D.04 Kepala Kantor Bahasa

D.05 Kepala Subbagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol D.06 Kepala Subbagian Urusan Dalam

D.07 Kepala Subbagian Tata Usaha (Biro dan Pusat) D.08 Kepala Subbagian Umum

D.09 Kepala Subbagian Tata Usaha (Pendidikan-Eselon IVa) D.10 Kepala Subbagian Tata Usaha (Kebudayaan-Eselon IVa) D.11 Kepala Subbagian Tata Usaha (Pendidikan-Eselon IVb) D.12 Kepala Subbagian Tata Usaha (Kebudayaan-Eselon IVb)

(6)

jdih.kemdikbud.go.id B. STANDAR KOMPETENSI JABATAN ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN

TEKNOLOGI

STANDAR KOMPETENSI JABATAN Nama Jabatan : Sekretaris Lembaga Sensor Film

Kelompok Jabatan : Administrasi Urusan Pemerintah : Kebudayaan Kode Jabatan : C.01

JABATAN ADMINISTRATOR I. IKHTISAR JABATAN

Ikhtisar Jabatan Memimpin dan mengoordinasikan kegiatan pada Lembaga Sensor Film serta memberikan dukungan administratif dan teknis pelaksanaan tugas dan fungsi Lembaga Sensor Film dalam melakukan penyensoran film dan iklan film serta urusan ketatausahaan berdasarkan peraturan perundang- undangan untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

II. STANDAR KOMPETENSI

Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi

A. Manajerial

1. Integritas 3 Mampu memastikan, menanamkan keyakinan bersama agar anggota yang dipimpin bertindak sesuai nilai, norma, dan etika organisasi, dalam lingkup formal.

3.1. Memastikan anggota yang dipimpin bertindak sesuai dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.2. Mampu untuk memberi apresiasi dan teguran bagi anggota yang dipimpin agar bertindak selaras dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.3. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan sikap integritas di dalam unit kerja yang dipimpin.

(7)

jdih.kemdikbud.go.id 2. Kerja Sama 3 Efektif membangun tim

kerja untuk peningkatan kinerja organisasi.

3.1. Melihat kekuatan/kelemahan anggota tim, membentuk tim yang tepat, mengantisipasi kemungkinan hambatan, dan mencari solusi yang optimal.

3.2. Mengupayakan dan mengutamakan pengambilan keputusan berdasarkan usulan-usulan anggota tim/kelompok, bernegosiasi secara efektif untuk upaya penyelesaikan pekerjaan yang menjadi target kinerja kelompok dan/atau unit kerja.

3.3. Membangun aliansi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mendukung penyelesaian target kerja kelompok.

3. Komunikasi 3 Berkomunikasi secara asertif, terampil

berkomunikasi lisan/tertulis untuk menyampaikan informasi yang sensitif/rumit/

kompleks.

3.1. Menyampaikan suatu informasi yang sensitif/rumit dengan cara penyampaian dan kondisi yang tepat, sehingga dapat dipahami dan diterima oleh pihak lain.

3.2. Menyederhanakan topik yang rumit dan sensitif sehingga lebih mudah dipahami dan diterima orang lain.

3.3. Membuat laporan tahunan/periodik/naskah/dokumen/

proposal yang kompleks; membuat surat resmi yang sistematis dan tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda; membuat proposal yang rinci dan lengkap.

4. Orientasi pada Hasil

3 Menetapkan target kerja yang menantang bagi unit kerja, memberi apresiasi dan teguran untuk mendorong kinerja.

3.1. Menetapkan target kinerja unit yang lebih tinggi dari target yang ditetapkan organisasi.

3.2. Memberikan apresiasi dan teguran untuk mendorong pencapaian hasil unit kerjanya.

3.3. Mengembangkan metode kerja yang lebih efektif dan efisien untuk mencapai target kerja unitnya.

5. Pelayanan Publik 3 Mampu memanfaatkan kekuatan kelompok serta

3.1. Memahami, mendeskripsikan pengaruh dan hubungan/kekuatan kelompok yang sedang berjalan di

(8)

jdih.kemdikbud.go.id memperbaiki standar

pelayanan publik di lingkup unit kerja.

organisasi (aliansi atau persaingan), dan dampaknya terhadap unit kerja untuk menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan netral, tidak memihak.

3.2. Menggunakan keterampilan dan pemahaman lintas organisasi untuk secara efektif memfasilitasi kebutuhan kelompok yang lebih besar dengan cara-cara yang mengikuti standar objektif, transparan, profesional, sehingga tidak merugikan para pihak di lingkup pelayanan publik unit kerjanya.

3.3. Mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi masalah yang dihadapi pemangku kepentingan/masyarakat serta mengantisipasi kebutuhan mereka saat menjalankan tugas pelayanan publik di unit kerjanya.

6. Pengembangan Diri dan Orang Lain

3 Memberikan umpan balik, membimbing.

3.1. Memberikan tugas-tugas yang menantang pada bawahan sebagai media belajar untuk mengembangkan kemampuannya.

3.2. Mengamati bawahan dalam mengerjakan tugasnya dan memberikan umpan balik yang objektif dan jujur; melakukan diskusi dengan bawahan untuk memberikan bimbingan dan umpan balik yang berguna bagi bawahan.

3.3. Mendorong kepercayaan diri bawahan; memberikan kepercayaan penuh pada bawahan untuk mengerjakan tugas dengan caranya sendiri; memberi kesempatan dan membantu bawahan menemukan peluang untuk berkembang.

7. Mengelola Perubahan

3 Membantu orang lain mengikuti perubahan,

3.1. Membantu orang lain dalam melakukan perubahan.

3.2. Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang jika diperlukan.

(9)

jdih.kemdikbud.go.id mengantisipasi

perubahan secara tepat.

3.3. Mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan oleh unit kerjanya secara tepat; memberikan solusi efektif terhadap masalah yang ditimbulkan oleh adanya perubahan.

8. Pengambilan Keputusan

3 Membandingkan berbagai alternatif, menyeimbangkan risiko keberhasilan dalam implementasi.

3.1. Membandingkan berbagai alternatif tindakan dan implikasinya.

3.2. Memilih alternatif solusi yang terbaik, membuat keputusan operasional mengacu pada alternatif solusi terbaik yang didasarkan pada analisis data yang sistematis, seksama, mengikuti prinsip kehati-hatian.

3.3. Menyeimbangkan antara kemungkinan risiko dan keberhasilan dalam implementasinya.

B. Sosial Kultural

9. Perekat bangsa 3 Mempromosikan,

mengembangkan sikap toleransi dan persatuan.

3.1. Mempromosikan sikap menghargai perbedaan di antara orang-orang yang mendorong toleransi dan keterbukaan.

3.2. Melakukan pemetaan sosial di masyarakat sehingga dapat memberikan respon yang sesuai dengan budaya yang berlaku; mengidentifikasi potensi kesalahpahaman yang diakibatkan adanya keragaman budaya yang ada.

3.3. Menjadi mediator untuk menyelesaikan konflik atau mengurangi dampak negatif dari konflik atau potensi konflik.

C. Teknis 10. Advokasi

Kebijakan Pemajuan Kebudayaan

3 Mampu

menyelenggarakan advokasi kebijakan kebudayaan.

3.1. Mampu menyusun menyiapkan instrumen dan bahan-bahan pelaksanaan advokasi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan, pemantauan dan evaluasi advokasi kebijakan pemajuan kebudayaan.

3.2. Mampu mengembangkan serta menjalankan strategi atau intervensi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis,

(10)

jdih.kemdikbud.go.id pendampingan dalam mengatasi hambatan sistemik, dan resistensi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pemajuan kebudayaan.

3.3. Mampu mengimplementasikan strategi komunikasi dengan target dan waktu yang terukur dan terencana dengan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan (antara lain:

pemangku kepentingan dapat memahami serta menerapkan kebijakan, pemantauan dan evaluasi kebijakan pemajuan kebudayaan.

11. Fasilitasi Penyensoran

4 Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar,

prosedur, dan kriteria terkait fasilitasi

penyensoran.

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara kerja fasilitasi penyensoran yang lebih efektif/efisien.

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan fasilitasi penyensoran.

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan/penerapan fasilitasi penyensoran agar lebih efektif dan efisien.

12. Pengelolaan Sarana Penyensoran

4 Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar,

prosedur, dan kriteria terkait pengelolaan sarana penyensoran.

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara kerja pengelolaan sarana penyensoran yang lebih efektif/efisien.

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengelolaan sarana penyensoran.

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan/penerapan pengelolaan sarana penyensoran agar lebih efektif dan efisien.

(11)

jdih.kemdikbud.go.id 13. Pengawasan

Pelaksanaan Hasil Sensor

4 Mampu mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar,

prosedur, dan kriteria terkait pengawasan pelaksanaan hasil sensor.

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara kerja pengawasan pelaksanaan hasil sensor yang lebih efektif/efisien.

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengawasan pelaksanaan hasil sensor.

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan/penerapan pengawasan pelaksanaan hasil sensor agar lebih efektif dan efisien.

14. Manajemen Perkantoran

3 Mampu

menyelenggarakan membimbing

pelaksanaan manajemen perkantoran.

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen identifikasi, pengumpulan, pengolahan, penyajian data terkait dengan manajemen perkantoran.

3.2. Mampu menyosialisasikan manajemen perkantoran dan memberikan bimbingan, coaching, mentoring kepada pegawai di lingkungannya dalam melaksanakan manajemen perkantoran.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional yang timbul dan mengambil keputusan dalam pelaksanaan manajemen perkantoran.

15. Analisis

Kelayakan Izin Perfilman

3 Mampu menganalisis, menyusun peta jalan pelaksanaan/pemanfaata n/penyusunan, atau melaksanakan

pembimbingan terkait perizinan perfilman.

3.1 Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data perizinan perfilman atau menyusun peta jalan pelaksanaan/pemanfaatan/penyusunan perizinan perfilman.

3.2 Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan perizinan perfilman kepada pihak terkait.

(12)

jdih.kemdikbud.go.id 3.3 Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan

memberikan saran pemecahan masalah terkait pelaksanaan perizinan perfilman.

III. PERSYARATAN JABATAN

Jenis Persyaratan Uraian Tingkat Pentingnya Terhadap Jabatan

Mutlak Penting Perlu

A. Pendidikan 1. Jenjang S-1/D-4 2. Bidang

Ilmu

Ekonomi, Sosial, Humaniora, Teknologi Informasi atau kualifikasi pendidikan yang relevan dengan tugas jabatan.

B. Pelatihan 1. Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Administrator.

V

2. Teknis • Teknik

Penyensoran;

• Perencanaan Program dan Anggaran;

• Kearsipan;

• Kepegawaian; atau

• Barang Milik Negara.

V

3. Fungsional • Pamong Budaya;

• Analis Anggaran;

• Analis Pengelolaan Keuangan APBN;

• Analis SDM Aparatur; atau

V

(13)

jdih.kemdikbud.go.id

• Pengelola Pengadaan Barang/Jasa.

C. Pengalaman Kerja Memiliki

pengalaman pada Jabatan pengawas paling singkat 3 (tiga) tahun atau Jabatan Fungsional yang setingkat dengan Jabatan pengawas di bidang kebudayaan atau ketatausahaan.

V

D. Pangkat Pembina (IV/a)

E. Indikator Kinerja • Kualitas pelaksanaan dukungan administratif dan teknis Lembaga Sensor Film.

• Kualitas ketatausahaan Lembaga Sensor Film.

(14)

jdih.kemdikbud.go.id STANDAR KOMPETENSI JABATAN

Nama Jabatan : Kepala Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan Kebudayaan Kelompok Jabatan : Administrasi

Urusan Pemerintah : Pendidikan Kode Jabatan : C.02

JABATAN ADMINISTRATOR I. IKHTISAR JABATAN

Ikhtisar Jabatan Memimpin dan mengoordinasikan kegiatan pada Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan dan Kebudayaan serta melaksanakan pengembangan media video dan televisi untuk pendidikan dan kebudayaan serta urusan ketatausahaan di lingkungan Balai.

II. STANDAR KOMPETENSI

Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi

A. Manajerial

1. Integritas 3 Mampu memastikan, menanamkan keyakinan bersama agar anggota yang dipimpin bertindak sesuai nilai, norma, dan etika organisasi, dalam lingkup formal.

3.1. Memastikan anggota yang dipimpin bertindak sesuai dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.2. Mampu untuk memberi apresiasi dan teguran bagi anggota yang dipimpin agar bertindak selaras dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.3. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan sikap integritas di dalam unit kerja yang dipimpin.

2. Kerja Sama 3 Efektif membangun tim kerja untuk peningkatan kinerja organisasi.

3.1. Melihat kekuatan/kelemahan anggota tim, membentuk tim yang tepat, mengantisipasi kemungkinan hambatan, dan mencari solusi yang optimal.

(15)

jdih.kemdikbud.go.id 3.2. Mengupayakan dan mengutamakan pengambilan keputusan

berdasarkan usulan-usulan anggota tim/kelompok, bernegosiasi secara efektif untuk upaya penyelesaikan pekerjaan yang menjadi target kinerja kelompok dan/atau unit kerja.

3.3. Membangun aliansi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mendukung penyelesaian target kerja kelompok.

3. Komunikasi 3 Berkomunikasi secara asertif, terampil

berkomunikasi lisan/tertulis untuk menyampaikan informasi yang sensitif/rumit/

kompleks.

3.1. Menyampaikan suatu informasi yang sensitif/rumit dengan cara penyampaian dan kondisi yang tepat, sehingga dapat dipahami dan diterima oleh pihak lain.

3.2. Menyederhanakan topik yang rumit dan sensitif sehingga lebih mudah dipahami dan diterima orang lain.

3.3. Membuat laporan tahunan/periodik/naskah/dokumen/

proposal yang kompleks; membuat surat resmi yang sistematis dan tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda; membuat proposal yang rinci dan lengkap.

4. Orientasi pada Hasil

3 Menetapkan target kerja yang menantang bagi unit kerja, memberi apresiasi dan teguran untuk mendorong kinerja.

3.1. Menetapkan target kinerja unit yang lebih tinggi dari target yang ditetapkan organisasi.

3.2. Memberikan apresiasi dan teguran untuk mendorong pencapaian hasil unit kerjanya.

3.3. Mengembangkan metode kerja yang lebih efektif dan efisien untuk mencapai target kerja unitnya.

5. Pelayanan Publik 3 Mampu memanfaatkan kekuatan kelompok serta memperbaiki standar pelayanan publik di lingkup unit kerja.

3.1. Memahami, mendeskripsikan pengaruh dan hubungan/kekuatan kelompok yang sedang berjalan di organisasi (aliansi atau persaingan), dan dampaknya terhadap unit kerja untuk menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan netral, tidak memihak.

(16)

jdih.kemdikbud.go.id 3.2. Menggunakan keterampilan dan pemahaman lintas

organisasi untuk secara efektif memfasilitasi kebutuhan kelompok yang lebih besar dengan cara-cara yang mengikuti standar objektif, transparan, profesional, sehingga tidak merugikan para pihak di lingkup pelayanan publik unit kerjanya.

3.3. Mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi masalah yang dihadapi pemangku kepentingan/masyarakat serta mengantisipasi kebutuhan mereka saat menjalankan tugas pelayanan publik di unit kerjanya.

6. Pengembangan Diri dan Orang Lain

3 Memberikan umpan balik, membimbing.

3.1. Memberikan tugas-tugas yang menantang pada bawahan sebagai media belajar untuk mengembangkan kemampuannya.

3.2. Mengamati bawahan dalam mengerjakan tugasnya dan memberikan umpan balik yang objektif dan jujur; melakukan diskusi dengan bawahan untuk memberikan bimbingan dan umpan balik yang berguna bagi bawahan.

3.3. Mendorong kepercayaan diri bawahan; memberikan kepercayaan penuh pada bawahan untuk mengerjakan tugas dengan caranya sendiri; memberi kesempatan dan membantu bawahan menemukan peluang untuk berkembang.

7. Mengelola Perubahan

3 Membantu orang lain mengikuti perubahan, mengantisipasi

perubahan secara tepat.

3.1. Membantu orang lain dalam melakukan perubahan.

3.2. Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang jika diperlukan.

3.3. Mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan oleh unit kerjanya secara tepat; memberikan solusi efektif terhadap masalah yang ditimbulkan oleh adanya perubahan.

(17)

jdih.kemdikbud.go.id 8. Pengambilan

Keputusan

3 Membandingkan berbagai alternatif, menyeimbangkan risiko keberhasilan dalam implementasi.

3.1. Membandingkan berbagai alternatif tindakan dan implikasinya.

3.2. Memilih alternatif solusi yang terbaik, membuat keputusan operasional mengacu pada alternatif solusi terbaik yang didasarkan pada analisis data yang sistematis, seksama, mengikuti prinsip kehati-hatian.

3.3. Menyeimbangkan antara kemungkinan risiko dan keberhasilan dalam implementasinya.

B. Sosial Kultural

9. Perekat bangsa 3 Mempromosikan,

mengembangkan sikap toleransi dan persatuan.

3.1. Mempromosikan sikap menghargai perbedaan di antara orang-orang yang mendorong toleransi dan keterbukaan.

3.2. Melakukan pemetaan sosial di masyarakat sehingga dapat memberikan respon yang sesuai dengan budaya yang berlaku; mengidentifikasi potensi kesalahpahaman yang diakibatkan adanya keragaman budaya yang ada.

3.3. Menjadi mediator untuk menyelesaikan konflik atau mengurangi dampak negatif dari konflik atau potensi konflik.

C. Teknis 10. Advokasi

Kebijakan Pendidikan

3 Mampu

menyelenggarakan advokasi kebijakan pendidikan.

3.1. Mampu menyusun menyiapkan instrumen dan bahan-bahan pelaksanaan advokasi kebijakan, melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan, pemantauan, evaluasi advokasi kebijakan pendidikan.

3.2. Mampu mengembangkan serta menjalankan strategi atau intervensi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan dalam mengatasi hambatan sistemik dan resistensi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pendidikan.

(18)

jdih.kemdikbud.go.id 3.3. Mampu mengimplementasikan strategi komunikasi dengan

target dan waktu yang terukur dan terencana dengan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan (antara lain:

pemangku kepentingan dapat memahami serta menerapkan kebijakan, pemantauan dan evaluasi kebijakan pendidikan).

11. Advokasi Kebijakan Pemajuan Kebudayaan

3 Mampu

menyelenggarakan advokasi

kebijakan kebudayaan.

3.1. Mampu menyusun menyiapkan instrumen dan bahan-bahan pelaksanaan advokasi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan, pemantauan dan evaluasi advokasi kebijakan pemajuan kebudayaan.

3.2. Mampu mengembangkan serta menjalankan strategi atau intervensi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan dalam mengatasi hambatan sistemik, dan resistensi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pemajuan kebudayaan.

3.3. Mampu mengimplementasikan strategi komunikasi dengan target dan waktu yang terukur dan terencana dengan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan (antara lain:

pemangku kepentingan dapat memahami serta menerapkan kebijakan, pemantauan dan evaluasi kebijakan pemajuan kebudayaan.

12. Pengembangan Teknologi Pembelajaran

4 Mampu mengevaluasi dan menyusun

perangkat norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait pengembangan inovasi teknologi

pembelajaran.

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara kerja pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi).

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengembangan inovasi teknologi pembelajaran

(19)

jdih.kemdikbud.go.id (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi).

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi) agar lebih efektif dan efisien.

4.4. Mampu menyosialisasikan dan memberikan bimbingan terkait pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi) kepada pihak terkait pada lingkup regional maupun nasional.

13. Pengembangan Sistem Informasi Pendidikan

4 Mampu mengevaluasi dan menyusun

perangkat norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait pengembangan sistem informasi bidang pendidikan.

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara pengembangan sistem informasi bidang pendidikan yang lebih efektif/efisien.

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengembangan sistem informasi bidang pendidikan.

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan/penerapan pengembangan sistem informasi bidang pendidikan agar lebih efektif dan efisien.

14. Difusi Hasil Pengembangan Teknologi Pembelajaran

3 Mampu menganalisis, menyusun peta jalan, pelaksanaan/

pemanfaatan/

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran atau menyusun peta jalan

(20)

jdih.kemdikbud.go.id penyusunan, atau

melaksanakan

pembimbingan terkait penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran.

pelaksanaan/pemanfaatan/penyusunan penyebarluasan hasil pengembangan, teknologi pembelajaran.

3.2. Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan kepada pihak terkait perihal penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan memberikan saran pemecahan masalah terkait pelaksanaan penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran.

15. Penerapan Model

Pembelajaran Berbasis Teknologi

3 Mampu menganalisis, menyusun peta jalan pelaksanaan/

pemanfaatan/

penyusunan, atau melaksanakan

pembimbingan terkait implementasi model pembelajaran berbasis teknologi.

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data implementasi pembelajaran atau menyusun peta jalan pelaksanaan/pemanfaatan/penyusunan dalam penerapan model pembelajaran berbasis teknologi.

3.2. Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan penerapan model pembelajaran berbasis teknologi kepada pihak terkait.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan memberikan saran pemecahan masalah terkait penerapan model pembelajaran berbasis teknologi.

III. PERSYARATAN JABATAN

Jenis Persyaratan Uraian Tingkat Pentingnya Terhadap Jabatan

Mutlak Penting Perlu

A. Pendidikan 1. Jenjang S-1/D-4 2. Bidang

Ilmu

Pendidikan, Ilmu Komputer, Teknik atau kualifikasi pendidikan lain yang relevan.

B. Pelatihan 1. Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Administrator

V

(21)

jdih.kemdikbud.go.id 2. Teknis Pengembangan

Media Pembelajaran

V 3. Fungsional Pengembang

Teknologi Pembelajaran

V

C. Pengalaman Kerja Memiliki

pengalaman pada Jabatan pengawas paling singkat 3 (tiga) tahun atau jabatan fungsional yang setingkat dengan Jabatan Pengawas di bidang pendidikan atau teknologi informasi.

V

D. Pangkat Pembina (IV/a)

E. Indikator Kinerja Jumlah kumulatif guru yang aktif mengembangkan dan memanfaatkan platform toolkit pembelajaran melalui media televisi.

(22)

jdih.kemdikbud.go.id STANDAR KOMPETENSI JABATAN

Nama Jabatan : Kepala Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan Kelompok Jabatan : Administrasi

Urusan Pemerintah : Pendidikan Kode Jabatan : C.03

JABATAN ADMINISTRATOR I. IKHTISAR JABATAN

Ikhtisar Jabatan Memimpin dan mengoordinasikan kegiatan pada Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan serta melaksanakan pengembangan media audio dan radio untuk pendidikan dan kebudayaan serta urusan ketatausahaan di lingkungan Balai.

II. STANDAR KOMPETENSI

Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi

A. Manajerial

1. Integritas 3 Mampu memastikan, menanamkan

keyakinan bersama agar anggota yang dipimpin bertindak sesuai nilai, norma, dan etika organisasi, dalam lingkup

formal.

3.1. Memastikan anggota yang dipimpin bertindak sesuai dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.2. Mampu untuk memberi apresiasi dan teguran bagi anggota yang dipimpin agar bertindak selaras dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.3. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan sikap integritas di dalam unit kerja yang dipimpin.

(23)

jdih.kemdikbud.go.id 2. Kerja Sama 3 Efektif membangun

tim kerja untuk peningkatan kinerja organisasi.

3.1. Melihat kekuatan/kelemahan anggota tim, membentuk tim yang tepat, mengantisipasi kemungkinan hambatan, dan mencari solusi yang optimal.

3.2. Mengupayakan dan mengutamakan pengambilan keputusan berdasarkan usulan-usulan anggota tim/kelompok, bernegosiasi secara efektif untuk upaya penyelesaikan pekerjaan yang menjadi target kinerja kelompok dan/atau unit kerja.

3.3. Membangun aliansi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mendukung penyelesaian target kerja kelompok.

3. Komunikasi 3 Berkomunikasi secara asertif, terampil

berkomunikasi lisan/tertulis untuk menyampaikan informasi yang sensitif/rumit/

kompleks.

3.1. Menyampaikan suatu informasi yang sensitif/rumit dengan cara penyampaian dan kondisi yang tepat, sehingga dapat dipahami dan diterima oleh pihak lain.

3.2. Menyederhanakan topik yang rumit dan sensitif sehingga lebih mudah dipahami dan diterima orang lain.

3.3. Membuat laporan tahunan/periodik/naskah/dokumen/

proposal yang kompleks; membuat surat resmi yang sistematis dan tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda; membuat proposal yang rinci dan lengkap.

4. Orientasi pada Hasil

3 Menetapkan target kerja yang

menantang bagi unit kerja, memberi

apresiasi dan teguran untuk mendorong kinerja.

3.1. Menetapkan target kinerja unit yang lebih tinggi dari target yang ditetapkan organisasi.

3.2. Memberikan apresiasi dan teguran untuk mendorong pencapaian hasil unit kerjanya.

3.3. Mengembangkan metode kerja yang lebih efektif dan efisien untuk mencapai target kerja unitnya.

(24)

jdih.kemdikbud.go.id 5. Pelayanan Publik 3 Mampu

memanfaatkan kekuatan kelompok serta memperbaiki standar pelayanan publik di lingkup unit kerja.

3.1. Memahami, mendeskripsikan pengaruh dan hubungan/kekuatan kelompok yang sedang berjalan di organisasi (aliansi atau persaingan), dan dampaknya terhadap unit kerja untuk menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan netral, tidak memihak.

3.2. Menggunakan keterampilan dan pemahaman lintas organisasi untuk secara efektif memfasilitasi kebutuhan kelompok yang lebih besar dengan cara-cara yang mengikuti standar objektif, transparan, profesional, sehingga tidak merugikan para pihak di lingkup pelayanan publik unit kerjanya.

3.3. Mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi masalah yang dihadapi pemangku kepentingan/masyarakat serta mengantisipasi kebutuhan mereka saat menjalankan tugas pelayanan publik di unit kerjanya.

6. Pengembangan Diri dan Orang Lain

3 Memberikan umpan balik, membimbing.

3.1. Memberikan tugas-tugas yang menantang pada bawahan sebagai media belajar untuk mengembangkan kemampuannya.

3.2. Mengamati bawahan dalam mengerjakan tugasnya dan memberikan umpan balik yang objektif dan jujur;

melakukan diskusi dengan bawahan untuk memberikan bimbingan dan umpan balik yang berguna bagi bawahan.

3.3. Mendorong kepercayaan diri bawahan; memberikan kepercayaan penuh pada bawahan untuk mengerjakan tugas dengan caranya sendiri; memberi kesempatan dan membantu bawahan menemukan peluang untuk berkembang.

(25)

jdih.kemdikbud.go.id 7. Mengelola

Perubahan

3 Membantu orang lain mengikuti perubahan, mengantisipasi perubahan secara tepat.

3.1. Membantu orang lain dalam melakukan perubahan.

3.2. Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang jika diperlukan.

3.3. Mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan oleh unit kerjanya secara tepat; memberikan solusi efektif terhadap masalah yang ditimbulkan oleh adanya perubahan.

8. Pengambilan Keputusan

3 Membandingkan berbagai alternatif, menyeimbangkan risiko keberhasilan dalam implementasi.

3.1. Membandingkan berbagai alternatif tindakan dan implikasinya.

3.2. Memilih alternatif solusi yang terbaik, membuat keputusan operasional mengacu pada alternatif solusi terbaik yang didasarkan pada analisis data yang sistematis, seksama, mengikuti prinsip kehati-hatian.

3.3. Menyeimbangkan antara kemungkinan risiko dan keberhasilan dalam implementasinya.

B. Sosial Kultural

9. Perekat bangsa 3 Mempromosikan, mengembangkan sikap toleransi dan persatuan.

3.1. Mempromosikan sikap menghargai perbedaan di antara orang-orang yang mendorong toleransi dan keterbukaan.

3.2. Melakukan pemetaan sosial di masyarakat sehingga dapat memberikan respon yang sesuai dengan budaya yang berlaku; mengidentifikasi potensi kesalahpahaman yang diakibatkan adanya keragaman budaya yang ada.

3.3. Menjadi mediator untuk menyelesaikan konflik atau mengurangi dampak negatif dari konflik atau potensi konflik.

(26)

jdih.kemdikbud.go.id C. Teknis

10. Advokasi Kebijakan Pendidikan

3 Mampu

menyelenggarakan advokasi kebijakan pendidikan.

3.1. Mampu menyusun serta menyiapkan instrumen dan bahan- bahan pelaksanaan advokasi kebijakan, melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi advokasi kebijakan pendidikan.

3.2. Mampu mengembangkan serta menjalankan strategi atau intervensi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, dan pendampingan dalam mengatasi hambatan sistemik dan resistensi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pendidikan.

3.3. Mampu mengimplementasikan strategi komunikasi dengan target dan waktu yang terukur dan terencana dengan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan (antara lain:

pemangku kepentingan dapat memahami serta menerapkan kebijakan, pemantauan dan evaluasi kebijakan pendidikan).

11. Advokasi Kebijakan Pemajuan Kebudayaan

3 Mampu

menyelenggarakan advokasi

kebijakan kebudayaan.

3.1. Mampu menyusun serta menyiapkan instrumen dan bahan- bahan pelaksanaan advokasi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi advokasi kebijakan pemajuan kebudayaan.

3.2. Mampu mengembangkan serta menjalankan strategi atau intervensi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, dan pendampingan dalam mengatasi hambatan sistemik, dan resistensi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pemajuan kebudayaan.

3.3. Mampu mengimplementasikan strategi komunikasi dengan target dan waktu yang terukur dan terencana dengan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan (antara lain:

pemangku kepentingan dapat memahami serta menerapkan

(27)

jdih.kemdikbud.go.id kebijakan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan pemajuan

kebudayaan.

12. Pengembangan Teknologi Pembelajaran

4 Mampu

mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait pengembangan inovasi

teknologi pembelajaran.

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara kerja pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi).

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi).

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi) agar lebih efektif dan efisien.

4.4. Mampu menyosialisasikan dan memberikan bimbingan terkait pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi) kepada pihak terkait pada lingkup regional maupun nasional.

13. Pengembangan Sistem Informasi Pendidikan

4 Mampu

mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara kerja pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi).

(28)

jdih.kemdikbud.go.id pengembangan

inovasi teknologi pembelajaran.

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi).

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi) agar lebih efektif dan efisien.

4.4. Mampu menyosialisasikan dan memberikan bimbingan terkait pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi) kepada pihak terkait pada lingkup regional maupun nasional.

14. Difusi Hasil Pengembangan Teknologi Pembelajaran

3 Mampu

menganalisis, menyusun peta jalan,

pelaksanaan/peman faatan/penyusunan, atau melaksanakan pembimbingan terkait

penyebarluasan hasil pengembangan teknologi

pembelajaran.

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran atau menyusun peta jalan pelaksanaan/pemanfaatan/penyusunan penyebarluasan hasil pengembangan, teknologi pembelajaran.

3.2. Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan kepada pihak terkait perihal penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan memberikan saran pemecahan masalah terkait pelaksanaan penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran.

(29)

jdih.kemdikbud.go.id 15. Penerapan

Model

Pembelajaran Berbasis Teknologi

3 Mampu

menganalisis, menyusun peta jalan

pelaksanaan/peman faatan/penyusunan, atau melaksanakan pembimbingan

terkait implementasi model pembelajaran berbasis teknologi.

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data implementasi pembelajaran atau

menyusun peta jalan

pelaksanaan/pemanfaatan/penyusunan dalam penerapan model pembelajaran berbasis teknologi.

3.2. Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan penerapan model pembelajaran berbasis teknologi kepada pihak terkait.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan memberikan saran pemecahan masalah terkait penerapan model pembelajaran berbasis teknologi.

III. PERSYARATAN JABATAN

Jenis Persyaratan Uraian Tingkat Pentingnya Terhadap Jabatan

Mutlak Penting Perlu

A. Pendidikan 1. Jenjang S-1/D-4 2. Bidang

Ilmu

Pendidikan, Ilmu Komputer, Teknik, atau kualifikasi pendidikan lain yang relevan.

B. Pelatihan 1. Manajerial Pelatihan Kepemimpinan Administrator

V

2. Teknis Pengembangan Media

Pembelajaran

V

3. Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran

V

(30)

jdih.kemdikbud.go.id C. Pengalaman Kerja Memiliki

pengalaman pada Jabatan pengawas

paling singkat 3 (tiga) tahun atau Jabatan Fungsional yang setingkat dengan Jabatan pengawas di bidang pendidikan atau teknologi informasi.

V

D. Pangkat Pembina (IV/a)

E. Indikator Kinerja Jumlah kumulatif guru yang aktif mengembangkan dan memanfaatkan platform toolkit pembelajaran melalui media radio.

(31)

jdih.kemdikbud.go.id STANDAR KOMPETENSI JABATAN

Nama Jabatan : Kepala Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan Kelompok Jabatan : Administrasi

Urusan Pemerintah : Pendidikan Kode Jabatan : C.04

JABATAN ADMINISTRATOR I. IKHTISAR JABATAN

Ikhtisar Jabatan Memimpin dan mengoordinasikan kegiatan pada Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan serta melaksanakan pengembangan model multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan serta urusan ketatausahaan di lingkungan Balai.

II. STANDAR KOMPETENSI

Kompetensi Level Diskripsi Indikator Kompetensi

A. Manajerial

1. Integritas 3 Mampu

memastikan dan menanamkan

keyakinan bersama agar anggota yang dipimpin bertindak sesuai nilai, norma, dan etika

organisasi, dalam lingkup formal.

3.1. Memastikan anggota yang dipimpin bertindak sesuai dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.2. Mampu untuk memberi apresiasi dan teguran bagi anggota yang dipimpin agar bertindak selaras dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.3. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan sikap integritas di dalam unit kerja yang dipimpin.

(32)

jdih.kemdikbud.go.id 2. Kerja Sama 3 Efektif membangun

tim kerja untuk peningkatan kinerja organisasi.

3.1. Melihat kekuatan/kelemahan anggota tim, membentuk tim yang tepat, mengantisipasi kemungkinan hambatan, dan mencari solusi yang optimal.

3.2. Mengupayakan dan mengutamakan pengambilan keputusan berdasarkan usulan-usulan anggota tim/kelompok, bernegosiasi secara efektif untuk upaya penyelesaian pekerjaan yang menjadi target kinerja kelompok dan/atau unit kerja.

3.3. Membangun aliansi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mendukung penyelesaian target kerja kelompok.

3. Komunikasi 3 Berkomunikasi secara asertif, terampil

berkomunikasi lisan/tertulis untuk menyampaikan informasi yang sensitif/rumit/

kompleks.

3.1. Menyampaikan suatu informasi yang sensitif/rumit dengan cara penyampaian dan kondisi yang tepat, sehingga dapat dipahami dan diterima oleh pihak lain.

3.2. Menyederhanakan topik yang rumit dan sensitif sehingga lebih mudah dipahami dan diterima orang lain.

3.3. Membuat laporan tahunan/periodik/naskah/dokumen/

proposal yang kompleks; membuat surat resmi yang sistematis dan tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda; membuat proposal yang rinci dan lengkap.

4. Orientasi pada Hasil

3 Menetapkan target kerja yang

menantang bagi unit kerja, memberi apresiasi dan

teguran untuk mendorong kinerja.

3.1. Menetapkan target kinerja unit yang lebih tinggi dari target yang ditetapkan organisasi.

3.2. Memberikan apresiasi dan teguran untuk mendorong pencapaian hasil unit kerjanya.

3.3. Mengembangkan metode kerja yang lebih efektif dan efisien untuk mencapai target kerja unitnya.

(33)

jdih.kemdikbud.go.id 5. Pelayanan Publik 3 Mampu

memanfaatkan kekuatan kelompok serta memperbaiki standar pelayanan publik di lingkup unit kerja.

3.1. Memahami, mendeskripsikan pengaruh dan hubungan/kekuatan kelompok yang sedang berjalan di organisasi (aliansi atau persaingan), dan dampaknya terhadap unit kerja untuk menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan netral, tidak memihak.

3.2. Menggunakan keterampilan dan pemahaman lintas organisasi untuk secara efektif memfasilitasi kebutuhan kelompok yang lebih besar dengan cara-cara yang mengikuti standar objektif, transparan, dan profesional, sehingga tidak merugikan para pihak di lingkup pelayanan publik unit kerjanya.

3.3. Mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi masalah yang dihadapi pemangku kepentingan/masyarakat serta mengantisipasi kebutuhan mereka saat menjalankan tugas pelayanan publik di unit kerjanya.

6. Pengembangan Diri dan Orang Lain

3 Memberikan umpan balik, membimbing.

3.1. Memberikan tugas-tugas yang menantang pada bawahan sebagai media belajar untuk mengembangkan kemampuannya.

3.2. Mengamati bawahan dalam mengerjakan tugasnya dan memberikan umpan balik yang objektif dan jujur; melakukan diskusi dengan bawahan untuk memberikan bimbingan dan umpan balik yang berguna bagi bawahan.

3.3. Mendorong kepercayaan diri bawahan; memberikan kepercayaan penuh pada bawahan untuk mengerjakan tugas dengan caranya sendiri; memberi kesempatan dan membantu bawahan menemukan peluang untuk berkembang.

(34)

jdih.kemdikbud.go.id 7. Mengelola

Perubahan

3 Membantu orang lain mengikuti perubahan, mengantisipasi perubahan secara tepat.

3.1. Membantu orang lain dalam melakukan perubahan.

3.2. Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang jika diperlukan.

3.3. Mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan oleh unit kerjanya secara tepat; memberikan solusi efektif terhadap masalah yang ditimbulkan oleh adanya perubahan.

8. Pengambilan Keputusan

3 Membandingkan berbagai alternatif, menyeimbangkan risiko keberhasilan dalam

implementasi.

3.1. Membandingkan berbagai alternatif tindakan dan implikasinya.

3.2. Memilih alternatif solusi yang terbaik, membuat keputusan operasional mengacu pada alternatif solusi terbaik yang didasarkan pada analisis data yang sistematis, seksama, dan mengikuti prinsip kehati-hatian.

3.3. Menyeimbangkan antara kemungkinan risiko dan keberhasilan dalam implementasinya.

B. Sosial Kultural

9. Perekat bangsa 3 Mempromosikan, mengembangkan sikap toleransi dan persatuan.

3.1. Mempromosikan sikap menghargai perbedaan di antara orang-orang yang mendorong toleransi dan keterbukaan.

3.2. Melakukan pemetaan sosial di masyarakat sehingga dapat memberikan respon yang sesuai dengan budaya yang berlaku; mengidentifikasi potensi kesalahpahaman yang diakibatkan adanya keragaman budaya yang ada.

3.3. Menjadi mediator untuk menyelesaikan konflik atau mengurangi dampak negatif dari konflik atau potensi konflik.

C. Teknis 10. Advokasi

Kebijakan Pendidikan

3 Mampu

menyelenggarakan

3.1. Mampu menyusun menyiapkan instrumen dan bahan-bahan pelaksanaan advokasi kebijakan, melalui persuasi,

(35)

jdih.kemdikbud.go.id advokasi kebijakan

Pendidikan.

sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi advokasi kebijakan pendidikan.

3.2. Mampu mengembangkan serta menjalankan strategi atau intervensi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan dalam mengatasi hambatan sistemik dan resistensi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pendidikan.

3.3. Mampu mengimplementasikan strategi komunikasi dengan target dan waktu yang terukur dan terencana dengan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan (antara lain:

pemangku kepentingan dapat memahami serta menerapkan kebijakan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan pendidikan).

11. Advokasi Kebijakan Pemajuan Kebudayaan

3 Mampu

menyelenggarakan advokasi

kebijakan kebudayaan.

3.1. Mampu menyusun serta menyiapkan instrumen dan bahan- bahan pelaksanaan advokasi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi advokasi kebijakan pemajuan kebudayaan.

3.2. Mampu mengembangkan serta menjalankan strategi atau intervensi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, dan pendampingan dalam mengatasi hambatan sistemik, dan resistensi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pemajuan kebudayaan.

3.3. Mampu mengimplementasikan strategi komunikasi dengan target dan waktu yang terukur dan terencana dengan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan (antara lain:

pemangku kepentingan dapat memahami serta menerapkan kebijakan, pemantauan dan evaluasi kebijakan pemajuan kebudayaan.

(36)

jdih.kemdikbud.go.id 12. Pengembangan

Teknologi Pembelajaran

4 Mampu

mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait pengembangan inovasi

teknologi pembelajaran.

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara kerja pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi).

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi).

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi) agar lebih efektif dan efisien.

4.4. Mampu menyosialisasikan dan memberikan bimbingan terkait pengembangan inovasi teknologi pembelajaran (analisis dan pengkajian, perancangan, produksi, implementasi, pengendalian, dan evaluasi) kepada pihak terkait pada lingkup regional maupun nasional.

13. Pengembangan Sistem Informasi Pendidikan

4 Mampu

mengevaluasi dan menyusun perangkat norma, standar, prosedur, dan kriteria terkait pengembangan sistem

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara pengembangan sistem informasi bidang pendidikan yang lebih efektif/efisien.

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan pengembangan sistem informasi bidang pendidikan.

(37)

jdih.kemdikbud.go.id informasi bidang

pendidikan.

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan/penerapan pengembangan sistem informasi bidang pendidikan agar lebih efektif dan efisien.

14. Difusi Hasil Pengembangan Teknologi Pembelajaran

3 Mampu

menganalisis, menyusun peta jalan, pelaksanaan/

pemanfaatan/

penyusunan, atau melaksanakan pembimbingan terkait

penyebarluasan hasil

pengembangan teknologi

pembelajaran.

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran atau menyusun peta jalan pelaksanaan/pemanfaatan/penyusunan penyebarluasan hasil pengembangan, teknologi pembelajaran.

3.2. Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan kepada pihak terkait perihal penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan memberikan saran pemecahan masalah terkait pelaksanaan penyebarluasan hasil pengembangan teknologi pembelajaran.

15. Penerapan Model

Pembelajaran Berbasis Teknologi

3 Mampu

menganalisis, menyusun peta jalan pelaksanaan/

pemanfaatan/

penyusunan, atau melaksanakan pembimbingan terkait

implementasi model

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data implementasi pembelajaran atau menyusun peta jalan pelaksanaan/pemanfaatan/penyusunan dalam penerapan model pembelajaran berbasis teknologi.

3.2. Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan penerapan model pembelajaran berbasis teknologi kepada pihak terkait.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan memberikan saran pemecahan masalah terkait penerapan model pembelajaran berbasis teknologi.

(38)

jdih.kemdikbud.go.id pembelajaran

berbasis teknologi.

III. PERSYARATAN JABATAN

Jenis Persyaratan Uraian Tingkat Pentingnya Terhadap Jabatan

Mutlak Penting Perlu

A. Pendidikan 1. Jenjang S-1/D-4 2. Bidang

Ilmu

Pendidikan, Ilmu Komputer, Teknik atau kualifikasi pendidikan lain yang relevan.

B. Pelatihan 1. Manajerial Pelatihan

Kepemimpinan Administrator

V

2. Teknis Pengembangan Media

Pembelajaran

V

3. Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran

V

C. Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman pada Jabatan Pengawas paling singkat 3 (tiga) tahun atau jabatan

fungsional yang setingkat

dengan Jabatan

V

(39)

jdih.kemdikbud.go.id Pengawas di

bidang

pendidikan atau teknologi

informasi.

D. Pangkat Pembina (IV/a)

E. Indikator Kinerja Jumlah kumulatif guru yang aktif mengembangkan dan memanfaatkan platform toolkit pembelajaran multimedia.

(40)

jdih.kemdikbud.go.id STANDAR KOMPETENSI JABATAN

Nama Jabatan : Kepala Balai Pengembangan Talenta Indonesia Kelompok Jabatan : Administrasi

Urusan Pemerintah : Kesekretariatan Kode Jabatan : C.05

JABATAN ADMINISTRATOR I. IKHTISAR JABATAN

Ikhtisar Jabatan Memimpin dan mengoordinasikan kegiatan pada Balai Pengembangan Talenta Indonesia serta melaksanakan pengembangan talenta peserta didik dan urusan umum satuan kerja.

II. STANDAR KOMPETENSI

Kompetensi Level Diskripsi Indikator Perilaku

A. Manajerial

1. Integritas 3 Mampu

memastikan dan menanamkan

keyakinan bersama agar anggota yang dipimpin bertindak sesuai nilai, norma, dan etika

organisasi, dalam lingkup formal.

3.1. Memastikan anggota yang dipimpin bertindak sesuai dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.2. Mampu untuk memberi apresiasi dan teguran bagi anggota yang dipimpin agar bertindak selaras dengan nilai, norma, dan etika organisasi dalam segala situasi dan kondisi.

3.3. Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penerapan sikap integritas di dalam unit kerja yang dipimpin.

2. Kerja Sama 3 Efektif membangun tim kerja untuk

3.1. Melihat kekuatan/kelemahan anggota tim, membentuk tim yang tepat, mengantisipasi kemungkinan hambatan, dan mencari solusi yang optimal.

(41)

jdih.kemdikbud.go.id peningkatan kinerja

organisasi.

3.2. Mengupayakan dan mengutamakan pengambilan keputusan berdasarkan usulan-usulan anggota tim/kelompok, bernegosiasi secara efektif untuk upaya penyelesaikan pekerjaan yang menjadi target kinerja kelompok dan/atau unit kerja.

3.3. Membangun aliansi dengan para pemangku kepentingan dalam rangka mendukung penyelesaian target kerja kelompok.

3. Komunikasi 3 Berkomunikasi secara asertif, terampil

berkomunikasi lisan/tertulis untuk menyampaikan informasi yang sensitif/rumit/

kompleks.

3.1. Menyampaikan suatu informasi yang sensitif/rumit dengan cara penyampaian dan kondisi yang tepat, sehingga dapat dipahami dan diterima oleh pihak lain.

3.2. Menyederhanakan topik yang rumit dan sensitif sehingga lebih mudah dipahami dan diterima orang lain.

3.3. Membuat laporan tahunan/periodik/naskah/dokumen/

proposal yang kompleks; membuat surat resmi yang sistematis dan tidak menimbulkan pemahaman yang berbeda; membuat proposal yang rinci dan lengkap.

4. Orientasi pada Hasil

3 Menetapkan target kerja yang

menantang bagi unit kerja, memberi apresiasi dan

teguran untuk mendorong kinerja.

3.1. Menetapkan target kinerja unit yang lebih tinggi dari target yang ditetapkan organisasi.

3.2. Memberikan apresiasi dan teguran untuk mendorong pencapaian hasil unit kerjanya.

3.3. Mengembangkan metode kerja yang lebih efektif dan efisien untuk mencapai target kerja unitnya.

5. Pelayanan Publik 3 Mampu

memanfaatkan kekuatan kelompok serta memperbaiki

3.1. Memahami, mendeskripsikan pengaruh dan hubungan/kekuatan kelompok yang sedang berjalan di organisasi (aliansi atau persaingan), dan dampaknya

(42)

jdih.kemdikbud.go.id standar pelayanan

publik di lingkup unit kerja.

terhadap unit kerja untuk menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan netral, tidak memihak.

3.2. Menggunakan keterampilan dan pemahaman lintas organisasi untuk secara efektif memfasilitasi kebutuhan kelompok yang lebih besar dengan cara-cara yang mengikuti standar objektif, transparan, profesional, sehingga tidak merugikan para pihak di lingkup pelayanan publik unit kerjanya.

3.3. Mengimplementasikan cara-cara yang efektif untuk memantau dan mengevaluasi masalah yang dihadapi pemangku kepentingan/masyarakat serta mengantisipasi kebutuhan mereka saat menjalankan tugas pelayanan publik di unit kerjanya.

6. Pengembangan Diri dan Orang Lain

3 Memberikan umpan balik, membimbing.

3.1. Memberikan tugas-tugas yang menantang pada bawahan sebagai media belajar untuk mengembangkan kemampuannya.

3.2. Mengamati bawahan dalam mengerjakan tugasnya dan memberikan umpan balik yang objektif dan jujur; melakukan diskusi dengan bawahan untuk memberikan bimbingan dan umpan balik yang berguna bagi bawahan.

3.3. Mendorong kepercayaan diri bawahan; memberikan kepercayaan penuh pada bawahan untuk mengerjakan tugas dengan caranya sendiri; memberi kesempatan dan membantu bawahan menemukan peluang untuk berkembang.

7. Mengelola Perubahan

3 Membantu orang lain mengikuti perubahan,

mengantisipasi

3.1. Membantu orang lain dalam melakukan perubahan.

3.2. Menyesuaikan prioritas kerja secara berulang-ulang jika diperlukan.

(43)

jdih.kemdikbud.go.id perubahan secara

tepat.

3.3. Mengantisipasi perubahan yang dibutuhkan oleh unit kerjanya secara tepat; memberikan solusi efektif terhadap masalah yang ditimbulkan oleh adanya perubahan.

8. Pengambilan Keputusan

3 Membandingkan berbagai

alternatif,

menyeimbangkan risiko keberhasilan dalam

implementasi.

3.1. Membandingkan berbagai alternatif tindakan dan implikasinya.

3.2. Memilih alternatif solusi yang terbaik, membuat keputusan operasional mengacu pada alternatif solusi terbaik yang didasarkan pada analisis data yang sistematis, seksama, mengikuti prinsip kehati-hatian.

3.3. Menyeimbangkan antara kemungkinan risiko dan keberhasilan dalam implementasinya.

B. Sosial Kultural

9. Perekat bangsa 3 Mempromosikan dan

mengembangkan sikap toleransi dan persatuan.

3.1. Mempromosikan sikap menghargai perbedaan di antara orang-orang yang mendorong toleransi dan keterbukaan.

3.2. Melakukan pemetaan sosial di masyarakat sehingga dapat memberikan respon yang sesuai dengan budaya yang berlaku; mengidentifikasi potensi kesalahpahaman yang diakibatkan adanya keragaman budaya yang ada.

3.3. Menjadi mediator untuk menyelesaikan konflik atau mengurangi dampak negatif dari konflik atau potensi konflik.

C. Teknis 10. Advokasi

Kebijakan Pendidikan

3 Mampu

Menyelenggarakan advokasi kebijakan pendidikan.

3.1. Mampu menyusun serta menyiapkan instrumen dan bahan- bahan pelaksanaan advokasi kebijakan, melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis, pendampingan, pemantauan dan evaluasi advokasi kebijakan pendidikan.

3.2. Mampu mengembangkan serta menjalankan strategi atau intervensi melalui persuasi, sosialisasi, bimbingan teknis,

(44)

jdih.kemdikbud.go.id pendampingan dalam mengatasi hambatan sistemik dan

resistensi pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pendidikan.

3.3. Mampu mengimplementasikan strategi komunikasi dengan target dan waktu yang terukur dan terencana dengan mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan (antara lain:

pemangku kepentingan dapat memahami serta menerapkan kebijakan, pemantauan dan evaluasi kebijakan pendidikan).

11. Advokasi Kebijakan Pemajuan Kebudayaan

3 Kemampuan mengumpulkan/

mengidentifikasi, mengolah,

menganalisis, merumuskan, mengevaluasi, dan mengembangkan Advokasi tradisi dan nilai budaya.

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data advokasi tradisi dan nilai budaya atau menyusun peta jalan pelaksanaan/pemanfaatan/

penyusunan advokasi tradisi dan nilai budaya.

3.2. Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan advokasi tradisi dan nilai budaya kepada pihak terkait.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan memberikan saran pemecahan masalah terkait pelaksanaan advokasi tradisi dan nilai budaya.

12. Identifikasi Potensi, Minat, dan Bakat Peserta Didik

4 Mampu

mengevaluasi dan menyusun

perangkat norma, standar, prosedur, kriteria terkait potensi, minat, dan bakat peserta didik.

4.1. Mampu melakukan evaluasi terhadap teknis/metode/sistem cara kerja, pengembangan, atau perbaikan cara kerja pelaksanaan identifikasi potensi, minat, dan bakat peserta didik yang lebih efektif/efisien.

4.2. Mampu menyusun pedoman, petunjuk teknis, dan cara kerja yang dijadikan norma, standar, prosedur, dan kriteria pelaksanaan identifikasi potensi, minat, dan bakat peserta didik.

4.3. Mampu mengembangkan teknik dan metode kerja atau menyusun rekomendasi perbaikan pelaksanaan/penerapan

(45)

jdih.kemdikbud.go.id identifikasi potensi, minat, dan bakat peserta didik agar lebih

efektif dan efisien.

13. Manajemen Talenta

3 Mampu

menganalisis, menyusun peta jalan pelaksanaan/

pemanfaatan/

penyusunan, atau melaksanakan pembimbingan terkait manajemen talenta.

3.1. Mampu mendesain/merancang instrumen pengumpulan dan pengolahan data manajemen talenta atau menyusun peta jalan pelaksanaan/pemanfaatan/penyusunan manajemen talenta.

3.2. Mampu menganalisis, menyosialisasikan, dan memberikan bimbingan manajemen talenta kepada pihak terkait.

3.3. Mampu memecahkan masalah teknis operasional dan memberikan saran pemecahan masalah terkait pelaksanaan manajemen talenta.

14. Pengelolaan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan

3 Mampu

melaksanakan pengelolaan

hubungan dengan pemangku

kepentingan.

3.1. Mampu membangun dan membina jejaring dengan pemangku kepentingan melalui metode dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pemangku kepentingan.

3.2. Mampu melaksanakan hubungan dengan pemangku kepentingan seperti: sarasehan, diskusi kelompok, dan komunikasi interpersonal.

3.3. Mampu melaksanakan gaya komunikasi sesuai aspek empati dan dua arah.

15. Pengembangan Program

Pelatihan dan Pengembangan

4 Mampu

mengevaluasi mekanisme pengembangan Program pelatihan dan pengembangan

4.1. Mampu mengevaluasi rencana pegembangan program pelatihan dan pengembangan ASN dan memberikan rekomendasi berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan sebelumnya.

4.2. Mampu memvalidasi dan memperbaiki rencana pengembangan program pelatihan dan pengembangan ASN.

(46)

jdih.kemdikbud.go.id Aparatur Sipil

Negara (ASN).

4.3. Mampu menjadi rujukan dalam kapasitas pengembangan program pelatihan dan pengembangan ASN, antara lain dalam bentuk sumber informasi, bantuan pendampingan teknis, dan/atau pengujian kompetensi pada lingkup instansinya.

III. PERSYARATAN JABATAN

Jenis Persyaratan Uraian Tingkat Pentingnya Terhadap Jabatan

Mutlak Penting Perlu

A. Pendidikan 1. Jenjang S-1/D-4 2. Bidang

Ilmu

Humaniora, Sosial, Pendidikan, Ekonomi atau kualifikasi pendidikan lain yang relevan dengan tugas jabatan.

B. Pelatihan 1. Manajerial Pelatihan

Kepemimpinan Administrator

V

2. Teknis Pengelolaan Lembaga Diklat

V

3. Fungsional Widyaiswara V

C. Pengalaman Kerja Memiliki pengalaman pada Jabatan Pengawas paling singkat 3 (tiga) tahun atau jabatan

fungsional yang setingkat

dengan Jabatan

V

(47)

jdih.kemdikbud.go.id Pengawas di

bidang

pengembangan sumber daya manusia.

D. Pangkat Penata Tingkat I (III/d)

E. Indikator Kinerja Persentase peningkatan kualitas pengembangan talenta peserta didik.

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 28 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan

MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI SEKRETARIS JENDERAL BIIRO KERJA SAMA DAN HUMAS PUSAT LAYANAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN.

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 20 Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata

(3) Pejabat pimpinan tinggi pratama sebagaimana dimaksud pada ayat (2) menyampaikan hasil Uji Kompetensi kepada pejabat pimpinan tinggi madya pada unit organisasi yang

mengikuti pendidikan lebih lanjut.. Standar Isi ini mencakup ruang lingkup materi Pendidikan Dasar pada jalur pendidikan formal dan nonformal. Standar Isi sekolah

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang

(1) Pelaksanaan pembelajaran dalam suasana belajar yang interaktif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a dirancang untuk memfasilitasi interaksi yang

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 11 dan Pasal 16 ayat (5) Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang