• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI KELAS IB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI KELAS IB"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

(1)

PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI KELAS IB

Jl. Kusuma Bhakti Gulai Bancah 0752-7020249. Faximlie.0752-21455 Website : www:pa-bukittinggi.go.id; e-mail:[email protected]

L A P O R A N T T A A H H U U N N A A N N

TA T A HU H U N N 2 2 0 0 1 1 7 7

PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI KELAS IB

Jl. Kusuma Bhakti Gulai Bancah 0752-7020249. Faximlie.0752-21455 Website : www:pa-bukittinggi.go.id; e-mail:[email protected]

L A P O R A N T T A A H H U U N N A A N N

T T A A H H U U N N 2 2 0 0 1 1 7 7

PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI KELAS IB

Jl. Kusuma Bhakti Gulai Bancah 0752-7020249. Faximlie.0752-21455 Website : www:pa-bukittinggi.go.id; e-mail:[email protected]

L A P O R A N T T A A H H U U N N A A N N

TA T A HU H U N N 2 2 0 0 1 1 7 7

(2)

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Allah SWT. atas rahmat, taufiq dan hidayah-Nya, Laporan Tahunan Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B Tahun 2017 dapat terselesaikan dengan baik.

Laporan ini menguraikan secara deskriptif Pelaksanaan Tugas Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B Tahun 2017, yang meliputi bidang teknis yustisial, administrasi kepaniteraan dan kesekretariatan, bidang pembinaan dan pengawasan.

Laporan ini dimaksudkan sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan tugas selama Tahun Anggaran 2017 serta sebagai bahan informasi bagi Pimpinan Mahkamah Agung RI dan pihak-pihak lain yang membutuhkan untuk dijadikan bahan evaluasi, perencanaan dan penyempurnaan pelaksanaan tugas di masa yang akan datang.

Kami telah berusaha menyajikan laporan secara sempurna, baik dan obyektif, namun kami sadari masih terdapat kekurangan.

Oleh karena itu kami mengharapkan koreksi dan saran semua pihak demi peningkatan kinerja dan kesempurnaan laporan yang akan datang.

Demikian, semoga laporan ini ada guna dan manfaatnya.

Bukittinggi, 2 Januari 2018 KETUA

PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI KELAS 1B

Dra. ORBA SUSILAWATI, MHI NIP. 19661122 199303 2 003

(3)

ii

Pengantar……….. : I

Daftar Isi……….. : Ii

Daftar Grafik……… : Iii

Daftar Tabel………. : Iv

Bab I Pendahuluan………. : 1

Bab II Struktur Organisasi……… : 5

Bab III Pembinaan dan Pengelolaan………... : 26

A. Sumber Daya Manusia……….. : 26

B. Keadaan Perkara………... : 34

C. Pengelolaan Sarana dan Prasarana……… : 52

D. Pengelolaan Keuangan………. : 64

E. Dukungan Teknologi Informasi………... : 70

F. Regulasi Tahun 2017……… : 74

Bab IV Pengawasan………... : 79

A. Internal……… : 79

B. Evaluasi………... : 89

Bab V Kesimpulan dan Rekomendasi……….. : 92

A. Kesimpulan……….. : 92

B. Syaran……… : 96

(4)

iv

Tabel 2-1 Matrik Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengadilan Agama Bukittinggi

9

Tabel 2-2 Matrik Sasaran Kerja Pegawai (SKP) Pengadilan Agama Bukittinggi 20 Tabel 2-3 Realisasi Posbakum di Pengadilan Agama Bukittinggi 24 Tabel 2-4 Realisasi Sidang Keliling di Pengadilan Agama Bukittinggi 24 Tabel 2-5 Realisasi Perkara Prodeo di Pengadilan Agama Bukitinggi 25 Tabel 3-1 Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) pada Pengadilan Agama

Bukittinggi

26

Tabel 3-2 Tenaga Hakim pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B 27 Tabel 3-3 Tenaga Kepaniteraan pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B 27 Tabel 3-4 Tenaga Kejurusitaan padaPengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B 28 Tabel 3-5 Tenaga Kesekretariatan padaPengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B 28 Tabel 3-6 Tingkat pendidikan pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B 29 Tabel 3-7 Tingkat pendidikan Aparatur Sipil Negara pada Pengadilan Agama

Bukittinggi

29 Tabel 3-8 Golongan dan Ruang Aparatur Sipil Negara pada Pengadilan Agama

Bukittinggi Kelas 1B

29

Tabel 3-9 Pejabat dan Pegawai yang mutasi Pada Pengadilan Agama Bukittinggi 31 Tabel 3-10 Aparatur Sipil Negara yang pensiun dan meninggal dunia selama tahun

2017 pada Pengadilan Agama Bukittinggi

32

Tabel 3-11 Aparatur Sipil Negara yang mengikuti diklat teknis selama tahun 2017 pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB

32 Tabel 3-12 Aparatur Sipil Negara yang mengikuti diklat non teknis selama tahun

2017 pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB

32 Tabel 3-13 Matrik keadaan perkara Pengadilan Agama Bukittinggi 34 Tabel 3-14 Perkara masuk selama tahun 2017 pada Pengadilan Agama Bukittinggi 34 Tabel 3-15 Perkara putus selama tahun 2017 pada Pengadilan Agama Bukittinggi 35 Tabel 3-16 Sisa perkara yang diputus selama tahun 2017 pada Pengadilan Agama

Bukittinggi

36 Tabel 3-17 Rincian sisa perkara yang diputus dan belum diputus selama tahun 2017

pada Pengadilan Agama Bukittinggi

36 Tabel 3-18 Perkara yang diputus selama tahun 2017 pada Pengadilan Agama

Bukittinggi

40 Tabel 3-19 Rincian perkara yang diputus tidak tepat waktu selama tahun 2017 pada

Pengadilan Agama Bukittinggi

40 Tabel 3-20 Rasio perkara terhadap Majelis Hakim tahun 2017 pada Pengadilan

Agama Bukittinggi

41 Tabel 3-21 Rekapitulasi perkara Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di

Tingkat Banding

42 Tabel 3-22 Rekapitulasi perkara Pengadilan Agama Bukittinggi yang dibatalkan di 42

(5)

v

Tingkat Banding dan dikuatkan di Tingkat Kasasi

Tabel 3-25 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di Tingkat Banding dan dibatalkan di Tingkat Kasasi

43 Tabel 3-26 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di

Tingkat Banding dan tidak dapat diterima di Tingkat Kasasi

43 Tabel 3-27 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dibatalkan di

Tingkat Banding dan dikuatkan di Tingkat Kasasi

44 Tabel 3-28 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dibatalkan di

Tingkat Banding dan dibatalkan di Tingkat Kasasi

44 Tabel 3-29 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di

Tingkat Banding dan dikuatkan di Tingkat Kasasi yang dikuatkan di tingkat PK

45

Tabel 3-30 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di Tingkat Banding dan dibatalkan di Tingkat Kasasi yang dikuatkan di tingkat PK

45

Tabel 3-31 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di Tingkat Banding dan tidak dapat diterima di Tingkat Kasasi yang dikuatkan di tingkat PK

45

Tabel 3-32 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di Tingkat Banding dan dikuatkan di Tingkat Kasasi yang dikuatkan di tingkat PK

46

Tabel 3-33 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dibatalkan di Tingkat Banding dan dibatalkan di Tingkat Kasasi yang dikuatkan di tingkat PK

46

Tabel 3-34 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dibatalkan di Tingkat Banding dan dikuatkan di Tingkat Kasasi yang dibatalkan di tingkat PK

46

Tabel 3-35 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di Tingkat Banding dan dibatalkan di Tingkat Kasasi yang dibatalkan di tingkat PK

47

Tabel 3-36 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dikuatkan di Tingkat Banding dan tidak dapat diterima di Tingkat Kasasi yang dibatalkan di tingkat PK

47

Tabel 3-37 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dibatalkan di Tingkat Bading dan dikuatkan di Tingkat Kasasi yang dibatalkan di tingkat PK

47

Tabel 3-38 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang dibatalkan di Tingkat Banding dan dibatalkan di Tingkat Kasasi yang dibatalkan di tingkat PK

48

Tabel 3-39 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang Berkekuatan Hukum Tetap dan dikuatkan di tingkat PK

48 Tabel 3-40 Rekapitulasi putusan PTA.Padang yang Berkekuatan Hukum Tetap dan

dikuatkan di tingkat PK

48 Tabel 3-41 Rekapitulasi putusan Tk. Kasasi yang Berkekuatan Hukum Tetap dan

dikuatkan di tingkat PK

49 Tabel 3-42 Rekapitulasi putusan Pengadilan Agama Bukittinggi yang Berkekuatan

Hukum Tetap dan dibatalkan di tingkat PK

49 Tabel 3-43 Rekapitulasi putusan Tk. Banding yang Berkekuatan Hukum Tetap dan

dibatalkan di tingkat PK

49 Tabel 3-44 Rekapitulasi putusan Tk. Kasasi yang Berkekuatan Hukum Tetap dan 50

(6)

vi

Tabel 3-46 Rekapitulasi putusan Tk. Banding yang Berkekuatan Hukum Tetap dan tidak dapat diterima di tingkat PK

50 Tabel 3-47 Jumlah mediasi berhasil di Pengadilan Agama Bukittinggi selama tahun

2017.

51 Tabel 3-48 Data golongan dan nilai aset yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas IB

TA. 2017

53 Tabel 3-49 Nilai Tanah yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas IB TA. 2016 dan

TA. 2017

54 Tabel 3-50 Nilai Peralatan dan Mesin yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas IB

TA. 2016 dan TA. 2017

54 Tabel 3-51 kondisi kendaraan dinas yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas IB TA.

2017

54 Tabel 3-52 Nilai gedung dan bangunan yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas IB

TA. 2016 dan TA. 2017

55 Tabel 3-53 kondisi rumah dinas yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas IB TA.

2017

55 Tabel 3-54 Nilai jalan, irigasi dan jaringan yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas

IB TA. 2016 dan TA. 2017

56 Tabel 3-55 Nilai aset tetap lainnya yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas IB TA.

2016 dan TA. 2017

56 Tabel 3-56 Nilai aset tak berwujud yang dikelola oleh PA. Bukittinggi Kelas IB TA.

2016 dan TA. 2017

57 Tabel 3-57 Pembangunan gedung kantor lanjutan pada PA. Bukittinggi Kelas IB 57 Tabel 3-58 Renovasi, rehabilitasi dan restorasi gedung kantor pada PA. Bukittinggi

Kelas IB

58 Tabel 3-59 Pembangunan, renovasi dan rehabilitasi rumah negara pada PA.

Bukittinggi Kelas IB

58 Tabel 3-60 Sarana dan prasarana lingkungan peradilan pada lingkungan PA.

Bukittinggi Kelas IB

58 Tabel 3-61 Pengadaan peralatan dan mesin pada PA. Bukittinggi Kelas IB 59 Tabel 3-62 Pengadaan kendaraan dinas pada lingkungan PA. Bukittinggi Kelas IB 59 Tabel 3-63 Rekapitulasi penerimaan hibah langsung bentuk uang tahun 2017 pada

PA. Bukittinggi Kelas IB.

60 Tabel 3-64 Rekapitulasi penerimaan hibah langsung bentuk barang tahun 2017 pada

PA. Bukittinggi Kelas IB.

60 Tabel 3-65 BMN yang dialih fungsikan TA. 2016 pada PA. Bukittinggi Kelas IB 61 Tabel 3-66 Penghapusan BMN TA. 2017 pada PA. Bukittinggi Kelas IB 62 Tabel 3-67 Penghargaan yang diterima dalam pengelolaan BMN sampai tahun 2017

pada PA. Bukittinggi Kelas IB

62 Tabel 3-68 Matrik sarana/prasarana tahun 2017 pada PA. Bukittinggi Kelas IB 62 Tabel 3-69 Alokasi anggaran per-program pada PA.Bukittinggi 64 Tabel 3-70 Alokasi anggaran per-jenis belanja pada PA Bukittinggi 65 Tabel 3-71 Realisasi belanja pegawai TA 2017 pada PA Bukittinggi 65 Tabel 3-72 Realisasi belanja barang (005.01) TA. 2017 pada PA Bukittinggi 66 Tabel 3-73 Realisasi belanja barang (005.04) TA. 2017 pada PA Bukittinggi 66

(7)

vii

Tabel 3-76 Realisasi PNBP DIPA 04 TA. 2017 pada Pengedilan Agama Bukittinggi 67 Tabel 3-77 Penghargaan yang didapatkan atas pengelolaan keuangan pada PA

Bukittinggi

71 Tabel 3-78 Sarana dan Prasarana Teknologi Informasi Pengadilan Agama Bukittinggi

Kelas 1B

69

Tabel 3-79 Nama-nama Hawasbid Pada PA Bukittinggi 80

(8)

iii

Daftar Nama Grafik Hal.

Grafik 3-1 Sebaran aparatur sipil negara di lingkungan Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB

26

Grafik 3-2 Sebaran tingkat pendidikan aparatur sipil negara di lingkungan Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB

28

Grafik 3-3 Sebaran umur aparatur sipil negara di lingkungan Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB

29

Grafik 3-4 Sebaran golongan/ruang Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB

30

Grafik 3-5 Statistik perkara selama tahun 2017 pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB

39

Grafik 3-6 Statistik Aset TA. 2017 pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB 53

(9)

1

BAB I PENDAHULUAN

Penyampaian laporan tahunan yang dilaksanakan oleh Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB merupakan wujud keterbukaan dan akuntabilitas publik. Seiring dengan masukan dan kritik dari berbagai pihak, maka penyusunan buku laporan tahunan ini terus diperbaiki baik dari segi kelengkapan, keakuratan data, maupun tampilan yang lebih menarik.

Laporan tahunan ini juga berusaha menyajikan data-data selama tahun 2017 tentang kondisi terkini Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB baik tentang sarana maupun prasarana serta sumberdaya manusia yang ada.

Tahun 2004 adalah menjadi tonggak baru sejarah peradilan di Indonesia, seluruh badan peradilan dihimpun dibawah kekuasaan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Pelaksanaan kekuasaan kehakiman yang mandiri ini semakin nyata dengan disahkannya beberapa undang-undang termasuk Undang-Undang Nomor 50 tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama.

Dalam Undang-Undang tersebut memuat beberapa perubahan antara lain semakin bertambahnya kewenangan mengadili bagi Peradilan Agama yaitu mengenai Ekonomi Syari’ah. Hal ini mengimbangi derasnya laju perkembangan zaman dimana para pelaku bisnis syari’ah semakin berkembang luas sehingga perlu adanya perangkat yang mengadilinya apabila terdapat sengketa dalam masalah Ekonomi Syari’ah.

A. KEBIJAKAN UMUM PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI KELAS IB

Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B telah mempersiapkan diri dengan berbagai kegiatan seperti meningkatkan kualitas SDM yang ada antara lain mengadakan/

mengikuti berbagai seminar tentang Ekonomi Syari’ah, diskusi tentang ekonomi syari’ah, pelatihan-pelatihan serta berbagai kegiatan lainnya baik dibidang Kepaniteraan maupun dibidang kesekretariatan yang kesemuanya itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta wawasan ilmu pengetahuan bagi aparat Peradilan Agama.

(10)

2

B. Visi Dan Misi Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B

Visi Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B mengacu kepada visi Mahkamah Agung RI sebagai puncak kekuasaan kehakiman di Indonesia yaitu:

“TERWUJUDNYA PENGADILAN AGAMA BUKITTINGGI KELAS 1B YANG AGUNG “

Penjelasan

1. Pengadilan Agama menunjukkan Salah satu Badan Peradilan Dibawah Mahkamah Agung

2. (daerah yurisdiksi), tentu saja menunjukkan lokasi keberadaan ;

3. Agung menunjukkan suatu keadaan/sifat kehormatan, kebesaran, kemuliaan, keluhuran;

Dari visi Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B diatas, dapat kita ketahui bahwasanya ideologi dasar dari Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B sesuai dengan pasal 3 ayat 1 Undang-Undang No. 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama, disebutkan

“Kekuasaan kehakiman dilingkungan peradilan agama dilaksanakan oleh pengadilan agama dan pengadilan tinggi agama”.

Sedangkan dimasa depan Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B ingin menjadi sebuah peradilan yang terhormat, besar, mulia dan luhur. Melalui visi ini, Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B ingin menjadi sebuah instansi yang dihormati, dimana didalamnya dikelola oleh hakim dan pegawai yang memiliki kemuliaan dan kebesaran serta keluhuran sikap dan jiwa dalam melaksanakan tugas pokoknya, yaitu memutus perkara.

Untuk mencapai visi tersebut, ditetapkan misi-misi sebagai berikut :

1. Memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat secara berkeadilan.

2. Menerapkan manajemen peradilan secara sistematis.

3. Melaksanakan pembinaan dan pengelolaan sumber daya manusia dan sumber dana secara profesional, transparan, dan akuntabel.

4. Meningkatkan kualitas pengawasan internal secara konsisten dan konsekuen.

(11)

3

Motto :

Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB telah merumuskan sebuah motto pelayanan sebagi bukti keseriusan aparat Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB dalam memberikan pelayanan terhadap para pencari keadilan. Motto Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas IB adalah : “Cepat, mudah, tertib, dan transparan, komitmen pelayanan kami”

Janji :

Di samping motto tersebut kami membuat janji pelayanan yaitu :

“ Kami melayani dengan cepat, mudah, tertib, dan transparan”

C. Tujuan dan Rencana Strategis

Tujuan adalah hasil yang diinginkan oleh seseorang atau organisasi. Tujuan dapat dijadikan alat yang efektif untuk memastikan bahwasanya setiap anggota organisasi sadar akan apa yang harus dilakukannya untuk mencapai apa yang di inginkan oleh organisasi. Tujuan dapat berbentuk tujuan jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek.

Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B dalam rangka mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan, telah merumuskan tujuan strategis yang ingin dicapai dalam tahun 2015-2019. Tujuan ini dirumuskan dengan mempertimbangkan sumber daya dan kemampuan yang dimiliki berdasarkan visi dan misi yang ditetapkan. Adapun Tujuan yang hendak dicapai Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B adalah sebagai berikut:

1. Terwujudnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan melalui proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel.

2. Terwujudnya penyederhanaan proses penanganan perkara melalui pemanfaatan teknologi informasi.

3. Terwujudnya peningkatan akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan.

4. Terwujudnya pelayanan prima bagi masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik dan jaminan proses peradilan yang adil.

Sasaran adalah penjabaran dari tujuan yang dapat diukur, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu lima tahun kedepan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019, sasaran ini akan dievaluasi setiap tahunnya untuk mengukur

(12)

4

kinerja dalam mencapai tujuan organisasi, sasaran strategis yang hendak dicapai Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B adalah sebagai berikut :

1. Terwujudnya proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel.

2. Meningkatnya akses peradilan bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan.

3. Meningkatkan penyederhanaan proses penanganan perkara melalui pemanfaatan teknologi informasi.

4. Terwujudnya pelaksanaan pengawasan kinerja aparat peradilan secara optimal baik internal maupun eksternal.

5. Terwujudnya sistem manajemen sistem informasi yang terintegrasi dan menunjang sistem peradilan yang sederhana, transparan dan akuntabel.

6. Terwujudnya transparansi pengelolaan SDM lembaga peradilan berdasarkan parameter obyektif.

7. Peningkatan Pengelolaan Aset, Keuangan dan Kinerja.

(13)

5

BAB II

STRUKTUR ORGANISASI (TUPOKSI)

A. STRUKTUR ORGANISASI

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 yang telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 50 tahun 2009 disebutkan bahwa susunan Pengadilan Agama terdiri dari Pimpinan, Hakim Anggota, Panitera dan Sekretaris (Pasal 9 ayat 1 Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989). Selanjutnya Pimpinan Pengadilan terdiri dari seorang Ketua dan seorang Wakil Ketua (Pasal 10 ayat 1 Undang-undang Nomor 7 tahun 1989).

Dibagian kepaniteraan dan kesekretariatan dipimpin oleh seorang Panitera/Sekretaris, dalam melaksanakan tugasnya Panitera/Sekretaris dibantu oleh seorang Wakil Panitera dan seorang Wakil Sekretaris. Bagian kepaniteraan tersebut juga dibantu oleh tiga orang Panitera Muda dan beberapa orang Panitera Pengganti (Pasal 26 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989). Pada bidang kesekretariatanpun demikian, ada kaur-kaur atau kasubag-kasubag. Paska keluarnya Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Peradilan yang diterbitkan pada tanggal 7 Oktober 2015, terjadi perubahan nomenklatur dibagian kesekretariatan dan hilangnya jabatan Wakil Panitera dan Wakil Sekretaris, sehingga terciptalah struktur organisasi yang baru dilingkungan pengadilan dibawah Mahkamah Agung RI. Dimana kesekretariatan dipimpin langsung oleh seorang Sekretaris yang dibantu oleh tiga orang kepala sub bagian.

Dalam rangka menindaklanjuti PERMA No Tahun 2015 tersebut, Sekretaris Mahkamah Agung RI menerbitkan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 38/SEK/Peng.06.1/12/2015 tanggal 16 Desember 2015 perihal Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural di lingkungan Peradilan termasuk Peradilan Agama. Pada Pengadilan Agama Bukittinggi dilantiklah Sekretaris dan Panitera termasuk tiga orang Kasubag dengan nomenklatur baru.

Berdasarkan hal tersebut diatas, Struktur Organisasi Pengadilan Agama Bukittinggi adalah sebagai berikut :

(14)

6

(15)

7

Berdasarkan pasal 49 Undang-undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama yang telah diubah terakhir dengan Undang Undang Nomor 50 tahun 2009, tugas pokok Peradilan Agama adalah menerima, memeriksa, mengadili dan menyelesaikan setiap perkara antara orang-orang yang beragama Islam dibidang :

- Perkawinan - Zakat

- Waris - Infaq

- Wasiat - Shadaqah, dan

- Hibah - Ekonomi Syari’ah.

- Wakaf

Untukmelaksanakan tugas pokok dimaksud, Pengadilan Agama mempunyai fungsi sebagai berikut :

1) Memberikan pelayanan teknis yustisial dan administrasi kepaniteraan bagi perkara tingkat pertama serta penyitaan dan eksekusi;

2) Memberikan pelayanan dibidang administrasi perkara banding, kasasi dan peninjauan kembali serta administrasi peradilan lainnya;

3) Memberikan pelayanan administrasi umum kepada semua unsur di lingkungan Pengadilan Agama (umum, kepegawaian dan keuangan kecuali biaya perkara);

4) Memberikan Keterangan, pertimbangan dan nasehat tentang Hukum Islam pada Instansi Pemerintah di daerah hukumnya, apabila diminta sebagaimana diatur dalam Pasal 52 Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama;

5) Memberikan pelayanan penyelesaian permohonan pertolongan pembagian harta peninggalan diluar sengketa antara orang-orang yang beragama Islam yang dilakukan berdasarkan hukum Islam sebagaimana diatur dalam Pasal 107 ayat (2) Undang- Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama;

6) Waarmerking Akta Keahliwarisan di bawah tangan untuk pengambilan deposito/

tabungan, pensiunan dan sebagainya; dan

7) Pelaksanakan tugas-tugas pelayanan lainnya seperti penyuluhan hukum, pelaksanaan hisab rukyat, pelayanan riset/penelitian dan sebagainya.

(16)

8

1. STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan dan didokumentasikan dari aktivitas rutin dan berulang yang dilakukan oleh suatu organisasi. Secara singkat pengertian Standar Operasional Prosedur adalah penetapan tertulis mengenai apa yang harus dilakukan, bagaimana, kapan, dimana dan oleh siapa. Standar Operasional Prosedur dibuat untuk menghindari terjadinya variasi dalam proses pelaksanaan kegiatan oleh pegawai yang akan menghambat kinerja organisasi secara keseluruhan.

Berdasarkan Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor 1528/DjA/HM.02.1/III/2011 perihal Standar Operasional Prosedur di lingkungan Peradilan Agama, Pengadlan Agama Bukittinggi Kelas 1B telah menyusun dan menetapkan SOP dengan Keputusan Ketua Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B Nomor : W3-A4/2114/PL.01./IX/2016 tentang Standar Operasional Prosedur Bidang Perkara dan Bidang Kesekretariatan Pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B.

Dalam rangka menyesuaikan dengan perkembangan, peningkatan efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan tugas Pengadilan Agama melakukan perubahan terhadap SOP tersebut dan menetapkan kembali dengan Keputusan Ketua Pengadilan Agama Agama Bukittinggi Kelas 1B Nomor W3- A4/135/PL.01./I/2017 tentang Standar Operasional Prosedur Bidang Perkara dan Bidang Kesekretariatan pada Pengadilan Agama Agama Bukittinggi Kelas 1B

Pada awal tahun 2014, Mahkamah Agung RI menerbitkan SEMA Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas SEMA Nomor 14 Tahun 2010 tentang Dokumen Elektronik sebagai Kelengkapan Permohonan Kasasi dan PK. Untuk mendukung kebijakan Mahkamah Agung tersebut,Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B kemudian menerbitkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perkara Banding dan E-Dokumen Berkas Perkara pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B dengan Keputusan Ketua Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B Nomor - tanggal -

Kemudian berdasarkan surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 096-1/SEK/KU.01/4/2014 tanggal 3 April 2014 perihal Permintaan Standar Operasional Prosedur, Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B kembali melakukan Revisi SOP untuk menyesuaikan dengan perkembangan dan disusun sesuai dengan Peraturan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 002 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur di lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan

(17)

9

yang berada di bawahnya.SOP tersebut selesai direvisi pada tanggal April 2014 dan telah dikirimkan ke Mahkamah Agung RI untuk disahkan oleh Sekretaris Mahkamah Agung RI, dan terdiri dari 71 (tujuh puluh satu) kegiatan pada bagian kepaniteraan dan 40 (empat puluh) kegiatan pada bagian kesekretariatan yaitu ( Tabel 2-1 : Matrik Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengadilan Agama Bukittingi Kelas IB)

Pada tahun 2017 ada dilakukan perubahan/revisi maupun penambahan atau pengurangan Standar Operasional Prosedur, hal ini dikarenakan adanya perubahan nomenklatur sesuai dengan Perma No. 7 tahun 2015. Maka hingga saat ini SOP Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B adalah SOP yang terakhir direvisi tanggal 01 November 2017

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

1 Ketua 27 1. SOP Pelayanan Pos Bantuan Hukum (SOP/AP/02) 2. SOP Pelayanan Sidang Diluar Gedung Pengadilan (SOP/AP/03)

3. SOP Penetapan Majelis Hakim (SOP/AP/06) 4. SOP Pelayanan permohonan bantuan panggilan/

pemberitahuan ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/11)

5. SOP Pelayanan Permohonan Bantuan Panggilan/

Pemberitahuan dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/12)

6. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Ke Pegadilan Agama Lain (SOP/AP/18)

7. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/19)

8. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/21) 9. SOP Pelayanan Sita Buntut (SOP/AP/26)

10. SOP Pelayanan Sita Bersama Tanpa Perkara (SOP/AP/27)

11. SOP Pelayanan Ikrar Talak (SOP/AP/33)

12. SOP Pelayanan Perkara Ekonomi Syariah Memenuhi Syarat Dengan Pemeriksaan Sederhana (SOP/AP/41) 13. SOP Pelayanan Pengajuan Keberatan Dalam Perkara Upaya Hukum Perkara Sederhana Dalam Ekonomi Syariah Yang Memenuhi Batas Waktu (SOP/AP/44) 14. SOP Pelayanan Kasasi Yang tidak Memenuhi Syarat Formal Dengan Alasan Melebihi Batas Waktu

(SOP/AP/47)

Sudah di evaluasi Tanggal 01 November 2017

(18)

10

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

15. SOP Pelayanan Kasasi Yang Tidak Memenuhi Syarat Formal Dengan Alasan Tidak Mengajukan Memori Kasasi (SOP/AP/48)

16. SOP Pelayanan Prodeo Tingakt Pertama (SOP/AP/50)

17. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Banding (SOP/AP/51)

18. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Kasasi (SOP/AP/52) 19. SOP Pelayanan Pembebasan Biaya Perkara Tingkat Pertama (SOP/AP/53)

20. SOP Pelayanan Pembebasan Biaya Perkara Pada Tingkat Banding (SOP/AP/54)

21. SOP Pelayanan Pembebasan Biaya Perkara Pada Tingkat Kasasi (SOP/AP/55)

22. SOP Pelayanan Permohonan Eksekusi Riil (SOP/AP/56)

23. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Eksekusi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/59)

24. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Eksekusi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/60)

25. SOP Pelayanan Permohonan Isbath Rukyah Hilal (SOP/AP/62)

26. SOP Pengarsipan (SOP/AS/63) 27. SOP Pengaduan (SOP/AS/65)

28. SOP Pengembangan Pegawai (SOP/AS/02) 29. SOP Pelaksanaan Tugas Belajar (SOP/AS/03) 30. SOP Usulan Izin Belajar (SOP/AS/04)

31. SOP Pengelolaan Pegawai (SOP/AS/05)

32. SOP Pengelolaan Absensi Pegawai (SOP/AS/06) 33. SOP Pemrosesan Usulan Permohonan Cuti (SOP/AS/07)

34. SOP Pembuatan Karis, Karsu, Karpeg, Taspen (SOP/AS/08)

35. SOP Kenaikan Pangkat Non Teknis (SOP/AS/09) 36. SOP Izin Perceraian/Perkawinan (SOP/AS/12) 37. SOP Pensiun Pns Dan Janda/Duda (SOP/AS/13) 38. SOP Pemberian Penghargaan Kepada Pegawai (SOP/AS/15)

39. SOP Pelaporan Harta Kekayaan Pegawai dan Pejabat Negara (SOP/AS/16)

40. SOP Pengelolaan Tata Naskah (SOP/AS/17) 41. SOP Penatausahaan Laporan Barang Milik Negara Tk. Satker (SOP/AS/19)

42. SOP Penghapusan Barang Milik Negara Tingkat Satker (SOP/AS/23)

43. SOP Pelaksanaan Anggaran (SOP/AS/27) 44. SOP Perencanaan Dan Program Anggaran

(19)

11

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

(SOP/AS/34)

45. SOP Penyusunan Program Kerja (SOP/AS/34/01) 46. SOP Penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SOP/AS/35)

47. SOP Penyusunan LKJIP (SOP/AS/35/01) 48. SOP Penyusunan Laporan (SOP/AS/36) 49. SOP Penyusunan Laporan E-Monev Bappenas (SOP/AS/36/01)

50. SOP Pelayanan TI (SOP/AS/37) 2 Wakil

Ketua

0 -

3 Hakim 27 1. SOP Pelayanan Sidang Diluar Gedung Pengadilan (SOP/AP/03)

2. SOP Penetapan Hari Sidang (SOP/AP/09)

3. SOP Pelayanan permohonan bantuan panggilan/

pemberitahuan ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/11) 4. SOP Pelayanan Mediasi (SOP/AP/14)

5. SOP Pelayanan Penundaan Sidang (SOP/AP/16) 6. SOP Pelayana Pemanggilan Saksi (SOP/AP/17) 7. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/18)

8. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/19)

9. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat (SOP/AP/20)

10. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/21)

11. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat Ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/22)

12. SOP Pelayanan Teguran Panjar Biaya Perkara Yang Menambah Panjar (SOP/AP/23)

13. SOP Pelayanan Teguran Panjar Biaya Perkara Yang Tidak Menambah Panjar (SOP/AP/24)

14. SOP Pelayanan Sita Jaminan (SOP/AP/25) 15. SOP Pelayanan Sita Buntut (ASOP/AP/26)

16. SOP Pelayanan Sita Harta Bersama Tanpa Perkara (SOP/AP/27)

17. SOP Pelayanan Pemeritahuan Putusan (SOP/AP/28) 18. SOP Pelayanan Pengembalian Sisa Panjar (SOP/AP/29) 19. SOP Pelayanan Ikrar Talak (SOP/AP/33)

20. SOP Pelayanan Pengiriman Salinan Putusan yang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap ke KUA (SOP/AP/37)

21. SOP Pelayanan Perkara Ekonomi Syariah Memenuhi Syarat Dengan Pemeriksaan Sederhana (SOP/AP/41)

Sudah di evaluasi Tanggal 01 November 2017

(20)

12

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

22. SOP Pelayanan Penerimaan Perkara Dalam Ekonomi Syariah Dengan Acara Sederhana Tidak Memenuhi Syarat (SOP/AP/42) 23. SOP Pelayanan Pengajuan Keberatan Keberatan Dalam Perkara Upaya Hukum Perkara Sederhana Dalam Ekonomi Syariah Yang Memenuhi Batas Waktu (SOP/AP/44)

24. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Pertama (SOP/AP/50) 25. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Banding (SOP/AP/51) 26. SOP Pelayanan Permohonan Isbat Rukyah Hilal (SOP/AP/62)

27. SOP Pelayanan Pengelolaan Keuangan Perkara (SOP/AP/70) 4 Panitera 34 1. SOP Pelayanan Sidang Diluar Gedung Pengadilan

(SOP/AP/03)

2. SOP Penugasan Panitera Pengganti (SOP/AP/07)

3. SOP Penunjukan Jurusita / Jurusita Penggnati (SOP/AP/08) 4. SOP Pelayanan permohonan bantuan panggilan/

pemberitahuan ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/11) 5. SOP Pelayanan Permohonan Bantuan Panggilan/

Pemberitahuan dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/12) 6. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Ke Pegadilan Agama Lain (SOP/AP/18)

7. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/19)

8. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat Ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/22)

9. SOP Pelayanan Teguran Panjar Biaya Perkara Yang Menambah Panjar (SOP/AP/23)

10. SOP Pelayanan Teguran Panjar Biaya Perkara Yang Tidak Menambah Panjar (SOP/AP/24)

11. SOP Pelayanan Sita Buntut (ASOP/AP/26)

12. SOP Pelayanan Sita Harta Bersama Tanpa Perkara (SOP/AP/27)

13. SOP Pelayanan Ikrar Talak (SOP/AP/33) 14. SOP Pelayanan Penyerahan Produk Pengadilan (SOP/AP/34)

15. SOP Pelayanan Perkara Ekonomi Syariah Memenuhi Syarat Dengan Pemeriksaan Sederhana (SOP/AP/41)

16. SOP Pelayanan Penerimaan Perkara Dalam Ekonomi Syariah Dengan Acara Sederhana Tidak Memenuhi Syarat (SOP/AP/42) 17. SOP Pelayanan Pengajuan Keberatan Keberatan Dalam Perkara Upaya Hukum Perkara Sederhana Dalam Ekonomi Syariah Yang Memenuhi Batas Waktu (SOP/AP/44)

18. SOP Pelayanan Kasasi (SOP/AP/46)

19. SOP Pelayana Kasasi Yang Tidak Memnuhi Syarat Formal Dengan Alasan Melebihi Batas Waktu (SOP/AP/47)

Sudah di evaluasi Tanggal 01 November 2017

(21)

13

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

20. SOP Pelayanan Kasasi Yang Tidak Memenuhi Syarat Formal Dengan Alasan Tidak Mengajukan Memori Kasasi (SOP/AP/48) 21. SOP Pelayanan Peninjauan Kembali (SOP/AP/49)

22. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Pertama (SOP/AP/50) 23. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Banding (SOP/AP/51) 24. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Kasasi (SOP/AP/52) 25. SOP Pelayanan Pembebasan Biaya Perkara Pada Tingkat Banding (SOP/AP/54)

26. SOP Pelayanan Pembebasan Biaya Perkara Pada Tingkat Kasasi (SOP/AP/55)

27. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Eksekusi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/59)

28. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Eksekusi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/60)

29. SOP Pelayanan Permohonan Isbath Rukyah Hilal (SOP/AP/62)

30. SOP Pengarsipan (SOP/AP/63)

31. SOP Pelayanan Permohonan Pendaftaran Surat Kuasa Khusus (SOP/AP/67)

32. SOP Pelayanan Pengelolaan ATK Perkara (SOP/AP/69) 33. SOP Pengelolaan Keuangan Perkara (SOP/AP/70) 34. SOP Pelayanan Pengelolaan Sisa Panjar (SOP/AP/71) 5 Panitera

Muda Hukum

4 1. SOP Pelayanan Perkara Yang Berkekuatan Hukum Tetap (SOP/AP/32)

2. SOP Pelayanan Pengarsipan (SOP/AP/63) 3. SOP Pelaporan (SOP/AP/64)

4. SOP Pengaduan (SOP/AP/65)

Sudah di evaluasi Tanggal 01 November 2017

6 Panitera Muda Permohona n

7 1. SOP Pentapan Majelis Hakim (SOP/AP/06) 2. SOP Penugasan Panitera Pengganti (SOP/AP/07)

3. SOP Penunjukan Jurusita / Jurusita Penggnati (SOP/AP/08) 4. SOP Penetapan Hari Sidang (SOP/AP/09)

5. SOP Pelayanan Perkara Yang Berkekuatan Hukum Tetap (SOP/AP/32)

6. SOP Pelayanan Ikrar Talak (SOP/AP/33)

7. SOP Pelayanan Pengelolaan Keuangan Perkara (SOP/AP/70) Sudah di evaluasi Tanggal 01 November 2017

7 Panitera Muda Gugatan

6 1. SOP Pentapan Majelis Hakim (SOP/AP/06) 2. SOP Penugasan Panitera Pengganti (SOP/AP/07)

3. SOP Penunjukan Jurusita / Jurusita Penggnati (SOP/AP/08) 4. SOP Penetapan Hari Sidang (SOP/AP/09)

5. SOP Pelayanan Perkara Yang Berkekuatan Hukum Tetap (SOP/AP/32)

6. SOP Pelayanan Pengelolaan Keuangan Perkara (SOP/AP/70) Sudah di evaluasi Tanggal 01 November 2017

8 Panitera 1. SOP Pelayanan Sidang Diluar Gedung Pengadilan Sudah di

(22)

14

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

Pengganti (SOP/AP/03)

2. SOP Penetapan Hari Sidang (SOP/AP/09) 3. SOP Pemanggilan Para Pihak (SOP/AP/10) 4. SOP Pelayanan permohonan bantuan panggilan/

pemberitahuan ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/11) 5. SOP Kegiatan Persiapan Persidangan (SOP/AP/13) 6. SOP Pemanggilan Mediasi (SOP/AP/15)

7. SOP Pelayanan Penundaan Sidang (SOP/AP/16) 8. SOP Pelayana Pemanggilan Saksi (SOP/AP/17) 9. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/18)

10. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/19)

11. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat (SOP/AP/20)

12. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/21)

13. SOP Pelayanan Sita Jaminan (SOP/AP/25)

14. SOP Pelayanan Pemeritahuan Putusan (SOP/AP/28) 15. SOP Pelayanan Pengembalian Sisa Panjar (SOP/AP/29) 16. SOP Pelayanan Perkara Yang Berkekuatan Hukum Tetap (SOP/AP/32)

17. SOP Pelayanan Ikrar Talak (SOP/AP/33) 18. SOP Pelayanan Penyerahan Produk Pengadilan (SOP/AP/34)

19. SOP Pelayanan Pengiriman Salinan Putusan yang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap ke KUA (SOP/AP/37)

20. SOP Pelayanan Perkara Ekonomi Syariah Memenuhi Syarat Dengan Pemeriksaan Sederhana (SOP/AP/41)

21. SOP Pelayanan Penerimaan Perkara Dalam Ekonomi Syariah Dengan Acara Sederhana Tidak Memenuhi Syarat (SOP/AP/42) 22. SOP Pelayanan Pengajuan Keberatan Keberatan Dalam Perkara Upaya Hukum Perkara Sederhana Dalam Ekonomi Syariah Yang Memenuhi Batas Waktu (SOP/AP/44)

23. SOP Pelayanan Banding (SOP/AP/45)

24. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Banding (SOP/AP/51) 25. SOP Pengelolaan Keuangan Perkara (SOP/AP/70)

evaluasi Tanggal 01 November 2017

9 Jurusita/

JSP 1. SOP Pelayanan Sidang Diluar Gedung Pengadilan (SOP/AP/03)

3. SOP Pemanggilan Para Pihak (SOP/AP/10) 3. SOP Pelayanan permohonan bantuan panggilan/

pemberitahuan ke Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/11)

Sudah di evaluasi Tanggal 01 November 2017

(23)

15

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

4. SOP Pelayanan permohonan bantuan panggilan/

pemberitahuan dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/12) 5. SOP Kegiatan Persiapan Persidangan (SOP/AP/13) 6. SOP Pemanggilan Mediasi (SOP/AP/15)

7. SOP Pelayanan Penundaan Sidang (SOP/AP/16) 8. SOP Pelayana Pemanggilan Saksi (SOP/AP/17)

9. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Saksi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/19)

10. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat (SOP/AP/20)

11. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Pemeriksaan Setempat Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/21)

12. SOP Pelayanan Teguran Panjar Biaya Perkara Yang Menambah Panjar (SOP/AP/23)

13. SOP Pelayanan Teguran Panjar Biaya Perkara Yang Tidak Menambah Panjar (SOP/AP/24)

14. SOP Pelayanan Sita Jaminan (SOP/AP/25) 15. SOP Pelayanan Sita Buntut (ASOP/AP/26)

16. SOP Pelayanan Sita Harta Bersama Tanpa Perkara (SOP/AP/27)

17. SOP Pelayanan Pemeritahuan Putusan (SOP/AP/28) 18. SOP Pelayanan Ikrar Talak (SOP/AP/33)

19. SOP Pelayanan Pengiriman Salinan Putusan yang Sudah Berkekuatan Hukum Tetap ke KUA (SOP/AP/37)

20. SOP Pelayanan Perkara Ekonomi Syariah Memenuhi Syarat Dengan Pemeriksaan Sederhana (SOP/AP/41)

21. SOP Pelayanan Penerimaan Perkara Dalam Ekonomi Syariah Dengan Acara Sederhana Tidak Memenuhi Syarat (SOP/AP/42) 22. SOP Pelayanan Pengajuan Keberatan Keberatan Dalam Perkara Upaya Hukum Perkara Sederhana Dalam Ekonomi Syariah Yang Memenuhi Batas Waktu (SOP/AP/44)

23. SOP Pelayanan Banding (SOP/AP/45)

24. SOP Pelayanan Kasasi Yang tidak Memenuhi Syarat Formal Dengan Alasan Melebihi Batas Waktu (SOP/AP/47)

25. SOP Pelayanan Kasasi Yang Tidak Memenuhi Syarat Formal Dengan Alasan Tidak Mengajukan Memori Kasasi (SOP/AP/48) 26. SOP Pelayanan Prodeo Tingakt Pertama (SOP/AP/50) 27. SOP Pelayanan Prodeo Tingkat Banding (SOP/AP/51) 28. SOP Pelayanan Permohonan Eksekusi Riil (SOP/AP/56) 29. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Eksekusi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/59)

30. SOP Pelayanan Mohon Bantuan Eksekusi Dari Pengadilan Agama Lain (SOP/AP/60)

(24)

16

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

31. SOP Pelayanan Pengelolaan Keuangan Perkara (SOP/AP/70) II Non Teknis

1 Sekretaris

1. SOP PELAKSANAAN ORIENTASI DAN SOSIALISASI TUPOKSI (SOP/AS/01)

2. SOP PENGEMBANGAN PEGAWAI (SOP/AS/02) 3. SOP PELAKSANAAN TUGAS BELAJAR (SOP/AS/03) 4. SOP USULAN IZIN BELAJAR (SOP/AS/04)

5. SOP PENGELOLAAN PEGAWAI (SOP/AS/05) 6. SOP PEMROSESAN USULAN PERMOHONAN CUTI

(SOP/AS/07)

7. SOP PEMBUATAN KARIS, KARSU, KARPEG, TASPEN (SOP/AS/08)

8. SOP KENAIKAN PANGKAT NON TEKNIS (SOP/AS/09)

9. SOP IZIN PERCERAIAN/PERKAWINAN (SOP/AS/12) 10. SOP PENSIUN PNS DAN JANDA/DUDA (SOP/AS/13) 11. SOP PEMBERIAN PENGHARGAAN KEPADA

PEGAWAI (SOP/AS/15)

12. SOP Pelaporan Harta Kekayaan Pegawai dan Pejabat Negara (SOP/AS/16)

13. PENGELOLAAN TATA NASKAH (SOP/AS/17) 14. SOP PENATAUSAHAAN LAPORAN BARANG MILIK

NEGARA TK. SATKER (SOP/AS/19)

15. SOP LELANG BARANG MILIK NEGARA(SOP/AS/20) 16. SOP PENETAPAN STATUS PENGGUNAAN TINGKAT

SATKER (SOP/AS/21)

17. SOP ALIH FUNGSI BARANG MILIK NEGARA TINGKAT SATKER (SOP/AS/22)

18. SOP PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA TINGKAT SATKER (SOP/AS/23)

19. SOP PENATAUSAHAAN PERSEDIAAN (SOP/AS/24) 20. SOP PEMELIHARAAN LINGKUNGAN DAN

KEAMANAN (SOP/AS/25)

21. SOP PENGELOLAAN ADMINISTRASI BELANJA PEGAWAI (PPABP)-(SOP/AS/28)

22. SOP BENDAHARAWAN PENGELUARAN (SOP/AS/29)

23. SOP BENDAHARAWAN PENERIMA (SOP/AS/30) 24. SOP PENATA LAPORAN KEUANGAN & SAI

SATKER (SOP/AS/32)

25. SOP PENYUSUNAN LAPORAN MONITORING EVALUASI ANGGARAN KE DJA KEMENTRIAN KEUANGAN (SOP/AS/33)

26. SOP PERENCANAAN DAN PROGRAM ANGGARAN (SOP/AS/33)

27. SOP PENYUSUNAN PROGRAM KERJA (SOP/AS/34) 28. SOP PENYUSUNAN SISTEM AKUNTABILITAS

KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (SOP/AS/35) 29. SOP PENYUSUNAN LKJIP (SOP/AS/35/01) 30. SOP PENYUSUNAN LAPORAN (SOP/AS/36) 31. SOP PENYUSUNAN LAPORAN E-MONEV

BAPPENAS (SOP/AS/36/01)

32. SOP SOP PELAYANAN TI (SOP/AS/37)

(25)

17

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

2 Kasubbag Keuangan dan Umum

1. SOP PELAPORAN HARTA KEKAYAAN PEGAWAI DAN PEJABAT NEGARA (SOP/AS/16)

2. SOP PENGELOLAAN TATA NASKAH (SOP/AS/17) 3. SOP PENATAUSAHAAN LAPORAN BARANG MILIK

NEGARA TK. SATKER (SOP/AS/19)

4. SOP LELANG BARANG MILIK NEGARA (SOP/AS/20) 5. SOP PENETAPAN STATUS PENGGUNAAN TINGKAT

SATKER (SOP/AS/21)

6. SOP ALIH FUNGSI BARANG MILIK NEGARA TINGKAT SATKER (SOP/AS/22)

7. SOP PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA TINGKAT SATKER (SOP/AS/23)

8. SOP PENATAUSAHAAN PERSEDIAAN (SOP/AS/24) 9. SOP PEMELIHARAAN LINGKUNGAN DAN

KEAMANAN (SOP/AS/25)

10. SOP PELAKSANAAN ANGGARAN (SOP/AS/27) 11. SOP PENGELOLAAN ADMINISTRASI BELANJA

PEGAWAI (PPABP)- (SOP/AS/28)

12. SOP BENDAHARAWAN PENGELUARAN (SOP/AS/29)

13. SOP BENDAHARAWAN PENERIMA (SOP/AS/30) 14. SOP PENATA LAPORAN KEUANGAN & SAI

SATKER (SOP/AS/32)

15. SOP PENYUSUNAN LAPORAN MONITORING EVALUASI ANGGARAN KE DJA KEMENTRIAN KEUANGAN (SOP/AS/33)

3 Kasubbag Perencana an, teknologi informasi, dan pelaporan .

1. SOP PENATAUSAHAAN LAPORAN BARANG MILIK NEGARA TK. SATKER (SOP/AS/19)

2. SOP LELANG BARANG MILIK NEGARA (SOP/AS/20) 3. SOP PENETAPAN STATUS PENGGUNAAN TINGKAT

SATKER (SOP/AS/21)

4. SOP ALIH FUNGSI BARANG MILIK NEGARA TINGKAT SATKER (SOP/AS/22)

5. SOP PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA TINGKAT SATKER (SOP/AS/23)

6. SOP PERENCANAAN DAN PROGRAM ANGGARAN (SOP/AS/34)

7. SOP PENYUSUNAN PROGRAM KERJA (SOP/AS/34/01)

8. SOP PENYUSUNAN SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (SOP/AS/35) 9. SOP PENYUSUNAN LKJIP (SOP/AS/35/01) 10. SOP PENYUSUNAN LAPORAN (SOP/AS/36) 11. SOP PENYUSUNAN LAPORAN E-MONEV

BAPPENAS (SOP/AS/36/01)

12. SOP PELAYANAN TIM (SOP/AS/37) 4 Kasubbag

Kepegaw aian, organisasi , dan tata

1. SOP PELAKSANAAN ORIENTASI DAN SOSIALISASI TUPOKSI (SOP/AS/01)

2. SOP PENGEMBANGAN PEGAWAI (SOP/AS/02) 3. SOP PELAKSANAAN TUGAS BELAJAR (SOP/AS/03)

(26)

18

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

laksana 4. SOP USULAN IZIN BELAJAR (SOP/AS/04) 5. SOP PENGELOLAAN PEGAWAI (SOP/AS/05) 6. SOP PENGELOLAAN ABSENSI PEGAWAI

(SOP/AS/05)

7. SOP PEMROSESAN USULAN PERMOHONAN CUTI (SOP/AS/07)

8. SOP PEMBUATAN KARIS, KARSU, KARPEG, TASPEN (SOP/AS/08)

9. SOP KENAIKAN PANGKAT NON TEKNIS (SOP/AS/09)

10. SOP IZIN PERCERAIAN/PERKAWINAN (SOP/AS/12) 11. SOP PENSIUN PNS DAN JANDA/DUDA (SOP/AS/13) 12. SOP PEMBERIAN NILAI KEPADA PEGAWAI

(SOP/AS/14)

13. SOP PEMBERIAN PENGHARGAAN KEPADA PEGAWAI (SOP/AS/15)

14. SOP Pelaporan Harta Kekayaan Pegawai dan Pejabat Negara (SOP/AS/16)

15. PENGELOLAAN TATA NASKAH (SOP/AS/17)

5 Staf 1. SOP PELAKSANAAN ORIENTASI DAN SOSIALISASI TUPOKSI (SOP/AS/01)

2. SOP PENGEMBANGAN PEGAWAI (SOP/AS/02) 3. SOP PELAKSANAAN TUGAS BELAJAR (SOP/AS/03) 4. SOP USULAN IZIN BELAJAR (SOP/AS/04)

5. SOP PENGELOLAAN PEGAWAI (SOP/AS/05) 6. SOP PEMROSESAN USULAN PERMOHONAN CUTI

(SOP/AS/07)

7. SOP PEMBUATAN KARIS, KARSU, KARPEG, TASPEN (SOP/AS/08)

8. SOP KENAIKAN PANGKAT NON TEKNIS (SOP/AS/09)

9. SOP IZIN PERCERAIAN/PERKAWINAN (SOP/AS/12) 10. SOP PENSIUN PNS DAN JANDA/DUDA (SOP/AS/13) 11. SOP PEMBERIAN PENGHARGAAN KEPADA

PEGAWAI (SOP/AS/15)

12. SOP Pelaporan Harta Kekayaan Pegawai dan Pejabat Negara (SOP/AS/16)

13. PENGELOLAAN TATA NASKAH (SOP/AS/17) 14. SOP PENATAUSAHAAN LAPORAN BARANG MILIK

NEGARA TK. SATKER (SOP/AS/19)

15. SOP LELANG BARANG MILIK NEGARA(SOP/AS/20) 16. SOP PENETAPAN STATUS PENGGUNAAN TINGKAT

SATKER (SOP/AS/21)

17. SOP ALIH FUNGSI BARANG MILIK NEGARA TINGKAT SATKER (SOP/AS/22)

18. SOP PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA TINGKAT SATKER (SOP/AS/23)

19. SOP PENATAUSAHAAN PERSEDIAAN (SOP/AS/24) 20. SOP PEMELIHARAAN LINGKUNGAN DAN

KEAMANAN (SOP/AS/25)

21. SOP PENGELOLAAN ADMINISTRASI BELANJA PEGAWAI (PPABP)-(SOP/AS/28)

22. SOP BENDAHARAWAN PENGELUARAN (SOP/AS/29)

(27)

19

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

23. SOP BENDAHARAWAN PENERIMA (SOP/AS/30) 24. SOP PENATA LAPORAN KEUANGAN & SAI

SATKER (SOP/AS/32)

25. SOP PENYUSUNAN LAPORAN MONITORING EVALUASI ANGGARAN KE DJA KEMENTRIAN KEUANGAN (SOP/AS/33)

26. SOP PERENCANAAN DAN PROGRAM ANGGARAN (SOP/AS/33)

27. SOP PENYUSUNAN PROGRAM KERJA (SOP/AS/34) 28. SOP PENYUSUNAN SISTEM AKUNTABILITAS

KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (SOP/AS/35) 29. SOP PENYUSUNAN LKJIP (SOP/AS/35/01) 30. SOP PENYUSUNAN LAPORAN (SOP/AS/36) 31. SOP PENYUSUNAN LAPORAN E-MONEV

BAPPENAS (SOP/AS/36/01)

32. SOP SOP PELAYANAN TI (SOP/AS/37) III Jabatan Fungsional

1 Fungsion al Bendahar a

1. SOP PENGELOLAAN ADMINISTRASI BELANJA PEGAWAI (PPABP)-(SOP/AS/28)

2. SOP BENDAHARAWAN PENGELUARAN (SOP/AS/29)

3. SOP BENDAHARAWAN PENERIMA (SOP/AS/30) 4. SOP PENATA LAPORAN KEUANGAN & SAI

SATKER (SOP/AS/32) 2 Fungsion

al Kepegaw aian

1. SOP PELAKSANAAN ORIENTASI DAN SOSIALISASI TUPOKSI (SOP/AS/01)

2. SOP PENGEMBANGAN PEGAWAI (SOP/AS/02) 3. SOP PELAKSANAAN TUGAS BELAJAR (SOP/AS/03) 4. SOP USULAN IZIN BELAJAR (SOP/AS/04)

5. SOP PENGELOLAAN PEGAWAI (SOP/AS/05) 6. SOP PENGELOLAAN ABSENSI PEGAWAI

(SOP/AS/05)

7. SOP PEMROSESAN USULAN PERMOHONAN CUTI (SOP/AS/07)

8. SOP PEMBUATAN KARIS, KARSU, KARPEG, TASPEN (SOP/AS/08)

9. SOP KENAIKAN PANGKAT NON TEKNIS (SOP/AS/09)

10. SOP IZIN PERCERAIAN/PERKAWINAN (SOP/AS/12) 11. SOP PENSIUN PNS DAN JANDA/DUDA (SOP/AS/13) 12. SOP PEMBERIAN NILAI KEPADA PEGAWAI

(SOP/AS/14)

13. SOP PEMBERIAN PENGHARGAAN KEPADA PEGAWAI (SOP/AS/15)

14. SOP Pelaporan Harta Kekayaan Pegawai dan Pejabat Negara (SOP/AS/16)

15. PENGELOLAAN TATA NASKAH (SOP/AS/17) 3 Fungsion

al Perencana an

1. SOP PERENCANAAN DAN PROGRAM ANGGARAN (SOP/AS/34)

2. SOP PENYUSUNAN PROGRAM KERJA

(28)

20

No Unit kerja

Jumla

h Terdiri dari Keterang

an

1 2 3 4 5

(SOP/AS/34/01)

3. SOP PENYUSUNAN SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (SOP/AS/35) 4. SOP PENYUSUNAN LKJIP (SOP/AS/35/01) 5. SOP PENYUSUNAN LAPORAN (SOP/AS/36) 6. SOP PENYUSUNAN LAPORAN E-MONEV

BAPPENAS (SOP/AS/36/01)

7. SOP PELAYANAN TIM (SOP/AS/37) 4 Fungsion

al Pengadaa n

1. SOP PERENCANAAN DAN PROGRAM ANGGARAN (SOP/AS/34)

2. SOP PENYUSUNAN PROGRAM KERJA (SOP/AS/34/01)

3. SOP PENYUSUNAN SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (SOP/AS/35) 4. SOP PENYUSUNAN LKJIP (SOP/AS/35/01) 5. SOP PENYUSUNAN LAPORAN (SOP/AS/36) 6. SOP PENYUSUNAN LAPORAN E-MONEV

BAPPENAS (SOP/AS/36/01)

7. SOP PELAYANAN TIM (SOP/AS/37) 1.

Tabel 2-1 : Matrik Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengadilan Agama Bukittingi Kelas IB

2. KINERJA/SASARAN KERJA PEGAWAI (SKP)

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2011tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B telah menggunakan Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dalam melaksanakan Penilaian Prestasi Kerja mulai tahun 2014. Sasaran Kerja Pegawai pada masing-masing Pegawai Negeri Sipil pada Pengadilan Agama Bukittinggi Kelas 1B pada tahun 2017 sebagai berikut:

No Nama Sasaran Kerja Pegawai

Jumlah Kegiatan

Tahun 2017

Nilai Ket

1 2 3 4 5 6

1 Dra. ORBA SUSILAWATI, MHI Ketua

2 KASTEL BAHRI, SH Hakim

3 Dra. ELFAYARI Hakim

4 Drs. ALIZARYON Hakim

5 Dra. Hj. ATMIYARTI Hakim

6 Dra. Hj. ZULMIATI Hakim

7 Drs. H. MARTIAS Hakim

Gambar

Tabel 3-76 Realisasi PNBP DIPA 04 TA. 2017 pada Pengedilan Agama Bukittinggi 67 Tabel 3-77 Penghargaan  yang  didapatkan  atas pengelolaan  keuangan  pada  PA
Tabel 2-1 : Matrik Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengadilan Agama Bukittingi Kelas IB
Tabel 2-2 : Matrik Sasaran Kerja Pegawai (SKP) Pengadilan Agama
Tabel 3-1 : Jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) pada Pengadilan Agama Bukittinggi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Akibat hukum dalam Penetapan Pengadilan Agama Kelas IB Lahat Nomor 03/Pdt.P/2008/PA.Lt, mengenai status anak angkat dalam keluarga yaitu: anak angkat ( NHW bin KS ) dalam

Skripsi ini membahas bagaimana Bentuk Perlindungan Hukum terhadap Istri melalui putusan pengadilan di Pengadilan Agama Sungguminasa Kelas IB, tidak dapat dipungkiri

Reviu Indikator Kinerja Utama sebagaimana tercantum dalam lampiran peraturan ini merupakan acuan kinerja yang digunakan oleh Pengadilan Agama Pariaman Kelas IB, untuk

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan InayahNya, sehingga Hakim Pengawas Bidang Pengadilan Agama Morotai dapat melaksanakan

DATA HAKIM DAN PEGAWAI PENGADILAN AGAMA BLITAR KELAS I.A TAHUN

Pengawas Bidang yang dilaksanakan secara reguler maupun insidentil yang sudah ada dalam Aplikasi SIWAS (Sistem Pengawasan) ke Pengadilan Agama Nganjuk. d) Aspek

Dalam rangka peningkatan pelayanan prima dan peningkatan mutu hasil kerja, terlebih dengan meningkatnya jumlah perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Amuntai Kelas

Dalam tahun 2017 ini Pengadilan Agama Pangkajene telah melakukan pengawasan dan pembinaan oleh Pengawas Habinwasbid dan pengawasan dari Pengadilan Tinggi Agama Makassar,