• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kebijakan Kemenkes di Bidang IT Kesehatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Kebijakan Kemenkes di Bidang IT Kesehatan"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

Kebijakan Kemenkes di Bidang IT Kesehatan

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

23 Juni 2022

Pusdatin - DTO

Kementerian Kesehatan

Republik Indonesia

(2)

Terdapat 400+ aplikasi kesehatan milik pemerintah yang belum saling

terintegrasi

Beberapa data yang sama

dikumpulkan oleh aplikasi yang berbeda-beda

Sistem / Aplikasi milik developer Health

Information System belum terintegrasi dengan ekosistem layanan kesehatan Indonesia

Ketidakseragaman metadata menyebabkan interoperabilitas sulit dilakukan

Tidak adanya standar format

interoperabilitas sehingga integrasi dilakukan berbeda-beda antara satu aplikasi dengan aplikasi lainnya

1

2

3

4

5

Fragmentasi Data dan Sistem Informasi Kesehatan

Petabytes Data Kesehatan

Data dan Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia

Kondisi dan Tantangan

(3)

3

0,4

Dokter per

1,000 populasi

1,18

Tempat tidur per 1,000 populasi

Rata-rat a

Asia

1,2 3,2 a OECD Rata-rat

Sumber: Kemenkes2019, 2020 physician density data and 2017 bed density data berdasarkan WWM, EIU, WHO

Rasio Dokter dan Tempat Tidur dibanding Populasi

Kendala Kapasitas Kesehatan

Rata-rata Asia 20

1,2 Rata-rata

3,2 OECD Rata-rata

Asia 20

3,3 Rata-rata

4,8 OECD

(4)

4

Krisis merupakan waktu yang tepat untuk melakukan perubahan

Akselerasi Transformasi Digital Kesehatan di Indonesia

Pandemi menyadarkan pentingnya Resiliensi Sektor Kesehatan

• Pandemi menunjukkan permasalahan sistemik yang harus diperbaiki

• Peningkatan kapasitas dan resiliensi sistem kesehatan perlu dilakukan

Sistem kesehatan Indonesia siap untuk Bertransformasi

• Teknologi digital tersedia luas dan publik lebih terbuka akan perubahan

• Pandemi mendorong percepatan implementasi transformasi digital

kesehatan untuk segera dilakukan

Perlu adanya Kolaborasi Menuju Indonesia Sehat

• Menuju Indonesia Sehat tidak dapat ditangani sendiri oleh Kemenkes sehingga perlu kerjasama dengan seluruh pelaku industri kesehatan

• Kemenkes harus membangun platform untuk

menghubungkan berbagai data dan sistem di ekosistem kesehatan dalam satu

kesatuan

Percepatan Transformasi Digital menjadi salah satu agenda prioritas dan penting nasional setelah

adanya Pandemi COVID-19.

Dalam mendukung percepatan transformasi digital di bidang kesehatan, kebutuhan akan talenta digital menjadi faktor yang sangat penting.

1 2 3

(5)

5

Salah satu strategi yang adaptif dalam

merespon dan

mencegah penyebaran covid-19 adalah

dengan memanfaatkan teknologi informasi

7

(6)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

SCREENING

Scan QR Code untuk melakukan screening dan tracing secara digital.

Termasuk kerjasama juga dengan lebih dari 80 aplikasi (KMK

No.HK.01.07 Menkes-5680-2021)

ELECTRONIC HEALTH ALERT RECORD eHAC diharapkan dapat menjadi alat pendukung pemerintah

Indonesia untuk meminimalisir risiko penularan COVID-19 oleh para

pemudik.

COVID-19 TESTING

Hasil tes PCR/Antigen pengguna terhubung langsung ke sistem input laboratorium melalui NAR

KETERSEDIAAN BED RS

Terhubung dengan SIRANAP untuk mengetahui ketersediaan tempat tidur RS secara real-time

TELEMEDISIN

Terintegrasi dengan layanan Isoman dengan menampilkan daftar 17 Penyedia Layanan Telemedisin yang bekerjasama dengan Kemenkes.

DIGITAL TRACING (SIJEJAK) Fitur pelacakan kontak yang

memanfaatkan pertukaran sinyal Bluetooth dari jarak dekat untuk mengidentifikasi kontak erat secara anonim.

VAKSINASI

Tiket Vaksin (termasuk Booster), Lokasi Vaksin terdekat dan Sertifikat Vaksin terintegrasi dengan sistem PCare dan KPCPEN. Termasuk sertifikat vaksin berstandar WHO dan EU.

Super App dalam penanggulangan COVID-19

Aplikasi PeduliLindungi

(7)

7

Integrasi berbagai macam sistem sebagai ‘back-end’ aplikasi PeduliLindungi

Ekosistem Teknologi dalam Penanggulangan Covid-19

NAR PCR NAR ANTIGEN FASKES/ LAB

SILACAK

TELEMEDISIN

Seluruh proses ini didukung oleh Pusat Data Nasional (PDN) yang

disediakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan dukungan keamanan data dari BSSN

Kerjasama dengan penyedia Platform Aplikasi untuk

memasyarakatkan prokes digital Pedulilindungi sesuai KMK

No.HK.01.07 Menkes-5680-2021 Alur layanan

telemedicine melalui chatbot whatsapp

Kolaborasi protokol kesehatan digital untuk pelaku perjalanan

Untuk validasi data identitas berdasarkan NIK dilakukan integrasi

dengan Kemendagri

Login

Pedulilindugi

WhatsApp Authentication

(8)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Integrasi proses logistik vaksin secara end-to-end

Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19

Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi COVID-19 yang mengintegrasikan proses logistik vaksin secara

end-to-end mulai dari Penerimaan, Distribusi, Konsumsi dan juga

Pembuangan untuk memastikan dan melacak jumlah vaksin di setiap

tahapan. Pengelolaan dan analisis data secara real time dalam volume besar dan bersumber dari berbagai Sistem Informasi.

(9)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Data yang akurat dan transparan untuk menghindari kesenjangan data

Dashboard Publik Ketersediaan Vaksin

Data vaksinasi yang

dipublikasikan membutuhkan data yang akurat dan transparan untuk menghindari kesenjangan data dalam program vaksinasi COVID-19. Kementerian Kesehatan meluncurkan Dashboard

Vaksinasi COVID-19 untuk

memudahkan masyarakat dalam melakukan pengecekan dan

pengendalian.

(10)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Dashboard Assesmen Situasi Covid-19

Dashboard Penilaian Covid-19

Dashboard Tracing Covid-19 Dashboard Testing Covid-19 Open Data untuk Situasi

Asesmen Covid-19

10 Memudahkan masyarakat untuk memantau perkembangan kondisi kasus Covid-19.

Pemerintah Daerah dapat dengan cepat menentukan intervensi penanganan Covid-19 di

masing-masing daerah.

Digunakan untuk menentukan level PPKM

(11)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

11

Pemutakhiran Data Bed RS secara real-time

Dashboard Data Ketersediaan Bed RS

Sistem Informasi Rawat Inap memberikan informasi

ketersediaan tempat tidur di rumah sakit sehingga pasien dengan mudah mengakses pada aplikasi PeduliLindungi tanpa harus mengantri.

Sistem ini bertujuan untuk menghindari penumpukan

pasien pada rumah sakit tertentu sehingga pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan cepat.

(12)

12

Data aktivitas perjalanan masyarakat menggunakan transportasi

Dashboard Monitoring Perjalanan

Dasbor ini menggambarkan aktivitas perjalanan masyarakat

menggunakan transportasi jalur udara, darat, dan air. Sumber data berasal dari fitur EHAC yang tersedia di aplikasi Peduli Lindungi.

(13)

13

Data aktivitas kunjungan masyarakat ke berbagai outlet

Dasbor Monitoring Mobilitas Masyarakat

Dasbor ini menggambarkan aktivitas kunjungan masyarakat ke berbagai outlet. Sumber data berasal dari aplikasi Peduli Lindungi yang diinput mandiri oleh masyarakat.

(14)

14

Dasbor ini menggambarkan status vaksinasi COVID dari pasien Komorbid

Dasbor Monitoring Pasien Komorbid

Dashboard ini bertujuan untuk menyajikan informasi terkait pasien Covid-19 yang berusia lansia dan memiliki komorbid. Prioritas layanan kesehatan dapat

dioptimalkan secara cepat dan tanggap pada lansia berkormorbid supaya mengurangi tingkat kematian akibat Covid-19.

(15)

15

Pandemi COVID-19 sudah menurun, kini saatnya kita berfokus pada transformasi

kesehatan demi kemajuan bangsa Indonesia

7

(16)

Pasien memiliki rekam medis kesehatan yang tidak terputus

Digitalisasi Kesehatan dari Awal Kehidupan

(17)

17

Tim Khusus untuk mempercepat Transformasi Digital Kesehatan

Digital Transformation Office (DTO)

Konsolidasi dan Standarisasi Data Rekam Medis Elektronik dalam platform Layanan Kesehatan indonesia (Indonesia Health Services/IHS)

Integrasi Data Kesehatan Nasional Berbasiskan Layanan

Transformasi Aplikasi untuk mendukung efisiensi proses pelaporan data Kesehatan yang menunjang kebutuhan analisa program dan kebijakan

Efisiensi Proses Pelaporan untuk Mendukung Analisa Data dan Pengambilan Keputusan

Membangun kerjasama dengan pelaku industri kesehatan untuk menciptakan ekosistem layanan kesehatan yang terus berkembang

Kolaborasi Ekosistem Digital Kesehatan

Meningkatkan kapasitas SDM di bidang kesehatan dalam pengembangan dan pemanfaatan produk Teknologi Informasi Digital

Peningkatan Kapasitas Digital SDM Kesehatan

DTO dibentuk pada Maret 2021

melalui Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/3605/2021.

(18)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

“Fokus Teknologi Digital Kesehatan akan digeser dari Pelaporan ke Pelayanan. Sehingga untuk seluruh fasilitas kesehatan berinovasi

menciptakan aplikasi-aplikasi, sistem teknologi yang

sebaik-baiknya untuk melayani masyarakat yang berinteraksi dengan mereka”

Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU

Menteri Kesehatan

Sumber: Kompas.com - 16/12/2021 dengan judul "Menkes: Fokus Teknologi Digital Kesehatan Akan Digeser dari Pelaporan ke Pelayanan",

(19)

19

3 Kegiatan Prioritas dengan 9 Program Transformasi

Kegiatan Prioritas Transformasi Teknologi Kesehatan

(20)

20 Fokus di tahun 2022 adalah pengembangan

sistem dari desain arsitektur yang sudah dibuat di tahun 2021

Pengembangan sistem sebagai fokus kegiatan di tahun 2022

Peta Jalan Transformasi Digital Kesehatan

(21)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Penghubung seluruh ekosistem pelaku dalam industri kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, Startup, Apotek, Dinas Kesehatan, Industri Kesehatan, Laboratorium, dll)

IHS menyediakan spesifikasi dan mekanisme terstandar untuk proses bisnis, data, teknis dan keamanan

Software developer dapat menggunakan bahasa apapun untuk mengembangkan aplikasinya, namun harus sesuai dengan spesifikasi dan mekanisme pertukaran data.

IHS Number yang menjadi single identifier informasi kesehatan pasien, memastikan setiap masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan yang berkesinambungan

Solusi Integrasi Sistem Informasi Kesehatan

Indonesia Health Services (IHS)

(22)

Dikembangkan dengan pendekatan infrastruktur Platform as a Services (PaaS)

Indonesia Health Services (IHS)

Citizen

Health App (CHA) Partner Systems

Masyarakat Partner System RS, Partner System Puskesmas, dan lainnya Indonesia

Health Services

(IHS)

Partner Systems Puskesmas

Partner Systems Rumah Sakit

Sistem Farmalkes Terintegrasi

Partner Systems Klinik

Sistem SDMK Terintegrasi

Sistem Manajemen

Internal Terintegrasi

Sistem Bioteknologi

IHS sebagai platform artinya sebagai penghubung atau jembatan pertukaran dan interaksi data (interoperabilitas) antara sistem informasi kesehatan yang ada di Indonesia.

Pertukaran data kesehatan melalui standar HL7 FHIR, yakni standar terkini dalam pertukaran data dan informasi kesehatan, yang telah digunakan di berbagai negara termasuk WHO.

Platform IHS dikembangkan menjadi 8 klaster utama, dimana 7 klaster merupakan sistem dari para pelaku industri kesehatan, dan 1 klaster Citizen Health App yang akan digunakan oleh masyarakat.

Citizen Health App (CHA)

22

(23)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Dapat digunakan oleh seluruh stakeholder kesehatan melalui IHS

Standardisasi Data sebagai Strategi Menuju Satu Data Indonesia

Data Patient (Master Patient Index)

Product data yang didesain khusus sebagai standard data pasien yang akan tervalidasi oleh DUKCAPIL untuk data yang berkaitan dengan demografi

Dapat digunakan sebagai standar utama data pasien oleh seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan di

Indonesia via IHS

Data Fasyankes (Master Sarana Index)

Master data yang didesain khusus sebagai standar data Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang terdiri dari 35 jenis Fasilitas Pelayanan kesehatan.

Data-data ini disusun berdasarkan dari berbagai sumber seperti SISDMK, RS Online, SIMADA, dan lain-lain

Data Nakes (Master Nakes Index)

Produk data yang didesain khusus sebagai standard data index tenaga kesehatan yang digabungkan dari berbagai sumber data SDM tenaga kesehatan (Nama, STR, SIP, dll)

Data Alat Kesehatan dan Obat (Kamus Kf+A)

Produk data yang didesain sebagai Master data Farmasi, Obat, dan Alat Kesehatan yang dikumpulkan dari berbagai sumber data seperti BPOM, LKPP sebagai standar referensi data obat (kandungan zat aktif, ukuran, volume, dll) dan alat kesehatan

Data Pembiayaan

Produk data yang didesain sebagai Master data Pembiayaan yang dapat digunakan oleh seluruh Fasilitas Kesehatan dan dapat dijadikan standar untuk penyusunan

format biaya untuk pelayanan, tindakan, dan lain-lain.

Data Layanan

Produk data yang didesain sebagai Master data Layanan yang dapat digunakan oleh seluruh Fasilitas Kesehatan dan dapat dijadikan standar pengkodean layanan.

(24)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

24 Pasien memiliki rekam medis

elektronik personal yang tidak terputus (Interoperable e-PHR)

Pemanfaatan data kesehatan yang lebih komprehensif dalam analisis kebijakan (Kebijakan Berbasis Data)

Rantai pasok Obat dan Alat Kesehatan serta distribusi SDM pada Fasyankes (Kualitas

Pelayanan Kesehatan Meningkat) Indonesia

Health Services (IHS)

Data Pasien

DataPembiayaan Data Nakes Data

Fasyankes

Data Alat

Kesehatan

Data Layanan dan Outcome Data Obat

Manfaat

1

2

3

Dapat digunakan oleh seluruh stakeholder kesehatan melalui IHS

Data Kesehatan sebagai Evidence-based Policy

(25)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Citizen Health App adalah sebuah platform terintegrasi yang menyimpan data kesehatan pribadi secara lengkap untuk seluruh masyarakat Indonesia.

● Pengguna dapat mengakses laporan kesehatan

pribadinya dan mendapatkan rekomendasi personal untuk memelihara kesehatan secara optimal.

● Perlindungan data pengguna pada Citizen Health App juga terjamin oleh mekanisme dan standar keamanan data kesehatan.

Pelayanan &

penggunaan obat Electronic Personal

Health Record Promosi Kesehatan Profil Medikasi

Sistem Kewaspadaan Okupansi Bed Rumah Dini

Sakit

Tracing & Testing Integrasi

Layanan Telemedisin Personalized

education

Super App Kesehatan yang digunakan oleh masyarakat Indonesia

Citizen Health App (CHA)

Risk screening

Integrasi IHS

PTM

Penyakit Menular

Personal Health Record

Prescription record

Kesehatan Ibu dan Anak

Integrasi BPJS

(26)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Ekosistem Inovasi Kesehatan

Tersedianya beragam teknologi saat ini dapat menjadi aset strategis dalam mewujudkan transformasi digital di bidang kesehatan terutama dalam menangani berbagai macam masalah kesehatan di Indonesia, misalnya

dengan pemanfaatan big data,

artificial intelligence, internet of things

(IoT), hingga machine learning.

(27)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Advokasi regulasi terhadap pertumbuhan inovasi sangat penting

Tantangan Regulasi Transformasi Teknologi Kesehatan

Telemedicine

Internet of Things

Bioteknologi

Rekam Medis Elektronik

Artificial Intelligence

Big Data

Blockchain

Standar Teknologi

Kode etik dan standar profesi

Aspek Kesehatan - Klinis Kebijakan Privasi

Perlu memastikan transformasi teknologi

kesehatan comply terhadap regulasi

Inovasi dan Transformasi

Aspek Hukum & Regulasi

(28)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Memastikan compliance Teknologi dengan Regulasi

Regulatory Sandbox Inovasi Kesehatan

Regulatory Sandbox menjadi sebuah ruang dimana pelaku inovasi bidang kesehatan dapat melakukan uji coba inovasi atau model bisnis baru dalam

lingkungan yang aman dan dipantau oleh regulator.

Implementasi Regulatory Sandbox turut menjadi masukan bagi

pemerintah dalam

mengembangkan kebijakan

berdasarkan pengalaman uji-coba dari para pelaku inovasi bidang kesehatan; dan juga menjadi

instrumen untuk mewujudkan IHS melalui compliance.

Inovasi Disruptif Bidang Kesehatan

Regulatory Sandbox

Persyaratan, Lisensi, dan Implementasi

Perijinan Penuh

& integrasi dengan IHS

Tanpa Melalui Uji-Coba

Sukses Uji-Coba

(29)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

Perlindungan Data Pribadi menjadi konsen utama dalam Pengembangan Sistem

Rujukan Perlindungan Data Pribadi Kesehatan

Regulasi Perlindungan Data Secara Umum dan Bidang Kesehatan

UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) PP 71/2019 tentang Penyelenggaraan Sistem

dan Transaksi Elektronik

Perpres 95/2018 tentang SPBE

Permen Kominfo 20/2016 tentang PDP dalam Sistem Elektronik

UU 36/2019 tentang Kesehatan

UU 9/2004 tentang Praktik Kedokteran

UU 44/2009 tentang Rumah Sakit PP 46/2014 tentang Sistem Informasi

Kesehatan

Indonesia Health Services

(IHS)

(30)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

& Kaitannya dengan rencana penerapan Rekam Medik Elektronik

Urgensi Perlindungan Data Pribadi

Citizen

Health App (CHA) Partner Systems

Masyarakat Sistem RS Terintegrasi, Kefarmasian Terintegrasi,

dan lainnya Indonesia

Health Services

(IHS)

Rekam Medis Elektronik

Perluasan dan Kerjasama

PeduliLindungi bekerjasama dengan lebih dari 80 Aplikasi, dengan tetap mengindahkan prinsip PDP:

Data

Sesuai dengan standar data kesehatan

Klasifikasi data terbuka/tertutup

Penyimpanan data di dalam negeri

Persetujuan (consent) dan Informasi yang Lengkap

Seluruh proses pengelolaan data disampaikan secara lengkap, disetujui pengguna dan tertuang dalam T&C.

Terdaftar dan Sertifikasi

Terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik

Standar ISO

Sertifikasi

Tata Kelola

User memiliki kuasa penuh untuk menginput/tidak data pribadi pada pihak ketiga.

Data pribadi tetap

disimpan di PeduliLindungi.

Hanya mentransmisikan status warna (tidak identik dengan satu individu).

Memiliki tujuan yang sama dengan pengumpulan.

Penguatan SDM dan Infrastruktur

Manajemen internal

Mekanisme komplain

Komunikasi dan edukasi

(31)

0 80 80 0 126 120

0 179 172 199 237 235

0 142 135

210 222 0 244 247 194

100 100 0

127 127 127 192 0 0 191 191 191

31 Startup

Digital Health Ecosystem

University

Insurance Provider

Health Service

Provider Startup

Community Medical Device

Industry

Pemerintah sebagai Katalis Ekosistem Kesehatan Digital

Kemenkes sebagai katalisator Ekosistem Inovasi Bidang Kesehatan mendorong ketersediaan dan implementasi inovasi kesehatan khususnya yang berbasis Teknologi 4.0 seperti Artificial Intelligence, Internet of Things, Biotechnology, dan teknologi lainnya.

Knowledge / Expertise Collaboration Kolaborasi dalam proyek transformasi digital sebagai ahli

Kolaborasi sebagai mitra pelaksana proyek transformasi digital kesehatan

Implementation Collaboration Fellowship Collaboration

Dukungan sumber daya manusia kolaboratif dalam jangka waktu tertentu yang terlibat langsung setiap hari dalam program transformasi digital

Kemenkes mendorong perkembangan Inovasi Kesehatan

Ekosistem Digital Kesehatan

(32)

Referensi

Dokumen terkait

Kebijakan puritanisme oleh sultan Aurangzeb dan pengislaman orang-orang Hindu secara paksa demi menjadikan tanah India sebagai negara Islam, dengan menyerang berbagai praktek

Bab pertama pendahuluan yang berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, penelitian terdahulu, definisi operasional,

Bali Megah Wisata Tour and Travel (eigen value = 2,671) yang terdiri dari indikator keamanan pembelian secara online, menyimpan informasi pribadi untuk

Pemekaan pernafasan atau kulit : Berdasarkan data yang tersedia, kriteria klasifikasi tidak dipenuhi. Mutagenisiti sel germa : Berdasarkan data yang tersedia, kriteria

Ada tiga macam perancangan yaitu : (1) asli yaitu merupakan desain penemuan yang benar-benar didasarkan pada penemuan belum  pernah ada sebelumnya, (2)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon korban terhadap aksi bullying verbal yang dialami, kondisi korban pasca bullying verbal,respon dari teman sebaya,

Preheating ini dilakukan selama 180 jam pada sagger 1-5 dan ini dilakukan hingga suhu mencapai 800 o C imana akan terjadi pencairan pitch, penguapan pitch hal ini bertujuan

Dalam situasi dimana akses terhadap tanah kota yang semakin sulit, baik karena harga tanah yang terlalu tinggi, spekulasi tanah, dan penguasaan serta monopoli tanah oleh mereka