• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Model Penyelesaian Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku Dalam Kecelakaan Lalu Lintas.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Model Penyelesaian Hukum Terhadap Anak Sebagai Pelaku Dalam Kecelakaan Lalu Lintas."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

122

DAFTAR PUSTAKA

Aertsen, Ivo, Daniela Bolívar, Vicky De Mesmaecker, Nathalie Lauwers. 2011. “Restorative Justice And The Active Victim: Exploring The Concept of Empowerment”. TEMIDA, Mart 2011, str. 5-19, ISSN: 1450-6637. Leuven Institute of Criminology.

Alkostar, Artidjo. 2007. ”Restorative Justice”. Majalah Hukum Varia Peradilan, Nomor 262 September 2007. Jakarta: IKAHI.

Angkasa, Saryono Hanadi, dan Muhammad Budi Setyadi. 2009. “Model Peradilan Restoratif Dalam Sistem Peradilan Anak. Jurnal Dinamika Hukum, Vo. 9 No. 3 September 2009.

Asshiddiqie, Jimly. 2006. Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI.

Azman, Azlinda dan Mohd Taufik bin Mohammad. 2012. “Crime Victims Support System and Restorative Justice: Possible Implementation in Malaysia”. Journal of Arts and Humanities (JAH), Volume -1, No.-2, October, 2012. Malaysia: Universiti Sains Malaysia.

Achjani Zulfa, Eva. 2009. Keadilan Restoratif. Depok: Badan Penerbit FHUI.

Basah, Sjachran. 1992. Perlindungan Hukum atas Sikap Tindak Administrasi

Negara. Bandung: Alumni.

Babinkum Polri, Ditlantas. 2006. Lalu Lintas Dalam Angka Tahun 2005 dan

Semester I Tahun. Jakarta: Ditlantas Polri.

Dewi, DS. dan Fatahillah A. Syukur. 2011. Mediasi Penal: Penerapan Restoratif

Justice di Pengadilan Anak Indonesia. Depok: Indie Publishing.

Gultom, Maidin. 2008. Perlindungan Hukum Terhadap Anak. Dalam Sistem

Peradilan Pidana Anak Di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Gultom, Maidan. 2012. Perlindungan Hukum Terhadap Anak dan Perempuan. Bandung: Refika Aditama.

Hasan Wadong, Maulana. 2000. Advokasi Anak dan Hukum Perlindungan Anak. Jakarta: Gramedia.

(2)

123

Hayden, Anne. 2012. “Safety Issues Associated With Using Restorative Justice for Intimate Partner Violence”. Women’s Studies Journal, Volume 26 Number 2, December 2012: 4-16. ISSN 1173-6615. New Zealand: Women’s Studies Association.

Haines, Kevin, Stephen Case, Katie Davies, Anthony Charles. 2013. “The Swansea Bureau: A Model of Diversion From The Youth Justice System”.

International Journal of Law, Crime and Justice, xx (2013) 1 – 21. United

Kingdom: Swansea University.

Hermanda, Imam. Tanpa Tahun. “Penerapan Mediasi Penal Dalam Penanganan Kasus Tindak Pidana Yang Dilakukan Oleh Anak”. Jurnal Publikasi. Depok: Universitas Indonesia.

Ridwan, HR. Hukum Administrasi Negara. Yogyakarta: UII Press.

Lamintang, P.A.F. 1997. Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia, Cet. Ke-3. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Mahfud MD, Moh. 1999. Pergulatan Politik dan Hukum Di Indonesia. Yogyakarta: Gama Media.

Manan, Bagir. 2006. ”Restorative Justice (Suatu Perkenalan)”. Majalah Hukum

Varia Peradilan, Nomor 247 Juni 2006. Jakarta: IKAHI.

Moleong, Lexy J. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

M.S. Hutapea, Novelina. 2013. “Perlindungan Hukum terhadap Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana (Studi di Kota Pematangsiantar)”. Jurnal Publikasi. Pematangsiantar: Fakultas Hukum USI Pematangsiantar.

Muhammad, Rusli. 2013. Lembaga Pengadilan Indonesia Beserta Putusan

Kontroversial. Yogyakarta: UII Press.

Muladi. 2004. Kapita Selekta Sistem Peradilan Pidana, Cetakan ke II. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Mushadi. 2007. Mediasi dan Resolusi Konflik di Indonesia. Semarang: Walisongo Mediation Center.

(3)

124

Mustofa, Muhammad. 2007. Kriminologi. Jakarta : FISIP UI Press.

Miles, Matthew B. dan Michael A. Huberman. 2007. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: UI Press.

Muchsin. 2011. “Perlindungan Anak Dalam Perspektif Hukum Positif (Tinjauan Hukum Administrasi Negara, Hukum Perdata, dan Hukum Pidana)”. Varia

Peradilan Tahun XXVI No. 308 Juli 2011. Jakarta: IKAHI.

Payne, Brian dan Vicky Conway. 2011. “A Framework for a Restorative Society? Restorative Justice in Northern Ireland”. European Journal of Probation, Vol. 3, No.2, 2011, pp 47 – 73 ISSN: 2006 – 2203. Irlandia Utara: Queen’s University Belfast.

Purnianti, Mamik Sri Supatmi dan Ni Made Martini Tinduk. 2003. Analisa Situasi

Sistem Peradilan Pidana Anak (Juvenile Justice System) di Indonesia.

Indonesia: UNICEF.

Rahardjo, Satjipto. 2007. Biarkan Hukum Mengalir, Catatan Kritis Tentang

Pergulatan Manusia dan Hukum. Jakarta : Kompas.

Rahardjo, Satjipto. Tanpa tahun. Masalah Penegakan Hukum suatu Tinjauan

Sosiologis. Bandung: Sinar Baru.

Rasjidi, Lili dan Ira Thania Rasjidi. 2004. Dasar-Dasar Filsafat dan Teori

Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Shah, Aashit. 2004. “Using ADR to Solve Online Disputes”. Richmond Journal of

Law & Technology, Volume X, Issue 3.

http://law.richmond.edu/jolt/v10i3/article25.pdf. Diakses pada hari Senin, 5 Mei 2014, jam 19.50 WIB.

Seokanto, Soerjono. 1983. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan

Hukum. Jakarta: Rajawali Press.

Sidharta, B. Arief. 2007. Meuwissen Tentang Pengembanan Hukum, Ilmu Hukum,

Teori Hukum, dan Filsafat Hukum. Bandung : Refika Aditama.

Siregar, Bismar. 1996. Rasa Keadilan. Surabaya: Bina Ilmu Offset.

Soetodjo, Wagiati. 2005. Hukum Pidana Anak. Bandung: Refika Aditama.

(4)

125

Supeno, Hadi. 2010. Kriminalisasi Anak: Tawaran Gagasan Radikal Peradilan

Anak Tanpa Pemidanaan. Jakrta: Kompas Gramedia.

Sigid Suseno dan Nella Sumika Putri. 2013. Hukum Pidana Indonesia:

Perkembangan dan Pembaharuan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suteki. 2013. Desain Hukum di Ruang Sosial. Yogyakarta: Thafa Media.

Sutopo, HB. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif, Dasar Teori dan Terapannya

dalam Penelitian. Surakarta: UNS Press.

Ucuk Suyono, Yoyok. 2013. Hukum Kepolisian: Kedudukan Polri Dalam Sistem

Ketatanegaraan Indonesia Setelah Perubahan UUD 1945. Yogyakarta:

Laksbang Grafika.

Warpani, S.P. 2002. Pengelolaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bandung: ITB.

Widya Pramono, Hari. 2012. “Upaya Perlindungan Terdakwa Anak Dalam Proses Persidangan di Pengadilan”. Varia Peradilan No. 319 Juni 2012. Jakarta: IKAHI.

Peraturan Perundang-Undangan: Undang-Undang Dasar 1945.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.

Undang-Undang nomor 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak.

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 Sistem Peradilan Pidana Anak.

Internet:

Kejaksaan Agung Akan Revisi Juknis Penuntutan Anak. http://www.tribunnews.com/2012/01/20. Diakses pada hari Senin, 9 Juni 2014, jam 20.10 WIB

Referensi

Dokumen terkait

Perspektif peradilan pidana dalam memberikan perlindungan hukum bagi korban tindak kejahatan lebih khusus kejahatan kesusilaan pada anak, melalui perkembangan sistem

(2) Upaya perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban tindak pidana asusila dapat dilakukan dalam bentuk: perlindungan oleh hukum, perlindungan selama dalam

Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana kekerasan seksual sesama anak dalam proses peradilan pidana dan sudah

KEBIJAKAN HUKUM PIDANA TIMOR – LESTE DALAM UPAYA PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU..

Dalam memberikan perlindungan khusus, terutama perlindungan hukum dalam sistem peradilan pidana kepada anak yang berhadapan dengan hukum, dalam

11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak terhadap anak sebagai pelaku dalam kasus kecelakaan lalu lintas sebagai salah satu proses penyelesaian kasus tindak

Wawancara dengan Bapak Dedi Panitera Muda Hukum Pidana Pengadilan Negeri Medan, 05 Januari 2017. Universitas

1. Pengaturan Diversi dalam hukum positif di Indonesia diatur dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Dalam sistem peradilan pidana