Proceeding Senadimas Undiksha 2021 | 145 I Gede Astra Wesnawa1, Putu Indra Christiawan2, Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi3
ABSTRACT
ABSTRAK
PENDAHULUAN
Tuntutan seorang guru saat ini bukan hanya sebatas kegiatan pendidikan dan pengajaran.
Namun, dituntut juga kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) yang meliputi pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Publikasi ilmiah dapat
berupa publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal dan publikasi buku teks pelajaran.
Publikasi ilmiah yang dilakukan guru akan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan guru karena untuk menghasilkan sebuah tulisan terlebih dahulu guru mengumpulkan bahan-bahan tulisan dari berbagai sumber
PROFESIONALISME GURU PADA KINERJA PUBLIKASI ILMIAH BAGI GURU IPS
1Iurusan Pendidikan IPS Pascasarjana UNDIKSHA; 2Jurusan Geografi FHIS UNDIKSHA; 3Jurusan Akuntansi FE UNDIKSHA;
Email: [email protected]; [email protected]; [email protected]
This program was held at SMA Negeri 1 Singaraja, which aims to: (1) motivate teachers to improve the performance of scientific publications as an integral part of efforts to improve sustainable professionalism and (2) develop teachers' abilities to think critically, systematically, creatively, innovatively, and productive in producing scientific publications. The program's implementation is devoted to the target audience of social studies teachers through coaching and mentoring activities. Due to the Covid-19 pandemic, all activities are conducted online using the Google Meet and Google Form platforms. The activity results show that coaching and mentoring can be carried out with the support of the target audience. The target audience is enthusiastic about participating in the training and mentoring and is motivated to improve teacher professionalism in the performance of scientific publications. The understanding of participants in the training and mentoring carried out is categorized as quite good, can understand how to write scientific articles to be published in scientific journals following the style of the journal environment with the ability to think critically, systematically, creatively, innovatively, and productively in producing scientific publications.
Keywords: Coaching; Accompaniment; Teacher Professionalism; Scientific Publication Performance
PkM ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Singaraja, yang bertujuan: (1) memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja publikasi ilmiah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya peningkatan keprofesionalan berkelanjutan dan (2) menumbuhkembangkan kemampuan guru untuk berfikir kritis, sistematis, kreatif, inovatif, dan produktif dalam menghasilkan publikasi ilmiah. Untuk mencapai tujuan tersebut pelaksanaan PkM dikhususkan pada khalayak sasaran guru IPS melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan.
Karena situasi pandemi Covid-19, maka seluruh kegiatan dilakukan secara daring dengan menggunakan platform google meet dan google form. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembinaan dan pendampingan dapat terlaksana dengan dukungan khalayak sasaran. Khalayak sasaran antusias mengikuti pelatihan dan pendampingan dan termotivasi untuk meningkatkan profesionalime guru dalam kinerja publikasi ilmiah.
Pemahaman peserta dalam pelatihan dan pendampingan yang dilakukan terkategori cukup baik, dapat memahami bagaimana menulis artikel ilmiah yang akan dipublikasi di jurnal ilmiah sesuai dengan gaya selingkung jurnal dengan kemampuan berfikir kritis, sitematis, kreatif, inovatif dan produktif dalam menghasilkan publikasi ilmiah.
Kata kunci: Pembinaan; Pendampingan; Profesionalisme Guru; Kinerja Publikasi Ilmiah
Proceeding Senadimas Undiksha 2021 | 146 terkait dengan apa yang ditulisnya, kemudian
mempelajarinya. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak banyak guru yang melakukan upaya peningkatan kinerja bidang publikasi. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Wesnawa, dkk (2019, 2020), tentang survei profil guru SMA dan SMK di Provinsi Bali dan NTB menunjukan hasil yang masih terkategori rendah dilihat dari aspek pelaksanaan profesi, aspek pengembangan diri, aspek publikasi ilmiah, dan aspek karya inovatif. Pada aspek publikasi ilmiah yang berkaitan dengan karya ilmiah dari hasil penelitian maupun kajian pustaka belum banyak dilakukan, sehingga guru-guru akan tertunda kenaikan pangkat/jabatan karena belum terpenuhinya syarat publikasi sesuai dengan Permeneg PAN-RB. Gayung bersambut dengan hasil penelitian tersebut dan dari penjajagan awal dengan guru dan Kepala SMA Negeri 1 Singaraja tanggal 9 Februari 2021, yang diterima oleh wakil kepala sekolah bidang kehumasan Ibu Wayan Karsiniasih, S.Pd dan Bapak Drs. Made Warsa, seperti ditunjukkan dalam Gambar 1.
Gambar 1. Penjajagan dan Pernyataan kesedian untuk pelaksanaan PkM
Dari hasil penjajagan dan wawancara yang dilakukan disepakati untuk melaksanakan kegiatan pembinaan dan pendampingan dengan pernyataan kesediaan kerjasama mitra dan kontrak perjanjian kerjasama antara SMA Negeri 1 Singaraja dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undiksha. Dari wawancara dengan wakil kepala sekolah dan guru-guru kelompok IPS dalam rangka meningkatkan kinerja publikasi guru guru IPS, mereka sangat membutuhkan
untuk jenjang kariernya ke depan. Kesadaran guru-guru kelompok bidang IPS di SMA Negeri 1 Singaraja tentang pengembangan keprofesionalan berkelanjutan ini, oleh tim pengabdi ditanggapi secara positif untuk melakukan pembinaan dan pendampingan.
Mengingat peran guru yang sangat penting dan strategis yang menjadi ujung tombak dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas.
SMA Negeri 1 Singaraja merupakan salah satu SMA dari 9 SMA yang tersebar di wilayah perkotaan Singaraja. Sekolah yang telah berdiri sejak 1 November 1958 dikenal sebagai sekolah menengah atas tertua di Bali dan Nusa Tenggara. Status akreditasi sekolah saat ini adalah terakreditasi A, dengan didukung oleh 61 tenaga guru dan jumlah peserta didiknya mencapai 1066 orang. Jumlah kelas atau rombongan belajar adalah 33 dengan 4 jurusan (http://sekolah.data.kemdikbud.go.id/index.php /chome/profil/239FFA15-403A-4085-9985- FFE67FF488EE).
Hasil penelusuran data awal kondisi guru kelompok bidang IPS di SMA N 1 Singaraja diperoleh data sebagai berikut: (1) Dari 10 orang guru, 4 orang di antaranya berstatus guru PNS lainnya berstatus guru honorer, (2) Dari 4 orang guru PNS, hanya 2 di antaranya golongan pangkat IV, lainnya masih golongan III, dan (3) Dari 4 orang guru PNS, 3 di antaranya telah tersertifikasi.
Berdasarkan hasil diskusi dengan guru-guru SMA Negeri 1 Singaraja terkait dengan pengetahuan dan pengalaman publikasi diperoleh informasi bahwa, Secara umum pemahaman mereka tentang penulisan artikel ilmiah masih rendah. Walaupun Istilah “artikel ilmiah” menurut mereka bukanlah istilah asing.
Namun, pengetahuan mereka terkait itu masih terlalu dangkal. Mereka masih bingung apa yang mesti dilakukan bila ingin menulis sebuah artikel ilmiah. Gambaran mereka terhadap wujud artikel ilmiah yang utuh masih beragam persepsinya, ini dikarenakan mereka memang jarang membaca artikel pada jurnal, majalah atau prosiding seminar. Pengalaman
Proceeding Senadimas Undiksha 2021 | 147 menulis artikel ilmiah juga masih sangat
rendah, bahkan hampir sebagian besar guru belum memiliki publikasi berupa artikel ilmiah (Wesnawa, dkk, 2020). Ada guru yang telah memiliki publikasi ilmiah, tulisan yang mereka buat biasanya terkait dengan lomba guru teladan/ guru berprestasi dan artikelnya dipublikasikan pada majalah ilmiah yang dikelola Dinas Pendidikan. Namun keberhasilan beberapa guru ini tidak diikuti oleh guru lainnya.
Permasalahan masih rendahnya jumlah publikasi ilmiah yang dilakukan guru-guru SMA Negeri 1 Singaraja berdampak pada terhambatnya kenaikan jabatan/pangkat guru- guru. Tidak sedikit di antara guru “merasa”
kurang mampu melaksanakan kegiatan pengembangan profesi berkelanjutan, sehingga menjadikan mereka enggan, tidak mau, dan bahkan apatis terhadap pengusulan kenaikan pangkat/golongan. Apabila kondisi ini dibiarkan pengembangan karir guru akan stagnan. Untuk itu, perlu dilakukan pembinaan dalam upaya melakukan publikasi ilmiah.
Melihat peliknya masalah, tentu saja kegiatan pembinaan dilakukan secara berkelanjutan melalui pendampingan. Guru-guru perlu didampingi dalam menulis artikel ilmiah baik artikel ilmiah dari hasilpenelitian maupun artikel hasil pemikiran/gagasan ilmiah, sehingga masalah-masalah yang muncul selama penulisan terpecahkan dan akhirnya guru dapat menghasilkan artikel yang siap dipublikasikan.
Dari analisis situasi di atas, jelas bahwa belum tumbuh kebiasaan dalam melakukan publikasi karya tulis ilmiah dalam jurnal di kalangan guru-guru SMA Negeri 1 Singaraja, padahal menghasilkan tulisan ilmiah merupakan kemampuan mutlak diperlukan setiap guru agar dapat mengembangkan keprofesionalan berkelanjutan sebagaimana diatur dalam Permenneg PAN-RB Nomor 16 Tahun 2009.
Pemahaman awal yang rendah dan pengalaman menulis artikel ilmiah yang minim membutuhkan upaya pembinaan yang massive.
Oleh karenanya, perlu diadakan pembinaan
melalui kegiatan pelatihan & pendampingan publikasi ilmiah bagi guru-guru, sehingga bisa mengantarkan guru untuk menghasilkan sebuah artikel ilmiah baik berupa artikel penelitian maupun artikel kajian pustaka.
Dengan demikian permasalahan yang dihadapi guru-guru SMA Negeri 1 Singaraja dapat dirumuskan sebagai berikut: (1) Rendahnya pemahaman guru-guru tentang kaidah penulisan artikel ilmiah dan (2) Jumlah artikel ilmiah yang dihasilkan guru-guru masih kurang.
Tujuan pelaksanaan PkM ini adalah (1) memotivasi guru untuk meningkatkan kinerja publikasi ilmiah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya peningkatan keprofesionalan berkelanjutan, dan (2) menumbuhkembangkan kemampuan guru untuk berfikir kritis, sistematis, kreatif, inovatif, dan produktif dalam menghasilkan publikasi ilmiah.
METODE
Khalayak sasaran kegiatan PkM ini melibatkan guru kelompok IPS di SMA Negeri 1 Singaraja. Untuk menjawab permasalahan yang disampaikan, disusun kerangka pemecahan masalah dengan alternatif pemecahan masalah yang diupayakan adalah menyediakan sumber, melatih guru dalam pencarian informasi di media online, melaksanakan pelatihan penulisan publikasi ilmiah, mengadakan bimbingan melalui pendampingan bagi guru yang memiliki masalah dalam penyusunan artikel untuk publikasi ilmiah dan memfasilitasi penerbitan pada jurnal ilmiah yang ada di lingkungan Undiksha. Alternatif yang paling memungkinkan dilaksanakan adalah pelatihan penulisan publikasi ilmiah, pendampingan penulisan publikasi ilmiah dan memfasilitasi penerbitan artikel yang dihasilkan guru pada jurnal ilmiah yang ada di lingkungan Undiksha.
Proceeding Senadimas Undiksha 2021 | 148 Gambar 2.Kerangka Pemecahan Masalah
Kegiatan pembinaan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan & pendampingan, dengan langkah-langkah: (1) Seminar & Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah. Seminar dan pelatihan dirancang selama dua hari atau sekitar 16 Jam. Pada hari I, direncanakan akan diisi dengan kegiatan pembekalan materi berupa kaidah penulisan artikel ilmiah hasil penelitian dan artikel ilmiah kajian pustaka/gagasan. Peserta juga dilatih untuk melakukan pencarian informasi di internet serta menganalisis artikel-artikel yang ada berdasarkan kaidah penulisan yang telah diberikan.
Pada hari II, peserta praktik langsung menulis artikel ilmiah baik berupa artikel penelitian maupun artikel kajian pustaka. Draft artikel yang dihasilkan selanjutnya direview oleh tim pengabdian. Peserta diharapkan melakukan perbaikan berdasarkan masukan yang diberikan dan (2) Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah. Penulis meyakini, menulis artikel ilmiah bukanlah pekerjaan yang mudah.
Untuk dapat menghasilkan tulisan yang baik, guru diberikan kesempatan untuk melakukan bimbingan artikel dengan tim pengabdian. Tim pengabdian melakukan pendampingan terhadap guru-guru secara terjadwal dengan harapan guru yang mengalami kesulitan dalam menulis artikel datang untuk melakukan bimbingan sesuai jadwal. Dengan melakukan pendampingan, diharapkan semua peserta bisa menghasilkan artikel yang siap dipublikasikan.
Keberhasilan kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah ini akan ditinjau dari kuantitas dan kualitas produk artikel yang dihasilkan, dengan menggunakan indikator keberhasilan, Yasa (2014) dan dilengkapi dengan rubrik penilaian.
HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Pelatihan
Sebelum melakukan kegiatan PkM, diawali dengan rapat koordinasi tim yang meliputi pelaksanaan kegiatan dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan PkM ini. Rapat koordinasi untuk melakukan penyiapan materi pelatihan pembinaan guru dalam penulisan artikel ilmiah. Penyiapan materi disesuaikan dengan hasil observasi ke sekolah mitra yang dalam hal ini melibatkan kelompok guru bidang studi IPS sekolah mitra yatu SMA Negeri 1 Singaraja. Pada tahap pelaksanaan PKM Pembinaan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah ini dapat dideskripsikan sebagai berikut:
moderator dalam pelaksanaan PkM ini adalah Nyoman Ayu Wulan Trisna Dewi, S.E., M.Sc.
Materi pertama yang disampaikan dalam
kegiatan PKM ini adalah Karakteristik Karya Tulis Ilmiah, kiat membuat karya tulis ilmiah yang dipaparkan oleh Ketua Tim (Prof. I Gede Astra Wesnawa). Selanjutnya materi kedua tentang Teknik submit artikel di jurnal ilmiah oleh Putu Indra Christiawan, S.Pd., M.Sc.
Setelah selesai penyampaian materi dilanjutkan dengan tanya jawab dan diskusi. Peserta pelatihan sangat antusias terhadap pelatihan yang diberikan, yang ditunjukkan dengan adanya pertanyaan dan diskusi yang dilakukan peserta melalui platform google meet.
Pembinaan Profesionalisme Guru Saturday, July 31 · 9:00 – 11:0 0amGoogle Meet joining
infoVideo call link:
https://meet.google.com/cxj-jxyn-guh Or dial:
1788 - 269 -
(US) +1 929 PIN: 212 580 186#
Proceeding Senadimas Undiksha 2021 | 149 Gambar 2. Sambutan Pembukaan Kegiatan
PkM oleh Kapala SMA N 1 Singaraja
Pelaksanaan kegiatan PkM diawali dengan pemaparan materi oleh tim pelaksana yaitu dari Prof. I Gede Astra Wesnawa, dan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Putu Indra Christiwan, S.Pd. M.Sc.(Gambar 3 dan Gambar 4)
Gambar 3. Pemaparan Materi Peminaan dan Pendampingan dalam Penulisan Karya Imiah Bagi Guru Kelompok IPS
Gambar 4. Pemaparan Materi Submitt Artikel Publikasi Ilmiah
Pemahaman guru dalam penulisan artikel ilmiah melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan
Proses pendampingan dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan melakukan review artikel yang disiapkan guru. Pelaksana kegiatan menilai artikel yang ditulis berdasarkan beberapa indikator penilaian. Dari indikator penilaian yang telah dilakukan, maka terlihat apakah artikel yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria minimal yang ditetapkan dalam indikator keberhasilan tersebut. Berdasarkan indikator penilaian, tercatat bahwa 80% mitra telah memenuhi kriteria artikel jurnal yang tinggi, terutama pada penyusunan bagian inti.
Dengan kata lain, peserta telah memahami aspek-aspek yang dinilai dalam review artikel, sesuai dengan materi yang telah disampaikan oleh narasumber (tim pelaksana PkM). Peserta pelatihan sangat antusias dalam kegiatan diskusi pada sesi pendampingan yang dilaksanakan dan termotivasi untuk meningkatkan kinerja publikasi dalam karya tulis ilmiah.
Evaluasi proses pelaksanaan kegiatan PkM ini ditunjukkan dengan keterlibatan guru dalam mengikuti pelatihan penulisan karya ilmiah dari yang diundang, semua guru hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan. Pelakanaan kegiatan menggunakan media google meet. Hal ini dilakukan mengingat situasi pandemi covid- 19 di masa PPKM Darurat yang harus berkerja dari rumah (BDR/WFH). Walaupun tidak bisa melakukan kegiatan secara luring, ternyata guru-guru sangat antusias mengikuti pembinaan dan pendampingan yang ditunjukkan dengan pertanyaan yang diajukan peserta, sehingga dapat menumbuhkembangkan kemampuan guru untuk berfikir kritis, sistematis, kreatif, inovatif, dan produktif dalam menghasilkan publikasi ilmiah.
Proceeding Senadimas Undiksha 2021 | 150 Gambar 5. Pertanyaan dan Diskusi Peserta dari
Guru PKn.
Gambar 6. Pertanyaan dan Diskusi dengan Guru Ekonomi.
Dari diskusi yang dilakukan guru bersama Tim Pelaksanan PkM, guru-guru sangat berterima kasih ke tim pelaksana pengabdian dari Undiksha atas berbagai informasi dan bantuan fasilitasi yang diberikan, agar guru kelompok IPS bisa lancar dalam meningkatkan jenjang karier ke pangkat/jabatan yang lebih tnggi. Ni Putu Rahayu, S.Pd yang akan naik ke pangkat/golongan IVb, dan Ibu Ketut Eresmawati, S.Pd., M.Pd yang akan naik ke golongan IVc.
SIMPULAN
Pelaksanaan pembinaan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah bagi guru IPS telah sesuai dengan tahapan yang direncanakan sebelumnya. Pemahaman guru terhadap penulisan artikel ilmiah dilihat dari diskusi yang dilakukan terkategori baik, sehingga guru termotivasi untuk membuat publikasi karya tulis ilmiah. Secara keseluruhan respon peserta pembinaan dan pendampingan penulisan artikel Ilmiah ini merasakan sangat puas terhadap
pelatihan dan pendampingan yang diberikan, sehingga publikasi ilmiah yang dihasilkan akan berimplikasi pada peningkatan kinerja dan jenjang karier guru IPS, dan bertumbuhkembangnya kemampuan guru untuk berfikir kritis, sistematis, kreatif, inovatif, dan produktif dalam menghasilkan publikasi ilmiah.
Untuk meningkatkan pemahaman penulisan artikel ilmiah perlu dilakukan pendampingan secara intensif dan praktik penulisan secara langsung, dengan melibatkan lembaga penelitian dan publikasi ilmiah yang ada di perguruan tinggi terdekat
DAFTAR RUJUKAN
Peraturan Menteri Negara PAN-RB No. 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.
Wardani, I.G.A.K, Wilhardit, K. & Nasution, N. (2004). Penelitian Tindakan Kelas.
Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Fidian, Athia, Agrissto Bintang, Aji Pradana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Magelang, and Universitas Muhammadiyah Magelang.
(2019). “Pelatihan Penulisan Dan Publikasi Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Di Kota Magelang.” Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal
2 (2): 159–62.
https://doi.org/https://doi.org/10.33330/ju rdimas.v2i2.338.
Gilinsky, Armand, Sharon L. Forbes, and Marlene M. Reed. (2016). “Writing Cases to Advance Wine Business Research and Pedagogy: A Business Article By.” Wine Economics and Policy, 60–67.
https://doi.org/10.1016/j.wep.2016.04.00 1.
Gunawan, Imam. (2014). Metode Penelitian Kualitatif: Teori Dan Praktik. Jakarta:
Bumi Aksara.
Hafiar, Hanny, T Damayanti, P Subekti, and D Fatma. (2015). “Peningkatan Pendidikan Dan Pengembangan Kompetensi Guru SMA Negeri 1 Katapang Melalui
Proceeding Senadimas Undiksha 2021 | 151 Partisipasi Dalam Publikasi Akademis Di
Media Massa.” Dharmakarya 4 (2): 88–
92.
https://doi.org/10.24198/DHARMAKAR YA.V4I2.10032.
Kartowagiran, Badrun. (2015). “KINERJA
GURU PROFESIONAL (GURU
PASCA SERTIFIKASI).” Jurnal
Cakrawala Pendidikan.
https://doi.org/10.21831/cp.v3i3.4208.
Kunandar. (2015). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Pesrta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013. Jurnal
Evaluasi Pendidikan.
https://doi.org/10.21009/JEP.022.05.
Ortinau, David J. (2011). “Writing and Publishing Important Scientific Articles:
A Reviewer’s Perspective.” Journal of Business Research 2 (64): 150–56.
https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2010.02.
002.
Rindjin, Ketut. (2007). “Peningkatan Profesionalisme Guru.” Jurnal
Pendidikan Dan Pengajaran Edisi Khusus (9): 426–39.
Sagala, Danner, Supriyono Supriyono, Dodo Sutardi, and Prihanani Prihanani. (2019).
“Pelatihan Dan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Pada Guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.” Abdihaz:
Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada
Masyarakat 1 (1): 1.
https://doi.org/10.32663/abdihaz.v1i1.74 2.
Wesnawa, I Gede Astra, (2019). Survei Profil Guru SMA dan SMK di Provinsi Bali dan NTB. Laporan penelitian. LPPM Undiksha: Singaraja.
Wesnawa, I Gede Astra., Putu Indra Christiawan, (2020). Profil Kompetensi Guru SMA dan SMK. Prosiding seminar Nasional Riset dan Inovasi 2020.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Undiksha. Singaraja.