*
1 Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)
∙ Pengidentifikasi produk
∙ Nama dagang: Interflon Grease HD2
∙ Penggunaan zat atau campuran yang teridentifikasi relevan dan pelarangan penggunaan yang disarankan
∙ Pemanfaatan zat / campuran Pelumas
∙ Perincian tentang penerbit dokumen data keselamatan
∙ Pabrikan/Pemasok:
Interflon b.v.
P.O. Box 1070
NL-4700 BB Roosendaal The Netherlands
Tel: +31(0)165.55.39.11 Email: [email protected] www.interflon.com
∙ Informasi lebih lanjut yang dapat diperoleh dari: Product safety department
∙ Nomor telepon darurat: Tel: +31 (0)165 55 39 11 (Monday to Friday from 8:30am to 17:00pm)
*
2 Identifikasi Bahaya
∙ Klasifikasi zat atau campuran
Produk tersebut tidak diklasifikasikan menurut Globally Harmonized System (GHS).
∙ Elemen label
∙ Elemen label GHS Kosong
∙ Piktogram bahaya Kosong
∙ Kata isyarat Kosong
∙ Penjelasan bahaya Kosong
*
3 Komposisi /Informasi tentang Bahan Penyusun Senyawa Tunggal
∙ Karakterisasi zat kimia: Campuran
∙ Deskripsi: Campuran oli mineral, pengental calsium sulfonate, aditif, dan Teflon®.
∙ Komponen berbahaya:
CAS: 12001-85-3
EINECS: 234-409-2 Naphthenic acids, zinc salts Akuatik Kronis 3, H412 ≤ 2,5%
∙ SVHC
Produk ini tidak mengandung bahan yang membahayakan (SVHC) yang dianggap sumber bahaya untuk kesehatan manusia maupun lingkungan hidup.
(SVHC <0.1% (w/w) Regulation (EC) No. 1907/2006 (REACH), Article 57).
∙ Informasi tambahan: Lihat Bagian 16 dari SDS ini untuk teks lengkap dari pernyataan bahaya.
*
4 Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan
∙ Deksripsi tindakan Pertolongan pertama
∙ Informasi umum: Tidak diperlukan tindakan khusus.
∙ Setelah terhirup: Berikan udara segar; konsultasikan dengan dokter bila ada keluhan..
∙ Setelah tersentuh kulit: Umumnya, produk tidak membuat iritasi pada kulit.
∙ Setelah menyentuh mata: Bilas mata terbuka selama beberapa menit pada air yang mengalir.
(Berlanjut di halaman 2) ID
(Berlanjut di halaman 1)
∙ Setelah menelan: Jika gejala berlanjut, konsultasikan dengan dokter.
∙ Informasi bagi dokter:
∙ Gejala dan efek yang paling penting, baik yang akut maupun yang ringan Efek akut dan tertunda di-indikasikan di bagian 2 dan 11.
∙ Indikasi perlunya perhatian medis dan perawatan khusus segera Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
5 Tindakan pemadaman kebakaran
∙ Media pemadaman kebakaran
∙ Bahan pemadaman yang sesuai:
Gunakan metode pemadaman kebakaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
CO2, pasir, bubuk pemadam kebakaran. Jangan gunakan air.
Busa
∙ Bahan pemadaman yang tidak sesuai karena alasan keselamatan: Air
∙ Bahaya khusus akibat dari zat atau campuran
Pembentukan gas beracun dimungkinkan selama pemanasan atau bila ada kebakaran.
Karbon monoksida (CO)
Hydrogen fluoride dan bahan fluoride lainnya.
∙ Saran bagi pemadam kebakaran
∙ Perlengkapan pelindung:
Kenakan perangkat pelindung pernapasan mulut yang mandiri.
Gunakan alat pelindung diri (EN469).
∙ Informasi tambahan
Buang sisa kebakaran dan air pemadaman yang terkontaminasi sesuai dengan peraturan setempat.
*
6 Tindakan Penanggulangan jika terjadi Tumpahan dan Kebocoran
∙ Pencegahan pribadi, perlengkapan pelindung, dan prosedur darurat Kenakan pakaian pelindung.
Risiko bahaya terpeleset pada produk yang bocor/tumpah.
∙ Pencegahan lingkungan: Jangan biarkan masuk ke pembuangan/ permukaan atau air tanah.
∙ Metode dan bahan untuk pengurungan dan pembersihan:
Tumpah produk segera.
Ambil secara manual.
Bersihkan reside dengan pembersih alkali.
∙ Rujukan ke bagian lain
Lihat Bagian 8 untuk informasi mengenai perlengkapan perlindungan pribadi.
Lihat Bagian 13 untuk informasi mengenai pembuangan.
*
7 Penanganan dan Penyimpanan
∙ Penanganan:
∙ Langkah pencegahan untuk penanganan yang aman
Tidak diperlukan tindakan pencegahan bila digunakan dengan benar.
∙ Informasi terkait kebakaran - dan perlindungan ledakan: Tidak diperlukan tindakan khusus.
(Berlanjut di halaman 3) ID
(Berlanjut di halaman 2)
∙ Kondisi penyimpanan yang aman, termasuk setiap kondisi yang tidak kompatibel
∙ Penyimpanan:
∙ Persyaratan yang harus dipenuhi untuk ruang penyimpanan dan wadah:
Simpan sesuai dengan peraturan lokal/regional/nasional/internasional.
Jaga wadah tertutup rapat.
Simpan di tempat yang kering.
∙ Informasi mengenai penyimpanan pada fasilitas penyimpanan yang umum: Tidak diperlukan.
∙ Informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyimpanan: Tidak ada.
∙ Penggunaan akhir khusus Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
8 Kontrol Paparan/ Perlindungan Diri
∙ Informasi tambahan mengenai desain fasilitas teknis: Tidak ada data lebih lanjut; lihat item 7.
∙ Parameter kontrol
∙ Bahan-bahan dengan nilai terbatas yang memerlukan pemantauan di tempat kerja:
Produk tidak mengandung bahan tertentu dengan jumlah dan nilai yang patut diawasi pada tempat kerja.
∙ Informasi tambahan: Daftar valid selama pembuatan yang digunakan sebagai basis.
∙ Kontrol keterpaparan
∙ Perlengkapan pelindung pribadi:
∙ Tindakan perlindungan dan higienitas secara umum:
Tindakan pencegahan harus dipatuhi ketika menangani bahan kimia.
Cuci tangan sebelum istirahat dan di akhir kerja.
Jangan makan dan minum, merokok, atau mengendus saat bekerja.
∙ Perlindungan pernapasan: Tidak diperlukan.
∙ Perlindungan tangan:
Tidak perlu sarung tangan pelindung bahan kimia.
Karena tidak melewati pengujian, tidak ada saran yang diberikan terkait bahan sarung tangan untuk produk/
preparat/ campuran kimia.
Pemilihan bahan sarung tangan sesuai dengan pertimbangan waktu penetrasi, laju difusi, dan degradasi
∙ Bahan sarung tangan Tidak diperlukan.
Pemilihan sarung tangan yang sesuai tidak hanya bergantung pada bahan, tapi juga tanda kualitas lebih lanjut dan bervariasi antar pabrikan. Oleh karena produk adalah preparat beberapa zat, ketahanan bahan sarung tangan tidak dapat dihitung sebelumnya dan oleh karena itu harus diperiksa sebelum digunakan.
Pengalaman menunjukan bahwa perlindungan dengan penggunaan sarung tangan neoprene, nitril, dan PVC sudah cukup.
Waktu Tembus: < 60 menit.
∙ Waktu penetrasi bahan sarung tangan Tidak diperlukan.
Waktu penetrasi tidak dapat ditentukan dengan metode EN 374 Part 3.
∙ Perlindungan mata: Tidak diperlukan.
∙ Perlindungan tubuh: Pakai pakaian pelindung yang sesuai (EN ISO 13688).
ID (Berlanjut di halaman 4)
*
9 Sifat fisika dan kimia
∙ Informasi mengenai properti dasar fisik dan kimiawi
∙ Informasi umum
∙ Tampilan:
Bentuk: Bubur
Warna: Cokelat muda
∙ Bau: Berminyak
∙ Ambang bau: Tidak ditentukan.
∙ Nilai pH: Tidak dapat diterapkan.
∙ Perubahan kondisi
Titik leleh/Rentang leleh: Tidak berlaku.
Titik didih/Rentang didih: Tidak berlaku.
∙ Titik menyala: > 150 °C
∙ Kemampuan terbakar (padat, bentuk gas): Tidak ditentukan.
∙ Suhu penyulutan: Tidak ditentukan.
∙ Suhu penguraian: Tidak ditentukan.
∙ Swasulut: Produk tidak dapat menyulut sendiri.
∙ Bahaya ledakan: Produk tidak menyebabkan bahaya ledakan.
∙ Batas ledakan:
Bawah: Tidak ditentukan.
Atas: Tidak ditentukan.
∙ Tekanan uap: Tidak dapat diterapkan.
∙ Densitas di 20 °C: 1,02 g/cm³
∙ Densitas relatif Tidak ditentukan.
∙ Densitas uap Tidak dapat diterapkan.
∙ Laju penguapan Tidak dapat diterapkan.
∙ Keterlarutan / Ketercampuran dengan
air: Tidak dapat larut.
∙ Viskositas:
Dinamis di 20 °C: 750 Pas
Kinematik: Tidak dapat diterapkan.
∙ Informasi lainnya Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
10 Stabilitas dan Reaktifitas
∙ Kereaktifkan No reactivity hazards known under normal storage and use conditions.
∙ Stabilitas kimiawi Stable under normal storage and use conditions.
∙ Penguraian / kondisi termal yang harus dihindari:
Untuk menghndari penguraian termal jangan terlampau panas.
∙ Kemungkinan reaksi berbahaya Tidak ada reaksi berbahaya yang diketahui.
(Berlanjut di halaman 4)
∙ Bahan yang tidak kompatibel: Oksidasi kuat.
∙ Produk penguraiani yang berbahaya:
Carbon monoxide dan bahan carbohydrate bisa dilepaskan pada saat dekomposisi termal. Bahan Fluoride bisa terlepas pada suhu 400⁰C.
*
11 Informasi Toksikologi
∙ Informasi mengenai efek toksin
∙ Keracunan akut:
∙ Nilai LD/LC50 yang relevan untuk klasifikasi:
12001-85-3 Naphthenic acids, zinc salts Mulut LD50 4920 mg/kg (Rat)
∙ Efek paling mengganggu:
∙ pada kulit: Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ pada mata: Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Subakut pada keracunan kronis: Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Informasi tambahan terkait toksikologi:
Produk menampilkan bahaya berikut sesuai dengan metode perhitungan pada Panduan Klasifikasi UE Umum untuk Preparat sebagaimana diterbitkan dalam versi terbaru:
Dekomposisi panas menghasilkan uap dari plastik terfluorinasi bisa menyebabkan demam kabut polimer dengan gejala seperti flu pada manusia, terutama ketika merokok tembakau yang terkontaminasi.
Ketika digunakan dan ditangani sesuai dengan spesifikasi, produk tersebut tidak memiliki efek yang merugikan menurut pengalaman dan informasi yang diberikan kepada kami.
∙ Efek CMR (bersifat karsinogen, mutagen, dan racun untuk reproduksi)
Produk ini tidak memenuhi kriteria untuk klasifikasi CMR (karsinogen, mutagen, beracun untuk reproduksi.
*
12 Informasi Ekologi
∙ Keracunan
∙ Keracunan dalam air:
12001-85-3 Naphthenic acids, zinc salts LC50 96 hr 1,53 – 2 mg/l (Fish) EC50 48 hr 4,6 mg/l (Daphnia)
∙ Kekonsistenan dan penurunan kemampuan terurai Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Perilaku dalam sistem lingkungan:
∙ Potensi bioakumulatif Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Mobilitas dalam tanah Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Informasi ekologis tambahan:
∙ Catatan umum:
Jangan biarkan produk yang belum diencerkan atau dalam jumlah besar menjangkau air tanah, saluran, atau sistem pembuangan.
∙ Efek merugikan lainnya Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
ID (Berlanjut di halaman 6)
*
13 Pembuangan Limbah
∙ Metode penanganan limbah
∙ Saran
Tidak boleh dibuang bersama dengan sampah rumah tangga. Jangan izinkan produk menjangkau sistem pembuangan.
∙ Pengemasan tidak bersih:
∙ Saran: Buang isi/wadah sesuai dengan peraturan Lokal/regional/nasional/internasional.
*
14 Informasi Transpor/Pengangkutan
∙ Nomor UN
∙ ADR, ADN, IMDG, IATA Kosong
∙ UN Nama pengapalan yang tepat
∙ ADR, ADN, IMDG, IATA Kosong
∙ Kelas bahaya pengangkutan
∙ ADR, ADN
∙ Kelas Kosong
∙ Kelompok pengemasan
∙ ADR, IMDG, IATA Kosong
∙ Bahaya lingkungan: Tidak dapat diterapkan.
∙ Pencegahan khusus untuk pengguna Tidak dapat diterapkan.
∙ Pengangkutan massal sesuai dengan Lampiran II
MARPOL73/78 dan Kode IBC Tidak dapat diterapkan.
∙ UN "Peraturan Model": Kosong
*
15 Informasi yang Berkaitan dengan Regulasi
∙ Peraturan/undang-undang keselamatan, kesehatan, dan lingkungan khusus untuk zat atau campuran
∙ Elemen label GHS Kosong
∙ Piktogram bahaya Kosong
∙ Kata isyarat Kosong
∙ Penjelasan bahaya Kosong
∙ Peraturan Nasional:
∙ Kelas bahaya air: Bahaya untuk air kelas 1 (Penilaian sendiri): sedikit berbahaya untuk air.
∙ Penilaian keselamatan bahan kimiawi: Penilaian Keselamatan Kimia telah dilaksanakan.
ID (Berlanjut di halaman 7)
*
16 Informasi Lain
Informasi ini berdasarkan pengetahuan saat ini. Namun, ini tidak mendasari jaminan untuk fitur produk tertentu dan tidak dapat mendasari hubungan kontrak yang valid di mata hukum.
Lembar data keselamatan bahan ini hanya memberikan informasi yang berkaitan dengan keselamatan kerja dan bukan sebagai pengganti informasi produk atau spesifikasi produk.
∙ Frasa relevan (kode dan teks lengkap sebagaimana yang tertera di bab 3)
Kalimat ini tidak langsung berhubungan dengan produk, melainkan bertujuan memberikan informasi dan berhubungan dengan komponen individual yang ada di section 3.
H412 Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
∙ Departemen yang menerbitkan MSDS: Product safety department.
∙ Kontak:
Head Laboratory
Email: [email protected]
∙ Singkatan dan akronim:
ADR: Accord européen sur le transport des marchandises dangereuses par Route (European Agreement concerning the International Carriage of Dangerous Goods by Road)
IMDG: International Maritime Code for Dangerous Goods IATA: International Air Transport Association
EINECS: European Inventory of Existing Commercial Chemical Substances ELINCS: European List of Notified Chemical Substances
CAS: Chemical Abstracts Service (division of the American Chemical Society) LC50: Lethal Concentration, 50 percent
LD50: Lethal Dose, 50 percent SVHC: Substances of Very High Concern
REACH: Registration, Evaluation, Authorisation and Restriction of Chemicals CLP: Classification, Labelling and Packaging of substances and mixtures EC50: Effective Concentration, 50 percent
IC50: Inhibitory Concentration, 50 percent
LL/EL/IL: Lethal Loading/Exposure Limit/Inhibition Limit LL50: Lethal Loading, 50 percent
EL50: Effective Loading, 50 percent IL50: Inhibitory Level, 50 percent
NOEC/NOEL: No Observed Effect Concentration / No Observed Effect Level OECD: Organisation for Economic Cooperation and Development
Akuatik Kronis 3: Hazardous to the aquatic environment - long-term aquatic hazard – Category 3
∙ * Data dibandingkan dengan versi sebelumnya yang telah diubah.
ID