*
1 Identifikasi Senyawa (Tunggal atau Campuran)
∙ Pengidentifikasi produk
∙ Nama dagang: Interflon Food Grease HD2 (aerosol)
∙ Penggunaan zat atau campuran yang teridentifikasi relevan dan pelarangan penggunaan yang disarankan
∙ Pemanfaatan zat / campuran Pelumas
∙ Perincian tentang penerbit dokumen data keselamatan
∙ Pabrikan/Pemasok:
Interflon b.v.
P.O. Box 1070
NL-4700 BB Roosendaal The Netherlands
Tel: +31(0)165.55.39.11 Email: [email protected] www.interflon.com
∙ Informasi lebih lanjut yang dapat diperoleh dari: Product safety department
∙ Nomor telepon darurat: +31 (0)165 55 39 11 (Senin sampai Jumat dari jam 8:30am sampai 17:00pm).
*
2 Identifikasi Bahaya
∙ Klasifikasi zat atau campuran
Mudah terbakar Aerosol 1 H222-H229 Aerosol teramat mudah menyala. Wadah bertekanan tinggi: Dapat meledak jika dipanaskan.
Irit. kulit 2 H315 Menyebabkan iritasi kulit.
Asp. Toks. 1 H304 Dapat berakibat fatal jika tertelan dan masuk ke dalam saluran pernapasan.
Akuatik Kronis 3 H412 Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
∙ Elemen label
∙ Elemen label GHS
Produk tersebut diklasifikasikan dan diberi label menurut Globally Harmonized System (GHS).
∙ Piktogram bahaya
GHS02 GHS07 GHS08
∙ Kata isyarat Bahaya
∙ Komponen penentu bahaya pada pelabelan:
Hydrocarbons, C7-C9, isoalkanes
∙ Penjelasan bahaya
H222-H229 Aerosol teramat mudah menyala. Wadah bertekanan tinggi: Dapat meledak jika dipanaskan.
H315 Menyebabkan iritasi kulit.
H304 Dapat berakibat fatal jika tertelan dan masuk ke dalam saluran pernapasan.
H412 Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
∙ Penjelasan pencegahan
P210 Jauhkan dari pemanasan, permukaan yang panas, bunga api, nyala api dan sumber penyulut lain.
Dilarang merokok.
P211 Jangan semprotkan pada nyala api atau sumber penyulut lain.
(Berlanjut di halaman 2) ID
(Berlanjut di halaman 1)
P251 Wadah bertekanan: Jangan ditusuk atau dibakar, bahkan sesudah digunakan.
P264 Cuci sampai bersih setelah menangani produk.
P273 Hindarkan pelepasan ke lingkungan.
P280 Kenakan sarung tangan pelindung.
P301+P310 Jika tertelan: segera hubungi pusat penanggulangan keracunan / dokter.
P302+P352 JIKA TERKENA KULIT: Cuci dengan banyak air.
P321 Perawatan khusus (lihat pada label ini).
P331 Jangan merangsang muntah.
P332+P313 Jika terjadi iritasi kulit : dapatkan nasihat medis.
P362+P364 Tanggalkan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum dipakai kembali.
P405 Simpan dalam tempat terkunci.
P410+P412 Lindungi dari sinar matahari dan jangan paparkan pada suhu lebih dari 50 °C / 122°F.
P501 Buang isi/wadah sesuai dengan peraturan Lokal/regional/nasional/internasional.
*
3 Komposisi /Informasi tentang Bahan Penyusun Senyawa Tunggal
∙ Karakterisasi zat kimia: Campuran
∙ Deskripsi:
Campuran oli sintetis, pengental calcium sulfonate, aditif, dan Teflon®. Mengandung propelan gas propan, butan, isobutan.
∙ Komponen berbahaya:
CAS: 106-97-8
EINECS: 203-448-7 butane (Nota K, <0,1% 1,3-butadiene) Mudah terbakar Gas 1, H220; Tek. Gas, H280
10 – 25%
CAS: 74-98-6
EINECS: 200-827-9 propane
Mudah terbakar Gas 1, H220; Tek. Gas, H280
10 – 25%
Nomor EC: 921-728-3 Hydrocarbons, C7-C9, isoalkanes
Cai. Mudah Terbakar 2, H225; Asp. Toks. 1, H304; Akuatik Kronis 2, H411;
Irit. kulit 2, H315; STOT SE 3, H336
10 – 25%
CAS: 75-28-5
EINECS: 200-857-2 isobutane (Nota K, <0,1% 1,3-butadiene) Mudah terbakar Gas 1, H220; Tek. Gas, H280
10 – 25%
CAS: 68584-23-6
EINECS: 271-529-4 Benzenesulfonic acid, C10-16alkyl derivs., calcium salts Sens. Kulit 1, H317
≤ 2,5%
CAS: 61789-86-4
EINECS: 263-093-9 Sulfonic acids, petroleum, calcium salts Sens. Kulit 1, H317
≤ 2,5%
CAS: 70024-69-0
EINECS: 274-263-7 Benzenesulfonic acid, mono-C16-24-alkyl derivs., calcium salts Sens. Kulit 1, H317
≤ 2,5%
∙ SVHC
Produk ini tidak mengandung bahan yang membahayakan (SVHC) yang dianggap sumber bahaya untuk kesehatan manusia maupun lingkungan hidup.
(SVHC <0.1% (w/w) Regulation (EC) No. 1907/2006 (REACH), Article 57).
∙ Informasi tambahan:
Catatan: Semua data yang ada pada kolom EC yang dimulai dengan angka “9” adalah angka provisi yang disediakan oleh ECHA sebelum diterbitkan secara resmi pada angka EC Inventory Number resmi. Lihat section 16 untuk Angka CAS tambahan dan untuk informasi bahan tersebut.
(Berlanjut di halaman 3) ID
(Berlanjut di halaman 2)
Lihat Bagian 16 dari SDS ini untuk teks lengkap dari pernyataan bahaya.
*
4 Tindakan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan
∙ Deksripsi tindakan Pertolongan pertama
∙ Informasi umum: Segera singkirkan pakaian yang terkena produk.
∙ Setelah terhirup:
Pindahkan orang tersebut ke tempat berudara segar dan nyaman untuk bernapas.
Bila pasien tidak sadar, posisikan pasien ke samping dengan stabil untuk pengangkutan.
Hubungi pusat penanggulangan keracunan / dokter jika anda merasa tidak sehat.
∙ Setelah tersentuh kulit:
Tanggalkan segera seluruh pakaian yang terkontaminasi.
Cuci dengan banyak sabun dan air.
Jika terjadi iritasi kulit atau ruam: Segera minta saran/perhatian medis.
∙ Setelah menyentuh mata:
Bilas secara hati-hati dengan air selama beberapa menit.
Jika iritasi mata berlanjut: dapatkan nasihat medis.
∙ Setelah menelan: Jika gejala berlanjut, konsultasikan dengan dokter.
∙ Informasi bagi dokter:
∙ Gejala dan efek yang paling penting, baik yang akut maupun yang ringan Efek akut dan tertunda di-indikasikan di bagian 2 dan 11.
∙ Indikasi perlunya perhatian medis dan perawatan khusus segera Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
5 Tindakan pemadaman kebakaran
∙ Media pemadaman kebakaran
∙ Bahan pemadaman yang sesuai:
Gunakan metode pemadaman kebakaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
CO2, pasir, bubuk, semprotan air.
Busa
∙ Bahaya khusus akibat dari zat atau campuran
Pembentukan gas beracun dimungkinkan selama pemanasan atau bila ada kebakaran.
Karbon monoksida (CO)
Hydrogen fluoride dan bahan fluoride lainnya.
∙ Saran bagi pemadam kebakaran
∙ Perlengkapan pelindung:
Kenakan perangkat pelindung pernapasan mulut yang mandiri.
Gunakan alat pelindung diri (EN469).
∙ Informasi tambahan
Buang sisa kebakaran dan air pemadaman yang terkontaminasi sesuai dengan peraturan setempat.
*
6 Tindakan Penanggulangan jika terjadi Tumpahan dan Kebocoran
∙ Pencegahan pribadi, perlengkapan pelindung, dan prosedur darurat Kenakan perlengkapan pelindung. Jauhkan orang yang tidak terlindungi.
Risiko bahaya terpeleset pada produk yang bocor/tumpah.
(Berlanjut di halaman 4) ID
(Berlanjut di halaman 3)
∙ Pencegahan lingkungan:
Jangan biarkan masuk ke pembuangan/ permukaan atau air tanah.
Informasikan kepada pihak yang berwenang bila ada rembesan yang masuk ke aliran air atau sistem pembuangan.
∙ Metode dan bahan untuk pengurungan dan pembersihan:
Tumpah produk segera.
Buang bahan terkontaminasi sebagai limbah sesuai dengan item 13.
Pastikan ventilasi memadai.
Bersihkan reside dengan pembersih alkali.
∙ Rujukan ke bagian lain
Lihat Bagian 8 untuk informasi mengenai perlengkapan perlindungan pribadi.
Lihat Bagian 13 untuk informasi mengenai pembuangan.
*
7 Penanganan dan Penyimpanan
∙ Penanganan:
∙ Langkah pencegahan untuk penanganan yang aman Pastikan ventilasi/pembuangan baik di tempat kerja.
∙ Informasi terkait kebakaran - dan perlindungan ledakan:
Jauhkan dari pemanasan, permukaan yang panas, bunga api, nyala api dan sumber penyulut lain. Dilarang merokok.
Jangan semprotkan pada nyala api atau sumber penyulut lain.
Kontainer bertekanan: melindungi dari sinar matahari dan jangan terkena suhu melebihi 50°C, di antaranya.
lampu listrik. Jangan tusuk atau bakar, meskipun setelah digunakan.
∙ Kondisi penyimpanan yang aman, termasuk setiap kondisi yang tidak kompatibel
∙ Penyimpanan:
∙ Persyaratan yang harus dipenuhi untuk ruang penyimpanan dan wadah:
Simpan sesuai dengan peraturan lokal/regional/nasional/internasional.
Patuhi peraturan resmi mengenai menyimpan kemasan dengan kontainer.
Lindungi dari sinar matahari dan jangan paparkan pada suhu lebih dari 50 °C / 122°F.
Simpan di tempat berventilasi baik.
Jaga wadah tertutup rapat.
Simpan di tempat yang kering.
∙ Informasi mengenai penyimpanan pada fasilitas penyimpanan yang umum: Tidak diperlukan.
∙ Informasi lebih lanjut mengenai kondisi penyimpanan: Simpan dalam tempat dingin.
∙ Penggunaan akhir khusus Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
8 Kontrol Paparan/ Perlindungan Diri
∙ Informasi tambahan mengenai desain fasilitas teknis: Tidak ada data lebih lanjut; lihat item 7.
∙ Parameter kontrol
∙ Bahan-bahan dengan nilai terbatas yang memerlukan pemantauan di tempat kerja:
106-97-8 butane (Nota K, <0,1% 1,3-butadiene) NAB Nilai jangka panjang: 1900 mg/m³, 800 ppm 74-98-6 propane
NAB Nilai jangka panjang: 1000 ppm
(Berlanjut di halaman 5) ID
(Berlanjut di halaman 4)
75-28-5 isobutane (Nota K, <0,1% 1,3-butadiene) NAB Nilai jangka panjang: 1000 ppm
∙ Informasi tambahan: Daftar valid selama pembuatan yang digunakan sebagai basis.
∙ Kontrol keterpaparan
∙ Perlengkapan pelindung pribadi:
∙ Tindakan perlindungan dan higienitas secara umum:
Tindakan pencegahan harus dipatuhi ketika menangani bahan kimia.
Jangan hirup gas / asap / aerosol.
Segera singkirkan semua pakaian yang terkena tanah atau terkontaminasi Hindari kontak dengan mata dan kulit.
Cuci tangan sebelum istirahat dan di akhir kerja.
Jangan makan dan minum, merokok, atau mengendus saat bekerja.
∙ Perlindungan pernapasan: Tidak diperlukan.
∙ Perlindungan tangan:
Karena tidak melewati pengujian, tidak ada saran yang diberikan terkait bahan sarung tangan untuk produk/
preparat/ campuran kimia.
Pemilihan bahan sarung tangan sesuai dengan pertimbangan waktu penetrasi, laju difusi, dan degradasi
Sarung tangan pelindung
∙ Bahan sarung tangan
Pemilihan sarung tangan yang sesuai tidak hanya bergantung pada bahan, tapi juga tanda kualitas lebih lanjut dan bervariasi antar pabrikan. Oleh karena produk adalah preparat beberapa zat, ketahanan bahan sarung tangan tidak dapat dihitung sebelumnya dan oleh karena itu harus diperiksa sebelum digunakan.
Pengalaman menunjukan bahwa perlindungan dengan penggunaan sarung tangan nitril sudah cukup.
Waktu Tembus: 0,13 mm
Breakthrough time: > 15 minutes
∙ Waktu penetrasi bahan sarung tangan Waktu penetrasi tidak dapat ditentukan dengan metode EN 374 Part 3.
∙ Perlindungan mata: Tidak diperlukan.
∙ Perlindungan tubuh: Pakai pakaian pelindung yang sesuai (EN ISO 13688).
*
9 Sifat fisika dan kimia
∙ Informasi mengenai properti dasar fisik dan kimiawi
∙ Informasi umum
∙ Tampilan:
Bentuk: Aerosol
Warna: Cokelat muda
∙ Bau: Nyaris tak berbau
∙ Ambang bau: Tidak ditentukan.
∙ Nilai pH: Tidak dapat diterapkan.
∙ Perubahan kondisi
Titik leleh/Rentang leleh: Tidak berlaku.
Titik didih/Rentang didih: < 0 °C
(Berlanjut di halaman 6) ID
(Berlanjut di halaman 5)
∙ Titik menyala: < -60 °C
∙ Kemampuan terbakar (padat, bentuk gas): Mudah terbakar.
∙ Suhu penyulutan: Tidak ditentukan.
∙ Suhu penguraian: Tidak ditentukan.
∙ Swasulut: Produk tidak dapat menyulut sendiri.
∙ Bahaya ledakan: Produk tidak eksplosif. Namun, pembentukan campuran udara/uap eksplosif dimungkinkan.
∙ Batas ledakan:
Bawah: 1,9 Vol %
Atas: 10 Vol %
∙ Tekanan uap di 20 °C: 3800 hPa
∙ Densitas di 20 °C: 0,65 g/cm³
∙ Densitas relatif Tidak ditentukan.
∙ Densitas uap di 20 °C 1,6 - 2,0 g/cm³
∙ Laju penguapan Tidak dapat diterapkan.
∙ Keterlarutan / Ketercampuran dengan
air: Tidak dapat tercampur atau susah dicampur.
∙ Viskositas:
Dinamis: Tidak ditentukan.
Kinematik: Tidak dapat diterapkan.
∙ Informasi lainnya Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
10 Stabilitas dan Reaktifitas
∙ Kereaktifkan No reactivity hazards known under normal storage and use conditions.
∙ Stabilitas kimiawi Stable under normal storage and use conditions.
∙ Penguraian / kondisi termal yang harus dihindari:
Untuk menghndari penguraian termal jangan terlampau panas.
∙ Kemungkinan reaksi berbahaya Tidak ada reaksi berbahaya yang diketahui.
∙ Kondisi yang harus dihindari
Kondisi yang harus dihindari: sun-ray, suhu di atas 50°C, api terbuka, menusuk kaleng.
Jauhkan dari pemanasan, permukaan yang panas, bunga api, nyala api dan sumber penyulut lain. Dilarang merokok.
∙ Bahan yang tidak kompatibel: Oksidasi kuat.
∙ Produk penguraiani yang berbahaya:
Carbon monoxide dan bahan carbohydrate bisa dilepaskan pada saat dekomposisi termal. Bahan Fluoride bisa terlepas pada suhu 400⁰C.
ID (Berlanjut di halaman 7)
*
11 Informasi Toksikologi
∙ Informasi mengenai efek toksin
∙ Keracunan akut:
∙ Nilai LD/LC50 yang relevan untuk klasifikasi:
106-97-8 butane (Nota K, <0,1% 1,3-butadiene) Penghirupan LC50/4 h 253599 ppm (Rat) Hydrocarbons, C7-C9, isoalkanes
Mulut LD50 > 5000 mg/kg (Rat) (OECD 401) Kulit LD50 > 2000 mg/kg (Rabbit) (OECD 402) 61789-86-4 Sulfonic acids, petroleum, calcium salts Mulut LD50 > 5000 mg/kg (Rat) (OECD 401) Kulit LD50 > 4000 mg/kg (Rabbit) (OECD 402) 106-99-0 1,3-butadiene
Mulut LD50 5480 mg/kg (Rat) Penghirupan LC50/4 h 285 mg/l (Rat)
∙ Efek paling mengganggu:
∙ pada kulit: Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ pada mata: Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Sensitisasi: Berdasarkan data dari material sejenis.
∙ Subakut pada keracunan kronis: Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Informasi tambahan terkait toksikologi:
Produk menampilkan bahaya berikut sesuai dengan metode perhitungan pada Panduan Klasifikasi UE Umum untuk Preparat sebagaimana diterbitkan dalam versi terbaru:
Dekomposisi panas menghasilkan uap dari plastik terfluorinasi bisa menyebabkan demam kabut polimer dengan gejala seperti flu pada manusia, terutama ketika merokok tembakau yang terkontaminasi.
∙ Efek CMR (bersifat karsinogen, mutagen, dan racun untuk reproduksi)
Produk ini tidak memenuhi kriteria untuk klasifikasi CMR (karsinogen, mutagen, beracun untuk reproduksi.
*
12 Informasi Ekologi
∙ Keracunan
∙ Keracunan dalam air:
Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
Hydrocarbons, C7-C9, isoalkanes NOEC 0,17 mg/l (Daphnia)
61789-86-4 Sulfonic acids, petroleum, calcium salts LC50 96 hr > 10000 mg/l (Fish) (OECD 203) EC50 48 hr > 100 mg/l (Daphnia) (OECD 202)
∙ Kekonsistenan dan penurunan kemampuan terurai Hydrocarbons, C7-C9, isoalkanes
Biodegradability 22 % (-)
(Berlanjut di halaman 8) ID
(Berlanjut di halaman 7)
61789-86-4 Sulfonic acids, petroleum, calcium salts Biodegradability 8,6 % (-)
∙ Perilaku dalam sistem lingkungan:
∙ Potensi bioakumulatif Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Mobilitas dalam tanah Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
∙ Efek ekotoksikal:
∙ Tanda: Berbahaya untuk ikan
∙ Informasi ekologis tambahan:
∙ Catatan umum:
Jangan biarkan produk menjangkau air tanah, saluran air, atau sistem pembuangan.
Bahaya untuk air minum meskipun bocor ke tanah dalam jumlah kecil.
∙ Efek merugikan lainnya Tidak ada informasi lebih lanjut yang terkait.
*
13 Pembuangan Limbah
∙ Metode penanganan limbah
∙ Saran
Tidak boleh dibuang bersama dengan sampah rumah tangga. Jangan izinkan produk menjangkau sistem pembuangan.
∙ Katalog limbah Eropa HP 3 Flammable HP 14 Ecotoxic
∙ Pengemasan tidak bersih:
∙ Saran: Buang isi/wadah sesuai dengan peraturan Lokal/regional/nasional/internasional.
*
14 Informasi Transpor/Pengangkutan
∙ Nomor UN
∙ ADR, IMDG, IATA UN1950
∙ UN Nama pengapalan yang tepat
∙ ADR 1950 AEROSOLS
∙ IMDG AEROSOLS
∙ IATA AEROSOLS, flammable
∙ Kelas bahaya pengangkutan
∙ ADR
∙ Kelas 2 5F Gas.
∙ Label 2.1
(Berlanjut di halaman 9) ID
(Berlanjut di halaman 8)
∙ Kelompok pengemasan
∙ ADR, IMDG, IATA Kosong
∙ Bahaya lingkungan: Tidak dapat diterapkan.
∙ Pencegahan khusus untuk pengguna Peringatan: Gas.
∙ Kode bahaya (Kemler): -
∙ Nomor EMS: F-D,S-U
∙ Stowage Code SW1 Protected from sources of heat.
SW22 For AEROSOLS with a maximum capacity of 1 litre:
Category A. For AEROSOLS with a capacity above 1 litre:
Category B. For WASTE AEROSOLS: Category C, Clear of living quarters.
∙ Segregation Code SG69 For AEROSOLS with a maximum capacity of 1 litre:
Segregation as for class 9. Stow "separated from" class 1 except for division 1.4. For AEROSOLS with a capacity above 1 litre: Segregation as for the appropriate subdivision of class 2. For WASTE AEROSOLS: Segregation as for the appropriate subdivision of class 2.
∙ Pengangkutan massal sesuai dengan Lampiran II
MARPOL73/78 dan Kode IBC Tidak dapat diterapkan.
∙ Pengangkutan/Informasi tambahan:
∙ ADR
∙ Kuantitas terbatas (LQ) 1L
∙ Kategori pengangkutan 2
∙ Kode batasan terowongan D
∙ UN "Peraturan Model": UN 1950 AEROSOLS, 2.1
*
15 Informasi yang Berkaitan dengan Regulasi
∙ Peraturan/undang-undang keselamatan, kesehatan, dan lingkungan khusus untuk zat atau campuran
∙ Elemen label GHS
Produk tersebut diklasifikasikan dan diberi label menurut Globally Harmonized System (GHS).
∙ Piktogram bahaya
GHS02 GHS07 GHS08
∙ Kata isyarat Bahaya
∙ Komponen penentu bahaya pada pelabelan:
Hydrocarbons, C7-C9, isoalkanes
∙ Penjelasan bahaya
H222-H229 Aerosol teramat mudah menyala. Wadah bertekanan tinggi: Dapat meledak jika dipanaskan.
H315 Menyebabkan iritasi kulit.
(Berlanjut di halaman 10) ID
(Berlanjut di halaman 9)
H304 Dapat berakibat fatal jika tertelan dan masuk ke dalam saluran pernapasan.
H412 Berbahaya bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang.
∙ Penjelasan pencegahan
P210 Jauhkan dari pemanasan, permukaan yang panas, bunga api, nyala api dan sumber penyulut lain.
Dilarang merokok.
P211 Jangan semprotkan pada nyala api atau sumber penyulut lain.
P251 Wadah bertekanan: Jangan ditusuk atau dibakar, bahkan sesudah digunakan.
P264 Cuci sampai bersih setelah menangani produk.
P273 Hindarkan pelepasan ke lingkungan.
P280 Kenakan sarung tangan pelindung.
P301+P310 Jika tertelan: segera hubungi pusat penanggulangan keracunan / dokter.
P302+P352 JIKA TERKENA KULIT: Cuci dengan banyak air.
P321 Perawatan khusus (lihat pada label ini).
P331 Jangan merangsang muntah.
P332+P313 Jika terjadi iritasi kulit : dapatkan nasihat medis.
P362+P364 Tanggalkan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum dipakai kembali.
P405 Simpan dalam tempat terkunci.
P410+P412 Lindungi dari sinar matahari dan jangan paparkan pada suhu lebih dari 50 °C / 122°F.
P501 Buang isi/wadah sesuai dengan peraturan Lokal/regional/nasional/internasional.
∙ Peraturan Nasional:
∙ Kelas bahaya air: Bahaya untuk air kelas 2 (Penilaian sendiri): berbahaya untuk air.
∙ Penilaian keselamatan bahan kimiawi: Penilaian Keselamatan Kimia telah dilaksanakan.
*
16 Informasi Lain
Informasi ini berdasarkan pengetahuan saat ini. Namun, ini tidak mendasari jaminan untuk fitur produk tertentu dan tidak dapat mendasari hubungan kontrak yang valid di mata hukum.
Lembar data keselamatan bahan ini hanya memberikan informasi yang berkaitan dengan keselamatan kerja dan bukan sebagai pengganti informasi produk atau spesifikasi produk.
Substansi berikut (s) di dalam produk ini (yang) diidentifikasi dengan jumlah CAS (s) ditampilkan di negara- negara tidak tunduk pada peraturan REACH.
Hydrocarbons, C7-C9, isoalkanes: CAS 90622-56-3
∙ Frasa relevan (kode dan teks lengkap sebagaimana yang tertera di bab 3)
Kalimat ini tidak langsung berhubungan dengan produk, melainkan bertujuan memberikan informasi dan berhubungan dengan komponen individual yang ada di section 3.
H220 Gas teramat mudah menyala.
H225 Cairan dan uap sangat mudah menyala.
H280 Berisi gas bertekanan; dapat meledak jika terpanaskan.
H304 Dapat berakibat fatal jika tertelan dan masuk ke dalam saluran pernapasan.
H315 Menyebabkan iritasi kulit.
H317 Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit.
H336 Dapat menyebabkan kantuk dan pusing.
H411 Toksik bagi kehidupan akuatik dengan efek jangka panjang
∙ Departemen yang menerbitkan MSDS: Product safety department.
∙ Kontak:
Head Laboratory
Email: [email protected]
(Berlanjut di halaman 11) ID
(Berlanjut di halaman 10)
∙ Singkatan dan akronim:
ADR: Accord européen sur le transport des marchandises dangereuses par Route (European Agreement concerning the International Carriage of Dangerous Goods by Road)
IMDG: International Maritime Code for Dangerous Goods IATA: International Air Transport Association
EINECS: European Inventory of Existing Commercial Chemical Substances ELINCS: European List of Notified Chemical Substances
CAS: Chemical Abstracts Service (division of the American Chemical Society) LC50: Lethal Concentration, 50 percent
LD50: Lethal Dose, 50 percent SVHC: Substances of Very High Concern
REACH: Registration, Evaluation, Authorisation and Restriction of Chemicals CLP: Classification, Labelling and Packaging of substances and mixtures ECHA: European Chemicals Agency
EC50: Effective Concentration, 50 percent IC50: Inhibitory Concentration, 50 percent
LL/EL/IL: Lethal Loading/Exposure Limit/Inhibition Limit LL50: Lethal Loading, 50 percent
EL50: Effective Loading, 50 percent IL50: Inhibitory Level, 50 percent
NOEC/NOEL: No Observed Effect Concentration / No Observed Effect Level OECD: Organisation for Economic Cooperation and Development Mudah terbakar Gas 1: Flammable gases – Category 1
Mudah terbakar Aerosol 1: Aerosols – Category 1 Tek. Gas: Gases under pressure – Compressed gas Cai. Mudah Terbakar 2: Flammable liquids – Category 2 Irit. kulit 2: Skin corrosion/irritation – Category 2 Sens. Kulit 1: Skin sensitisation – Category 1
STOT SE 3: Specific target organ toxicity (single exposure) – Category 3 Asp. Toks. 1: Aspiration hazard – Category 1
Akuatik Kronis 2: Hazardous to the aquatic environment - long-term aquatic hazard – Category 2 Akuatik Kronis 3: Hazardous to the aquatic environment - long-term aquatic hazard – Category 3
∙ * Data dibandingkan dengan versi sebelumnya yang telah diubah.
ID