• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Bismillahirrahmanirrahim

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "KATA PENGANTAR. Bismillahirrahmanirrahim"

Copied!
49
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, hidayah dan inayahNya kepada kita semua, sehingga Buku Panduan Penulisan Skripsi ini dapat diselesaikan. Buku panduan ini memberikan dasar dan pijakan bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas Akhir

Ulama Sumber Agung OKU Timur dalam penulisan Skripsi.

karya ilmiah skripsi merupakan salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana seperti yang telah tercantum dalam kurikulum program studi S1. Mahasiswa mempunyai kewajiban untuk menulis karya ilmiah s

sebagai syarat dan pertanggung jawaban ilmiah

pendidikan dalam jenjang atau jalur akademis tertentu, sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan. Buku Pedoman skripsi ini merupakan panduan berupa tatacara, cara penulisan, rambu-rambu dan batasan dalam penulisan skripsi di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur

oleh penulis agar sistematika dan kaidah ilmiah yang berlaku s penulisan skripsi. Pedoman penulisan karya

prosedur, format, dan proses penulisan serta ketentuan

dengan kode penulisan ilmiah yang lazim digunakan dalam dunia akademik. Semoga pedoman ini dapat bermanfaat sesuai tujuan penulisan skripsi sepertiyang tercantum kurikulum program studi S1. Kami ucapkan terima ka

telah mempersiapkan dan mengoreksi pedoman ini.

KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, hidayah dan inayahNya kepada kita semua, sehingga Buku Panduan Penulisan Skripsi ini dapat diselesaikan. Buku panduan ini memberikan dasar dan arah dalam menyelesaikan tugas Akhir Perkuliahan di STIT Nahdlatul

dalam penulisan Skripsi.

karya ilmiah skripsi merupakan salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana seperti yang telah tercantum dalam kurikulum program studi S1. Mahasiswa mempunyai kewajiban untuk menulis karya ilmiah skripsi di akhir program studi, syarat dan pertanggung jawaban ilmiah karena telah menyelesaikan program pendidikan dalam jenjang atau jalur akademis tertentu, sesuai dengan kurikulum yang Buku Pedoman skripsi ini merupakan panduan berupa tatacara, cara rambu dan batasan dalam penulisan skripsi di lingkungan Sekolah Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur, yang harus diikuti

ka dan kaidah ilmiah yang berlaku sesuai dengan tujuan skripsi. Pedoman penulisan karya ilmiah ini juga memuat pembakuan

dan proses penulisan serta ketentuan-ketentuan teknis, yang dilandasi ilmiah yang lazim digunakan dalam dunia akademik. Semoga dapat bermanfaat sesuai tujuan penulisan skripsi sepertiyang tercantum dalam kurikulum program studi S1. Kami ucapkan terima kasih atas peran serta tim dosen yang telah mempersiapkan dan mengoreksi pedoman ini.

Sumber Agung, Maret 2019 Ketua,

Mudiyono, S.Pd.,M.Pd.,I

Segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, hidayah dan inayahNya kepada kita semua, sehingga Buku Panduan arah Nahdlatul

karya ilmiah skripsi merupakan salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana seperti yang telah tercantum dalam kurikulum program studi S1. Mahasiswa kripsi di akhir program studi, karena telah menyelesaikan program pendidikan dalam jenjang atau jalur akademis tertentu, sesuai dengan kurikulum yang Buku Pedoman skripsi ini merupakan panduan berupa tatacara, cara rambu dan batasan dalam penulisan skripsi di lingkungan Sekolah harus diikuti esuai dengan tujuan ilmiah ini juga memuat pembakuan

ketentuan teknis, yang dilandasi ilmiah yang lazim digunakan dalam dunia akademik. Semoga dalam yang

(3)

YAYASAN PENDIDIKAN MA’ARIF SUMBER AGUNG SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH

NAHDLATUL ULAMA (STIT NU) SUMBER AGUNG OKU TIMUR

SK Dirjend Pendidikan Islam Nomor 2650 Tahun 2017 . AKTA NOTARIS Nomor: 01 Tanggal 05 September 2016 . SK Kemenkumham Nomor: AHU-0035565.01.04 Tahun 2016

Alamat : Jl. Depati Agung Desa Sumber Agung Kecamatan Buay Madang Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan Kode Pos 32161 e-mail:[email protected]

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH NAHDLATUL ULAMA SUMBER AGUNG OKU TIMUR

Nomor: 78/STIT-NU/PP.009/XI/2019 TENTANG

PEDOMAN TEKNIS PENULISAN SKRIPSI

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT) NAHDLATUL ULAMA SUMBER AGUNG OKU TIMUR

KETUA STIT NU SUMBER AGUNG OKU TIMUR

Menimbang : 1) Bahwa dalam rangka penyeragaman visi dan kemudahan dalampenulisan Skripsi di lingkungan STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur, maka dipandang perlu untuk menetapkan Pedoman Penulisan Skripsi

2) Bahwa Pedoman Penulisan Skripsi STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur dipandang perlu untuk dijadikan pedoman oleh setiap Mahasiswa Semester akhir di lingkungan STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur

Mengingat : 1) Undang-undang RI nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional

2) Pedoman pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Agama Islam, Direktur Perguruan Tinggi Agama Islam, Direktur Jenderal Kementrian Agama RI Tahun 2001;

3) Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;

4) Statuta STIT NU Sumber Agung OKU Timur Tahun 2017 MEMUTUSKAN

Menetapkan :

Pertama : Memberlakukan Buku Pedoman penulisan skripsi STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur

(4)

Kedua : Buku Pedoman Penulisan Skripsi Agung OKU Timur

Akademik 2019/2020;

Ketiga : Segala biaya yang

Buku Pedoman Penulisan Skripsi STIT

OKU Timur dibebankan kepada Mahasiswa STIT Sumber Agung OKU Timur

Keempat : Jika dikemudian hari terdapat keputusan ini akan ditinjau kembali

Kelima : Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan

Tembusan Disampaikan KepadaYth:

1. Kopertais Wilayah VII Sumatera Bagian Selatan (sebagai laporan) 2. Ketua Program Studi MPI, dan PGMI

Buku Pedoman Penulisan Skripsi STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur diberlakukan secara efektif mulai Tahun Akademik 2019/2020;

Segala biaya yang diberlakukan sebagai akibat dari penggandaan Buku Pedoman Penulisan Skripsi STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung

dibebankan kepada Mahasiswa STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur semester Akhir.

Jika dikemudian hari terdapat kesalahan dan/atau, kekeliruan maka keputusan ini akan ditinjau kembali

Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di : Sumber Agung Pada Tanggal : 16 Januari 2019 Ketua,

Mudiyono, M.Pd.,I

Tembusan Disampaikan KepadaYth:

Kopertais Wilayah VII Sumatera Bagian Selatan (sebagai laporan)

Ulama Sumber

diberlakukan sebagai akibat dari penggandaan Ulama Sumber Agung

Ulama

kesalahan dan/atau, kekeliruan maka

Sumber Agung Januari 2019

(5)

TEKNIS PENULISAN MAKALAH A. Pengertian Makalah

Makalah merupakan salah satu karya tulis ilmiah yang bentuknya formal, sehingga semua kata dan kalimat yang terdapat di dalamnya harus mengikuti kaidah EBI ( E j a a n B a h a s a I n d o n e s i a ) yang baik dan benar.

B. Ciri-ciri Makalah

Makalah merupakan salah satu dari karya tulis ilmiah yang memiliki karakteristik. Adapun ciri-ciri makalah, sebagai berikut:

1) Makalah merupakan sebuah kajian literatur yang berisi bahasan dari suatu bidang ilmu atau mata kuliahtertentu.

2) Makalah menjadi sebuah alat untuk menampakkan pemahaman seseorang terhadap suatu aspek permasalahan yang bersifat teoritik. Dikaji dengan menggunakan teori, prosedur serta prinsip yang berhubungan dengan bidangilmunya.

3) Menjadi alat pengukur kemampuan pelajar atau mahasiswa dalam mengkombinasikan beberapa informasi menjadi satu karya tulis yang utuh.

Serta melatih fokus dalam penggunaan tata bahasa, memperhatikan EYD, etika mengutip dalam penulisan dan menyimpulkan bahasan.

4) Mempunyai sistematika dan tidak acak-acakan dengan kaidah penulisan yang telah diatur.

C. Langkah-langkah dalam Penyusunan Makalah

Sebelum membuat makalah perlu melakukan beberapa hal dalam menyusunnya agar isi dan pembahasannya sistematik, berikut langkah-langkah dalam penyusunan makalah:

1) Persiapan

Pada tahap persiapan ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan makalah, yaitu:

i. Mengumpulkan refrensi-refrensi yang terkait dengan judul makalahyang akan dibuat.

(6)

ii. Membaca buku-buku yang dijadikan refrensi dalam penulisan makalah agar dapat membentuk kerangka berfikir dan memperluas pengetahuan yang berhubungan dengan judulmakalah.

iii. Mengembangkan kerangkamakalah.

2) Penulisan

Pada tahap ini merupakan kegiatan pengembangan kerangka makalah menjadi makalah. Hal ini dapat dilakukan melalui hal-hal berikutini:

i. Mengkaji berbagai sumber yang didapat terkait dengan judulmakalah. ii.

Memperhatikan teknik penulisan dalam penyajianmakalah.

iii. Menguraikan intisari pemahaman penulis terhadap informasi yang dituangkan dalam makalah berdasarkan sumber yang didapat.

3) Pemeriksaan hasiltulisan

Pada tahap ini penulis melakukan pemeriksaan isi makalah terkait dengan ejaan, penggunaan kata, kalimat dan bahakan tanda baca sesuai dengan kaedah Bahasa Indonesia yang baik danbenar.

D. Struktur Penulisan Makalah 1) Cover

Untuk membuat cover berisikan beberapa keterangan yang meliputi:

i.Judul makalah ii.Logo kampus

iii.Tujuan pembuatan makalah iv.Nama dosen pengampu.

v.Nama-nama penulis (Mahasiswa) disertakan dengan NIM vi.Nama Prodi

vii.Nama Perguruan Tinggi viii.Tahun

Contoh :

(7)

KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN (STRATEGI KEPALA SEKOLAH)

Disusun Untuk Memenuhi Tugas

Mata Kuliah Kepemimpinan Pendidikan: Strategi Kepala Sekolah Dosen pengampu: Ari Dwianto, M.Pd

Disusun Oleh :

1. Dimas Najmuddin (NIM :2017010009) 2. Amin Tohari (NIM :2017010006 )

PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (MPI) SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT) NAHDLATUL ULAMA

SUMBER AGUNG OKU TIMUR 2020

(8)

2) Kata Pengantar

Kata pengantar berisi salam pembuka. Maknanya salam pembuka biasanyaberhubungan dengan dasar pemikiran kenapa judul/tema makalah tersebut dipilih untuk dibahas. Akan tetapi, dasar pemikiran yang ditulis hanya sekilas saja, dan diakhiri dengan tanda tangan pembuat makalah. Berikut ini Contoh kata pengantar:

Contoh :

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. karena atas rahmat, karunia serta kasih sayangNya kami dapat menyelesaikan makalah Kepemimpinan Pendidikan : Strategi Kepala Sekolah ini dengan sebaik

mungkin. Sholawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi terakhir, penutup para Nabi sekaligus satu-satunya uswatun hasanah kita, Nabi Muhammad SAW. tidak lupa pula saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Ari Dwianto, M.Pd selaku dosen mata kuliah Kepemimpinan Pendidikan.

Dalam penulisan makalah ini, kami menyadari masih banyak terdapat kesalahan dan kekeliruan, baik yang berkenaan dengan materi pembahasan maupun dengan teknik pengetikan, walaupun demikian, inilah usaha maksimal kami selaku para penulis usahakan.

Semoga dalam makalah ini para pembaca dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dan diharapkan kritik yang membangun dari para pembaca guna memperbaiki kesalahan sebagaimanamestinya.

Sumber Agung, 15 Februari 2020 Penyusun

________________________

(9)

3) Daftar Isi

Daftar Isi Makalah biasanya berisi susunan isi makalah, judul dan nomor halaman setiap uraian yang ada di makalah ditulis dan disusun dengan rapi. Berikut ini contoh daftar isi yang lengkap, baik danbenar:

Contoh:

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang Masalah ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 3

1.3. Tujuan Penulisan ... 4

1.4. Sistematika Penulisan ... 4

BAB II PEMBAHASAN ... 5

2.1 Strategi Kepala Sekolah ... 5

1.Strategi ... 5

a.Pengertian Strategi ... 6

b.Jenis Strategi ... 7

c.Tujuan Strategi ... 8

2.Kepala Sekolah ... 9

a.Pengertian Kepala Sekolah ... 9

b.Peran Kepala Sekolah ... 10

c.Karakteristik Profesi Kepala Sekolah ... 10

d.Indikator Keberhasilan Kepala Sekolah ... 11

3.Konsep Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Al-Qur’an... 12

a.Istilah Kepemimpinan dalam Al-Qur’an ... 12

(10)

b.Prinsip-prinsip Kepemimpinan dalam Al-Qur’an ... 13

2.2 Sekolah Unggul ... 14

a. Pengertian Sekolah ... 14

b. Pengertian SekolahUnggul ... 15

c. Konsep Sekolah Unggul ... 16

d. Ciri-ciri SekolahUnggul ... 17

BAB III PENUTUP ... 18

3.1 Kesimpulan ... 18

3.2 Saran ... 19

DAFTAR PUSTAKA ... 20

4) BAB I Pendahuluan

Pada bab ini terdiri dari beberapa point, sebagai berikut:

a) Latar belakang, berisi hal-hal yang melatarbelakangi pembuatan makalah sesuai dengan topik yang akan dibahas. Pada bagian ini juga harus terlihat landasan pemikiran tentang topik dan permasalahan yang akandibahas.

Contoh:

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Dewasa ini, dunia ditandai oleh berbagai perubahan secara cepat dan bersifat global. Terdapat berbagai tantangan mendasar dalam dunia pendidikan di tanah air. Kenyataan ini diungkapkan sebagai berikut :

Dalam UU Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (PROPENAS), dinyatakan bahwa ada tiga tantangan besar dalam bidang pendidikan di Indonesia, yaitu (1) memertahankan hasil-hasil pembangunan pendidikan yang telah dicapai; (2) mempersiapkan sumber daya yang kompeten dan mampu bersaing dalam pasar global; dan (3) sejalan dengan

(11)

diberlakukannya otonomi daerah sistem pendidikan nasional dituntut untuk melakukan perubahan dan penyesuaian sehingga dapat mewujudkan proses pendidikan yang lebih demokratis, memperhatikan keberagaman, memerhatikan kebutuhan daerah dan peserta didik, serta mendorong peningkatan partisipasimasyarakat.1

Oleh karena itu, pada era globalisasi diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia kompeten tersebut dihasilkan dan dibentuk melalui gerakan pendidikan bermutu dengan konsistensi kepemimpinan kepala sekolah terhadap penataan kebagusan lembaga binaannya.

Kepala sekolah adalah seorang tenaga fungsional guru yang diberikan tugas untuk memimpin suatu sekolah di mana diselenggarakan proses belajar-mengajar atau tempat di mana terjadi interaksi antara guru yang memberikan pelajaran dan murid yang menerimapelajaran.2

Pada tingkat operasional, kepala sekolah adalah orang yang berada di garis terdepan pengkoordinir upaya meningkatkan pembelajaran berkualitas. Kepala sekolah diangkat untuk menduduki jabatan pimpinan lembaga pendidikan,bertanggung jawab

mengkoordinasikan usaha bersama demi mencapai tujuan pendidikan pada level sekolah masing-masing.Dalam praktik di Indonesia, kepala sekolah adalah guru senior yang dipandang memiliki kualifikasi menduduki jabatan itu.Jadi, seorang guru dapat berharap bahwa jika

"beruntung" suatu saat karirnya akan berujung pada jabatan kepala sekolah. Biasanya guru yang dipandang baik dancakapsebagai tenaga pendidik diangkat menjadi kepala sekolah. Dalam kenyataan, banyak di

1 Hasbullah, Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya terhadap Penyelenggaraan Pendidikan, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2007), ed. 1, h. 1

2 Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2010),ed. 1, cet. 7,h. 83.

(12)

antaranya yang tadinya berkinerja sangat bagus sebagai guru, menjadi tumpul setelah menjadi kepala sekolah. Umumnya mereka tidak cocok untuk mengemban tanggung jawab manajerial.Adanya kebutuhan mengenai kemampuan kepemimpinan dalam dunia pendidikan. Sebab masih banyak pimpinan sekolah yang mengelola pendidikan secara tradisional, memelihara tradisi masa lalu, atau merasa puas dengan keadaan sekarang sehingga tidak berani membuat terobosan. Maka dari itu, kepala Sekolah adalah salah satu pribadi penting terhadap lembaga pendidikan yang ia pimpin, peranannya sangat besar dalam maju mundurnya kelancaran penyelenggaraan pendidikan.

Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis ingin mengetahui lebih lanjut tentang strategi menjadi kepala sekolah yang profesional dan mempunyai inovasi sehingga bisa membawa sekolah yang dipimpin menjadi lebih baik lagi.

b) Rumusan masalah, mengungkapkan cakupan masalah yang akan dibahas.

Contoh:

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaiamana strategi kepala sekolah?

2. Bagaimanakah karakteristik dan Indikator kepala sekolah yang profesional?

3. Bagaimana konsep kepala sekolah dalam Al-Qur’an?

c) Tujuan Penulisan, menjelaskan tentang tujuan yang hendak dicapai pada makalah tersebut.

Contoh:

1.3 Tujuan

Tujuan dari makalah ini adalah 1. Mengetahui strategi kepala sekolah

2. Mengetahui karakteristik dan Indikator kepala sekolah yang profesional

3. Mengetahui konsep kepala sekolah dalamAl-Qur’an

(13)

Sistematika Penulisan, berisikan penjelasan penulis terhadap urutan bab per bab.

Contoh:

1.4 Sistematika Penulisan

Makalah disusun dengan urutan sebagai berikut:

Bab I Pendahuluan, menjelaskan latar belakang, pembatasan masalah, dan sistematika penulisan.

Bab II Pembahasan, menjelaskan tentang strategi kepala sekolah yang pembahasannya dibuat menjadi tiga sub judul, yaitu:

1) Strategi pembahasannya terdiri dari pengertian strategi, jenis strategi, tujuanstrategi,

2) Kepala Sekolah pembahasannya terdiri dari pengertian kepala sekolah, peran kepala sekolah, karakteristik profesi kepala sekolah, indikator keberhasilan kepalasekolah.

3) Konsep Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Al-Qur’an pembahasannya terdiri dari istilah kepemimpinan dalam Al- Qur’an, prinsip-prinsip kepemimpinan dalam Al-Qur’an.

Bab III Penutup, menjelaskan kesimpulan dan saran dari makalah ini.

5) BAB II Pembahasan

Pada bab II berisi tentang pembahasan yang berisi penelitian tentang ilmu ataupun teori yang sudah pernah dibahas oleh para ahli berkaitan dengan tema makalah/paper yang dipilih. Materi yang dibahas secara teoritis dikaitkan dengan aplikasi praktis teori/ilmu tersebut dalam kenyataan kehidupan keseharian.

Untuk menuliskan teori yang diambil dari para ahli cantumkan identitas buku (nama penulis, judul buku, tempat terbit, tahun terbit dan halaman kutipan yang diambil), sehingga sumbernya jelas dan tidak diragukan.Penyajiannya dapat menggunakan berbagai media seperti diagram, tabel, grafik, atau infografis yang lebih mudah untuk

(14)

dipahami. apabila data yang berhasil ditemukan merupakan hasil dari wawancara, maka data yang dimasukkan berupa kutipan darinarasumber.

Contoh:

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Strategi Kepala Sekolah

Usaha lembaga pendidikan dalam pembinaan sekolah melalui kegiatan administrasi, manajemen dan kepemimpinan tergantung kepada kemampuan kepala sekolah. Kepala sekolah merupakan personel sekolah dengan tanggung jawab melekat terhadap seluruh aktivitas lembaga pendidikan. Ia mempunyai wewenang dan berkewajiban penuh untuk menyelenggarakan seluruh kegiatan pendidikan dalam lingkungan sekolah yang dipimpinnya.3

Sehubungan dengan itu, dapat dikatakan bahwa kepala sekolah memiliki beban penuh, pada posisinya sebagai administrator, merencanakan, mengorganisir, mengarahkan, mengkoordinasikan dan mengawasi seluruh kegiatan pendidikan di tempat dinasnya. Di samping itu, kepala sekolah harus mewujudkan hubungan harmonis dalam rangka membina, bekerjasama antar personal agar bisa serempak seluruhnya bergerak ke arah tujuan melalui kesediaan melaksanakantugas masing-masing denganbaik dan terarah.Sebagai manager pendidikan mesti mewujudkan pendayagunaan setiap personel secara tepat, agar mampu melaksanakan tugas-tugasnya semaksimal mungkin untuk memperoleh hasil yang sebesar-besarnya, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya dalam proses belajar mengajar di sekolah. Di

3 H. M. Daryanto, Administrasi Pendidikan, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), h. 80.

(15)

sinilah sangat dibutuhkan penguasaan akan ilmu sehingga mampu membentuk dan merancang strategi handal ketika menjalankan kepemimpinan pada lembaga pendidikan mengarah terciptanya sekolah ternama. Berikut ini pembahasan tentang strategi kepala sekolah dibagi kepada dua point besar,yaitu:

2.2 Strategi

a. Pengertian Strategi

Definisi tentang strategi cukup beragam dan bervariasi, dari berbagai pakar dan pengarangnya. Di bawah ini penulis paparkan pengertian strategi menurut paraahli.

Mudrajad Kuncoro pada sebuah bukunya Strategi Bagaimana Meraih Keunggulan Kompetitif, mengutip beberapa pengertian strategi sebagai berikut:

“… Penentuan tujuan dan sasaran jangka panjang perusahaan, diterapkannya aksi dan alokasi sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Chandler, 1962;13).

....Pola sasaran, tujuan, dan kebijakan/rencana umum untuk meraih tujuan yang telah ditetapkan, yang dinyatakan dengan mendefinisikan apa bisnis yang dijalankan oleh perusahaan, atau yang seharusnya dijalankan oleh perusahaan (Andrews, 1971)

...Menentukan kerangka kerja dari aktivitas bisnis perusahaan dan memberikan pedoman untuk mengoordinasikan aktivitas, sehingga perusahaan dapat menyesuaikan dan memepengaruhi lingkungan yang selalu berubah. Strategi mengatakan dengan jelas lingkungan yang diinginkan oleh perusahaan dan jenis organisasi seperti apa yang hendak dijalankan (Itami, 1987)”.4

4 Mudrajat Kuncoro, Strategi Bagaimana Meraih Keunggulan Kompetitif, (Jakarta: Erlangga, 2006), h.1.

(16)

John A. Pearce II dan Richard B. Robinson, Jr.

mendefinisikan strategi sebagai “rencana berskala besar, dengan orientasi masa depan guna berinteraksi dengan kondisi persaingan untuk mencapai tujuan perusahaan”.5

Richardus Eko Indrajit dan Richardus Djokopranoto mendefinisikan strategi sebagai “suatu rencana komprehensif bagaimana perusahaan melaksanakan misinya dan mencapai obyektifnya”.6

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diutarakan mengenai pengertian strategi adalah “rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus”.7

Pengertian strategi dalam hal lain dijelaskan juga pada Kamus Besar Ilmu Pengetahuan bahwa strategi sebagai “ilmu strategi perang, keahlian mengatasi masalah-masalah”.8

Dari berbagai pengertian dan definisi mengenai strategi yang dikemukakan di atas, secara umum dapat dikatakan bahwa strategi itu sebentuk rencana tentang serangkaian manuver menyangkut seluruh elemen baik kasat mata maupun tidak untuk menjamin keberhasilan pencapaian tujuan. Keunggulan strategi harus mampu menghadapi tantangan lingkungan, dilaksanakan dengan cara setepat-tepatnya olehorganisasi.

Contoh penyajian Tabel:

5 John A. Pearce II dan Richard B. Robinson, Buku Manajemen Strategis, Terj. Dari Strategic Management, oleh Yanivi Bachtiar dan Christine, (Jakarta: Salemba Empat, 2007), h. 6.

6 Richardus Eko Indrajit dan Richardus Djokpranoto, Manajemen Perguruan Tinggi Modern,

(Yogyakarta: ANDI, 2006), ed. 1, h.72

7 Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, (Jakarta: PT.

Gramedia Pustaka Utama, 2008), ed. 4, cet. 3, h. 1340

8 8Save M. Dagun, Kamus Besar Ilmu Pengetahuan, (Jakarta: Lembaga Pengkajian Nusantara/LPKN, 2000), cet. 2, h.1070.

(17)

Bagi akademisi dan masyarakat pemerhati pendidikan sudah mengetahui bagaimana setiap program yang dilakukan dalam pendidikan yang telah direncanakan oleh sekolah pasti melahirkan risiko yang harus di tanggung dalam setiap pelaksanaan program. Baik itu risiko tingkat rendah atau risiko tingkat tinggi. Hubungan risiko dengan dampak risiko dapat dilihat dibawahini:9

Tabel 2.1

Frekuensi Risiko dengan Dampak Risiko

Frekuensi tinggi-Dampak rendah Frekuensi tinggi-Dampak tinggi Frekuensi rendah-Dampak rendah Frekuensi rendah-Dampak tinggi

6) BAB III Penutup

Pada bab ini terdiri dari:

a) Kesimpulan

Kesimpulan berisi tentang simpulan akhir dari pembahasan yang sudah dibuat.Penulisan kesimpulan singkat dan jelas, tidak panjang seperti pembahasan.

Contoh:

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Strategi kepala sekolah merupakan kiat-kiat yang dilakukan oleh kepala sekolah. Jika melihat peran kepala sekolah sebagai pendidik makakepala sekolah dituntut mampu

9 Ferry N. Idroes, Manajemen Risiko Perbankan, (Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2011), h.4.

(18)

memberikan kiat-kiat dalam menggerakan kegiatan belajar mengajar yang merupakan inti dari proses pendidikan, sementara posisi guru merupakan pelaksana dan pengembang utama kurikulum di sekolah. Selain itu, kepala sekolah mesti memiliki strategi tepat untuk meningkatkan profesionalisme tenaga kependidikan disekolahnya. Mampu menciptakan iklim sekolah yang kondusif, memberi nasehat kepada warga sekolah, memberi dorongan kepada seluruh tenaga

kependidikan, dan seterusnya berhubungan dengan pendidikan di sekolah adalah rutinitas kesibukan pemimpin sekolah.

Kepala sekolah juga harus berusaha menanamkan, memajukan dan meningkatkan sedikitnya empat segi, yaitu pembinaan mental, pembinaan moral, pembinaan fisik, pembinaan artistik.

Kepala sekolah diharuskan menunjukkan komitmen tinggi, fokus terhadap pengembangan kurikulum dan kegiatan belajar mengajar di sekolahnya tentu saja akan sangat memperhatikan tingkat kompetensi guru-gurunya, sekaligus juga akan senantiasa berusaha memfasilitasi dan mendorong agar para guru dapat secara terus menerus meningkatkan kompetensinya, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan sebagaimana mestinya, kualitasnya kian hari tambahberkembang.

b) Saran

Saran makalah berupa masukan/usulan dan saran dari penulis yang berkaitan dari isimakalah.

Contoh:

3.2 Saran

Adapun saran pada makalah ini sebagai berikut:

1. Sebaiknya kepala sekolah terus memperbaiki kompetensi yang dimiliki oleh kepala sekolah agar tidak ditemukan adanya kepala sekolah yang memiliki kelemahan dari salah satu kompetensi kepala sekolahtersebut.

2. Diperlukan dukungan yang penuh dari para stakeholeder

(19)

sekolah agar strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah dapat berjalan sesuai dengan rencana yang diinginkan.

1.5 Daftar Pustaka

Daftar pustaka makalah berisi seluruh sumber yang digunakan dalam pembuatan makalah. Daftar pustaka ini dapat berupa buku, surat kabar, majalah, informasi dari situs internet dan lain-lain. Fungsinya untuk mnunjukkan kepada pembaca sumber-sumber data dan teori dalam makalah sehingga dapat membangun kepercayaan pembaca terhadap keilmiahan makalah.Sistematika penulisannya secara urut dan lengkap adalah nama penulis (ditulis tanpa gelar dan dibalik), judul buku/karya (ditulis dengan huruf capital setiap awal kata kecuali kata depan dan cetak miring), tempat terbit, nama penerbit, tahun terbit.

Contoh:

a. Buku

Badafal, Ibrahim. Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah Manajemen Perlengkapan Sekolah Teori dan Aplikasinya.

Jakarta: Bumi Aksara, 2004.

Hasbullah, Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya terhadap Penyelenggaraan Pendidikan, Jakarta:

PT. Raja Grafindo Persada, 2007.

---, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2011.

Jhonse, Burke., and Christensen, Larry. Educational Research Quantitatif and Qualitatif Approaches. Boston: Allyn dan Bacon. 2000.

(20)

Basrowi dan Suwandi. 2008. Memahami Penelitian Kualitatif.

Jakarta: Rineka Cipta. Ary, Donald, dkk. Introduction to Research in Education EightEdition.USA:Wadsworth. 2010.

Kementrian Agama RI, At-Thayyib: Al-Qur’an Transliterasi Perkata dan Terjemahanperkata, Bekasi: Cipta Bagus Segara, 2012.

b. Jurnal

Amriani, Selvi. 2012. Analisa Risiko Teknologi Informasi Berbasis ISO 31000/31010 Studi Kasus: Lembaga Penelitian Perguruan Tinggi. “Jurnal Sistem Informasi”. Volume 7, No.

2, September 2012.

c. Skripsi

Dahlena, Muri, “Pengembangan SDM dalam Menciptakan Sekolah Unggul di SMA Islam PB Soedirman”, Skripsi pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2009, tidak dipublikasikan.

d. Internet

Irzu,Fungsi Kepala Sekolah Sebagaiadministrator,Di Unduhdari:

http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2133265- fungsi-diakses pada Tanggal 15 Februari 2020

(21)

E. Format Penulisan Makalah

Adapun format penulisan makalah, sebagai berikut:

1. Ukuran Kertas dan Sampul PembuatanMakalah a. Kertas :A4

b. Size : 12 c. Spasi :1,5 d. Margin

Atas : 4 cm Bawah : 3 cm Kiri : 4 cm Kanan : 3 cm

2. Makalah ditulis minimal 10-20 halaman belum termasuk halaman Judul, Daftar Isi, Lampiran, danDaftar Pustaka.

3. Kata asing harus diketik cetak miring(italic).

4. NomorHalaman

a. Letak di kananatas/bawah

b. Angka i,ii,iii,dst. Mulai dari kata pengantar sampai dengan sebelum Bab Pendahuluan.

c. Angka 1,2,dst. Mulai dari Pendahuluan sampai denganakhir.

F. Penulisan Catatan Kaki

Catatan kaki adalah keterangan yang ditambahkan di bagian bawah halaman. Catatan kaki biasanya dicetak dengan huruf yang lebih kecil daripada huruf di teks guna menambahkan rujukan uraian di dalam naskah pokok. Catatan kaki ini menjelaskan sumber asalnya sebuah kutipan, baik kutipan langsung atau tidak langsung. Selain menjelaskan asal kutipan, catatan kaki juga sering digunakan untuk menjelaskan teks atau istilah khusus yang perlu penjelasan lebih panjang.

Setiap teks yang akan dijelaskan dalam catatan kaki akan ditandai dengan nomor.

Nomor tersebut akan terkait langsung dengan keterangan yang ada di catatan kaki.

Dengan adanya nomor dalam catatan kaki ini, maka teks-teks yang diberi catatan tidak akan tertukar dengan catatan untu teks lainnya. Berikut cara penulisan catatankaki:

• Penulisan catatan kaki diketik satu spasi, menjorok ke dalam (dimulai pada ketukan kelima), ukuran teksnya 10 dan font yang digunakan times new

(22)

rowman.

• Penulisannya secara urut dimulai dari nama penulis (ditulis tanpa gelar dan tidak dibalik), Judul buku/karya (ditulis dengan huruf kapital setiap awal kata kecuali kata depan dan cetak miring), tempat terbit, nama penerbit, tahunterbit.

• Judul buku ditketik miring (italic), dan halaman buku dapat disingkat, sepertih.

• Nama pengarang yang terdiri dari dua atau tiga orang ditulis secara lengkap.

Jika pengarang lebih daritiga orang, maka hanya disebutkan nama pengarang yangpertama, lalu setelah tanda koma dituliskan singkatan et.al.atau dkk.

(Buku Panduan Skripsi UIN: 2013:38).

• Menurut buku Panduan Skripsi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (2013: 38-40) Penyebutan sumber yang telah dikutip, baik halamannyasama atau berbeda, menggunakan ibid (ibidum), loc.cit (lococitato) atau op.cit (opere citato).

a. Ibid. (ibidum),Ibid artinya kembali ke rujukan yang sama dan belumdilewati oleh rujukan yanglain.

Contoh:

1 Ferry N. Idroes, Manajemen Risiko Perbankan, (Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada, 2011), h. 4.

2Ibid., h. 6

b. Op.cit. (Opere Citatato) artinya kembali kepada rujukan yang sama namunhalaman berbeda dan sudah disela oleh rujukan yanglain.

Contoh:

1Tony Pramana, Manajemen Risiko Bisnis, (Sinar Ilmu Publishing : 2011), cet. Ke-1, h.12

2Tariqullah Khan, Manajemen Risiko Lembaga Keuangan Syari’ah, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2008), cet. Ke-1, h.9

3Tony, Op.cit., h. 6

(23)

c. Loc.cit. (locco citato), artinya kembali kepada rujukan yang sama padahalaman sama dan sudah disela oleh rujukan yanglain.

Contoh:

1 Tony Pramana, Manajemen Risiko Bisnis, (Sinar Ilmu Publishing : 2011), cet. Ke-1, h.12

2Tariqullah Khan, Manajemen Risiko Lembaga Keuangan Syari’ah, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2008), cet. Ke-1, h.9

3Tony, loc.cit., h. 12.

• Kutipan yang berasal dari jurnal ditulis sebagai berikut: nama penulis, koma, judul artikel, koma, nama jurnal ditulis italic, koma, tahun, koma, dan nomor halaman(Buku Panduan Skripsi UIN: 2013:41).

Contoh:

1T. Meagher, Looking Inside a Student’s Mind: CanAn Analysis of Student Concept Maps Measure Changes in Environmental Literacy?, Electronic Journal of Sciense Education,3, 2009, pp. 1-28.

G. Macam-macam Kutipan Pada Penulisan Makalah

1. Kutipan Langsung, yang terdiri kurang dari lima baris dan lebih dari lima baris.

Adapun ciri-ciri kutipan langsung yang kurang dari 4 baris, yaitu:

a.Kutipannya langsung terintergrasi di dalamteks.

b.Ditulis 1,5spasi.

c.Kutipannya di apit oleh tanda kutip.

Contoh:

(24)

Menurut Daryanto dalam bukunya Administrasi Pendidikan berpendapat bahwa “Kepala sekolah adalah personel sekolah yang

bertanggung jawab terhadap seluruh kegiatan-kegiatan sekolah".10 Sedangkan ciri-ciri kutipan langsung yang lebih dari lima baris, yaitu :

a. Kutipannya tidak terdapat di dalam teks (tidak terintregrasi dalam teks), yaitu dengan jarak dibawahnya 1,spasi.

b. Tidak memggunakan tanda kutip.

c. Catatan kaki diletakkan pada akhir tulisan.

Contoh:

Kepala Sekolah sebagai pendidik mempunyai peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pendidikan. Maka dari itu dapat diutarakan bahwa kepala sekolah sebagai seorang pendidik harus dapat menanamkan, memajukan dan meningkatkan minimal empat macam nilai, yaitu:

a. Mental, hal-hal yang berkaitan dengan sikap batin dan watakmanusia.

b. Moral, hal-hal yang berkaitan dengan ajaran baik buruk mengenai perbuatan, sikap dan kewajiban atau moral yang diartikan sebagai akhlak, budi pekerti dankesusilaan.

c. Fisik, hal-hal yang berkaitan dengan kondisi jasmani atau badan, kesehatan dan penampilan manusia secarailmiah.

d. Artistik, hal-hal yang berkaitan kepekaan manusia terhadap seni dan keindahan.11

2. Kutipan Tidak Langsung, yaitu suatu kutipan yang dikemukakan dengan bahasa penulis sendiri. Adapun ciri-cirinya, sebagai berikut:

a. Kutipannya tidak langsung terintregrasi dalamsumber.

10 H. M. Daryanto, Administrasi Pendidikan, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), cet. 6, h. 80.

11 Wahjosumidjo, Kepemimpinan Kepala Sekolah: Tinjauan Teoretik dan Permasalahannya, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2010), ed. 1, cet. 7 h.124.

(25)

b. Tidak menggunakan tanda kutip.

c. Catatan kaki diletakkan diakhirkutipan.

Contoh:

Menurut Syafaruddin tidak dijelaskan satu persatu mengenai ketiga strategi kepemimpinan kepala sekolah tersebut. Oleh karena itu, penulis menganalisis penjabaran tentang ketiga strategi tersebut menurut pandangan beberapa para ahli sebagai berikut:

1) Strategi Hirarkikal

Ciri khas strategi hirarkikal adalah memanfaatkan otoritas formal untuk melaksanakan tugas.

2) Strategi Transformasional

Strategi transformasional adalah membangkitkan intelektual bawahan dan dinamika mereka agar turut serta secara terus menerus berfikir ke depan, membangkitkan idealisme yang tinggi, pantang menyerah.

3) Strategi Fasilitatif

Strategi fasilitatif dilakukan dalam upaya mengoptimalkan peran dan fungsi setiap personil sekolah, kebijakan dan peraturan diputuskan bersama, kepala sekolah menentukan langkah-langkah kerja berdasarkan peraturan produk keputusan bersama, prinsip demokrasi amatlah dikedepankan, lembaga pendidikan adalah milik bersama, program-

(26)

programnya diputuskan bersama dan dijalankan bersama-sama secara tepat danberhasil.12

H. Pungkasan

Hal-hal yang diungkap dalam panduan Teknik Penulisan Makalah ini secara umum berlaku untuk semua Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur. Buku panduan ini sudah disiapkan dan disusun dengan secermat dan sedetail mungkin, namun sejalan dengan kondisi, perkembangan, akan ada perubahan-perubahan di era global yang begitu cepat, hal- hal yang sudah dituangkan dalam buku panduan ini tidak mungkin mampu selalu memenuhi kebutuhan atau berfungsi dengan baik sebagai sebuah panduan.

Oleh karena itu, kelemahan-kelemahan yang ada akan dievaluasi dan

diperbaiki melalui mekanisme yang ada. Adapun kekurangan mengenai berbagai hal yang belum dituangkan dalam panduan ini akan diatur dan diumumkan dalam ketentuan tersendiri.

12 Syafaruddin, Kepemimpinan Pendidikan Akuntabilitas Pimpinan Pendidikandalam Konteks Otonomi Daerah, (Jakarta: Quantum Teaching, 2010), h. 97

(27)

PANDUAN PENULISAN

SKRIPSI

(28)

BAB I

KETENTUAN UMUM

A. Pengertian

1. Skripsi adalah suatu naskah atau karya ilmiyah yang disusun atas dasar penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dengan dibimbingan oleh tenaga edukatif dalam rangka penyelesain program studi strata satu (S.1)

2. Pembimbing adalah tenaga edukatif yang diangkat oleh Ketua STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur yang memiliki jabatan fungsional dosen

3. Data atau bahan adalah sumber yang diperoleh dalam rangka penyusunan skripsi baik yang berupa data kepustakaan maupun data lapangan

4. Metodologi adalah cara-cara tertentu yang dipakai untuk melakukan penelitian dan membahas hasil penelitian tersebut dengan menggunakan cara yang kritis dan logis.

B. Tema dan Bobot Skripsi

1. Tema skripsi bersumber dari masalah yang berhubungan dengan jurusan dan program studi mahasiswa

2. Skripsi ditulis dalam bahasa Indonesia yang baku, baik dan benar atau bahasa Asing (Arab/Inggris) atas persetujuan Ketua jurusan 3. Skripsi memiliki bobot setara dengan 4 (empat) SKS

C. Tujuan Penulisan

1. Menilai kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah secara ilmiah

2. Mengevaluasi kemampuan dan keterampilan mahasiswa mengaplikasikan metodologi ilmiah pada sebuah karya ilmiyah.

3. Memenuhi syarat memperoleh gelar sarjana

(29)

BAB II

SYARAT, TATA CARA PENGAJUAN JUDUL DAN PROPOSAL SERTA SEMINAR

A. Syarat-Syarat Pengajuan Judul dan Proposal

1. Terdaftar sebagai mahasiswa Jurusan STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur dan menyelesaikan kuliah hingga semester VII serta telah menempuh sekurang-kurangnya 120 SKS

2. Indeks prestasi kumulatif sekurang-kurangnya 2,00 dan prestasi nilai D sebanyak-banyaknya 3

3. Telah memiliki buku pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan oleh STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur dengan disertai nota/kwitansi pembelian

4. Telah memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan B. Pengajuan Judul dan Proposal Skripsi

1. Mahasiswa berkonsultasi dengan masing-masing Ketua Jurusan untuk mengajukan judul inti dan judul alternatif

2. Judul skripsi yang telah disetujui oleh Ketua Jurusan untuk selanjutnya ditetapkan Dosen Pembimbing satu dan Dosen Pembimbing dua jika diperlukan serta diterbitkan Surat Keterangan Ketua STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur

3. Mahasiswa yang bersangkutan menyusun proposal skripsi dan menggadakannya sebanyak 4 eksemplar, kemudian diserahkan kepada BAAK.

Sistematika Proposal terlampir

C. Seminar Proposal

1. Proposal skripsi sebagaimana ditentukan diatas selanjutnya diajukan dalam seminar

2. Jadwal seminar akan ditentukan oleh pimpinan STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur

(30)

3. Tujuan seminar adalah:

a. Memberikan masukan bagi mahasiswa dalam rangka penyusunan proposal skripsi

b. Memberikan pertimbangan kelayakan proposal

c. Memperluas wawasan ilmiah bagi mahasiswa yang bersangkutan.

4. Majlis seminar terdiri dari:

a. Ketua b. Sekretaris

c. Pembahas/narasumber d. Mahasiswa

5. Proposal skripsi jika telah diseminarkan dan direvisi diserahkan kembali kepada BAAK untuk diterbitkan Berita Acara yang ditanda tangani oleh Ketua Jurusan dan selanjutnya mahasiswa menunjukkan berita acara dan konsultasi kepada Pembimbing untuk proses pembimbingan lebih lanjut.

(31)

BAB III

BIMBINGAN DAN MUNAQASAH SKRIPSI A. Bimbingan Skripsi

1. Tugas pembimbing adalah memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam penyusunan munaqasah dan skripsi terutama dalam tehnik penulisan, metodologi dan subtansi/isi penelitian.

2. Bimbingan skripsi diberikan selama 12 bulan terhitung sejak penyusuna proposal skripsi.

3. Apabila dalam batas waktu yang telah ditentukan skripsi belum bisa dimunaqasahkan maka proposal skripsi dianggap gugur dan mengajukan judul/proposal baru.

4. Apabila pembimbing tidak dapat menjalankan tugasnya, maka menyerahkan kembali tugasnya kepada Ketua Jurusan dan selanjutnya ditetapkan pembinbing baru

5. Untuk memantau dan menilai perkembangan skripsi digunakan KBS (Kartu Bimbingan Skripsi) yang disediakan BAAK

B. Munaqasah Skripsi

1. Syarat-syarat munaqasah telah menyelesaikan tugas-tugas PLK atau praktikum dan KKS serta ketentuan lain yang telah ditetapkan

2. Setelah penulisan skripsi selesai dan telah mendapat nota persetujuan dari pembimbing, mahasiswa menggadakan skripsi sebanyak 5 eksemplar munaqasah dan mendaftarkan diri kepada BAAK dengan menyerahkan naskah skripsi sebanyak 4 ekslempar

3. Pimpinan jurusan menetapkan susunan majelis munaqasah dan jadwal pelaksanaanya.

4. Munaqasah skripsi terdiri dari: Ketua, Sekretaris, penguji, pembimbing dan mahasiswa

5. Munaqasah skripsi berlangsung 60 s/d 90 menit

(32)

6. Majelis munaqasah dapat menyatakan lulus baik dengan perbaikan atau tanpa perbaikan dan juga bisa tidak meluluskan 7. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus dapat mengajukan

munaqasah kembali atau munaqasah terbatas.

(33)

BAB IV

ASPEK PENILAIAN 1. Penilaian skripsi dilakukan oleh majelis munaqasah 2. Penilain skripsi meliputi 2 aspek, yaitu:

a. Penilaian metodologik - teknik terhadap penulisan skripsi b. Penilaian pada waktu pelaksanaan munaqasah: Kemampuan menjawab pertanyaan, penguasaan materi skripsi, kemampuan penguasaan bahasa dan tata krama.

3. Nilai akhir skripsi adalah penjumlahan dari nilai penguji yang berbentuk nilai angka dan nilai huruf

NILAI ANGKA NILAI HURUF NILAI BOBOT

A 91 - 100 4,00

A - 86 - 90 3,75

B + 76 - 85 3,25

B 66 - 75 3,00

B- 60 - 65 2,75

C + 56 - 59 2,25

C 46 - 55 2,00

D 36 - 45 1,00

E 0 - 35 0

(34)

BAB V PENUTUP

1. Dengan buku panduan skripsi ini, maka seluruh ketentuan yang bertentangan dengan ketentuan yang terdapat dalam pedoman ini dinyatakan tidak berlaku.

2. Hal-hal yang belum diatur dalam pedoman ini akan diatur secara tersendiri.

(35)

LAMPIRAN-LAMPIRAN

(36)

LAMPIRAN: 1

SISTEMATIKA PROPOSAL SKRIPSI Cover

Kata Pengantar Daftar Isi

PROPOSAL SKRIPSI : Ditulis judul proposal dan judul skripsi

A. Latar Belakang Masalah : Berisikan faktor-faktor permasalahan sebagai penyebab penelitian, dan apa yang melatarbelakangi/menariknya penelitian setelah dikemukakan faktor-faktor permasalahan kemudian permasalahan itu dikemukakan secara tegas sehingga layak untuk dijadikan sebuah penelitian ilmiyah.

B. Rumusan Masalah : peneliti diharapkan membatasai permasalahan dan fokus pada aspek-aspek tertentu sehingga hasil penelitiannya tajam, terarah dan terukur. Karena suatu masalah mempunyai ruang lingkup yang luas dan dapat dikaji dari berbagai aspek maka perlunya rumusan masalah.

C. Penegasan Judul : Yang dimaksud dalam hal ini adalah penjabaran kalimat- kalimat/istilah dalam judul dari rujukan yang benar dan komentar dari penulis supaya tidak terjadi kesimpang siuaran pembahasan.

D. Tujuan Penelitian : Dalam sub-sub tujuan penelitian ini dirumuskan kalimat- kalimat yang menyatakan segi ilmu pengetahuan yang akan diperoleh dari penelitian maka tujuan penelitian harus relevan dengan pokok-pokok permasalahannya.

E. Kegunaan Penelitian : Berisikan tentang manfaat yang dapat dipetik dari pengetahuan yang diperoleh melalui penelitian tersebut.

(37)

F. Hipotesis

G. Kajian Pustaka

H. Metodologi Penelitian

DAFTAR PUSTAKA OUT LINE

: Hipotesis ini untuk penelitian lapangan dan penelitian pustaka tidak menggunakan hipotesis

: Berisikan penelahaan bahan kepustakaan baik berupa buku-buku maupun hasil penelitian terdahulu.

: 1) Penelitian lapangan berisikan: Sifat dan bentuk Penelitian, Jenis Penelitian, Populasi, Metode

Pengumpulan Data (Obsevasi, Interview, Kuesioner/Angket, Dokumentasi) dan Metode Analisa Data. 2) Penelitian pustaka berisikan: Sifat dan Bentuk Penelitian, Jenis Data, Sumber Data (Sumber data primer yaitu buku-buku inti dan Sumber data sekunder yaitu buku-buku penunjang), Metode Pengumpula Data dan Metode Analisa Data

(38)

LAMPIRAN: 2

SISTEMATIKA/OUT LINE SKRIPSI COVER/HALAMAN JUDUL

PERSETUJUAN

NOTA DINAS

PENGESAHAN MOTTO

PERSEMBAHAN RIWAYAT HIDUP KATA PENGANTAR DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR LAMPIRAN

ABSTRAKSI

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Penegasan Judul, Tujuan Penelitian, Kegunaan Penelitian, Hipotesis, Metodologi Penelitian

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Pengertian dan Subtansi penelitian (mengkaji teori-teori dan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan masalah yang diteliti)

BAB III LAPORAN HASIL PENELITIAN

Gambaran Umum Tempat Penelitian (Sejarah Singkat, Geografis, Struktur, Data Guru dan Data siswa) dan Hasil Angket atau hasil penelitian

BAB IV ANALISA DATA

(39)

Membahas tentang menjawab masalah penelitian, menafsirkan temuan-temuan, memodifikasi teori yang ada atau menyusun teori baru dan menjelaskan implikasiimplikasi lain dari hasil penelitian.

BAB V KESIMPULAN, SARAN DAN PENUTUP

Kesimpulan (bersifat konseptual menjawab rumusan dan tujuan penelitian), SaranSaran (ditujukan kepada instansi pemerintah/swasta/perguruan tinggi dan masyarakat yang dianggap sesuai dalam penelitian) dan Penutup

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN

Lampiran Pembimbing skripsi, Izin Riset, Surat keterangan penelitian, Kartu konsultasi bimbingan skripsi, Daftar kuisioner, Lembar interview dengan pengasuh, Pedoman dokementasi, Pedomana observasi (disesuai dengan metodologi penelitian )

Keterangan: kajian pustaka tidak menggunakan laporan hasil penelitian

Pendidikan Agama Islam adalah pendidikan dengan melalui ajaran- ajaran agama Islam, yaitu berupa bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar nantinya setelah selesai dari pendidikan ia dapat memahami, menghayati dan menyeluruh, serta menjadikan agama Islam itu sebagai suatu pandangan hidupnya demi keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia maupun di akhirat kelak”.13

1. Penulisan teks Arab, istilah asing dan tranliterasi Arab - latin, yaitu:

a. Penulis teks Arab yang diambil dari al-Qur’an ditulis dengan rasm utsmani, sedangkan teks Arab hadis atau lainnya harus ditulis sesuai dengan kaidah imlakiyah

b. Penulisan teks Asing yang belum diserap dalam Bahasa Indonesia harus dicetak miring (italic)

2. Pengertian dan Penulisan catatan kaki (foot note) sebagai berikut:

a. Catatan kaki (foot note) adalah sebagai salah satu dari 3 cara yang bisa dipakai untuk menandai identitsas sumber data

(40)

b. Penulis footnote adalah:

1) Ditulis nama (pengarang/editor/penghimpun/penerjemah/lembaga/dan lainnya) tanpa dibalik seperti daftar bibliografi

2) Ditulis judul, dengan dicetak miring 3) Ditulis edisi, jilid atau cetakan keberapa 4) Ditulis wilayah, penebit dan tahun 5) Ditulis halaman

c. Penulisan nomor footnote harus urut dari bab 1 s/d bab 4

d. Footnote mengutip ulang/berturut-turut dinamakan Ibid dan jika diselingi oleh sumber lain (satu bab) yang nama pengarang dan judul buku sama hanya beda halaman dinamakan Op. Cit dan jika diselingi oleh dbanyak sumber lain atau beda bab dinamakan Loc. Cit

e. Contoh-contoh penulisan footnote

ˡ Ibn Hajar, Fath al-Barri bi Syarakh al-bukhari, jilid VII (Beirut: Darul Fikr: 1987), hal.

201

² Muhammad Fuad Abdul Baqi (peng), al-Lu’lu’ wa Marjan fi ma Ittafaqa Alaihi Syaikhan, jilid III, (Kairo: Isa Bab al-Halabi wa Syaukah: 1990), hal. 68

³ Samsul Wahidin dkk, Perkembangan Ringkas Hukum Islam di Indonesia, edisi ke 1 (Jakarta: Akademik Pressindo: 1981), hal. 12

4 Aly Murtadlo, Wawancara, PP. Nurul Islam, 20 Agustus 1981

5 http://www.ciaonet.org/pub/hur01.html (januari, 2009) 20

f. Contoh-contoh penulisan footnote, Ibid, Op. Cit, Loc. Cit

ˡ Ibn Hajar, Fath al-Barri bi Syarakh al-bukhari, jilid VII (Beirut: Darul Fikr: 1987), hal.

201

² Ibid, hal. 68

³ Samsul Wahidin dkk, Perkembangan Ringkas Hukum Islam di Indonesia, edisi ke 1 (Jakarta:

Akademik Pressindo: 1981), ha 12

(41)

Ibn Hajar, Op. Cit, hal. 69

5 http://www.ciaonet.org/pub/hur01.html (januari, 2009) 20

35 Muhammad Fuad Abdul Baqi (peng), al-Lu’lu’ wa Marjan fi ma Ittafaqa Alaihi Syaikhan, jilid III, (Kairo: Isa Bab al-Halabi wa Syaukah: 1990), hal. 68

36 Ibn Hajar, Loc. Cit, hal. 101

3. Penulisan daftar pustaka, diantaranya:

a. Ditulis berdasarkan abjad, dengan mendahulukan nama keluarga (famili name) atau nama yang terkenal

b. Nama yang menggunakan partikel misal al atau asy atau lainnya tetap ditulis dengan partikel contoh al-Bukhari maka diurutkan abjad B

c. Judul buku dicetak miring contoh Tafsir An-Nur

d. Jika seorang pengaran, mempunyai bayak karya tulis maka penulisannya sebagau berikut:

As-Shidiqi, TM Hasbi, Tafsir An-Nur, Jilid 30, Jakarta: Bulan Bintang, 1954 - 1970

--- Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1989

(42)

LAMPIRAN: 4

CONTOH COVER

REKONTRUKSI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DAN KELEMBAGAAN DI MTs NAHDLATUL ULAMA

SUMBER AGUNG

S K R I P S I

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu (S.1) Dalam Ilmu Tarbiyah Jurusan Tarbiyah

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

OLEH:

DIMAS NAJMUDDIN NIM: 2017010009

PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH (STIT)

NAHDLATUL ULAMA SUMBER AGUNG OKUTIMUR

2019

(43)

LAMPIRAN: 5

P E R S E T U J U A N

Judul Skripsi : Nama Mahasiswa :

NPM/Nimko :

Jurusan :

Progam Studi :

Pembimbing I

(_________________)

Menyetujui

Pembimbing II

(_________________) Mengetahui,

Ketua Prodi ...

(_________________)

(44)

LAMPIRAN: 6

NOTA DINAS

Nomor : Istimewa Sumber Agung, 2019

Lampiran : 4 Exemplar

Perihal : PERMOHONAN SKRIPSI A.n. ___________________

Kepada

Yth. Bapak Ketua STIT Nahdlatul Ulama Di,-

Sumber Agung

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Setelah membaca, mengadakan perbaikan dan memberi bimbingan seperlunya, maka kami berpendapat skripsi saudara:

Nama Mahasiswa :

Judul Skripsi :

NIM /Nimko :

Jurusan :

Dapat diajukan untuk di Munaqasahkan oleh Tim Munaqasah STIT Nahdlatul Ulama Sumber Agung OKU Timur, dan bersama ini kami sampaikan skripsi mahasiswa tersebut sebanyak 4 eksemplar.

Demikian permohonan ini kami sampaikan atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Menyetujui Pembimbing I

(_________________)

Mengetahui, Ketua Prodi ____

(_________________)

Pembimbing II

(_________________)

(45)

LAMPIRAN: 7

P E N G E S A H A N

Setelah membaca, mengoreksi dan memberi petunjuk seperlunya, maka skripsi saudara:

Judul Skripsi : Nama Mahasiswa :

NPM :

Dapat diteri dalam ujian munaqasah yang dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal :

Waktu :

Tempat :

TIM MUNAQASAH Sumber Agung, , 2020

TIM PENGUJI NAMA TTD

Ketua Sekretaris Pembimbing Penguji I Penguji II

Menyetujui/Mengesahkan Ketua STIT Nahdlatul Ulama

(_________________)

(46)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, buku Pedoman Skripsi STIT Nahdlatul Ulama OKU Timur telah selesai disusun. Mudah-mudahan pedoman skripsi ini dapat menjadi acuan bagi para mahasiswa dalam penulisan skripsi.

Pedoman skripsi ini disusun berdasarkan kebutuhan sivitas akademik dan semoga buku pedoman skripsi dapat membawa manfaat yang besar dan sebagai aset institusi untuk melakukan inovasi-inovasi kreatif dalam upaya meningkatkan segi-segi kualitas dan kuantitas proses pembelajaran dimasa yang akan datang.

Buku pedoman skripsi ini pada hakekatnya adalah pengembangan dan penjabaran kegiatan Akademik STIT Nahdlatul Ulama OKU Timur dan pelaksanaan Tridharma Peruruan Tingi. Oleh karna itu, dalam pelaksanaanya melaksanakan sesuai aturan yang berlaku demi kemajuan STIT Nahdlatul Ulama OKU Timur baik secara kualitas dan kuantitas

Tidak lupa diucapkan terima kasih kepada Tim Penyusun Buku Panduan Penulisan Skripsi. Semoga jerih payahnya diterima oleh Allah SWT sebagai amal jariyah disisi-Nya. Amin

Kritik dan saran sangat diharapkan dari para pengguna pedoman ini untuk perbaikan dan kesempurnaan.

Sumber Agung , , 2019 Ketua,

STIT Nahdlatul Ulama

MUDIYONO, M.Pd.I

(47)

DAFTAR ISI

COVER ...

PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

BAB I KETENTUAN UMUM ... 1

A. Pengertian ... 1

B. . Tema dan Bobot Skripsi ... 1

C. . Tujuan Penulisan ... 1

BAB II SYARAT, TATA CARA PENGAJUAN JUDUL DAN PROPOSAL SERTA SEMINAR ... 2

A. Syarat-Syarat Pengajuan Judul dan Proposal ... 2

B. Pengajuan Judul dan Proposal Skripsi ... 2

C. Seminar Proposal ... 3

BAB III BIMBINGAN DAN MUNAQASAH SKRIPSI ... 4

A. . Bimbingan Skripsi ... 4

B. .Munaqasah Skripsi ... 4

BAB IV ASPEK PENILAIAN ... 5

BAB V PENUTUP ... 6 LAMPIRAN-LAMPIRAN

LAMPIRAN: 1 SISTEMATIKA PROPOSAL SKRIPSI LAMPIRAN: 2 SISTEMATIKA/OUT LINE SKRIPSI LAMPIRAN: 3 PENULISAN SKRIPSI

LAMPIRAN: 4 CONTOH COVER LAMPIRAN: 5 PERSETUJUAN LAMPIRAN: 6 NOTA DINAS LAMPIRAN: 7 P E N G E S A H A N

(48)

SURAT PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama :

NIP :

Tempat/Tanggal lahir :

Institusi :

Program Studi : Alamat Kantor : Nomor Telp/Hp/email:

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa penelitian/Skripsi saya yang berjudul

bebas dari plagiarisme dan bukan hasil karya orang lain.

Apabila dikemudian hari ditemukan seluruh atau sebagian dari Skripsi dan karya ilmiah dari hasil-hasil penelitian tersebut terdapat indikasi plagiarisme, saya bersedia menerima sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya tanpa ada paksaan dari siapapun juga dan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Dibuat di :

Pada tanggal : 20...

Yang membuat pernyataan

Matrai 6000

(49)

Referensi

Dokumen terkait

Merupakan salah satu kewajiban Kepala Sekolah setiap akhir tahun pelajaran menyampaikan Laporan Tahunan sebagai pertanggung jawaban pelaksanaan program

Penyusunan laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Kecamatan Kusan Hilir Tahun 2016 merupakan kewajiban pemerintah kecamatan sebagai bentuk pertanggung

Laporan Kerja Praktek yang dimaksudkan dalam buku ini adalah memberikan kesempatan kepada mahasiwa untuk melatih menulis secara ilmiah dengan dasar ilmu yang telah diperoleh

STUDI KASUS ANGKUTAN DESA PENAJAM PASER UTARA ” Tugas akhir ini merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh untuk menyelesaikan Program Sarjana di Program Studi Teknik Sipil,

ASIA ADHITAMA SHIPYARD MENGGUNAKAN RESOURCE BASED VIEW RBV BERBASIS STRATEGI” Laporan tugas akhir ini merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh untuk menyelesaikan Program

Bina Armada Mitra Sukses” Tugas akhir ini merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh untuk menyelesaikan Program Sarjana di Program Studi Teknik Industri dan Proses, Institut

CANDI PASIFIK MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD” Laporan tugas akhir ini merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh untuk menyelesaikan Program Sarjana di Program Studi Teknik

Tanpa adanya berkat rahmat Allah SWT tidak mungkin rasanya dapat menyelesaikan Karya Ilmiah ini dengan baik dan tepat pada waktunya Adapun tujuan dari penulisan dari Karya Tulis Ilmiah