• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional"

Copied!
52
0
0

Teks penuh

(1)

Pedoman Perilaku

Philip Morris Internasional

(2)

Pedoman Perilaku

Philip Morris Internasional

(3)

Integritas –

Melakukan Hal Yang Benar

Bertanyalah Sebelum Bertindak

 Apakah hal ini diperbolehkan hukum?

 Apakah hal tersebut sesuai dengan kebijakan perusahaan?

 Apakah ini hal yang benar untuk dilakukan?

 Apa pandangan pihak di luar Perusahaan terhadap hal ini?

Sebagai contoh, apa pandangan pelanggan kita, orang-orang di lingkungan tempat kita bekerja, dan masyarakat umum terhadap hal ini?

Ingat Aturan ini

 Ketahui standar hukum dan perusahaan yang berlaku untuk pekerjaan Anda.

 Patuhi standar-standar ini – selalu.

 Bertanyalah bila Anda merasa tidak yakin apa yang benar.

 Teruslah bertanya sampai Anda mendapatkan jawaban.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional berlaku bagi Philip Morris Internasional Inc. beserta anak-anak perusahaannya baik yang langsung maupun tidak langsung, yang secara kolektif disebut Philip Morris Internasional, PMI, atau Perusahaan.

Left-hand page

(4)

Surat Dari Chairman

Kepada seluruh anggota keluarga besar Philip Morris Internasional:

Saya sangat bangga menjadi karyawan Philip Morris Internasional.

Selama karir saya, saya tahu bahwa semua yang bekerja untuk PMI adalah orang-orang yang baik. Saya menulis surat ini untuk menegaskan kembali ekspektasi Dewan Direksi dan saya tentang kepatuhan terhadap Pedoman ini.

Ada gagasan sederhana yang melandasi setiap hal yang kita lakukan:

Kita mengejar tujuan bisnis berlandaskan integritas dan dengan mematuhi seluruh aturan hukum.

Inilah hal yang benar untuk dilakukan dan merupakan hal yang baik bagi bisnis kita. Dengan bertindak berlandaskan integritas, kita akan mendapatkan kepercayaan pelanggan, konsumen, pemegang saham, rekan kerja, regulator, pemasok dan komunitas tempat kita hidup dan bekerja – yaitu seluruh pihak yang kepercayaannya kita butuhkan bagi keberhasilan kita.

Philip Morris Internasional memiliki seorang Chief Compliance Officer, yang bertanggung jawab mengawasi penerapan program Kepatuhan di seluruh PMI, dan bekerja sama dengan manajemen lini serta dengan fungsi-fungsi sentral.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional ini adalah acuan utama dalam memenuhi komitmen kita terhadap integritas. Pedoman ini menjelaskan banyak aturan dasar yang berlaku bagi bisnis kita serta tanggung jawab pribadi kita semua untuk bersuara apabila kita, dengan dilandasi niat baik, melihat sesuatu yang tampaknya tidak benar.

Bacalah Pedoman ini dengan saksama. Ini akan membantu memastikan bahwa tindakan Anda tidak pernah menyimpang dari komitmen PMI untuk melakukan hal yang benar.

Tidak ada yang lebih penting dari komitmen kita terhadap kepatuhan dan integritas – baik itu tujuan finansial, target pemasaran, ataupun upaya untuk mengungguli pesaing. Keinginan untuk menyenangkan atasan tidak boleh mengalahkan komitmen utama tersebut. Komitmen kita terhadap kepatuhan dan integritas harus selalu diutamakan.

Pedoman ini adalah tentang siapa kita dan ingin menjadi apa kita. Ini adalah tentang cara kita berbisnis – di mana pun dan kapan pun. Bersama- sama, dengan mengikuti prinsip tersurat dan tersirat Pedoman ini, kita dapat membantu memastikan bahwa bekerja di Philip Morris Internasional adalah kebanggaan tersendiri.

Salam,

Louis C. Camilleri Louis C. Camilleri Chairman

Philip Morris Internasional Inc.

Maret 2008

(5)

Daftar Isi

Yang Harus Anda Ketahui Tentang Pedoman Perilaku PMI 2 Untuk Apa Pedoman Ini?

2 Siapa Yang Harus Mengikuti Pedoman Ini?

3 Komitmen Pribadi Anda Untuk Melakukan Hal Yang Benar 3 Bagaimana Dengan Mereka Yang Memiliki Bawahan?

3 Apakah Pedoman Ini Menjelaskan Semua Standar Yang Perlu Saya Ketahui?

4 Bagaimana Dengan Perbedaan Hukum Di Negara Yang Berbeda?

Mengajukan Pertanyaan Dan Kekhawatiran 4 Tugas Anda Untuk Berani Bicara

Tempat Untuk Memperoleh Bantuan

5 Siapa Yang Harus Saya Hubungi Untuk Mendapatkan Bantuan?

5 Kami Tidak Akan Menoleransi Pembalasan 6 Compliance HelpLine

6 Apa Yang Terjadi Apabila Saya Menghubungi HelpLine?

7 Dapatkah Saya Mengajukan Kekhawatiran Secara Anonim?

Program Kepatuhan Dan Integritas PMI – Apa Saja yang Dilakukan?

7 Struktur Kepatuhan

Lingkungan Kerja 8 Apa Tujuan Kita

8 Peluang Kerja Setara Dan Keragaman 8 Lingkungan Kerja Bebas Pelecehan

9 Kesehatan, Keselamatan Dan Keamanan Karyawan 9 Kerahasiaan Karyawan

10 Obat-obatan terlarang Dan Alkohol Di Lingkungan Kerja

Konflik Kepentingan, Hadiah dan Hiburan 11 Apa Tujuan Kita

11 Konflik Kepentingan

13 Menerima Hadiah Dan Hiburan 16 Pemberian Hadiah dan Hiburan

Menjalankan Usaha 18 Apa Tujuan Kita 18 Hukum Persaingan

21 Informasi Mengenai Pesaing

22 Pencucian Uang Dan Perdagangan Barang Gelap

23 Pembatasan Perdagangan, Kontrol Ekspor Dan Hukum Boikot 25 Bea Cukai Dan Pajak Tak Langsung

25 Pemerintah Sebagai Pelanggan Kita 27 Suap Dan Korupsi Internasional

28 Informasi Rahasia, Hak Atas Kekayaan Intelektual Dan Hak Cipta 29 Praktik Usaha Yang Tidak Sehat

(6)

Berurusan Dengan Konsumen 30 Apa Tujuan Kita 30 Kualitas Produk

31 Periklanan Dan Promosi Produk 32 Melindungi Anak-Anak

33 Privasi Pelanggan Atau Informasi Pelanggan

Informasi, Sumber Daya Dan Pengungkapan Keuangan Perusahaan 34 Apa Tujuan Kita

34 Pembukuan Dan Pencatatan Aktual, Dan Pengungkapan Informasi Finansial

35 Waktu Perusahaan

35 Kekayaan Dan Sumber Daya Perusahaan 36 Informasi Hak Milik

36 Kesempatan Perusahaan

37 Penggunaan Komputer Dan Keamanan Jaringan 38 Dana Perusahaan

38 Transaksi Orang Dalam 39 Hubungan Investor Dan Media 39 Manajemen Pencatatan 40 Ide-Ide Yang Tidak Diminta

Komunitas Dan Masyarakat 41 Apa Tujuan Kita

41 Kepatuhan Dan Keunggulan Lingkungan

42 Aktivitas Kampanye Politik dan Hubungan dengan Pejabat dan Pegawai Pemerintah

43 Tenaga Kerja Anak Dan Tenaga Kerja Paksa 43 Penyelidikan Atau Pemeriksaan Pemerintah 44 Pengungkapan Pemberian Sponsor/Sumbangan

45 Pelatihan Dan Penghargaan Karyawan 46 Compliance HelpLine Dan Kontak Internal

Semua karyawan diharapkan mengetahui dan mematuhi Pedoman ini, sebagaimana akan dijelaskan lebih jauh dalam bagian-bagian berikut, serta Prinsip & Praktik PMI. Pedoman ini ataupun Prinsip & Praktik PMI mana pun tidak dimaksudkan untuk menciptakan hak kontraktual apa pun yang dapat diberlakukan oleh karyawan, pemegang saham, pelanggan, pemasok atau pesaing terhadap perusahaan. Akan tetapi, Pedoman dan Prinsip & Praktik ini membantu kita masing-masing mengetahui apa yang diharapkan dari kita sebagai karyawan untuk memastikan kita selalu bertindak berlandaskan integritas. Versi paling akhir dari Pedoman dan Prinsip & Praktik PMI ini dapat diperoleh di situs intranet PMI.

(7)

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 2

Untuk Apa Pedoman Ini?

Siapa Yang Harus Mengikuti Pedoman Ini?

Yang Harus Anda Ketahui

Tentang Pedoman Perilaku PMI

PMI memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankan bisnis sesuai peraturan perundangan secara tersirat maupun tersurat serta standar perilaku bisnis lainnya sebagaimana tercermin dalam Prinsip & Praktik perusahaan. Kegagalan untuk mematuhi standar ini adalah tindakan yang salah dan perusahaan serta karyawannya dapat mengalami kerugian serius.

Integritas artinya bertindak sesuai dengan standar hukum dan standar internal yang kita junjung tinggi. Di PMI, tidak ada yang lebih penting dari itu.

Pedoman Perilaku PMI memperkenalkan aturan hukum dan kebijakan penting yang harus dipatuhi oleh setiap orang yang bekerja di PMI.

Pedoman ini dirancang untuk membimbing kita masing-masing untuk:

Mengerti dan mengikuti aturan dasar Kepatuhan yang berlaku pada pekerjaan kita; dan

Mengetahui kapan dan ke mana harus meminta saran atau mengajukan kekhawatiran.

Pedoman ini mengorganisir dan meringkas kebijakan penting perusahaan ke dalam satu panduan yang mudah digunakan. Sebagaimana dijelaskan di bawah, ini hanyalah titik awal – Prinsip & Praktik PMI, adalah

pelengkap Pedoman ini dan mungkin berlaku pada pekerjaan Anda.

Semua karyawan dan pegawai di seluruh dunia yang bekerja untuk PMI harus taat pada standar etika yang terkandung dalam Pedoman ini dan harus merujuk Pedoman ini sebagai panduan ketika bertindak atas nama PMI. Karyawan yang melibatkan pihak ketiga yang dapat bertindak atas nama PMI, misalnya konsultan, harus berupaya sebaik-baiknya untuk memantau pekerjaan mereka sehingga mereka bertindak secara konsisten dengan prinsip-prinsip dalam Pedoman ini. Mereka yang berurusan dengan kontraktor atau pihak lain yang bekerja secara temporer untuk PMI atau di lokasi afiliasi perusahaan harus menghubungi atasan, Departemen Compliance atau Departemen Law untuk mendapatkan bimbingan jika perlu. Jika Anda menduga (atau mengetahui) bahwa ada pihak ketiga yang bertindak atas nama PMI, atau kontraktor atau pekerja sementara dari perusahaan kita yang, sewaktu bekerja untuk PMI atau afiliasi perusahaan, bertindak dengan cara yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Pedoman ini, Anda harus segera memberi tahu atasan, Departemen Compliance, Departemen Law atau Compliance HelpLine.

(8)

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 3

Komitmen Pribadi Anda Untuk Melakukan Hal Yang Benar

Bagaimana Dengan Mereka Yang Memiliki Bawahan?

Apakah Pedoman Ini Menjelaskan Semua Standar Yang Perlu Saya Ketahui?

Pedoman ini mencerminkan suatu komitmen untuk melakukan hal yang benar. Dengan bekerja untuk PMI, Anda setuju untuk menegakkan komitmen ini. Pahami standar Prinsip & Praktik PMI yang berlaku pada pekerjaan Anda – dan patuhilah selalu. Mereka yang tidak mematuhi standar ini berarti menempatkan dirinya, rekan kerja dan PMI dalam situasi berbahaya. Mereka juga dapat dikenai tindakan disipliner yang bisa berupa pemecatan.

Mereka yang memiliki bawahan memiliki tambahan tanggung jawab menurut Pedoman ini untuk:

 Memberikan contoh–menunjukkan bagaimana cara bertindak dengan integritas;

 Memastikan bahwa para bawahan mereka memiliki pengetahuan, pelatihan dan sumber daya yang memadai untuk mematuhi Hukum, standar Pedoman ini, serta Prinsip & Praktik Kepatuhan PMI;

 Memantau kepatuhan para bawahan mereka, termasuk pegawai sementara dan pekerja kontrak;

 Menegakkan standar Pedoman ini dan semua Prinsip & Praktik Kepatuhan PMI;

 Mendukung karyawan yang dengan itikad baik mengajukan pertanyaan atau kekhawatiran mengenai kepatuhan dan integritas. Tidak boleh ada pembalasan dalam bentuk apa pun terhadap karyawan yang mengajukan pertanyaan atau kekhawatiran tersebut; dan

 Melaporkan kejadian yang berpotensi menjadi pelanggaran ke tingkat manajemen yang sesuai, Departemen Law, Sumber Daya Manusia, Departemen Compliance atau melalui Compliance HelpLine.

Pedoman ini merupakan landasan bagi komitmen kita terhadap integritas.

Tetapi Pedoman ini tidak dimaksudkan untuk menjelaskan setiap hukum atau kebijakan yang berlaku bagi Anda. Pastikan Anda mengetahui pera- turan-peraturan yang berlaku bagi Anda. Misalnya:

 Prinsip & Praktik Kepatuhan PMI, yang dikenal dengan sufiks "C", meru- pakan petunjuk pelaksanaan dari Pedoman ini, dan bersama dengan Pedoman ini menjadi standar PMI di seluruh dunia.

 Negara tempat Anda bekerja mungkin memiliki hukum, peraturan atau kebijakan tambahan yang berlaku bagi Anda.

Untuk mempelajari lebih jauh hukum, Prinsip & Praktik Kepatuhan perusahaan yang berlaku bagi Anda, lihatlah sumber tambahan yang ditandai di dalam Pedoman ini dengan simbol i , bertanyalah kepada manajer Anda, kepala fungsi yang sesuai atau hubungi Departemen Compliance atau Departemen Law.

Tentang Pedoman Perilaku PMI

(9)

Bagaimana Dengan Perbedaan Hukum Di Negara Yang Berbeda?

Tugas Anda Untuk Berani Bicara

PMI menjalankan usaha di banyak negara, sehingga karyawan mungkin diatur oleh hukum negara dan organisasi yang berbeda seperti Uni Europa. Kita semua memiliki tanggung jawab yang penting untuk mengetahui dan mematuhi hukum yang diterapkan di mana pun kita bekerja.

Philip Morris Internasional Inc., induk dari semua afiliasi PMI, adalah perusahaan yang didirikan di Amerika Serikat. Untuk alasan ini dan lainnya, hukum AS mungkin diterapkan walaupun kegiatan bisnis dilakukan di luar AS. Negara lain mungkin juga menerapkan hukum mereka di luar batas negara mereka.

i Jika Anda memiliki pertanyaan tentang hukum yang diterapkan pada aktivitas Anda, selalu hubungi Departemen Law tempat Anda bekerja untuk mendapatkan saran.

Mengajukan Pertanyaan Dan Kekhawatiran

Perusahaan kita tidak dapat berbuat sesuai dengan komitmen untuk bertindak dengan integritas jika kita, sebagai individu, tidak berani bicara saat kita harus bicara. Itulah sebabnya, selain mengetahui tanggung jawab hukum dan etis yang berlaku pada pekerjaan Anda, Anda harus berani bicara jika:

 Anda merasa tidak yakin tentang tindakan yang pantas dilakukan sehingga memerlukan nasihat.

 Anda yakin bahwa seseorang yang bertindak atas nama PMI sedang melakukan – atau sudah melakukan atau akan melakukan – suatu tindakan yang melanggar hukum, Prinsip & Praktik Kepatuhan PMI atau Pedoman Perilaku ini.

 Anda yakin bahwa Anda mungkin terlibat dalam pelanggaran.

 Anda yakin bahwa seseorang yang mengajukan pertanyaan atau kekhawatiran tersebut dengan niat baik, telah mendapat tindakan pembalasan.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 4

(10)

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 5

Siapa Yang Harus Saya Hubungi Untuk Mendapatkan Bantuan?

Kami Tidak Akan Menoleransi Pembalasan

Tempat Untuk Memperoleh Bantuan

Apa yang harus Anda lakukan jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang standar kepatuhan dan integritas? Kita berusaha keras untuk menciptakan lingkungan yang terbuka dengan komunikasi yang jujur. Jadi jika Anda memiliki kekhawatiran tentang persoalan hukum atau perilaku bisnis, Anda memiliki sejumlah pilihan. Yang terpenting adalah pertanyaan atau kekhawatiran tersebut harus benar-benar diajukan. Kerahasiaan akan dijaga sejauh mungkin, mengingat

perusahaan harus menyelidiki dan menyelesaikan masalah yang diajukan sekaligus mematuhi hukum.

Atasan Anda biasanya merupakan tempat yang tepat untuk mulai membicarakan masalah kepatuhan atau integritas.

Anda juga dapat memperoleh bantuan atau nasihat dari:

 Atasan dari atasan Anda

 Pimpinan afiliasi, fungsi atau departemen Anda

 Departemen Compliance

 Departemen Law

 Departemen Sumber Daya Manusia

 Chief Compliance Officer (Pejabat Kepatuhan Utama)

Selain itu, di seluruh Pedoman ini, disediakan sumber daya atau informasi tambahan yang dapat Anda gunakan untuk mendapat bantuan atau panduan tentang bagian Pedoman tersebut, dan bagian ini ditandai dengan simbol i . Di akhir Pedoman ini, akan Anda dapati informasi kontak umum.

Setiap karyawan yang dengan itikad baik mencari nasihat, mengajukan kekhawatiran tentang kemungkinan adanya masalah kepatuhan atau melaporkan pelanggaran, berarti telah mengikuti Pedoman ini – dan melakukan hal yang benar. PMI tidak akan mengijinkan pembalasan terhadap orang tersebut. Karyawan yang terlibat dalam tindakan pembalasan akan dikenai tindakan pendisiplinan, yang dapat mencakup pemecatan. Jika Anda mencurigai bahwa diri Anda atau seseorang yang Anda kenal mendapat tindakan pembalasan karena mengajukan masalah kepatuhan atau integritas, segera hubungi Departemen Compliance.

Kita menanggapi klaim pembalasan dengan serius. Tuduhan pembalasan akan diinvestigasi dan tindakan yang tepat akan diambil.

Narrow Page Trims Here

Narrow Page Trims Here

(11)

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 6

Compliance HelpLine

Apa Yang Terjadi Apabila Saya Menghubungi HelpLine?

Kebanyakan masalah dapat diselesaikan dengan komunikasi langsung antara pihak-pihak yang terkena atau dengan mengajukan masalah ke salah satu pihak yang tercantum di atas. Namun, jika Anda merasa tidak nyaman menggunakan sumber daya yang tercantum di atas, atau ingin mengajukan kecurigaan masalah pelanggaran atau potensi pelanggaran secara anonim, Anda dapat menghubungi Compliance HelpLine.

Compliance HelpLine dijalankan oleh sebuah perusahaan independen yang melaporkan semua panggilan ke PMI sehingga PMI dapat menanggapi kekhawatiran Anda tentang kepatuhan dan integritas. HelpLine ini dioperasikan 24 jam/hari dan tujuh hari seminggu dalam bentuk saluran telepon dan webline. HelpLine ini dapat diakses dari semua negara di mana perusahaan memiliki karyawan dan webline dapat diakses di mana saja selama ada akses internet. Tersedia layanan terjemahan untuk lebih dari 100 bahasa. Di negara-negara tertentu, penggunaan Compliance HelpLine dapat diatur oleh hukum tersendiri, dan operatornya mungkin hanya boleh menerima panggilan yang terkait dengan bidang perilaku tertentu saja. Anda akan diberitahu oleh perusahaan jika hal ini berlaku pada situasi Anda.

i Lihat bagian akhir Pedoman ini untuk mengetahui informasi kontak untuk mengakses Compliance HelpLine melalui telepon atau secara online.

Laporan HelpLine diterjemahkan dan diteruskan ke perusahaan untuk ditindaklanjuti. Departemen yang sesuai, seperti Sumber Daya Manusia, Pengendalian Internal atau Departemen Law, dapat diminta untuk

membantu penyelidikan dan pemecahan masalah ini. Selain itu, Chief Compliance Officer secara berkala akan mengkaji laporan dan tindakan yang diambil dan, apabila perlu, membuat laporan ke manajemen senior dan Komite Audit Dewan Direksi.

Segala upaya akan ditempuh untuk memberikan jawaban yang cepat atas komunikasi dari Anda, terutama apabila jawaban tersebut demikian penting. Jika dilakukan investigasi, kami akan segera meninjau masalah tersebut dan, apabila perlu, memastikan bahwa tindakan korektif sudah diambil.

?

Narrow Page Trims Here

T: Saya mencurigai atasan saya melakukan sesuatu yang menurut Pedoman tidak benar. Saya takut untuk melaporkannya karena dia dapat menyulitkan pekerjaan saya. Apa yang harus saya lakukan?

J: Jika Anda merasa tidak nyaman berbicara kepada atasan tentang hal tersebut secara langsung, Anda dapat mencoba salah satu dari sumber lain yang tercantum dalam bagian Tempat untuk Memperoleh Bantuan dalam Pedoman ini, termasuk Compliance HelpLine.

PMI tidak akan menoleransi pembalasan dalam bentuk apa pun terhadap orang yang mengajukan masalah kepatuhan dengan niat baik.

(12)

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 7

Dapatkah Saya Mengajukan Kekhawatiran Secara Anonim?

Struktur Kepatuhan

Walaupun PMI menganjurkan semua orang untuk menyatakan identitas apabila berbicara, Compliance HelpLine memungkinkan Anda untuk mengajukan kekhawatiran secara anonim. Line ini memberikan nomor rujukan sehingga karyawan yang tidak ingin memberikan namanya masih dapat memeriksa kembali untuk mendapatkan jawaban atau menyediakan informasi lebih lanjut. PMI menganjurkan Anda untuk memberikan identitas apabila menghubungi HelpLine. Dengan memberikan identitas Anda membantu kami meninjau masalah tersebut. Dan sebagaimana dijelaskan di atas, PMI memiliki kebijakan yang ketat untuk tidak membolehkan pembalasan atas tindakan pengajuan kekhawatiran dengan niat baik menurut Pedoman ini.

Program Kepatuhan Dan Integritas PMI – Apa Saja yang Dilakukan?

Pedoman ini bukan hanya uraian dari standar-standar kita. Pedoman ini adalah inti dari program Kepatuhan dan Integritas perusahaan yang didukung oleh Dewan Direksi dan pejabat senior, serta tim manajemen semua afiliasi PMI serta tim pimpinan fungsional kita.

Program Kepatuhan ini diselenggarakan oleh Chief Compliance Officer PMI. Chief Compliance Officer bertugas meninjau program Kepatuhan perusahaan bersama pejabat senior korporasi dan Komite Audit Dewan Direksi PMI.

Chief Compliance Officer dan manajemen perusahaan memantau program Kepatuhan dan Integritas PMI. Tanggung jawab ini meliputi:

 Menentukan peran dan tanggung jawab untuk program Kepatuhan;

 Mengawasi pelatihan dan komunikasi tentang kepatuhan;

 Mengawasi pemantauan kepatuhan;

 Mengkoordinir penyelidikan kepatuhan internal;

 Meninjau prosedur pendisiplinan atas pelanggaran Pedoman serta pelanggaran kepatuhan lainnya; serta

 Memantau sumber daya yang tersedia untuk mengajukan masalah kepatuhan serta untuk melaporkan kekhawatiran.

Narrow Page Trims Here

Narrow Page Trims Here

(13)

Apa Tujuan Kita

Peluang Kerja Setara Dan Keragaman

Lingkungan Kerja Bebas Pelecehan

Lingkungan Kerja

PMI bertekad untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan profesional dan yang mendorong kerja sama kelompok, keragaman dan kepercayaan. Hal ini termasuk tekad yang sangat kuat untuk menyediakan peluang kerja yang setara bagi semua orang. Kami menghormati hak para karyawan kami untuk memilih bergabung atau tidak dengan serikat buruh.

PMI sejak lama merupakan tempat kerja yang memiliki keragaman budaya dan menyenangkan. Kami akan merekrut, mempekerjakan, mengembangkan, mempromosikan, mendisiplinkan dan melakukan tindakan kepegawaian lain tanpa memandang ras, warna kulit, agama, gender (termasuk identifikasi gender), umur, asal kebangsaan, orientasi seksual, cacat, status kewarganegaraan, status pernikahan atau status lain yang dilindungi hukum. Kami juga akan mengakomodasi secara layak kepentingan karyawan yang cacat atau untuk keperluan keyakinan dan praktik agama.

Akan disediakan tambahan perlindungan bagi karyawan berdasarkan hukum atau peraturan setempat.

i Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai kesempatan kerja setara atau kesetaraan bekerja, hubungi perwakilan Sumber Daya Manusia lokal atau regional Anda.

Memiliki lingkungan kerja profesional juga berarti bahwa kita tidak akan menoleransi segala bentuk pelecehan. Pelecehan dapat berupa tindakan lisan, fisik atau visual yang bertujuan atau berakibat menciptakan suatu lingkungan yang menyinggung, bermusuhan atau mengintimidasi.

Pelecehan seksual, khususnya, dapat mencakup rayuan seksual, permintaan tindakan seksual, kontak fisik yang tidak dikehendaki atau pernyataan seksual yang diulang-ulang dan tidak disukai. Perilaku terlarang lainnya termasuk: hinaan atau gurauan tentang ras, etnik, agama, umur yang menyinggung, atau gurauan atau penghinaan seksual; menyebarkan atau memasang gambar atau kartun yang menyinggung; dan menggunakan voicemail, e-mail atau alat elektronik lainnya untuk mengirimkan informasi yang menghina atau diskriminatif. Perilaku seperti ini tidak memiliki tempat di PMI.

i Anda harus mengenal dan mematuhi PMI 02-C “Ketenagakerjaan”.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 8

Narrow Page Trims Here

T: Saya adalah karyawan wanita.

Rekan kerja pria sering memberikan komentar pribadi tentang penampilan saya yang membuat saya merasa risih.

Saya telah memintanya untuk berhenti tetapi dia tidak mau.

Apa yang dapat saya lakukan atas hal ini?

J: Anda dapat – dan harus – mengajukan masalah ini.

Ada banyak cara untuk bicara.

Lihat bagian Tempat Untuk Memperoleh Bantuan dalam Pedoman ini untuk mengetahui di mana Anda dapat memperoleh bantuan.

?

(14)

Lingkungan Kerja

Kesehatan, Keselamatan

Dan Keamanan Karyawan

Kerahasiaan Karyawan

PMI mempunyai komitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman dan terlindungi. Keselamatan terutama sangat penting di lokasi manufaktur, yang terkena peraturan keselamatan tempat kerja tertentu, dan untuk pegawai yang menghabiskan sebagian besar waktu kerja mereka mengendarai kendaraan untuk kepentingan perusahaan. Setiap lokasi kerja memiliki peraturan keselamatan yang harus dipatuhi. Kita tunduk pada semua hukum kesehatan dan keselamatan kerja, maupun persyaratan kesehatan dan keselamatan kita sendiri, yang sering kali melebihi ketentuan hukum.

Namun, memiliki peraturan keselamatan kerja tidaklah cukup. Komitmen perusahaan kita terhadap keselamatan kerja berarti kita masing-masing perlu siaga terhadap risiko keselamatan dalam menjalankan pekerjaan kita. Semua karyawan, dan siapa pun yang bekerja di lokasi kita, harus mengetahui persyaratan kesehatan dan keselamatan yang terkait dengan pekerjaan mereka.

Lingkungan kerja yang aman dan terjamin juga berarti suatu lingkungan kerja yang bebas dari kekerasan. Ancaman (baik secara terang-terangan atau terselubung), intimidasi dan kekerasan tidak memiliki tempat di PMI dan tidak akan ditoleransi.

i Anda harus mengenal dan mematuhi PMI 08-C “Lingkungan, Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan” serta persyaratan lain tentang kesehatan, keselamatan dan keamanan. Karyawan diminta untuk memberitahukan segala bentuk tindakan berbahaya – termasuk ancaman atau intimidasi – ke atasan atau manajer mereka, petugas keselamatan setempat, atau Departemen Sumber Daya Manusia.

PMI menghormati kerahasiaan informasi pribadi karyawan. Hal ini berarti akses ke catatan pribadi harus dibatasi hanya kepada personel perusahaan yang memiliki wewenang dan kebutuhan yang sesuai akan informasi tersebut. Karyawan yang memiliki akses ke informasi pribadi harus memperlakukannya sesuai kebutuhan dan secara rahasia.

Jangan pernah memberikan informasi pribadi karyawan kepada siapa pun di luar PMI tanpa izin yang sesuai.

Komitmen perusahaan kita terhadap kerahasiaan karyawan bukanlah tindakan izin untuk melakukan aktivitas pribadi yang tidak pantas di tempat kerja. Komputer perusahaan, misalnya, dimaksudkan hanya untuk tujuan kantor dan penggunaan pribadi yang terbatas, bukan untuk aktivitas usaha luar. Perusahaan memiliki hak, sebatas dimungkinkan oleh perundangan yang berlaku, untuk mengakses, meninjau, dan menggunakan semua komunikasi, catatan dan informasi yang dibuat di tempat kerja atau yang menggunakan sumber daya perusahaan. Hal ini termasuk segala bentuk aktivitas intranet atau Internet, e-mail, voicemail dan percakapan telpon, serta file komputer.

i Kerahasiaan karyawan diatur oleh hukum dan peraturan dari sejumlah lembaga Pemerintah dan dibahas dalam PMI 03-C

“Perlindungan Data Pribadi”. Jika Anda memiliki pertanyaan, hubungi Departemen Law.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 9

Die Cut Tab

T: Standar keselamatan kerja kita jauh melampaui ketentuan di negara tempat saya bekerja dan para pesaing kita hanya mengikuti ketentuan lokal. Tidakkah kita seharusnya melakukan hal yang sama?

J: Tidak. Kita harus taat terhadap persyaratan keselamatan perusahaan kita. PMI berkomitmen untuk menyediakan lingkungan yang aman dan terjamin bagi karyawan di mana pun kita beroperasi, walaupun ini berarti melampaui ketentuan setempat.

?

(15)

Obat-obatan terlarang Dan Alkohol Di Lingkungan Kerja

Pekerjaan membutuhkan pikiran yang jernih dan sering kali juga membutuhkan kemampuan untuk bereaksi cepat – keselamatan rekan kerja dan konsumen tergantung pada hal tersebut. Berada di bawah pengaruh alkohol atau obat-obatan terlarang, atau menggunakan obat secara tidak benar, akan mengurangi kemampuan karyawan untuk menunjukkan kinerja yang terbaik.

Itulah sebabnya PMI memiliki peraturan yang dengan ketat melarang penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol selama bekerja. Pelanggaran atas peraturan ini akan ditindak sangat serius.

i Jika Anda melihat adanya penyalahgunaan obat atau alkohol, Anda harus melaporkannya.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 10

T: Saya pernah memperhatikan atasan saya sering berbau alkohol, bahkan di pagi hari, dan dia kelihatan terganggu. Saya takut jika saya menanyakan hal ini kepadanya atau memberitahu orang lain, ia bisa membuat keributan atau mencoba memecat saya. Apa yang harus saya lakukan?

J: Dalam hal ini sudah cukup bukti bahwa ada masalah, jadi sudah menjadi kewajiban Anda untuk segera bicara.

Lihat bagian Tempat Untuk Memperoleh Bantuan dalam Pedoman ini untuk mengetahui sumber daya yang tersedia.

Lingkungan yang selamat dan aman benar-benar penting di perusahaan kita. PMI tidak akan menoleransi tindakan pembalasan terhadap Anda dan akan mengambil tindakan untuk melindungi Anda dari segala pembalasan.

?

(16)

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 11

Apa Tujuan Kita

Konflik Kepentingan

Konflik Kepentingan, Hadiah dan Hiburan

Sebagai karyawan PMI, kita bekerja sama untuk memenuhi tujuan bersama – dengan disertai loyalitas dan objektivitas, kita mengambil keputusan yang mempengaruhi perusahaan berdasarkan apa yang terbaik bagi kepentingan perusahaan – tanpa tergantung pada kepentingan pribadi atau pengaruh luar lainnya.

Karyawan kita melakukan banyak aktivitas di luar perusahaan. “Konflik kepentingan” terjadi apabila kegiatan pribadi, sosial, finansial atau politik karyawan dapat memengaruhi kesetiaan atau objektivitasnya terhadap perusahaan. Kewajiban Anda untuk menjalankan bisnis perusahaan secara jujur dan beretika mencakup cara penanganan yang benar atas konflik kepentingan, baik yang nyata maupun yang tampak seperti konflik kepentingan. Ini kadang-kadang mengharuskan kita menghindari konflik sama sekali, dan kita selalu diharuskan mengungkapkan sepenuhnya setiap konflik kepentingan, baik yang nyata maupun yang tampak seperti konflik kepentingan.

Cara Lazim Timbulnya Konflik Kepentingan

Pekerjaan dan Afiliasi Di Luar Perusahaan. Jika Anda memiliki pekerjaan sampingan, menyediakan jasa untuk, atau bekerja sebagai direktur atau konsultan pada organisasi yang merupakan pesaing, pelanggan atau pemasok barang atau jasa, hal ini menimbulkan konflik kepentingan yang aktual atau potensial. (Hal ini berlaku juga bila Anda bekerja pada suatu organisasi yang ingin menjadi pesaing, pelanggan atau pemasok perusahaan.)

Sebagian pengaturan seperti ini tidak pernah diperbolehkan – misalnya, Anda bekerja untuk, atau menyediakan jasa untuk, pihak yang biasa berurusan dengan Anda dalam pekerjaan Anda di perusahaan.

Anda dilarang memiliki afiliasi di luar dengan pesaing, pelanggan atau pemasok, kecuali jika Anda:

 Memperoleh persetujuan tertulis dari atasan Anda; dan

 Bersama atasan, Anda memperoleh persetujuan tertulis dari Departemen Compliance.

Pekerjaan Dan Afiliasi Sanak Famili. Aktivitas kerja sanak famili dapat juga menciptakan konflik kepentingan. Jika Anda mengetahui bahwa “sanak famili” Anda (didefinisikan dalam Pertimbangan Lain Mengenai Konflik Kepentingan) bekerja atau menyediakan jasa bagi pesaing, pelanggan atau pemasok perusahaan, atau apabila Anda memiliki hubungan dekat dengan sesama karyawan PMI dan memang atau ada kemungkinan terjadi konflik kepentingan sebagai akibat dari kedudukan Anda, segera beritahu atasan Anda dan Departemen Compliance. Departemen Compliance akan menentukan apakah perlu tindakan untuk mengatasi situasi ini. Pada umumnya, sanak famili tidak diperbolehkan berbisnis dengan Anda, dengan siapa pun yang bekerja pada unit usaha Anda atau dengan bawahan Anda, Anda juga dilarang memiliki hubungan supervisi langsung ataupun tak-langsung dengan karyawan lain yang merupakan kerabat Anda. Pengecualian dari peraturan ini memerlukan persetujuan khusus dari Departemen Compliance. Anda juga harus berhati-hati untuk tidak mengungkapkan informasi rahasia perusahaan kepada sanak famili.

Konflik Kepentingan, Hadiah dan Hiburan

T: Kami perlu mengontrak suatu perusahaan untuk menyediakan jasa pembersihan setempat dan kita telah menghabiskan banyak waktu untuk mencari yang tepat.

Tidak dapatkah kita menghemat waktu dan tenaga perusahaan dengan menyewa perusahaan pembersih milik saudara kandung saya karena saya tahu mereka dapat dipercaya untuk melakukan tugas tersebut?

J: Tidak. Menyewa sebuah perusahaan begitu saja karena Anda percaya saudara kandung Anda bukanlah merupakan praktik usaha usaha yang baik dan hal itu berlawanan dengan persyaratan pembelian kita. Lebih jauh, hal ini menciptakan konflik

kepentingan antara keinginan Anda membantu saudara kandung Anda dan tujuan Anda dalam memilih pemasok yang paling bersaing. Tetapi, jika Anda mengungkapkan hal ini dengan benar pada Compliance Officer dan Anda tidak terlibat dalam proses seleksi (dan tidak satu pun bawahan Anda yang terlibat), perusahaan saudara Anda dapat ikut bersaing untuk memperoleh pekerjaan tersebut dengan pemasok lain yang memenuhi syarat.

?

(17)

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 12

Konflik Kepentingan

(Lanjutan)

Dewan Direksi. Biasanya, seorang karyawan dapat diminta untuk menjadi anggota dewan direksi organisasi lain. Pada situasi tertentu, hal ini dapat menimbulkan konflik kepentingan yang jelas atau yang nyata atau bahkan menimbulkan masalah hukum. Sebelum menerima posisi sebagai direksi suatu organisasi yang dapat terkait dengan bisnis kita (termasuk organisasi nirlaba), mintalah selalu persetujuan tertulis dari Chief Compliance Officer, yang akan berkonsultasi dengan Departemen Law Anda.

Investasi. Karyawan dan sanak famili mereka perlu berhati-hati agar investasi mereka tidak menciptakan konflik kepentingan, yang dapat mengurangi kemampuan karyawan untuk membuat keputusan yang objektif atas nama PMI.

Konflik dapat timbul jika investasi dilakukan pada pesaing, pemasok atau pelanggan. Semua “kepentingan yang cukup besar” di perusahaan pesaing, pemasok atau pelanggan, memerlukan persetujuan tertulis di muka dari atasan Anda serta dari Chief Compliance Officer.

Yang dimaksud “kepentingan yang cukup besar” berarti suatu kepentingan ekonomi apa saja yang dapat memengaruhi atau tampak memengaruhi keputusan Anda. Reksadana yang diperdagangkan untuk umum, dana indeks dan kelompok sekuritas sejenis lainnya, di mana investor individu tidak mempunyai andil dalam menentukan pada perusahaan mana dana akan diinvestasikan, tidak menimbulkan konflik.

Beberapa investasi selalu tidak diperbolehkan:

 Jangan pernah menanamkan modal pada pemasok jika Anda memiliki andil dalam seleksi atau penilaian atas, atau negosiasi dengan, pemasok tersebut atau apabila Anda merupakan atasan dari orang yang memiliki tanggung jawab tersebut; dan

 Jangan pernah menanamkan modal pada pelanggan jika Anda bertanggung jawab atas transaksi dengan pelangan tersebut atau Anda merupakan atasan dari orang yang memiliki tanggung jawab tersebut.

Namun biasanya, keputusan apakah suatu investasi menciptakan konflik kepentingan tergantung pada penilaian yang baik. Saat memutuskan apakah suatu investasi dapat menciptakan konflik kepentingan, tanyakan pada diri Anda sendiri pertanyaan berikut:

 Akankah investasi tersebut memengaruhi keputusan yang saya buat untuk perusahaan?

 Bagaimana pandangan orang-orang di perusahaan saya, misalnya rekan kerja saya, terhadap investasi tersebut – akankah mereka berpikir hal ini dapat memengaruhi pekerjaan saya di perusahaan?

 Bagaimana pandangan orang luar, seperti pelanggan, pemasok, pemegang saham atau bahkan media?

(18)

Konflik Kepentingan

(Lanjutan)

Menerima Hadiah Dan Hiburan

Pertimbangan Lain Mengenai Konflik Kepentingan

Sanak Famili. Seperti telah dijelaskan, aktivitas sanak famili dapat menimbulkan konflik kepentingan yang jelas atau yang nyata. Hal ini terjadi saat kesetiaan karyawan menjadi terbelah – atau tampak terbelah – antara kesetiaan terhadap keluarga dekat (yang memiliki sejumlah kepentingan) dan kesetiaan terhadap PMI (yang mungkin memiliki kepentingan yang berbeda). “Sanak famili” bisa berarti suami atau istri, orang tua dan orang tua tiri; anak dan anak tiri; saudara kandung; saudara tiri; keponakan; paman dan bibi; kakek nenek;

cucu; dan ipar/mertua. Selain itu, aturan tentang “sanak famili” ini juga meliputi pasangan hidup (baik yang secara resmi diakui oleh hukum setempat ataupun tidak), yaitu orang yang hidup bersama Anda, atau orang yang memiliki hubungan pribadi yang dekat atau hubungan asmara dengan Anda. Untuk masalah konflik, Anda tidak bertanggung jawab untuk mencari tahu aktivitas anggota keluarga yang tidak tinggal bersama Anda. Untuk anggota keluarga di luar rumah Anda, Anda hanya perlu mempertimbangkan keadaan yang Anda ketahui.

Pemasok, Pelanggan dan Pesaing Potensial. Untuk konflik kepentingan, “pemasok”, “pelanggan” atau “pesaing” juga termasuk pemasok, pelanggan atau pesaing yang aktual maupun yang potensial.

Bila Anda merasa bahwa Anda mungkin memiliki konflik kepentingan atau bila orang lain mungkin merasa Anda memiliki konflik kepentingan, Anda harus segera mengungkapkan situasi tersebut secara tertulis kepada Departemen Compliance Anda.

i Tersedia pelaporan konflik kepentingan secara elektronik pada situs intranet Kepatuhan PMI. Jika ada pertanyaan tentang cara melaporkan, atau hal lain yang berkaitan dengan konflik kepentingan, hubungi Departemen Compliance.

PMI memiliki banyak pemasok, dan para pemasok ini memainkan peranan penting bagi kesuksesan perusahaan kita. Oleh sebab itulah hubungan dengan pemasok dan pihak ketiga lain yang berbisnis dengan kita harus seluruhnya didasarkan pada keputusan bisnis yang baik dan transaksi yang adil. Hadiah dan hiburan usaha bisa jadi didasarkan pada itikad baik, namun juga dapat mempersulit kita untuk bersikap obyektif terhadap orang yang memberikan hal-hal tersebut. Pendeknya, hadiah dan hiburan dapat menciptakan konflik kepentingan.

“Hadiah dan Hiburan” mencakup segala hal yang bernilai, seperti diskon, pinjaman, uang tunai, ketentuan yang menguntungkan untuk barang atau jasa, hadiah, transportasi, penggunaan kendaraan atau fasilitas liburan, saham atau surat berharga lainnya, partisipasi dalam penawaran saham, perbaikan rumah, tiket, dan sertifikat hadiah. Daftar ini tidak terbatas – Ini semua hanya merupakan contoh.

CATATAN: Di sejumlah afiliasi, mungkin berlaku standar yang lebih ketat tentang hadiah dan hiburan. Karyawan afiliasi tersebut tidak boleh menerima hadiah atau hiburan apa pun yang melanggar standar-standar tersebut.

Narrow Page Trims Here

Narrow Page Trims Here Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 13

(19)

Hadiah dan hiburan yang ditawarkan kepada karyawan PMI dan sanak famili mereka masuk ke dalam tiga kategori:

BIASANYA OK

Beberapa hadiah dan hiburan nilainya cukup kecil sehingga tidak diperlukan persetujuan. Hadiah atau hiburan yang total nilai pasarnya berjumlah

$250 atau kurang dari satu sumber dalam satu tahun kalender termasuk dalam kategori ini (kecuali bila termasuk kategori “Selalu Tidak Benar”, di bawah). Artinya, bila pemberian tersebut tidak berjumlah lebih dari $250 dari satu sumber dalam satu tahun kalender, tidak dibutuhkan persetujuan:

 Makan sesekali dengan rekan usaha.

 Tontonan olahraga, teater dan tontonan budaya biasa lainnya.

 Hadiah dan hiburan yang wajar dan yang biasa lainnya.

Demikian pula, menerima barang promosi yang bernilai nominal, seperti pena, kalendar, dan mug kopi yang umum diberikan kepada pelanggan, tidak memerlukan persetujuan.

SELALU TIDAK BENAR

Ada jenis hadiah dan hiburan yang selalu tidak benar, baik dalam kenyataannya atau karena penampilannya, sehingga hal tersebut tidak pernah diizinkan, dan tidak seorang pun yang dapat menyetujuinya.

Karyawan tidak diperbolehkan:

 Menerima segala bentuk hadiah atau hiburan yang melawan hukum atau mengakibatkan pelanggaran hukum.

 Menerima hadiah atau uang tunai atau yang setara uang tunai (misalnya sertifikat hadiah yang dapat dipindahtangankan atau diuangkan, cek bank, kiriman uang, surat berharga investasi, instrumen yang dapat dialihtangankan, pinjaman, saham atau opsi saham).

 Menerima atau meminta apa pun sebagai “quid pro quo”, (sesuatu sebagai imbalan sesuatu) atau sebagai bagian dari perjanjian untuk melakukan apa saja sebagai balasan atas hadiah atau hiburan tersebut.

 Berpartisipasi dalam segala bentuk hiburan yang tidak baik, berorientasi seksual, atau apa pun yang melanggar komitmen kita untuk saling menghormati.

 Berpartisipasi dalam segala aktivitas yang Anda tahu dapat menyebabkan orang yang memberikan hadiah atau hiburan tersebut melanggar standar organisasinya.

Menerima Hadiah Dan Hiburan

(Lanjutan)

Narrow Page Trims Here

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 14

?

T: Seorang wiraniaga pemasok menawarkan Anda pena yang didesain dengan baik dan yang digunakan perusahaannya dalam menandatangani kontrak, tetapi ada maksud lain dalam penawaran tersebut.

Dia berkata Anda dapat memiliki pena ini hanya jika Anda membantunya memperjuangkan tawarannya pada para anggota tim penyediaan barang/jasa. Karena pena tersebut mungkin bernilai kurang dari

$250, dapatkah Anda menerimanya?

J: Tidak, karena di sini berlaku “quid pro quo”, suatu ungkapan yang berarti “sesuatu sebagai imbalan untuk sesuatu”.

Dia hanya akan memberi Anda pena tersebut jika dia mendapatkan imbalan.

Walaupun hal ini mungkin kelihatan seperti masalah kecil, transaksi “quid pro quo” ini termasuk dalam daftar hadiah dan hiburan yang “Selalu Tidak Benar”.

(20)

SELALU TANYAKAN

Untuk semua hal lain yang tidak masuk ke dalam kategori di atas, Anda mungkin boleh atau mungkin tidak boleh melanjutkan; namun Anda harus selalu meminta persetujuan tertulis sesuai dengan Kebijakan PMI 14-C “Berinteraksi dengan Pejabat Pemerintah dan Mitra Bisnis.

Kegiatan Politik”. Contoh dari kategori ini termasuk hal berikut ini, apabila ditanggung oleh pihak yang telah menjadi pemasok rekanan atau yang berpotensi menjadi pemasok atau pelanggan:

 Hadiah dan hiburan dari satu sumber dengan nilai pasar wajar di atas

$250 dalam satu tahun kalender.

 Acara istimewa – seperti pertandingan Piala Dunia atau pertandingan Super Bowl (ini biasanya bernilai lebih dari $250).

 Perjalanan atau hiburan yang berlangsung lebih dari satu hari.

Dalam menentukan apakah akan menyetujui sesuatu yang termasuk ke dalam kategori “Selalu Tanyakan”, diperlukan pertimbangan matang dan pertimbangan atas hal-hal berikut:

 Apakah hadiah atau hiburan tersebut akan dapat mempengaruhi obyektivitas Anda.

 Apakah ada tujuan bisnis (misalnya, akan ada pembahasan bisnis sebagai bagian dari acara tersebut).

 Preseden apa yang akan ditimbulkan kegiatan ini bagi karyawan lain.

 Bagaimana hal ini tampak oleh karyawan lainnya atau orang-orang di luar perusahaan.

Pertimbangan Lain mengenai Hadiah dan Hiburan:

Memberi Tahu Pemasok dan Pelanggan. Anda harus memberi tahu semua orang yang akan berbisnis dengan Anda tentang persyaratan perusahaan ini.

Apa Yang Dilakukan Jika Anda Menerima Hadiah yang Tidak Diperbolehkan.

Anda harus segera mengembalikan hadiah atau uang tunai atau yang setara uang tunai (misalnya sertifikat hadiah yang dapat dipindahtangankan atau diuangkan, cek bank, kiriman uang, surat berharga investasi, instrumen yang dapat dialihtangankan, pinjaman, saham atau opsi saham). Untuk jenis hadiah lain yang melebihi jumlah yang “Biasanya OK”, jika Chief Compliance Officer menentukan bahwa pengembalian hadiah tidak praktis atau tidak diinginkan, Anda harus menyerahkan hadiah tersebut ke Chief Compliance Officer untuk digunakan perusahaan, dijual atau disumbangkan. Hadiah seperti foto, perlengkapan meja tulis atau lainnya dapat digunakan di kantor perusahaan dengan izin tertulis dari Chief Compliance Officer atau sesuai prosedur yang berlaku di perusahaan, tetapi benda-benda tersebut menjadi milik perusahaan.

Jika pantas, sebaiknya si pemberi dikirim surat yang menjelaskan persyaratan perusahaan Anda mengenai hadiah.

i Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang hadiah dan hiburan, hubungi atasan Anda, atau Departemen Compliance.

Perusahaan Anda mungkin memiliki persyaratan tambahan. Pastikan Anda mengetahuinya.

Narrow Page Trims Here

Narrow Page Trims Here Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 15

Menerima Hadiah Dan Hiburan

(Lanjutan)

(21)

Pemberian Hadiah dan Hiburan

Hadiah dan Hiburan yang Ditawarkan atau Disediakan bagi Relasi Bisnis non-Pemerintah

Sebagaimana kita memiliki aturan ketat untuk menerima hadiah dan hiburan (lihat bagian Menerima Hadiah dan Hiburan dalam Pedoman ini), kita juga harus berhati-hati dengan cara kita menawarkan hadiah dan hiburan. Menunjukkan tata krama bisnis dan sosial dengan pemberian yang bernilai nominal seperti hadiah sederhana, makanan dan hiburan merupakan hal biasa dalam dunia usaha dan hal ini dimaksudkan untuk menciptakan itikad baik dan membangun hubungan bisnis.

Dengan penilaian yang baik dan cara yang tidak berlebihan, sesekali bertukar hiburan atau hadiah yang wajar dengan relasi bisnis non- Pemerintah dapat dilakukan kecuali jika tempat kerja penerima melarang praktik ini. Jangan pernah menawarkan atau menyediakan Hadiah atau Hiburan yang menurut Anda tidak boleh diterima oleh si penerima berdasarkan hukum atau kebijakan organisasi si penerima.

Memberikan Hadiah

Untuk menawarkan hadiah yang bernilai di atas $250 kepada relasi bisnis non-Pemerintah Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis secara spesifik, sesuai prosedur yang tertuang dalam PMI 14-C.

Ada beberapa tindakan yang selalu tidak dibolehkan – tanpa pengecualian. Jangan pernah menawarkan atau memberikan hadiah, hiburan atau hal lain yang bernilai jika hal tersebut:

 Melawan hukum.

 Diketahui melanggar peraturan organisasi penerima.

 Uang tunai atau instrumen moneter lainnya (seperti cek dari bank, cek perjalanan, poswesel, surat berharga atau instrumen lainnya yang dapat dialihtangankan).

 Hal-hal yang tidak baik, berorientasi seksual, atau lainnya yang melanggar komitmen kita untuk saling menghormati.

Tindakan “quid pro quo” (memberi karena mengharapkan imbalan).

 Hadiah bernilai lebih dari $1.000 – kecuali disampaikan di hadapan umum dan ditegaskan bahwa penerima menerima hadiah tersebut, misalnya, dalam suatu program insentif penjualan yang diketahui dan diterima oleh tempat kerja penerima.

 Tidak dicatat dengan benar dalam pembukuan perusahaan.

?

T: Saya ingin memberi salah satu pelanggan terbaik kita hadiah khusus untuk mengucapkan terima kasih.

Saya memiliki akses ke tiket pertandingan tenis yang ia sukai, tetapi saya merasa akan melanggar kebijakan perusahaannya jika ia menerima hadiah ini.

Jika dia tidak peduli akan kebijakan tersebut, dapatkah saya memberinya tiket tersebut?

J: Tidak. Jika Anda tahu bahwa memberikan hadiah akan melanggar kebijakan perusahaan penerima, Anda tidak boleh memberikannya.

Sebagaimana kita ingin orang lain menghormati standar kita, kita juga harus menghormati standar mereka.

Narrow Page Trims Here

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 16

(22)

Hadiah untuk Pejabat atau Pegawai Pemerintah

Hadiah dan hiburan yang ditawarkan atau diberikan kepada pejabat Pemerintah dan pegawai Pemerintah menimbulkan risiko khusus.

Jangan sekali-kali menawarkan atau menyediakan hadiah, atau sesuatu yang berharga kepada pejabat atau pegawai Pemerintah jika hal tersebut bertentangan dengan hukum atau menurut Anda dapat menyebabkan pejabat atau pegawai tersebut melanggar etika yang berlaku atau peraturan lain yang mengatur perilakunya. Sebelum menawarkan hadiah atau hiburan ke pejabat atau karyawan Pemerintah, pastikan Anda mengetahui dan mematuhi dengan ketat PMI 14-C “Berinteraksi dengan Pejabat Pemerintah dan Mitra Bisnis. Kegiatan Politik”.

Narrow Page Trims Here

Narrow Page Trims Here Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 17

Pemberian Hadiah dan Hiburan

(Lanjutan)

(23)

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 18

Apa Tujuan Kita

Hukum Persaingan

Menjalankan Usaha

Dalam segala transaksi usaha, PMI berusaha untuk bersikap jujur dan adil. Kita akan bersaing dengan penuh semangat, tetapi melakukannya dengan adil, mematuhi semua hukum yang melindungi persaingan dan integritas pasar.

Kita mematuhi dengan ketat hukum yang melindungi pasar di seluruh dunia dari perilaku anti persaingan. Hukum persaingan melarang perjanjian anti persaingan, seperti penetapan harga dan upaya untuk melenyapkan pesaing secara tidak adil.

Fakta Tentang Hukum Persaingan:

 Hukum Persaingan Berbeda di Seluruh Dunia. Banyak negara, Uni Eropa dan dalam sebagian kasus, sejumlah negara bagian atau provinsi, memiliki hukum yang melarang adanya tindakan anti persaingan. Hukum yang berlaku bagi Anda dapat bervariasi, tergantung lokasi Anda dan di mana Anda berbisnis.

 Hukum Ini Dapat Mencakup Tindakan di Luar Negara yang Bersangkutan.

Banyak negara yang memiliki hukum persaingan yang berlaku bahkan pada perilaku yang terjadi di luar perbatasan negara tersebut.

 Sanksinya Berat. Sanksi atas pelanggaran hukum ini bisa sangat berat.

Di sebagian negara, individu yang terbukti melakukan pelanggaran, seperti penetapan harga, dapat diganjar hukuman penjara. Denda uang juga dapat berjumlah besar. Di Uni Eropa misalnya, denda untuk tindakan anti persaingan dapat mencapai sepuluh persen dari turnover (nilai penjualan) diseluruh dunia. Banyak negara telah atau sedang mengadopsi sanksi berat yang serupa untuk pelanggaran hukum persaingan, dan di sebagian negara, pelanggan dan pesaing dapat menuntut ganti rugi dan penggantian lainnya.

 Tindakan Sembarangan Dapat Melanggar Hukum. Hal yang tampak seperti urusan bisnis biasa, seperti diskusi makan siang dengan wiraniaga pesaing atau pertemuan dengan asosiasi industri, dapat mengarah ke pelanggaran hukum persaingan.

Hukum persaingan melarang perjanjian yang membatasi atau

menghambat perdagangan. Contoh perjanjian ilegal antara perusahaan yang saling bersaing adalah penetapan harga bersama atau kartel persekongkolan tender. Perjanjian tertentu dengan pemasok atau pelanggan juga dapat menimbulkan masalah menurut hukum persaingan, yaitu bila perjanjian tersebut membatasi persaingan. Ini mencakup perjanjian untuk tidak bertransaksi dengan pelanggan atau pemasok tertentu (“boikot kelompok”) atau perjanjian antara pemasok dan pelanggan mengenai harga jual kembali atau harga minimum.

(24)

Hukum Persaingan

(Lanjutan)

i PMI 05-C “Kompetisi dan Perdagangan yang Sehat” menetapkan standar tunggal di seluruh dunia untuk kepatuhan pada hukum persaingan.

Dalam beberapa kasus, peraturan ini mungkin lebih ketat daripada hukum setempat. Anda harus memahami PMI 05-C dan dampaknya terhadap pekerjaan Anda.

Monopoli, mencoba memonopoli pasar dan menyalahgunakan posisi yang dominan adalah tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Menurut beberapa hukum persaingan, memonopoli atau mencoba memonopoli pasar adalah tindakan melawan hukum, sementara hukum lainnya mengatur tindakan perusahaan yang berada pada “posisi dominan”.

Perusahaan yang memiliki posisi dominan, misalnya, tidak boleh mencoba mencegah pihak lain untuk memasuki pasar, atau melenyapkan persaingan.

Biasanya, perusahaan menentukan harga untuk menutupi biaya mereka – jadi penetapan harga di bawah biaya dapat terlihat seperti “tindakan memangsa”. Jika ada alasan untuk menetapkan harga di bawah biaya, ini harus dianalisis oleh Departemen Law untuk memastikan tindakan tersebut tidak akan dianggap tindakan memangsa atau melanggar hukum.

Memberikan harga yang berbeda kepada pelanggan yang merupakan pesaing dapat menjadi tindakan ilegal.

Di Uni Eropa dan wilayah hukum lainnya, kebijakan diskriminasi harga dapat menimbulkan masalah apabila perusahaan memiliki posisi dominan atau apabila harga semacam itu dibuat dalam kesepakatan dengan pihak ketiga.

Karyawan yang memiliki wewenang untuk menetapkan harga atau diskon atau merancang program perniagaan perlu mempelajari ketentuan-ketentuan hukum tersebut dan harus berkonsultasi dengan Departemen Law untuk memperoleh arahan.

i Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai tanggung jawab Anda menurut hukum persaingan dan PMI 05-C hubungi atasan atau Departemen Law.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 19

T: Dalam rapat asosiasi perdagangan, saya bercakap- cakap dengan wakil dari pabrik pesaing. Salah satu wakil berkata, “Saya tidak tahu tentang kalian semua, tetapi selisih keuntungan kami tidak sebagus biasanya”.

Yang lain berkata, “Saya harap kita dapat melakukan sesuatu terhadap potongan harga yang besar tersebut”.

Saya menganggukkan kepala, tetapi tidak mengatakan apa pun. Setelah beberapa minggu kemudian perusahaan yang wakilnya hadir dalam percakapan tersebut menaikkan harga. Apakah percakapan tersebut merupakan masalah? Apa yang seharusnya saya lakukan?

J: Ya, diskusi tersebut pasti merupakan masalah.

Pengadilan dapat menyimpulkan bahwa setiap orang yang termasuk dalam percakapan tersebut, apakah mereka mengatakan sesuatu atau tidak, telah terlibat dalam penetapan harga walaupun tidak pernah ada perjanjian terang- terangan. Karena risiko ini, jika Anda mendapati diri Anda berada dalam diskusi mengenai harga dengan pesaing, segera keluar dari diskusi tersebut sedemikian rupa sehingga terlihat jelas bahwa Anda menganggap hal tersebut tidak benar, dan segera hubungi Departemen Law Anda.

?

Die Cut Tab

Menjalankan Usaha

(25)

Aturan Dasar Yang Harus Diketahui:

Ada perjanjian tertentu yang hampir selalu melanggar hukum persaingan.

Jangan pernah berbicara atau bertukar informasi dengan pesaing untuk:

 Menetapkan harga – termasuk menetapkan harga minimum atau maksimum, atau “menstabilkan” harga.

 Menetapkan ketentuan mengenai harga grosir atau eceran, formula harga, margin, promosi dagang, ketentuan kredit, dan sebagainya.

 Membagi pasar, pelanggan atau wilayah.

 Membatasi produksi.

 Mengatur pemenang proses penawaran yang kompetitif, termasuk perjanjian untuk menyerahkan penawaran palsu.

 Memboikot pesaing, pemasok, pelanggan atau distributor.

Karena berisiko, jangan mendiskusikan masalah persaingan dengan pesaing – kapan pun atau di mana pun – tanpa izin dari Departemen Law.

Aktivitas lainnya dapat menimbulkan masalah hukum persaingan.

Selalu berkonsultasi dengan Departemen Law sebelum:

 Mendiskusikan joint venture, merger, akuisisi, perjanjian pemasaran, pembelian atau perjanjian kerja sama lainnya dengan pesaing.

 Membuat suatu kesepakatan eksklusif (misalnya kontrak yang mengharuskan perusahaan untuk hanya membeli dari atau menjual kepada PMI saja).

 Mengikat atau membundel berbagai produk dan layanan (misalnya, kontrak yang mengharuskan atau menyediakan insentif bagi pembeli yang menginginkan satu produk agar juga membeli produk lain yang

“terikat” ke produk tersebut, atau program yang memberikan diskon jika membeli sekelompok produk).

 Turut serta dalam aktivitas yang melibatkan asosiasi perdagangan atau menetapkan standar industri.

 Bekerja sebagai direktur atau karyawan pada perusahaan yang bersaing dengan kita.

 Menetapkan harga jual kembali dengan reseller.

 Melakukan diskon, rabat atau insentif lain yang ditawarkan kepada pelanggan dengan syarat pelanggan harus memenuhi target pertumbuhan atau volume atau target pangsa pasar tertentu dalam penjualan ritel, atau bagian lain dari persyaratan visibilitas pada rak penjualan.

 Menawarkan diskon atau ketentuan yang berbeda kepada satu pembeli tapi tidak kepada pembeli lain yang bersaing dengan pembeli tersebut.

 Turut serta dalam kegiatan yang dapat menyulitkan pesaing untuk mendapatkan input yang dibutuhkannya atau untuk menjual produknya.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 20

Hukum Persaingan

(Lanjutan)

(26)

Narrow Page Trims Here

Informasi Mengenai Pesaing

Untuk bersaing di pasar, mengumpulkan informasi kompetitif secara adil merupakan suatu keharusan dan sesuai dengan hukum. Namun ada beberapa bentuk pengumpulan informasi yang salah dan dapat melanggar hukum, termasuk hukum persaingan dan hukum rahasia bisnis.

Di PMI, kita harus bersikap sangat teliti untuk menghindari pengumpulan informasi yang tidak benar, maka Anda perlu mengetahui apa saja yang boleh Anda lakukan dan apa yang harus diperhatikan.

Sumber-sumber sah informasi persaingan termasuk:

 Surat kabar, laporan pers dan informasi publik lainnya.

 Bicara dengan pelanggan – tapi bukan untuk mendapatkan informasi rahasia.

 Pameran dagang (tapi bukan dari berdiskusi dengan pesaing – lihat bagian Hukum Persaingan dalam Pedoman ini).

 Informasi yang tersedia untuk umum di Internet atau media lain yang dapat diakses publik.

 Penelitian industri oleh konsultan bereputasi baik.

Jangan pernah menggunakan hal-hal berikut:

 Informasi rahasia pesaing atau informasi hak milik pesaing atau hal sejenis lainnya milik pihak dari luar perusahaan – berkonsultasilah dengan Departemen Law jika Anda memiliki informasi tersebut. Jika Anda menerima informasi rahasia atau informasi hak milik dari sum- ber di luar PMI – walaupun secara tidak sengaja – segeralah berkon- sultasi dengan Departemen Law.

 Informasi rahasia atau hak milik dalam bentuk apa pun yang didapat oleh karyawan baru dari tempat kerja sebelumnya.

 Informasi tentang penawaran pesaing jika Anda terlibat dalam proses tender, misalnya dalam suatu lelang penawaran ke pihak swasta. Jika Anda memiliki informasi semacam itu, hubungi Departemen Law.

 Informasi rahasia mengenai pesaing yang ditawarkan seseorang untuk dijual.

i JIka Anda memiliki pertanyaan apakah pantas menerima atau memiliki informasi persaingan tertentu, hubungi Departemen Law.

?

T: Saya baru pindah bekerja dari perusahaan lain. Saya memiliki sekotak materi dari tempat kerja sebelumnya yang sangat berguna dalam mengembangkan rencana pemasaran untuk perusahaan saya. Dapatkah ini saya bawa?

J: Tidak, Anda tidak boleh membawa materi yang berisi informasi rahasia ke PMI dari pekerjaan sebelumnya.

Sebagaimana orang lain tidak boleh mengambil informasi rahasia kita, kita juga tidak boleh menggunakan informasi rahasia orang lain.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 21

(27)

Pencucian Uang Dan Perdagangan Barang Gelap

Produk-produk yang diperdagangkan dengan melanggar hukum bea cukai atau hukum fiskal memiliki berbagai sebutan – misalnya “contraband” atau

“barang selundupan”. Petugas penegak hukum di seluruh dunia semakin menganggap serius perdagangan barang selundupan dan hubungannya dengan aktivitas kejahatan lain – yaitu “pencucian uang”. Persyaratan PMI sangat jelas: Kita tidak akan menyetujui, memfasilitasi, atau mendukung penyelundupan atau pencucian uang; dan kita akan membantu Pemerintah mencegah perdagangan ilegal yang melibatkan produk-produk kita.

Apa Itu Contraband (barang selundupan)? Barang selundupan – adalah barang-barang yang diperdagangkan dengan melanggar hukum bea cukai atau hukum perpajakan.

Apa Itu Pencucian Uang? Pencucian uang adalah suatu proses di mana individu atau entitas mencoba untuk menutupi dana gelap, atau untuk membuat sumber dana gelap ini terlihat sah.

Kebijakan Kepatuhan Fiskal PMI yang membahas pencucian uang, contraband, dan sanksi ekonomi diuraikan dalam tiga Prinsip & Praktik:

PMI 09-C “Kenali Pemasok Anda”, PMI 10-C “Kenali Pelanggan dan Produsen Pihak Ketiga Anda” dan PMI 11-C “Bentuk Pembayaran yang Dapat Diterima”.

Bukti Pembayaran. PMI mendukung kebijakan anti pencucian uang dengan menggunakan prosedur tertentu untuk menghindari penerimaan uang tunai atau yang setara uang tunai yang merupakan hasil kejahatan.

Kebijakan Bentuk Pembayaran yang Dapat Diterima: PMI 11-C

“Bentuk Pembayaran yang Dapat Diterima” menetapkan bentuk-bentuk pembayaran yang dapat diterima atau dibuat PMI dan para afiliasinya dari/untuk pelanggan, pemasok dan entitas atau individu lain yang berbisnis dengan kita. Prosedur ini dirancang untuk mencegah agar produk kita tidak digunakan untuk “mencuci uang” atau menyembunyikan hasil kejahatan.

Kebijakan ini:

 Menentukan bentuk pembayaran yang dapat diterima.

 Mewajibkan pembayaran dilakukan dalam mata uang yang tercantum pada faktur.

 Melarang pembayaran pihak ketiga.

 Mewajibkan kepatuhan dengan semua peraturan pelaporan dan pencatatan.

 Mewajibkan pembayaran setiap faktur atau sekelompok faktur dibuat dalam satu instrumen.

 Mengharuskan penelitian yang saksama atas segala permintaan untuk pembayaran lebih.

 Menetapkan proses pengecualian untuk menerima pembayaran selain dari yang ditetapkan oleh kebijakan kita.

Kebijakan “Kenali Pelanggan Anda”. Untuk membantu memastikan bahwa kita hanya berbisnis dengan perusahaan atau individual yang juga melaksanakan standar kepatuhan dan integritas kita, PMI 10-C

“Kenali Pelanggan dan Produsen Pihak Ketiga Anda” menentukan standar untuk menyeleksi dan menyetujui pelanggan dan rekan bisnis lainnya.

?

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 22

T: Seorang pelanggan ekspor menghubungi dari Skandinavia dan mengatakan ingin melipatgandakan jumlah rokok yang dia beli setiap tahun. Dia juga mengganti banknya dan ingin membayar pengiriman berikutnya dalam bentuk uang tunai karena rekening barunya belum akan dibuka pada waktunya. Apa yang harus saya lakukan?

J: Laporkan situasi ini ke Departemen Kontrol Internal dan ke Departemen Law.

Pertama, PMI tidak menjual produk ke pelanggan dalam jumlah yang melebihi permintaan yang sah pada pasar lokal yang bersangkutan.

Penambahan permintaan yang tiba-tiba tanpa penjelasan yang memadai dapat menandakan adanya masalah penyelundupan.

Kedua, PMI 11-C

memungkinkan pembayaran tunai hanya dalam situasi yang sangat terbatas dan hanya jika ada pengecualian tertulis. Pembayaran tunai – bersama dengan cek dari pihak ketiga atau pembayaran berganda – biasanya

digunakan oleh penjahat untuk menghindari hukum pencucian uang.

(28)

Narrow Page Trims Here

Pencucian Uang Dan Perdagangan Barang Gelap

(Lanjutan)

Pembatasan Perdagangan, Kontrol Ekspor Dan Hukum Boikot

Prinsip & Praktik ini mengharuskan karyawan untuk:

 Menilai integritas calon pelanggan (sejauh memungkinkan) dan mengkonfirmasikan bahwa bisnis pelanggan memang ada secara fisik dan berkegiatan dalam perdagangan yang sah.

 Berkomunikasi dengan pelanggan tentang ekspektasi kita atas kepatuhan.

 Selalu berhati-hati terhadap praktik bisnis pelanggan dan memantaunya.

 Menolak berbisnis dengan, dan tidak memberikan bantuan kepada, pihak yang terlibat dalam perilaku ilegal yang menyangkut produk kita.

 Melaporkan pelanggaran Prinsip & Praktik ini kepada atasan, Departemen Compliance atau Departemen Law.

Segera laporkan transaksi atau kegiatan mencurigakan yang dilakukan pelanggan kepada Chief Compliance Officer atau Departemen Law.

i Untuk informasi lebih jauh, lihat PMI 09-C, 10-C dan 11-C atau bertanyalah kepada Departemen Pengendalian Internal, Departemen Compliance atau Departemen Law. Ingatlah bahwa transaksi atau kegiatan pelanggan yang mencurigakan harus dilaporkan dengan segera.

Pembatasan Perdagangan dan Kontrol Ekspor. Uni Eropa, Swiss, Amerika serikat, dan sejumlah wilayah hukum lainnya secara berkala menjatuhkan larangan atau pembatasan lainnya atas ekspor dan perdagangan dengan negara, entitas dan individu tertentu. Terdapat berbagai bentuk pembatasan perdagangan, termasuk larangan atas:

Ekspor ke negara yang dikenai sanksi.

Pemindahan pengangkutan melalui negara yang bebas sanksi ke negara yang dikenai sanksi, atau sebaliknya.

Impor dari, atau melakukan transaksi yang melibatkan kekayaan yang berasal dari, negara yang dikenai sanksi.

Melakukan perjalanan ke atau dari negara yang dikenai sanksi.

Investasi baru di negara yang dikenai sanksi.

Transaksi dan perjanjian keuangan yang berkaitan dengan negara yang dikenai sanksi atau individu atau kelompok tertentu.

Pembatasan ini dapat juga menimbulkan keharusan untuk mendapatkan izin untuk mengekspor produk atau teknologi tertentu.

“Ekspor” tidak hanya berupa perpindahan komoditas fisik – namun juga meliputi perpindahan jasa atau teknologi (seperti data teknik atau informasi lainnya) ke seorang warga negara lain melalui:

 E-mail.

 Diskusi tatap muka, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

 Kunjungan ke fasilitas PMI.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 23

(29)

Pembatasan Perdagangan, Kontrol Ekspor Dan Hukum Boikot

(Lanjutan)

Pembatasan perdagangan AS atas perusahaan produk konsumen baru-baru ini diberlakukan berkenaan dengan negara, individu atau kelompok yang dikenakan sanksi berikut:

 Kuba  Daftar Cekal SDN (Specially

 Iran Designated Nationals)

 Korea Utara  Pelaku Perdagangan Narkotika

 Sudan  Organisasi Teroris

 Suriah (termasuk Taliban)

Dalam segala perjanjian internasional pastikan Anda mengetahui dan mengikuti segala ketentuan mengenai kontrol ekspor dan pembatasan perdagangan.

Peraturan Anti-Boikot AS. Menurut hukum AS, PMI diwajibkan melaporkan kepada Pemerintah AS, dan tidak melayani semua permintaan mengenai boikot asing yang tidak sah atau praktik perdagangan restriktif terkait.

Karyawan tidak boleh melakukan tindakan, menyediakan informasi, atau membuat pernyataan yang dapat dianggap sebagai partisipasi dalam boikot asing yang ilegal. Ada hukuman yang berat untuk pelanggaran terhadap hukum ini.

Informasi terbaru tentang negara-negara yang mungkin mengharuskan keikutsertaan dalam boikot internasional terlarang dapat diperoleh dari Departemen Law.

Anda harus segera memberitahukan Departemen Law jika Anda menerima permintaan informasi yang ada hubungannya dengan pemboikotan, baik secara lisan maupun tulisan. Hal ini termasuk permintaan yang merupakan bagian dari perintah nyata, juga hal-hal yang tidak mempersoalkan transaksi khusus.

i Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut atas pembatasan perdagangan dan kontrol ekspor, hubungi Departemen Law dan Departemen Keuangan.

T: Saya ingin mengirimkan produk ke negara yang sedang terkena sanksi ekonomi di bidang perdagangan. Bolehkah saya mengalihkannya ke perusahaan di negara yang tidak terkena sanksi ini, di mana perusahaan ini selanjutnya akan menjualnya ke perusahaan di negara yang terkena sanksi?

J: Tidak. Sebagaimana terjadi terhadap berbagai hukum lain, tindakan yang kelihatan sebagai cara yang cerdik untuk menghindari hukum sebenarnya adalah tindakan melanggar hukum.

Pedoman Perilaku Philip Morris Internasional 24

?

Referensi

Dokumen terkait

Adalah layanan yang memungkinkan pengguna melakukan komunikasi telepon dengan pengguna lain melalui internet. Dalam hal ini kita juga mengenal Internet Telephony

Dari hasil keseluruhan pengujian dapat ditarik kesimpulan bahwa FMIPv6 memiliki performansi jaringan yang lebih baik dibanding dengan MIPv6 karena dari data yang

Pada saat Peraturan Gubernur ini mulai berlaku, Peraturan Gubemur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Bantuan Keuangan dan Tata Cara Bagi

Template Dokumen ini adalah milik Direktorat Pendidikan - ITB Dokumen ini adalah milik Program Studi [NamaProdi] ITB. Dilarang untuk me-reproduksi dokumen ini tanpa diketahui

terbatas (PT), lain halnya dengan izin usaha sebagai lembaga Keuangan Mikro Syariah. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, setiap Bank pasti berorientasi pada

Persyaratan dan metode untuk menentukan f ya dijabarkan sebagai berikut: a Untuk komponen struktur tekan yang menerima beban aksial dan komponen struktur lentur dengan nilai 

Zirconia merupakan bahan keramik yang mempunyai sifat mekanis baik dan banyak digunakan sebagai media untuk meningkatkan ketangguhan retak bahan keramik lain diantaranya

Penelitian ini dibatasi pada ruangan Laboratorium yang menggunakan lampu untuk mematikan dan menghidupkan lampu menggunakan perangkat smartphone yang diinstal