• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KESADARAN MEREK DAN KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK (Studi kasus kopi bubuk instan Good day )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PENGARUH KESADARAN MEREK DAN KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK (Studi kasus kopi bubuk instan Good day )"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENGARUH KESADARAN MEREK DAN KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK

(Studi kasus kopi bubuk instan “Good day”)

Nurul Khotimah,SE.,MM

Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma Email: [email protected]

ABSTRAKSI

Indonesia terkenal dengan berbagai macam varian kopinya. Beberapa perusahaan dibidang ini terus berinovasi menciptakan varisi jenis kopi bubuk instan untuk memenuhi keinginan konsumen. Pecinta Cappucino pasti mengenal merek Good day, yang menawarkan berbagai macam varian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran merek dan kepercayaan merek terhadap loyalitas merek. Metode penelitian yang digunakan adalah uji relibilitas dan validias, uji korelasi analisis regresi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa variabel kesadaran merek dan kepercayaan merek dapat mempengaruhi secara langsung loyalitas merek (brand loyalty) produk kkopi bubuk good day atau dapat dikatakan secara tidak langsung bahwa kesadaran merek (brand awareness) mempengaruhi loyalitas merek (brand loyalty) melalui kepercayaan merek (brand trust).

Kata Kunci : kesadaran,kepercayaan loyalitas merek

PENDAHULUAN

Merek terbentuk dari sebuah nama, istilah, simbol, ataupun kombinasi keseluruhannya yang juga berfungsi untuk membedakannya dengan produk sejenis yang ditawarkan oleh perusahaan pesaing. Umumnya merek seringkali dijadikan sebagai objek loyalitas merek. Merek yang kuat tidak selalu menghasilkan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang, karena itu beberapa penelitian membuktikan Loyalitas merek (brand loyalty) mencerminkan loyalitas pelanggan. Kesadaran dan kepercayaan

(2)

2 terhadap suatu merek merupakan suatu dasar penting pembentuk loyalitas konsumen terhadap suatu produk.

PT. Santos Jaya Abadi didirikan pada tahun 1979, adalah salah satu perusahaan pemanggangan kopi terbesar di Asia Tenggara. Investasi teknologi baru dari Jerman yang berlokasi di pabrik baru di Jl. Raya Gilang 159, Sepanjang, Sidoarjo. Pabrik kedua didirikan di Karawang yang memiliki 5 mesin pemanggang dan memulai proyek Good Day pada bulan Juni 2011. Terdapat berbagai macam merek kopi bubuk instan, Good day, Indocafe, nescafe, dll.

Tabel 1. Top Brans Index KOPI BUBUK INSTANT

* Kategori online dan offline BRAND TBI 2021

Good Day 37.8% TOP Indocafe 13.6% TOP

Nescafe 11.5% TOP Sumber : Top Brand Index Fase 1 2021

Good day menempati urutan pertama tida besar produk kopi bubuk instan pada Top brand award, dengan persentase sebesat 37.8 %, lebih tinggi dibandingkan Indocafe dana Nescafe. Pada tahun 2001 PT Santos Jaya Abadi berhasil melakukan terobosan pasar dengan memperkenalkan kopi three in one pertama dengan tambahan flavour. Sejak peluncuran pertamanya, Good Day secara impresif menawarkan berbagai pilihan inovatif dari Mocacinno, Vanilla Latté, The Original, Chococinno dan Coolin’ Coffee. Good Day pun menawarkan keleluasaan pilihan kopi dengan seduhan air panas maupun dingin.

Dengan menonjolkan kalimat “hidup banyak rasa” variasi kopi bubuk Good day di harapkan dapat menyentuh pasar anak muda yang penuh keceriaan.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran merek dan kepercayaan merek terhadap loyalitas merek. Apakah variabel kesadaran merek dan kepercayaan merek dapat mempengaruhi secara langsung variabel loyalitas merek (brand loyalty) produk kopi bubuk good day atau apakah variabel kesadaran merek

(3)

3 (brand awareness) secara tidak langsung mempengaruhi loyalitas merek (brand loyalty) melalui kepercayaan merek (brand trust).

KAJIAN PUSTAKA

Menurut Durianto (2001), kesadaran merek (brand awareness) adalah kesanggupan seorang calon pembeli untuk mengenali dan mengingat merek sebagai bagian dari suatu produk dengan merek yang dilibatkan. Menurut Ferinnadewi (2008),

“kepercayaan konsumen terhadap merek hanya dapat diperoleh bila pemasar dapat menciptakan dan mempertahankan hubungan emosional yang positif dengan konsumen”.

Kepercayaan yang terus dipelihara akan menghasilkan loyalitas. Untuk menciptakan loyalitas pemasar harus dapat menciptakan kepercayaan konsumen terhadap suatu merek, karena loyalitas konsumen terhadap merek tidak dapat diuji tanpa adanya kepercayaan kosumen terhadap merek (wahyu, 2010). Loyalitas merek (brand loyalty) merupakan suatu konsep yang sangat penting dalam strategi pemasaran. Mowen dan Minor (2002:108), mendefinisikan loyalitas merek (brand loyalty) sebagai sejauh mana seorang pelanggan menunjukkan sikap positif terhadap suatu merek, mempunyai komitmen pada merek tertentu dan beniat untuk terus membelinya di masa depan. Menurut Rangkuti (2004:60), loyalitas merek adalah ukuran dari kesetiaan konsumen terhadap merek.

METODE PENELITIAN Objek Penelitian

Objek dalam penelitian ini adalah konsumen yang mengkonsumsi kopi bubuk instan Good day yang diambil secara random.

Data dan Variabel

Data pada penelitian ini adalah data primer yang didapat dan diolah dengan perhitungan SPSS, sedangkan variabel-variabel yang digunakan adalah variabel kesadaran merek (brand awareness), variabel kepercayaan merek (brand trust) dan variabel loyalitas merek (brand loyalty).

(4)

4 Reliability Coefficients

N of Cases = 80,0 N of Items = 2 Alpha = 0,5078

Alat Analisis

Dalam penelitian ini alat analisis yang digunakan yaitu Ujji reliabilitas dan validitas, koefisien korelasi, anaisis regresi dengan model intervening

HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Reliabilitas dan Validitas

uji reliabilitas dan validitas dlakukan untuk mengetahui kesamaan data dalam waktu yang berbeda. Adapun Hasil uji reliabilitas dan validitas dari pengujian 10 pertanyaan tersebut kepada 80 responden adalah sebagai berikut :

Tabel 2

Uji Reliabilitas dan Validitas

variabel kesadaran merek Sumber : data diolah (2021)

Pada variabel kesadaran merek (brand awareness), Pada variabel kesadaran merek, memiliki hasil nilai cronsbach alpha sebesar 0.5078 dan semua data-datanya tidak ada yang memiliki nilai negatif ( - ) yang berarti reliabel dan valid.

Untuk variabel kepercayaan merek (brand trust), mula-mula butir pertanyaan ada 7.

Setelah dilakukan uji reliabilitas dan validitas, maka ada 1 butir pertanyaan yang dihilangkan karena tidak reliabel dan valid, sehingga jumlah butir pertanyaan menjadi 6 butir.

(5)

5 Reliability Coefficients

N of Cases = 80,0 N of Items = 6 Alpha = 0,7042

Reliability Coefficients

N of Cases = 80,0 N of Items = 2 Alpha = 0,5703

Tabel 3

Uji Reliabilitas dan Validitas

variabel kepercayaan merek

Sumber :data diolah (2021)

Setelah dilakukan uji validitas dilakukan pengujian relibilitas didapat nilai cronsbach alpha sebesar 0.7042 dengan nilai alpha yang terendah 0.6464 dan yang tertinggi 0.6808 dan tidak ada yang melebihi nilai alpha dan data-datanya tidak ada yang memiliki nilai negatif ( - ), oleh karena itu reliabilitas dan validitasnya telah teruji.

Tabel 4.

Uji Reliabilitas dan Validitas

Variabel Loyalitas merek Sumber : data diolah (2021)

Pada variabel loyalitas merek, memiliki hasil nilai cronsbach alpha sebesar 0.5603 dan tidak ada yang melebihi nilai alpha yaitu (0, 5703) dan semua data-datanya tidak ada yang memiliki nilai negatif ( - ), oleh karena itu reliabilitas dan validitasnya telah teruji.

Analisis korelasi

Pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas:

a. Jika probabilitas > 0,05 ( atau 0,01 ), maka H0 diterima b. Jika probabilitas < 0,05 ( atau 0,01 ), maka H0 ditolak

Kesadaran merek (Brand awareness) dengan loyalitas merek

(6)

6 produk kopi bubuk Good day, dengan hipotesis sebagai berikut :

H1a0 = Tidak ada hubungan antara variabel kesadaran merek (brand awareness) dengan loyalitas konsumen.

H1aa = Ada hubungan antara variabel kesadaran merek (brand awareness) dengan loyalitas konsumen

Tabel 5.Korelasi

Correlations

brand

awareness brand trust

loyalitas merek

brand awareness Pearson Correlation 1.000 .324** .378**

Sig. (2-tailed) . .005 .001

N 80 80 80

brand trust Pearson Correlation .324** 1.000 .643**

Sig. (2-tailed) .005 . .000

N 80 80 80

loyalitas merek Pearson Correlation .378** .643** 1.000

Sig. (2-tailed) .001 .000 .

N 80 80 80

**Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

1. Korelasi Brand Awareness dengan Brand Trust Hipotesis :

H10 : Tidak ada hubungan (korelasi) antara Brand awareness dengan brand trust.

H1a : Ada Hubungan (korelasi) antara brand awareness dengan brand trust

Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas : a. Jika Probabilitas > 0,05 (atau 0,01) maka H0 diterima b. Jika Probabilitas < 0,05 (atau 0,01) maka H0

ditolak Keputusan :

a. Koefesien korelasi antara kedua variabel ini adalah sebesar 0,324 yang menunjukkan korelasi yang cukup kuat karena terletak antara di bawah 0,5.

b. Pada baris sig terlihat bahwa angka probabilitas 0,005. Oleh

(7)

7 karena probabilitas < 0,05, berarti hubungan antara brand awareness dengan brand trust signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara brand awareness dan brand trust.

2. Korelasi Brand Trust dengan Loyalitas Merek Hipotesis

H10 :Tidak ada hubungan (korelasi) antara kepercayaan merek (brand trust) dengan loyalitas merek

H1a : Ada hubungan (korelasi) antara kepercayaan merek (brand trust) dengan loyalitas merek

Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas : 1. Jika Probabilitas > 0,05 (atau 0,01) maka H0 diterima 2. Jika Probabilitas < 0,05 (atau 0,01) maka H0 ditolak.

Keputusan :

a. Koefesien korelasi antara kedua variabel ini adalah sebesar 0,643 yang menunjukkan korelasi yang kuat, karena diatas 0,5

b. Pada baris sig terlihat bahwa angka probabilitas 0,000. Oleh karena probabilitas < 0,05, berarti hubungan antara kepercayaan merek (brand trust) dengan loyalitas merek (brand loyalty) signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kepercayaan merek (brand trust) dan loyalitas merek (brand loyalty).

3. Korelasi Brand Awareness dengan Loyalitas Merek Hipotesis

H10 :Tidak ada hubungan (korelasi) antara kesadaran merek (brand awareness) dengan loyalitas merek (brand loyalty)

H1a :Ada hubungan (korelasi) antara kesadaran merek (brand awareness) dengan loyalitas merek (brand loyalty)

Dasar pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas : 1. Jika Probabilitas > 0,05 (atau 0,01) maka H0 diterima

2. Jika Probabilitas < 0,05 (atau 0,01) maka H0 ditolak

(8)

8 Keputusan :

a. Koefesien korelasi antara kedua variabel ini adalah sebesar 0,378 yang menunjukkan korelasi yang cukup kuat, karena dibawah 0,5

b. Pada baris sig terlihat angka probabilitas 0,001. Oleh karena probabilitas < 0,05, berarti hubungan antara kesadaran merek (brand awareness) dengan loyalitas merek (brand loyalty) signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kesadaran merek (brand trust) dan loyalitas merek (brand loyalty).

Analisis Regresi

1. Regresi Variabel independent Kesadaran Merek ( Brand Awareness ) dengan Variabel Dependent Kepercayaan Merek ( Brand trust )

Tabel 6

Hasil regresi, uji F dan koefisien model penelitian variabel independent brand awareness dan variabel dependent brand trust

2 .

Variabel R R square Nilai F B

Sig

F Sig

Kesadaran Merek ( Brand Awareness ) 0,324 0,092 8,426 0,005 0,820

0,005

Constanta 16,766

Pada tabel 6 terlihat angka R Square adalah 0,098. Hal ini berarti sekitar 9,2%

kepercayaan merek (brand trust) dapat dijelaskan oleh kesadaran merek (brand awareness). Sedangkan sisanya (100 % - 9,2 % = 90,8 %) dijelaskan oleh variabel lain.

Dari uji Annova atau F test, didapat F Hitung adalah 8,426 dengan tingkat signifikan 0,005 oleh karena probabilitasnya (0,005) lebih kecil dari 0,05,

(9)

9 maka model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel kepercayaan merek (brand trust) atau dapat dikatakan kesadaran merek (brand awareness) berpengaruh terhadap kepercayaan merek (brand trust).

Dari hasil tabel di atas menggambarkan persamaan regresi, yaitu : YKepercayaan merek = 16,766 + 0,820 Brand Awareness

Dimana :

Y = Kepercayaan merek (Brand trust) X1 = Kesadaran merek (Brand awareness)

Konstanta sebesar 16,766 menyatakan bahwa , jika tidak ada kesadaran merek (brand awareness), maka kepercayaan merek (brand trust) adalah sebesar 16,766.

Koefisien regresi X1 (Brand awareness) sebesar 0,820 menyatakan bahwa setiap penambahan satu variabel kesadaran merek (brand awareness), maka akan meningkatkan kepercayaan merek (brand trust) sebesar 0,820.

Untuk mengetahui pengaruh signifikan variabel kesadaran merek terhadap kepercayaan merek adalah sebagai berikut :

Ho : Tidak terdapat pengaruh signifikan atau probabilitas > 0,05, Ho diterima Ha : Terdapat pengaruh signifikan atau probabilitas < 0,05, Ho di tolak.

Berdasarkan probabilitas adalah angka di kolom sig adalah 0,005 yang berada di bawah 0,05, maka H0 ditolak, atau koefisien regresi dari kesadaran merek (brand awareness) signifikan, atau brand awareness yang dirasakan konsumen pada saat membeli atau mengkonsumsi produk merek kopi bubuk Good day berpengaruh secara signifikan terhadap kepercayaan merek.

(10)

10 2. Regresi Variabel Independent Kepercayaan Merek (Brand Trust) dengan

Variabel Dependent Loyalitas Merek (Brand Loyalty) Tabel 7

Hasil regresi, uji F dan koefisien model penelitian variabel independent brand trust dengan variabel dependent loyalitas merek

Variabel R R square Nilai F B

Sig

F Sig

Kepercayaan Merek ( Brand trust ) 0,643 0,428 61,134 0,000 0,236 0,000

Constanta 2,927

Pada tabel 7 terlihat angka R Square adalah 0,428. Hal ini berarti sekitar 43,9 % loyalitas merek (brand loyalty) dapat dijelaskan oleh variabel kepercayaan merek (brand trust). Sedangkan sisanya (100 % - 42,8 % = 57,8 %) dijelaskan oleh faktor-faktor lain.

Dari uji Anova atau F test, di dapat F hitung adalah 61,134 dengan tingkat signifikan 0,000. Oleh Karena probabilitasnya (0,000) lebih kecil dari 0,05, maka model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel loyalitas merek. Atau dapat dikatakan variabel kepercayaan merek (brand trust) berpengaruh terhadap loyalitas merek (brand loyalty).

Dari hasil tabel di atas menggambarkan persamaan regresi, yaitu : YLoyalitas merek = 2,927 + 0,236Brand Trus

Dimana :

Y = Loyalitas merek (Brand loyalty) X1 = Kepercayaan merek (Brand trust)

(11)

11 Konstanta sebesar 2,927 menyatakan bahwa, jika tidak ada kepercayaan merek (brand trust) atau (X1), maka loyalitas merek (brand loyalty) sebesar 2,927.

Koefisien regrsi X1 sebesar 0,236 menyatakan bahwa setiap penambahan satu variabel kepercayaan merek (brand trust), maka akan meningkatkan loyalitas merek (brand loyalty) sebesar 0,236.

Untuk mengetahui pengaruh signifikan variabel kepercayaan merek (brand trust) terhadap loyalitas merek (brand loyalty) adalah sebagai berikut :

Ho : Tidak terdapat pengaruh signifikan atau probabilitas > 0,05, Ho diterima

Ha : Terdapat pengaruh signifikan atau probabilitas < 0,05, Ho di tolak.

Berdasarkan probabilitas angka di kolom sig adalah 0,000 yang berada di bawah 0,05 maka H0 ditolak atau koefisien regresi dari kepercayaan merek (brand trust) signifikan atau kepercayaan merek (brand trust) yang dirasakan konsumen pada saat membeli atau mengkonsumsi produk kopi bubuk Good day berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas merek (brand loyalty).

3. Regresi Variabel Independent Kesadaran Merek (Brand Awareness) dengan

(12)

12 Variabel Dependent Loyalitas Merek (Brand Loyalty)

Tabel 8

Hasil regresi, uji F dan koefisien model penelitian variabel independent brand awareness dengan variabel dependent loyalitas merek

Variabel R R square Nilai F B

Sig

F Sig

Kesadaran Merek ( Brand awareness ) 0,378 0,137 11,422 0,001 0,335

0,001

Constanta 5,735

Pada tabel 8 terlihat angka R Square adalah 0,137. Hal ini berarti sekitar 13,7% loyalitas merek (brand loyalty) dapat dijelaskan oleh variabel kesadaran merek (brand awareness). Sedangkan sisanya (100 % - 13,7 % = 86,3 %) dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain.

Dari uji Anova atau F test, didapat F hitung adalah 11,422 dengan tingkat signifikan 0,001. Oleh Karena probabilitasnya (0,001) lebih kecil dari 0,05, maka model regresi dapat dipakai untuk memprediksi variabel loyalitas merek. Atau dapat dikatakan kesadaran merek (brand awareness) berpengaruh terhadap loyalitas merek (brand loyalty).

Dari hasil tabel di atas menggambarkan persamaan regresi, yaitu : YLoyalitas Merek = 5.735 + 0.335Brand Awareness

Dimana :

Y = Loyalitas merek (Brand loyalty)

(13)

13 X1 = Kesadaran merek (Brand awareness)

Konstanta sebesar 5,735 menyatakan bahwa, jika tidak ada kesadaran merek (brand awareness) atau (X1), maka loyalitas merek (brand loyalty) sebesar 5,735.

Koefisien regrsi X1 sebesar 0,335 menyatakan bahwa setiap penambahan kesadara merek (brand awareness), maka akan meningkatkan loyalitas merek (brand loyalty) sebesar 0,335.

Untuk mengetahui pengaruh signifikan variabel kesadaran merek (brand awareness) terhadap loyalitas merek (brand loyalty) adalah sebagai berikut :

Ho : Tidak terdapat pengaruh signifikan atau probabilitas > 0,05, Ho diterima

Ha : Terdapat pengaruh signifikan atau probabilitas < 0,05, Ho di tolak.

Berdasarkan probabilitas angka di kolom sig adalah 0,001 yang berada di bawah 0,05 maka H0 ditolak atau koefisien regresi dari kesadaran merek (brand awareness) signifikan atau kesadaran merek (brand awareness) yang dirasakan konsumen pada saat membeli atau mengkonsumsi produk kopi bubuk Good day berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas merek (brand loyalty).

Analisis Regresi dengan Model Intervening Loyalitas Merek

Analisis regresi dengan variabel intervening digunakan untuk mengetahui pengaruh kesadaran merek (brand awareness) dan kepercayaan merek (brand trust) terhadap loyalitas merek (brand loyalty) yang dapat diidentifikasi sebagai variabel yang berpengaruh langsung dan variabel yang berpengaruh tidak langsung yang dapat diukur dengan menggunakan analisis regresi dalam model intervening dari hasil penelitian sebagai berikut:

(14)

14 Tabel 9

Hasil regresi model intervening loyalitas merek produk kopi bubuk Good day

Variabel R square Beta Sig

Kesadaran Merek – Kepercayaan Merek

0,092 0,324 0,005

Kepercayaan Merek – Loyalitas Merek 0,428 0,643 0,000 Kesadaran merek – Loyalitas Merek 0,137 0,378 0,001

sumber : data diolah (2021)

Dari hasil tabel di atas dapat dilihat, dapat diketahui bahwa untuk variabel kesadaran merek (brand awareness) dengan kepercayaan merek (brand trust), dengan nilai R square sebesar 0,092, hal ini berarti sekitar (9,2 %) keberhasilan dari kepercayaan merek (brand trust) dapat dijelaskan oleh variabel kesadaran merek (brand awareness).

Pengaruh kesadaran merek (brand awareness) terhadap kepercayaan merek (brand trust) terlihat pada kolom beta sebesar 0,324.

Sedangkan nilai signifikan sebesar 0,005 hal ini dapat dikatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel kesadaran merek (brand awareness) dengan kepercayaan merek (brand trust)

Untuk variabel kepercayaan merek (brand trust) dengan loyalitas merek (brand loyalty), dengan nilai R square 0,428 hal ini berarti sekitar (42,8 %) loyalitas merek dapat dijelaskan oleh variabel kepercayaan merek (brand trust).

Pengaruh kepercayaan merek (brand trust) terhadap loyalitas merek (brand loyalty) terlihat pada kolom beta sebesar 0,643. Sedangkan nilai signifikan

(15)

15 sebesar 0,000 hal ini dapat dikatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel kepercayaan merek (brand trust) dengan loyalitas merek (brand loyalty).

Untuk variabel kesadaran merek (brand awareness) dengan loyalitas merek (brand loyalty), dengan nilai R square 0,137 hal ini berarti sekitar (13,7 %) loyalitas merek dapat dijelaskan oleh variabel kesadaran merek (brand awareness).

Pengaruh kesadaran merek (brand awareness) terhadap loyalitas merek (brand loyalty) terlihat pada kolom beta sebesar 0,378. Sedangkan nilai signifikan sebesar 0,001 hal ini dapat dikatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara variabel kesadaran merek (brand awareness) dengan loyalitas merek (brand loyalty).

PENUTUP Kesimpulan

Hasil model menjelaskan variabel kesadaran merek (brand awareness) dan kepercayaan merek (brand trust) dapat mempengaruhi secara langsung loyalitas merek (brand loyalty) produk kopi bubuk Good day atau dapat dikatakan secara tidak langsung bahwa kesadaran merek (brand awareness) mempengaruhi loyalitas merek (brand loyalty) melalui

kepercayaan merek (brand trust)

REFERENSI

Ferrinadewi, Erna. 2008. Merek dan Psikologi Konsumen. Cetakan pertama. Yogyakarat:

Graha Ilmu

Mowen, John C. dan Minor Michael. 2002. Perilaku Konsumen. Alih Bahasa:Dwi Kartini Yahya. Jilid kedua. Jakarta:Erlangga.

(16)

16 Rangkuti, Freddy. 2004. The Power Of Brands. Jakarta:PT. Gramedia Pustaka Utama.

Riana, Gede. 2008.Pengaruh Trust In A Brand Terhadap Brand Loyalty PadaKonsumen Air Minum Aqua Di Kota Denpasar. Buletin Studi Ekonomi Vol.13 No.2

Wahyu, srikandi, Wasis. 2010. PENGAUH KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK. Jurnal 770022.

(17)

17

(18)

18

(19)

19

(20)

20

Gambar

Tabel 1. Top Brans Index KOPI BUBUK INSTANT
Tabel 5.Korelasi

Referensi

Dokumen terkait

DIFFERENT DEVELOPMENT APPROACHES The Mikado Method is agnostic to the development approach used, as long as there’s room for executing the system and getting feedback from your

Pilihlah salah satu jawaban dari empat (4) pernyataan yang telah disediakan dengan memberikan tanda silang (X) pada pilihan yang sesuai dengan keadaan diri Anda.. Pilihan jawaban

Alhamdulillahirobbil alamin, puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam yang telah memberikan Rahmat dan Hidayah-Nya selama pelaksanaan penyusunan skripsi

Kemudian Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Pengelolaan Keuangan Kabupaten Aceh Tengah mengambil langkah strategis untuk mengatasi permasalahan penerapan

Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat terselesaikannya Skripsi dengan judul “EVALUASI POSTUR KERJA DAN STASIUN

Manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan Praktek Kerja Lapang ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan menambah wawasan serta mengetahui hambatan-hambatan yang

Sibero (2014:11), “ World Wide Web atau yang dikenal dengan web adalah suatu sistem yang berkaitan dengan dokumen digunakan sebagai media untuk menampilkan

Lihat Pasal 20 Ayat (1) Undang-Undang Perubahan Atas Undang- Undang No.22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial.. sampai pada ketentuan benar tidaknya terjadi pelanggaran kode