• Tidak ada hasil yang ditemukan

QOL PEREMPUAN BALI DALAM INDUSTRI PARIWISATA SPA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "QOL PEREMPUAN BALI DALAM INDUSTRI PARIWISATA SPA."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Pendahuluan

Bali menjadi salah satu destinasi wisata spa dengan berbagai klasifikasi jenis dan perawatan spa serta yang terpenting adalah para terapisnya. Fenomena perkembangan spa menjadi menarik dikaji

ketika dikaitkan dengan keterlibatan perempuan Bali sebagai terapis

spa di luar negeri. Kebutuhan dunia akan terapis spa Bali menjadi motivasi perempuan Bali khususnya untuk bekerja di bidang ini. Pekerjaan dan kehidupan selama di luar negeri menjadi latar belakang untuk mengetahui kualitas hidupnya sehingga menjadi fokus utama dalam penelitian ini.

Berbagai penelitian sebelumnya telah mengungkapkan kondisi

perempuan yang bekerja di sektor industri pariwisata seperti Cukier et al (1996) menunjukkan adanya posisi gap antara perempuan dan laki-laki dalam mendapatkan peluang untuk terlibat dalam industri pariwisata.

Velasco (1999) Tiga hal utama yang dianalisis dalam penelitian ini adalah proses pengambilan keputusan yang dilakukan perempuan dalam memilih aktivitas baru akibat terlalu seringnya terjadi perpindahan dalam perdagangan, alternatif pekerjaan yang dilakukan sehubungan dengan pariwisata atau pun tidak, seperti pemandu wisata dan pengerajin, ketiga bagaimana menyeimbangan pekerjaan dan peranan mereka sebagai istri dan ibu untuk keluarga.

Kualitas hidup perempuan Bali yang bekerja pada industri spa

Kualitas kehidupan seseorang bisa ditunjukkan dengan tercapainya segala harapannya dengan menunjukkan sikap puas terhadap apa yang telah dicapainya dalam setiap aspek kehidupan. Aspek-aspek

kehidupan pun bermacam-macam adanya dan saling mempengaruhi

satu sama lain. Pada penelitian ini peneliti ingin mengkaji secara subjektif terhadap kualitas hidup yang dirasakan oleh perempuan Bali khususnya para terapis spa yang bekerja di luar negeri. Para terapis spa ini tergolong para terapis yang sudah berpengalaman bekerja di luar negeri 2-5 tahun bahkan ada yang sudah menjadi spa

manajer berbekal pengalamannya menjadi tenaga terapis spa di luar

negeri.

Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SENASTEK-2015), Kuta, Bali, INDONESIA, 29 – 30 Oktober 2015

Dewi. LGLK, Yanthy. PS, Juwitasari. W.C

Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana [email protected]

P-PNL-311

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahap-tahap penelitian sebagai berikut:

Gambar 1. Dua variabel yang mempengaruhi QOL

Kesimpulan

Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah perempuan Bali yang menjadi therapis spa adalah bagian terpernting dari perkembangan spa di Bali terkait citra perempuan Bali yang menjadi therapis yang diminati kalangan wisatawan serta pengusaha-pengusaha industri spa karena keuletan, loyalitas, dan kejujurannya. Tidak sedikit dari mereka yang juga telah menjadi menajer atau bahkan membuka usaha spa

berdasarkan pengalamannya sendiri. Taraf kehidupan yang membaik

artinya telah mencapai tingkat kesejahteraan yang walapun hanya ditemukan pada aspek materi yaitu peningkatan ekonomi keluarga.

Secara keseluruhan dari 20 therapis spa 85 persen telah mengungkapkan bahwa mereka mengalami peningkatan kualitas hidup yang dipengaruhi dua faktor yaitu materi dan keakraban. Materi

yang dimaksud adalah peningkatan ekonomi keluarga karena ada

penghasilan yang cukup besar untuk membiayai kebutuhan keluarga dan keakraban yang dimaksud adalah selama bekerja di luar negeri rasa solidaritas dan saling menolong antar therapis spa menciptakan suasana kerja yang baik sehingga tidak mengalami tekanan atau stress akibat pekerjaan, keakraban dalam keluarga juga dirasakan

menjadi aspek yang meningkatkan kualitas kehidupan.

Daftar Pustaka

Ucapan Terima Kasih

Ucapan terimakasih disampaikan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Udayana karena dengan memenangkan Hibah Dosen Muda tahun 2015 penelitian ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Terima Kasih kepada Bali PT Aqurrny Bagas Pratama Bali dan anggota therapis yang ditunjuk dan

bersedia menjadi nara sumber pada penelitian ini.

Hasil dan Pembahasan

Perempuan Bali dalam Industri Spa

Terapis Bali adalah perempuan yang menggeluti dunia spa pada umumnya dan orientasi mereka lebih banyak bekerja sebagai terapis diluar negri. Para terapis spa di Bali rata-rata menyebar di seluruh

kabupaten Bali. Hanya saja sumber terapis spa lebih didominasi oleh

kabupaten Gianyar, Buleleng, dan Badung, dalam 1 tahun berjalan tahun 2014 itu mencapai kuota 1.526, tahun 2013 mencapai angka 1.499 dengan negara yang dituju antara lain Turki, Rusia, Maldive, India, Sri Langka, Australia Barat dan New Zeland (Sumber data PT Alqurrny Bagas Pratama, 2015). Rata-rata gaji pokoknya berkisar antara 500-800 US $ dengan fasilitas berupa konsumsi, akomodasi dan transportasi. Tipping yang mereka dapatkan juga lumayan besar kisaran 2 US $ per perawatan dan bonus dari perusahaan tempat mereka bekerja sebesar 4% per bulan dari total customer yang melakukan perawatan. Ketika mereka sakit mereka ditanggung oleh asuransi.

Kategori terapis spa di Bali digolongkan menjadi dua, yaitu para terapis yang memang khusus mencari pekerjaan karena mereka berasal dari golongan ekonomi yang rendah. Berikutnya kategori terapis yang memiliki motivasi lain seperti ingin mengelilingi dunia dan ingin mendapatkan suatu pengalaman yang baru. Keadaan ini sangat mempengaruhi image dari therapis spa diluar negri yang cenderung tidak sesuai dengan tujuan utama mereka bekerja ke luar negri

QOL: PEREMPUAN BALI DALAM INDUSTRI PARIWISATA SPA

Observasi dan

wawancara

Kuisioner

Analisis Deskriptif 1. Teori Boottom of

Spilover

2. Teori Fungsionalis Struktural

Cukier, Judie, Joanne Norris, Geoffrey wall , 1996. The involvement of women in the tourism industry of Bali, Indonesia, The Journal of development studies, 33,2:proquest pg 248

(2)

Poster QOL

by Luh Gede Leli Kusuma Dewi

FILE

TIME SUBMITTED 16-FEB-2016 11:04PM SUBMISSION ID 632650913

WORD COUNT 806 CHARACTER COUNT 5090

(3)
(4)

7

%

SIMILARITY INDEX

5

%

INTERNET SOURCES

4

%

PUBLICATIONS

5

%

STUDENT PAPERS

1

3

%

2

2

%

3

1

%

4

1

%

EXCLUDE QUOTES OFF EXCLUDE

BIBLIOGRAPHY OFF

EXCLUDE MATCHES OFF Poster QOL

ORIGINALITY REPORT

PRIMARY SOURCES

www.turismo.gob.mx

Internet Source

Submitted to Udayana University

Student Paper

www.cabi.org

Internet Source

download.isi-dps.ac.id

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan permasalahan di atas, maka digunakan konsep teori poskolonial untuk mengetahui bagaimana puisi Sajak Pulau Bali menggambarkan Bali sebagai ruang

Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan strategi koping pada perempuan Hindu Bali yang bekerja dan yang

Diharapkan melalui pelatihan membuat upakara banten, perempuan Bali mampu membuat upakara banten sendiri atau juga dapat membuka peluang bisnis untuk

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kedudukan ahli waris perempuan Bali dalam perspektif hukum waris, karena di Bali yang menganut sistem patrilinear atau

Dengan bekerja di kapal pesiar disamping mendapatkan pendapatan yang jauh lebih tinggi dari bekerja di pariwisata di Bali, mereka juga dapat jalan-jalan ke luar negeri,

(2) Anak perempuan sebagai anak tunggal dalam hukum waris adat Bali mewaris dari harta orang tuanya yaitu harta gunakaya orang tuanya yang mana menurut hukum adat Bali

Berdasarkan pemaparan diatas maka dalam penelitian ini akan menunjukkan sejauhmana peran dukungan emosional (emotional support) dan motivasi kerja bagi perempuan Bali yang bekerja

Hasil penelitian yang ditemukan1 perempuan dalam memiliki akses terbatas ke pariwisata di Taman Nasional Komodo, 2 tingkat partisipasi perempuan dalam pekerjaan pariwisata sangat