• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRACT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ABSTRACT"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH GROUP REFERENCE, SALES PROMOTION, STORE ATMOSPHERE, WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN

PEMBELIAN DI OLD SCHOOL RESTO PADANG ANGKATAN 2013

Melly Maiyendra

1

, Mareta Kemala Sari

2

, Citra Ramayani

2

1

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat

2

Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat [email protected]

ABSTRACT

This research aims to analyze the influence of reference group, sales promotion, store atmosphere and word of mouth on purchasing decisions in Old Shcool Resto Padang force 2013. The results showed that: 1) group reference has positive and significant influence on word of mouth where obtained coefficient value lane 0.231 and the tcount is 2.376> ttable 1.66088. 2) sales promotion have a positive and significant effect on word of mouth where obtained by coefficient of lane 0,227 and tcount is 2,355> ttabel 1,66088. 3) store atmosphere has a positive and significant influence on word of mouth where obtained by coefficient value of 0,214 and tcount value is 2,123> ttabel 1,66088. 4) group reference has a positive and significant effect on purchasing decision where obtained coefficient value of lane 0,234 and tcount is 3,480> ttabel 1,66088. 5) sales promotion have a positive and significant effect on purchasing decision where obtained coefficient value of line 0,279 and tcount value is 4,198> ttabel 1,66088. 6) store atmosphere has a positive and significant effect on purchasing decision where obtained by coefficient value of line 0,354 and tcount value is 5,109> ttabel 1,66088. 7) word of mouth have positive and significant effect on purchasing decision where obtained coefficient value of lane 0,252 and tcount is 3,676> ttabel 1,66088.

Keywords : Group Reference, Sales Promotion, Store Atmosphere, Word Of Mouth And Purchase Decision.

PENDAHULUAN

Ada berbagai macam bisnis yang bisa menjadi peluang usaha, salah satunya adalah bisnis kuliner, cafe atau restaurant. Perubahan gaya hidup masyarakat indonesia juga terus mendorong pertumbuhan industri cafe. Pada saat ini orang

tidak hanya melihat menu yang ada tetapi lebih kepada menikmati suasana tempat yang di sediakan oleh cafe, selain untuk nongkrong cafe sudah jadi tempat meeting (rapat).

saat ini banyak sekali animo

masyrakat untuk ke cafe. Hal

tersebut membuat pengusaha cafe

harus berupaya untuk memahami

(2)

kebutuhan, keinginan dan permintaan pasar sasaran siapa sasaran yang ditujupun harus jelas apakah untuk pekerja mahasiswa dll. Pengusaha tersebut harus berupaya untuk mendapatkan perhatian serta ketetarikan untuk banyak orang, karena mereka bersaing dengaan perusahaan yang memiliki produk serupa. Maka dari itu setiap pengusaha dengan jenis produk serupa harus memikirkan cara untuk memenangkan pasar. Cafe yang ada harus punya strategi dalam mempromosikan tempatnya semenarik mungkin agar pengunjung tertarik untuk kesana.

Kota Padang merupakan salah satu daerah yang memiliki pertumbuhan jumlah restoran ataupun cafe yang terus mengalami peningkatan tiap tahunya. Adanya perubahan masyarakat akan penyedia jasa, makanan, hiburan rekreasi maupun pertemuan bisnis serta bertambahnya jumlah penguna jalan menyebabkan perkembangan restoran dan cafe di kota Padang cendrung meningkat. Maka bermunculan beberapa cafe di kota Padang.

Tabel 1. Data Cafe Dikota Padang

No Nama Café Tahun

Berdiri Lokasi

Jumlah pengunjung (perbulan) 1 Kuring Taman Palem Resto &

Cafe

2016 Jl.Pancasila 2567

2 Karambia Café 2015 Jl.Batang Arau 2855

3 Malioboro 2015 Jl.Veteran 2100

4 Batavia Café 2016 Jl.Veteran 1865

5 Old School Resto 2016 Jl.Purus 2750

Sumber:Survey201

Dari tabel diatas dilihat ada beberapa café yang ada di kotaPadang dilihat dari data diatas beberapa café yang ada, cafe tersebut baru berdiri karena dapat dilihat perkembangan café memang baru- baru ini berkembangnya karena

dilihat dari perkembangan zaman dan kebutuhan pada saat ini.

Dari beberapa cafe yang ada

di kota Padang Berdasarkan

kunjungan yang telah penulis

lakukan pada cafe tersebut Old

school resto merupakan pilihan bagi

(3)

penulis untuk melakukan penelitian ini dilihat dari jumlah pengunjungnya yang Old school Resto merupakan cafe baru mampu

langsung meningkatkan

pengunjungnya dibandingkan cafe lain yang sudah lama berdiri hal ini di sebabkan Old Sholl Resto disamping mengutamakan store atmosphere (suasana toko) Old Shool Resto tidak mengesampingkan dan tetap mengutamakan cita rasa pada makanannya yang menanpilkan menu lain dari yang lain. Old School Resto hadir bagi warga untuk memanjakan lidahnya yang hadir dengan konsep baru yang lebih modern yaitu menyediakan ruangan outdor dan indoor target konsumen yang ingin dicapai oleh cafe adalah untuk semua kalangan di mulai dari masiswa, karyawan dan group- group lainya tempatnya yang sesuai untuk semua kalangan , dan tentunya dengan pelayanan yang lebih menarik agar di minati pengunjung.

Saat ini Old school resto berokasi di JL. Purus III No.25.

METODE PENELITIAN

Sesuai dengan masalah yang diteliti, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan asosiatif. Menurut Iskandar (2009:61) penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain. Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel penyebab dengan variabel akibat.

Adapun yang diungkapkan dalam penelitian ini sesuai dengan tujuan penelitian untuk mendapatkan informasi tentang group reference, promosi penjualan, store atmosphere dan word of mouth terhadap keputusan pembelian.

Skala pengukuran data yang

dipergunakan dalam penelitian ini

adalah skala likert, skala yang

berhubungan dengan pernyataan atau

sikap seseorang terhadap sesuatu

dengan interval penilaian untuk

setiap jawaban responden 1-5.

(4)

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian ini adalah berdasarkan analisis data untuk pengujian hipotesis pertama adalah diketahui koefisien jalur pengaruh group reference terhadap word of mouth (P X4X1 ) adalah 0,231. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung sebesar 2,376 > t

tabel

0,05 (1,66088), berarti H 0 ditolak dan H a

diterima, dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara group reference terhadap word of mouth old shcool resto Padang.

Berdasarkan analisis data untuk pengujian hipotesis kedua adalahdiketahui koefisien jalur pengaruh sales promotion terhadap word of mouth (P X4X2 ) adalah 0,227.

Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung sebesar 2,355 > t

tabel

0,05 (1,66088), berarti H 0 ditolak dan H a diterima, dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sales promotion terhadap word of mouth old shcool resto Padang.

Berdasarkan analisis data untuk pengujian hipotesis ketiga diketahui koefisien jalur pengaruh

store atmosphere terhadap word of mouth (P X4X3 ) adalah 0,214. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung sebesar 2,123 > t

tabel

0,05 (1,66088), berarti H 0 ditolak dan H a diterima, dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara store atmosphere terhadap word of mouth old shcool resto Padang.

Berdasarkan analisis data untuk pengujian hipotesis keempat diketahui koefisien jalur pengaruh group reference terhadap keputusan pembelian (P YX1 ) adalah 0,342. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung sebesar 3,480 > t

tabel

0,05 (1,66088), berarti H 0 ditolak dan H a

diterima, dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara group reference terhadap keputusan pembelian old shcool resto Padang.

Berdasarkan analisis data untuk pengujian hipotesis kelima diketahui koefisien jalur pengaruh sales promotion terhadap terhadap keputusan pembelian (P YX2 ) adalah 0,279. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung sebesar 4,198 >

t

tabel

0,05 (1,66088), berarti H 0

(5)

ditolak dan H a diterima, dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sales promotion terhadap terhadap keputusan pembelian old shcool resto Padang.

Berdasarkan analisis data untuk pengujian hipotesis keenam diketahui koefisien jalur pengaruh store atmosphere terhadap keputusan pembelian (P YX3 ) adalah 0,354. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung sebesar 5,109 > t

tabel

0,05 (1,66088), berarti H 0 ditolak dan H a

diterima, dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara store atmosphere terhadap keputusan pembelian old shcool resto Padang.

Berdasarkan analisis data untuk pengujian hipotesis ketujuh diketahui koefisien jalur pengaruh word of mouth terhadap keputusan pembelian (P YX4 ) adalah 0,252. Nilai koefisien ini signifikan karena nilai t hitung

sebesar 3,676 > t

tabel

0,05 (1,66088), berarti H 0 ditolak dan H a diterima, dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara word of mouth

terhadap keputusan pembelian old shcool resto Padang.

KESIMPULAN

1. Group reference berpengaruh positif dan signifikan terhadap word of mouth old shcool resto Padang. Dimana diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,231 dan t hitung sebesar 2,376 > t

tabel

sebesar 1,66088 dengan nilai signifikan 0,019< 0,05 berarti H a

diterima dan H 0 ditolak.

2. Sales promotion berpengaruh positif dan signifikan terhadap word of mouth old shcool resto Padang. Dimana diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,227 dan t hitung sebesar 2,355 > t

tabel

sebesar 1,66088 dengan nilai signifikan 0,021< 0,05 berarti H a diterima dan H 0 ditolak.

3. Store atmosphere berpengaruh

positif dan signifikan terhadap

word of mouth old shcool resto

Padang. Dimana diperoleh nilai

koefisien jalur sebesar 0,214 dan

t hitung sebesar 2,123 > t

tabel

sebesar

1,66088 dengan nilai signifikan

0,036< 0,05 berarti H a diterima

dan H 0 ditolak.

(6)

4. Group reference berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian old shcool resto Padang. Dimana diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,234 dan t hitung sebesar 3,480 > t

tabel

sebesar 1,66088 dengan nilai signifikan 0,001< 0,05 berarti H a

diterima dan H 0 ditolak.

5. Sales promotion berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian old shcool resto Padang. Dimana diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,279 dan t hitung sebesar 4,198 > t

tabel

sebesar1,66088 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 berarti H a

diterima dan H 0 ditolak.

6. Store atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian old shcool

resto Padang. Dimana diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,354 dan t hitung sebesar 5,109 > t

tabel

sebesar 1,66088 dengan nilai signifikan 0,001< 0,05 berarti H a diterima dan H 0 ditolak.

7. Word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian old shcool resto Padang. Dimana diperoleh nilai koefisien jalur sebesar 0,252 dan t hitung sebesar 3,676 > t

tabel

sebesar 1,66088 dengan nilai signifikan 0,000< 0,05 berarti H a

diterima dan H 0 ditolak.

DAFTAR PUSTAKA

Iskandar. 2009. Metode Penelitian.

Bandung:Alfabeta.

Referensi

Dokumen terkait

† Manajer pembelian dan produksi bersama dengan akuntan manajemen menggunakan informasi yang didapat dari langkah 3 sampai dengan langkah menggunakan informasi yang didapat

Melihat keadaan diatas, profil tentang dermatitis kontak akibat kerja khususnya pada karyawan pencucian mobil dan sepeda motor akan sangat membantu masyarakat dalam

Hasil penelitian menunjukkan bahwa DOR memiliki kemampuan untuk mengirimkan pesan lebih banyak dibandingkan dengan model routing lain, hal ini dapat dilihat dari

Struktur geologi adalah tur geologi adalah bagian dari bagian dari ilmu geologi yang mempelajari ilmu geologi yang mempelajari tentang bentuk (arsitektur) batuan

Perilaku mendekat atau menghindar dari konsumen dapat diartikan bahwa mereka akan memilih perusahaan jasa transportasi yang memang memiliki layanan servicescape

Oleh karena itu, menurut penulis penghapusan kewajiban pajak kenderaan sepeda motor ini jika diterapkan tidaklah sesuai dengan kaidah ma‫܈‬la‫ۊ‬ah mursalah yang

Dengan adanya jumlah Infak yang ditetapkan bagi calon jemaah Haji kota Palopo, maka timbullah keinginan penulis untuk mengkaji dan meneliti mengenai Infak Haji yang diputuskan

struktur lantai pada bangunan tinggi tropis sama dengan bangunan bertingkat umumnya, hanya saja untuk bentuk denah pada bangunan tropis mengikuti sirkulasi