ii
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... ii
DAFTAR LAMPIRAN ... v
1. BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1. Profil Perusahaan ... 1
1.1.1. Kondisi Umum ... 1
1.1.2. Struktur Modal ... 1
1.1.3. Visi, Misi dan Budaya Perusahaan ... 2
1.1.4. Maksud dan Tujuan Pendirian Perusahaan ... 3
1.1.5. Kegiatan Usaha ... 3
1.1.6. Strategi Usaha ... 4
1.1.7. Profil Dewan Komisaris ... 5
1.1.8. Profil Direksi ... 6
1.2. Kinerja Perusahaan ... 7
1.2.1. Kondisi Umum ... 7
1.2.2. Gambaran Singkat Kinerja Perusahaan ... 8
2. BAB II KINERJA PERUSAHAAN TAHUN 2020 ... 10
2.1. Pemasaran ... 10
2.2. Produksi ... 12
2.3. Teknologi ... 13
2.4. Penelitian dan Pengembangan ... 13
2.5. Logistik ... 13
2.6. Manajemen, Organisasi dan Sistem ... 13
2.7. Kegiatan Rapat-rapat Dewan Komisaris dan Direksi ... 17
2.8. Satuan Pengawas Internal ... 17
2.9. Keuangan dan Akuntansi ... 18
2.10. Investasi dan Sumber Pembiayaan ... 18
2.11. Laporan Keuangan ... 19
iii 2.11.1. Perhitungan Laba Rugi Tahun Desember 2020
dibandingkan RKAP 2020 ... 19
2.11.2. Laporan Posisi Keuangan Tahun Desember 2020 dibandingkan RKAP 2020 ... 25
2.12. Indikator Kinerja Aspek Keuangan ... 26
2.13. Indikator Kinerja Aspek Operasional ... 27
2.14. Indikator Kinerja Aspek Administrasi ... 27
2.15. Tingkat Kinerja Perusahaan ... 28
2.16. Pajak, Deviden dan Devisa... 29
2.17. Dana Pensiun ... 29
3. BAB III KERJASAMA DAN ANAK PERUSAHAAN ... 31
3.1. Kerjasama Antar BUMN dan BUMD ... 31
3.2. Kerjasama dengan Mitra Usaha lain ... 31
3.3. Anak Perusahaan dan Afiliasi ... 32
3.3.1. Kepemilikan dan Pengurus ... 32
3.3.2. Bidang Usaha dan Kinerja ... 32
3.3.3. Laporan Keuangan Pokok ... 32
4. BAB IV RESTRUKTURISASI DAN PRIVATISASI RESTRUKTURISASI DAN PRIVATISASI ... 33
4.1. Restrukturisasi ... 33
4.2. Privatisasi ... 33
5. BAB V EVALUASI RENCANA JANGKA PANJANG PERUSAHAAN ... 34
5.1. Analisa Persaingan Perusahaan Analisa SWOT ... 34
5.2. Pemetaan Produksi ... 40
5.2.1. Analisa Daya Tarik Pasar ... 40
5.2.2. Analisa Daya Saing Perusahaan ... 42
5.3. Pencapaian Sasaran RKAP Dibandingkan Realisasi ... 43
5.3.1. Perbandingan Laba/Rugi Desember Tahun 2020 dengan RKAP Tahun 2020 ... 43
5.3.2. Perbandingan Laporan Posisi Keuangan Desember Tahun 2020 dengan RKAP Tahun 2020 ... 45
iv
BAB VI LAPORAN TUGAS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS ... 47
6.1. Dasar Pelaksanaan ... 47
6.2. Susunan Dewan Komisaris Dan Organ Pendukung Dewan Komisaris ... 48
6.3. Efektivitas Pengawasan Dewan Komisaris ... 49
BAB VII PENUTUP ... 51
7.1. Kesimpulan... 51
7.2. Permasalahan yang dihadapi ... 51
v
DAFTAR LAMPIRAN
Laporan Laba/Rugi Komparatif ... 1 Laporan Posisi Keuangan Komparatif ... 2
1
1 BAB I
PENDAHULUAN
PROFIL PERUSAHAAN 1.6.1 Kondisi Umum
PT KIMA (Persero) yang didirikan dengan Akta Notaris No. 55 Tanggal 31 Maret 1988 jo. Perubahan Akta Notaris Ny. Asmara Noer, SH No. 22 Tanggal 16 Maret 1998, pengesahan Menteri Kehakiman RI No. C2-7008HT01.04.Th.1998, perubahan anggaran dasar terakhir berdasarkan Akta Notaris Sunjoto, SH No. 19 Tanggal 29 Juli 2019, dan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-0045443.AH.01.02.TAHUN2019 tentang Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Kawasan Industri Makassar tanggal 01 Agustus 2019, adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan Susunan Pemegang Saham 60% Pemerintah Pusat R.I, 30%
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan 10% Pemerintah Kota Makassar.
Sebagai tindak lanjut atas perubahan tersebut dan sesuai dengan UU No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. UU No. 40 Tahun 2017 tentang Perseroan Terbatas, dan Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik No. 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik No. 95 Tahun 2015 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), maka Anggaran Dasar PT KIMA (Persero) diubah berdasarkan:
1. Perubahan dan penyesuaian ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dengan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
2. Perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan tentang Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha disesuaikan dengan KBLI Tahun 2017.
1.6.2 Struktur Modal
Modal dasar yang semula sebesar Rp 138.200.000.000,00 (Seratus Tiga Puluh Delapan Miliar Dua Ratus Juta Rupiah) ditingkatkan menjadi Rp 150.000.000.000,00 (Seratus Lima Puluh Miliar Rupiah). Modal Ditempatkan/Disetor Perseroan yang semula sebesar Rp 34.550.000.000,00 (Tiga
2 Puluh Empat Miliar Lima Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) ditingkatkan menjadi Rp 40.000.000.000,00 (Empat Puluh Miliar Rupiah) dengan rincian Negara RI sebesar Rp 24.000.000.000,00 (Dua Puluh Empat Miliar Rupiah), Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp 12.000.000.000,00 (Dua Belas Miliar Rupiah), dan Pemerintah Kota Makassar sebesar Rp 4.000.000.000,00 (Empat Miliar Rupiah) yang keseluruhan tersebut, disetor penuh oleh para Pemegang Saham sebesar Rp 34.550.000.000,00 (Tiga Puluh Empat Miliar Lima Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) merupakan setoran modal lama dan sebesar Rp 5.450.000.000,00 (Lima Miliar Empat Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) berasal dari kapitalisasi sebagian cadangan Perseroan sampai dengan Tahun Buku 2007.
1.6.3 Visi, Misi dan Budaya Perusahaan 1. Visi Perusahaan
Menjadi perusahaan terbaik dalam pengelolaan kawasan industri di Kawasan Timur Indonesia.
2. Misi Perusahaan
a. Memberikan pelayanan yang terbaik untuk kepuasan investor.
b. Menyediakan produk yang bermutu baik sesuai kebutuhan investor.
c. Menyediakan fasilitas kawasan industri yang berkualitas.
d. Mengelola kawasan industri yang berwawasan lingkungan.
e. Meningkatkan potensi SDM untuk mencapai kinerja optimal.
f. Memberikan manfaat yang optimal kepada para stakeholder.
3. Budaya Perusahaan a. Integritas b. Transparan c. Kebersamaan d. Responsif e. Profesional f. Costumer Focus
3 1.6.4 Maksud dan Tujuan Pendirian Perusahaan
Tujuan perusahaan berdasarkan anggaran dasar perusahaan yaitu turut melaksanakan serta menunjang kebijaksanaan dan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya menyediakan prasarana, melaksanakan pembangunan serta pengurusan, pengusahaan dan pengembangan serta melakukan kegiatan di bidang usaha kawasan industri (Industrial Estate) dan jasa dengan menerapkan prinsip – prinsip perseroan, Good Corporate Governance, Balanced Score Card yang berbasis kinerja, dalam upaya menjamin going concern perusahaan untuk pencapaian tujuan perusahaan jangka pendek dan jangka panjang.
Untuk tercapainya tujuan perusahaan tersebut di atas, perseroan menjalankan kegiatan-kegiatan di Tahun 2020 sebagai berikut :
1. Penjualan lahan industri.
2. Penyewaan Bangunan Pabrik Siap Pakai.
3. Penyewaan dan jasa pergudangan.
4. Service charge atas jasa pelayanan Kawasan Industri Makassar.
5. Pelayanan jasa diversifikasi usaha (container yard, penyewaan alat berat, pengolahan limbah, pusat logistik berikat, penyewaan kabel fiber optic, jasa penjualan solar industri, jasa pengelolaan sampah, air bersih, jasa pas masuk, jasa penyewaan ruang kantor, jasa penyewaan lahan untuk ATM Centre, jasa penyewaan lahan untuk UKMK, jasa pengolahan limbah medis dan B3).
6. Pembebasan tanah untuk kavling industri.
7. Pematangan lahan untuk kavling industri.
1.6.5 Kegiatan Usaha
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, maka perusahaan melaksanakan kegiatan usaha:
1. Properti
a. Penjualan lahan industri b. Penyewaan BPSP dan gudang c. Penyewaan lahan
4 d. Penyewaan ruangan kantor.
2. Bisnis terkait pengelolaan kawasan.
a. Services charge b. Pas masuk
c. Jasa pengangkutan sampah d. Jasa pengolahan limbah 3. Bisnis terkait dengan tenant a. Penjualan solar industri b. Container yard
c. Pusat logistik berikat d. Penyewaan alat berat
e. Penyewaan kabel fiber optic f. Pengelolaan air bersih
1.6.6 Strategi Usaha
Strategi usaha yang dilakukan perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Strategi Korporasi
a. Pengelolaan dana sesuai dengan skala prioritas.
b. Meningkatkan pelayanan kepada investor.
c. Penyediaan kapling tanah industri sesuai kebutuhan investor.
d. Melengkapi sarana dan prasarana kawasan industri.
e. Meningkatkan nilai asset perusahaan, disamping pengelolaan perusahaan yang efisien dan efektif.
f. Melakukan pengembangan kawasan di luar dan di dalam Kota Makassar.
g. Meningkatkan peranan pengembangan personalia dalam usaha pengembangan perusahaan dan sumber daya manusia.
2. Strategi Bisnis
Untuk memenangkan persaingan dalam menarik Investor dengan perusahaan pengelola kawasan industri lain, maka PT KIMA (Persero) menempuh strategi bisnis sebagai berikut:
5 a. Tidak membatasi jenis industri yang masuk ke PT KIMA (Persero) kecuali perusahaan yang tingkat pencemaran limbahnya melebihi ambang batas WWTP PT KIMA (Persero).
b. Menetapkan harga jual yang lebih kompetetif dari pada pesaing dengan tetap memperhatikan tingkat keuntungan dan RKAP.
c. Memberikan keringanan cara pembayaran kepada investor.
d. Membantu investor dalam pengurusan perizinan ke pemerintah setempat.
1.6.7 Profil Dewan Komisaris
Dewan Komisaris PT KIMA (Persero) saat ini terdiri dari dua anggota yaitu Komisaris Utama dan Komisaris.
1. Komisaris Utama
Komisaris Utama dijabat oleh Sdr. Saldy Mansyur yang diangkat dengan Surat Keputusan Bersama Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, Gubernur Sulawesi Selatan dan Walikota Makassar.
SK-57/MBU/03/2019
Nomor : 331/II/Tahun 2019 Tanggal 01 Maret 2019 860/821.2/Tahun 2019
Lahir di Palopo Tanggal 07 Januari 1959
Menjabat sebagai Komisaris Utama PT Kawasan Industri Makassar (Persero) sejak Tahun 2019 sampai sekarang.
2. Komisaris
Komisaris dijabat oleh Sdr. Andi Kangkung Lologau yang diangkat dengan Surat Keputusan Bersama Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia, Gubernur Sulawesi Selatan dan Walikota Makassar.
SK-57/MBU/2019.
Nomor : 331/II/Tahun 2019 Tanggal 01 Maret 2019 860/821.2/Tahun 2019
Lahir di Jeneponto Tanggal 18 Desember 1956
Menjabat sebagai Komisaris PT Kawasan Industri Makassar (Persero) sejak Tahun 2019 sampai sekarang.
6 1.6.8 Profil Direksi
Susunan Direksi adalah sebagai berikut:
1. Direktur Utama
Direktur Utama dijabat oleh Sdr. Muhammad Mahmud selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama selain menjalankan tugasnya sebagai Direktur Perseroan dengan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT KIMA (Persero) Nomor : KIMA.005/SK-DK/X/2019 Tanggal 08 Oktober 2019 tentang Penunjukan Pelaksana Tugas Direktur Utama PT KIMA (Persero). Penunjukan Pelaksanan Tugas didasarkan Pasal 10 Ayat 26 Huruf b Anggaran Dasar PT KIMA (Persero) bahwa Dewan Komisaris melakukan penunjukan salah seorang Anggota Direksi lainnya dalam hal jabatan Anggota Direksi kosong dan RUPS belum mengisi jabatan Anggota Direksi yang kosong untuk sementara melaksanakan pekerjaan Anggota Direksi yang kosong tersebut.
2. Direktur
Direktur dijabat oleh Sdr. Muhammad Mahmud yang pengangkatannya sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara, Gubernur Sulawesi Selatan dan Walikota Makassar selaku para Pemegang Saham PT Kawasan Industri Makassar (Persero) tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Direksi PT Kawasan Industri Makassar (Persero).
SK-66/MBU/03/2018 Nomor : 763/II/Tahun 2018
859/593/Tahun 2018
Tertanggal 19 Maret 2018 dan masa jabatannya akan berakhir pada 18 Maret 2023.
Dilahirkan di Jakarta, 22 Oktober 1966, beralamat di Jalan Buluh No. 22A RT 007/001 Kel. Condet Balekambang, Kec. Cipayung Jakarta Timur 13530 dan merupakan alumni STMKI Budi Luhur Jurusan Managemen Informatika Tahun 1995.
7 KINERJA PERUSAHAAN
1.6.9 Kondisi Umum
Di kala pemerintah sedang berupaya untuk mengoptimalkan kondisi perekonomian Indonesia, pandemi Covid 19 datang dengan segala dampak negatifnya. Seperti yang kita ketahui sekarang bahwa dampak dari pandemi ini sangat berpengaruh dalam segala aspek terutama pada kondisi kesehatan dan perekonomian negara. Dengan adanya pandemi Covid 19 tidak dapat dipungkiri bahwa perekonomian Indonesia saat ini sedang berada dalam kondisi yang bisa dibilang ”sangat tidak stabil”.
Setelah dua kuartal perturut-turut mengalami pertumbuhan ekonomi negatif sehingga masuk jurang resesi, di kuartal IV Tahun 2020 ekonomi Indonesia diramal masih kontraksi. Sejalan dengan penanganan pandemi corona virus disease 2019 (Covid 19) yang belum bisa teratasi. Data Badan Pusat Statistis (BPS) mencatat realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2020 sebesar 2,97%, kuartal II-2020 minus 5,32% year on year (yoy), dan kuartal III-2020 yakni minus 3,49% yoy. Sementara, outlook pemerintah ekonomi di sepanjang 2020 diharapkan bisa mencapai minus 1,7% hingga minus 0,6%. Artinya, pemerintah harus menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2020 sebesar 4,14%
yoy agar setidaknya sampai di batas bawah prediksi pemerintah. Namun, sepertinya proyeksi pemerintah akan meleset. Sebab, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan di kuartal IV-2020 pertumbuhan ekonomi akan diakselerasi mendekati level 0%.
Tahun 2020 telah dilalui dengan tidak mudah. Banyak masalah perekonomian mulai dari wabah Covid 19, menurunnya nilai tukar rupiah, masalah fiskal, rendahnya pendapatan negara dari ekspor, perang dagang antara Amerika dan Tiongkok, serta kisruh politik-populis yang turut serta menjadi batu sandungan yang cukup berarti. Tantangan-tantangan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan oleh Pemerintah Indonesia. Selain itu, Tahun 2020 menjadi tahun dipenuhi oleh ketidakpastian ekonomi, kesehatan, dan politik. Hal ini menyebabkan PT KIMA (Persero) melakukan revisi RKAP Tahun 2020.
8 Pada Tahun 2021 pemerintah dan masyarakat Indonesia perlu bekerja keras lagi dalam aspek pengendalian Covid 19 dari sisi kesehatan dengan mengurangi penyebaran, menurunkan tingkat kematian, hingga penyediaan vaksinasi.
Diharapkan dengan upaya tersebut, kepercayaan masyarakat meningkat, potensi kegiatan juga akan cenderung meningkat, sehingga konsumsi akan pulih lebih signifikan lagi dan memberi dampak positif bagi perekonomian negara.
Selama Januari sampai dengan Desember Tahun 2020, untuk realisasi pendapatan dari usaha pokok yaitu penjualan tanah, pendapatan perpanjangan PPTI dan persewaan secara total telah melebihi target RKAP Tahun 2020 yaitu sebesar 103,99%, sedangkan pendapatan jasa-jasa telah melebihi target RKAP Tahun 2020 sebesar 149,56%.
1.6.10 Gambaran Singkat Kinerja Perusahaan
Kinerja perusahaan selama Tahun 2020 Audited cukup baik hal ini dapat dilihat dari :
1. Dalam Tahun 2020 Audited, perusahaan memperoleh laba sebesar Rp 16,36 Milyar dari Rp 11,01 Miliar yang dianggarkan dalam RKAP 2020 atau pencapaian sebesar 148,51%.
2. Posisi Total Aset, Liabilitas dan Ekuitas selama Tahun 2020 Audited sebesar Rp 277,14 Miliar atau 96,77% dari RKAP Tahun 2020. Apabila dibandingkan dengan Tahun 2019 Audited hanya tercapai sebesar 89,61% karena total aset sampai dengan Tahun 2020 Audited mengalami penurunan sebesar Rp 32,13 Miliar.
3. Penjualan tanah dari target volume seluas 5.400 m2 terealisasi seluas 5.401 m2 atau pencapaian sebesar 100,02%. Jika dinilai berdasarkan nilai penjualan tanah maka pencapaian penjualan tanah sebesar 121,57% atau terealisasi sebesar Rp 8,21 Miliar dari RKAP 2020 sebesar Rp 6,75 Miliar. Apabila dibandingkan dengan Tahun 2019 Audited, maka penjualan tanah dalam Tahun 2020 Audited mengalami penurunan sebesar Rp 33,82 Miliar atau sebesar 19,53%.
4. Untuk pendapatan jasa-jasa, realisasi Tahun 2020 Audited sebesar Rp 24,20 Miliar atau tercapai sebesar 137,35% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 17,62 Miliar. Apabila dibandingkan dengan Tahun 2019 Audited, maka pendapatan
9 jasa-jasa dalam Tahun 2020 Audited mengalami kenaikan sebesar Rp 1,78 Miliar atau tercapai sebesar 107,95%.
5. Untuk Pendapatan Perpanjangan PPTI, realisasi Tahun 2020 Audited sebesar Rp 32,67 Miliar atau tercapai sebesar 100% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 32,68 Miliar. Apabila dibandingkan dengan Tahun 2019 Audited, maka pendapatan perpanjangan PPTI dalam Tahun 2020 Audited mengalami kenaikan sebesar Rp 7,88 Miliar atau tercapai sebesar 131,78%.
Adapun upaya yang dilakukan manajemen untuk meningkatkan kinerja perusahaan antara lain:
1. Melakukan beberapa investasi baik investasi rutin maupun investasi pembangunan. Prioritas utama manajemen adalah menambah lahan melalui pembebasan lahan baru dan investasi yang memberi return cepat.
2. Memaksimalkan aset yang dimiliki perusahaan seperti kerjasama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT POS Indonesia (Persero), PT Antara Sukses Persada, PT Sumber Alfaria Trijaya, PT Water Laboratory Nusantara, PT PPLI dan Koperasi Karyawan KIMA Sejahtera untuk penyewaan ruangan kantor. PT KIMA (Persero) menjalin kerjasama dengan PT Samudera Haluan Sentosa dalam penjualan solar industri.
10
2 BAB II
KINERJA PERUSAHAAN TAHUN 2020
Laporan Manajemen Audited Tahun 2020 disajikan berdasarkan Laporan Audit Independen yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan dengan No. 00012/3.0355/AU.1/03/0337-1/1/II/2021 tanggal 11 Februari 2021. Berdasarkan hasil audit yang dilakukan, opini yang diberikan oleh Auditor terkait Laporan Keuangan PT KIMA (Persero) untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 disajikan secara Wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Pemasaran
Penjualan Tanah Industri dalam Tahun 2020 terealisasi seluas 5.401 m2 atau sebesar 100,02% dari target luasan penjualan tanah selama Tahun 2020 seluas 5.400 m2. Target nilai pejualan tanah selama Tahun 2020 sebesar Rp 6.750.000.000,00. Dari target tersebut sampai dengan Desember Tahun 2020 terealisasi sebesar Rp 8.206.200.000,00 atau 121,57%.
Perpanjangan Kontrak PPTI dalam Tahun 2020 terealisasi sebesar Rp 32.674.561.500,00 atau sebesar 100,00% dari RKAP 2020 sebesar Rp 32.675.008.386,00.
Pencapaian Pendapatan Sewa Gudang dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 2.759.544.900,00 atau 86,36% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 3.195.300.000,00. Sedangkan dari unit gudang sampai dengan Desember Tahun 2020 telah tersewa sebanyak 15 unit gudang atau 75,00% dari target RKAP 2020 sebesar 19 unit.
Pencapaian Pendapatan Sewa BPSP dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 2.537.722.132,00 atau 142,14% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 1.785.340.000,00. Sedangkan dari unit BPSP sampai dengan Desember Tahun
11 2020 saat ini tersewa 11 unit atau 91,67% dari jumlah BPSP yang dimiliki PT KIMA (Persero).
Pencapaian Pendapatan Jasa Alat Berat dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 6.217.861.229,00 atau 176,35% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 3.525.962.000,00.
Pencapaian Pendapatan Container Yard dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 1.083.752.126 atau 129,02% dari rencana RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 840.000.000,00.
Pencapaian Pendapatan Service Charge dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 7.601.397.851,40 atau 153,39% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 4.955.689.123,15.
Pencapaian Pendapatan Jasa Pas Masuk dan Lainnya dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 2.499.293.867,00 atau 124,96% dari rencana RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 2.000.000.000,00.
Pencapaian Pendapatan Jasa Pengolahan Limbah dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 57.992.525,00 atau 147,29% dari rencana RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 39.374.140,00.
Pencapaian Pendapatan Jasa Penjualan Solar Industri dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 155.250.000,00 atau 103,50% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 150.000.000,00.
Pencapaian Pendapatan Jasa Pengelolaan Sampah dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 149.014.884,00 atau 103,48% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 144.000.000,00.
Pencapaian Pendapatan Jasa Penyewaan Ruang Kantor dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 423.780.000,00 atau 111,77% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 379.156.248,00.
12 Pencapaian Pendapatan Jasa Lahan ATM Centre dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 51.333.337,00 atau 93,33% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 55.000.000,00.
Pencapaian Pendapatan Jasa Penyewaan Lapak UKMK dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 134.705.459,00 atau 53,88% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 250.000.000,00.
Pencapaian Pendapatan Pengolahan Limbah B3 dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 0,00 atau 0,00 % dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 9.000.000,00.
Pencapaian Pendapatan Air Bersih dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 53.237.650,00 atau 108,20% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 49.203.200,00.
Pencapaian Pendapatan Sewa Lahan dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 135.729.000,00 atau 151,46% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 89.614.500,00.
Pencapaian Pendapatan Pusat Logistik Berikat dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 22.033.509,00 atau 44,07% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 50.000.000,00.
Pencapaian Pendapatan Jaringan Kabel FO dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 314.556.666,00 atau 314,56% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 100.000.000,00.
Produksi
Perusahaan ini bergerak di bidang pengelolaan kawasan industri dengan core business properti, jasa pengelolaan kawasan dan jasa pendukung tenant.
13 Teknologi
Waste Water Treatment Plant (WWTP) PT KIMA merupakan salah satu sarana penunjang utama untuk mengolah air buangan dari pabrik, sehingga diharapkan tidak menimbulkan polusi terhadap lingkungan di sekitarnya. Instalasi pengolahan air limbah ini berkapasitas 3.000 m3/hari dengan menggunakan sistem pengolahan fisik dan biologi, dimana hasil olahan tersebut dibuang melalui saluran utama sepanjang + 1.892 m ke anak sungai Tallo.
WWTP PT KIMA dilengkapi pula laboratorium yang dapat menguji sendiri parameter fisika dan kimia yang ada dalam air limbah. Peralatan pemeliharaan penerangan jalan kawasan, pemeliharaan tanaman, dan penanganan kebakaran sudah menggunakan teknologi yang memadai.
Penelitian dan Pengembangan
Penelitian dan pengembangan dalam Tahun 2020 dilakukan untuk melakukan feasibility study atas bisnis baru dan kawasan baru.
Logistik
Dalam Tahun 2020, kinerja Divisi Umum sebagai pengelola logistik investasi yang bersifat rutin menunjukkan efisiensi dan efektif terhadap anggaran biaya dan jumlah barang ataupun kegiatan perusahaan yang dilaksanakan sesuai kebutuhan perusahaan dan biaya diusahakan tidak melebihi plafon maksimum. Namun demikian masih perlu ditingkatkan koordinasi antara Divisi Umum dengan Divisi lain yang membutuhkan pengadaan logistik dalam hal ketepatan waktu penyediaan barang.
Manajemen, Organisasi dan Sistem
1. Sistem Marketing Net digunakan untuk memperluas jaringan pemasaran.
2. Sistem Zahir Accounting. Sistem ini digunakan untuk mengelola data akuntansi dan pelaporan. Sedangkan penyampaian data laporan keuangan secara Semester kepada Menteri Negara BUMN melalui program BUMN Online yang diakses lewat internet. Namun, di Tahun 2020 PT KIMA sudah membuat
14 sistem tersendiri untuk penyusunan laporan keuangan sehingga diharapkan pada Tahun 2021 sistem Zahir Accounting tidak digunakan lagi.
3. Sistem Manajemen Risiko. Aktivitas perusahaan mengandung risiko likuiditas yang sangat tergantung dari penjualan lahan sehingga untuk mempertahankan likuiditas, perusahaan melakukan manajemen kas dengan mendepositokan dana yang tidak terpakai pada bank dengan jangka waktu minimal 1 bulan. Selain itu, PT KIMA harus meningkatkan pendapatan recurring agar tidak bergantung lagi terhadap penjualan lahan.
4. Organ Pendukung Good Corporate Governance (GCG). Sesuai dengan SK Menteri BUMN yang mewajibkan penerapan Good Corporate Governance, maka PT KIMA (Persero) melakukan assessment penerapan GCG Tahun 2018 yang bekerjasama dengan BPKP dengan skor 65,12, sedangkan Tahun 2019 dilakukan assessment sendiri dengan skor 76,42.
5. Struktur Organisasi. Pada Tahun 2020 manajemen perseroan PT Kawasan Industri Makassar (Persero) sebagai berikut:
a. Dewan Komisaris
1) Komisaris Utama : Saldy Mansyur
2) Komisaris : Andi Kangkung Lologau b. Dewan Direksi
1) Direktur Utama : Muhammad Mahmud, sebagai Pelaksana Tugas 2) Direktur : Muhammad Mahmud
c. Kepala Divisi atau Setingkat
Di bawah Direksi, terdapat Kepala Divisi yang bertanggung jawab langsung kepada Direksi dengan komposisi sebagai berikut:
1) Di bawah koordinasi langsung oleh Direktur Utama : a) Sekretaris Perusahaan : Ir. Jumriani
b) Kepala Divisi Keuangan & Akuntansi : Rafidah Saleh, S.S.T c) Kepala Divisi Jasa jasa : Imran Yamin, SP., MM
d) Kepala SPI : Muh. Irsal Rusdin, SE
2) Di bawah koordinasi langsung oleh Direktur :
a) Kepala Divisi Umum & SDM : Kartini AS
15 b) Kepala Divisi Pemasaran : Suryadi Amin, SH
c) Kepala Divisi Peng. Lingkungan : Misbahuddin d) Kepala Divisi Perencanaan,
Pengembangan & Hukum Pertanahan : Arief Fajar Kurniawan 6. Peningkatan Sumber Daya Manusia
Dalam meningkatkan kemampuan dan wawasan serta keterampilan karyawan/karyawati, dalam Tahun 2020, diantaranya sebagai berikut :
No Kegiatan Bulan
1 Workshop Pengisian SPT 1770 dan 1770S Maret 2020
2 3
Pelatihan dan Sertifikasi Nasional Ahli K3 Umum Pelatihan Program Management Skill Assessment
Maret 2020 April 2020 4 Workshop & Pelatihan Tax Forum BUMN 2020 April 2020 5 Seminar Pajak Online Tema : Update Ketentuan Perpajakan
Tahun 2020 Tentang Insentif Pajak untuk WP Terdampak Pademi Covid-19
Mei 2020
6 7
Workshop Penyusunan SPT Tahunan Badan Tahun 2019 Knowledge Sharing Daring (Online) : Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan Berbasis SNI ISO 37001:2016
Mei 2020 Mei 2020
8 Pengembangan Kawasan Industri BUMN Juni 2020
9 Bribery Risk Assessment and Due Diligence In Implementing ABMS ISO 37001 a Pratical Approach
Juni 2020
10 Restart Your Business With SIBV and Embrace The New Normal
Juni 2020
11 Restructuring As A Way To Bounce Back After Covid-19 Juni 2020 12 Seminar Pajak Online Tema : Update Ketentuan Perpajakan
Tahun 2020 (KUP.PPH/PPN)
Juni 2020
13 Penerapan PSAK 72 & PSAK 73 di Indonesia Juni 2020 14 Focus Group Discussion Product Shared Service Operation Juni 2020 15 Building Agility For The Next Generation Organizations Juni 2020
16 16 Indonesia Muda Club “Everything Possible” Juli 2020 17
18
19
20 21
22 23 24 25 26
27
28
29 30 31 32
Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2020
Virtual “Global Business Excellence Conversation” Kolaborasi Forum Elselen BUMN (FEB) Dengan Institute of Management Development (IMD) Swiss
Pemulihan Ekonomi Nasional, Apa Langkah-langkah Prioritas yang Diperlukan ?
Menuju Organization Excellence Dalam Pandemi Covid19 Kick Off Meeting dan Pelatihan Penggunaan Portal Publik Kementerian BUMN
E-Training & E-Certification Basic Logistic
Webinar Bangkit dan Berjuang Milenial Kreatif & Adaptif Webinar Jaminan Air Baku untuk Kawasan Industri Kick Off Meeting & Workshop Social Media Sosialisasi Reklarasi Iuran Program Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan Selama Bencana Non Alam Penyebaran Covid- 191
Webinar “Dukungan Pemerintah dan Peranan Program UMKM Terhadap Pemulihan Ekonomi Nasional di Era New Normal”
Webinar Peluang Investasi Jepang di Indonesia Dalam Menghadapi Persaingan Global
Forum Seminar Akhlak “Menjadi Ceo Ber-Akhlak”
Training Online Teknik Perhitungan dan Manfaat Aktuaria Workshop Design Thinking Batch 3
Training Awareness ISO 37001-2016
Juli 2020
Juli 2020
Juli 2020
Juli 2020 Agustus 2020
Agustus 2020 Agustus 2020 Agustus 2020 September 2020 September 2020
September 2020
September 2020
September 2020 November 2020 November 2020 Desember 2020
17 Kegiatan Rapat-rapat Komisaris dan Direksi
Kegiatan rapat-rapat yang dilaksanakan oleh Komisaris dan Direksi dalam Tahun 2020 adalah:
1. Rapat Manajemen (Mingguan)
2. Rapat Gabungan Dekom dan Direksi (bulanan)
Sedangkan untuk tingkat kehadiran masing-masing Komisaris dan Direksi dalam rapat tersebut dapat dilihat dalam tabel berikut ini:
No. Uraian Jml
Rapat
Tingkat Kehadiran
Dekom Direksi
1. Rapat Gabungan Dekom dan Direksi
24 a. Komut : 24 a. Plt. Dirut : 24 b. Komisaris : 24
2. Rapat Direksi 20 a. Plt. Dirut : 20
Satuan Pengawasan Intern
SPI adalah organ perusahaan yang berfungsi melakukan evaluasi, analisa dan pengkajian dalam rangka peningkatan efektivitas sistem pengendalian intern dan sistem manajemen resiko perusahaan dan penerapan GCG.
Dalam struktur organisasi perusahaan, SPI berkedudukan langsung di bawah Direktur Utama. Dalam menjalankan tugasnya, SPI memiliki pedoman yang mengatur kewajiban, tugas, tanggung jawab dan wewenang SPI.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) SPI dalam Tahun 2020 serta laporan-laporan lainnya sebagai berikut:
1. Laporan hasil audit Divisi Keuangan, Akuntansi, dan Pajak : 1 Laporan 2. Laporan hasil audit Divisi Umum dan SDM : 1 Laporan
3. Laporan hasil audit Divisi PPHP : 1 Laporan
4. Laporan hasil audit Sekretaris Perusahaan : 1 Laporan 5. Laporan hasil audit Divisi Pemasaran : 1 Laporan 6. Laporan hasil audit Divisi Jasa-jasa : 1 Laporan 7. Laporan hasil audit Divisi Pengelolaan Lingkungan : 1 Laporan 8. Kebijakan Whistle Blowing System : 1 Laporan 9. Laporan Pelaksanaan Kebijakan Whistle Blowing System : 1 Laporan
18
10. Pengendalian Gratifikasi : 1 Laporan
11. Laporan Pelaksanaan Pengendalian Gratifikasi : 1 Laporan Keuangan dan Akuntansi
1. Memperbaiki administrasi pencatatan kas.
2. Melakukan penagihan piutang kepada beberapa nasabah yang menunggak.
3. Melakukan penagihan services charge, piutang tanah, sewa gudang dan BPSP, piutang sampah dan piutang perpanjangan PPTI.
4. Mendokumentasikan catatan perpajakan dan membayar pajak terutang tepat waktu.
Investasi dan Sumber Pembiayaan Realisasi Investasi Tahun 2020
U R A I A N Realisasi 2020 RKAP 2020 %
INVESTASI
A. KEGIATAN PENGEMBANGAN - Pembebasan tanah KIMA
Luas (M2) 10.072 10.000 100,72
Nilai Pembebasan 5.973.870.000,00 5.973.870.000,00 100,00
- Sertifikat HPL, HGB & Administrasi 3.324.590.856,00 4.591.651.176,00 72,41
JUMLAH (A) 9.298.460.856,00 10.565.521.176,00 88,01
B. INVESTASI PENGEMBANGAN
- Jogging Track 509.715142,00 500.000.000,00 101,94
- Command Center 172.727.273,00 300.000.000,00 57,58
- Instalasi Perangkat Server (1 Set) 61.600.000,00 600.000.000,00 10,27
- Jaringan Fiber Optik 1.520.357.500,00 1.700.000.000,00 89,43
- Smart Security System - 500.000.000,00 -
- Peralatan Pompa, Blower dan Mekanikal 18.500.000,00 300.000.000,00 6,17
- Incenerator 450.556.940,00 750.000.000,00 60,07
- Rumah Pompa 938.596.500,00 1.000.000.000,00 93,86
- TPS3R 15.141.000,00 250.000.000,00 6,06
- Alat Recycle Air Limbah dan Instalasi Air 955.049.781,00 1.200.000.000,00 79,59
- Alat Berat 1.780.763.682,00 5.000.000.000,00 35,62
JUMLAH (B) 6.423.007.818,00 12.100.000.000,00 53,08
C. INVESTASI RUTIN 480.546.298,00 684.427.273,00 70,21
JUMLAH INVESTASI A + B + C 16.202.014.972,00 23.349.948.449,00 69,39
19 Nilai investasi sampai dengan Desember Tahun 2020 sebesar Rp 16.202.014.972,00 dari rencana investasi dalam RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 23.349.948.449,00. Belanja investasi dibiayai oleh dana intern PT KIMA (Persero).
Laporan Keuangan
Laporan Laba Rugi Komparatif antara Laporan Tahun 2020 Audited dibandingkan terhadap Laporan Laba Rugi RKAP Tahun 2020 dapat dilihat pada tabel berikut:
2.6.1 Perhitungan Laba Rugi Tahun 2020 dibandingkan RKAP 2020
URAIAN TAHUN 2020
Rp ( A )
RKAP TAHUN 2020
Rp ( B )
% ( A: B) PENDAPATAN PERJANJIAN PENGGUNAAN
TANAH INDUSTRI Penjualan Tanah KIMA
Perpanjangan Perjanjian Penggunaan Tanah Industri
8.206.200.000,00 32.674.561.500,00
6.750.000.000,00 32.675.008.386,00
121,57 100,00 Jumlah Pendapatan Perjanjian Penggunaan Tanah
Industri 40.880.761.500,00 39.425.008.386,00 103,69
PENDAPATAN JASA-JASA
Pendapatan Sewa BPSP 2.537.722.132,00 1.785.340.000,00 142,14
Pendapatan Sewa Gudang 2.759.544.900,00 3.195.300.000,00 86,36
Pendapatan Sewa Alat Berat 6.217.861.229,00 3.525.962.000,00 176,35
Pendapatan Container Yard 1.083.752.126,00 840.000.000,00 129,02
Pendapatan Service Charge 7.601.397.851,40 4.955.689.123,15 153,39
Pendapatan Jasa Pas Masuk 2.499.293.867,00 2.000.000.000,00 124,96
Pendapatan Pengolahan Limbah 57.992.525,00 39.374.140,00 147,29
Pendapatan Jasa Penjualan Solar Industri 155.250.000,00 150.000.000,00 103,50 Pendapatan Jasa Pengelolaan Sampah 149.014.884,00 144.000.000,00 103,48 Pendapatan Penyewaan Ruang Kantor 423.780.000,00 379.156.248,00 111,77 Pendapatan Jasa Penyewaan Lahan ATM Centre 51.333.337,00 55.000.000,00 93,33 Pendapatan Jasa Penyewaan Lahan UKMK 134.705.459,00 250.000.000,00 53,88
Pendapatan Pengolahan Limbah B3 - 9.000.000,00 0,00
Pendapatan Air Bersih 53.237.650,00 49.203.200,00 108,20
Pendapatan Kabel FO 314.556.666,00 100.000.000,00 314,56
Pendapatan Pusat Logistik Berikat 22.033.509,00 50.000.000,00 44,07
Pendapatan Sewa Lahan 135.729.000,00 89.614.500,00 151,46
Jumlah Pendapatan Jasa-jasa 24.197.205.135,40 17.617.639.211,15 137,35 TOTAL PENDAPATAN USAHA 65.077.966.635,40 57.042.647.597,15 114,09
20
Harga Pokok Penjualan (HPP)
HPP Tanah KIMA 1.244.227.057,59 1.376.879.686,00 90,37
HPP Sewa 4.120.842.740,41 2.629.433.656,54 156,72
Biaya Unit Jasa-Jasa 9.252.842.370,20 9.577.931.601,69 96,61
Jumlah HPP 14.617.912.168,20 13.584.244.944,23 107,61
LABA KOTOR 50.460.054.467,20 43.458.402.652,92 116,11
BEBAN USAHA
Biaya Pegawai 12.295.900.197,90 13.024.800.000,00 94,40
Biaya Pemeliharaan 206.433.680,00 348.000.000,00 59,32
Biaya Administrasi dan Umum 11.163.933.160,06 12.300.007.911,78 90,76
Biaya Research & Development 533.571.189,00 150.000.000,00 355,71
Biaya Penyusutan, Amortisasi & Penyisihan Piutang 7.675.512.819,26 3.616.818.786,80 212,22 JUMLAH BEBAN USAHA 31.875.351.046,22 29.439.626.698,58 108,27 LABA / (RUGI) USAHA 18.584.703.420,79 14.018.775.954,34 132,57 PENDAPATAN NON OPERASIONAL
Pendapatan Bunga Deposito/Jasa Giro 2.046.958.895,72 1.710.445.551,00 119,67 Pendapatan Lain-Lain Non Operasional 5.176.778.449,26 2.316.051.328,00 223,52
Pemulihan Nilai Cadangan Kerugian Piutang 480.681.236,27 - 0,00
JUMLAH PENDAPATAN NON OPERASIONAL 7.704.418.581,55 4.026.496.879,00 191,34 BIAYA NON OPERASIONAL
Biaya Non Operasional 4.373.318.540,92 3.334.419.195,64 131,16
Beban Bunga Hutang Sewa 51.289.508,00 - 0,00
JUMLAH BIAYA NON OPERASIONAL 4.424.608.048,92 3.334.419.195,64 132,70 PENDAPATAN (BIAYA) NON OPERASIONAL 3.279.810.532,63 692.077.683,36 473,91 LABA / RUGI SEBELUM PAJAK 21.864.513.953,62 14.710.853.637,70 148,63
PAJAK (5.507.854.605,64) (3.697.096.552,90) 148,98
LABA / RUGI SETELAH PAJAK 16.356.659.347,98 11.013.757.084,80 148,51
Penjualan Tanah
Penjualan tanah dalam Tahun 2020 terealisasi seluas 5.401 m2 atau sebesar 100,02% dari target luasan penjualan tanah selama Tahun 2020 seluas 5.400 m2. Target nilai penjualan tanah dalam Tahun 2020 sebesar Rp 6.750.000.000,00, dari target tersebut sampai dengan Desember Tahun 2020 terealisasi sebesar Rp 8.206.200.000,00 atau 121,57%. Langkah- langkah strategis yang dilakukan Divisi Pemasaran adalah melakukan survey langsung
21 kepada calon investor untuk mengidentifikasi tanah kapling yang dibutuhkan calon investor.
Perpanjangan Kontrak PPTI
Realisasi perpanjangan kontrak PPTI dalam Tahun 2020 sebesar Rp 32.674.561.500,00 atau sebesar 100,00% dari RKAP 2020 sebesar Rp 32.675.008.386,00. Capaian ini terealisasi karena banyak perusahaan yang akan jatuh tempo dalam pemanfaatan penggunaan tanah industri dan keberhasilan tim marketing meyakinkan investor terkait perpanjangan PPTI.
Pendapatan Sewa Gudang
Realisasi pendapatan sewa gudang dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 2.759.544.900,00 atau 86,36% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 3.195.300.000,00. Sedangkan dari unit gudang dalam Tahun 2020 telah tersewa sebanyak 15 unit gudang atau 75% dari target RKAP 2020 sebesar 19 unit.
Pendapatan Sewa BPSP
Realisasi pendapatan sewa BPSP dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 2.537.722.132,00 atau 142,14% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 1.785.340.000,00. Sedangkan dari unit BPSP dalam Tahun 2020 saat ini tersewa 11 unit atau 91,67% dari 12 unit BPSP yang dimiliki PT KIMA (Persero).
Pendapatan Jasa Alat Berat
Realisasi pendapatan jasa alat berat dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 6.217.861.229,00 atau 176,35% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 3.525.962.000,00.
Pendapatan Container Yard
Realisasi pendapatan container yard dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 1.083.752.126,00 atau 129,02% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 840.000.000,00.
Pendapatan Service Charge
Realisasi pendapatan service charge dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 7.601.397.851,40 atau 153,39% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 4.955.689.123,15.
22 Hal ini disebabkan karena dilakukan inventarisasi perusahaan sehingga beberapa perusahaan yang selama ini tidak membayar mau melakukan pembayaran service charge.
Pendapatan Jasa Pas Masuk dan Lainnya
Realisasi pendapatan jasa pas masuk dan lainnya dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 2.499.293.867,00 atau 124,96% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 2.000.000.000,00.
Pendapatan Jasa Pengolahan Limbah
Realisasi pendapatan jasa pengolahan limbah dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 57.992.525,00 atau 147,29% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 39.374.140,00.
Pendapatan Jasa Penjualan Solar Industri
Realisasi pendapatan jasa penjualan solar industri dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 155.250.000,00 atau 103,50% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 150.000.000,00.
Pendapatan Jasa Pengolahan Sampah
Realisasi pendapatan jasa pengolahan sampah dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 149.014.884,00 atau 103,48% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 144.000.000,00. Hal ini disebabkan Divisi Lingkungan berhasil melakukan pendekatan ke beberapa investor agar pengelolaan sampahnya dikelola oleh PT KIMA.
Pendapatan Jasa Penyewaan Ruangan
Realisasi pendapatan penyewaan ruangan kantor dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 423.780.000,00 atau 111,77% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 379.156.248,00.
Pendapatan Jasa Penyewaan Lahan ATM Centre
Realisasi pendapatan jasa penyewaan lahan ATM Centre dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 51.333.337,00 atau 93,33% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 55.000.000,00.
Pendapatan Jasa Penyewaan Lahan UKMK
Realisasi pendapatan jasa penyewaan lahan UKMK dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 134.705.459,00 atau 53,88% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 250.000.000,00.
23 Pendapatan Pengolahan Limbah B3
Realisasi pendapatan pengolahan limbah B3 dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 0,00 atau 0,00% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 9.000.000,00.
Pendapatan Air Bersih
Realisasi pendapatan air bersih dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 53.237.650,00 atau 108,20% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 49.203.200,00.
Pendapatan Sewa Lahan
Realisasi pendapatan sewa lahan dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 135.729.000,00 atau 151,46% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 89.614.500,00.
Pendapatan Pusat Logistik Berikat
Realisasi pendapatan pusat logistik berikat dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 22.033.509,00 atau 44,07% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 50.000.000,00.
Pendapatan Jaringan Kabel Fiber Optik
Realisasi pendapatan jaringan kabel fiber optik dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 314.556.666,00 atau 314,56% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 100.000.000,00.
Harga Pokok Penjualan
Harga Pokok Penjualan Tanah dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 1.244.227.057,59 atau 90,37% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 1.376.879.686,00.
HPP Sewa dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 4.120.842.740,41 atau 156,72% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 2.629.433.656,54.
Biaya Unit Jasa-jasa dalam Tahun 2020 adalah sebesar Rp 9.252.842.370,20 atau 96,61% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 9.577.931.601,69.
Biaya Operasional
Realisasi biaya operasional dalam Tahun 2020 sebesar Rp 31.875.351.045,22 atau 108,27%, dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 29.439.626.698,58.
Adapun perincian biaya operasional adalah:
24 Biaya Pegawai
Realisasi biaya pegawai dalam Tahun 2020 sebesar Rp 12.295.900.197,90 atau 94,40% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 13.024.800.000,00.
Biaya Pemeliharaan
Realisasi biaya pemeliharaan dalam Tahun 2020 sebesar Rp 206.433.680,00 atau 59,32% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 348.000.000,00.
Biaya Administrasi dan Umum
Realisasi biaya administrasi dan umum dalam Tahun 2020 sebesar Rp 11.163.933.160,06 atau 90,76% dari RKAP Tahun 2020 sebesar
Rp 12.300.007.911,78.
Biaya Research and Development
Realisasi biaya research and development dalam Tahun 2020 sebesar Rp 533.571.189,00 atau 355,71% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 150.000.000,00.
Biaya Penyusutan, Amortisasi, dan Penyisihan Piutang
Realisasi biaya penyusutan, amortisasi, dan penyisihan piutang dalam Tahun 2020 sebesar Rp 7.675.512.818,26 atau 212,22% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 3.616.818.786,80.
Pendapatan Bunga Deposito dan Jasa Giro
Realisasi pendapatan bunga deposito dan jasa giro dalam Tahun 2020 sebesar Rp 2.046.958.895,72 atau 119,67% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 1.710.445.551,00.
Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan jumlah deposito.
Pendapatan Lain-lain Non Operasional
Realisasi pendapatan lain-lain non operasional merupakan pendapatan dari penjualan aset tetap, pendapatan rusunawa, bagi hasil kartu administrasi portal, dan biaya peralihan lahan investor. Dalam Tahun 2020 sebesar Rp 5.176.778.451,26 atau 223,52% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 2.316.051.328,00.
25 2.6.2 Laporan Posisi Keuangan Tahun 2020 dibandingkan RKAP 2020
URAIAN TAHUN 2020
Rp ( A )
RKAP TAHUN 2020
Rp ( B )
% ( A:B ) A S E T
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 45.646.556.472,88 36.378.250.825,66 125,48
Piutang Usaha 54.773.243.246,49 61.547.408.797,29 88,99
Piutang lain-lain 337.666.747,70 359.402.665,62 93,95
Biaya Dibayar Dimuka 216.418.689,35 1.237.321.842,81 17,49
Persediaan Tanah 50.089.357.962,05 51.063.951.655,64 98,09
Persediaan Tanah Kawasan Baru 14.517.200.000 14.517.200.000,00 100,00
Jumlah Aset Lancar 165.580.443.118,48 165.103.535.787,01 100,29
ASET TIDAK LANCAR
Properti Investasi 36.136.063.372,93 33.351.517.917,93 108,35
Akum. Penyusutan Properti Investasi (9.395.295.350,20) (8.062.989.457,81) 116,52
Tanah 19.237.776.699,00 19.237.776.699,18 100,00
Bangunan 71.192.534.216,00 76.967.735.335,45 92,50
Mesin 42.412.524.825,96 45.952.024.825,96 92,30
Peralatan 5.123.003.149,00 5.265.823.396,80 97,29
Kendaraan 2.981.245.841,00 3.040.051.791,00 98,07
Akum. Penyusutan Aset Tetap (61.331.668.729,73) (60.943.092.060,44) 100,64
Aset Sewa Mobil 1.208.700.261,00 - 0,00
Amortisasi Sewa Mobil (755.437.663,13) - 0,00
Aset Dalam Pelaksanaan 692.723.954,00 2.028.615.843,04 34,15
Aset Pajak Tangguhan 4.052.800.814,91 4.450.106.939,91 91,07
Jumlah Aset Tidak Lancar 111.554.971.390,75 121.287.571.231,02 91,98
TOTAL ASET 277.135.414.509,35 286.391.107.018,04 96,77
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILTAS LANCAR
Utang usaha 12.931.583.411,01 19.996.477.637,24 64,67
Sewa Diterima Dimuka 3.808.561.283,00 5.497.002.343,00 69,28
Utang Pajak 5.587.639.896,34 2.345.956.173,99 238,18
Utang Bank Jangka Pendek 10.106.773.616,00 13.146.270.664,00 76,88
Utang Jaminan Sewa 729.956.500,00 918.389.500,00 79,48
Jumlah Liabilitas Lancar 33.164.514.706,35 41.904.096.318,23 79,14
Liabilitas Lainnya 25.320.926.497,99 24.303.841.653,99 104,18
26
EKUITAS
Modal Dasar 150.000.000.000,00 150.000.000.000,00 100,00
Modal Saham Dalam Portepel (110.000.000.000,00) (110.000.000.000,00) 100,00 Modal Ditempatkan Dan Disetor 40.000.000.000,00 40.000.000.000,00 100,00
Cadangan Modal 162.957.156.899,48 132.341.865.413,31 123,13
Laba (Rugi) Tahun Lalu - 38.149.305.683,71 0,00
Laba (Rugi) Tahun 2020 16.356.659.347,98 11.013.757.084,80 148,51
Other Comprehenship Income (663.842.942,44) (1.321.759.136,00) 50,22
Jumlah Ekuitas 218.649.973.305,02 220.183.169.045,82 99,30
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 277.135.414.509,35 286.391.107.018,04 96,77
Berdasarkan tabel di atas, realisasi aset, liabilitas dan ekuitas dalam Tahun 2020 sebesar Rp 277.135.414.509,35 atau 96,77% dari RKAP Tahun 2020 sebesar Rp 286.391.107.018,04.
Indikator Kinerja Aspek Keuangan
No. URAIAN RUMUS RATIO
1. Rasio Imbalan Kepada Pemegang Saham Laba setelah pajak x 100% 8,11%
Modal sendiri
2. Rasio Imbalan Investasi Laba sebelum pajak + penyusutan x 100% 11,81%
Total akt – Ak. tetap dlm penylsn
3. Rasio Imbalan Kas Kas + Bank + Deposito x 100% 143,15%
Hutang Lancar
4. Rasio Lancar Aktiva Lancar x 100% 519,28%
Hutang Lancar
5. Tingkat Pengumpulan Piutang Total Piutang Usaha x 365 hari 307 Total Pendapatan Usaha
6. Tingkat Perputaran Persediaan Total Persediaan x 365 hari 362 Total Pendapatan Usaha
7. Perputaran Total Asset Total Pendapatan x 100 % 26,15%
Capital Employee
8. Ratio Total Modal Sendiri terhadap Asset Total Modal Sendiri x 100% 72,99%
Total Asset
27 Indikator Kinerja Aspek Operasional
No. U R A I A N RUMUS RATIO
1. Penjualan Tanah Kavling Industri dan Realisasi x 100% 103,69%
Perpanjangan PPTI Rencana
2 Penyewaan BPSP dan Gudang Realisasi x 100% 106,36%
Rencana
3 Pendapatan Jasa-jasa Realisasi x 100% 149,56%
Rencana
4 Pembebasan Tanah Realisasi x 100% 100,00%
Rencana
Indikator Kinerja Aspek Administrasi
No. URAIAN RUMUS RASIO/
INDIKATOR 1. Laporan
Perhitungan Tahunan
Laporan perhitungan Tahunan setelah Audit Disampaikan dan Diterima pada bulan ke Empat (April)
3
2. Rancangan RKAP
RKAP dibuat dan diserahkan 2 (dua) bulan sebelum Tahun buku yang bersangkutan
3
3. Laporan Periodik Waktu penyampaian laporan periodik dan diterima oleh pemegang saham tidak melewati 1 (satu) bulan.
3
4. Kinerja PKBL a. Efektifitas Penyaluran
Jumlah dana yg disalurkan x 100 % Jumlah dana yg tersedia
3
b. Tingkat Kolektibilitas Pengembalian Pinjaman
Rata-rata tertimbang Kolektibilitas Pinjaman x 100 % Jumlah Pinjaman yang Disalurkan
2
28 Tingkat Kinerja Perusahaan
No. URAIAN Tahun 2020
I ASPEK KEUANGAN Score
1. Imbalan Kepada Pemegang Saham (ROE atau ROA) 12
2. Imbalan Investasi (ROI) 9
3. Rasio Kas 5
4. Rasio Lancar 5
5. Collection Periods 1,2
6. Perputaran Persediaan 0,6
7. Perputaran Total Asset 2
8. Rasio Modal Sendiri Terhadap Total Aktiva 7,5
II ASPEK OPERASIONAL
1. Penjualan Tanah 4
2. Penyewaan BPSP dan Gudang 4
3 Pendapatan Jasa-jasa 4
4 Pembebasan Tanah 3
III ASPEK ADMINISTRASI
1. Laporan Perhitungan Tahunan 3
2. Rancangan RKAP 3
3. Laporan Periodik 3
4. Kinerja PKBL
a. Efektifitas Penyaluran 3
b. Tingkat Kolektibilitas Pengembalian Pinjaman 2
TOTAL SKOR 71,30
TINGKAT KESEHATAN A
29 Sesuai Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: KEP- 100/MBU/2002 tertanggal 04 Juni 2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara.
Pajak, Deviden dan Devisa 2.6.3 Pajak
(Dalam Jutaan Rupiah)
No Uraian Tahun 2020
(Rp)
Tahun 2019 (Rp)
Presentase (%) I Pemerintah Pusat
A. Pajak
1. PPh Pasal 21 2.148,07 3.203,52 67,05
2. PPh Pasal 4 ayat (2) 605,12 1.532,80 39,48
3. PPh Pasal 23 57,91 53,52 108,20
4. PPh Pasal 25 3.263,10 6.408,73 50,92
5. PPN Masukan 1.717,65 2.431,49 70,64
6. PPN Keluaran 5.994,19 8.267,19 72,51
7. PPN WAPU 1.576,72 2.296,24 68,67
8. Pajak Lainnya 272,75 728,92 37,42
B. Dividen 1.909,92 2.402,43 79,50
JUMLAH I 17.545,43 27.324,83 64,21
II Pajak dan Retribusi Daerah
1. PBB dan Pajak Lainnya 553,15 521,00 106,17
2. Retribusi IMB - - -
3. Pajak Kendaraan 24,71 34,02 72,63
JUMLAH II 577,86 555,02 104,11
JUMLAH I + II 18.123,29 27.879,85 65,00
2.6.4 Devisa
PT KIMA per Desember 2020 tidak menerima devisa dalam operasional perusahaannya.
Dana Pensiun
Untuk memberikan ketenangan bekerja dalam menyongsong hari tua (pensiun) di PT KIMA (Persero), Dewan Komisaris dan Direksi telah menyetujui untuk memberikan tunjangan tersebut kepada Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
30 sebesar 10% dari gaji yang diterima, selama bulan Januari s/d Desember 2020 sebesar Rp 250.204.188,00.
31
3 BAB III
KERJASAMA DAN ANAK PERUSAHAAN
Kerjasama Antar BUMN dan BUMD
Kerjasama PT Kawasan Industri Makassar (Persero) dengan perusahaan BUMN lainnya dalam kerangka sinergi BUMN seperti:
1. Bekerjasama dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dalam hal pelayanan fasilitas kelistrikan.
2. Bekerjasama dengan PT Wijaya Karya Beton dalam hal penyewaan alat berat.
3. Bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia dalam penyedia layanan internet resmi (Internet Service Provider) dalam Kawasan Industri Makassar.
4. Bekerjasama dengan PT BNI Syariah Wilayah Makassar dalam penyediaan layanan perbankan.
5. Bekerjasama dengan PT BRI Wilayah Makassar dalam penyediaan layanan perbankan.
6. Bekerjasama dengan PT Pegadaian (Persero) dalam hal penyewaan ruangan kantor.
7. Bekerjasama dengan PT BTN (Persero) Tbk dalam penyediaan layanan perbankan.
8. Bekerjasama dengan PDAM Kota Makassar dalam rangka penyediaan air bersih untuk tenant dalam Kawasan Industri Makassar.
9. Bekerjasama dengan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia dalam hal penyediaan asuransi kesehatan.
10. Bekerjasama dengan PT Garuda Indonesia (Persero) dalam hal Corporate Privilege.
11. Bekerjasama dengan PT Samudera Haluan Sentosa dalam hal penyediaan BBM Solar Industri.
Kerjasama dengan Mitra Usaha Lain
PT Kawasan Industri Makassar (Persero) dalam menjalankan kegiatan bisnis perusahaan telah melakukan kerjasama dengan mitra kerja usaha lain, yaitu :
32 1. PT Aplikanusa Lintasarta, PT Indonesia Comnets Plus, PT Indosat Tbk,
PT Cendikia Global Solusi dan perusahaan lainnya sebagai penyedia layanan internet resmi dalam Kawasan Industri Makassar.
2. PT Wastec International dalam pembangunan dan pengoperasian pengelolaan dan pengolahan limbah B3 dan limbah medis.
3. PT Lado Tekno Parkir dalam hal perjanjian pengelolaan portal pass masuk di Kawasan Industri Makassar.
4. PT Aico Energi dalam hal nota kesepahaman penyediaan energi, pembangkit dan peralatan pada Kawasan Industri Makassar.
5. PT Serba Dinamik Indonesia dalam hal nota kesepahaman Smart Industrial Estate and Supporting Facilities.
6. Politeknik Informatika Nasional dalam hal Program Magang Bersertifikat Industri.
Anak Perusahaan dan Afiliasi
Sejak berdirinya perusahaan belum mendirikan anak perusahaan.
3.6.1 Kepemilikan dan Pengurus Tidak ada.
3.6.2 Bidang Usaha Tidak ada.
3.6.3 Laporan Keuangan Pokok Tidak ada.
33
4 BAB IV
RESTRUKTURISASI DAN PRIVATISASI
Untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, daya saing dan tingkat kemampuan memperoleh keuntungan, perusahaan perlu melakukan restrukturisasi dan privatisasi sebagai berikut :
Restrukturisasi
1. Peningkatan Core Business perusahaan dan bisnis penunjang lainnya berupa penambahan usaha-usaha yang menghasilkan recurring income untuk mendukung sustainable perusahaan.
2. Peningkatan dan peremajaan Sumber Daya Manusia perusahaan.
Privatisasi
Program privatisasi berupa initial public offering belum dilaksanakan.
34
5 BAB V
EVALUASI RENCANA JANGKA PANJANG PERUSAHAAN
Metode yang digunakan untuk mengetahui situasi dan kondisi PT. KIMA (Persero) saat ini, digunakan pendekatan yaitu :
1. Analisa persaingan perusahaan mengacu pada analisa SWOT 2. Analisa pemetaan produksi
Untuk pendekatan analisa tersebut ini dapat diuraikan sebagai berikut:
Analisa Persaingan Perusahaan Analisa SWOT
Pada pendekatan ini PT KIMA akan melihat pada kekuatan dan kelemahan yang dimiliki serta mengacu pada opportunity yang ada berikut tantangannya.
Dari analisa tersebut di atas dapat disimpulkan melalui matriks dan diagram yang lebih dahulu dilakukan pembobotan dan rating, dengan kriteria sebagai berikut : 1. Pembobotan dilakukan berdasarkan pertimbangan derajat strategis antara point- point yang ada dengan total bobot masing-masing:
a. Kekuatan = + 100 b. Kelemahan = - 100 c. Kesempatan = + 100 d. Ancaman = - 100
2. Rating terhadap point-point kekuatan, kelemahan serta kesempatan/peluang dan ancaman, akan dilakukan dengan membandingkan point-point yang bersangkutan dengan pesaing utama, dengan rating sebagai berikut:
a. 1 = kurang sekali b. 2 = kurang c. 3 = sedang d. 4 = baik e. 5 = baik sekali
3. Tetap digunakan nilai rata-rata yang diperoleh adalah dengan mengalihkan angka bobot dan angka rating.
35 Setelah dilakukan pembobotan, rating dan nilai masing-masing point di atas, maka diperoleh angka-angka sebagai berikut:
Analisa Internal = Kekuatan – Kelemahan
= 396-290
= 106
Analisa Eksternal = Kesempatan – Ancaman
= 345-300
= 45
Sebagaimana dalam gambar diagram, maka posisi perusahaan berada di kwadran I (pertama) dimana menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi pertumbuhan (growth) dan strategi yang digunakan adalah strategi pertumbuhan yang cepat.
36
ANALISA MATRIK SWOT PT Kawasan Industri Makassar (Persero)
No KETERANGAN BOBOT RATING TOTAL
1 2 3 4 5
A. KEKUATAN
1. Produksi
a. Tersedianya Gudang yang memadai 5 4 20
b. Tersedianya BPSP dengan jumlah yang memadai 5 4 20
c. Tersedianya fasilitas pendukung 5 4 20
d. Kualitas lahan siap jual yang baik 5 4 20
20 80
2. Pemasaran
a. Harga jual yang masih bersaing 5 4 20
b. BPSP dan fasilitasnya yang siap digunakan/disewakan 4 4 16
c. Letak yang strategis 4 4 16
d. Lahan yang dijual adalah siap bangun 4 2 8
e. Tersedianya gudang yang siap disewakan 5 5 25
e. Fasilitas kawasan lengkap 5 4 20
f. Memberikan kepuasan pelayanan kepada investor 3 4 12
30 117
3. Keuangan
a. Prioritaskan menggunakan modal sendiri 5 4 20
b. Efisiensi/meningkatkan disiplin anggaran 4 4 16
c. Hubungan baik dengan lembaga keuangan 2 4 8
d. DER yang rendah 2 4 8
e. Likuiditas yang tinggi 3 5 15
f. Solvabilitas yang tinggi 3 4 12
37
No KETERANGAN BOBOT RATING TOTAL
g. Tingkat rentabilitas membaik 3 4 12
22 91
4. Sumber Daya Manusia
a. Pembinaan karyawan yang makin diperhatikan 7 4 28
b. Kesempatan karier yang terbuka 4 4 16
c. Pengkaderan personal yang meningkat 4 4 16
15 60
5. Litbang
a. Penerapan Sistem Mutu ISO dan GCG yang semakin membaik 3 2 6
b. Community Development yang semakin tinggi 5 3 20
c. Hubungan baik dengan pemerintah dalam hal pengembangan kawasan 3 4 12
d. Kerjasama dengan BUMN lain dalam hal pelayanan jasa dan fasilitas 2 5 10
13 48
TOTAL KEKUATAN 100 396
NO KETERANGAN BOBOT RATING TOTAL
B. KELEMAHAN 1. Produksi
a. Harga lahan yang belum dibebaskan setiap tahun naik 15 3 45
b. Kondisi lahan sebagian berbatu 4 3 12
c. Tersedianya lahan yang semakin sempit 12 3 36
31 93
38
NO KETERANGAN BOBOT RATING TOTAL
2. Pemasaran
a. Aktifitas promosi masih perlu ditingkatkan 5 3 15
b. Status hak atas tanah bukan hak milik tapi HGB 10 4 40
c. Ketergantungan terhadap iklim investasi 10 3 30
25 85
3. Keuangan
a. Kemampuan sumber pendapatan masih terbatas 10 3 30
b. Persediaan Turn Over yang rendah 4 4 16
14 46
4. Sumber Daya Manusia
a. Disiplin dan motivasi kerja masih perlu ditingkatkan 4 3 12
b. Produktivitas kerja masih perlu ditingkatkan 3 3 9
c. Wawasan dan kualitas personil masih perlu ditingkatkan 4 2 8
d. Pengetahuan teknologi informasi perlu ditingkatkan 4 2 8
15 37
5. Litbang
a. Optimalisasi WWTP masih perlu ditingkatkan 3 2 6
b. Biaya pemeliharaan sarana dan prasarana semakin tinggi 4 2 8
c. Lahan di sekitar kawasan sudah terbatas 5 3 15
15 32
TOTAL KELEMAHAN 100 290
Selisih kekuatan dengan kelemahan (396 – 290) = 106