STUDI ANALISIS HUKUM PERKAWINAN ISLAM MENGENAI HUKUM AKAD NIKAH MELALUI TELEPON.
Teks penuh
Dokumen terkait
Menurut pendapat madzhab Hambali bahwa pernikahan seorang laki-laki dengan seorang wanita yang sudah ditalak tiga oleh suaminya dengan tujuan untuk menghalalkan
Sedangkan syarat merupakan sesuatu yang harus ada untuk dapat melaksanakan pekerjaan dan sesuatu itu menentukan sah atau tidaknya suatu pekerjaan, akan tetapi
Sebagaimana yang telah disebutkan dalam sah dan batalnya pernikahan menurut Undang-Undang Pernikahan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI) di atas, pernikahan
Hasil yang didapat dari analisis isu-isu perkawinan yang dibahas dalam penelitian ini adalah perjanjian perkawinan yang sesuai dengan hukum perkawinan Islam di
Berangkat dari pendapat dengan menggunakan alasan dalil-dalil yang digunakan oleh Ibnu Qudmah pada bab sebelumnya tentang kedudukan dan hukum perkawinan waria atau khuntsa diatas
atau batal karena dilakukan sebelum menjadi muallaf dan pernikahan tersebut tidak memenuhi syarat dan rukun perkawinan Islam. Perbedaan dengan skripsi yang ketiga yaitu
Pendapat sebagian mahasiswa FAI UNISSULA yang lain (25% responden) bahwa nikah siri tidak sah sebab tidak memiliki kekuatan hukum. Adapun akibat dari nikah siri
Sesuatu yang datang terakhir menghapus sesuatu yang datang di awal, dan tidak sebaliknya. Dari dua pendapat yang telah dibahas sebelumnya, penulis lebih memilih pendapat