USULAN BAURAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PADA
PERUSAHAAN X
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna mencapai gelar Sarjana dalam bidang ilmu Teknik Industri
Disusun oleh:
Nama : Benedict Sebastian NPM : 2017610014
PROGRAM STUDI SARJANA TEKNIK INDUSTRI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN
2022
USULAN BAURAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PADA
PERUSAHAAN X
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna mencapai gelar Sarjana dalam bidang ilmu Teknik Industri
Disusun oleh:
Nama : Benedict Sebastian NPM : 2017610014
PROGRAM STUDI SARJANA TEKNIK INDUSTRI JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN
2022
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN
BANDUNG
Nama : Benedict Sebastian
NPM : 2017610014
Program Studi : Sarjana Teknik Industri
Judul Skripsi : USULAN BAURAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PADA PERUSAHAAN X
TANDA PERSETUJUAN SKRIPSI Bandung, Januari 2022 Ketua Program Studi Sarjana
Teknik Industri
Dr. Ceicalia Tesavrita, S.T.,M.T.
Pembimbing
Loren Pratiwi, S.T., M.T.
Program Studi Sarjana Teknik Industri Jurusan Teknik Industri
Fakultas Teknologi Industri Universitas Katolik Parahyangan
PERNYATAAN TIDAK MENCONTEK ATAU MELAKUKAN PLAGIAT
Saya yang bertanda tangan di bawah ini, Nama : Benedict Sebastian
NPM : 2017610014
dengan ini menyatakan bahwa Skripsi dengan Judul:
“USULAN BAURAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PADA PERUSAHAAN X”
adalah hasil pekerjaan saya dan seluruh ide, pendapat atau materi dari sumber lain telah dikutip dengan cara penulisan referensi yang sesuai.
Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan jika pernyataan ini tidak sesuai dengan kenyataan, maka saya bersedia menanggung sanksi yang akan dikenakan kepada saya.
Bandung, 21 Januari 2022
Benedict Sebastian NPM : 2017610014
i
ABSTRAK
Perusahaan X merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang garmen.
Perusahaan X telah mendirikan perusahaannya selama 8 tahun dari tahun 2014.
Perusahaan X menawarkan produknya yang berupa kaus kaki, handuk, dan pakaian dalam kepada toko-toko yang ada di seluruh Indonesia. Pandemi COVID-19 yang masuk ke Indonesia menyebabkan perusahaan X mengalami penurunan pendapatan yang signifikan. Pada kesempatan ini perusahaan X ingin memperluas pasar dan mengurangi biaya-biaya yang dapat diminimasi. Perusahaan X ingin menjual produknya khususnya kaus kaki pada platform e-commerce Tokopedia. Sebelum melakukan penjualan produk pada Tokopedia perusahaan X harus membedah apa strategi yang tepat agar dapat menguasai pasar kaus kaki pada pasar online. Perusahaan X diperlukan untuk menentukan segmentasi pasar dilanjutkan dengan target pasar dan posisi perusahaan X pada pasar tersebut. Selain dari menentukan segmentasi, target, dan posisi pasar perusahaan X perlu mengidentifikasi beberapa kompetitor yang sudah berdiri pada Tokopedia dan melakukan penjualan khususnya kaus kaki. Selain dari mengidentifikasi kompetitor perusahaan X dapat menggunakan analisis SWOT dengan tujuan mengambil keputusan yang tepat untuk strategi yang digunakan perusahaan X yaitu E-Marketing Mix yang akan diterapkan pada Tokopedia demi mengurangi biaya inventori dari produk yang menumpuk pada gudang perusaaan X dan meminimasi biaya untuk menawarkan barang secara door to door. Perusahaan X ingin mengubah cara transaksi toko-toko yang sering membeli produk perusahaan X secara offline sehingga toko-toko tersebut dapat membeli produk di Tokopedia. Terdapat usulan untuk perusahaan yaitu menjual dan mendekorasi mengenai produk, penjualan pada Tokopedia, memberikan rentang harga 10-15 ribu rupiah, membuat promosi untuk produk dijual, membangun personalisasi toko, memberikan privasi dan keamanan bertransaksi, menghias halaman toko pada Tokopedia, melayani konsumen dengan baik.
ii
ABSTRACT
Company X is a company engaged in the garment sector. Company X has established its company for 8 years from 2014. Company X offers its products in the form of socks, towels, and underwear to shops throughout Indonesia. The COVID-19 pandemic that entered Indonesia caused company X to experience a significant decrease in revenue.
On this occasion company X wants to expand the market and reduce costs that can be minimized. Company X wants to sell its products, especially socks, on the Tokopedia e- commerce platform. Before selling products to Tokopedia, company X must dissect what the right strategy is in order to dominate the socks market in the online market. Company X is needed to determine market segmentation followed by the target market and company X's position in that market. Apart from determining the segmentation, target, and market position, company X needs to identify several competitors who are already established in Tokopedia and make sales, especially socks. Apart from identifying competitors, company X can use SWOT analysis with the aim of making the right decisions for the strategy used by company X, namely the E-Marketing Mix which will be applied to Tokopedia in order to reduce inventory costs from products that accumulate in company X's warehouse and minimize costs for offering goods. on a door-to-door basis. Company X wants to change the way of transactions for stores that often buy company X products offline so that these stores can buy products on Tokopedia. There are suggestions for companies, namely selling and decorating products, selling on Tokopedia, giving a price range of 10-15 thousand rupiah, making promotions for products for sale, building store personalization, providing privacy and security for transactions, decorating shop pages on Tokopedia, serving consumers well.
iii
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis yang ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi sebagai tugas akhir dan syarat kelulusan dari Universitas Katolik Parahyangan. Skripsi yang berjudul “Usulan Bauran Pemasaran Untuk Meningkatkan Pendapatan Perusahaan X” telah diselesaikan dalam waktu kurang dari 6 bulan dan bertujuan untuk mendapatkan gelar sarjana pada bidang Teknik Industri yang berada pada Universitas Katolik Parahyangan.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis telah mendapatkan banyak doa dan bantuan dari teman-teman, orang tua, dosen pembimbing, dan banyak pihak lainnya. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendoakan, membantu, dan mendukung atas skripsi yang telah diselesaikan, diantaranya : 1. Ibu Loren Pratiwi, S.T., M.T. selaku dosen pembimbing yang telah sabar
membimbing penulis dari awal penelitian sampai akhir penulisan skripsi ini dengan tepat waktu.
2. Dr. Ceicalia Tesavrita, S.T., M.T. selaku dosen penguji proposal yang telah memberikan saran dan bantuan kepada penulis.
3. Dr. Hotna Marina Rosaly Sitorus, S.T., M.M. selaku dosen penguji proposal yang telah memberikan saran dan bantuan kepada penulis
4. Orang tua yang telah mendoakan dan mendukung penulis.
5. Teman-teman kelas A dan teman-teman lain yang telah mendukung dan mendoakan penulis.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya kepada pihak yang telah disebutkan diatas maupun pihak-pihak yang tidak disebutkan diatas satu per satu. Selain dari itu, skripsi ini masih banyak kekurangan dan kesalahan sehingga penulis menerima semua kritik dan saran yang diberikan. Penulis meminta maaf atas kekurangan pada skripsi ini dan meminta maaf jika ada kesalahan kata- kata pada skripsi ini.
Bandung, 21 Januari 2022
Penulis
v
DAFTAR ISI
ABSTRAK ... i
ABSTRACT ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... vii
DAFTAR GAMBAR ... ix BAB I PENDAHULUAN ... I-1 I.1 Latar Belakang Masalah ... I-1 I.2 Identifikasi Masalah ... I-5 I.3 Pembatasan Masalah dan Asumsi Penelitian ... I-9 I.4 Tujuan Penelitian ... I-9 I.5 Manfaat Penelitian ... I-9 I.6 Metodologi Penelitian ... I-9 I.7 Sistematika Penulisan ... I-12 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... II-1 II.1 Pemasaran ... II-1 II.2 Segmenting ... II-2 II.3 Targeting ... II-2 II.4 Positioning ... II-4 II.5 E-Marketing Mix ... II-5 II.6 Analisis SWOT ... II-7 BAB III PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA ... III-1 III.1 Deskripsi Perusahaan X ... III-1 III.2 Segmenting ... III-3 III.3 Identifikasi dan Analisa Kompetitor ... III-11 III.4 Analisis SWOT ... III-21 III.4.1 Strength ... III-21 III.4.2 Weakness ... III-23 III.4.3 Opportunities ... III-23 III.4.4 Threats ... III-24
vi
III.4.5 Rekapitulasi SWOT... III-25 III.5 Targeting ... III-26 III.6 Positioning ... III-28 III.7 Usulan E-Marketing Mix ... III-30 III.7.1 Rekapitulasi Usulan E-Marketing Mix Perusahaan X ... III-38 III.7.2 Perencanaan Implementasi E-Marketing
Mix Perusahaan X ... III-39 BAB IV ANALISIS ...IV-1 IV.1 Analisis Segmenting ...IV-1 IV.2 Analisis Targeting ...IV-3 IV.3 Analisis Kompetitor ...IV-4 IV.4 Analisis SWOT ...IV-5 IV.5 Analisis Positioning ...IV-7 IV.6 Analisis E-Marketing Mix ...IV-8 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... V-1 V.1 Kesimpulan ... V-1 V.2 Saran ... V-2 DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
vii
DAFTAR TABEL
Tabel III.1 Klasifikasi Segmentasi Pasar ... III-4 Tabel III.2 Segmentasi Pasar dengan Kriteria Jenis Kelamin Berdasarkan
Penjualan ... III-5 Tabel III.3 Jumlah Produk Terjual pada Provinsi dan Kota Tahun 2018 ... III-6 Tabel III.4 Ragam Harga Kaus Kaki ... III-8 Tabel III.5 Rekapitulasi Penjualan Kaus Kaki Berdasarkan
Rentang Harga ... III-9 Tabel III.6 Rekapitulasi Segmentasi Pasar Perusahaan X ... III-10 Tabel III.7 Rekapitulasi SWOT ... III-26 Tabel III.8 Rekapitulasi Target Pasar ... III-28 Tabel III.9 Rekapitulasi Usulan E-Marketing Mix Perusahaan X ... III-39 Tabel III.10 Perencanaan Implementasi Usulan E-Marketing Mix
Perusahaan X ... III-40
ix
DAFTAR GAMBAR
Gambar I.1 Pengguna Internet Di Indonesia Tahun 2021 ... I-2 Gambar I.2 Penurunan Pendapatan Perusahaan saat Pandemi COVID-19... I-3 Gambar I.3 Penurunan Pendapatan Perusahaan X Tahun 2018-2020 ... I-5 Gambar I.4 Diagram Tulang Ikan Penurunan Pendapatan ... I-7 Gambar I.5 Flowchart Metodologi Penelitian ... I-10 Gambar III.1 Foto Produk Perusahaan X ... III-2 Gambar III.2 Statistik Kota Teraktif Berbelanja Online ... III-5 Gambar III.3 Informasi Toko Robert Brown ... III-12 Gambar III.4 Foto Produk yang Dijual Oleh Robert Brown ... III-12 Gambar III.5 Produk Robert Brown dengan Penjualan Paling Baik ... III-13 Gambar III.6 Informasi Toko CoolDeSocks ... III-13 Gambar III.7 Foto Produk yang Dijual CoolDeSocks ... III-14 Gambar III.8 Produk CoolDeSocks dengan Penjualan Paling Baik ... III-14 Gambar III.9 Informasi Toko FarafaStore ... III-15 Gambar III.10 Foto Produk yang Dijual FarafaStore ... III-16 Gambar III.11 Produk FarafaStore dengan Penjualan Paling Baik ... III-16 Gambar III.12 Informasi Toko Juragan Kaus Kaki ... III-17 Gambar III.13 Foto Produk Juragan Kaus Kaki ... III-18 Gambar III.14 Produk Juragan Kaus Kaki dengan Penjualan Paling Baik ... III-18 Gambar III.15 Informasi Toko Kaus Kaki ID ... III-19 Gambar III.16 Foto Produk yang Dijual Pada Kaus Kaki ID ... III-20 Gambar III.17 Produk Kaus Kaki ID yang Memiliki Penjualan Terbaik ... III-20 Gambar III.18 Beragam Desain Kaus Kaki Perusahaan X ... III-21 Gambar III.19 Perceptual Map ... III-30 Gambar III.20 Halaman Produk Kaus Kaki ID ... III-32 Gambar III.21 Promosi Harga Juragan Kaus Kaki ... III-34 Gambar III.22 Promosi Bundling Juragan Kaus Kaki ... III-34 Gambar III.23 Promosi Bebas Ongkir Kaus Kaki ID ... III-35 Gambar III.24 Banner pada Kolom Beranda Kaus Kaki ID ... III-37
I-1
BAB I
PENDAHULUAN
Pada bab ini akan dijelaskan mengenai beberapa objek penelitian dan permasalahan yang ditemukan saat dilakukan observasi. Sebelum masuk pada bab selanjutnya akan disampaikan juga batasan masalah dan asumsi yang digunakan, manfaat penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan.
I.1 Latar Belakang Masalah
Garmen memiliki 2 arti yang sama tetapi cukup berbeda. Pertama garmen adalah bahan dasar yang diolah menjadi sebuah pakaian jadi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Kedua garmen yang dilihat dari segi industri merupakan pembuatan pakaian jadi yang berjumlah banyak dan secara masal (sumber: www.tresna.me). Perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang garmen semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Banyak investor maupun pebisnis yang mencoba bidang ini sebagai mata pencaharian mereka. Manusia juga memiliki kebutuhan berupa pangan, sandang, papan yang harus dikonsumsi atau digunakan setiap hari. Kebutuhan sandang adalah kebutuhan pakaian, kebutuhan pangan adalah kebutuhan makanan, dan kebutuhan papan adalah kebutuhan tempat tinggal. Garmen merupakan perusahaan yang memberikan jasa berupa pembuatan pakaian agar dapat memenuhi kebutuhan sandang manusia.
Terdapat hubungan antara bisnis dengan dunia internet. Sebagian besar perusahaan yang ada di Indonesia saat ini tidak luput dari teknologi dan internet yang terus berkembang. Perusahaan memiliki konsumen dan pemasok untuk menjalankan perusahaan dan target yang sudah ditentukan. Konsumen memiliki peran penting sebagai keberlangsungan perusahaan, konsumen memiliki kebutuhan yang dapat dipenuhi oleh produk dari perusahaan. Internet dan teknologi dapat menjadi jembatan antara konsumen dengan perusahaan, dan menjadi jembatan antara pemasok dan perusahaan, internet memudahkan konsumen untuk membeli produk dari perusahaan. Semakin bertambahnya tahun teknologi semakin canggih dan pengguna internet semakin meningkat. Setiap
BAB I PENDAHULUAN
I-2
manusia memiliki ketergantungan kepada internet, salah satu contohnya saat ini murid maupun mahasiswa memerlukan internet untuk mengakses website, platform-platform yang berhubungan dengan pendidikan. Pengguna internet di Indonesia Tahun 2021 dapat dilihat pada Gambar I.1.
Gambar I.1 Pengguna Internet Di Indonesia Tahun 2021 (Sumber : https://inet.detik.com/cyberlife/d-5407210/pengguna-internet-
indonesia- tembus-2026-juta)
Berdasarkan Gambar I.1, dapat disimpulkan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta manusia. Sebanyak 73%
populasi yang ada di Indonesia menggunakan internet sebagai kehidupan sehari-hari. Semakin berkembangnya teknologi di Indonesia semakin banyak investor dan pengusaha yang memanfaatkan teknologi dan internet sebagai bantuan untuk bisnisnya. Salah satu contoh adalah platform yang menyediakan jasa berupa toko online atau online shop untuk menyediakan barang-barang, kebutuhan makanan, dan lain sebagainya. Perusahaan garmen memerlukan internet untuk membantu penjualan dengan platform- platform e-commerce yang menyediakan toko online dengan biaya yang minimal. Dalam kasus Pandemi COVID-19 perusahaan- perusahaan garmen memerlukan internet untuk memenuhi target penjualan mereka, banyak perusahaan-perusahaan yang mengalami penurunan pendapatan, tidak hanya perusahaan garmen yang mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi yang terjadi di Indonesia, dapat dilihat pada Gambar 2 sebesar 82,85% perusahaan mengalami penurunan pendapatan saat
BAB I PENDAHULUAN
I-3
pandemi COVID-19. Sebesar 2,55% perusahaan yang ada di Indonesia mengalami peningkatan pendapatan karena menggunakan peluang yang ada pada pandemi. Sebagai contohnya perusahaan melakukan produksi masker dan melakukan penjualan dalam skala besar. Penurunan pendapatan perusahaan saat pandemi COVID-19 dapat dilihat pada Gambar I.2.
Gambar I.2 Penurunan Pendapatan Perusahaan saat Pandemi COVID-19
(sumber: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/09/15/mayoritas-perusahaan- mengalami-penurunan-pendapatan-saat-pandemi)
Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan penjualan secara online dan penjualan secara offline. Pertama adalah kelebihan penjualan yang dilakukan secara offline yaitu tingkat kepercayaan konsumen kepada penjual lebih tinggi, pembayaran yang dilakukan lebih aman dan terpercaya, komunikasi antar konsumen dan penjual lebih mudah. Selanjutnya kekurangan penjualan secara offline yaitu jangkauan pasar sangat terbatas, memerlukan pekerja cukup banyak untuk memasarkan produknya, pengeluaran biaya lebih besar. Selanjutnya adalah kelebihan penjualan secara online yaitu jangkauan pasar sangat luas, biaya yang dikeluarkan lebih sedikit, pekerja lebih sedikit. Kekurangan penjualan secara online yaitu adanya tingkat kepercayaan konsumen kepada penjual lebih rendah, memerlukan shipping cost, miskomunikasi antar penjual dan konsumen lebih besar.
BAB I PENDAHULUAN
I-4
Penjualan yang dilakukan oleh Perusahaan X merupakan B2B (Business to Business). B2B adalah proses bisnis marketing untuk melakukan penjualan berupa produk maupun jasa kepada perusahaan-perusahaan lain dan bukan kepada pengguna produk secara langsung (Miletsky dan Smith, 2009).
Perusahaan X melakukan penjualan berupa produk-produk kaos kaki, handuk, dan pakaian dalam pria/wanita kepada toko-toko yang menjual produk tersebut kepada konsumen pengguna produk. Perusahaan X belum pernah menjual barang tersebut kepada konsumen pengguna produk secara eceran, perusahaan ini biasanya menjual produk dengan satuan lusin dan grosir kepada toko-toko.
Pada penelitian ini Perusahaan X mengharapkan strategi yang dapat digunakan untuk membantu perusahaan melakukan penjualan secara eceran, lusin, dan grosir menggunakan platform online yaitu Tokopedia sehingga Perusahaan X dapat menjangkau pasar lebih luas lagi untuk meningkatkan pendapatan pada masa pandemi.
Bauran Pemasaran merupakan sebuah cara yang digunakan oleh suatu perusahaan dalam bidang pemasaran agar misi pada pasar sasaran perusahaan tersebut berhasil tercapai dan dilakukan secara terus-menerus (Kotler, 2012).
Perusahaan X mengalami penurunan pendapatan dan penurunan penjualan sehingga memengaruhi profit yang didapatkan oleh Perusahaan X, dalam hal ini bauran pemasaran menjadi salah satu langkah untuk menguasai suatu pasar yang baru karena Perusahaan X ingin menjual produknya secara eceran pada toko online yaitu Tokopedia. Dalam hal ini suatu bauran pemasaran harus dibuat secara tepat agar Perusahaan X dapat menjual produknya dan meningkatkan pendapatan pada masa-masa COVID-19 belum berakhir. Terdapat sedikit perbedaan metode yang akan diterapkan dalam bauran pemasaran B2B dan B2C. B2C lebih berfokus pada konsumen yang ingin membeli barangnya untuk digunakan sedangkan B2B lebih berfokus pada konsumen yang ingin menjual produk dari Perusahaan X dengan harga yang berbeda. Pada B2B social public relation tidak perlu terlalu diperhatikan dan sebaliknya untuk B2C. Pada B2B partner bisnis yang sudah saling mengetahui dan relasi antara partner bisnis cukup lama. Pada B2C sering dilakukan pendekatan dengan cara client server (witono, wahyudi, 2001). Dapat disimpulkan bahwa bauran pemasaran yang akan dilakukan pada B2B dan B2C berbeda karena pada B2B bauran pemasaran lebih berfokus pada strategi yang akan dipasarkan pada platform online dengan cara
BAB I PENDAHULUAN
I-5
menjalin hubungan yang dekat dengan konsumen. B2C lebih berfokus pada konsumen yang membutuhkan manfaat dari produk Perusahaan X dan tidak membeli dengan jumlah yang besar.
I.2 Identifikasi Masalah
Pencarian masalah dilakukan dengan cara atau metode wawancara kepada pemilik Perusahaan X yang bergerak pada bidang garmen. Produk- produk yang dibuat dan dijual berupa kaus kaki, handuk, pakaian dalam wanita dan pria, tetapi sebagian besar produksi merupakan handuk dan kaus kaki.
Berdasarkan wawancara kepada pemilik Perusahaan X didapatkan informasi berupa penurunan pendapatan dibandingkan tahun 2019. Berkurangnya pendapatan dikarenakan penjualan yang menurun seiring berjalannya waktu.
Perusahaan telah menentukan target penjualan dan target produksi setiap bulannya, tetapi hanya dapat memenuhi target produksi dan target penjualan tidak tercapai. Dapat diduga penyebab penurunan pendapatan berasal dari penurunan penjualan karena tidak dapat memenuhi target yang dikarenakan pandemi yang terjadi di Indonesia telah berjalan sekitar 1,5 tahun dan belum kunjung membaik.
Perusahaan X menjual produknya kepada toko-toko yang berada di luar kota yang menjual produk-produk pakaian manusia. Perusahaan ini juga mempunyai tim marketing yang bertugas untuk menjual produknya kepada toko-toko yang berada di luar kota. Sebagian besar produk dari Perusahaan X dijual pada kota Makasar. Pandemi yang terjadi di Indonesia menghambat tim marketing untuk memasarkan produk-produk tersebut kepada toko-toko yang berada di luar kota, toko yang selalu membeli produk dari Perusahaan X juga mulai berkurang karena adanya pandemi. Pendapatan pada Perusahaan X dapat dilihat pada Gambar I.3.
Gambar I.3 Penurunan Pendapatan Perusahaan X Tahun 2018-2020 54.676.915.
000 51.505.353.
000 29.293.864.
000
Tahun 2018 Tahun 2019 Tahun 2020
Pendapatan Per Tahun
BAB I PENDAHULUAN
I-6
Berdasarkan Gambar I.3 dapat diketahui bahwa pendapatan pada tahun 2018 dan tahun 2019 sebesar Rp. 54.676.915.000,00 dan Rp. 51.505.353.000,00 dan mengalami penurunan pendapatan yang cukup besar sekitar 40%
dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2020 Perusahaan X mendapatkan sebesar Rp. 29.293.864.000,00. Saat ini Perusahaan X ingin mencoba melakukan penjualan secara online dan melakukan penjualan eceran,lusin, dan grosir karena sebelumnya Perusahaan X melakukan penjualan dengan cara menawarkan barang secara langsung kepada toko-toko yang berada di luar kota berupa sampel dan melakukan penjualan dengan jumlah lusin dan grosir. Perusahaan X menawarkan kepada toko-toko berupa sampel barang sehingga mudah untuk dibawa-bawa dan setelah toko tersebut ingin membeli barang dengan jumlah tertentu, selanjutnya Perusahaan X mengirim barang yang sudah dipesan menggunakan ekspedisi-ekspedisi yang ada di Kota Bandung.
Perusahaan X menyimpan produk yang sudah selesai di produksi dalam gudang yang terletak di Kota Bandung. Jumlah toko yang dikunjungi rata-rata adalah 10 toko dan yang paling banyak berada di Kota Makasar biasanya Perusahaan X mengunjungi 15-20 toko. Saat terjadi pandemi Perusahaan X menjual barang kepada toko-toko yang berada di luar Kota Bandung dengan cara menawarkan melalui telepon dan memberi contoh gambar sampel kepada toko tersebut, tetapi hanya toko-toko yang sudah menjadi konsumen setia Perusahaan X dan pendapatan tersebut masih belum dapat memulihkan penurunan pendapatan Perusahaan X. Alasan Perusahaan X ingin melakukan penjualan secara online secara eceran, lusin, dan grosir ingin meningkatkan penurunan pendapatan yang cukup signifikan, selain dari itu Perusahaan X juga ingin menguasai pasar online agar mendapatkan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebelumnya. Perusahaan X ingin mendapatkan pendapatan tambahan untuk meningkatkan pendapatan yang berkurang pada tahun 2021 dikarenakan pandemi COVID-19 belum berakhir. Pendapatan yang didapatkan Perusahaan X berkurang dan berdampak pada profit yang didapatkan Perusahaan X, banyak pengeluaran atau biaya-biaya yang dikeluarkan, jika pendapatan terus menurun profit juga terus menurun dan biaya yang dikeluarkan untuk biaya produksi, biaya pegawai, biaya transportasi, dan lain sebagainya tetap dan profit yang didapatkan akan terus berkurang.Diagram Tulang Ikan Penurunan Pendapatan dapat dilihat pada Gambar I.4.
BAB I PENDAHULUAN
I-7
Gambar I.4 Diagram Tulang Ikan Penurunan Pendapatan
Berdasarkan Gambar I.4 didapatkan permasalahan-permasalahan yang pernah terjadi pada Perusahaan X. Berdasarkan permasalahan tersebut didapatkan data berupa wawancara yang dilakukan kepada pemilik Perusahaan X. Pemilik Perusahaan X berkata bahwa Perusahaan X telah berdiri 8 tahun, jika ada penurunan pendapatan yang terjadi pada perusahaan dikarenakan masalah- masalah tersebut merujuk pada Gambar I.4 penurunan pendapatan tersebut tidak signifikan hanya sekitar 5-6% dari rata-rata pendapatan perusahaan. Baru kali ini perusahaan mengalami penurunan yang sangat cepat dan sangat besar sekitar 40% dikarenakan pandemi COVID-19. Setelah wawancara yang dilakukan dengan pemilik Perusahaan X didapatkan akar permasalahan yaitu karena pandemi yang terjadi di Indonesia dan perusahaan ini memiliki keterbatasan yaitu menjual produknya secara offline dan belum pernah menjamah pasar online. Maka dari itu terdapat peluang untuk meningkatkan pendapatan saat masalah ini terjadi yaitu melakukan penjualan secara online dan melakukan penjualan eceran, lusin, dan grosir. Selain dari meningkatkan pendapatan saat pandemi, Perusahaan X dapat mengembangkan dan meningkatkan penjualan dengan 2 pasar yang berbeda yaitu offline dan online, maka perusahaan bisa mendapatkan keuntungan yang
BAB I PENDAHULUAN
I-8
lebih besar dari sebelum pandemi yang terjadi di Indonesia.
Penjualan yang ingin dilakukan secara online membutuhkan usulan bauran pemasaran agar barang yang dijual menarik dan memancing orang-orang untuk membeli produk dari Perusahaan X. Sebelum membuat usulan bauran pemasaran perlu diketahui terlebih dahulu mengenai segmenting, targeting, positioning. Segmenting sebuah proses untuk pengelompokan suatu pasar secara keseluruhan menjadi beberapa kelompok atau beberapa segmen yang mempunyai kesamaan-kesamaan tertentu (Tjiptono dan Chandra, 2012), contohnya dilakukan pengelompokan usia, jenis kelamin, dan lain sebagainya.
Targeting adalah proses yang dilakukan untuk mengevaluasi dari masing-masing segmen sebuah pasar tertentu dan melakukan pemilihan dari beberapa segmen pasar dan melayani segmen tersebut (Tjiptono, 2012). Positioning adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk merancang suatu penawaran dan citra dari perusahaan tersebut dengan tujuan mendapatkan pikiran , baik dari pikiran pasar yang disasarkan (Kotler dan Keller, 2016). Dalam penentuan posisi pasar didapatkan persaingan antar penjual, kompetitor dalam penjualan ini dapat dikalahkan dengan cara memikirkan posisi pasar yang tepat untuk melakukan penjualan produk dari Perusahaan X dengan cara yang menarik konsumen. Dari masalah penurunan pendapatan, Perusahaan X ingin mencoba melakukan penjualan pada pasar online yang menggunakan platform-platform online shop yaitu Tokopedia. Perusahaan X ingin menjual produknya secara lusin, ecer, dan grosir pada Tokopedia. Dalam usaha penjualan yang ingin dilakukan harus diketahui segmenting, targeting, positioning terlebih dahulu agar produk yang dijual Perusahaan X dapat terjual laris pada Tokopedia. Segmenting, targeting, positioning saat melakukan penjualan secara B2B berbeda dengan yang akan dilakukan secara B2C menggunakan platform yaitu Tokopedia, maka dari itu diharuskan mencari tahu lebih lanjut apa segmenting, targeting, dan positioning yang tepat.
Berdasarkan permasalahan yang sudah dijelaskan didapatkan rumusan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana segmenting pasar dari Perusahaan X?
2. Bagaimana targeting pasar dari Perusahaan X?
3. Bagaimana positioning pasar dari Perusahaan X?
4. Apa usulan bauran pemasaran yang tepat untuk meningkatkan
BAB I PENDAHULUAN
I-9 pendapatan saat pandemi COVID-19?
I.3 Pembatasan Masalah dan Asumsi
Pembatasan masalah dan asumsi dibuat dengan tujuan membatasi permasalahan yang ada dan tidak menyebar luas dari yang sudah ditentukan.
Didapatkan pembatasan masalah yaitu penelitian dilakukan sampai mendapatkan usulan mengenai bauran pemasaran dengan menggunakan 1 online shop platform yaitu Tokopedia dengan cara penjualan eceran, grosir, dan lusin untuk meningkatkan pendapatan Perusahaan X.
I.4 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian merupakan jawaban dari rumusan masalah yang sudah dibuat. Tujuan penelitian dibuat untuk mengetahui tujuan dari penelitian yang dilakukan pada Perusahaan X. Berikut ini adalah tujuan penelitian :
1. Mengetahui segmenting pasar dari Perusahaan X.
2. Mengetahui targeting pasar dari Perusahaan X.
3. Mengetahui positioning pasar dari Perusahaan X.
4. Mengetahui usulan bauran pemasaran yang tepat untuk meningkatkan pendapatan saat pandemi COVID-19 di Perusahaan X.
I.5 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian merupakan kegunaan dari penelitian yang dilakukan.
Setiap penelitian menghasilkan sebuah manfaat untuk para pembaca dan peneliti.
Penelitian yang dilakukan pada Perusahaan X menghasilkan manfaat yang ditujukan pada Perusahaan X. Berikut ini adalah manfaat penelitian :
1. Memberikan wawasan yang belum diketahui pembaca.
2. Memberikan bantuan kepada Perusahaan X untuk menjalankan bauran pemasaran untuk penjualan secara online.
3. Membantu peneliti untuk lebih cermat dalam melakukan penelitian lainnya.
I.6 Metodologi Penelitian
Metodologi penelitian adalah suatu ilmu atau cara-cara yang digunakan untuk menghasilkan sebuah kesimpulan dari suatu penelitian yang sedang dilakukan menggunakan cara-cara yang ditentukan sebelumnya. Flowchart atau
BAB I PENDAHULUAN
I-10
diagram alir yang dibuat berdasarkan metodologi penelitian dapat dilihat pada Gambar I.5. Dalam metodologi penelitian akan diisi dengan langkah-langkah yang akan dilakukan, berikut ini adalah langkah-langkah:
1. Melakukan Penentuan Topik dan Objek Penelitian
Topik penelitian pada penulisan skripsi ini adalah membuat usulan bauran pemasaran dengan optimal untuk membantu Perusahaan X. Objek penelitian pada penulisan skripsi ini adalah Perusahaan X.
2. Melakukan Observasi Masalah
Penelitian yang dilakukan menggunakan observasi lapangan dan wawancara dengan pemilik Perusahaan X dengan tujuan mengurangi kesalahan pengumpulan data dan mengetahui masalah yang terjadi pada Perusahaan X.
Gambar I.5 Flowchart Metodologi Penelitian
BAB I PENDAHULUAN
I-11
3. Melakukan Identifikasi Masalah dan Rumusan Masalah
Setelah mendapatkan topik dan objek penelitian, wawancara terkait masalah yang terjadi dilakukanlah proses identifikasi masalah yang mendapatkan beberapa rumusan masalah untuk diperbaiki.
4. Melakukan Pembatasan Masalah dan Asumsi Penelitian
Sebelum melangkah lebih jauh dilakukan pembatasan masalah dan asumsi penelitian dengan tujuan agar dapat terfokus dengan masalah yang sudah disampaikan dan pembahasan yang dilakukan tidak menyebar luas.
5. Melakukan Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian
Selanjutnya setelah mendapatkan rumusan masalah dan sudah menentukan pembatasan masalah dan asumsi didapatkan tujuan penelitian dan manfaat penelitian yang ditujukan untuk membantu menyelesaikan masalah Perusahaan X dan memberi wawasan kepada pembaca.
6. Melakukan Pengumpulan Data
Sebelum melakukan pengolahan data dilakukan pengumpulan data terlebih dahulu. Pengumpulan data yang dilakukan harus lengkap dan tepat agar pengolahan data tepat.
7. Melakukan Penentuan Segmenting, Analisis SWOT, Identifikasi Kompetitor Targeting, dan Positioning
Sebelum melangkah lebih jauh dilakukan penentuan untuk pembuatan segmenting, Analisis SWOT, Identifikasi Kompetitor, targeting, dan positioning berdasarkan aspek-aspek yang akan diukur sebelum melakukan pengumpulan data.
8. Melakukan Pembuatan Bauran Pemasaran
Bagian terakhir dari penulisan skripsi ini adalah membuat bauran pemasaran yang tepat sehingga Perusahaan X dapat menggunakan bauran pemasaran tersebut secara terus-menerus sehingga dapat meningkatkan pendapatan seiring berjalannya waktu.
9. Melakukan Analisis
Melakukan pembuatan analisis adalah menganalisis semua pengolahan data yang telah dilakukan apa alasan untuk memilih metode dan pemilihan tersebut.
BAB I PENDAHULUAN
I-12 10. Melakukan Pembuatan Kesimpulan
Melakukan pembuatan kesimpulan merupakan langkah terakhir yang dilakukan pada penelitian ini. Diperlukan sebuah kesimpulan untuk menjawab rumusan masalah yang telah dibuat.
I.7 Sistematika Penulisan
Pada subab ini akan dibahas mengenai langkah-langkah penulisan yang akan dibuat pada skripsi ini. Terdiri dari 5 bab yang berisikan pendahuluan, tinjauan pustaka, pengumpulan dan pengolahan data, analisis, kesimpulan dan saran.
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini akan dijelaskan mengenai beberapa objek penelitian dan permasalahan yang ditemukan saat dilakukan observasi. Sebelum masuk pada bab selanjutnya akan disampaikan juga batasan masalah dan asumsi yang digunakan, manfaat penelitian, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Pada bab ini akan dibahas mengenai teori-teori pendukung untuk langkah pengolahan data pada bab selanjutnya. Terdiri dari segmenting, targeting, positioning, analisis SWOT, dan analisa kompetitor.
BAB III PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
Pada bab ini akan dijelaskan mengenai pengumpulan dan pengolahan data berdasar permasalahan yang diteliti dari Perusahaan X. Pertama, data akan dikumpulkan dan dibagi menjadi beberapa subbab yaitu Deskripsi Perusahaan X, Segmenting, Targeting, Identifikasi dan Analisa Kompetitor, Positioning, dan Usulan E-Marketing Mix.
BAB IV ANALISIS
Pada bab ini akan dibahas analisis dari pengolahan data yang sudah dilakukan pada bab III. Bab IV ini dibagi menjadi beberapa analisis diantaranya adalah analisis segmenting, analisis targeting, analisis kompetitor, analisis SWOT, analisis positioning, dan analisis usulan e-marketing mix.
BAB I PENDAHULUAN
I-13 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Pada bab ini akan dibahas mengenai kesimpulan dari analisis maupun pengolahan data yang sudah dilakukan pada bab sebelumnya. Pada bab ini akan menjelaskan mengenai kesimpulan dan saran yang ditujukan untuk lebih baik dalam mengolah dan menulis skripsi di masa yang akan datang.