• Tidak ada hasil yang ditemukan

P U T U S A N. Nomor : 302/PDT/2017/PT BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "P U T U S A N. Nomor : 302/PDT/2017/PT BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

Halaman 1 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG

P U T U S A N

Nomor : 302/PDT/2017/PT BDG.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Jawa Barat di Bandung yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada peradilan tingkat banding menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara :

Pemerintah Republik Indonesia, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Cq. Direktorat jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisandarung Cq. Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pembangunan Waduk Jatigede beralamat di Jalan Patmawati No. , Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, dalam hal ini diwakili oleh kuasanya bernama 1. ENDANG SURATMAN, ST, 2. NINDYO PURNOMO, S.H.M.H. 3. ARIF ICHWANDOKO, S.IP, berdasarkan Surat Tugas Nomor : 71/STG/At-4/2016 tertanggal 19 Desember 2016, dan Surat Kuasa Khusus Nomor : Nomor : HK.02.02/At-4/123 tanggal 19 Desember 2016 selanjutnya disebut sebagai Pembanding semula Tergugat II;

L A W A N :

DARJA, lahir di Sumedang, tanggal 4 Juni 1951, Jenis kelamin laki-laki, pekerjaan wiraswasta, agama Islam, pendidikan SD, Kawin, bertempat tinggal di Dusun Cisema Rt. 019 Rw. 006, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Propinsi Jawa Barat, selanjutnya disebut sebagai Terbanding semula Penggugat;

Dan :

DARTA, lahir di Sumedang, tanggal 28 Agustus 1948, Jenis kelamin laki-laki, pekerjaan Petani/Pekebun, agama Islam, pendidikan SD, Kawin, bertempat tinggal di Dusun Cisema Rt. 019 Rw. 006, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Propinsi Jawa Barat, selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding semula Tergugat I; Pengadilan Tinggi tersebut;

Telah membaca berkas perkara dan surat-surat yang berhubungan dengan perkara ini;

(2)

Halaman 2 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG TENTANG DUDUK PERKARA

Membaca surat gugatan tertanggal 14 Desember 2016 yang diterima dan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Sumedang pada tanggal 14 Desember 2016 dalam Register Nomor 92/PDT.G/2016/PN.Smd, telah mengajukan gugatan sebagai berikut:

 Bahwa dahulu telah hidup suami isteri Bapak Markawi dengan Ibu Anti dan bertempat tinggal di Dusun Cisema, RT.019 Rw.006, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Propinsi Jawa Barat ;

 Bahwa Bapak Markawi dengan ibu Anti dikaruniai 3 (tiga) orang anak yaitu 1. DARTA, jenis kelamin laki-laki, lahir di Sumedang tanggal 28 Agustus

1946 (Tergugat I);

2. DARJA, jenis kelamin laki-laki, lahir di Sumedang, tanggal 4 Juni 1948 (Penggugat)

3. KASTARI, jenis kelamin laki-laki, lahir di Sumedang, tanggal 10 Mei 1953;

 Bahwa Bapak Markawi dengan Ibu Anti memiliki sebidang tanah yaitu Tanah Milik seluas 622,5 M2, Tercatat dalam Buku C. Desa Pakualam D.III. No. C.439 dengan Persil No. Ps 27 yang berlokasi di Kampung Pakualam dua, Desa Pakualam Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang;

 Bahwa dahulu Penggugat menikah dengan seorang perempuan bernama Sajum;

 Bahwa Penggugat dan sdr. Kastari (adik Penggugat) mendirikan rumah tinggal, yang berdiri diatas Tanah Milik Bapak Markawi (ayah Penggugat dan Tergugat I) seluas 622,5 M2, Tercatat dalam Buku C. Desa Pakualam D.III. No. C.439 dengan Persil No. Ps 27 yang berlokasi di Kampung Pakualam dua, Desa Pakualam Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang;

 Bahwa Jenis bangunan rumah tinggal Penggugat adalah Rumah Tinggal Panggung Darurat berukuran luas 4m X 2,30m = 9,20 M2 sedangkan sdr. Kastari adalah Rumah Tinggal Permanen berukuran luas 4m X 3,60m = 14,40 M2;

 Bahwa dahulu Tergugat I menikah dengan seorang perempuan bernama Tarmah dan memiliki sebidang tanah seluas 869,3 M2, Tercatat dalam Buku C. Desa Pakualam S.III. No. C.904 dan Persil No. Ps 19 yang berlokasi di

(3)

Halaman 3 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG Kampung Cisema satu, Desa Pakualam Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang;

 Bahwa Tergugat I mendirikan rumah tinggal, yang berdiri diatas tanah seluas 281 M2 sebagian dari Tanah Milik DARTA seluas 869,3 M2, Tercatat dalam Buku C. Desa Pakualam S.III. No. C.904 dan Persil No. Ps 19 yang berlokasi di Kampung Cisema satu, Desa Pakualam Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang;

 Bahwa Jenis bangunan rumah tinggal Tergugat I adalah Bangunan Rumah Tinggal Permanen berukuran luas 5m X 3m = 15 M2 ;

 Bahwa pada sekitar tahun 1981 rumah tinggal Penggugat dan Tergugat I terdata dalam proyek Waduk Jati Gede oleh Panitia Pembebasan Tanah dan Bangunan yang dikenal dengan sebutan Panitia sembilan pendataan daerah genangan Waduk Jati Gede (Tergugat II);

 Bahwa bangunan rumah tinggal Penggugat tersebut, terdaftar dalam proyek Waduk Jati Gede dengan Lembar Peta No. 120/Peta Bidang 2917 dan tercatat pada Model B no. Urut 15/Peta 2917 dengan jenis bangunan panggung darurat;

 Bahwa bangunan rumah tinggal Tergugat I tersebut, terdaftar dalam proyek Waduk Jati Gede dengan Lembar Peta No. 144/Peta Bidang 2663 dan tercatat pada Model B no. Urut 25/Peta 2663 dengan jenis bangunan rumah permanen;

 Bahwa sekitar tahun 1984, bangunan rumah tinggal milik Penggugat dan Tergugat I tersebut yang tercatat dalam data proyek Waduk Jati Gede, mendapat ganti rugi dari pihak Panitia Pembebasan Tanah dan Bangunan Proyek jati Gede;

 Bahwa bangunan rumah tinggal milik Penggugat dengan Lembar Peta No. 120/Peta Bidang 2917 dan tercatat pada Model B no. Urut 15/Peta 2917 dengan jenis bangunan panggung darurat mendapat ganti rugi sebesar Rp. 631.497,50 (Enam ratus tiga puluh satu ribu empat ratus sembilan puuh tujuh rupiah lima puluh sen);

 Bahwa bangunan rumah tinggal milik Tergugat I dengan Lembar Peta No. 144/Peta Bidang 2663 dan tercatat pada Model B no. Urut 25/Peta 2663 dengan jenis bangunan permanen mendapat ganti rugi sebesar Rp. 3.318.192,50 (Tiga juta tiga ratus delapan belas ribu seratus sembilan puluh dua rupiah lima puluh sen);

(4)

Halaman 4 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG  Bahwa waktu itu pihak proyek /pemerintah berjanji kepada warga daerah

genangan waduk Jati Gede yang telah diganti rugi rumah tinggalnya akan direalokasikan tanah rumah tinggalnya sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI. Nomor 15 Tahun 1975;

 Peraturan Menteri Dalam Negeri RI. Nomor 15 Tahun 1975 tersebut menjanjikaan setiap rumah tinggal akan direalokasikan kembali sesuai kepemilikan masing-masing warga genangan yaitu dalam artian walaupun memiliki rumah tinggal lebih dari satu akan diganti sesuai dengan banyaknya kepemilikan rumah;

 Bahwa sampai sekarang apa yang dijanjikan dalam peraturan Meneteri Dalam Negeri RI. Nomor 15 Tahun 1975 tidak ada realisasi, akan tetapi Pemerintah malah memberikan pasilitas lain yaitu berupa uang tunai pengganti rumah tinggal/santunan secara tunai dengan adanya Peraturan Presiden RI. Nomor 1 Tahun 2015 dan pelaksanaannya diatur dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 258/KPTS/M/2015;

 Bahwa yang menangani pelaksanaan pemberian uang tunai pengganti rumah tinggal dimaksud dilaksanakan oleh PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA, MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT, Cq. Direktorat JenderaiSumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisadarung, Cq. SATUAN KERJA NON VERTIKAL TERTENTU PEMBANGUNAN WADUK JATIGEDE (Tergugat II);

 Bahwa sekitar bulan Agustus 2015 Penggugat mendapat informasi bahwa rumah tinggal milik warga daerah genangan Waduk Jatigede, yang dahulu tahun 1984 mendapat ganti rugi akan mendapat Uang santunan/ Kadeudeuh/uang karohiman berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah) dari SATUAN KERJA NON VERTIKAL TERTENTU PEMBANGUNAN WADUK JATIGEDE (Tergugat II);

 Bahwa ketika Penggugat medatangi SATUAN KERJA NON VERTIKAL TERTENTU PEMBANGUNAN WADUK JATIGEDE (Tergugat II) untuk mengajukan Uang tunai pengganti rumah tinggal sebesar Rp. 122.591.200,-( seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah) atas bangunan rumah tinggal milik Penggugat dengan Lembar Peta No. 120/Peta Bidang 2917 dan tercatat pada Model B no. Urut 15/Peta 2917 dengan jenis bangunan panggung darurat mendapat ganti rugi sebesar Rp.

(5)

Halaman 5 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG 631.497,50 (Enam ratus tiga puluh satu ribu empat ratus sembilan puuh tujuh rupiah lima puluh sen) ternyata sudah diberikan/diterima oleh Tergugat I;

 Bahwa seharusnya Tergugat II tidak memberikan uang tunai pengganti rumah tinggal tersebut kepada Tergugat I, karena bangunan dan lokasinya juga berbeda yaitu bangunan rumah tinggal milik Tergugat I dengan Lembar Peta No. 144/Peta Bidang 2663 dan tercatat pada Model B no. Urut 25/Peta 2663 dengan jenis bangunan permanen mendapat ganti rugi sebesar Rp. 3.318.192,50 (Tiga juta tiga ratus delapan belas ribu seratus sembilan puuh dua rupiah lima puluh sen);

 Bahwa Penggugat meminta penjelasan kepada Tergugat II, yang menerangkan yang sebenarnya bangunan rumah tinggal milik Tergugat I dengan Lembar Peta No. 144/Peta Bidang 2663 dan tercatat pada Model B no. Urut 25/Peta 2663 dengan jenis bangunan permanen mendapat ganti rugi sebesar Rp. 3.318.192,50 (Tiga juta tiga ratus delapan belas ribu seratus sembilan puuh dua rupiah lima puluh sen) tidak mendapatkan No. ID sehingga Tergugat I belum berhak menerima uang tunai pengganti rumah tinggal tersebut dan Nomor ID tersebut atas nama Darja (Penggugat) sebagai pemilik atas bangunan rumah tinggal milik Penggugat dengan Lembar Peta No. 120/Peta Bidang 2917 dan tercatat pada Model B no. Urut 15/Peta 2917 dengan jenis bangunan panggung darurat mendapat ganti rugi sebesar Rp. 631.497,50 (Enam ratus tiga puluh satu ribu empat ratus sembilan puuh tujuh rupiah lima puluh sen) dan Tergugat II menyatakan salah memberikan uang tunai pegganti rumah tinggal tersebut;

 Bahwa ketika Penggugat menemui Tergugat I untuk meminta uang pengganti rumah tinggal yang menjadi hak Penggugat yang telah diterimanya dari Tergugat II hanya mengatakan uangnya sudah habis dan menyarankan untuk mengambil/mengajukan uang tunai pengganti rumah tinggal yang menjadi haknya;

 Bahwa kesalahan SATUAN KERJA NON VERTIKAL TERTENTU PEMBANGUNAN WADUK JATIGEDE (Tergugat II) meberikannya uang tunai pengganti rumah tinggal yang menjadi hak Penggugat kepada Tergugat I, mengakibatkan Penggugat tidak dapat memindahkan bahan bangunan bekas rumah tinggal dan tidak dapat mendirikan kembali bangunan rumah tinggal tersebut;

(6)

Halaman 6 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG  Bahwa perbuatan tergugat I tidak memberikan uang tunai pengganti rumah

tinggal yang menjadi hak penggugat tersebut kepada Penggugat dan perbuatan Tergugat II yang salah memberikan uang tunai pengganti rumah tinggal yang menjadi hak Penggugat kepada Tergugat I sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah) tersebut secara hukum Tergugat I dan Tergugat II dapat dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum;

 Bahwa oleh karena tergugat telah melakukan perbuatan hukum sudah sewajarnya Penggugat menuntut tergugat II harus memberikan uang tunai pengganti rumah tinggal sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah) bangunan rumah tinggal milik Tergugat I dengan Lembar Peta No. 144/Peta Bidang 2663 dan tercatat pada Model B no. Urut 25/Peta 2663 dengan jenis bangunan permanen mendapat ganti rugi sebesar Rp. 3.318.192,50 (Tiga juta tiga ratus delapan belas ribu seratus sembilan puuh dua rupiah lima puluh sen);

 Berdasarkan hal-hal tersebut diatas Penggugat mohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Sumedang / Majelis Hakim yang memeriksa untuk mengabulkan gugatan Penggugat tersebut ;

Berdasarkan Uraian-uraian diatas, Penggugat mohon kepada Bapak Ketua Pengadilan Negeri Sumedang / Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk berkenan menjatuhkan putusan sebagai berikut :

PRIMAIRE :

1. Mengabulkan seluruh gugatan Penggugat;

2. Menyatakan uang tunai pengganti rumah tinggal sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah) atas bangunan rumah tinggal milik Tergugat I dengan Lembar Peta No. 144/Peta Bidang 2663 dan tercatat pada Model B no. Urut 25/Peta 2663 dengan jenis bangunan permanen yang dahulu tahun 1984 mendapat ganti rugi dari Tergugat II sebesar Rp. 3.318.192,50 (Tiga juta tiga ratus delapan belas ribu seratus sembilan puuh dua rupiah lima puluh sen) menjadi hak Penggugat ;

3. Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II telah melakukan perbuatan melawan hukum ;

4. Menyatakan Penggugat berhak menerima uang tunai untuk rumah pengganti sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima

(7)

Halaman 7 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG ratus sembilan puluh satu dua ratus rupiah) sebagaimana Peraturan Presiden RI. Nomor 1 Tahun 2015 dan pelaksanaannya diatur dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 258/KPTS/M/2015 dimaksud;

5. Menghukum Tergugat II segera menyerahkan uang tunai pengganti rumah tinggal sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah) secara tunai dan seketika kepada Penggugat ;

6. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk membayar biaya perkara ini secara tanggung renteng .

SUBSIDAIR :

- Apabila Pengadilan Negeri Sumedang berpendapat lain, mohon putusan yang seadil adilnya

Membaca, Surat Jawaban Tergugat I yang pada pokoknya sebagai berikut :

Yang Mulia Majelis Hakim, perkenankanlah KuasaTergugat I untuk dan atas nama memberikan sanggahan/Jawaban atas gugatan Penggugat yang menjadi prinsip efek hukum terhadap tergugat I;

Yang Mulia Majelis Hakim, bahwa pada pokoknya tergugat I membenarkan apa yang menjadi alasan Penggugat yang didalilkannya dalam surat gugatnya tersebut;

Yang Mulia Majelis Hakim, pada waktu itu sekitar tahun 1981 ada pendataan tanah dan bangunan yang berada di daerah genagan proyek Jati Gede;

Bahwa bangunan rumah tinggal Penggugat tersebut, terdaftar dalam proyek Waduk Jati Gede dengan Lembar Peta No. 120/Peta Bidang 2917 dan tercatat pada Model B no. Urut 15/Peta 2917 dengan jenis bangunan panggung darurat;

Bahwa bangunan rumah tinggal Tergugat I tersebut, terdaftar dalam proyek Waduk Jati Gede dengan Lembar Peta No. 144/Peta Bidang 2663 dan tercatat pada Model B no. Urut 25/Peta 2663 dengan jenis bangunan rumah permanen;

Yang Mulia Majelis Hakim, rumah tinggal Penggugat dan tergugat I letak dan bidang tanah yang berbeda akan tetapi lokasinya dan jaraknya berdekatan;

(8)

Halaman 8 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG Bahwa pada sekiar tahun 1984 bangunan rumah tinggal milik Penggugat dengan Lembar Peta No. 120/Peta Bidang 2917 dan tercatat pada Model B no. Urut 15/Peta 2917 dengan jenis bangunan panggung darurat mendapat ganti rugi sebesar Rp. 631.497,50 (Enam ratus tiga puluh satu ribu empat ratus sembilan puuh tujuh rupiah lima puluh sen ) Dan bangunan rumah tinggal milik Tergugat I dengan Lembar Peta No. 144/Peta Bidang 2663 dan tercatat pada Model B no. Urut 25/Peta 2663 dengan jenis bangunan permanen mendapat ganti rugi sebesar Rp. 3.318.192,50 (Tiga juta tiga ratus delapan belas ribu seratus sembilan puluh dua rupiah lima puluh sen);

Bahwa pada sekitar bulan Juli 2015 Tergugat I menerima berkas dan Formulir Registrasi yang bernomor ID atas nama DARJA sebagai Formulir untuk pengajuan Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal yang dahulu pada tahun 1984 bangunan rumah tinggalnya mendapat ganti rugi dari Panitia Sembilan (Tergugat II);

Kemudian sekitar bulan Agustus 2015 Tergugat I mendatangi Tergugat II untuk mengajukan Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal, akan tetapi waktu itu Tergugat II menolaknya karena nama yang tertera pada Formulir Registrasi yang ada nomor IDnya tersebut tidak sama dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Tergugat I;

Kemudian atas dasar tersebut Tergugat I membuat/meminta Keterangan Beda Nama kepada Kepala Desa yang menerangkan nama Darja dengan nama Darta tersebut orangnya satu yaitu Tergugat I;

Bahwa setelah melengkapi persyaratan tersebut akhirnya Tergugat I menerima Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal Sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu dua ratus rupiah) tersebut dari Tergugat II;

Bahwa Tergugat I tidak tahu Penggugat telah menerima atau belum Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal yang menjadi haknya;

Bahwa beberapa bulan kemudian Tergugat I mengetahui dari Penggugat bahwa formulir Registrasi yang bernomor ID yang telah Tergugat I cairkan dari tergugat II tersebut adalah hak Penggugat dan ternyata bangunan rumah tinggal Tergugat I sendiri belum mendapatkan ID dan belum terdaftar sebagai yang berhak penerima Uang Tunai Pengganti rumah Tinggal tersebut;

(9)

Halaman 9 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG Bahwa kemudian Tergugat I mengajukan Komplen atas rumah tinggal Tergugat I supaya mendapat No. ID dan terdaftar yang berhak menerima Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal sebagai penggantinya uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal hak Penggugat yang telah Tergugat I terima dari Tergugat II;

Yang Mulia Majelis Hakim, pada prinsipnya tergugat I, tidak keberatan dan membenarkan apa yang didalilkan oleh Penggugat dalam surat Gugatnya tersebut, dan tergugat I menyerahkan sepenuhnya kepada Yang Mulia Majelis Hakim untuk memeriksa, dan memberikan putusan yang seadil-adilnya;

Demikianlah Jawaban ini tergugat I haturkan atas gugatan dari Penggugat mudah-mudahan akan menjadi bahan pertimbangan Yang Mulia Majelis Hakim;

Membaca surat dari Tergugat II yang uraiannya sebagai berikut : I. DALAM EKSEPSI

Gugatan kurang pihak.

Bahwa Tergugat I tidak memiliki ID yang diberikan oleh Tim Verifikasi dan Validasi Lapangan, pada waktu dilakukan pendataan pada tahun 2012 sampai dengan 2014, Tim yang terdiri dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) – Propinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Kelompok Kerja Lapangan - Pokjanal, yaitu para Aparat Desa yang diketuai oleh Kepala Desa. Kesalahan ada di siapa, apakah Pokjanal tidak menyiapkan data Tergugat I, atau pihak lainnya sehingga tidak keluar ID.

Berkaitan dengan tersebut diatas maka seharusnya gugatan juga mengikut sertakan para pihak yaitu, BPKP – Propinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dan Pokjanal Desa Paku Alam.

Gugatan ditujukan kepada Tergugat II - Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pembangunan Waduk Jatigede, yang sebenarnya sebagai penyedia “Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal - Uang Relokasi” sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah).

Sehingga menyebabkan Tergugat I – Darta mengambil hak Penggugat – Darja.

(10)

Halaman 10 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG Berdasarkan dalil diatas, yaitu “gugatan kurang pihak” maka Tergugat – II mohon kepada Majelis Hakim untuk menyatakan gugatan ditolak atau setidak-tidaknya gugatan tidak dapat diterima.

II. DALAM POKOK PERKARA

1. Bahwa semua dalil yang dikemukakan dalam eksepsi mohon dianggap sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan pokok perkara. 2. Bahwa Tergugat dengan tegas menolak seluruh dalil-dalil yang diajukan

oleh Penggugat, kecuali terhadap hal-hal yang dinyatakan diakui kebenarannya oleh Tergugat.

3. Berdasarkan data Nomor Peta : 120, Nomor Bidang : 2917, Kampung Cisema, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, diatas tanah milik Markawi Bin Marhum, pemilik bangunan Darja, berupa bangunan rumah tinggal panggung darurat, diterima oleh pemiliknya yaitu Darja sebesar Rp. 631.497,50 (enam ratus tiga puluh satu ribu empat ratus sembilan puluh tujuh rupiah dan lima puluh sen). Memiliki ID dengan Katagori A - “Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal - Uang Relokasi” sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah), tetapi sudah dicairkan oleh Darta – Tergugat I pada tahun 2015, tidak mungkin lagi untuk diberikan ID yang baru.

4. Bahwa berdasarkan data Nomor Peta : 144, Nomor Bidang : 2663, Kampung Cisema, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, diatas tanah milik Darta Bin Markawi, pemilik bangunan Darta, berupa bangunan rumah tinggal permanen, diterima oleh pemiliknya yaitu Darta sebesar Rp. 3.318.192,50 (tiga juta tiga ratus delapan belas ribu seratus sembilan puluh dua rupiah dan lima puluh sen).

Belum mendapatkan ID Katagori A - “Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal - Uang Relokasi” sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah), yang merupakan kesalahan pihak-pihak terkait yaitu, BPKP – Propinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dan Pokjanal Desa Paku Alam.

Berkaitan dengan hal tersebut diatas maka“Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal - Uang Relokasi” sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus

(11)

Halaman 11 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah), tidak dapat dibayarkan.

5. Dari uraian dan fakta-fakta tersebut diatas maka kewajiban Pihak Tergugat II - Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pembangunan Waduk Jatigede, sudah selesai.

6. Keterangan Saksi-saksi yang diajukan oleh Penggugat menggambarkan kesalahan yang dilakukan oleh Tim Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional Lapangan), yang berpengaruh pada Satker Pembangunan Bendungan – Tergugat II.

7. Bahwa berdasarkan uraian tersebut diatas tidak ada hal-hal, atau perbuatan– perbuatan, atau unzur-unzur, atau elemen-elemen, dari Tergugat II untuk perbuatan melawan hukum.

Berdasarkan uraian-uraian tersebut diatas, Tergugat II mohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Sumedang / Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk berkenan menjatuhkan putusan sebagai berikut :

PRIMAIRE :

1. Menolak gugatan Penggugat untuk seluruhnya.

2. Menyatakan bahwa Tergugat II sudah memberikan “Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal - Uang Relokasi” sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah).

3. Berkaitan dengan permohonan Nomor 2 tersebut diatas, tidak ada kewajiban Tergugat II untuk membayar kembali Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal - Uang Relokasi sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah).

4. Menyatakan bahwa Tergugat telah melakukan prosedur pembebasan tanah atas obyek sengketa sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku, dan syah secara hukum.

5. Menyatakan Tergugat tidak ada unsur Perbuatan Melawan Hukum. 6. Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara ini. SUBSIDAIR :

Apabila Pengadilan Negeri Sumedang / Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini Berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (Ex Aequo Et

(12)

Halaman 12 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG Membaca putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 23 Maret 2017 Nomor 92/Pdt.G/2016/PN.Smd. yang amarnya sebagai berikut :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian;

2. Menyatakan uang tunai pengganti rumah tinggal sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah) atas bangunan rumah tinggal Penggugat dengan lembar Peta 120/Peta bidang 2917 dan tercatat pada model B no. urut 15/Peta 2917 dengan jenis bangunan panggung darurat menjadi hak Penggugat yang dahulu tahun 1984 mendapat ganti rugi dari Tergugat II sebesar Rp. 631.497,50 (Enam ratus tiga puluh satu ribu empat ratus sembilan puluh tujuh rupiah lima puluh sen), adalah hak Penggugat;

3. Menyatakan Tergugat I dan Tergugat II telah melakukan perbuatan melawan hukum;

4. Menyatakan Penggugat berhak menerima uang tunai untuk rumah pengganti sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu dua ratus rupiah) sebagaimana Peraturan Presiden RI. Nomor 1 Tahun 2015 dan pelaksanaannya diatur dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 258/KPTS/M/2015 dimaksud; 5. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II segera menyerahkan uang tunai

pengganti rumah tinggal sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah) secara tunai dan seketika kepada Penggugat;

6. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk membayar biaya perkara ini sebesar Rp.891.000 (delapan ratus sembilan puluh satu ribu rupiah);

Membaca Akta Pernyataan Pemohonan Banding Nomor

92/Pdt.G/2016/PN.Smd. yang ditanda tangani oleh Panitera Pengadilan Negeri Sumedang, yang menyatakan bahwa pada hari Rabu tanggal 5 April 2017, Tergugat II melalui kuasanya telah mengajukan permohonan banding terhadap putusan tersebut, permohonan banding mana telah diberitahukan secara patut kepada Terbanding semula Penggugat pada tanggal 20 April 2017 dan kepada Turut Terbanding semula Tergugat I pada tanggal 20 April 2017;

Membaca surat memori banding dari kuasa Pembanding semula Tergugat II yang diterima di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Sumedang pada

(13)

Halaman 13 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG tanggal 18 April 2017 dan telah diberitahukan secara seksama kepada Terbanding semula Penggugat pada tanggal 20 April 2017 dan kepada Turut Terbanding semula Tergugat I pada tanggal 20 April 2017;

Membaca Risalah Pemberitahuan Memeriksa Berkas Perkara (Inzage) Nomor 92/Pdt.G/2016/PN.Smd. yang menyatakan bahwa kepada kuasa Pembanding semula Tergugat II pada tanggal 19 Mei 2017, kepada Terbanding semula Penggugat pada tanggal 20 April 2017 dan kepada Turut Terbanding semula Tergugat I pada tanggal 20 April 2017 telah diberi kesempatan untuk mempelajari berkas perkara Nomor 92/Pdt.G/2016/PN.Smd. sebelum berkas perkara dikirimkan ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat untuk diperiksa dalam tingkat banding;

TENTANG HUKUMNYA

Menimbang, bahwa permohonan banding dari Pembanding semula Tergugat II diajukan dalam tenggang waktu dan menurut tata cara yang ditentukan oleh Undang-undang, oleh karenanya permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima;

Menimbang, bahwa dalam permohonan bandingnya kuasa Pembanding semula Tergugat II telah menyampaikan memori banding yang pada pokoknya mohon kepada Pengadilan Tinggi untuk membatalkan putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 23 Maret 2017 Nomor 92/Pdt.G/2016/PN.Smd. dengan alasan sebagai berikut :

Bahwa Pembanding (dahulu Tergugat - II) sudah memberikan Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal – Uang Relokasi sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah);

1. Bahwa sangat jelas berdasarkan fakta bangunan rumah tinggal milik Termohon Banding / Penggugat tersebut telah diberikan ID;

2. Bahwa Kesalahan ada pada Tergugat I yang telah mengambil Uang Relokasi yang menjadi hak Termohon Banding / Penggugat sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah);

3. Berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 1 Tahun 2015, yang pelaksanaannya di tindak lanjuti dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 258/KPTS/M/2015, Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 611.1/KEP.386 – BAPPEDA/2015 tanggal 20

(14)

Halaman 14 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG Maret 2015, bahwa Uang Tunai Pengganti Rumah Tinggal sebesar Rp. 122.591.200,- (seratus dua puluh dua juta lima ratus sembilan puluh satu ribu dua ratus rupiah), hanya diberikan satu kali saja, tidak ada pembayaran kedua kalinya;

Menimbang, bahwa terhadap memori banding dari Pembanding semula Tergugat II tersebut, Terbanding semula Penggugat tidak menyampaikan kontra memori banding;

Menimbang, bahwa Majelis Hakim Pengadilan Tinggi setelah meneliti dan mempelajari berkas perkara dengan seksama yang terdiri dari Berita Acara persidangan, surat-surat bukti yang diajukan dalam perkara ini, salinan resmi putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 23 Maret 2017 Nomor. 92/Pdt.G/2016/PN.Smd., serta memori banding yang diajukan dalam perkara ini, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi berpendapat bahwa pertimbangan hukum dari Majelis Hakim Tingkat Pertama dalam putusannya tersebut telah tepat dan benar sehingga oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi diambil alih dan dijadikan dasar pertimbangannya sendiri dalam memutus perkara ini dalam tingkat banding;

Menimbang, bahwa keberatan-keberatan yang dikemukakan oleh kuasa Pembanding semula Tergugat II di dalam memori bandingnya tanggal 17 April 2017, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi berpendapat tidak perlu dibahas secara khusus, sebab tidak ada hal-hal baru untuk dipertimbangkan lebih lanjut karena hanya merupakan pengulangan dari surat jawaban yang telah disampaikan pada persidangan tingkat pertama;

Menimbang, bahwa berdasarkan alasan dan pertimbangan tersebut diatas, maka putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 23 Maret 2017 Nomor 92/Pdt.G/2016/PN.Smd., yang dimohonkan banding tersebut harus dikuatkan;

Menimbang, bahwa oleh karena Pembanding semula Tergugat II tetap dipihak yang kalah baik dalam peradilan tingkat pertama maupun dalam peradilan tingkat banding, maka dihukum pula untuk membayar biaya dalam kedua tingkat peradilan;

Mengingat, Undang-undang Nomor 20 tahun 1947 tentang Peradilan Ulangan di Jawa dan Madura, Undang-undang Nomor 48 tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman dan Undang-undang Nomor 49 tahun 2009 tentang Peradilan Umum dan peraturan hukum lain yang bersangkutan;

(15)

Halaman 15 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG M E N G A D I L I

- Menerima permohonan banding dari Pembanding semula

Tergugat II;

- Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Sumedang tanggal 23

Maret 2017 Nomor 92/Pdt.G/2016/PN.Smd. yang dimohonkan banding tersebut;

- Menghukum Pembanding semula Tergugat II untuk membayar

biaya perkara yang timbul dalam kedua tingkat peradilan, yang dalam tingkat banding ditetapkan sebesar Rp. 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah);

Demikianlah diputuskan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jawa Barat pada hari Selasa tanggal 15 Agustus 2017, oleh kami Djernih Sitanggang, Bc.Ip, S.H., M.H. sebagai Hakim Ketua Majelis, dengan Syafaruddin, S.H. dan Sugito, S.H., M.H. masing-masing sebagai Hakim Anggota, berdasarkan penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat Nomor 302/PEN/PDT/2017/PT.BDG, tanggal 11 Juli 2017, putusan mana diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Senin, tanggal 21 Agustus 2017 oleh Ketua Majelis tersebut dengan dihadiri Hakim-hakim Anggota dan Asep Gunawan, S.H. Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Jawa Barat, tanpa dihadiri pihak-pihak yang berperkara.

Hakim-hakim Anggota Hakim Ketua Majelis

Ttd Ttd

Syafaruddin, S.H.

Djernih Sitanggang, Bc.Ip, S.H., M.H.

Sugito, S.H., M.H.

Panitera Pengganti

Asep Gunawan, S.H. Ttd

(16)

Halaman 16 dari 16 halaman putusan Nomor 302/PDT/2017/PT.BDG Perincian biaya perkara :

1. Biaya Meterai ...………Rp. 6.000,00 2. Biaya Redaksi putusan …… Rp. 5.000,00 3. Biaya Pemberkasan ………. Rp. 139.000,00

Referensi

Dokumen terkait

Segmen bawah rahim dan serviks yang rapuh mudah robek dan oleh sebab kurangnya elemen otot yang terdapat di sana, kedua kondisi ini berpotensi meningkatkan kejadian

Perumahan adalah kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan tempal tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan (UU No.

Hasil Implementasi Sistem Keamanan WDS (Wireless Distribution Sistem) Menggunakan mikrotik ialah dapat membuat jaringan local menggunakan tanpa kabel dan bisa memberikan

monomernya 1:1, pada Buna-N perbandingan antara 1,3-butadiena dan stirena adalah 3:1, sedangkan Buna-S perbandingan antara 1,3-butadiena dan stirena adalah 7:3. polimer tersebutb

1 Rehabilitasi Sedang/ Berat Saluran Drainase/Gorong- Gorong Wilayah Kecamatan Prabumulih Timur. Rehabilitasi Sedang/ Berat Saluran Drainase/Gorong-Gorong Wilayah Kecamatan

[r]

The students’ success in mathematics exam, in the Linear function unit, was evaluated in two groups of 7 th grade students of the primary school Josip Juraj Strossmayer in

Muhammadiyah agar masyarakat bisa masuk dan bisa mengikuti ajaranya tetapi ajaran yang di pakai sudah seperti Muhammadiyah Tokoh yang membawa saat itu Kyai Muhammad