PENGARUH 2,4-D (2,4-Diklorofenoksiasetat) DAN BAP (6 – Benzil amino purine) TERHADAP KEBERHASILAN EMBRIOGENESIS SOMATIK BUNGA KAKAO (Theobroma cacao, L.) - repository perpustakaan
Teks penuh
Dokumen terkait
PENGARUH PENAMBAHAN 6-furfurylamino purine (KINETIN) DAN Kalium sulfat (K 2 SO 4 ) UNTUK MENINGKATKAN KEBERHASILAN INDUKSI EMBRYO SOMATIK KAKAO ( Theobroma cacao L.)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kinetin dan 2,4-D ke dalam medium tanam berhasil menginduksi kalus dari eksplan petala maupun staminodia.. Induksi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan adenin dan 2,4-D ke dalam medium IK berhasil menginduksi kalus dari eksplan staminodia maupun petala dengan tingkat keberhasilan
Kelebihan dari kultur embriogenesis somatik kakao di antaranya mampu mampu menghasilkan bibit dalam jumlah besar (Li et al., 1998), sifat genetik bibit yang dihasilkan identik
Hasil percobaan menunjukkan bahwa suplai (bantuan) hormon dalam rangka ketahanan bunga dan suksesi pembentukan buah pada tanaman kakao (Theobroma cacao) menunjukkan
Studi pertumbuhan dan perkembangan embrio somatik kakao ( Theobroma cacao L.) yang dihasilkan dari kultur in vitro.. Skripsi Jurusan Budi
Keragaan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) Hasil Perbanyakan Embrio Somatik di Kebun Percobaan Pakuwon (Enny Randriani, ...).. KERAGAAN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) HASIL
Efektivitas Antifungi Ekstrak Daun Kakao (Theobroma cacao L.) dalam Menghambat Pertumbuhan Fungi Patogen Indegenous Phytophtora Palmivora dengan Metode Dilusi Padat (Dwi