• Tidak ada hasil yang ditemukan

SIKAP KRITIS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PEREMPUAN DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA KONSTRUKTIVISME

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SIKAP KRITIS DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA PEREMPUAN DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA KONSTRUKTIVISME"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1   Skor Keterlaksanaan Pembelajaran   Tidak  Ya,   sangat kurang   Ya,  kurang  Ya,   cukup  Ya,   sering  0  1  2  3  4
Tabel 3   Rincian Persentase Sikap Kritis dan Kemampuan Pemecahan  Masalah Siswa Perempuan dan Laki-laki

Referensi

Dokumen terkait

Dengan menggunakan kriteria di atas, maka hasil estimasi parameter kemampuan berpikir kritis matematik siswa menunjukkan bahwa 4,2% siswa memiliki kemampuan berpikir kritis

(2) Siswa berkemampuan matematika rendah dapat memenuhi tiga indikator kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah, yaitu mampu merumuskan pokok-pokok

Berdasarkan hasil jumlah siswa yang memenuhi level berpikir kritis di atas, dapat dikatakan bahwa level berpikir kritis siswa di kelas VII-E SMP Negeri 6 Sidoarjo dalam

Hasil uji MANCOVA diperoleh nilai probabilitas kemampuan berpikir kritis 0,01 dan sikap kritis <0,001 lebih kecil dari taraf signifikansi yaitu 0,05, yang artinya

Dimana siswa harus memahami masalah terlebih dahulu dengan menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanya dari permasalahan yang ada pada soal, merancang rencana

Berdasarkan hasil jumlah siswa yang memenuhi level berpikir kritis di atas, dapat dikatakan bahwa level berpikir kritis siswa di kelas VII-E SMP Negeri 6 Sidoarjo dalam

Kriteria inklusi yang diaplikasikan dalam studi ini adalah: 1 Penelitian dilakukan dalam bidang matematika; 2 Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis kemampuan berpikir kritis

Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis menurut pembagian TBK Ennis siswa kelas VII C MTs N 6 Sleman adalah sebagai berikut: Dari 32 siswa diperoleh TBK 0 sejumlah 6