• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknis Monev PBJP 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Teknis Monev PBJP 2017"

Copied!
62
0
0

Teks penuh

(1)

Realisasi PBJP Strategis

TEKNIS SISTEM

MONEV PBJP

(2)

Modul

Pelaporan

TEPRA

Sistem Monitoring Tim Evaluasi dan

Pengawasan Realisasi Anggaran

(SISMONTEPRA)

Perubahan

Proses Bisnis

SISMONTEPRA

(3)

SISMONTEPRA

(4)
(5)

Peran

Pejabat Penghubung

Dalam mendukung SISMONtepra

Mengkonsolidasikan data

Anggaran dan Pengadaan di tiap K/L/D/I;

Mengkoordinasikan dan

memantau Satker/OPD dalam pelaporan Sismontepra (jika diperlukan);

Memberikan saran, usulan dan rekomendasi

terkait permasalahan realisasi anggaran.

Melaporkan data pada Sismontepra paling

lambat setiap tanggal 15 bulan berikutnya untuk pelaporan bulan sebelumnya

Meminta pembukaan blokir Sismontepra melalui

sistem atau email ke sekretraiat TEPRA (jika diperlukan)

(6)

Peran

ADMIN PPE (LPSE)

Dalam mendukung SISMONtepra

Membuat akun-akun PA/KPA di

setiap Satker/OPD;

Membantu permasalahan teknis;

(7)

Peran

ADMIN PA/KPA SATKER/OPD

Dalam mendukung SISMONtepra

Membantu Pejabat Penghubung

dalam pelaporan Sismontepra;

Mengkonsolidasikan data Anggaran dan Pengadaan di masing-masing Satker/OPD;

Melaporkan data masing-masing Satker/OPD

pada Sismontepra;

Berkoordinasi dengan Pejabat Penghubung

apabila mengalami hambatan-hambatan.

(8)

Peran

SEKRETARIAT

Dalam mendukung SISMONtepra

Mengelola sistem;

Membuat Akun Pejabat

Penghubung;

Memonitor pelaporan oleh Pejabat

Penghubung;

Membuka permintaan akses dari Pejabat

Penghubung;

Melaporkan data kepada Ketua TEPRA.

(9)

Mengumumkan seluruh belanja pengadaan dan

RUP pada SiRUP, memudahkan pelaporan dalam Sismontepra dan Monev NG;

Memonitor perencanaan dan realisasi

pengadaan di masing-masing Satker/SKPD;

Membantu menyediakan data anggaran dan pengadaan kepada Pejabat

Penghubung;

Mendorong PPK dalam mengisi data

Aplikasi Kontrak Manajemen;

Memberikan saran, usulan dan

rekomendasi terkait PBJP, khususnya Sistem Monev kepada LKPP

Peran StakeHolder (PA/KPA)

Dalam Monev PBJP

(10)

Perubahan Pelaporan

SISMONTEPRA

(11)

Keterangan:

Tab anggaran murni dan anggaran perubahan dihilangkan, sehingga informasi akan tercakup dalam 1 halaman saja.

(12)

Struktur Anggaran

Modul Pelaporan TEPRA

Progres Fisik

Fitur Buka Pemblokiran

(13)

(1) Struktur anggaran

Daerah

Sumber Data : Struktur APBD

Metode Pengisian : Input manual oleh Pejabat Penghubung/Admin PA/KPA

(14)

(2) Rencana Paket Pengadaan

Keterangan:

Pelaporan tabel Rencana Paket Pengadaan mulai tahun 2017 diubah sudut pandangnya, menjadi range nilai

(15)

(3) Progres Keuangan

Sumber Data : Realisasi Anggaran melalui SP2D

Metode Pengisian : Target = Manual ; Proyeksi = Manual ; Realisasi = Manual Frekuensi Pengisian : Target = 1 kali setiap tahun anggaran ; Proyeksi :

Disesuaikan sesuai kondisi ; Realisasi = Setiap bulan Batas Waktu Pengisian : Target = Akhir Januari tahun berjalan;

Proyeksi = Disesuaikan sesuai kondisi ; Realisasi = Tanggal 15 bulan berikutnya

(16)

(3) Progres Keuangan

Keterangan:

Dalam menginput tabel progress keuangan, sebelumnya adalah persentase, diubah

menjadi penginputan nilai nominal riil tiap bulannya, sistem akan mengkalkulasi secara otomatis penyerapan anggaran terhadap struktur anggaran yang diinputkan di

Sismontepra, dan akan tampil sebagai

persentase penyerapan di halaman utama.

Catatan:

Untuk K/L, progres keuangan akan tetap menarik data

otomatis dari SPAN, sedangkan untuk Pemerintah Daerah tetap melaporkan data keuangan

(17)

(3) Progres Keuangan

Keterangan:

(18)

(4) Progres FISIK

Sumber Data : Realisasi Capaian Output Kegiatan (tidak terbatas Kegiatan Sarpras saja)

Metode Pengisian : Manual baik target maupun realisasi

Frekuensi Pengisian : Target = 1 kali setiap tahun anggaran ; Realisasi = Setiap bulan Batas Waktu Pengisian : Target = Akhir Januari tahun berjalan; Realisasi = Tanggal 15 bulan berikutnya

(19)

(5) Proses Pengadaan Barang dan

Jasa

Keterangan:

Tabel Proses Pengadaan Barang dan Jasa yang sebelumnya memonitor paket berdasarkan klasifikasi “aktivitas strategis”

akan digantikan dengan hanya monitoring paket dengan

nilai lebih dari Rp 200 juta. Tahapan pengadaan juga akan

diubah menjadi sebagaimana tabel di slide selanjutnya

Forma

t tahu

(20)

(5) Proses Pengadaan Barang dan

Jasa

Keterangan:

Pelaporan Proses Pengadaan Barang dan Jasa dibagi menjadi 3 tabel yaitu :

(21)

(5) Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Keterangan:

Pejabat penghubung melaporkan total paket pengadaan yaitu :

- Total paket pengadaan dengan nilai

(22)

(5) Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Keterangan:

Pejabat penghubung melaporkan total paket pengadaan yaitu :

- Total paket pengadaan dengan nilai

(23)

PERMINTAAAN BUKA

PEMBAHARUAN

1. Pengembangan

Sismontepra diselaraskan dengan pengembangan SiRUP versi 2 dan

pengembangan aplikasi lainnya.

2. Pelaporan Progres Keuangan, Fisik, dan Proses PBJ yang sudah terkunci, dapat dilakukan permintaan pembukaan blokir melalui fungsi tombol “Permintaan Buka

Pembaharuan” di menu akun Pejabat

(24)

Keterangan:

Fitur Profil disediakan agar Admin PPE, Admin Pejabat Penghubung dan Admin PA/KPA dapat memperbarui data diri secara mandiri

(25)

Modul

Pelaporan

TEPRA

Sistem Monitoring Tim Evaluasi dan

Pengawasan Realisasi Anggaran

(SISMONTEPRA)

(26)
(27)

Struktu r Anggar

an

Modul Pelaporan TEPRA

Progres

(28)

Struktur anggaran Daerah

Sumber Data : Struktur APBN/APBD K/L/D/I

Metode Pengisian : Input manual oleh Pejabat Penghubung

(29)

Rencana paket

pengadaan

Sumber Data : Rencana Umum Pengadaan (Aplikasi SiRUP)

Metode Pengisian : Sinkronisasi secara otomatis dengan Aplikasi

(30)

Progres Keuangan

Sumber Data : Realisasi Anggaran melalui SP2D

Metode Pengisian : Target = Manual ; Proyeksi = Manual ; Realisasi = Manual Frekuensi Pengisian : Target = 1 kali setiap tahun anggaran ; Proyeksi :

Disesuaikan sesuai kondisi ; Realisasi = Setiap bulan Batas Waktu Pengisian : Target = Akhir Januari tahun berjalan;

Proyeksi = Disesuaikan sesuai kondisi ; Realisasi = Tanggal 15 bulan berikutnya

(31)
(32)

Progres Keuangan

Bulan Target Realisasi

1

Rp.100.000.000.000 10000000000 Rp.200.000.000.000 20000000000 Rp.350.000.000.000

Rp.50.000.000.000 5000000000

Rp.100.000.000.000 10000000000

(33)

Progres Keuangan

Bulan Target Realisasi

(34)

Penambahan fitur proyeksi

keuangan

Pejabat Penghubung diharapkan untuk melaporkan proyeksi realisasi keuangan untuk melihat proyeksi riil penyerapan pada bulan berjalan.

(35)
(36)

Bulan Proyeksi

(37)

Bulan Proyeksi

9 10 11 12

300000000 400000000 500000000 700000000

(38)

Progres FISIK

Sumber Data : Realisasi Capaian Output Kegiatan (tidak terbatas Kegiatan Sarpras saja)

Metode Pengisian : Manual baik target maupun realisasi

Frekuensi Pengisian : Target = 1 kali setiap tahun anggaran ; Realisasi = Setiap bulan Batas Waktu Pengisian : Target = Akhir Januari tahun berjalan; Realisasi = Tanggal 15 bulan berikutnya

(39)
(40)

Progres FISIK

B01 B02 B03 B04 B05 B06 B07 B08 B09 B10 B11 B12 Target :

Realisasi :

0,2%

0.2

1,2%

1.2

7,5% 15,5% 25,57% 40,57% 60,17% 67,17% 75,47% 80,47% 86,47% 98,47%

7.5 15.5 25.75 40.57 60.17 67.17 75.47 80.47 86.47 98.47

0,1% 1,1% 6,1% 13,4% 24,40%

0.1 1.1 6.1 13.4 24.40

(41)

Progres FISIK

B01 B02 B03 B04 B05 B06 B07 B08 B09 B10 B11 B12 Target :

Realisasi :

0.2 1.2 7.5 15.5 25.75 40.57 60.17 67.17 75.47 80.47 86.47 98.47

0.1 1.1 6.1 13.4 24.40

(42)

Proses Pengadaan Barang/Jasa

Sumber Data : Realisasi Pengadaan Barang/Jasa berdasarkan nilai pagu Metode Pengisian : Manual

Frekuensi Pengisian : Setiap Bulan

Batas Waktu Pengisian : Tanggal 15 bulan berikutnya

Revisi : Diperbolehkan atas permintaan Pejabat Penghubung Total paket dengan nilai > 200 Juta | <2,5 Miliar

(43)
(44)

Proses Pengadaan Barang/Jasa

B01 B02 B03 Pemilihan/Pelaksanaan :

(45)

Proses Pengadaan Barang/Jasa

B01 B02 B03 Pemilihan/Pelaksanaan :

(46)

SISTEM INFORMASI

MONITORING DAN EVALUASI

PBJP

MONEV NG

Integrasi

Sistem

Hirarki

Data - 1

Hirarki

Data - 2

(47)

Integrasi sistem di monev

ng

(48)

Integrasi sistem di monev

ng

PENGANGGARA

N PERENCANAAN PEMILIHAN PELAKSANAAN KONTRAK PEMBAYARAN

E-Kontrak Manajem

en

(49)

Hierarki data monev ng (1)

Kembali KABUPATEN

PROVINSI K/L/I

NASIONAL

KOTA

(50)
(51)

Konsep Tampilan Monev ng Tingkat nasional

(52)

Konsep Tampilan MENU Monev ng

(53)

Konsep Tampilan Monev ng berdasarkan jenis belanja pengadaan

(54)

Konsep Tampilan Monev ng Berdasarkan belanja pengadaan Terbesar

(55)

Konsep Tampilan Monev ng Berdasarkan belanja pengadaan Terbesar tingkat provinsi

(56)

Konsep Tampilan MENU Monev ng

Tingkat K/L/I

(57)

Konsep Tampilan MENU Monev ng Tingkat Provinsi

(58)

Konsep Tampilan MENU Monev ng

Tingkat Kabupaten/Kota

(59)

Konsep Tampilan MENU Monev ng

Tingkat Satker/OPD

(60)

Konsep Tampilan MENU Monev ng

Tingkat Satker/OPD

(61)

COMING SOON

JUne 2017

(62)

Gambar

Tabel Proses Pengadaan Barang dan Jasa yang sebelumnya
tabel yaitu :-

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu pada penelitian-penelitian sebelumnya ternyata masih terdapat ketidakkonsistenan hasil penelitian antara pengaruh GCG, profitabilitas, likuiditas dan

ditambah dengan ketersediaan waktu, standar kerja yang dimiliki organisasi dapat digunakan untuk memprediksi kapasitas yang tersedia... • Menentukan

Madu Tongkat Arab Insya Allah bisa (khasiat) : Menambah gairah hubungan suami istri.. Menanggulangi impotensi dan mati pucuk Memperbaiki sel

Persiapan wadah kultur skala intermediate dan skala massal dilakukan dengan cara bak disemprot dengan air laut untuk membersihkan kotoran yang menempel pada

Penelitian yang dilakukan oleh Widayati dan Nurlis (2010), juga menunjukkan bahwa persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan tidak berpengaruh terhadap

Rencana Kerja (Renja) SKPD Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar Tahun 2017 ini merupakan rencana kerja tahunan berdasarkan Renstra Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar 2014- 2018

Pengesahan AATHP ini merupakan suatu langkah bagi Indonesia dalam menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menangani permasalahan kabut asap yang terjadi di Indonesia, karena

Penelitian yang dilakukan adalah bertujuan menganalisis pentingnya manajemen pelayanan penggunaan obat dan edukasi dalam pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes