• Tidak ada hasil yang ditemukan

artikel10SEMNASUTY web

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "artikel10SEMNASUTY web"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Proseding Seminar Nasional

UTY

KONTROL KECEPATAN SPINDLE MESIN BUBUT MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROLLER (FLC)

Moh.Khairudin

Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta

Email : [email protected]

Abstrak

Setiap perubahan benda kerja pada proses penyayatan harus diikuti oleh

perubahan kecepatan putaran spindle pada mesin bubut. Berdasarkan hal tersebut

diperlukan otomatisasi putaran mesin bubut dengan mengatur kecepatan putar spindle

sebanding dengan diameter benda kerja. Motor penggerak utama dipilih motor DC

magnet permanen penguat terpisah karena motor ini dikenal mempunyai torsi awal

yang besar dan kecepatan putaran mesin mudah dikendalikan.

Permasalahan yang dihadapi pada saat proses penyayatan benda kerja adalah

adanya faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan spindle (kekerasan benda

kerja, kedalaman sayat, kecepatan sayat, kondisi pahat ataupun setting kecepatan

spindle yang diinginkan). Oleh karena itu diperlukan pengaturan yang tidak terpengaruh

oleh adanya perubahan faktor-faktor tersebut.

Penilitian ini difokuskan pada kecepatan spindle mesin bubut dengan penggerak

motor DC berdasarkan diameter benda kerja dengan Fuzzy Logic Controller sebagai

metode kontrolnya. Maju mundurnya alat potong disensor (encoder) dan diteruskan ke

kontroler untuk diproses guna membangkitkan sinyal kontrol. Sinyal kontrol memicu

actuator, dalam hal ini driver yang akan mensuplai energi listrik ke motor DC untuk

mengatur putarannya. Metode Fuzzy Logic Controller yang akan digunakan

diimplemetasikan dalam PC.

Kata Kunci : mesin bubut, spindle, kecepatan

1. Latar Belakang

Mesin bubut (Lathe Machine) adalah salah satu peralatan mesin perkakas

yang penting dalam proses manufactur, baik dalam suatu perusahaan pemesinan,

maupun lembaga-lembaga pendidikan teknik. Pada awalnya mesin ini dibuat sangat

sederhana yaitu ada spindle dan chuck yang berputar, pahat (cutter) yang memotong

serta peralatan lain yang masih dikendalikan manual. Pada perkembangan terakhir,

handle dan operasi oleh tangan telah dikendalikan dengan adanya mesin bubut CNC

Referensi

Dokumen terkait

Pengaturan urutan pahat potong terhadap bidang permukaan penyayatan benda kerja akan lebih baik dengan memperhatikan titik kontak mata pahat pada bidang sayat dan tetap

spindle tertinggi. Hal ini dapat dijelaskan bahwa dengan putaran spindle yang tinggi kontak antara pahat dengan benda kerja terjadi secara cepat, ditambah lagi

benda kerja dan bahan pisau yang digunakan.. kondisi penyayatan dalam proses pengefreisan diantaranya adalah. kecepatan putaran pisau, kecepatan asutan,

Menentukan parameter-parameter pemotongan yang berpengaruh dalam prosese pengerjaan (kecepatan potong, kecepatan sayat, kedalaman pemakanan, waktu pemotongan dll)..

Hasil nilai kekerasan yang dihasilkan pada setiap holding time dan ketebalan benda akan mempengaruhi adanya kenaikan ataupun penurunan pada nilai kekerasan,

faktor yang paling berpengaruh terhadap keausan pahat.Tabel 1 dapat diamati bahwa tingkat keausan pahat bubut cenderung mengalami peningkatan pada saat kecepatan potong

pemotongan maka diameter benda kerja akan selalu berkurang dan tingkat kedalaman pahat berubah-ubah sesuai dengan proses yang dilakukan sehingga kecepatan spindel

Muklhasin 2012 dalam penelitianya tentang pengaruh Jenis pahat, kecepatan spindel, dan kedalaman pemakanan terhadap tingkat kekasaran dan kekerasan permukaan baja st 60 pada proses