• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

PULIH ASAL

(RECOVERY)

O

leh

(Tim Pengampu)

Cerika Rismayanthi, M.Or.

Ahmad Nasrulloh, M.Or.

Fatkhurahman Arjuna, M.Or.

[email protected]

(2)

ORGANISME PULIH ASAL SETELAH LATIHAN

DAN PERTANDINGAN

Atlet elite butuh 2

3 kali lat/hari

Atlet dipaksa utk melewati norma fisiologis dan psikologisnya

Maka hrs mampu mempertahankan keseimbangan yg baik antara

latihan

gaya hidup

dan kecepatan pulih asal

Pelatih hrs mampu menerapkan penggunaan teknik pulih asal

Banyak ditemukan pelatih tidak mampu menerapkan latihan dg

penerapan pulih asal, yg berakibat:

- Tidak dpt mempercepat regenarasi diantara latihan

- Tidak dpt mengurangi kelelahan

- Tidak dpt meningkatkan kompensasi yang berlebihan

- Tidak dpt memberikan kemudahan utk pakai beban berat dlm lat.

- Bahkan banyak ditemukan jumlah dan frekuensi cedera

(3)

PERTIMBANGAN TEORITIS

PULIH ASAL

1.

Usia berpengaruh kpd kecepatan pulih asal

Atlet usia 18-22 th memiliki cad. Biologis yg lebih >>

Sehingga lebih cepat pulih asal

2.

Pengalaman memainkan peranan yg penting

3.

Derajat lat. Bentuk OR pengaruhi percepatan pulih asal

4.

Perbedaan jenis kelamin pengaruhi kapasitas pulih asal

5.

Faktor cuaca, ketinggian tempat latih/tanding, beda waktu lat

dpt merusak

kecepatan pulih asal

6.

Pulih asal fisiologis tergantung pada faktor:

- Kecepatan sintesis ATP-PC

- Pencapaian homoistasis atau status biologis yang normal

dan fungsi tubuh utama (sirkulo-respiratoris, endokrin

dan sistem saraf)

(4)

DINAMIKA PULIH ASAL

Tidak membentuk kurva yang

linier

Tetapi kurva yg cepat turun pada

1/3 pertama (70%), dan semakin

kurang drastis selama 1/3 kedua

(20%), dan 1/3 ketiga hanya 10%.

Apabila DN 20-60 mnt stlh

latihan dihentikan, mk

pemulihan glukosa terjadi 4-6

jam, protein 12-14 jam,

lemak/vitamin&enzim > 24 jam

10%0%

20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100%

100% 1/3 II

3-D

(5)

CARA DAN METODA PULIH ASAL

1. PULIH ASAL SECARA ALAMI A. KINOTERAPI

Terapi melalui gerakan atau istirahat aktif

Co: Otot yg kerja (agonis) diistirahaktan dan otot yg antagonis melakukan kerja (ist. Aktif)

B. TIDUR

Atlet perlu tidur 9-10 jam atau 80-90% wkt malam Maksimum tidur malam pkl. 22.30

Agar tidur bisa nyenyak:

- Beri rileksasi, - masase, - ruangan yg gelap&tenang, - udara bersih C. GAYA HIDUP

Keseimbangan yg baik pada gaya hidup dengan kerja baik (keluarga – pelatih – suasana regu/tim) scr tdk langsung memberikan kemudahan thd kecepatan pulih asal

2. PULIH ASAL SECARA FISIOLOGIS A. MASASE

Bisa dikerjakan 15-20mnt sblm lat. Stelah melakukan pemanasan, 8-10mnt stelah mandi seusai lat., 20-30mnt stelah mandi panas atau shower

B. RANGSANGAN ELEKTRO DAN ULTRASOUND

Utk perbaiki sirkulasi darah, membatasi rasa sakit ligamentum dan tendo, anti inflamatorik pd trauma kecil

C. BALNEO-HIDROTERAPI

Mandi/shower panas 38-42 drajad selama 8-10mnt ↑ sirkulasi darah

(6)

3. AEROTERAPI

A. OKSIGENOTERAPI

Oksigen jenuh 85%

normal

Oksigen jenuh 75%

kekuatan

Oksigen jenuh 70%

depresif

Sehingga perlu hisap O2 buatan

B. AEROINOTERAPI

Terapi alami dg udara segar, Co: berjalan kaki di

taman/hutan didaerah ketinggian

4. REFLEKSOTERAPI

A. ACUPRESSURE

B. VAGAL-REFLEKSOTERAPI

5. KEMOTERAPI

(7)

6. PULIH ASAL SECARA PSIKOLOGIS

Dengan rileksasi psikotonik

7. PULIH ASAL KHUSUS UTK OR TERTENTU:

a. Untuk sistem Neuro-psikology

b. Untuk Sistem saraf otot

Referensi

Dokumen terkait

Diperoleh dari prasangka, coba-coba, Diperoleh dari prasangka, coba-coba, intuisi, tdk sengaja. intuisi,

THOMAS, Demokrasi sbg bentuk pemerintahan politik yg kekuasaan. pemerintahannya berasal dari rakyat, baik langsung

Jika goal hanya kemenangan, itu bukan pelatih yang baik. Manusia belajar bagaimana berfikir

Pelatih Membuat & Mengumumkan keputusan Pelatih Membuat Keputusan Dan menjualnya Pelatih Mengajukan Ide dan Mengundang pertanyaan Pelatih Mengajukan Keputusan Sementara Yang

ditunjang dengan adanya anggaran yang mencukupi dan hubungan yang baik antara semua pihak (atlet, pelatih, pembina, pengurus, Pengprov, KONI, dan Pemerintah). 5. Perlu adanya tes

(-) Kesusasteraan lama, silsilah, asal-usul; (-) Kejadian & peristiwa yg benar-benar terjadi pada masa lampau; (-) Ilmu, pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian

• Seorang atlet yang memiliki rasa percaya diri yg baik, ia percaya akan mampu. menampilkan kinerja

struktural blm tentu memiliki kualitas kepemimpinan yg