PENGGUNAAN ARANG AKTIF KULIT KACANG TANAH (Arachis hypogaea) SEBAGAI ADSORBEN DALAM PRODUKSI KAROTEN DARI FRAKSI OLEIN MINYAK SAWIT KASAR | Nurhaeni | KOVALEN 7530 25037 1 PB
Teks penuh
Dokumen terkait
Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah atapulgit yang telah menyerap ß-karoten yang diperoleh dari hasil proses adsorpsi ß- karoten dari olein sawit kasar pada
Konsentrasi NaOH yang optimum pada pembuatan asam oksaalat (H2C2O4) dari limbah kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L) yaitu pada konsentrasi 4N dengan menghasilkan
Simpulan : Berdasarkan penelitian ini, pemberian ekstrak kulit kacang tanah ( Arachis hypogaea ) sebesar 300mg/ kgBB/hari pada tikus putih ( Rattus norvegicus ) memiliki efek
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan kondisi kesetimbangan (konsentrasi beta karoten di dalam etanol dan lama desorpsi) desorpsi isotermal beta karoten olein
Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah atapulgit yang telah menyerap ß-karoten yang diperoleh dari hasil proses adsorpsi ß- karoten dari olein sawit kasar pada
Untuk menyelesaikan tugas akhir ini, penulis melakukan penelitian yang dituangkan dalam skripsi berjudul ”Kinetika Adsorpsi Isotermal β -Karoten Olein Sawit Kasar dengan
Pada desorpsi isotermal beta karoten olein sawit kasar dari atapulgit dengan menggunakan eluen heksan, kondisi kesetimbangan desorpsi pada suhu 40 ○ C paling lama dicapai yang
Berdasarkan uraian tersebut maka permasalahan yang muncul adalah apakah ekstrak etanol kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.) mempunyai efek antiinflamasi pada tikus