• Tidak ada hasil yang ditemukan

204MKpVII2010 pelim wewe u ses

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "204MKpVII2010 pelim wewe u ses"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR 204/M/Kp/VII/2010

TENTANG

PELIMPAHAN KEWENANGAN MENANDATANGANI JAWABAN SANGGAHAN BANDING

DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka memberikan jawaban atas sanggahan banding kepada penyedia barang/jasa yang merasa dirugikan di lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi, maka perlu adanya pelimpahan/pendelegasian kewenangan kepada Sekretaris Kementerian Riset dan Teknologi;

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a di atas, maka perlu menetapkan Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia tentang Pelimpahan Kewenangan Menandatangani Jawaban Sanggahan Banding di Lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4287);

2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas, dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara;

3. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah terakhir dengan Perubahan Ketujuh dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2007;

(2)

4. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 84/P Tahun 2009 tentang Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II;

5. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 59/M Tahun 2010 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Eselon I di Lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi;

6. Peraturan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 03/M/PER/VI/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Riset dan Teknologi;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA TENTANG PELIMPAHAN KEWENANGAN MENANDATANGANI JAWABAN SANGGAHAN BANDING DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI.

PERTAMA : Melimpahkan kewenangan kepada Sekretaris Kementerian Riset dan Teknologi untuk menandatangani Jawaban Sanggahan Banding kepada penyedia barang/jasa yang merasa dirugikan dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Riset dan Teknologi.

KEDUA : Jawaban sanggahan banding sebagaimana dimaksud pada diktum PERTAMA, disiapkan oleh Biro Hukum dan Humas dengan berkoordinasi dengan:

1. Inspektorat; dan 2. Biro Umum.

KETIGA : Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 06 Juli 2010

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA,

TTD.

SUHARNA SURAPRANATA

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a di atas perlu menetapkan Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi tentang Pembentukan Tim Pengkaji dan

bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut dalam huruf a diatas perlu menetapkan Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia tentang Penggantian

bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut dalam huruf a diatas perlu menetapkan Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia tentang

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset,

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan