• Tidak ada hasil yang ditemukan

Monitoring Sumur-Sumur Eksplorasi Lapangan Panas Bumi Mataloko, Kabupaten Ngada, NTT Tahun 2012-2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Monitoring Sumur-Sumur Eksplorasi Lapangan Panas Bumi Mataloko, Kabupaten Ngada, NTT Tahun 2012-2014"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Peta lokasi lapangan panas bumi Mataloko
Tabel 2. Data kimia fluida sumur beberapa lapangan panas bumi (Toni Mahon, 2000)
Gambar 2. Perbandingan Hasil Analisis SCS MT-3 (2012-2014)
Gambar 4. Perbandingan Hasil Analisis SCS MT-5 (2012-2014)
+5

Referensi

Dokumen terkait

Pada tahun 2004, Subdit Panas Bumi - Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral (DJGSM) melaksanakan pengeboran 2 (dua) sumur eksplorasi (AT-1 dan AT-2) di lapangan panas

Pada batuan yang bersifat permeabel ilit dapat terbentuk dalam jumlah yang cukup banyak, kehadiran ilit pada sumur MT-4 terdapat dalam jumlah relatif sedang (maksimum 10% dari total

Analisis laboratorium terhadap sampel kondensat (SCS) sumur MT-2, MT-3, MT-4 dan MT-5 menunjukkan bahwa kandungan anion dan kation relatif stabil dari periode 2005 hingga

Berdasarkan karakteristik ubahan hidrotermal, litologi sumur injeksi MT-6 diinterpretasikan bahwa mulai dari permukaan sampai kedalaman 6 m merupakan lapisan “over burden”

Analisis laboratorium terhadap sampel kondensat (SCS) sumur MT-2, MT-3, MT-4 dan MT-5 menunjukkan bahwa kandungan anion dan kation relatif stabil dari periode 2005 hingga

Setelah pengeboran dua sumur delineasi MT-3 dan MT-4, dilakukan uji alir fluida jangka panjang (27 Mei – 28 Agustus 2004) untuk mendapatkan potensi optimum kedua sumur tersebut

Pada batuan yang bersifat permeabel ilit dapat terbentuk dalam jumlah yang cukup banyak, kehadiran ilit pada sumur MT-4 terdapat dalam jumlah relatif sedang (maksimum 10% dari total

Selain terbentuknya sejumlah manifestasi panas bumi di sekitar lokasi sumur, dampak lainnya daerah sekitarnya menjadi kering, Variasi manifestasi yang terbentuk di sekitar