Inventarisasi Bitumen Padat Daerah Loa Janan dan Sekitarnya Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada sekuen Formasi Tanjung di daerah penyelidikan tak ditemukan adanya singkapan yang terindikasi endapan bitumen padat, hal ini kemungkinan karena sekuen sedimen Formasi Tanjung
termasuk ke dalam Cekungan Kutai yang tersusun oleh seri batuan sedimen Tersier dari Formasi Marah, Formasi Batuayau, Formasi Wahau dan Formai Balikpapan. yang berumur mulai
Daerah Long Daliq merupakan bagian dari Cekungan Kutai dan terletak dalam Peta Geologi Lembar Muaraancalong (S. Ratman dan Baharuddin, 1995 dengan skala 1 : 250.000); secara
Stratigrafi batuan Tersier daerah Pangkalan berdasarkan Peta Geologi Lembar Solok (Silitonga P.H. & Kastowo, 1995) disusun secara berurutan dari tua ke muda sebagai
Batuan Pra Tersier yaitu Kelompok Selangkai berumur Kapur Awal – Kapur Akhir sedangkan Batuan Tersier terdiri atas Formasi Haloq, Formasi Ingar, Batupasir Dangkan, Serpih
Daerah Long Daliq merupakan bagian dari Cekungan Kutai dan terletak dalam Peta Geologi Lembar Muaraancalong (S. Ratman dan Baharuddin, 1995 dengan skala 1 : 250.000); secara
Pada sekuen Formasi Tanjung di daerah penyelidikan tak ditemukan adanya singkapan yang terindikasi endapan bitumen padat, hal ini kemungkinan karena sekuen sedimen Formasi Tanjung
1. Secara geologi daerah Marah Haloq termasuk kedalam Cekungan Kutai dengan formasi pembawa batubara adalah Formasi Wahau bagian atas yang berumur Miosen Awal, dinamakan Satuan