Inventarisasi Bitumen Padat Daerah Ampah dan Sekitarnya, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Secara geologi pengisi Cekungan Sumatera Selatan terdiri atas Formasi Talangakar, Baturaja, Gumai, Air Benakat, Muara Enim, Kasai dan Batuan Volkanik; berumur Oligosen –
Secara regional daerah penyelidikan merupakan bagian dari Cekungan Kutai, dimana formasi yang menempati daerah penyelidikan merupakan batuan sedimen Tersier (Peta Geologi
Di daerah penyelidikan, endapan bitumen padat diperkirakan terkandung dalam satuan batuan serpih yang terdapat pada Formasi Date dan Formasi Toraja, yang mana sebaran
Daerah inventarisasi secara geologi termasuk ke dalam Cekungan Kutai yang tersusun oleh seri batuan sedimen Tersier dari Formasi Marah, Formasi Batuiayau, Formasi Wahau dan Formai
Batuan Pra Tersier yaitu Kelompok Selangkai berumur Kapur Awal – Kapur Akhir sedangkan Batuan Tersier terdiri atas Formasi Haloq, Formasi Ingar, Batupasir Dangkan, Serpih
Daerah inventarisasi secara geologi termasuk ke dalam Cekungan Kutai yang tersusun oleh seri batuan sedimen Tersier dari Formasi Marah, Formasi Batuiayau, Formasi Wahau dan Formai
Batuan paling muda yang terdapat di daerah penyelidikan adalah endapan permukaan (Qa) yang terdiri dari lumpur kelabu hitam, lempung bersisipan limonit dan
Pada sekuen Formasi Tanjung di daerah penyelidikan tak ditemukan adanya singkapan yang terindikasi endapan bitumen padat, hal ini kemungkinan karena sekuen sedimen Formasi Tanjung