• Tidak ada hasil yang ditemukan

TATA CARA BERWUDHU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TATA CARA BERWUDHU"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

TATA CARA SHOLAT FARDHU

1.Niat dalam hati

2.Gerakan Berdiri Tegak untuk Salat

 Posisi badan harus tegak lurus dan tidak membungkuk, kecuali jika sakit.

 Tangan rapat di samping badan.

 Kaki direnggangkan, paling lebar selebar bahu.

 Semua ujung jari kaki menghadap kiblat.

 Pandangan lurus ke tempat sujud.

 Posisi badan menghadap kiblat. Akan tetapi, jika tidak mengetahui arah kiblat, boleh menghadap ke arah mana saja. Asal dalam hati tetap berniat menghadap kiblat.

3.

Gerakan Mengangkat Kedua Tangan

 Telapak tangan sejajar dengan bahu.

 Ujung jari-jari sejajar dengan puncak telinga.

 Ujung ibu jari sejajar dengan ujung bawah telinga.

 Jari-jari direnggangkan.

(3)

 Lengan direnggangkan dari ketiak (sunah bagi laki-laki). Untuk perempuan ada yang menyunahkan

merapatkannya pada ketiak. Namun, boleh juga merenggangkannya.

 Bersamaan dengan

mengucapkan kalimat takbir.

Catatan: Mengangkat tangan ketika salat terdapat pada empat tempat, yaitu saat

takbiratulihram, saat hendak rukuk, saat iktidal (bangun dari rukuk), dan saat bangun dari rakaat kedua (selesai tasyahud awal) untuk berdiri meneruskan rakaat ketiga.

4.Gerakan Sedekap dalam Salat

Telapak tangan kanan diletakkan di atas
(4)

Meletakkan tangan boleh di dada. Boleh juga meletakkannya di atas pusar.

Ketika bersedekap, doa yang pertama dibaca adalah doa iftitah. Setelah selesai iftitah,

kemudian membaca surat Al Fatihah. Sesudah membaca surat Al Fatihah, kemudian

membaca surat pendek.

ن

ن ييبنَ ت

ن ديع

ن َابنَ َامنكنَ ي

ن َاينَاط

ن خنَ ننييبنونَ ِيننييبنَ ديعنَابنَ ممههلملا

َامنكنَ ي

ن َاينَاط

ن خنَ نيمنَ ِيننقَقننَ ممههلملاَ بنرنغيمنلياونَ قنرنشيمنليا

ن

ي منَ ِيننليس

ن غياَ م

م ههلملاَ س

ن

نندملاَ ن

ي منَ ض

ه

ينبيلي

ن اَ بهويثملاَ َّىقمننيه

دنرنبنلياونَ جنليثملاونَ ءنَامنليَابنَ ي

ن َاينَاط

ن خن

Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari

kesalahan-kesalahanku sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari

kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan embun).” (HR. Bukhari no. 744, Muslim no. 598, An

Nasai no. 896, lafaznya adalah dari An Nasai)

(5)

 Angkat tangan sambil mengucapkan takbir. Caranya sama seperti takbiratulihram.

 Turunkan badan ke posisi membungkuk.

 Kedua tangan menggenggam lutut. Bukan menggenggam betis atau paha. Jari-jari tangan direnggangkan. Posisi

tangan lurus, siku tidak ditekuk.

 Punggung dan kepala sejajar. Punggung dan kepala dalam posisi mendatar. Tidak terlalu condong ke bawah.

Tidak pula mendongah ke atas.

 Kaki tegak lurus, lutut tidak ditekuk.

 Pinggang direnggangkan dari paha.

 Pandangan lurus ke tempat sujud.

(6)

Dalam hadits ‘Uqbah bin ‘Amir disebutkan mengenai bacaan Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat ruku’,

هندنميحنبنون من يظن عنليا َّىن بَقرن نن َاحن بيسه

“Subhanaa robbiyal ‘azhimi wa bi hamdih (artinya: Maha Suci Rabbku Yang Maha Agung dan pujian untuk-Nya).” Ini dibaca tiga kali. (HR. Abu Daud no.

870)

6. Gerakan Iktidal dalam Sholat

Iktidal adalah bangkit dari rukuk. Posisi badan kembali tegak. Ketika bangkit disunahkan

mengangkat tangan seperti ketika takbiratulihram. Bersamaan dengan itu membaca kalimat

(7)

Fatihah.

Setelah Ruku’ membaca

هنيفن َاككرنَابنمه َابكيَقطن اركيثنكن ادكميحن ، دهميحنليا كن لنون َاننبمرن

“Robbana walakal hamdu, hamdan katsiron thoyyiban mubaarokan fiih

Wahai Rabb kami, bagi-Mu segala puji, aku memuji-Mu dengan pujian yang banyak, yang

baik dan penuh dengan berkah).” Disebutkan dalam hadits Rifa’ah bin Rofi’

Keutamaan membaca robbana wa lakal hamdu disebutkan dalam hadits Abu Hurairah,

.

كن لن َاننبمرن ممههلملا اولهوقهفن ههدنمنحن نيمنلن ههلملا عنمنسن مهَامنلن ا لن َاقن اذنإن

.

ني من مندم قنتن َامن ههلن رنفنغه ةنكن ئنلن منليا لنويقن ههلهويقن قن فناون ني من ههنمإنفن دهميحنليا هنبننيذن

(8)

berbarengan dengan ucapan malaikat, maka dosanya yang telah lalu akan dihapus.” (HR. Bukhari no. 796 dan Muslim no. 409).

ر

ل

ه ومأن َاهنبهتهكيين ميههييأن ، َاهنننورهدنتنبيين َاككلنمن ننيثنل

ن ثنون ةكعنض

ي بن ت

ه ييأ

ن ن

“Aku melihat ada 30-an malaikat, berlomba-lomba siapakah di antara mereka yang lebih duluan mencatat amalannya.” (HR. Bukhari no. 799)

7. Gerakan Sujud dalam Sholat Menurut hadis riwayat

Jamaah, ada tujuh anggota badan yang menyentuh lantai ketika sujud, yaitu:

 Wajah (kening dan hidung)

 Dua telapak tangan

 Dua Lutut

(9)

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

–َ ةنهنبيجنلياَ َّىلنعنَ م

م ظ

ه عيأنَ ةنعنبيس

ن َ َّىلنع

ن َ د

ن ج

ه س

ي أ

ن َ نيأنَ تهريمنأه

ف

ن ارنط

ي أنونَ ننييتنبنكيريلاونَ ،َ ننييدنينلياونَ –َ هنفننيأنَ َّىلنعنَ هندنينبنَ رنَاشنأنون

ن

ن ييمند

ن قنليا

“Aku diperintahkan bersujud dengan tujuh bagian anggota badan: (1) Dahi (termasuk juga hidung, beliau mengisyaratkan dengan tangannya), (2,3) telapak tangan kanan dan kiri, (4,5) lutut kanan dan

kiri, dan (6,7) ujung kaki kanan dan kiri. ” (HR. Bukhari no. 812 dan Muslim no. 490)

Kemudian ketika sujud membaca

هندنميحنبنون َّىلنعيلن ا َّىن بَقرن نن َاحن بيسه

“Subhana robbiyal a’laa wa bi hamdih (artinya: Maha Suci Rabbku Yang Maha Tinggi dan pujian untuk-Nya)”. Ini dibaca tiga kali. (HR. Abu Daud no. 870,

(10)

8. Gerakan duduk antara dua sujud

Duduk antara sujud adalah duduk iftirasy, yaitu:

 Bangkit dari sujud pertama sambil mengucapkan takbir.

 Telapak kaki kiri dibuka dan diduduki.

 Telapak kaki kanan tegak. Jari-jarinya menghadap ke arah kiblat.

 Badan tegak lurus.

 Siku ditekuk. Tangan sejajar dengan paha.

 Telapak tangan dibuka. Jari-jarinya

direnggangkan dan menghadap ke arah kiblat.

 Telapak tangan diletakkan di atas paha. Ujung jari tangan sejajar dengan lutut.

 Pandangan lurus ke tempat sujud.

(11)

Dalam hadits Ibnu ‘Abbas disebutkan do’a duduk antara dua sujud yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

، ِيننقيزهرياون ، ِيننعيفنرياون ، ِيننريبهجياون ، ِيننميحنرياون ، ِيلن ريفنغيا بَق رن .ِينندنهياون

“Robbighfirlii warahmnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii

Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku).” (HR. Ahmad

1: 371. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa haditsnya

hasan).

(12)

Duduk tasyahud awal adalah duduk iftirasy, sama seperti duduk antara dua sujud. Ini pada salat yang lebih dari dua rakaat, yaitu pada salat dzuhur, ashar, magrib, dan isya. Caranya sebagai berikut: Disunahkan memberi isyarat dengan telunjuk, yaitu telapak tangan kanan digenggamkan. Kemudian telunjuk diangkat (menunjuk). Dalam posisi ini kemudian membaca doa tasyahud.

Pertama, bacaan tasyahud Ibnu ‘Abbas.

َاهنييأن كن ييلنعن مهلن سم لا هنلملن ته َابنيَقطم لا ته اونلنصم لا ته َاكن رنَابنمهليا تهَايمحنتملا هنلملا دنَابنعن َّىلنعنون َاننييلنعن مهلن سم لا ههتهَاكن رنبنون هنلملا ةهمنحيرنون َّىي بننملا

له وسه رن ادكممحنمه نم أن ده هنشي أنون ههلملا لم إن هنلنإن لن نيأن دههنشيأن ننيحنلنَاصم لا هنلملا

Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi

(13)

Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi

bahwa Muhammad itu adalah hamba-Nya dan utusan-Nya)” (HR. Muslim no. 403).

Ditambah Bacaan Shalawat pada Tasyahud Awal

دمممحنمه لن عن لَق صن مم ههلللا

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad Ya Allah, semoga shalawat

tercurah pada Muhammad)”. (Roudhotuth Tholibin, 1: 187).

10. Gerakan Tasyahud Akhir Tasyahud akhir adalah duduk tawaruk. Caranya adalah.

 Bangkit dari sujud kedua, yaitu pada rakaat terakhir shalat, sambil membaca takbir.

(14)

 Telapak kaki kanan tegak. Jari-jarinya menghadap ke arah kiblat.

 Badan tegak lurus.

 Siku ditekuk. Tangan sejajar dengan paha.

 Telapak tangan dibuka. Jari-jarinya

direnggangkan dan menghadap ke arah kiblat.

 Telapak tangan diletakkan di atas paha. Ujung jari tangan sejajar dengan lutut.

 Disunahkan memberi isyarat dengan telunjuk, yaitu telapak tangan kanan digenggamkan. Kemudian telunjuk diangkat (menunjuk). Dalam posisi ini kemudian membaca doa tasyahud, selawat, dan doa setelah tasyahud akhir.

َاهنييأن كن ييلنعن مهلن سم لا هنلملن ته َابنيَقطم لا ته اونلنصم لا ته َاكن رنَابنمهليا تهَايمحنتملا هنلملا دنَابنعن َّىلنعنون َاننييلنعن مهلن سم لا ههتهَاكن رنبنون هنلملا ةهمنحيرنون َّىي بننملا

هنلملا له وسه رن ادكممحنمه نم أن ده هنشي أنون ههلملا لم إن هنلنإن لن نيأن دههنشيأن ننيحنلنَاصم لا

Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi

beserta rahmat Allah dan barakah-Nya. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami

dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba-Nya dan utusan-Nya)”

(15)

Ditambah Bacaan Shalawat

َّىلنعن تن ييلمصن َامنكن ، دمممحنمه لنآ َّىلنعنون ، دمممحنمه َّىلنعن لَقصن مم ههلملا

َّىلنعن كي رنَابن ممههلملا ، دديجنمن دديمنحن كننمإن ، منيهنارنبيإن لنآ َّىلنعنون منيهنارنبيإن

لن آ َّىلنعن ون ، منيهنارنبيإن َّىلنعن تن كي رنَابن َامنكن ، دمممحنمه لنآ َّىلنعنون ، دمممحنمه

د

د يجن من دد يمنحن كن نمإن ، منيهنارنبيإن

Ya Allah, semoga shalawat tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana

tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

Ya Allah, semoga berkah tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana

tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia).” (HR. Bukhari no. 4797 dan Muslim no. 406,

(16)

Do’a yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

رنَانملا ب

ن اذنع

ن ون رنبيقنليا ب

ن اذنع

ن ن

ي من ك

ن بن ذهوعهأن َّىنَقإن ممههلملا

ل

ن َاجمدملا حنيس

ن منليا رَقش

ن ون ت

ن َامنمنلياون َاينحيمنليا ةنننتيفنون

Ya Allah, aku meminta perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, siksa neraka, penyimpangan ketika hidup

dan mati, dan kejelekan Al Masih Ad Dajjal].” (HR. Muslim no. 588)

11. Gerakan salam

Gerakan salam adalah menengok ke arah kanan dan kiri. Menengok dilakukan sampai kira-kira searah

dengan bahu. Jika jadi imam dalam salat

(17)

oleh makmum. Menengok dilakukan sambil membaca salam.

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata,

- -

ني عن ون هنننيمنين ني عن مه لَقسن يه نن َاكن ملسو هيلع هللا َّىلص َّىم بننملا نم أن »

هنلملا ةهمنحيرنون ميكهييلنعن مهلن سم لا هندَق خن ضه َاينبن ىرنيه َّىتمحن هنلنَامنشن « هنلملا ةهمنحيرنون ميكهييلنعن مهلن سم لا

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri sampai terlihat pipinya yang putih, lalu beliau mengucapkan,

‘Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah, assalamu ‘alaikum wa rahmatullah’ ” (HR. Abu Daud no. 996

(18)
(19)
(20)

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

1) Badan tegak, kedua kaki rapat, dan lengan lurus di samping badan. 2) Pada hitungan satu, langkahkan tungkai kiri ke samping kiri. 3) Pada hitungan dua, tarik ujung kaki kanan

tata pergi ke sekolah dengan berjalan kaki gerakan jalan ke depan adalah berdiri tegak.. langkahkan kaki ke depan tangannya mengayun di

Tokoh 3 menghadap ke arah pengamat, posisi kepala dan wajahnya lurus ke depan, posisi tubuh digambarkan sedang berdiri tegak, tangan kiri lurus berada di samping badan, tangan

- Posisi tubuh berdiri, punggung tegak dengan kaki sejajar bahu - Tangan lurus memegang dumbbell di samping badan. - Gerakkan Dumbbell ke atas hingga lengan parallel dengan bahu -

 Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu..  Badan berdiri agak

BADAN PERMUSYAWARATAN DESA.... Kecamatan ...Kabupaten Lamandau. Rapat penetapan Calon Kepala Desa yang berhak dipilih dalam rapat umum pemilihan Kepala Desa dipimpin

(2) Pengurus Badan Usaha Milik Kampung dipilih dari anggota BUMK dan penduduk Kampung yang bersangkutan ;.. (3) Pemilihan Pengurus BUMK dilaksanakan oleh Rapat Anggota

perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user86.Sawi Monumen Sawi monumen tubuhnya amat tegak dan berdaun kompak. Penampilan sawi jenis ini sekilas mirip dengan petsai. Tangkai daun berwarna putih berukuran agak lebar dengan tulang daun yang juga berwarna putih. Daunnya sendiri berwarna hijau segar. Jenis sawi ini tegolong terbesar dan terberat di antara jenis sawi lainnya. D.Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Syarat tumbuh tanaman sawi dalam budidaya tanaman sawi adalah sebagai berikut : 1.Iklim Tanaman sawi tidak cocok dengan hawa panas, yang dikehendaki ialah hawa yang dingin dengan suhu antara 150 C - 200 C. Pada suhu di bawah 150 C cepat berbunga, sedangkan pada suhu di atas 200 C tidak akan berbunga. 2.Ketinggian Tempat Di daerah pegunungan yang tingginya lebih dari 1000 m dpl tanaman sawi bisa bertelur, tetapi di daerah rendah tak bisa bertelur. 3.Tanah Tanaman sawi tumbuh dengan baik pada tanah lempung yang subur dan cukup menahan air. (AAK, 1992). Syarat-syarat penting untuk bertanam sawi ialah tanahnya gembur, banyak mengandung humus (subur), dan keadaan pembuangan airnya (drainase) baik. Derajat keasaman tanah (pH) antara 6–7 (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user9E.Teknik Budidaya Tanaman Sawi 1.Pengadaan benih Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Penanaman sawi memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, disimpan di tempat penyimpanan dan diharapkan lama penyimpanan benih tidak lebih dari 3 tahun.( Eko Margiyanto, 2007) Pengadaan benih dapat dilakukan dengan cara membuat sendiri atau membeli benih yang telah siap tanam. Pengadaan benih dengan cara membeli akan lebih praktis, petani tinggal menggunakan tanpa jerih payah. Sedangkan pengadaan benih dengan cara membuat sendiri cukup rumit. Di samping itu, mutunya belum tentu terjamin baik (Cahyono, 2003). Sawi diperbanyak dengan benih. Benih yang akan diusahakan harus dipilih yang berdaya tumbuh baik. Benih sawi sudah banyak dijual di toko-toko pertanian. Sebelum ditanam di lapang, sebaiknya benih sawi disemaikan terlebih dahulu. Persemaian dapat dilakukan di bedengan atau di kotak persemaian (Anonim, 2007). 2.Pengolahan tanah Sebelum menanam sawi hendaknya tanah digarap lebih dahulu, supaya tanah-tanah yang padat bisa menjadi longgar, sehingga pertukaran perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user10udara di dalam tanah menjadi baik, gas-gas oksigen dapat masuk ke dalam tanah, gas-gas yang meracuni akar tanaman dapat teroksidasi, dan asam-asam dapat keluar dari tanah. Selain itu, dengan longgarnya tanah maka akar tanaman dapat bergerak dengan bebas meyerap zat-zat makanan di dalamnya (AAK, 1992). Untuk tanaman sayuran dibutuhkan tanah yang mempunyai syarat-syarat di bawah ini : a.Tanah harus gembur sampai cukup dalam. b.Di dalam tanah tidak boleh banyak batu. c.Air dalam tanah mudah meresap ke bawah. Ini berarti tanah tersebut tidak boleh mudah menjadi padat. d.Dalam musim hujan, air harus mudah meresap ke dalam tanah. Ini berarti pembuangan air harus cukup baik. Tujuan pembuatan bedengan dalam budidaya tanaman sayuran adalah : a.Memudahkan pembuangan air hujan, melalui selokan. b.Memudahkan meresapnya air hujan maupun air penyiraman ke dalam tanah. c.Memudahkan pemeliharaan, karena kita dapat berjalan antar bedengan dengan bedengan. d.Menghindarkan terinjak-injaknya tanah antara tanaman hingga menjadi padat. ( Rismunandar, 1983 ). 3.Penanaman Pada penanaman yang benihnya langsung disebarkan di tempat penanaman, yang perlu dijalankan adalah : a.Supaya keadaan tanah tetap lembab dan untuk mempercepat berkecambahnya benih, sehari sebelum tanam, tanah harus diairi terlebih dahulu. perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user11b.Tanah diaduk (dihaluskan), rumput-rumput dihilangkan, kemudian benih disebarkan menurut deretan secara merata. c.Setelah disebarkan, benih tersebut ditutup dengan tanah, pasir, atau pupuk kandang yang halus. d.Kemudian disiram sampai merata, dan waktu yang baik dalam meyebarkan benih adalah pagi atau sore hari. (AAK, 1992). Penanaman dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 3 - 4 Minggu sejak benih disemaikan. Jarak tanam yang digunakan umumnya 20 x 20 cm. Kegiatan penanaman ini sebaiknya dilakukan pada sore hari agar air siraman tidak menguap dan tanah menjadi lembab (Anonim, 2007). Waktu bertanam yang baik adalah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian dapat pula ditanam pada musim kemarau, asalkan diberi air secukupnya (Sunaryono dan Rismunandar, 1984). 4.Pemeliharaan tanaman Pemeliharaan dalam budidaya tanaman sawi meliputi tahapan penjarangan tanaman, penyiangan dan pembumbunan, serta pemupukan susulan. a.Penjarangan tanaman Penanaman sawi tanpa melalui tahap pembibitan biasanya tumbuh kurang teratur. Di sana-sini sering terlihat tanaman-tanaman yang terlalu pendek/dekat. Jika hal ini dibiarkan akan menyebabkan pertumbuhan tanaman tersebut kurang begitu baik. Jarak yang terlalu rapat menyebabkan adanya persaingan dalam menyerap unsur-unsur hara di dalam tanah. Dalam hal ini penjarangan dilakukan untuk mendapatkan kualitas hasil yang baik. Penjarangan umumnya dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Sisakan tanaman yang tumbuh baik dengan jarak antar tanaman yang teratur (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user12b.Penyiangan dan pembumbunan Biasanya setelah turun hujan, tanah di sekitar tanaman menjadi padat sehingga perlu digemburkan. Sambil menggemburkan tanah, kita juga dapat melakukan pencabutan rumput-rumput liar yang tumbuh. Penggemburan tanah ini jangan sampai merusak perakaran tanaman. Kegiatan ini biasanya dilakukan 2 minggu sekali (Anonim, 2007). Untuk membersihkan tanaman liar berupa rerumputan seperti alang-alang hampir sama dengan tanaman perdu, mula-mula rumput dicabut kemudian tanah dikorek dengan gancu. Akar-akar yang terangkat diambil, dikumpulkan, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari, setelah kering, rumput kemudian dibakar (Duljapar dan Khoirudin, 2000). Ketika tanaman berumur satu bulan perlu dilakukan penyiangan dan pembumbunan. Tujuannya agar tanaman tidak terganggu oleh gulma dan menjaga agar akar tanaman tidak terkena sinar matahari secara langsung (Tim Penulis PS, 1995 ). c.Pemupukan Setelah tanaman tumbuh baik, kira-kira 10 hari setelah tanam, pemupukan perlu dilakukan. Oleh karena yang akan dikonsumsi adalah daunnya yang tentunya diinginkan penampilan daun yang baik, maka pupuk yang diberikan sebaiknya mengandung Nitrogen (Anonim, 2007). Pemberian Urea sebagai pupuk tambahan bisa dilakukan dengan cara penaburan dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali. Dapat juga dengan melarutkan dalam air, lalu disiramkan pada bedeng penanaman. Satu sendok urea, sekitar 25 g, dilarutkan dalam 25 l air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. Pada saat penyiraman, tanah dalam bedengan sebaiknya tidak dalam keadaan kering. Waktu penyiraman pupuk tambahan dapat dilakukan pagi atau sore hari (Haryanto et al., 1995). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user13Jenis-jenis unsur yag diperlukan tanaman sudah kita ketahui bersama. Kini kita beralih membicarakan pupuk atau rabuk, yang merupakan kunci dari kesuburan tanah kita. Karena pupuk tak lain dari zat yang berisisi satu unsur atau lebih yang dimaksudkan untuk menggantikan unsur yang habis diserap tanaman dari tanah. Jadi kalau kita memupuk berarti menambah unsur hara bagi tanah (pupuk akar) dan tanaman (pupuk daun). Sama dengan unsur hara tanah yang mengenal unsur hara makro dan mikro, pupuk juga demikian. Jadi meskipun jumlah pupuk belakangan cenderung makin beragam dengan merek yang bermacam-macam, kita tidak akan terkecoh. Sebab pupuk apapun namanya, entah itu buatan manca negara, dari segi unsur yang dikandungnya ia tak lain dari pupuk makro atau pupuk mikro. Jadi patokan kita dalam membeli pupuk adalah unsur yang dikandungnya (Lingga, 1997). Pemupukan membantu tanaman memperoleh hara yang dibutuhkanya. Unsur hara yang pokok dibutuhkan tanaman adalah unsur Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Itulah sebabnya ketiga unsur ini (NPK) merupakan pupuk utama yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk organik juga dibutuhkan oleh tanaman, memang kandungan haranya jauh dibawah pupuk kimia, tetapi pupuk organik memiliki kelebihan membantu menggemburkan tanah dan menyatu secara alami menambah unsur hara dan memperbaiki struktur tanah (Nazarudin, 1998). 5.Pengendalian hama dan penyakit Hama yang sering menyerang tanaman sawi adalah ulat daun. Apabila tanaman telah diserangnya, maka tanaman perlu disemprot dengan insektisida. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penyemprotannya. Untuk tanaman sayur-sayuran, penyemprotan dilakukan minimal 20 hari sebelum dipanen agar keracunan pada konsumen dapat terhindar (Anonim, 2007). perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user14OPT yang menyerang pada tanaman sawi yaitu kumbang daun (Phyllotreta vitata), ulat daun (Plutella xylostella), ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis), dan lalat pengerek daun (Lyriomiza sp.). Berdasarkan tingkat populasi dan kerusakan tanaman yang ditimbulkan, maka peringkat OPT yang menyerang tanaman sawi berturut-turut adalah P. vitata, Lyriomiza sp., P. xylostella, dan C. binotalis. Hama P. vitatamerupakan hama utama, dan hama P. xylostella serta Lyriomiza sp. merupakan hama potensial pada tanaman sawi, sedangkan hamaC. binotalis perlu diwaspadai keberadaanya (Mukasan et al., 2005). Beberapa jenis penyakit yang diketahui menyerang tanaman sawi antara lain: penyakit akar pekuk/akar gada, bercak daun altermaria, busuk basah, embun tepung, rebah semai, busuk daun, busuk Rhizoctonia, bercak daun, dan virus mosaik (Haryanto et al., 1995). 6.Pemanenan Tanaman sawi dapat dipetik hasilnya setelah berumur 2 bulan. Banyak cara yang dilakukan untuk memanen sawi, yaitu: ada yang mencabut seluruh tanaman, ada yang memotong bagian batangnya tepat di atas permukaan tanah, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu. Cara yang terakhir ini dimaksudkan agar tanaman bisa tahan lama (Edy margiyanto,