lari jarak pendek ( 1 )

10  215 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

lari jarak pendek

lari jarak pendek

Lari jarak pendek adalah berlari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang harus ditempuh, atau sampai jarak yang telah ditentukan. Pelarinya bisa juga disebut dengan sprinter

Nomor-Nomor Atletik 1. Nomor Lari

-. Lari jarak pendek 100, 200, 400 meter -. Lari jaraj menengah 800 , 1500 meter

-. Lari jarak jauh 5000, 10000 meter dan marathon 42,195 km

secara teknis penggunaan start jongkok yang digunakan sama. yang membedakan hanyalah pada penghematan penggunaan tenaga, karena perbedaan jarak yang harus ditempuh. Makin jauh jarak yang harus ditempuh makin banyak tenaga yang harus dibutuhkan.

Cara Melakukan Start Jongkok

Gerakan lari jarak pendek dibagi menjadi tiga tahap ialah: star, gerakan lari cepat (sprint), gerakan finis.

Start

Dalam perlombaan lari, ada tiga cara star, ialah : - star berdiri (standing start)

- star jongkok (crouching start)

- start melayang (flying start) dilakukan hanya untuk pelari ke II, III dan IV dalam lari estapet 4 x 100 m.

Teknik Start

Sikap start pada aba-aba bersedia

Perhatikan!!! Pada aba-aba bersedia pelari maju menuju garis start untuk menempatkan kaki tumpu pada balok start, kaki yang kuat diletakan di depan. letakkan tangan tepat di belakang garis start.

Hal-hal yang penting dalam sikap start:

1. Letak tangan lebih lebar sedikit dari bahu, jari-jari dan ibu jari membentuk huruf V terbalik, bahu condong ke depan/sedikit di depan tangan, lengan lurus.

2. Kepala sedemikian rupa sehingga leher tidak tegang, mata memandang ke lintasan kira-kira 2m atau pandangan di antara kedua lengan menghadap garis star.

3. Tubuh rileks/ tidak kaku

4. Pikiran dipusatkan pada aba-aba berikutnya.

5. Jarak letak kaki terhadap garis star tergantung dari bentuk sikap yang dipegunakan: Bunch start/start jongkok jarak pendek

Letak kaki belakang terpisah kira-kira 25 – 30 cm. ujung kaki belakang ditempatkan segaris dengan tumit kaki muka bila dalam sikap berdiri. Jarak kaki dari garis star kira-kira: kaki depan 45 cm, kaki belakang 70 cm, tergantung dari panjang tungkai.

Medium start/start jongkok jarak menengah

Pada waktu sikap berlutut, letak lutut kaki belakang di samping ujung kaki depan, jarak kaki dari garis star kira-kira kaki depan 37 cm, kaki belakng 85 cm, tergantung dari panjang tungkai.

(2)

Pada waktu sikap lutut, letak lutut kaki belakang di samping bagian belakang dari tumit kaki depan, jarak kaki dai agis star kira-kira: kaki depan 32 cm, kaki belakang 100 cm, tergantung dari panjang tungkai masing-masing pelari.

Gerakan pada aba-aba Siap

Angkat pinggul kearah atas hingga sidikit lebih tinggi dari bahu, jadi garis punggung

menurun kedepan. Berat badan lebih kedepan. jaga keseimbngan sampai aba-aba berikutnya bunyi pistol. Kepala rendah, leher tetap rileks (santai aja!), pandangan ke arah garis star di antara bawah tangan. Lengan tetap lurus/ siku jangan bengkok. Pada waktu mengangkat pinggul disertai dengan mengambil nafas dalam-dalam. yang paling penting konsentrasi penuh pada bunyi pistol/ bunyi sempritan atau bunyi lainya yang disepakati bersama. Gerakan pada saat aba-aba Ya atau Bunyi Pistol

Ayunkan lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat-kuat (gerakan lengan harus harmonis dengan gerak kaki). Kaki kiri menolak kuat-kuat sampai terkadang lurus. kaki kanan melangkah secepat mungkin, serendah mungkin mencapai tanah pada langkah

pertama. Berat badan harus meluncur lurus kedepan, dari sikap jongkok berubah kesikap lari, berat badan harus naik sedikit demi sedikit tidak langsung tegak, hindarkan gerakan ke samping. Langkah lari makin lama makin menjadi lebar, enam sampai sembilan langkah pertama merupak langkah peralihan. Bernafas seperti biasa, menahan nafas berarti menegakkan badan.

Suatu hal yang perlu mendapat perhatian sebelum melakukan star ialah pemanasan dengan sebaik-baiknya, merangsang persendian dan meregang otot-otot ditambah dengan gerakan lari cepat. Hal itu dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya cidera otot.

Gerakan finis

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan pada waktu pelari mencapai finis.

Lari terus tanpa perubahan apapun. Dada dicondongkan ke depan, tangan kedua-duanya diayunkan ke bawah belakang, atau dalam bahasa jawa disebut ambyuk. Dada diputar dengan ayunan tangan ke depan atas sehingga bahu sebelah maju ke depan, yang lazim disebut The String.

Jarak 20 meter terakhir sebelum garis finis meupakan perjungan untuk mencapai kemenangan dalam perlombaan lari, maka yang perlu diperhatikan adalah kecepatan langkah, jangan menengok lawan, jangan melompat, dan jangan perlambat langkah sebelum melewati garis finis.

LARI JARAK PENDEK (Teknik dan Langkah-Langkah Lari Jarak Pendek)

Lari jarak pendek adalah lari yang menempuh jarak antara 50 m sampai dengan jarak 400 m. Oleh karena itu, faktor utama yang menentukan lari jarak pendek adalah kecepatan. Kecepatan dalam lari jarak pendek adalah hasil kontraksi yang kuat dan cepat dari otot-otot yang diubah menjadi gerakan yang sangat dibutuhkan bagi pelari untuk mendapatkan kecepatan yang tinggi.

Nomor-nomor lari jarak pendek yang dilombakan meliputi 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Lari jarak pendek biasanya disebut lari sprint. Pelari jarak pendek dikenal dengan sebutan sprinter.

1. Teknik Dasar Lari Jarak Pendek

(3)

dasar lari jarak pendek sebagai berikut.

a. Langkahkan kaki yang lebar dengan tolakan menggunakan ujung kaki.

b. Posisi tubuh condong ke depan dengan lengan tangan kanan ke arah dagu dan siku tangan ditekuk.

2. Langkah-Langkah Lari Jarak Pendek

Langkah-langkah lari jarak pendek adalah sebagai berikut. a. Gerakan Start

Macam-macam start lari jarak pendek adalah sebagai berikut. 1) Start Pendek (Bunch Start)

Kaki kiri di depan dan lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kaki kiri sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan jari-jari rapat dan ibu jari terpisah.

2) Start Menengah (Medium Start)

Kaki kiri di depan, lutut kaki kanan diletakkan di sebelah kanan tumit kaki kiri jaraknya sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan diletakkan di belakang garis start dengan empat jari-jari rapat. Ibu jari terpisah.

3) Start Panjang (Long Start)

Kaki kiri diletakkan di depan lutut kaki kanan di belakang kaki kiri, jaraknya sekitar satu kepal. Kedua tangan diletakkan di belakang garis start dengan jari-jari rapat dan ibu jari terpisah.

b. Sikap Tubuh Saat Berlari

Sikap tubuh saat berlari adalah sebagai berikut.

1) Sikap tubuh condong ke depan dengan tolakan kaki yang sekuat tenaga. 2) Langkah kaki yang lebar dengan lenggang tangan ke arah dagu.

3) Tubuh dalam keadaan rileks, pandangan mata ke depan. 4) Gerakan kaki dengan secepat-cepatnya.

Saat melakukan start jongkok harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut. 1. Pikiran penuh konsentrasi memperhatikan aba-aba dari starter.

2. Perlengkapan, seperti sepatu. Talinya harus diikatkan dengan kuat agar tidak mengganggu selama berlari.

3. Semua organ tubuh seperti kaki harus dalam kondisi fit sehingga akan siap melakukan lari.

c. Sarana dan Peralatan dalam Lari Jarak Pendek 1) Lintasan Lari Jarak Pendek

Perlombaan lari jarak pendek dilakukan di lapangan yang dibuat lintasan atau ban. Lintasan atau ban perlombaan jumlahnya ada 8 buah. Lebar setiap lintasan berukuran 1,22 meter.

2) Peralatan

Alat yang digunakan dalam perlombaan lari jarak pendek, misalnya sepatu spikes, start block, tiang finish, stopwatch, dan bendera start atau pistol.

3. Teknik Melakukan Lari Jarak Pendek

Pelaksanaan teknik lari jarak pendek yang benar adalah sebagai berikut. 1) Gerakan awal, posisi tubuh berdiri di belakang garis start. Kemudian, lakukan sikap start jongkok.

(4)

3) Setelah berlari kurang lebih berjarak 20 meter, langkah lari diperlebar dan kecepatan ditingkatkan sehingga memasuki garis finish.

Teknik-teknik dalam melakukan lari jarak pendek dengan menggunakan start jongkok sebagai berikut.

a. Teknik start (awalan) 1) Aba-aba ”bersedia”

a) Lutut kaki belakang diletakkan/ditempatkan berjarak satu kepal sejajar dengan ujung kaki depan.

b) Kedua lengan lurus sejajar dengan bahu dan letakkan di belakang garis start, dengan pinggiran jari telunjuk dan ibu jari menapak di tanah.

c) Pandangan lurus ke depan kira-kira 2,5 m. Usahakan badan tetap rileks, berat badan berada di kedua belah tangan.

2) Aba-aba “siap”

a) Angkat panggul ke arah depan atas dengan tenang, sampai sedikit lebih tinggi dari bahu.

b) Berat badan lebih ke depan, kepala rendah leher tetap kendor, pandangan ke bawah lengan tetap lurus dan siku tetap lurus.

c) Pada waktu mengangkat panggul, ambil napas dalam-dalam. d) Pusatkan perhatian pada aba-aba “ya”.

3) Aba-aba “ya”

a) Ayun lengan kiri ke depan dan lengan kanan ke belakang kuat-kuat.

b) Kaki kiri menolak kuat-kuat sampai terkejang lurus Kaki kanan melangkah secepat mungkin, dan secepatnya mencapai tanah.

c) Dari sikap jongkok berubah ke sikap lari, badan harus naik sedikit demi sedikit. Jangan ada gerakan ke samping.

d) Langkah lari makin lama makin melebar dengan kecepatan penuh.

b. Teknik badan pada saat lari

Teknik badan pada saat lari sebagai berikut.

1) Kaki menolak sekuatnya sampai mengejang lurus, lutut diangkat tinggi setinggi panggul, tungkai bawah mengayun ke depan untuk mencapai langkah lebar. 2) Usahakan agar badan tetap rileks, badan condong ke depan membentuk sudut 25-30o terhadap lutut.

3) Lengan di samping tubuh secara wajar. Siku ditekuk kira-kira 90o. Tangan menggenggam kendor, gerakan atau ayunan lengan ke muka dan ke belakang harus wajar, gerakan lengan makin cepat berimbang dengan gerak kaki yang makin cepat pula.

c. Teknik badan ketika memasuki garis finish

Teknik badan saat memasuki garis finish sebagai berikut. 1) Jangan mengurangi kecepatan.

2) Masuk garis finish dengan togok terlebih dahulu.

3) Setelah melewati garis finish kira-kira 5 meter, lalu berusaha menghentikan langkah.

Perhatikan gambar berikut ini!

(5)

Kalian telah mengenal teknik dan peraturan lari jarak pendek. Peraturan lari jarak pendek bisa dimodifikasi, misalnya dengan menggunakan teknik start berdiri. Aba-aba “bersedia” posisi tubuh berdiri fileks, Aba-aba-Aba-aba “siap” condong tubuh ke depan sehingga berat badan lebih ke depan. Gerakan kaki dan tangan menyesuaikan gerakan tubuh. Pada saat aba-aba “ya” ayun lengan dan kaki ke depan dan belakang kuat-kuat dan langkahkan secepat mungkin. Kalian pun dapat

memodifikasi peraturan lari jarak pendek dengan mengubah jarak lari, misalnya 100 m menjadi 50 meteratau 75 meter.

Teknik Star Jongkok Dan Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek atau Sprint adalah salah satu jenis lari yang dilombakan. Lari jenis ini dilakukan dengan kecepatan tinggi dan menempuh jarak pendek yaitu: lari jarak 100 meter,lari 200 meter,lari 400 meter, dan lari estafet atau lari sambung. Pelari jarak pendek (sprinter) menggunakan segala kemampuannya agar dapat secepatnya sampai garis finish. Untuk menjadi seorang sprinter atau pelari jarak pendek yang handal diperlukan penguasaan teknik start dan teknik lari yang benar, latihan start dan latihan teknik lari lakukan secara sistematis dan terprogram. Adapun teknik start dan teknik lari jarak pendek adalah sebagai berikut:

Teknik Start

Start adalah sikap dan gerakan awal untuk memulai lari, start dalam nomor lari terbagi menjadi 3 macam, yaitu:

a. Start berdiri (standing start) start berdiri digunakan untuk lari jarak menengah dan lari jarak jauh.

b. Start melayang (flying start) start melayang digunakan oleh pelari II, III, dan IV dalam lari estafet 4 x 100meter

c. Start Jongkok (cruched start) start jongkok digunakan dalam lari jarak pendek. Start Jongkok

Start Jongkok dibagi menjadi 3 macam start yaitu: 1. Start pendek (bunch start)

2. Start menengah (medium start) 3. Start panjang (long start) Cara melakukan start jongkok

a. Lutut kaki belakang diletakan pada ujung kaki depan dengan jarak satu kepal tangan. b. Kedua lengan lurus sejajar dengan bahu, telapak tangan (jari-jari) letakan dibelakang garis start dengan telapak tangan membentuk "V" terbalik.

c. Pandangan lurus ke lintasan d. Berat badan berada dikedua tangan. Pada aba-aba "Siap" memindahkan berat badan ke depan, Aba-aba "ya" atau bunyi pistol secara reflek dan cepat melesat bertolak ke depan.

(6)

- Aba-aba "bersedia" badan di bungkukan kedua telapak tangan bertumpu dibelakang garis start

- Aba-aba "siap" lutut di angkat, kedua kaki sedikit bergerak ke atas, pandangan ke depan pendek

- Aba-aba "ya" atau bunyi pistol, secara refleks dan cepat bertolak ke depan

a. Sikap melangkah kaki diangkat lalu ditekuk secara bergantian, kaki digerakan ke depan dengan tumpuan ujung kaki.

b. Sikap Badan Sikap badan bergerak ke depan, agak condong dan kaki mendorong pinggul ke depan

c. Pandangan ke arah depan sekitar 10 meter.

start merupakan sikap awalan pada waktu akan melakukan jalan atau lari dengan kaki atau tangan tidak boleh menyentuh batas.

macam macam start:

- start jongkok merupakan start yang digunakan ketika hendak melakukan lari jarak pendek(100 m) yang biasa di sebut lari cepat

-start melayang merupakan start yang digunakan dalam lari jarak menengah, khususnya lari sambung atau estafet terutama pada pemain kedua,ketiga dan keempat

-start berdiri di gunakan dalam lari jarak jauh seperti pada lari maraton dan lari lintas alam

(7)

LARI JARAK PENDEK

Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek adalah salah satu nomor lari cepat.

Lari jarak pendek adalah berlari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang harus ditempuh, atau sampai jarak yang telah ditentukan. Pelarinya bisa juga disebut dengan sprinter.

Lari jarak pendek disebut juga sprint. Adapun teknik dan cara melakukan lari jarak pendek adalah :

start merupakan sikap awalan pada waktu akan melakukan jalan atau lari dengan kaki atau tangan tidak boleh menyentuh batas.

Teknik Start dalam Lari Jarak Pendek Start berdasarkan kegunaanya dibagi menjadi 3 (tiga) macam, yaitu start berdiri (standing start), start melayang (flying start), dan start jongkok (crouching start).

- start jongkok merupakan start yang digunakan ketika hendak melakukan lari jarak pendek(100 m) yang biasa di sebut lari cepat

-start melayang merupakan start yang digunakan dalam lari jarak menengah, khususnya lari sambung atau estafet terutama pada pemain kedua,ketiga dan keempat

-start berdiri di gunakan dalam lari jarak jauh seperti pada lari maraton dan lari lintas alam

Start Jongkok

Sesuai dengan istilahnya, start jongkok dilakukan dengan cara berjongkok.

Start jongkok berdasarkan cara pelaksanaannya dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu :

1. Start pendek (bunch start) 2. Start menengah (medium start) 3. Start panjang (long start)

1. Start pendek

1) Sikap permulaan start pendek yaitu : berdiri tegak kedua kaki rapat, lengan lurus di samping badan, dan pandangan lurus ke depan.

2) Cara melakukan ( start pendek)

Cara melakukan start pendek yaitu :

a) Langkahkan kaki kiri ke depan dengan jari – jari kaki lurus ke depan. b) Letakkan ujung jari kaki belakang sejajar dengan tumit kaki depan. c) Jarak kedua kaki kira – kira satu kepalan tangan.

d) Letakkan kedua lengan lurus dengan bahu, jari – jari tangan rapat, ibu jari membuka membentuk huruf V tebalik di belakang garis start.

2. Start menengah (the medium start)

(8)

a) Langkahkan kaki kiri ke depan dengan jari – jari kaki lurus ke depan. b) Letakkan lutut kaki belakang sejajar dengan ujung jari kaki depan c) Jarak kedua kaki kira – kira satu kepalan tangan.

d) Letakkan kedua lengan lurus dengan bahu, jari – jari tangan rapat, ibu jari membuka membentuk huruf V terbalik di belakang garis start.

3. Start panjang (the long start)

1)Sikap permulaan Sikap permulaan start panjang yaitu : Berdiri tegak kedua kaki rapat, lengan lurus di samping badan, dan pandangan lurus ke depan

2) Cara melakukan: Cara melakukan start panjang yaitu:

a) Langkahkan kaki kiri ke depan dengan jari – jari kaki lurus ke depan. b) Letakkan lutut kaki belakang sejajar dengan ujung jari kaki depan. c) Jarak kedua kaki kira – kira satu kepalan tangan.

d) Letakkan kedua lengan lurus dengan bahu, jari – jari tangan rapat, ibu jari membuka membentuk huruf V terbalik di belakang garis start

Aba–Aba Start Jongkok

Aba–aba start jongkok terdiri dari 3 tahap, yaitu :

a. Bersedia Setelah mendengarkan aba–aba “bersedia”, pelari melangkahkan salah satu ke depan di belakang garis start, dan berjongkok sesuai dengan start yang digunakan (start pendek, menengah, atau panjang), serta meletakkan kedua tangan (ujung jari - jari) ke tanah.

b. Siap Setelah mendengar aba – aba “siap”, pelari mengangkat pantat

sehingga posisi panggul lebih tinggi dari pada bahu, sedangkan kepala menunduk dan rileks.

c. Ya atau bunyi pistol Setelah mendengar aba – aba “ya” atau bunyi pistol, pelari mendorongkan kaki depan ke balok start dan bersamaan dengan itu kaki

belakang digerakkan ke depan dalam keadaan lutut tertekuk (lutut diangkat ke depan atas)

Cara melakukan start jongkok

a. Lutut kaki belakang diletakan pada ujung kaki depan dengan jarak satu kepal tangan.

b. Kedua lengan lurus sejajar dengan bahu, telapak tangan (jari-jari) letakan dibelakang garis start dengan telapak tangan membentuk "V" terbalik.

c. Pandangan lurus ke lintasan

d. Berat badan berada dikedua tangan. Pada aba-aba "Siap" memindahkan berat badan ke depan, Aba-aba "ya" atau bunyi pistol secara reflek dan cepat melesat bertolak ke depan.

Teknik Gerakan lari jarak Pendek Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam berlari jarak pendek adalah:

a. Setelah aba – aba “ya” atau bunyi pistol, maka pelari berlari melesat dari balok start.

b. Pendaratan kaki pada ujung kaki bagian depan.

c. Sikap badan condong ke depan, pandangan lurus ke depan. d. Ayunkan lengan dengan kuat ke depan dada di atas pinggang e. Pergelangan tangan lurus dan tangan mengepal

f. Otot – otot leher rileks dan pada saat berlari menahan napas.

Teknik Gerakan Memasuki Garis Finish Memasuki garis finish adalah hal yang paling penting dalam lari dan merupakan penentu kalah atau menangnya seorang pelari. Ada beberapa teknik memasuki garis finish yang biasa digunakan oleh pelari yaitu:

(9)

b. Dada maju atau kepala ditundukkan, kedua tangan lurus ke belakang c. Salah satu bahu maju ke depan (dada diputar ke salah satu sisi)

d. Setelah melewati garis finish kira-kira 5 meter, lalu berusaha menghentikan langkah.

LUTHFI ALMIRA 16 VIII C

B

. Lari jarak menengah

1. Pengertian Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah menempuh jarak 800 m dan 1500 m. Start yang digunakan untuk lari jarak menengah nomor 800 m adalah start jongkok, sedangkan untuk jarak 1500 m

menggunakan start berdiri. Pada lari 800 m masing–masing pelari berlari di laintasannya sendiri, setelah melewati satu tikungan pertama barulah pelari–pelari itu boleh masuk ke dalam lintasan pertama Hal yang perlu diperhatikan pada lari jarak menengah adalah penyesuaian antara kecepatan dan kekuatan / stamina dari masing–masing pelari

2. Teknik Start Berdiri untuk Lari Jarak Menengah (1.500 m) Teknik start berdiri untuk lari jarak menengah adalah:

a. Aba–aba “bersedia” Dengan sikap tenang tetapi menyakinkan melangkah maju ke depan, berdiri tegak di belakang garis start.

b. Aba–aba “siap “ Mengambil sikap kaki kiridi depan dan kaki kanan di belakang, tidak menginjak garis start, badan condong ke depan.

c. Aba–aba “ya “ Mulai berlari dengan kecepatan yang tidak maksimal melainkan cukup setengah atau tiga perempat dari kecepatan maksimal.

3. Teknik Gerakan lari Jarak Menengah Teknik gerakan lari jarak menengah meliputi: a. Posisi kepala dan badan tidak terlalu condong, sikap badan seperti sikap orang berlari b. Sudut lengan antara 100–110 derajat

c. Pendaratan pada tumit dan menolak dengan ujung kaki d. Ayunkan kedua lengan untuk mengimbangi gerak kaki e. Mengayunkan lutut kedepan tidak setinggi pinggul

f. Pada waktu menggerakkan tungkai bawah dari belakang ke depan tidak terlalu tinggi 4. Teknik Lari Jarak Menengah Saat Melewati Tikungan

Teknik lari jarak menengah saat melewati tikungan adalah:

a. Usahakan berlari sedekat mungkin dengan garis lintasan sebelah kiri b. Putarkan keduan bahu ke kiri, kepala juga miring ke kiri

c. Sudut lengan kanan usahakan lebih besar daripada lengan kiri 5. Teknik Gerakan Memasuki Garis Finish

Teknik gerakan memasuki garis finish dalam lari jarak menengah yaitu: a. Cara memasuki garis finish yaitu:

1) Lari terus tanpa mengubah sikap lari

2) Dada maju, kedua tangan lurus ke belakang

3) Salah satu bahu maju ke depan (dada diputar ke salah satu sisi) 4) Kepala ditundukkan, kedua tangan di ayun ke belakang

b. Hal–hal yang perlu diperhatikan, yaitu: 1) Frekuensi kaki dipercepat, langkah diperlebar

2) Jangan melakukan gerakan melompat pada saat memasuki garis finish 3) Perhatian di pusatkan pada garis finish

(10)

Peraturan perlombaan yang ditetapkan oleh induk organisasi atletik internasional IAAF ( International Amateur Atloetik Federation ) atau tingkat nasional PASI ( Persatuan Atletik Seluruh Indonesia ) tentang perlombaan lari jarak pendek yaitu :

1. Peraturan Perlombaan

Peraturan perlombaan dalam lari jarak pendek adalah:

a. Garis start dan finish dalam lintasan lari ditunjukan dengan sebuah garis selebar 5 cm siku– siku dengan batas tepi dalam lintasan. Jarak perlombaan harus diukur dari tepi garis start ke tepi garis fnish terdekat dengan garis start.

b. Aba–aba yang digunakan dalam lomba lari jarak pendek adalah: “ bersedia”, “siap” dan “ ya” atau bunyi pistol.

c. Semua peserta lomba lari mulai berlari pada saat aba-aba “ya” atau bunyi pistol yang ditembakkan ke udara.

d. Peserta yang membuat kesalahan pada saat start harus diperingatkan (maksimal 3 kali kesalahan).

e. Lomba lari jarak pendek pada perlombaan besar dilakukan 4 tahap, yaitu babak pertama, babak kedua, babak semi final, dan babak final.

f. Babak pertama akan diadakan apabila jumlah peserta banyak, pemenang I dan II tiap heat berhak maju ke babak berikutnya

2. Diskualifikasi atau Hal–hal yang Dianggap Tidak Sah

Hal–hal yang dianggap tidak sah dalam lari jarak pendek yaitu: a. Melakukan kesalahan start lebih dari 3 kali

b. Memasuki lintasan pelari lain c. Mengganggu pelari lain d. Keluar dari lintasan

e. Terbuktui memakai obat perangsang 3. Petugas atau Juri dalam Lomba Lari

Petugas atau juri dalam lomba lari jarak pendek terdiri atas: a. Starter, yaitu petugas yang memberangkatkan perlari

b. Recall Starter yaitu petugas yang mengecek atau mengabsen para pelari c. Timer yaitu petugas pencatat waktu

d. Pengawas lintasan yaitu petugas yang berdiri pada tempat tertentu dan bertugas mengawasi pelari apabila melakukan kesalahan dan pelanggaran

e. Juri kedatangan yaitu petugas pencatat kedatangan pelari yang pertama sampai dengan terakhir dan menentukan ranking / urutan kejuaraan

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...