OPTIMASI AKTIVITAS ENZIM SELULASE EKSTRAK KASAR OLEH ISOLAT BAKTERI SELULOLITIK R4-3 DARI SALURAN
PENCERNAAN RAYAP Cryptotermes sp. MENGGUNAKAN MEDIA SERBUK JERAMI PADI (Oryza sativa, Linn)
SKRIPSI
disusun untuk memenuhi sebagian syarat memperoleh gelar Sarjana Sains Program Studi Biologi Departemen Pendidikan Biologi
Oleh:
Putri Allinya
1500118
PROGRAM STUDI BIOLOGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
OPTIMASI AKTIVITAS ENZIM SELULASE EKSTRAK KASAR OLEH ISOLAT BAKTERI SELULOLITK R4-3 DARI SALURAN PENCERNAAN
RAYAP Cryptotermes sp. MENGGUNAKAN MEDIA SERBUK JERAMI PADI (Oryza sativa)
Oleh
Putri Allinya
1500118
Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Sains pada Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
©Putri Allinya
Universitas Pendidikan Indonesia
Agustus 2019
Hak Cipta dilindungi undang-undang
Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhnya, atau sebagian dengan dicetak ulang, difotocopy atau cara lainnya tanpa izin dari penulis
PUTRI ALLINYA
OPTIMASI AKTIVITAS ENZIM SELULASE EKSTRAK KASAR OLEH ISOLAT BAKTERI SELULOLITIK R4-3 DARI SALURAN
PENCERNAAN RAYAP Cryptotermes sp. MENGGUNAKAN MEDIA SERBUK JERAMI PADI (Oryza sativa, Linn)
disetujui dan disahkan oleh
Pembimbing I Dr. Hj. Peristiwati, M.Kes NIP. 196403201991032001 Pembimbing II Dr. Kusnadi, M.Si. NIP. 196805091994031001 Mengetahui,
Ketua Departemen Pendidikan Biologi
Dr. Bambang Supriatno, M.Si. NIP. 196305211988031002
PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul “Optimasi Aktivitas Enzim Selulase Ekstrak Kasar oleh Isolat Bakteri Selulolitik R4-3 Dari Saluran Pencernaan Rayap Cryptotermes sp. Menggunakan Media Serbuk Jerami Padi (Oryza sativa, Linn)” berserta seluruh isinya adalah benar-benar karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara yang tidak sesuai dengan etika keilmuan yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan ini, saya siap menanggung resiko atau sanksi yang dijatuhkan kepada saya apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam karya saya ini, atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Bandung, Agustus 2019
Yang membuat pernyataan
Putri Allinya
NIM. 1500118
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kemudahan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “OPTIMASI AKTIVITAS ENZIM SELULASE EKSTRAK KASAR OLEH ISOLAT BAKTERI SELULOLITIK R4-3 DARI SALURAN PENCERNAAN RAYAP
Cryptotermes sp. MENGGUNAKAN MEDIA SERBUK JERAMI PADI (Oryza sativa, Linn)”. Skripsi ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Sains pada Program Studi Biologi Strata Satu (S1), Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak akan terselesaikan tanpa bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan pengarahan, bantuan dan semangat kepada penulis. Penulis ucapkan terima kasih dengan segala kerendahan hai kepada :
1. Ibu Dr. Hj. Peristiwati, M.Kes. selaku Dosen Pembimbing I yang telah memberikan bimbingan, masukan, saran, dan motivasi selama kegiatan penelitian hingga penyusunan skripsi dilakukan.
2. Bapak Dr. Kusnadi, M.Si. selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, masukan, saran, dan motivasi selama kegiatan penelitian hingga penyusunan skripsi dilakukan.
3. Bapak Dr. Bambang Supriatno, M.Si selaku Ketua Departemen Pendidikan Biologi FPMIPA UPI.
4. Bapak Dr. Didik Priyandoko, M.Si selaku Ketua Program Studi Biologi FPMIPA UPI.
5. Ibu Dr. Hernawati, S.Pt., M.Si. selaku Dosen Wali yang telah membimbing selama perkuliahan.
6. Bapak Dr. Topik Hidayat, M.Si selaku Kepala Laboratorium Biologi FPMIPA UPI.
7. Seluruh dosen Departemen Pendidikan Biologi FPMIPA UPI atas semua ilmu, bimbingan, dan pengalaman yang telah diberikan selama perkuliahan. 8. Bapak Rahadian Deden Juansah, S.Pd selaku pranata laboratorium
Laboratorium Riset Bioteknologi yang telah membimbing dan memfasilitasi selama penelitian.
9. Seluruh Staf Departemen Pendidikan Biologi FPMIPA UPI atas semua ilmu, bimbingan, dan pengalaman yang telah diberikan kepada penulis selama perkuliahan.
10. Penulis mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua, ayah Yayat Hidayat, ibu Iin Ruesih dan bibi Komariah yang selalu memberikan dukungan baik secara moril maupun materil yang tidak pernah berhenti selama penulis melaksanakan pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia hingga memperoleh gelar Sarjana Sains.
11. Teman-teman seperjuangan di Laboratorium Riset Bioteknologi FPMIPA UPI, khususnya kepada tim rayap untuk segala dukungan, bantuan, kerjasama yang telah diberikan kepada penulis selama penelitian dan penyusunan skripsi ini.
12. Teman-teman kelas Biologi C 2015 yang telah bersama-sama selama empat tahun, terimakasih telah hadir dalam hidup penulis, memberikan kenangan indah dan pertemanan yang sangat berharga.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih sangat jauh dari kata sempurna karena berbagai keterbatasan yang dimiliki. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan demi penyempurnaan dalam penulisan skripsi ini. Demikian penulis berharap skripsi ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua.
Bandung, Agustus 2019 Penulis
Putri Allinya
Optimasi Aktivitas Enzim Selulase Ekstrak Kasar oleh Isolat Bakteri Selulolitik R4-3 Dari Saluran Pencernaan Rayap Cryptotermes sp.
Menggunakan Media Serbuk Jerami Padi (Oryza sativa, Linn) ABSTRAK
Enzim selulase merupakan jenis enzim yang memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi, dimana dalam pasar global harga enzim mencapai 4,2 milyar US dollar. Manfaat enzim selulase banyak digunakan oleh berbagai industri, seperti industri tekstil, detergen, industri kertas dan meningkatkan daya cerna pakan ternak. Selain itu, dalam pembuatan enzim selulase diperlukan substrat yang mengandung selulosa, salah satunya adalah limbah jerami padi. Pemanfaatan limbah jerami padi masih sangat sedikit, sehingga cara masyarakat dalam mengatasi limbah tersebut dengan cara dibakar pada ruang terbuka yang akan berdampak pada polusi udara. Selain substrat, dalam pembuatan enzim diperlukan mikroorganisme yang mampu memproduksi enzim selulase yaitu mikroorganisme selulolitik. Mikroorganisme ini dapat ditemukan pada saluran pencernaan rayap, dimana tubuh rayap memberikan lingkungan tempat hidup dan makanan bagi mikroorganisme, sementara mikroorganisme membantu rayap dalam mencerna selulosa dengan menghasilkan enzim selulase. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlakuan pada pH, suhu dan waktu inkubasi yang mana dapat menghasilkan enzim selulase tertinggi. Seleksi bakteri selulolitik dilakukan dengan menggunakan medium selektif carboxymethylcellulose (CMC) dengan indikasi bakteri selulolitik dengan keberadaan zona bening di sekitar koloni. Substrat yang digunakan untuk memproduksi enzim selulase adalah jerami padi (Oryza sativa) yang dilakukan tahapan pre-treatment terlebih dahulu baik secara mekanik dan kimiawi. Aktivitas enzim selulase diukur dengan menggunakan reagen dinitrosalicylic acid (DNS). Dari hasil penelitian diketahui bakteri R4-3 merupakan bakteri Achromobacter xyloxoxidans dan dapat menghasilkan aktivitas enzim tertinggi pada perlakuan waktu inkubasi 72 jam, pH 6,5 dan suhu inkubasi 36,5oC menghasilkan aktivitas enzim sebesar 30,165 U/ mL.
Kata Kunci : Bakteri selulolitik R4-3, Cryptotermes sp, jerami padi, aktivitas selulolitik
Optimization of Crude Extract Cellulase Enzyme Activation by Cellulolytic Bacteria R4-3 Isolate From Termite Cryptotermes sp. Digestive Tract Using
Rice Straw Substrate (Oryza sativa, Linn) ABSTRACT
Cellulase enzyme has a high market demand, where in the global market the price of enzymes reaches 4,2 billion US dollars. The benefits of cellulose enzymes are widely used by various industries, such as the textile industry, detergents, the paper industry and improving digestibility of animal feeds in food industry. Substrate containing cellulose are needed for production celullase enzyme production, such as rice straw waste. Utilization of rice straw waste is still rare, the way people deal with the waste is burning it in open spaces that will have an impact on air pollution. In addition to the substrate, in the manufacture of enzymes needed microorganisms that are able to produce cellulase enzymes, namely cellulolytic microorganisms. These microorganisms can be found in the digestive tract of termites, where the termite's body provides living environment and food for microorganisms, while microorganisms help termites in digesting cellulose by producing cellulase enzymes. The purpose of this study was to determine the treatment at pH, temperature and incubation time which can produce the highest cellulase enzymes. Cellulolytic bacterial selection was done by using carboxymethylcellulose (CMC) selective medium with an indication of cellulolytic bacteria in the presence of clear zones around the colony. The substrate used to produce cellulase enzymes is rice straw (Oryza sativa) which is carried out in the pre-treatment stage both mechanically and chemically. Cellulase enzyme activity was measured using dinitrosalicylic acid (DNS) reagents. From the research results it is knownthat R4-3 bacteria is Achromobacter xyloxoxidans and can produce the highest enzyme activity at 72 hours incubation time treatment, pH 6.5 and 36.5 oC incubation temperature produces enzyme activity of 30,165 U / mL.
Key Words : cellulolytic bacteria R4-3, Cryptotermes sp, rice straw, cellulolytic activity
DAFTAR ISI PERNYATAAN... i KATA PENGANTAR ... ii ABSTRAK ... iv ABSTRACT ... v DAFTAR ISI... vi DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR ... x
DAFTAR LAMPIRAN ... xii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah Penelitian ... 4
1.3 Pertanyaan Penelitian... 4
1.4 Batasan Masalah ... 4
1.5 Tujuan Penelitian ... 5
1.6 Manfaat Penelitian ... 5
1.7 Struktur Penulisan Skripsi... 5
BAB II ENZIM SELULASE, AKTIVITAS ENZIM SELULASE, JERAMI PADI (ORYZA SATIVA), SELULOSA, RAYAP (CRYPTOTERMES SP.), BAKTERI SELULOLITIK, SMF (SUBMERGED FERMENTATION) 2.1 Enzim Selulase ... 7
2.2 Aktivitas Enzim Selulase ... 9
2.3 Faktor-Faktor yang Memengaruhi Aktivitas Enzim Selulase ... 10
2.4 Jerami Padi (Oryza sativa)... 13
2.6 Lignoselulosa ... 17
2.7 Selulosa... 19
2.8 Rayap (Cryptotermes sp.) ... 20
2.9 Bakteri Selulolitik ... 25
2.10 Simbiosis Bakteri Pada Saluran Pencernaan Rayap ... 25
2.11 SmF (Submerged Fermentation)... 27 vi
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian...28
3.2 Desain Penelitian ...28
3.3 Populasi dan Sampel...28
3.4 Waktu dan Tempat Penelitian ...28
3.5 Alat dan Bahan...29
3.6 Prosedur Penelitian...29
3.5.1 Tahap Persiapan ...30
3.5.2 Pengambilan Sampel...30
3.5.3 Isolasi Bakteri30 3.5.4 Pembiakan Isolat Bakteri ...31
3.5.5 Seleksi Bakteri Selulolitik pada Media CMC Agar ...31
3.5.6 Identifikasi Bakteri Selulolitik ...32
3.5.7 Pembuatan Kurva Tumbuh Bakteri R4-3...39
3.5.8 Pre-treatment Jerami Padi dan Delignifikasi...39
3.5.9 Produksi Enzim Secara Submerged Fermentation (SmF) ...40
3.5.10 Pembuatan Larutan Standar Glukosa ...41
3.5.11 Pembuatan Kurva Standar Glukosa ...41
3.5.12 Pengukuran Parameter ...41
3.7 Analisis Uji Statistik ...42
BAB IV TEMUAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Isolat Bakteri dari Saluran Pencernaan Rayap Cryptotermes sp...45
4.2 Karakteristik Isolat Bakteri Selulolitik pada Medium CMC ...48
4.3 Identifikasi Isolat Bakteri Selulolitik R4-3 ...51
4.4 Pengukuran Kurva Pertumbuhan Bakteri Selulolitik R4-3 ...53
4.5 Biomassa Bakteri R4-3 Selama Proses Fermentasi...55
4.1 Kadar Gula Pereduksi ...56
4.2 Hasil Uji Aktivitas Enzim Selulase yang Dihasilkan oleh Bakteri R4-3 dengan Metode DNS ...58
BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN 5.1 Simpulan ... 62
5.2 Implikasi ... 62
5.3 Rekomendasi ...62 DAFTAR PUSTAKA...64 LAMPIRAN...76
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Temperatur dan pH optimum CMCase bakteri Bacillus ...11
Tabel 2.2 Kandungan Lignoselulosa dari Berbagai Limbah Agrikultur ... 14
Tabel 2.3 Kandungan Lignoselulosa Sebelum Dilakukan Pre-Treatment ... 16
Tabel 2.4 Kandungan Lignoselulosa Setelah Dilakukan Pre-Treatment...17
Tabel 3.1 Instrumen Hasil Pengamatan Indeks Selulolitik Bakteri R4-3...32
Tabel 3.2 Instrumen Hasil Pengamatan Koloni Bakteri R4-3 ...33
Tabel 3.3 Istrumen Hasil Pengamatan Pewarnaan Bakter...33
Tabel 3.4 Instrumen Hasil Pengamatan Uji Biokimia...35
Tabel 3.5 Instrumen Pengukuran Biomassa Bakteri dan Aktivitas Enzim... 42
Tabel 4.1 Morfologi Isolat Bakteri Pencernaan Rayap (Cryptotermes sp.) ... 46
Tabel 4.2 Indeks Selulolitik Bakteri dari Saluran Pencernaan Rayap ...49
Tabel 4.3 Karakteristik Morfologi dan Biokimia Bakteri Selulolitik R4-3... 51
Tabel 4.4 Hubungan Gula Pereduksi Dengan Aktivitas Enzim Selulase yang dihasilkan oleh bakteri R4-3 ...57
Tabel 4.5 Hasil Uji Statistika Mann-Whitney Pada Kelompok Perlakuan pH dan Suhu... 59
Tabel 4.6 Hasil Uji Statistika Mann-Whitney Pada Kelompok Perlakuan Waktu Inkubasi ...60
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Efek enzim dalam menurunkan energi aktivasi...7
Gambar 2.2 Mekanisme kerja enzim selulase ... 8
Gambar 2.3 Mekanisme perubahan warna pada reagen... 9
Gambar 2.4 Efek temperatur pada aktivitas enzim selulase...10
Gambar 2.5 Inhibitor kompetetif dan nonkompetitif ... 12
Gambar 2.6 Tanaman padi ... 14
Gambar 2.7 Jerami padi setelah di blender (a) setelah di saring 100 mesh (b) setelah di delignifikasi (c) Gambar 2.8 Struktur lignoselulosa... 16
Gambar 2.9 Struktur kimia selulosa ... 18.
Gambar 2.10 Daerah kristalin dan amorf pada serat selulosa ... 19
Gambar 2.11 Cryptotermes brevis ...20
Gambar 2.12 Morfologi rayap...21
Gambar 2.13 Kasta pada rayap Cryptotermes brevis... 21
Gambar 2.14 Alate Cryptotermes brevis ...22
Gambar 2.15 Siklus hidup Cryptotermes brevis ...23
Gambar 3.1 Pengamatan morfologi bakteri ... 23
Gambar 3.2 Alur penelitian isolasi bakteri selulolitik R4-3 dari saluran pencernaan rayap (Cryptotermes sp.) ... 33
Gambar 3.3 Alur penelitian pre-treatment jerami padi (Oryza sativa, Linn) ... 43
Gambar 3.4 Alur penelitian produksi enzim selulase secara SmF menggunakan media serbuk jerami padi (Oryza sativa, Linn) ... 44
Gambar 4.1 Koloni bakteri yang di isolasi dari saluran pencernaan rayap Cryptotermes sp ...44
Gambar 4.2 Zona bening bakteri selulolitik R1-3, R3-1, R4-3, R5-3, R7-3 pada medium Carboxymethycellulose (CMC)...47
Gambar 4.3 Grafik pertumbuhan bakteri R4-3 pada Nurient Broth pH 7, suhu 37oC dan 120 rpm dengan optical density (OD)∝= 600 nm ... 50
Gambar 4.4 Grafik biomassa bakteri R4-3 bakteri R4-3 selama proses fermentasi berlangsung ... 55 Gambar 4.5 Grafik aktivitas enzim selulase pada substrat CMC 1% ...59
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Daftar alat dan bahan penelitian ... 76
Lampiran 2 Protokol pembuatan reagen dan media ... 79
Lampiran 3 Dokumentasi rayap Cryptotermes sp ... 85
Lampiran 4 Pengenceran cawan tuang bakteri dari saluran pencernaan Rayap Cryptotermes sp ... 86
Lampiran 5 Karakteristik bakteri R4-3 pada medium CMC...89
Lampiran 6 Karakteristik dan morfologi bakteri R4-3 ... 90
Lampiran 7 Kurva tumbuh bakteri R4-3... 97
Lampiran 8 Kurva standar glukosa menggunakan pereaksi DNS (3,5- dinitrosalicylic acid)... 98
Lampiran 9 Dokumentasi enzim selulase yang dihasilkan oleh bakteri R4-3 menggunakan reagen DNS...101
Lampiran 10 Biomassa bakteri R4-3 selama proses fermentasi...104
Lampiran 11 Pengukuran gula pereduksi...106
Lampiran 12 Pengukuran aktivitas enzim selulase...108
Lampiran 13 Analisis statistik dengan software IBM SPSS 25 for windows ... 111
64
DAFTAR PUSTAKA
Adhiyanto, Chris & Pusptaningrum, Rini. (2006). Pemanfaatan Tentang Enzim dan Manfaatnya dalam Bidang Biomedik. Bogor: Ghalia Indonesia
Alam, Moch Syaiful., Sarjono, Purbowatiningrum R & Aminin, Agustina L N. (2013). Isolasi dan Karakterisasi Selulase dari Bakteri Selulolitik Termofilik Kompos Pertanian Desa Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Jurnal Sains dan Matematika. 21(2): 48-53
Amelia, Aam. (2012). Pengaruh Variasi Konsentrasi Enzim dan Substrat Terhadap Sakarifikasi Limbah Pengolahan Kertas Menggunakan Enzim Selulase dari Bacillus sp. BPPT CC RK2. [Skripsi]. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Aryani, Siska Winda. (2012). Isolasi dan Karakterisasi Ekstrak Kasar Enzim Selulase dari Kapang Selulolitik Mucor sp B2. [Skripsi]. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Airlangga. Surabaya
Aryal, Sagar. (2018). Biocemical Test. [Online] Diakses dari : https://microbiologyinfo.com/category/biochemical-test/
Argo, Bambang Dwi., Hendrawan, Yusuf., Maharani, Dewi Maya., Putranto, Angky Wahyu & Winarsih, Sri. (2016). The Effect of Microwave NaOH Pretreatment and Hydrolysis Enzyme Using Trichoderma reesei-Aspergillus niger on Rice Straw Bioethanol Production. Journal Advanced Science Engineering Information Technology. 6(1): 20-26
Badan Pusat Statistik. (2015). Produksi Padi Tahun 2015. [Online] Diakses dari : https://www.bps.go.id/pressrelease/2016/07/01/1272/produksi-padi-tahun-2015.htmL
Baehaki, Ace., Rinto & Arief Budiman. (2011). Isolasi dan Karakterisasi Protease dari Bakteri Tanah Rawa Indralaya Sumatera Selatan. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan.(12) 1: 37-42
Baker, Paul B & Marchosky Jr, Ruben J. (2005). Arizona Termites of Economic Importance. USA: The University of Arizona
Bakti, Chandra Paska. (2012). Optimasi Produksi Enzim Selulase Dari Bacillus Sp. Bppt Cc Rk2 Dengan Variasi Ph Dan Suhu Menggunakan Response Surface Methodology. [Online]. Diakses dari : https://docplayer.info/53092425- Optimasi-produksi-enzim-selulase-dari-bacillus-sp-bppt-cc-rk2-dengan- variasi-ph-dan-suhu-menggunakan-response-surface-methodology-skripsi.html
65
Bignell, D.E & J.M. Anderson. (1980). Determination of pH and Oxygen Status in The Guts of Lower and Higher Termites. Journal Insect Physiology. (26): 183-188. doi: https://doi.org/10.1016/0022-1910(80)90079-7
Brenner, Don J., Krieg, Noel R & Staley, James T. (2005). Bergey’s Manual of Systematic Bacteriology Second Edition Volume Two. United States: Springer
Breznak, J.A. (1982). Intestinal Mikrobiota of Termites and Other Xylophagous Insect. Annual Review Microbiology. 36: 323-343. doi: 10.1146/annurev.mi.36.100182.001543
Bong, JCF., King, PHJ., Ong, KH & Mahadi, MN. (2012). Termite Assemblages in Oil Palm Plantation in Sarawak, Malaysia. Journal of Enomology. 9: 62- 72. doi: 10.3923/je.2012.68.78
Cappuccino, James G & Natalie Sherman. (2014). Microbiology: A Laboratory Manual-10thed. New York: Pearson
Chen, Timothy & Ramos, Jorge. (2010). Enzyme Kinetics (Applicaion of UV-VIS Spectrophotometry)
Collins, Lowell., Alvarez, Devin & Chauhan, Ashvini. (2014). Phycoremediation Coupled with Generation of Value-Added Products. Journal Microbial Biodegradation and Bioremediation. 342-387. doi: 10.1016/B978-0-12-800021-2.00015-7
Cowling, Ellis B. (1958). A Review of Literature on The Enzymatic Degradation of Cellulose and Wood. USA : Department of Agriculture
Dashtban, Mehdi., Maki, Miranda., Leung, Kam Tin., Mao, Canquan & Qin, Wensheng. (2010). Cellulase Activities in Biomass Conversion: Measurement Methods and Comparison. Journal Critical Reviews in Biotechnology. 1-8
Dunna, Vijay & Bidhan Roy. (2013). Rice (Oryza sativa L.). India : New India Publishing Agency
Dwismar, Rina., Baharuddin, Maswati & HS, Syamsidar. (Tanpa Tahun). Isolasi dan Uji Aktivitas Enzim Selulase dari Bakteri Simbion Larva Kupu-Kupu Family: Cossidae Terhadap Variasi Lama Inkubasi. Jurnal Al-Kimia. 76-85
Eggleton, Paul. (2000). Global Patterns of Termite Diversity. Netherlands: Kluwer Academic Publishers
66
Emtenan, M., Hanafi, HHE., Khadrawy WM., & Ahmed, MM. (2012). Some Observations on Rice Straw With Emphasis on Updates of Its Management. Journal World Applied Science. 16:354-361
Evans, T A (2011). Invasive Termites. Netherlands: Springer
Fardiaz. (1992). Biotransformation Inorganic Reaction. Jakarta: PT Gramedia Pratama
Febriyanto, Andri., Rusmana, Iman & rika Raffiudin. (2015). Characterization and Identification of Cellulolytic Bacteria From Gut of Worker Macrotermes gilvus. Journal of Biosciences. (22): 197-200. doi: https://doi.org/10.1016/j.hjb.2015.07.001
Gadde, B., Bonnet, S., Menke, C., & Garivarit, S. (2009). Air Pollutant Emissions From Rice Straw Open Field Burning in India, Thailand, And the Philippines. Journal Environment Pollution. 157:1554-1558. doi: 10.1016/j.envpol.2009.01.004
Garriga, Marisa., Almaraz, Melisa & Marchiaro, Alicia. (2017). Determinatio of Reducing Sugars in Extracts of Undaria pinnatifida (Harvey) Algae by UV-vs Spectrophotometry (DNS Method). Articulo de Investigacion. 3:173-179
Ghosh, T.K. (1987). Measurement of Cellulase Activities. India : Indian Institute of Technology
Gunam, I.B.W & Antara, N.S. (1999). Study on Sodium Hydroxide Treatment of Corn Stalk to Increase Its Cellulosse Saccharification Encymatically by Using Culture Filtrate of Trichoderma reesei. Journal Agriculture Technology. 5(1): 34-38
Gunam, Ida Bagus Wayan., Buda, Ketut & Guna, I Made Yoga Semara. (2010). Pengaruh Perlakuan Delignifikasi Dengan Larutan NaOH dan Konsentrasi Substrat Jerami Padi Terhadap Produksi Enzim Selulase dari Aspergillus niger NRRL A-II, 264. Jurnal Biologi. 14(1): 55-61
Gupta, Pratima., Samant, Kalpana & Sahu, Avinash. (2011). Isolation of Cellulose Bacteria and Determination of Their Cellulolytic Potential. Journal International Microbiology. 1 : 1-5. doi: 10.1155/2012/578925
Goyal, Varsha., Arpana Mittal,. Anish Kumari Bhuwal,. Gulab Singh,. Anita Yadav & Neeraj Kumar Aggarwal. (2014). Parametric Optimization of Cultural Conditions for Carboxymethyl Cellulase Production Using Pretreated Rice Straw by Bacillus sp. 313SI Under Stationary and Shaking Conditions. Jurnal Biotechnology Reseach International. 1-6
67
Hadioetomo, Ratna Sri. (1990). Microbiology Dasar Dalam Praktek Jakarta : PT Gramedia
Hankin, Lester & Sandra L.Anagnostakis. (1977). Solid Media Containing Carboxymethylcellulose to Detect Cx Cellulase Activity of Micro-organisms. Journal of General Microbiology. (98): 109-115
Hamdiyati, Yanti & Kusnadi. (2018). Petunjuk Praktikum Mikrobiologi. Depatemen Pendidikan Biologi Fakultas Pendidikan Matematika IPA. Univeristas Pendidikan Indonesia.
Harmsen, P.F.H., Huijgen, W., Bermudez, L., & Bakker, R. (2010). Literature Review of Physical and Chemcal Oretreatment Processess for Lignocellulosic Biomass. Netherlands: Wageningen UR Food dan Biobased Research
Hames, David & Hooper, Nigel. (2005). Biochemistry Third Edition. United Kingdom: Taylor & Francis
Hermiati, Euis., Djumali Mangunwidjaja., Titi Candra Sunarti., Ono Suparno & Bambang Prasetya. (2010). Pemanfaatan Biomassa Lignoselulosa Ampas Tebu Untuk Produksi Bioetanol. Jurnal Litbang Pertanian. 29(4): 121-129
Hidayat, Iman. (2005). Pengaruh pH terhadap Aktivitas Endo-1,4-beta-Glucanase Bacillus sp. AR 009. Jurnal Biodiversitas. 6(4): 242-244. doi: 10.13057/biodiv/d060405
Ileana. (2014). Pretreatment Bahan Lignoselulosa. [Online]: Diakses dari : https://cropstechnology.com/2014/03/31/preatreatment-bahan-lignoselulosa/
Isroi. (2008). Karakteristik Lignoselulosa. [Online]. Diakses dari : https://isroi.com/2008/11/23/karakteristik-lignoselulosa/
Janatunaim, Rifqi Zahroh., Wijaya, Cornllius Yudha., Azizah, Adilah Ridha., Ramadhani, Eka. (2015). Characterization of Cellulase in the Cellulolytic Bacteria of Termites (Order: Isoptera) as Composting Accelerator Agensia.
Jecu, Luiza. (2000). Solid State Fermentation of Agricultural Wastes for Endoglucanse Production. Journal Industrial Crops and Products. 11:1-5. doi: https://doi.org/10.1016/S0926-6690(99)00022-9
68
Ji W, D. Ming,. L. Yan-Hong., C.Qing-Xi,. X.Gen-Jun & Z.Fu-Kun. (2003). Isolation Functional Endogenous Cellulase Gene from Mollusc, Ampullaria crossean. Jurnal Acta Biochimica et Biophysica Sinica. 35(10): 941-946 Kaidah. (2016). Pengertian Inhibitor dan Macam-macam Inhibitor beserta
Contohnya (Inhibitor Kompetitif, Inhibitor Non Kompetitif dan Inhibitor I
rreversibel). [Online]. Diakses dari:
https://www.kaidah.com/2016/09/pengertian-inhibitor-dan-macam-macam_25.html
Kausar, H., Sariah, M., Mohd Saud, H., Zahangir Alam, M & Razi Ismail, M. (2011). Isolation and Screening of Potential Actinobacteria for Rapid Composting of Rice Straw. Journal : Biodegradation, 22:367. doi: https://dpi.org/10.1007/s10532-010-9407-3
Kirana, Pradita. (2012). Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan dan Produktivias Jamur Tiram (Pleurotus
ostreatus. [Online] Diakses dari :
Http://Biologi.Fst.Unair.Ac.Id/WpContent/Uploads/2012/04/Jurnal-PraditaKirana.Pdf
Khan, Aslam M.D & Ahmad, Wasim. (2018). Termites: An Overview. New York: Springer International Publishing
Krishna, K & Weesner, F.M. (1969). Biology of Termites. New York: Academic Press
Kulp, K. (1984). Teknologi Pengolahan Jerami Sebagai Makanan Ternak. Bandung : Yayasan Dian Grahita.
Kumar, Satheesh., Bontha Rajasekhar Reddy., M.Subhosh Chandra & Yong-Lark Choi. (2009). Cellulolytic Enzymes Production from Submerged Fermentation of Different Substrates by Newly Isolated Bacillus spp. FME. Jurnal Applied Biological Chemistry. 52(1): 17-21
Lay, W.B. 91994). Analisa Mikroba di Laboratorium Edisi I. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Li, Zhi.Qiang Li., Liu Rong-Bing., Zeng Hui-Wen., Xiao Liang-Wei., Li Jian-Qiu & Zhong Hong-Jun. (2013). Character of Cellulase Activity in The Guts of Flagellate-Free Termites With Different Feeding Habits. Journal of Insect Science. 13:37 . doi : https://doi.org/10.1673/031.013.3701
Lizayana., Mudatsir & Iswandi. (2016). Densitas Bakteri Pada Limbah Cair Pasar Tradisional. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi. 1(1):95-106
69
Lymar, E.S., B. Li & V. Renganathan. (1995). Purification and Characterization of a Celulose Binding ß-Glucosidase from Celulose Degrading Culture of Phanerochaete chrysosporium. Journal Applied Environment Microbiology. 61: 2976-2980.
Lynd, Lee R., Isak S.Pretorius & Willem Heber van Zyl. (2002). Microbia Cellulose Utilization: Fundamentals and Biotechnology. Journal Microbiology and Molecular Biology Reviews. 506-577. doi: 10.1128/mmbr.66.3.506-577.2002
Lokapirnasari, W.P., Nazar, D.S., Nurhajati, T., Supranianondo, K & Yulianto, A.B. (2015). Production and Assay of Cellulolytic Enzyme Activity of Enterobacter cloacae WPL 214 Isolated From Bovine rumen Fluid Waste of Surabaya Abbatoir, Indonesia. Journal Veterinary World. 8: 367-371
Mandels, M., Andreotti, R & Roche, C. (1976). Measurement of Saccharifying Cellulase. Journal Biotechnology. 6: 21-33
Meryandini, Anja., Mubarik, Nisa Rachmania & Sunarti, Titi Candra. (2009). Isolasi Bakteri Selulolitik dan Karakterisasi Enzimnya. Jurnal Makara Sains. 13(1): 33-38.
More, Ajay. (2019). Cellulase (CAS 9012-54-8) Market 2019 Global Industry Size, Share, Business Growth, Revenue, Trends, Global Market Demand
Penetration and Forecast to 2024| 360 Market updates. [Online]. Diakses dari https://www.nbc-2.com/story/40324564/cellulase-cas-9012-54-8-market- 2019-global-industry-size-share-business-growth-revenue-trends-global- market-demand-penetration-and-forecast-to-2024
Mobarak, Taimur Al. (2010). Material Properties of Acetylatd Jute-Mat Composites. (Tesis). Faculty of Engineering, Bangladesh University of Engineering and Technology, Bangladesh.
Mora, David. (2010). Cryptotermes brevis. [Online]. Diakses dari : https://www.termitas.info
Mubin, Nadzirum. (2013). Keanekaragaman Spesies Rayap dan Bakteri Simbionnya: Studi Kasus di Kampus IPB Dramaga, Bogor. [Skripsi]. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Museumpests. (2017). West Indian Drywood Termite. [Online]. Diakses dari : https://www.museumpests.net
70
Mulyadi, Moh., Wuryanti & Purbowatiningrum Ria S. (2013). Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) Kadar Sampel Alang-Alang (Imperata cylindrical) dalam Etanol Melalui Metode Difusi Cakram. Jurnal Chem Info. 1(1): 35- 42
Mulyasari,. Widanarni., Suprayud, Agus., Junior, Zairin & Sunarno, Tri Djoko. (2015). Seleksi dan Identifikasi Bakteri Selulolitik Pendegradasi Daun Singkong (Manihot esculenta) yang Diisolasi Dari Saluran Pencernaan Ikan Gurame (Osphronemus gourami). Jurnal JPB Kelautan dan Perikaan. 10(2): 111-121
Mrudula, Soma & Murugammal, Rangasamy. (2010). Production of Cellulase by Aspergillus Niger Under Submerged and Solid State Fermentation Using Coir Waste as a Substrate. Journal Brazillian Microbiology. 42: 1119-1127
Nata, Iryanti Fatyasari, Jody Hartoto Prayogo & Toni Arianto. (2014). Produksi Bioetanol dari Alkali-Pretreatment Jerami Padi dengan Proses Silmutaneous Sacharification and Fermentation (SSF). Jurnal Konversi. 3(1): 10-16
Nafiun. (Tanpa Tahun). Inilah Fungsi dan Cara Kerja Enzim (Lengkap). [Online]. Diakses dari: http://www.nafiun.com/2012/11/fungsi-dan-cara-kerja-enzim.html
Nelson, David L & Cox, Michael M. (2017). Principles of Biochemistry. USA: W.H Freeman and Company
Niswah, Lukluatun. (2014). Uji aktivitas Antibakteri Dari Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume) Menggunakan Metode Difusi Cakram. [Skripsi]. Jakarta : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Park, G.W., Chang,K., Ju of Microbial Lipid by Cryptococcus Curvatus on Rice
Straw Hydrolysates. Journal Proc.Biochem. doi:
10.1016/j.procbio.2017.02.020
Pharmaion. (2015). India Industrial Enzymes Market Forecast and Opportunities 2020 [Online] Diakses dari:http://www.pharmaion.com/report/india-industrial- enzymes-market-forecast-and-opportunities-2020/10.htmL
Phong, huynh Xuan., Le Thi Lin., Nguyen Ngoc Thanh., Bui Hoang Dang Lang., Ngo Thi Phuong Dung. (2017). Investigating The Condition Nata-de-Coco Production by Newly Isolated Acetobacter sp. Jurnal Food Science and Nutrition. 4(1): 1-6
71
Pratiwi, Y.H., Ratyani, O & Wirajana, I N. (2018). Perbandingan Metode Uji Gula Pereduksi Dalam Penentuan Aktivitas ɑ-L-Arabinofuranosidase Dengan Substrat Janur Kelapa (Cocos nucifera). Jurnal Kimia. 12(2): 134-138
Putri, Syarafina. (2016). Karakterisasi enzim Selulase yang Dihasilkan oleh Lactobacillus plantarum Pada Variasi Suhu, PH dan Konsentrat Substrat. [Skripsi]. Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.
Razie, Fakhrur., Iswandi, Anas., Sutandi, Atang., Gunarto, Lukman & Sugiyanta. (2011). Aktivitas Enzim Selulase Mikroba yang Diisolasi Dari Jerami Padi Di Persawahan Pasang Surut di Kalimantan Selatan. Jurnal Tanah Lingkungan. 13(2): 43-48
Remli, Nurul Atika Mohamad., Shah, Umi Kalsom Md., Mohamad, Rosfarizan & Aziz, Suraini Abd. (2014). Effect of Chemical and Thermal Pretreatments on the Enzymatic Saccharification of Rice Straw for Sugars Production. Journal Bioresources. 9(1): 510-522
Rudiansyah, D., Rahmawati & Rafdinal. (2017). Eksplorasi Bakteri Selulolitik dari Tanah Hutan Mangrove Peniti, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Jurnal Protoniont. 6(3): 255-262
Robinson, Peter K. (2015). Enzymes: Principles and Biotechnological Applications. United Kingdom : University of Central Lancashire
Rosyada, N. (2015). Isolasi Bakteri Asam Laktat dengan Aktivitas Selulolitk pada Saluran Pencernaan Mentok (Cairina moshata). [Skripsi]. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
Sadhu, Sangrila dan Tushar Kanti Maiti. (2013). Cellulase Production byBacteria: A Review. Journal British Microbiology Research. 3(3): 253-258
Samira, Majidi., Mohammad, Roayaei & Gholamreza, Ghezelbash. (2011). Carboxymethyl-cellulase and Filter-paperase Activity of New Strains Isolated from Persian Gulf. Journal Microbiolgy. 1(1): 8-16. doi: 10.3923/mj.2011.8.16
Santoso. (2008). Kajian Morfologis dan Fisiologis Beberapa Varietas Padi Gogo (Oryza sativa L.) Terhadap Cekaman Kekeringan. [Skripsi]. Universitas Sebelas Maret, Surakarta.
72
Saraswathy, Nachimuthu & Ponnusamy Ramalingam. (2011). Concept and Techniques in Genomics and Proteomics. Cambridge: Woodhead Publishing
Sari, Uci Mela., Agustien, Anthoni & Nurmiati. (2012). Penapisan dan Karakterisasi Bakteri Selulolitik Termofilik Sumber Air Panas Sungai Medang, kerinci, Jambi. Jurnal Biologi Universitas Andalas. 1(2): 166-171
Sastrohamidjojo, Hardjono. (2005). Kimia Organik, Sterokimia, Lemak dan Protein Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Scheffrahn, Rudolf H & Su, Nan-Yao. (2005). West Indian Drywood Termite, Cryptotermes brevis (Walker) (Insecta: Isoptera: Kalotermitidae). Florida: IFAS Extension
Scharf, M.E., Tartar, A. (2008). Termite digestomes as sources for novel lignocellulases. Journal Biofuels Bioprod Bioref. 2: 540-552
Shahid, Zeeshan Hussain., Muhammad Irfan., Muhammad Nadeem., Quratulain Syed., & Javed Iqbal Qazi. (2016). Production, Purification and Characterization of Carboxymethyl Cellulase from Novel Strain Bacillus megaterium. Journal Environmental Progress and Sustainable Energy. 1-9. doi: https://doi.org/10.1002/ep.12398.
Schulz, Heide N., Brinkhoff, Thorsten., Fredelman, Timothy & Marine, Mariona Hernandez. (1999). Dense Populatio of Giant Sulfur Bacterium in Namibian Shelf Sediments. Journal Science AAAS. 493-495. doi: 10.1126/science.284.5413.493
Shigematsu, Mika., Umeda, Akiko., Fujimoto, Shuji & Amako, Kazunobu. (1998). Spirochaete-like Swimming Mode of Campylobacter jejuni in a Viscous Envirotment. Journal Medical Microbiology. 47: 521-526. doi: 10.1099/00222615-47-6-521
Sholihati, Al Maratun., Baharuddin, Maswati & Santi, Santi. (2015). Produksi dan Uji Aktivitas Enzim Selulase dari Bakteri Bacillus Subtilis. Jurnal Al Kimia. 3(2): 78-90
Sinaga, Roida Ervina. (2013). Karakerisasi Enzim Selulase dan Aplikasinya Pada Substrat Limbah Pertanian.[Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor
Singh, Renu., Srivastra, Monika., & Shukla, Ashish. (2016). Environmental Sustainbility of Bioethanol Production From Rice Straw in India; a Review. Journal Renew Sustain Energy. 54:202-216. doi: https://doi.org/10.1016/j.rser.2015.10.005.
73
Singh, Ajay Kumar., Abhas Kumar Maharana., Harison Masih & Yashab Kumar. (2012). Production, Optimization and Purification ofBacterial Cellulase by Solid State Bio-processing of Agro Biomass. Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical. 3(2): 977-989.
Shelton TG., Foshee, W., Apple, AG. (2000). Drywood Termite Biology, Identification and Control. Journal Alabama Cooper Exten Syst. 1-3
Sreedevi, Sasidharan., Sajith Sreedharan & Sailas Benjamin. (2013). Cellulose Producing Bacteria from the Wood-Yards on Kallai River Bank. Journal Advances in Microbiology. (3): 326-332. doi: 10.4236/aim.2013.34046. Soemartono, S & B. Haryono. (1972). Bertjotjok Tanam Padi. Yogyakarta:
Kanisius
Subagiyo., Margino, Sebastian., Triyanto & Setyati,Wilis Ari. (2015). Pengaruh pH, Suhu dan Salinitas Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Asam Organik Bakteri Asam Laktat yang Diisolasi dari Intestinum Udang Penaeid. Jurnal Ilmu Kelautan. 20(4): 187-194. doi: 0.14710/ik.ijms.20.4.187-194
Sulistyowati, Eddy., Salirawati, Das & Amanatie. (2016). Karakterisasi Beberapa Ion Logam Terhadap Aktivitas Enzim Tripsin. Jurnal Penelitian Saintek. (21) 2: 107-120
Sutarno, Rika Julfana., Zaharah, Titin Anita & Idiawati, Nora. (2013). Hidrolisis Enzimatik Sulosa dari Ampas Sagu Menggunakan Campuran Selulase dari Trichoderma reesei dan Aspergillus niger. Jurnal JKK. 2(1): 52-57
Suhartono, M.T. (1989). Enzim dan Bioteknologi. Bogor: IPB
Tandon, Ghanshyam. Dass (2014). Bioproducts from Residual Lignocellulosic Biomass. Journal Bioproducts from Agrowaste. 2: 53-73
Tankeshwar. (2016). Nutrient Agar : Composition, Preparation and Uses. [Online]. Diakses dari : https://microbeonline.com/nutrient-agar-composition-preparation-uses/
Trakulnaleamsai, S., Yuichi, H., Deevog, P., Noparatnaraporn, N,. (2004). Phylogenetic Diversity of Bacterial Symbionts in The Guts of Wood-Feeding Termites. Journal Kasetsart. 38: 45-51
Tsegaye, Bahiru., Balomajumder, Chandrajit & Partha Roy. (2018). Isolation and Characterization of Novel Lignolytic, Cellulolytic, and Hemicellulolytic Bacteria from Wood-Feeding Termite Cryptotermes brevis. Journal
74
International Microbiology. doi: https://doi.org/10.1007/s10123-018-0024-z
Umaningrum, Dewi., Nurmasari, radna., Astuti, Maria Dewi., Mardhatillah., Mulyasuryani, Ani & Mardiana, Diah. (2018). Isolasi Selulosa dari Jerami Padi Menggunakan Variasi Konsentrasi Basa. Jurnal Sains dan Terapan Kimia. 12(1): 25-33
University of Illinois. (2019). The Future of Ethanol: Cellulosic. [Online] Diakses dari : https://extension.illinois.edu/ethanol/cellulosic.cfm
Upadhyaya, Subodh K., Manandhar, Anuroop., Mainali, Hemanta Mainali., Pokhrel, Anaya., Rijal, Anurag., Pradhan, Barun & Koirala, Bhabuk. (2012). Isolation and Characterization of Cellulolyic Bacteria from Gut of Termite. Journal Rentech Symposium Compendium. 1 : 14-18
Vergara, B.S. (1990). Bercocok Tanam Padi. Jakarta : Proyek Prasarana Fisik, Bappenas
Volk, W.A & Wheeler, M.F. (1988). Mikrobiologi Dasar. Jakarta: Pustaka Azzam
Watanabe, H & Tokuda, G. (2001). Animal Cellulases. Journal CMLS. 58(2001):1167-1178
Wahyuningsih, N & E. Zulaika. Perbandingan Pertumbuhan Bakteri Selulolitik Pada Media Nutrient Broth dan Carboxymethylcellulose. Jurnal Sains dan Seni. 7(2): 36-38
Wahyuni, S., Yunilas., Mirwandhono, E., Tafsin, M & Sembiring, I. (2018). Isolation and Characteristicts of Cellulolytic Bacteria Based on Corn Waste as a Fibrous Feed Bioactivator. Journal Universitas Sumatera Utara. 1809-1814
Whittaker, J.R. (1994). Principle of Enzymology for The Food Science Second Edition. New York: Marcel Decker
X.B. Lu, Y.M., Zhang, J., Yang, J & Liang, Y. (2007). Enzymatic Hydrolysis of Corn Stover After Pretreatment with Dilue Sulfuric Acid. Journal Chemical Engineering and Technology. 30(7): 938-944
Yunilas, M.P. (2017). Penuntun Praktikum Mikrbiologi Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatera Utara. Sumatera Utara
Yusuf, Muri. (2014). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan. Jakarta : Penerbit Kencana
75
Young, Kevin D. (2007). Bacterial Morphology: Why Have Different Shapes?. [Online]. Diakses dari : https://doi.org/10.1016/j.mib.2007.09.009
Zhang, Xiao-Zhou & Zhang Yi-Heng Percival. (2013). Cellulases: Characteristic, Sources, Production, and Applications. Bioprocessing Techonologirs in Biorefinery for Sustainable Production of Fuels, Chemicals and Polymers. (Edisi Kesatu). New Jersey : John Wiley & Sons, Inc
Filename: S_BIO_1500118_Title_3A65777A.docx Directory: C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp Template: C:\Users\ASUS\AppData\Roaming\Microsoft\Templates\Normal.dot m Title: Subject:
Author: Putri Allinya Keywords:
Comments:
Creation Date: 03/09/2019 13.43.00 Change Number: 3
Last Saved On: 03/09/2019 13.43.00 Last Saved By: Putri Allinya
Total Editing Time: 0 Minutes
Last Printed On: 03/09/2019 13.44.00 As of Last Complete Printing
Number of Pages: 27 Number of Words: 4.953