• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESORPSI ION LOGAM BESI (Fe) DAN TEMBAGA (Cu) DARI ADSORBEN BIJI PEPAYA DENGAN LARUTAN PENDESORPSI ASAM DAN BASA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DESORPSI ION LOGAM BESI (Fe) DAN TEMBAGA (Cu) DARI ADSORBEN BIJI PEPAYA DENGAN LARUTAN PENDESORPSI ASAM DAN BASA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. Perbedaan Adsorben Sebelum Aktivasi dan Setelah Aktivasi dengan Akuades  Pada adsorben yang diaktivasi, teksturnya lebih halus yang berarti memiliki ukuran partikel  yang lebih kecil dibandingkan dengan adsorben yang tidak diaktivasi
Tabel  1  menunjukkan  bahwa  kapasitas  adsorpsi  adsorben  biji  pepaya  untuk  ion  logam  tembaga  (Cu)  sebesar  0,183  mg/g,  dengan  efisiensi  adsorpsi  91,635%
Gambar 4. Hasil uji FTIR adsorben biji pepaya setelah adsorpsi
Tabel 2.  Desorpsi ion logam tembaga (Cu)
+5

Referensi

Dokumen terkait

3.4.2.10 Penentuan kapasitas adsorpsi pasir laut teraktivasi asam sulfat dan tersalut feri oksida untuk menurunkan kadar ion logam Cu (II) Penentuan kapasitas adsorpsi

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh pH, konsentrasi ion logam, dan waktu kontak (kondisi adsorpsi) antara ion logam (Ion Cu(II) dan Cr(VI))

Hal ini disebabkan meningkatnya konsentrasi ion logam, proses penyerapan yang terjadi pada sampel akan berkurang dan jumlah ion logam dalam larutan tidak akan sebanding

Karakteristik gugus fungsional pelet tanin-alginat sesudah digunakan sebagai adsorben ion Pb 2+ menunjukkan terjadinya pergeseran bilangan gelombang dan perubahan puncak

Hal ini disebabkan meningkatnya konsentrasi ion logam, proses penyerapan yang terjadi pada sampel akan berkurang dan jumlah ion logam dalam larutan tidak akan sebanding

Proses adsorpsi dilakukan menggunakan metode adsorpsi fluidisasi dengan mengontakkan 0.5 gram adsorben kitosan-urea dengan 200 ml larutan yang mengandung ion logam Cu 2+

3.4.2.10 Penentuan kapasitas adsorpsi pasir laut teraktivasi asam sulfat dan tersalut feri oksida untuk menurunkan kadar ion logam Cu (II) Penentuan kapasitas adsorpsi optimum

Sedangkan untuk efektivitas adsorpsi paling tinggi dalam menyerap logam tembaga Cu pada larutan dengan menggunakan adsorben biji alpukat yang telah diaktivasi dengan HCl 1 N yaitu pada