Penerapan Hermeneutika Dalam Kajian Islam Nasr Hamid Abu Zayd
Teks penuh
Dokumen terkait
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah content analysis untuk menganalisis kerangka berpikir Nas{ r H{ a> mid Abu> Zayd dalam membangun hermeneutikanya
Sebagai agressor, karena mereka adalah orang yang mempunyai kepentingan (harapan-harapan) dari wacana yang mereka dengungkan. Tetapi mereka juga korban sekaligus, karena mereka
Shohibuddin menambah (2003: 118-119), Abu Zayd menegaskan pembacaan harus menghasilkan kepentingan baru dari teks, iaitu pengertian teks dalam konteks sosiobudaya saat ini
Justeru, hasil kajian mendapati, terdapat alasan-alasan yang signifikan dalam pembentukan pemikiran Abu Zayd yang secara keseluruhannya dapat difahami faktor
Untuk mengaplikasikan metode hermeneutika dalam kajiannya terhadap al-Qur’an terlebih dahulu Abu Zaid menurunkan kedudukan teks al-Qur’an dari teks wahyu menjadi teks
ketika wahyu diturunkan sangat tidak mendukung, budaya arab yang berlaku ketika itu adalah sebuah tradisi bi al-lisa<n sehingga teks al-Qur’an yang sangat panjang
20 2 fase pembentukan budaya ―baru‖ marhalah al-tasykil, ketikateks Al- Qur‘an membentuk dan mengkonstruksikan ulang sistem budayanya.24 Dengan demikian, maka menurut Abu Zaid, metode
Barangkali karena alasan inilah Nasr Hamid Abu Zayd, tokoh yang menjadi topik penelitian ini, pernah menyatakan bahwa agama pada dasarnya adalah akumulasi teks majmu 'ah min an- nusus