Penabulu
Mitra dalam Keberlanjutan
Arah dan ukuran keberhasilan pembangunan berkelanjutan masa depan akan sangat ditentukan
seberapa besar irisan sinergi dapat dibangun secara kolektif oleh tiga aktor pelaku
pembangunan: pemerintah, sektor bisnis dan masyarakat sipil.
Karena perubahan peran masing-masing mitra dan saling meningkatnya ketergantungan antara
para pihak, maka peran kemitraan dalam pembangunan telah menjadi perhatian utama kami
saat ini. Dalam skema perubahan ini, sektor masyarakat sipil merupakan mitra strategis. Peran
masyarakat sipil dalam pembangunan berkelanjutan akan terus meningkat secara signifikan.
Pembangunan yang bermakna, berorientasi jangka panjang dan berkelanjutan memerlukan
keterlibatan penuh dari sektor masyarakat sipil.
Kebutuhan peran yang kuat dari sektor masyarakat sipil adalah sudut pandang baru dalam
konstelasi kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan. Penguatan pilar masyarakat sipil dalam
jangka panjang akan membutuhkan dukungan penuh dari sektor publik dan swasta.
Keseimbangan posisi, peran dan kekuatan masing-masing sektor akan dapat memperbesar
irisan sinergi antara tiga mitra pembangunan; dan menentukan seberapa jauh keberhasilan
upaya pembangunan berkelanjutan dapat dicapai secara kolektif.
Visi
Masyarakat sipil Indonesia yang berdaya
Misi
Mendorong keberdayaan dan keberlanjutan posisi dan peran organisasi masyarakat sipil di
Indonesia melalui upaya penguatan kapasitas dan kapabilitas organisasi; mobilisasi, pengelolaan
dan penyaluran sumber daya; pengembangan kemitraan setara antar sektor pembangunan serta
penggalangan partisipasi dan keterlibatan publik seluas-luasnya.
Struktur Organisasi
Badan Pembina
•
Dyah Ekawati
•
Husein Triarso
•
Prof. Dr. Ir. Damayanti Buchori, MSc
•
Dr. Teguh Triono, SP, MSc
•
Dr. Erwin S. Widodo
•
Kiswara Santi Prihandini
•
Mardiyah Chamim
Badan Pengawas
Akhmad Supiani
Badan Pengurus
•
Ketua
: Eko Komara
•
Wakil Ketua I
: Budi Susilo
•
Wakil Ketua II
: Dida Suwarida
•
Bendahara
: Nurul Ariska Ferani
Isu Strategis
Pembangunan Inklusif
Pembangunan kini adalah model pembangunan eksklusif, yang
hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi semata, tanpa
menghiraukan tingkat kemiskinan dan kesenjangan pertumbuhan
serta degradasi daya dukung lingkungan.Banyak kelompok yang
terpinggirkan dari pembangunan karena jenis kelamin, etnis,
usia, orientasi seksual, kecacatan atau kemiskinan.
Ketidaksetaraan pembangunan jelas menjadi efek dari
peminggiran tersebut.
Penabulu meyakini bahwa pembangunan ekonomi harus
dilaksanakan secara berkelanjutan dan inklusif.
Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi harus dapat
memberikan kontribusi yang signifikan bagi upaya
pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan.
Pembangunan inklusif hanya bisa terwujud jika semua pihak
berkontribusi untuk menciptakan peluang yang setara, berbagi
manfaat pembangunan dan memberikan ruang partisipasi
sebesar-besarnya dalam pengambilan keputusan; seluruhnya
didasarkan pada penghormatan atas nilai dan prinsip-prinsip hak
asasi manusia, partisipatif, non-diskriminatif dan akuntabel.
Pasar Berkelanjutan
Pendekatan rantai nilai selama ini masih fokus pada intervensi
atas struktur dan sistem, serta pola relasi atau hubungan di
dalam rantai nilai yang diharapkan dapat memungkinkan usaha
kecil dan menengah berkontribusi lebih dan mendapatkan
manfaat lebih dari sebuah rantai produksi.
Penabulu meyakini bahwa selain perbaikan dan
penyempurnaan rantai nilai sebuah komoditas/sektor
tertentu, intervensi pasar secara komprehensif: yaitu pada
rantai pasar inti, fungsi pendukung dan aturan-aturan
formal/informal yang mempengaruhi bagaimana sebuah
sistem pasar bekerja kini perlu juga dilakukan.
Intervensi pada sistem pasar agar bekerja bagi masyarakat
miskin dilakukan untuk menemukan solusi bagi kendala
sistemik, mendorong perbaikan sistem pasar dalam skala besar
dan memastikan perubahan yang terjadi bersifat permanen dan
berkelanjutan.
Kemitraan Pemerintah
–
Swasta
–
Komunitas
Kenyataan menegaskan bahwa hingga kini tidak mungkin
semua yang tercantum dalam rencana pembangunan daerah
setempat diwujudkan oleh pemerintah secara sepihak;
dibutuhkan pengembangan model pembangunan yang
melibatkan para pemangku kepentingan lain mulai dari tahapan
pengembangan, desain dan pengelolaannya.
Penabulu yakin bahwa pendekatan kemitraan
pemerintah-swasta-masyarakat merupakan model operasional sinergis
terbaik untuk mencapai tujuan pembangunan inklusif dan
berkelanjutan.
Dalam kerangka tersebut, sektor swasta akan mendapatkan
keuntungan dalam jangka panjang dengan inklusifitas
berimbang antara rantai produsen dan konsumen, sektor publik
akan mendapatkan keuntungan dengan tambahan sumber
daya dan nilai investasi serta keterjaminan partisipasi dan
kepemilikan para pihak; sedangkan masyarakat akan
memperoleh manfaat dengan perolehan keterampilan,
pengetahuan dan teknologi baru .
Lingkungan dan Perubahan Iklim
Indonesia adalah mega-biodiversity country nomor dua di dunia
setelah Brazil. Indonesia juga memiliki tidak kurang dari 90 tipe
ekosistem. Meskipun hanya merupakan 1,3% luas daratan di dunia,
Indonesia memiliki hutan tropis terbesar kedua dengan luasan yang
mencakup lebih dari setengah hutan tropis yang kini dipunyai Asia.
Namun, pola pembangunan ekonomi tradisional dipastikan
akan selalu memberikan dampak berat bagi kelestarian hutan
dan daya dukung lingkungan bagi kehidupan manusia kini dan
masa datang. Penabulu meyakini bahwa pembangunan
berkelanjutan terletak hampir sepenuhnya pada konsep
ekonomi yang tepat.
Pembangunan rendah emisi ataupun ekonomi hijau masih
memerlukan dorongan kuat dari organisasi masyarakat sipil di
Indonesia. Organisasi masyarakat sipil tetap harus mengupayakan
peningkatan kesejahteraan manusia dan keadilan sosial, sembari
mengurangi risiko kerusakan lingkungan dan bencana ekologi
secara signifikan dengan mendorong investasi yang rendah emisi
dan polusi, efisien dalam pemanfaatan energi dan sumber daya, dan
menjamin kelestarian keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem
yang dimiliki Indonesia.
Pemberdayaan Desa
Program Desa Lestari merupakan strategi komprehensif bagi
pemberdayaan masyarakat desa yang berkelanjutan, seimbang
dan lestari; yang menekankan bahwa pembangunan desa harus
dilakukan secara partisipatif, berbasis kekuatan dan kemandirian
masyarakat desa setempat dan berusaha memenuhi kebutuhan
saat ini tanpa mengurangi kemampuan desa dalam pemenuhan
kebutuhannya di masa depan.
Penabulu meyakini bahwa tata kelola pemerintahan desa yang
baik akan menjadi syarat utama bagi terwujudnya desa yang
lestari. Hanya desa, yang dikelola berbasis perencanaan
pembangunan yang berkelanjutan, mempertimbangkan
keseimbangan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan, yang
akan lestari.
Pengembangan model Desa Lestari memadukan 3 siklus secara
simultan, yaitu siklus pengorganisasian masyarakat yang
membutuhkan waktu lebih dari satu tahun; siklus tata
pemerintahan desa dan siklus keuangan desa yang keduanya
berbasis periode tahunan.
Kesehatan Masyarakat
Kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya
peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanggulangan
kemiskinan dan pembangunan ekonomi. Indeks Pembangunan
Manusia meletakkan kesehatan adalah salah satu komponen
utama pengukuran selain pendidikan dan pendapatan.
Buruknya kualitas lingkungan, perilaku yang beresiko dan belum
meratanya kualitas dan keterjangkauan pelayanan kesehatan
masih menjadi kondisi umum kesehatan Indonesia. Negara telah
mengakui peran penting organisasi masyarakat sipil, terutama bagi
respon atas penyakit menular yang tingkat penyebarannya masih
relatif tinggi di lingkungan masyarakat, seperti TBC, Malaria dan
HIV/AIDS.
Penabulu meyakini bahwa perbaikan sistem penganggaran
layanan kesehatan, perbaikan tata kelola layanan kesehatan,
disamping penguatan organisasi masyarakat sipil dalam
menjangkau komunitas populasi kunci dan mendorong
efektifitas perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci
penting upaya perbaikan kualitas kesehatan masyarakat
Indonesia jangka panjang.
Akuntabilitas Publik
Ketika negara tidak (belum) sungguh-sungguh hadir di tengah
masyarakatnya, maka sistem swatata-lah yang sesungguhnya
mewujud selama ini: sistem kompleks yang berperilaku sederhana
yang mampu mengatur dirinya sendiri sedemikian rupa sesuai
kesepakatan lokal. Artinya, dalam sistem tersebut, masyarakat tidak
akan pernah tinggal diam.
Penabulu meyakini bahwa pemahaman terhadap sistem swatata
tersebut menjadi ruang subur bagi penguatan akuntabilitas
publik, dimulai dengan kesadaran atas hak publik untuk
memperoleh informasi yang relevan, yang akan meningkatkan
kualitas keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan
keputusan publik
(social participation, responsibility, support,
control)
dan mendorong pemerintah menjadi lebih akuntabel.
Diyakini bahwa kolaborasi pengembangan platform antarmuka
berbasis TIK akan dapat mendorong pemerintah untuk semakin
terbuka dalam menyajikan informasi publik bagi warga,
menjembatani atau membangun model saluran informasi dan dialog
itu sendiri, serta meningkatkan daya pemahaman kritis dan
kapasitas analisa warga atas sajian informasi publik.
Penguatan Kelembagaan
Program penguatan kelembagaan publik dan lembaga yang
bekerja bagi kepentingan publik menjadi fokus kerja sejak awal
berdirinya Penabulu dengan titik tekan utama diberikan kepada
penguatan kapasitas organisasi nirlaba/organisasi masyarakat
sipil di Indonesia.
Penabulu berkesimpulan dan meyakini bahwa transparansi,
akuntabilitas serta keberlanjutan organisasi masyarakat
sipil di Indonesia tidak hanya bisa dibangun di atas
ketangguhan pilar pengelolaan keuangan belaka.
Penguatan kapasitas kelembagaan organisasi masyarakat sipil
Indonesia juga harus menyentuh aspek penguatan pengelolaan
kelembagaan dan pengelolaan program
(perencanaan-pemantauan-evaluasi), pengelolaan sumber daya manusia,
maksimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan
komunikasi, seiring dengan pengelolaan
data-informasi-pengetahuan dan aspek penggalangan sumber daya dan
pengembangan model-model bisnis sosial.
TIK dan Pengelolaan Pengetahuan
Perubahan lingkungan eksternal yang begitu cepat dan kental
pengaruh revolusi teknologi informasi, telah memberikan pesan
perubahan yang kuat bagi seluruh organisasi masyarakat sipil di
Indonesia.
Penabulu meyakini bahwa penguasaan teknologi informasi
dan komunikasi (TIK) dan pengelolaan pengetahuan oleh
organisasi masyarakat sipil Indonesia kini telah menjadi syarat
keberlangsungan dan keberlanjutan organisasi. Keduanya
akan menjadi faktor pembeda yang menentukan konstalasi
baru organisasi masyarakat sipil Indonesia masa depan.
Pengelolaan pengetahuan akan menjamin pertumbuhan
organisasi, menguatkan radar sensitivitas dan menguatkan daya
ungkit sumber daya organisasi yang lainnya. Pada saat
bersamaan, pemanfaatan TIK akan menjadi alat bagi perluasan
jangkauan organisasi terhadap jaringan, komunitas dan konstituen;
alat komunikasi efektif dengan sektor pemerintah dan sektor bisnis
dan akan menjadi pendorong perbaikan tata kelola internal
organisasi, sekaligus pengganda kekuatan sumber daya organisasi
yang lain yaitu sumber daya keuangan, sumber daya manusia,
serta data, informasi dan pengetahuan.
Pembangunan Inklusif
Program1. Local Economic Development Strategic Planning and Actions for Local Governments towards ASEAN Economic Community 2015
2. Kawasan Percontohan Ekonomi Inklusif Berbasis Sektor Pariwisata Sanur
3. Penyebarluasan Praktik-Praktik Efektif Pengelolaan Sumber Daya Kehutanan Bagi Peningkatan Mata Pencaharian Berkelanjutan Dan Narasi-Narasi Perubahan Iklim Pro-Komunitas Melalui Pemanfaatan Media Komunikasi Antar Masyarakat Pedesaan
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Kabupaten Sintang dan Kabupaten Putussibau, Kalimantan Barat
• Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara
• Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Siau Tagulandang Biaro Kepulauan, Sulawesi Utara
• Kabupaten Badung, Bali
• Sumatra Selatan
• UCLG ASPAC (United Cities and Local Governments Asia-Pacific)
• IBCSD (Indonesia Business Council for Sustainable Development)
• Synthesis
Pasar Berkelanjutan
Program1. Development of Financial Management System Project – Developing Innovative Financial Products for Grouper Cage Farming in Situbondo
2. Capacity Building Indonesia Partners : Strengthening Enabling Condition for Fair Economic Development Program in Indonesia
3. Developing Cage Farming on Grouper and Financial Services for Cage Operator 4. Business Development Services to Developing of innovative Fish Fund
5. Consultancy for Business Development Service to Develop Fish Cage Farming In Situbondo
6. Pengembangan Unit Usaha Pengelolaan dan Pemasaran Kakao di bawah Loperasi Petani Kakao di Lhok Sukon, Aceh Utara, NAD
7. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Yayasan KBSR dan Kapasitas Pengelolaan Unit Usaha Milik Yayasan
8. Penguatan Koperasi Serba Usaha dari Mbilin Kayam
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Kabupaten Situbondo dan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur
• Kabupaten Magelang, Jawa Tengah
• Kabupaten Dairi, Sumatra Utara
• Kabupaten Aceh Besar and Kabupaten Aceh Utara, NAD
• Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
• Kabupaten Raja Ampat
• ICCO Cooperation (The Interchurch Cooperative for Development
Cooperation)
• ExxonMobil
• Bank JATIM
• LSM Warga Siaga Bumoe Malikussaleh
Pasar Berkelanjutan (Lanjutan)
Program9. Pengembangan Unit Usaha Pengelolaan dan Pemasaran Koperasi Kakao Unggul , Lhok Sukon. 10. Membangun Usaha Masyarakat dan Perluasan jaringan Pasar Berbasis Pemanfaatan Hasil Hutan
Bukan Kayu (HHBK) Berkelanjutan di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
11. Pengembangan Unit Usaha Pengolahan dan Pemasaran Koperasi Kakao Unggul, Lhok Sukon (Fase 3).
12. Sosialisasi Perencanaan Kawasan Perdesaan Kelapa dan Mina Purun. 13. Event Organizer untuk Jambore Masyarakat Gambut 2018.
14. DESK STUDY “Mendorong Pemanfaatan CSPO di Indonesia” Mempromosikan Gaya Hidup Hijau
untuk Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab di Indonesia menuju Nol Deforestasi. 15. Penabulu – SHO Sulawesi.
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Kab. Aceh Utara
• Berau
• Sumatera Selatan
• Kalimantan Selatan
• Jakarta
• Kecamatan Sigi Biromaru dan Kecamatan Dolo, Sulawesi Tengah
• Pertamina Hulu Energi
• KEHATI ( Yayasan Keanekaragamaan Hayati)
• NTFP-EP Indonesia (Yayasan Pengembangan Sumberdaya Hutan Indonesia)
• LPPSLH (Lembaga Penelitia dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup)
• Badan Restorasi Gambut (BRG)
• United Nations Development Programme (UNDP)
• IBCSD (The Indonesia Business Council for Sustainable Development)
Pasar Berkelanjutan (Lanjutan)
Program16. Pelatihan dan Magang Kerajinan Serat Alam Purun Tingkat Mahir di Kulon Progo.
17. Penulisan Desk Review dan Penyusunan Inception Report “Mobilizing Involvement and Investment
of The Private Sector In Inclusive Food Systems to Support Implementing SDGs in Indonesia. 18. Civic Engagement Alliance (CEA)
19. Responsible and Sustainable Business in lndonesia Palm Oil Plantation (RESBOUND), in Kalimantan Barat
20. Penabulu –SHO Sulawesi (Phase II)
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Kab. Barito Kuala dan Kab. Hulu Sungai Utara Prov. Kalimantan Selatan dan Kab. Kapuas Prov. Kalimantan Tengah
• Halmahera Utara/Sulawesi Utara, Bangka/Bengkayang, Kerinci, Gunung Kidul/Kulon Progo
• Kabupaten Kapuas Hulu di Provinsi Kalimantan Barat, (Langkat; Serdang
Bedagai; Deli Serdang) di Provinsi Sumatera Utara
• Sulawesi Tengah
• ICCO
Kemitraan Pemerintah - Swasta - Komunitas
Program
1. CSR –CSO Maping in Indonesia
2. Development of Indonesia Corporate Vision on Sustainable Development 2050
3. Pembangunan PLTMH, Rehabilitasi DAS Cimari dan Penguatan Kelembagaan Pengelola Lokal, Pakandangan, Kec. Pakenjeng, Garut
4. Pembangunan Pengering dan Penggiling Padi dan Penguatan Kelembagaan Pengelolaan Lokal, Pakandangan, Kec. Pakenjeng, Garut
5. Penyusunan “Indonesia Coorporate Action Plan 2020” Sebagai turunan dari dokumen “Indonesia
Corporate Vision and pathways 2050 on Sustainable Development
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• DKI Jakarta dan Botabek
• Kabupaten Garut, Jawa Barat
• DKI Jakarta
• HIVOS Regional Office South East Asia
• IBCSD (Indonesia Business Council for Sustainable Development)
• BNI 46
• Rekapala (Remaja Kelana Pecinta Alam)
Lingkungan dan Perubahan Iklim
Program
1. Berau NGO Capacity Buil
2. Penguatan Kapasitas Kelembagaan, Pengelolaan Program, dan Pengelolaan Keuangan Mitra TFCA Kalimantan
3. Pengembangan Opsi Kelembagaan Pengelola Dana dan Program Ekonomi Hijau di Kutai Barat, Kalimantan Timur
4. Sosialisasi Permenhut No. 43/2014 dan Perdirjen 5/2014 tmengenai Sistem Verifikasi Legalitas Kayu 5. Program Penguatan Wirausaha Kehutanan Masyarakat Berkelanjutan
6. Penggunaan Energi Air untuk Rumah Tangga dan Usaha Kakao di Kabupaten Mahakam Ulu. 7. Pengembangan Master Plan Pengelolaan Lanskap Kelola Sendang.
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Kabupaten Berau, Kabupaten
Mahakam Hulu dan Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur
• Kecamatan Putussibau, Kalimantan Barat
• Beberapa kota besar / strategis di Indonesia (Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Cirebon, Bandung, Bali)
• Mahakam Ulu, Kalimantan Timur
• TFCA Kalimantan (Tropical Forest Conservation Act –
Kalimantan)
• MFP 3 (Multistakeholder Forestry Programme Phase 3)
• TNC (The Nature Conservancy)
• Lamin Segawi | Strengthening Knot of Kalimantan
• Synthesis
• Bumi Raya Consulting
• Millennium Challenge Account –Indonesia (MCA-Indonesia)
Lingkungan dan Perubahan Iklim (Lanjutan)
Program
8. Membangun Usaha Masyarakat dan Perluasan Jaringan Pasar Berbasis Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Berkelanjutan di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
9. Pengembangan Kemitraan Pengelolaan Lanskap untuk KELOLA Sendang. 10. Small grants programme by the ASEAN centre for Biodiversity.
11. Penyebarluasan Praktik-Praktik Efektif Pengelolaan Sumber Daya Kehutanan Bagi Peningkatan Mata Pencaharian Berkelanjutan Dan Narasi-Narasi Perubahan Iklim Pro-Komunitas Melalui Pemanfaatan Media Komunikasi Antar Masyarakat Pedesaan.
12. Peningkatan Ketangguhan Melalui Rantai Nilai yang Sensitif Nutrisi Cerdas dalam menyiasati Iklim dan Tangguh terhadap Bencana di Sulawesi Tengah.
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Sumatera Selatan
• Berau
• Taman Nasional Gunung Leuser dan Taman Nasional Way Kambas
• Sulawesi Tengah
• KEHATI (Yayasan Keanekaragaman Hayati)
• NTFP-EP INDONESIA (Yayasan Pengembangan Sumberdaya Hutan Indonesia)
• LPPSLH (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup)
• Mahululestari (Lestari Hulu Mahakam, Lestari Jatung Borneo)
• ASEAN centre for Biodiversity
• Ford Foundation
Lingkungan dan Perubahan Iklim (Lanjutan)
Program
13. Mengelola Risiko Melalui Pembangunan Ekonomi (MERD)
14. Dukungan bagi SGP ACB 1 IDN: Konsultan untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Mata Pencaharian Masyarakat
15. Monitoring dan Evaluasi Internal Program Mobilisasi Sumber Daya dan Penguatan Kapasitas Para Pihak dalam Upaya Penurunan Emisi di Kalimantan Timur
16. Hutan untuk Kesejahteraan (FOREST4DEV)
17. Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Kalimantan Barat
• Nusa Tenggara Timur: Kota Kupang, Kab. Kupang, Kab. Sumba Timur, Kab. Rote Ndao, Kab. Manggarai Barat
• Yayasan Mercy Corps Indonesia
• GITEC-IGIP GmbH
• Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)
• Forest4Dev
Pemberdayaan Desa
Program
1. Pengembangan Model Desa Lestari di DI Yogyakarta dan di Papandayan, Garut 2. Penguatan Peran Pokja HoB Kutai Barat dalam Penguatan Kelembagaan Desa 3. Mendukung Program Desa Lestari di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 4. Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Desa di Kabupeten Sumenep
5. Peningkatan Kapasitas dan Penguatan Nilai-Nilai Demokrasi dalam Tata Pemerintahan yang Baik (Good Governance) Ditingkat Pemerintah Desa Hingga Kabupaten di Wilayah Kerja IDRAP
6. Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Publik untuk Meningkatkan Pelayanan Publik di Layanan Garis Depan
Lokasi kerja Mitra Strategis
• Kabupaten Gunungkidul dan Bantul, DI Yogyakarta
• Kabupaten Garut, Jawa Barat
• Kabupaten Konawe Selatan dan Buton Utara, Sulawesi Tenggara
• DI Yogyakarta
• Kab. Sumenep, Jawa Timur
• SGF (Saemaul Globalization Foundation)
• REKSTA (PT Reksa Tata Artha)
• Lamin Segawi | Strengthening CSOs in Kalimantan
• IDRAP (Institute of Origin Community and Village Empowerment)
• Kanopi (Indonesia Tropical Environment Nature Conservation)
• Rekapala (Remaja Kelana Pecinta Alam)
• JPIP (The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi)
• Pemkab Sumenep
• KOMPAK –Abt JTA (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan)
Pemberdayaan Desa (Lanjutan)
Program
7. Training of Trainers Pemberdayaan Kampung di Mahulu 8. Kelas Partisipasi Anak dalam MUSRENBANGDES
9. Mekanisme Pembagian Manfaat REDD+ bagi Masyarakat Sesuai dengan UU Desa di Kalimantan Timur
10. Lokakarya dan Pelatihan Pembentukan Badan Usaha Miilik Desa dan Koperasi dalam Kerangka Restorasi Gambut
11. Aliansi Keterlibatan Masyarakat Sipil dalam Pemberdayaan Petani Kecil
Lokasi kerja Mitra Strategis
• Sulawesi Tenggara
• Jawa Timur
• Nusa Tenggara Barat
• Kutai Barat
• Kab. Sigi, Sulawesi Tengah
• Kalimantan Timur • Merauke • Banjarmasin • Palembang • Maluku Utara • Jawa Tengah • Lampung
• Wahana Visi Indonesia
• KOMPAK –Abt JTA
• BRG (Badan Restorasi Gambut)
Pemberdayaan Desa (Lanjutan)
Program
12. Lokalatih Pengembangan Badan Usaha Milik Desa Angkatan I Desa Peduli Gambut 13. Kajian Mata Pencaharian Pertanian di Kabupaten Sumba Barat Daya
14. Penyebarluasan Praktik-Praktik Efektif Pengelolaan Sumber Daya Kehutanan Bagi Peningkatan Mata Pencaharian Berkelanjutan Dan Narasi-Narasi Perubahan Iklim Pro-Komunitas Melalui Pemanfaatan Media Komunikasi Antar Masyarakat Pedesaan
15. Mengelola Risiko Melalui Pembangunan Ekonomi (MERD)
16. The Challenge on Accelerating the “Desa Mandiri” Development in West Kalimantan
17. Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Lokasi kerja Mitra Strategis
• Provinsi Riau
• Jambi
• Sumatera Selatan
• Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
• Sumba Barat Daya
• Kecamatan Kulawi dan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
• Kalimantan Barat
• Nusa Tenggara Timur: Kota Kupang, Kab. Kupang, Kab. Sumba Timur, Kab. Rote Ndao, Kab. Manggarai Barat
• Kemitraan Partnership (The Partnership for Governance Reform)
• Yayasan William & Lily (WLF)
• Ford Foundation
• Yayasan Mercy Corps Indonesia
• IDH, The Sustainable Trade Initiative
Kesehatan Masyarakat
Program1. Capacity Building to Strengthen the Financial Management Systems and Capabilities of a USAID-Funded CEPAT NGO
2. Financial Management Capacity Building for HCPI Partners
3. Professional Financial Management Consultancy and Technical Assistance for USAID-Funded SIAP NGO Partner
4. Technical Service Provider for Building the Capacity of HIV/AIDS Civil Society Organizations on Organizational Performance and Financial Management
5. Delivering Expanded Resources for AIDS Programming 6. Financial Management Technical Assistance for PR ‘Aisyiyah
Lokasi Kerja Strategic Partners
• DKI Jakarta
• Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Surabaya, Jawa Timur
• Kabupaten Purwokerto, Jawa Tengah
• Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
• Kota Medan, Sumatra Utara
• Kota Batam dan Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau
• Kota Denpasar, Bali
• Kabupaten Lombok Timur, NTB
• Kabupaten Jayapura, Distrik Jayawijaya, Kabupaten Timika, Papua
• Kabupaten Sorong Dan Kabupaten Manokwari, Papua Barat
• Semarang, Jawa Tengah
• Semarang, Jawa Tengah
• Surabaya, Jawa Timur
• USAID –CEPAT • USAID –SUM2 • USAID –DERAP • AUSAID –HCPI • SIMAVI • JKM (Network of Welfare/Public Health)
• PPH Unika Atmajaya (Unika AtmajayaHIV/AIDS Research Center)
• Yayasan Syair untuk Sahabat
• Doctor Share (Doctor Cares Foundation)
Kesehatan Masyarakat (Lanjutan)
Program7. Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Publik untuk Meningkatkan Pelayanan Publik di Layanan Garis Depan
8. Pemantauan dan Advokasi untuk Penyampaian Peningkatan Layanan Masyarakat di Sektor Kesehatan 9. Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Publik untuk Meningkatkan Pelayanan Publik di Layanan
Garis Depan
10. Sekolah Hijau Japfa –Integrasi Solusi Pengelolaan Sampah dan Perbaikan Lingkungan Hidup di Sekolah 11. Voice for Change Partnership (V4CP) – Study on The Private Sector’s Perception and Engagement Towards
WASH (Water, Sanitation and Hygiene)
Lokasi Kerja Strategic Partners
• Bandung, Jawa Barat
• Distrik Sorong Timur, Papua Barat
• Distrik Abepura, Papua
• Palembang, Sumatera Selatan
• Bandar Lampung, Lampung
• Makassar, Sulawesi Selatan
• Kendari, Sulawesi Tenggara
• Ciledug, Tangerang
• Jawa Timur
• Nusa Tenggara Barat
• TB Care Aisyiyah
• KNCV
• KOMPAK –Abt JTA (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan)
• USAID (United States Agency for International Development)
• MSI (Management System International)
Kesehatan Masyarakat (Lanjutan)
Program12. Sekolah Hijau Japfa –Integrasi Solusi Pengelolaan Sampah dan Perbaikan Lingkungan Hidup di Sekolah – Fase 2
13. Peningkatan Ketangguhan Melalui Rantai Nilai yang Sensitif Nutrisi Cerdas dalam menyiasati Iklim dan Tangguh terhadap Bencana di Sulawesi Tengah.
14. Pengembangan Laporan Keterlibatan Masyarakat tentang Advokasi Anggaran 15. PR Komunitas untuk Eliminasi TB di Indonesia 2021-2023
Lokasi Kerja Strategic Partners
• Tangerang Selatan, Provinsi Banten
• Kab. Pacitan, Jawa Tengah
• Kab. Bantaeng, Sulawesi Selatan
• Cikande dan Cikupa, Tangerang
• Sumatera Barat dan Lampung
• Cikupa dan Cikande
• Sulawesi Tengah
• Malang
• 190 Kabupaten/Kota di 30 Provinsi di Indonesia
• Yayasan CARE Peduli
• SNV Netherlands Development Organisation
• Foundation for a Smoke-Free World
• Global Fund –Jaringan Indonesia Positif (JIP)
Akuntabilitas Publik
Program
1. NGO Financial Management Index and Finance Officers Network
2. Kajian dan Pengembangan Platform Akses Warga atas Anggaran Pembangnan Daerah 3. Pengembangan Media Transparasi Pengelolaan Administrasi dan Keuangan Desa
4. Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Publik untuk Meningkatkan Pelayanan Publik di Layanan Garis Depan
5. Pengembangan Laporan Keterlibatan Masyarakat tentang Advokasi Anggaran
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Berpusat di Jabodetabek, dengan dukungan beberapa daerah sebagai sumber sampel
• Kota Surakarta, Jawa Tengah
• Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan
• Jawa Timur
• Nusa Tenggara Barat
• Surabaya • Malang • Bandung • Makassar • Semarang • Lampung • Medan
• HIVOS Regional Office South East Asia
• REKSTA (PT Reksa Tata Artha)
• JPIP (The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi)
• KOMPAK –Abt JTA (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan)
• Global Fund –Jaringan Indonesia Positif (JIP)
Penguatan Kelembagaan
Program Lokasi Kerja
1. Pengembangan Sistem Manajemen Keuangan 2. HIVOS Capacity Building Indonesia Partners 3. Berau NGO Capacity Building
4. Financial Consultancy on Capacity Building of SIMAVI’s
Grantee
5. Financial Capacity Building FNV Partners in Indonesia 2014–2015
6. Technical Service Provider for Building the Capacity of HIV/AIDS Civil Society Organizations on Organizational Performance and Financial Management
7. Penguatan Kapasitas Kelembagaan, Pengelolaan Program, dan Pengelolaan Keuangan Mitra TFCA Kalimantan
8. Informational Video Series for Strengthening and Transformation of CSO in Indonesia
9. Pengembangan Opsi Kelembagaan Pengelola Dana dan Program Ekonomi Hijau Kutai Barat, Kalimantan Timur
10. Penguatan 3 Area Kelembagaan LBH Makassar
11. Design of Indonesian Academy Sciences (AIPI)’s
Accounting System, Operating Policies and Procedures Manual
12. Review on System and Capacity of Financial Management of HIVOS Partners in Timor Leste
• Seluruh Indonesia, dengan area fokus kerja di DKI Jakarta, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, NAD, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Bali, NTB, Sulawesi Selatan, Papua dan Papua Barat
• Timor Leste
Mitra Strategis
• HIVOS Regional Office South East Asia
• TNC (The Nature Conservancy)
• WWF Indonesia
• SIMAVI
• FNV Mondiaal (Federation Dutch Labour Movement)
• TFCA Kalimantan (Tropical Forest Conservation Act –Kalimantan)
• TAF (The Asia Foundation)
• USAID –SUM2
• USAID –SIAP
• AUSAID –KSI
• Greasoft
• Synergy Icon Solution
• KIPRa (Independent Consultancy of Society Empowerment Foundation)
Penguatan Kelembagaan (Lanjutan)
Program Lokasi Kerja
13. Finance for Non-Finance Training kepada Mitra The Asia Foundation Pelaksana Program Peduli
14. Pengadaan Konsultan Penyusunan Roadmap Pengembangan Organisasi Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat (PLJ)
15. Fasilitasi Penyusunan Rencana Implementasi
Multipihak Program Kelola Sendang, Sumatera Selatan 16. Penguatan Kapasitas OMS untuk Aksi Konservasi yang
Efektif di Indonesia
17. Training of Trainers Pemberdayaan Kampung di Mahulu 18. Pengembangan Rencana Usaha Kakao Berbasis
Masyarakat di Mahakam Hulu
19. Lokakarya Mobilisasi Sumber Daya dalam Upaya Penguatan Komunitas Kunci HIV/AIDS di Indonesia 20. Panel Arrangements for Organizational Strengthening
Services in Phase II
21. Pelatihan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa, Kab. Pulang Pisau, Kalimantan Tengah
22. Asistensi bagi 17 Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) di Jawa Tengah dalam Penyusunan Rencana Bisnis
• Seluruh Indonesia, dengan area fokus kerja di DKI Jakarta, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, NAD, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Bali, NTB, Sulawesi Selatan, Papua dan Papua Barat
• Timor Leste
Mitra Strategis
• The Asia Foundation
• AIPJ (Australia Indonesia Partnership for Justice)
• ZSL (Zoological Society of London)
• CEPF (Critical Ecosystem Partnership Fund)
• Burung Indonesia
• Yayasan WWF –Indonesia
• IAC (Indonesia AIDS Coalition)
• KPA (Komisi Penanggulangan AIDS Nasional)
• GF (The Global Fund)
• MAMPU
• Cowater
• Badan Restorasi Gambut (BRG)
• ICCO Cooperation
• Kerk in actie
Penguatan Kelembagaan (Lanjutan)
Program Lokasi Kerja
23. Pengembangan Kegiatan Income Generation Yayasan Gugah Nurani Indonesia
24. Proyek Kerjasama Sumatra Selatan untuk Mendukung Pengelolaan Lanskap
25. Penyusunan Standard Operational Procedure (SOP) Grant Making, Akuntansi dan Keuangan Yayasan Pemantau Independen Kehutanan Indonesia (YPIKI) 26. Penguatan Kapasitas Korporasi dalam Penanganan Konflik Secara Efektif pada Sektor Berbasis Lahan di Indonesia
27. Pelatihan Mobilisasi Sumber Daya untuk 90 OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) di 6 Wilayah di Indonesia 28. Organizational Assessment YABI
29. Penguatan Kelembagaan Cakra Wikara Indonesia (CWI)
30. Provision of NTB CSOS Program Management
Capacity Strengthening in GESI of Infrastructure/Road Sector
31. Penyempurnaan Dokumen Acuan atau Standar Operasi Prosedur
32. Pengembangan Prosedur Operasi Standar untuk Yayasan The Conversation Indonesia dan Dukungan untuk Implementasi
• Seluruh Indonesia, dengan area fokus kerja di DKI Jakarta, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, NAD, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Bali, NTB, Sulawesi Selatan, Papua dan Papua Barat
• Timor Leste
• Jakarta
Mitra Strategis
• Yayasan Gugah Nurani Indonesia
• YPIKI (Yayasan Pemantau Independen Kehutanan Indonesia)
• IBCSD (Indonesia Business Council for Sustainable Development)
• Robert Bosch Stiftung
• International Rhino Foundation
• CWI (Cakra Wikara Indonesia)
• Cardno
• DFAT (Departemen Luar Negeri dan Perdagangan)
Penguatan Kelembagaan (Lanjutan)
Program Lokasi Kerja
33. Consultant Agency for Community Based Monitoring and Feedback (CBMF)
34. Organizational Effectiveness (OE) For Traction Energy Asia (TEA)
35. Capacity Building And Technical Assistance (MADANI) 36. The Financial Innovation and Resilence (FIRE)
37. Strengthening Indonesian CSOs Adaptive Capacity and Resilience in Response to COVID-19 Pandemic (CO-EVOLVE)
38. Organizational Effectiveness COVID-19 Response Program for Civil Society Partners in Indonesia
39. Penerapan Prinsip Pembangunan Keberlanjutan dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah 2021-2025 di 4 Kabupaten Anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari
40. Institutional Capacity Building for Implementing Partners in 26 Priority Districts
41. PR Komunitas untuk Eliminasi TB di Indonesia 2021-2023
• Seluruh Indonesia, dengan area fokus kerja di DKI Jakarta, Jawa Tengah dan DIY, Jawa Timur, NAD, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Bali, NTB, Sulawesi Selatan, Papua dan Papua Barat
• 190 Kabupaten/Kota di 30 Provinsi di Indonesia
Mitra Strategis
• KSI (Knowledge Sector Initiative)
• Traction Energy Asia (TEA)
• USAID MADANI
• Spring Strategies Inc.
• European Commission
• The David and Lucile Packard Foundation
• Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL)
• UNAIDS
• The Global Fund
TIK dan Pengelolaan Pengetahuan
Program
1. Maksimalisasi Utilisasi TIK bagi OMS (ICT4NGO) 2. LGBT Organization Capacity Building
3. Penguatan Kapasitas Kelembagaan Mitra TFCA Kalimantan 4. Penguatan 3 Area Kelembagaan LBH Makassar
5. Pengembangan Strategi Media Pemasaran Produk dan Organisasi untuk 2 Mitra HCPI 6. Pengembangan Strategi Media Pemasaran Produk dan Organisasi untuk 4 Mitra HCPI
7. Pengembangan Mobile Apps, Web Dashboard & Public Website untuk Pemantauan Layanan Pengadilan
8. Sosialisasi Pentingnya Pemanfaatan Teknologi lnformasi dalam Pengembangan Komoditas Hortikultur di Provinsi Jawa Timur
9. The Inovation and Knowledge Hub (MADANI iHub)
Lokasi Kerja Mitra Strategis
• Sebagian besar berpusat / dilakukan di DKI Jakarta
• Beberapa kota strategis di Indonesia: Surabaya, Yogyakarta, Purwakarta, Banda Aceh, Lampung, Denpasar, Makassar, Pontianak, Samarinda, Medan, Bandung, Madiun, Malang
• Depok, Jawa Barat
• Kabupaten Malang
• Kabupaten Jember
• Kabupaten Lumajang
• Kabupaten Lampung Timur (Metro Kibang)
• Lampung Barat (Sekincau dan Liwa)
• Kabupaten Tenggamus
• HIVOS Regional Office South East Asia
• TNC (The Nature Conservancy)
• TAF (The Asia Foundation)
• AUSAID – HCPI • HelpOnDesign • KAWATAMA • MaPPI –FHUI • ICCO Cooperation • USAID-MADANI
JAKARTA I
Komplek Rawa Bambu I Jalan D No. 6, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 t: (021) 71102150 f: (021) 78848321
JAKARTA II
Jalan Palapa 2, Blok 3 No. 4 RT.11 / RW.5, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 t: (021) 22783128
JAKARTA III
Komplek Paminda Jalan Bambu Ampel II Blok C No. 11, Pasar Minggu Jakarta Selatan 12520 t: (021) 7801603
BOGOR
Perumahan Villa Bogor Indah 5
Jalan Kedung Halang Blok CE3/18 Cluster Pelikan RT/RW 08/01 Jawa Barat 16710 t: (0251) 9853045
TANGERANG SELATAN
Komplek Taman Fasco Blok A 9 No. 1
Serua Pamulang, Ciputat Banten 15414
t: (021) 74634408
GUNUNG KIDUL
Jalan Raya Wonosari KM. 17 No. 25 Patuk, Gunung Kidul DI Yogyakarta 55862 t: (0274) 9547289
YOGYAKARTA
Perumahan Griya Mahkota F8 Jalan Godean KM 4 Kwarasan, Sleman DI Yogyakarta 55292 t: ( 0274) 545147 SAMARINDA Perumahan Yeschar
Jalan KH Wahid Hasyim No. 49 Samarinda Kalimantan Timur 75119 t: (0541) 768549
INDRAMAYU
Jalan Basuki Rahmat Blok Kota Kidul No. 20 Haurgeulis
Indramayu 45264 t: (0234) 7155211
SAMARINDA
Perumahan Yeschar
Jalan KH Wahid Hasyim No. 49 Samarinda Kalimantan Timur 75119 t: (0541) 768549
BERAU
Jalan Pulau Derawan Gg. Salam Syukur Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur 77312
t: (0554) 22164
SITUBONDO
Jalan Talkandang Timur No. 19, Situbondo Jawa Timur 68315
t: (0338) 3890985
GIANYAR
Taman Nuansa Tjampuhan
Jalan Tjampuhan Barat II / 5 Banjar Pering, Blahbatuh Bali 80581
t: (0361) 8958589
ACEH UTARA
d/a BMS, Jalan Bulog,
Gampong Rayeuk Meunye Kec.Tanah Luas, Aceh Utara NAD 24381
t: (0645) 86033
JAYAPURA
d/a DERAP Regional
Office Gedung Pelni Lt. 1 Jl. Argapura No. 15 Papua 99222
t: (0967) 531442
MATARAM
Perumahan Taman Sejahtera XIV No. A8 Kel. Pejeruk, Kec. Ampenan
Kota Mataram NTB
MALANG
Jalan Simpang Kepuh 47, RT 3 RW 10 Kel. Bandungrejosari
Kec. Sukun Malang 65148 t: (0341) 806180
BANDUNG
Jalan Rereng Barong No. 37, Kota Bandung
KOTA BANDA ACEH
Akta Notaris Cabang:Akta Pendirian Kantor Cabang No 14 tanggal 23 Nopember 2017 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta
Alamat: Jalan Poteumeureuhom No. XX Gampong Ilie Ulee Kareng, Banda Aceh
Wilayah Operasional: Propinsi Aceh
KOTA PALEMBANG
Akta Notaris Cabang: Akta Pendirian Kantor Cabang No 19 tanggal 23 Nopember 2017 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta
Alamat: Jl. Manunggal 1 No. 3B, Ilir Barat II, Kota Palembang
Wilayah Operasional: Propinsi Sumatera Selatan
DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Akta Notaris Cabang: Akta Pendirian Kantor Cabang No 22 tanggal 23 Nopember 2017 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta.
Alamat: Perum Griya Mahkota F8 Jl. Godean KM 4, Kota Yogyakarta.
Wilayah Operasional: Propinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta
KOTA PALANGKARAYA
Akta Notaris Cabang: Akta Pendirian Kantor Cabang No 20 tanggal 23 Nopember 2017 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta.
Alamat
:-Wilayah Operasional: Propinsi Kalimantan Tengah
KABUPATEN BERAU
Akta Notaris Cabang: Akta Pendirian Kantor Cabang No 15 tanggal 23 Nopember 2017 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta.
Alamat: Jalan Pulau Kakaban, Tanjung Redep, Berau, Kalimantan Timur
Wilayah Operasional: Propinsi Kalimantan Timur
KOTA MAKASAR
Akta Notaris Cabang: Akta Pendirian Kantor Cabang No 18 tanggal 23 Nopember 2017 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta.
Alamat: Perumahan Amalia Recidence, Blok F1
nomor 1, Je’netallasa Kecamatan Pallangga, Kab.
Gowa
Wilayah Operasional: Propinsi Sulawesi Selatan
KOTA MANADO
Akta Notaris Cabang: Akta Pendirian Kantor Cabang No 13 tanggal 23 Nopember 2017 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta.
Alamat: Lingkungan IV, RT 000, RW 004, Kelurahan Maasing, Kecamatan Tuminting, Kota Manado.
Wilayah Operasional: Propinsi Sulawesi Utara
PALU
Alamat Jln. Banteng, BTN Bumi Anggur, Blok C1/8, Kel. Birobuli Selatan, Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah
Wilayah Operasional: Sulawesi Tengah
KABUPATEN LOMBOK UTARA
Akta Notaris Cabang: Akta Pendirian Kantor Cabang No 17 tanggal 23 Nopember 2017 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta.
Alamat: Jalan Raya Tanjung Bayan, RT 002, Dusun Srimenganti, Desa Anyar, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.
Wilayah Operasional: Propinsi Nusa Tenggara Barat
KOTA JAYAPURA
Akta Notaris Cabang: Akta Pendirian Kantor Cabang No 2 tanggal 2 September 2019 Notaris Kokoh Henry, SH., MKn. di Jakarta.
Alamat: Jalan Matoa 1 No. 42 Perumnas 2, Waena, Distrik Heram, Jayapura.Wilayah Operasional: Papua dan Papua Barat
Tanggal Pendirian 22 Oktober 2003 Tanggal Registrasi 22 Oktober 2003 Dokumen Pendirian
• Akta notaris No 1, pada tanggal 22 Oktober, 2003 oleh notaris Rita Riana Hutapea, SH di Jakarta
• Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Indonesia No. C-435 HT.01.02.TH 2004, tanggal 5 Agustus 2004
Alamat
Komplek Rawa Bambu Satu, Jalan D No. 6, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Indonesia Kode Pos: 12520
Telephone/Fax: 62 21 78848321 Email:[email protected]
Web:www.penabulu.id