• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEKTIFITAS PESTISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN ULAT GRAYAK (Spodoptera sp.) PADA TANAMAN SAWI (Brassica sinensis L.).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "EFEKTIFITAS PESTISIDA NABATI TERHADAP PENGENDALIAN ULAT GRAYAK (Spodoptera sp.) PADA TANAMAN SAWI (Brassica sinensis L.)."

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Perlakuan yang Diuji
Tabel  2.  Perubahan Warna Tubuh Ulat  Grayak  (Spodoptera  sp.)  Pada  Tanaman  Sawi  (Brassica  sinensis  L.)  Pengamatan  1,  2  dan  3  Hari  Setelah  Aplikasi  (HSA)  (%)

Referensi

Dokumen terkait

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tumbuhan gulma tegari, babadotan, kirinyu dan anting-anting dapat digunakan sebagai bahan pestisida nabati untuk

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak bintaro sebagai pestisida nabati dan mendapatkan konsentrasi ekstrak buah, daun muda, dan daun tua bintaro yang

Berdasarkan hasil analisis ragam, perlakuan pemberian insektisida sari tembakau dari puntung rokok dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan kontrol berpengaruh

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari larutan pestisida nabati yaitu daun serai, sirsak dan babadotan terhadap pertumbuhan hama ulat

Mortalitas hama yang disebabkan oleh senyawa alkaloid dan saponin dalam ekstark daun tembakau menyebabkan penurunan intensitas serangan ulat grayak pada tanaman

Hasil analisis ragam menunjukkan tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dengan jenis larutan pestisida nabati terhadap bobot kering per tanaman hasil

Penggunaan pestisida kimia telah banyak memberikan dampak negative, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari ekstrak pestisida

Keywords: Pakcoy Brassica rapa L., Vegetable Pesticides ABSTRAK Telah dilakukan penelitian aplikasi pestisida nabati yang berasal dari daun Tembakau, daun Pepaya, daun Mimba, kulit