Pendidikan Pluralisme dalam Al-Quran (Reformulasi Pendidikan Islam Berbasis Resolusi Konflik)
Teks penuh
Dokumen terkait
kajian ini mengungkap premis mayor perihal asumsi dasar bahwa Islam adalah agama yang “rahmatan lil’alamin”. Sangat menjunjung tinggi keseimbangan kehidupan antara makhluk
a) Pendidik harus memahami dengan baik bakat dan minat peserta didik. Pandangan ini dikemukakan Hamka dengan ungkapan sebagai berikut: Tabiat, masa depan, dna jalan
Dengan kondisi semacam ini pendidikan agama Islam dituntut untuk membekali peserta didik dengan nilai moral, kepribadian, kualitas dan kedewasaan hidup guna menjalani kehidupan
Dengan kondisi semacam ini pendidikan agama Islam dituntut untuk membekali peserta didik dengan nilai moral, kepribadian, kualitas dan kedewasaan hidup guna menjalani kehidupan
Pluralisme tidak dapat dipahami hanya dengan mengatakan bahwa masyarakat kita majemuk, beraneka ragam, terdiri dari berbagai suku dan agama yang justru hanya menggambarkan kesan
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Kata Kunci : Pendidikan Agama Islam dan Pluralisme Agama. Usaha pengaktualisasian nilai-nilai kemanusiaan yang dikembangkan di
Dalam implikasi penelitian ini, yaitu Pesantren al-Quran Babussalam al- Muchtariyah Selayar hendaknya lebih memaksimalkan pemberdayaan guru, para guru dan staf administrasi
Berdasarkan uraian diatas yang dikutip dari cerita kehidupan yang berkaitan dengan nilai-nilai kemanusiaan terkhusus untuk nilai-nilai pendidikan Islam, dalam novel Kembara Rindu karya