TUGAS KOROSI 02
berbeda di dalam elektrolit yang korosif. Mekanisme korosi galvanik bisa dilihat dari contoh yang paling umum yaitu sambungan pipa Cu dan Fe. Cu mempunyai potensial yang lebih positif berdasarkan emf series sehingga akan menjadi katoda. Sedangkan Fe yang mempunyai potensoal yang lebih negatif (-0,440V). Kadar air akan bertindak sebagai elektrolit, dan permukaan logam bertindak sebagai metallic pathway. Dengan adanya perbedaan potensial menyebabkan potensial yang lebih rendah akan korosi dan akan terjadi aliran arus pada daerah katodik.Ada beberapa faktor yang mempengaruhi korosi galvanik antara lain :
1. Posisi metal pada deret galvanik
Semakin jauh jarak metal di deret galvanik, semakin besar kemungkinan terjadinya korosi galvanik. Besarnya perbedaan potensial antara dua metal akan memperbesar kemungkinan terjadinya korosi galvanik
2. Lingkungan
Tingkatan korosi galvanik tergantung pada keagresifan dari lingkungannya. Pada umumnya logam dengan ketahanan korosi yang lebih rendah dalam suatu lingkungan berfungsi sebagai anoda. Korosi galvanik tidak terjadi jika kedua logam benar-benar kering karena tidak ada elektrolit yang memindahkan arus antara anoda dan katoda. 3. Jarak dan luas penampang
Dari sini bisa kita simpulkan kombinasi terburuk dari keempat pasangan logam di atas dengan gambar tabel seri galvanis yang ada di bawah ini
TABEL SERI GALVANIS
Bisa disimpulkan pasangan urutan dari pasangan terburuk hingga terbaik jika dilihat dari tabel diatas adalah sebagai berikut :
1. Ti & Zn 2. SS & Cu 3. Al & Fe